Rabu, 01 Juni 2016

Mari Melihat Lebih Dekat Bagaimana Para Ulama Mendidik Sendiri Anak-Anak Perempuannya

 sejarah islam menorehkan catatan - catatan yang luar biasa indah tentang kedudukan bapak dalam tarbiyah kanak - kanak perempuannya. perihal ini menampilkan kemuliaan posisi anak wanita dalam islam.



nabi shalallahu ‘alaihi wa salam mencontohkan gimana dia turut ikut serta mengurus cucu - cucunya, terlebih lagi bawa mereka ke masjid. kala lagi shalat, dia perkenankan cucu perempuannya, umamah binti abi al - ash ibnu al - rabi (anak dari zainab binti rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam) , naik ke pundung ataupun pundak.

dia menggunakan tiap peluang buat membagikan pengaruh baik pada pertumbuhan anak cucunya, tercantum anak dan juga cucu wanita.

teladan rasul ini diiringi oleh para ulama dan juga kalangan muslimin secara universal, bagaikan suatu tradisi penghargaan islam kepada kanak - kanak wanita. sebagian contohnya mampu kita amati pada sejarah berikut ini:

sa’id ibn musayyab

seseorang tabi’in (generasi sehabis teman) , dia mengarahkan segala hadits yang dia hafalkan kepada putrinya.

imam malik
imam malik ataupun malik bin anas, salah satu imam 4 madzhab, mengajari putrinya segala isi kitabnya yang populer, muwatta’.

abu bakar ahmad bin kamil

hakim yang wafat pada 350 h ini tetap memantau tarbiyah putrinya, sangat as - salam (ataupun diketahui dengan nama ummu al - fath, meninggal tahun 390 h) di tengah banyak aktivitas pekerjaannya. diriwayatkan oleh al - atiqi, hafalan hadits sangat as - salam, terlebih lagi senantiasa dicatat oleh si bapak.

abu abbas ahmad bin abdillah

syaikhul islam bernama lengkap abu abbas ahmad bin abdillah angkatan laut (AL) maghribi al - fasi, meninggal pada 560 h, pula tercatat mengajari putrinya 7 trik membaca angkatan laut (AL) quran dan buku - buku hadits, serupa shahih bukhari dan juga shahih muslim.

meski terdapat yang berkata dia sangat padat jadwal dengan dakwah sampai - sampai tidak sempat memiliki waktu buat putrinya, perihal ini dibantah oleh imam al - dzahabi yang berkata kalau susah dipercaya bila terdapat ulama yang berperilaku serupa ini, karena perbuatan serupa ini menggambarkan keburukan yang berlawanan dengan ajaran nabi shalallahu ‘alaihi wa salam, si teladan untuk umat manusia ini biasa menggendong cucunya terlebih lagi kala lagi shalat.

isa bin miskin

ibnu sahnun (meninggal tahun 256h) , salah seseorang ahli tarbiyah islam, mengisahkan tentang hakim isa bin miskin. dia senantiasa memanggil 2 putrinya sehabis shalat ashar buat diajari angkatan laut (AL) quran dan juga ilmu pengetahuan yang lain.

asad bin al - furat

bagaikan panglima perang hebat, penakluk kota sicily, asad bin al - furat tidak melupakan tugasnya buat mendidik seorang diri putrinya sampai menggapai tingkatan tarbiyah yang besar.

abu dawud sulayman bin abi qasim al - andalusi

saat sebelum mengirim putrinya buat belajar kepada guru - guru si bapak, syekh al - qurra, abu dawud sulayman bin abi qasim al - andalusi (meninggal tahun 496h) mengarahkan segala ilmunya kepada putrinya.

tidak cuma itu, dia menikahkan putrinya pada seseorang pemuda pakar ilmu yang lain buat menjamin kelanjutan pertumbuhan ilmu anaknya.

imam ala al - din al - samarqandi

imam ala al - din al - samarqandi merupakan sorang pengarang novel tuhfat al - fuqaha dan juga sebagian novel lain. dia mempunyai seseorang anak wanita yang populer kecantikannya, pula amat pandai dalam ilmu pengetahuan.

si bapak mengarahkan seorang diri segala isi kitab tuhfat al - fuqaha kepada putrinya, kemudian menikahkan putrinya dengan salah seseorang murid terpandainya.

demikianlah keakraban rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dan juga para ulama islam dengan kanak - kanak perempuannya.

tidak mengherankan apabila kanak - kanak wanita ini berkembang jadi individu yang hebat, ulama yang pandai, dan juga bunda yang melahirkan generasi - generasi bertakwa di setelah itu hari.

diambil dari novel muslimah sukses tanpa stress (perihal. 131 - 134) , karya dokter. erma pawitasari, meter. ed.


(sumber: halamuslim.com)

Baca Juga

Mari Melihat Lebih Dekat Bagaimana Para Ulama Mendidik Sendiri Anak-Anak Perempuannya
4/ 5
Oleh
Tampilkan Komentar
Sembunyikan