Tampilkan postingan dengan label ayah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ayah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Juli 2016

Surat Untuk Menantuku, Yang Nanti Akan Mendampingi Putriku

entah siapa yang hendak terlebih dulu tiba menemuiku. apakah kau yang dengan berani memohon putriku dan juga mengambil alih tugasku bagaikan seseorang bapak. ataupun malaikat maut yang tiba berikan ketahui bahwa tugasku di dunia sudah tuntas dan juga waktuku buat berulang sudah datang.

tulisan buat calon menantuku, yang nanti hendak mendampingi putriku


tulisan ini terencana bapak buat, untukmu wahai menantuku. jangan sempat cemas buat menemuiku, karna kita bersama seseorang pria dan juga bapak juga sempat muda serupa mu. datanglah ke rumah, dan juga ceritakan seluruh suatu tentang dirimu. dan juga bapak hendak dengan bahagia hati berbagi cerita tentang keluarga dan juga hidup gadis bapak tercinta.

gadis bapak adalan anak yang amat mandiri, tetapi sering - kali ia amat manja kepada seorang yang ia cintai. jangan tanyakan ia dapat masak ataupun tidak, sudah tentu masakannya sudah sama lezat dengan ibunya. ia berupaya keras cuma buat memperoleh hatimu, dan juga pastinya bunda yang baik untuk anak - anakmu. ia ingin kau senantiasa menyantap masakan lezat yang kau gemari selepas letih bekerja, ia mau anak - anaknya berkembang sehat dengan masakan yang baik.

tahu lah wahai menantuku, ia kerap menayakan gimana bapak dan juga bunda dapat berjumpa dan juga mengawali rumah tangga. ia kerap terbangun di sepertiga malam dan juga menitikan air mata dalam sujudnya memohon seorang yang baik dan juga sholeh. serupa seperti itu rindunya kepadamu, seorang yang ia seorang diri belum tau sebelumnya. dan juga bapak harap itu merupakan dirimu, jawaban dari seluruh doa dan juga pinta gadis bapak tercinta.

bahwa ia marah ataupun lagi tidak lezat hati, jangan balas dengan kemarahan pula. coba kamu bicarakan dengan hati tenang, dan juga kepala dingin. bisa jadi terdapat pinta yang belum terberi, terdapat harap yang belum terbalas, terdapat cemburu yang tiba menderi, ataupun terdapat kata yang susah terucap. begitulah perempuan dengan seluruh keunikannya. dan juga bapak harap kau paham..

bapak tidak sempat mensyaratkan harta yang melimpah bagimu, pendidkan yang besar, ataupun pangkat bagaikan pejabat. bapak cuma memohon buat melindungi gadis bapak dari panasnya api neraka dan juga munafiknya kehidupan dunia. bimbinglah ia dalam takwa, jaga ia dalam iman, dan juga bekerjalah serupa seseorang pemimpin yang tidak ingin memandang tangis ketiadaan. tetapi yakinlah, bapak senantiasa menanamkan kerasa syukur kepada gadis bapak.

saat ini bapak titipkan gadis yang amat bapak cintai kepadamu. jangan sempat buat hatinya terluka, karna hati ayahpun hendak merasa sakit bila gadis bapak meneteskan air mata. jangan hingga terucap kata perpisahan, sehabis banyak doa yang kau miliki dari tiap tamu undangan yang tiba. cintailah ia karna allah, karena tidak hendak terdapat sebab cinta itu lenyap karna raga yang menua ataupun harta yang menurun. dan juga mudah - mudahan cinta kamu di abadikan hingga surga - nya.


bapak mertuamu, . . .






(sumber: jomloo_com)

Anak yang Sering Dipeluk Ayah akan Jadi Pribadi Tangguh Saat Dewasa

 dekapan yang dikasih orangtua kepada anak bukan semata - mata wujud ungkapan kerasa sayang aja. lebih dari itu, dekapan yang dicoba dengan serius nyatanya dapat turut membentuk kepribadian anak semenjak dini.


bila lazimnya bunda yang lebih kerap memeluk anak, saat ini kedudukan bapak juga jangan hingga diabaikan. transfer kasih sayang antara bapak dan juga bunda nyatanya membagikan tenaga yang berubah pada anak.

psikolog melly puspita sari, psi, meter, nplm, menarangkan, seseorang bapak yang kerap memeluk anaknya, tanpa disadari berarti dia telah mentransfer keahlian kemandirian. figur seseorang bapak yang bertanggungjawab dan juga tangguh menggambarkan ciri yang dapat meluas pula pada anak.
" karna pria mentransfer aspek - aspek yang sifatnya berani terhadap figur otoritas di luar. yang dekat dengan ayahnya, lazimnya lebih tough di luar, " jelas melly kepada wolipop.

sedangkan dekapan bunda, mengarahkan anak buat jadi individu yang lebih lembut. tidak senantiasa berarti menjadikan anak condong bertutur kata halus, bersuara pelan ataupun berperilaku lembut terhadap tiap orang. tetapi lebih kepada membentuknya jadi seorang yang lebih hirau kepada teman .

" bunda yang suka memeluk anaknya dapat transfer figur empati, " tukas psikolog lulusan universitas muhammadiyah malang tersebut.

seberapa kerap anak wajib dipeluk kedua dan juga bapaknya -  ayah dan juga bundanya' href='ibu dan juga bapaknya'>ibu dan juga bapaknya bapaknya'>ibu dan juga bapaknya buat mewujudkan pembuatan kepribadian positif secara optimal? melly berkata, tidak terdapat batasannya.

tetapi bagi riset yang disebutkan oleh kathleen keating dalam bukunya the hug therapy, dekapan pada anak ataupun orang berusia idealnya dikasih 4 - 12 kali dalam satu hari. walaupun begitu, melly tidak menganjurkan para orangtua buat menghitung berapa kali dekapan yang wajib dia bagikan tiap harinya.

yang terutama merupakan mutu, bukan kuantitas. bagikan dekapan yang tulus dikala kamu dan juga anak lagi bersantai, mengobrol sehabis bapak ataupun ibunya kembali kerja ataupun menjelang tidur. dekapan erat dan juga hangat, sembari membelai rambut ataupun mengelus punggung pula dapat dicoba supaya hasilnya lebih efisien. [detik]






(sumber: muslimsatu_com)

Jumat, 03 Juni 2016

Untuk Dirimu Ayah Tercinta. Bacalah Membuat Setiap Orang Meneteskan Air Mata

bapak merupakan wujud yg tidak kalah utama dari bunda, walaupun sering - kali keberadaannya terkalahkan oleh kedatangan bunda. apabila bunda merupakan hati dan jiwa sesuatu keluarga, jadi bapak ialah tubuh yang hendak tetap berikan proteksi buat seluruh anggota keluarga terlebih anak tercintanya. seseorang bapak memanglah sama dengan wujud pelindung dan penjaga keutuhan keluarganya.

di indonesia seorang diri tidak serupa negara - negara lain, tidak terdapat satu hari - pun yang didedikasikan buat mengenang jasa - jasa bapak. tetapi perihal itu tentu tidak peruntukan bagaikan penghalang buat terus menghormati jasa bapak. salah satu langkah yang dapat kita jalani buat menghormati jasa bapak ialah dengan menghadiahkan buat ayah tercinta, mampu berbentuk sebagian benda favoritnya ataupun puisi. berikut ini ada banyak kumpulan puisi buat bapak tercinta yang di buat istimewa buat mengenang kebaikan - 2 seluruh bapak di wajah bumi ini, silakan disimak:

sebelumnya : kumpulan puisi cinta romantis

dad

**************

hilangmu piluku

oleh fatkuryati

seandainya.. .
matahari itu merupakan kerasa intimku dengan ayah
saya tidak ketahui gimana memperkenalkan berulang matahari itu
salah satunya matahari yang terbit kemarin
telah dimakan garhana berkepanjangan
apakah ini cemburu?
entahlah, , saya tidak ketahui.. . .
saya cuma merasakan kerasa memilikiku terusik oleh seseorang
yang sepatutnya tidak boleh mengusik keintimanku dengan ayah
tetapi, , saya tidak dapat mencegahnya
sorot langkahnya begitu percaya buat mengambil bapak dari pelukanku.. . .
bila benar saya wajib membiarkanmu lenyap, ,
tidak apa.. .
piluku saat ini bisa jadi hendak lenyap nanti..

**************

getar malam rinduku

oleh eko putra ngudiraharjo

mau ku gali gundukan itu
dan juga mencabut papan nama tiap dukaku
biarlah nafasku memeluk tentangmu
puisi - puisi hitam menimangku

sajak berairmata merangkulku
dan juga merambatkan masing - masing ratap disekitar gelap
seakan kau utus jangkrik buat memejamkan lelahku
nyanyi cerita tentang dahaga merindu
seakan kau titipkan restumu
melalui dingin malam menyuap

mantra - mantra penghapus basah tatapku
masing - masing dendang lantun macapat mengiring sendu
serupa suara hati yang tersampaikan padaku
terlebih lagi suara gitar berubah dikala anganku

mengarah kenangmu
getar yang mencakar, melahirkan syair bak
pujangga berlagu
ini untukmu, itu buatmu, dan juga doa bagaikan bhaktiku
miss u ayah ngudi raharjo.

**************

bapak segalanya untukku

bapak..
beribu kata telah kau ucapkan..
beribu cinta tlah kau bagikan. .
beribu kasih telah kau curahkan..
cuma buat anak mu..

bapak..
kau ajarkan ku tentang kebaikan..
kau tunjukan ku tentang makna cinta..
kau jelaskan ku tentang arti kehidupan..
dan juga kau mendidik ku dengan begitu kasih sayang..

bapak..
betapa mulianya hati mu..
kau korbankan segalanya demi anak mu..
kau banting tulang cuma buat anak mu..

saat ini ku berjanji buat seluruh kerja keras mu..
ku berjanji buat seluruh kasih sayang mu..
dan juga ku berjanji buat ketulusan hati mu..
kalau saya hendak senantiasa melindungi mu..
saya hendak senantiasa mencintai mu sampai akhir hiup ku..

terima kasih bapak buat seluruh kasih sayang mu..

**************

buat ayah

oleh uri ayuni

dikala malam hari ku tatap bintang dan juga bulan yang menerangi bumi,
dikala itu pula saya teringat hendak dirimu bapak, , ,
saya merindukanmu, , yang tlahh pergi
meninggalkan ku, , buat sepanjang lama nya, , ,
di mana juga saya berposisi, , saya hendak senantiasa mengingat mu bapak, , ,
andai engkau terdapat menemani hari hari ku , ,. hidup ku hendak merasa lebih
sempurna dengan terdapat nya dirimu bapak, , ,
tetapi itu seluruh cuma mimpi ku, ,.
saya di mari cuma dapat berdoa buat mu bapak, ,.
mudah - mudahan kau tenang disitu, , , ,.
saya, , anakk mu , tiap detikk meridukan mu

**************

ayah

oleh ratih anjelia ningrum

disetiap tetes keringatmu
di derai letih napas mu
sang memenuhi kasih sayang yang luar biasa
demi saya kau rela sang sengat matahari
hujan juga tidak mampu menghalangi mu
buat saya anakmu.. .
sang tiap doamu kau haturkan segenap harapan

bapak.. .
kan ku jaga tiap nasehatmu
di setiapnafas ku
di relung hati hendak ku hangatkan nmamu
hendak ku kobarkan seluruh impianmu
cuma buat menikmati senyumu
di ufuk senjamu
ayah

**************

kerinduan

oleh niki ayu anggini

bapak dimana engkau berada
disini saya merindukanmu
menginginkan buat berjumpa
merindukan hendak belaianmu

kasih sayangmu senantiasa ku rindu
engkau senantiasa muncul dimimpi
mimpi yang begitu nyata bagiku
menginginkan engkau buat kembali

saya senantiasa mengharapkan engkau hadir
menemani saya tiap hari
menemani masa pertumbuhanku ini


saya tumbuuh jadi besar
tanpa engkau disisiku
tanpa engkau yang menemani hari - hariku

**************

antusias ayah

oleh eva

ayah
kau begitu berarti bagiku
kau merupakan pahlawan di dalam hidupku
kau tidak sempat kenali lelah

ayah
antusias mu begitu luar biasa
antusias bekerja mu luar biasa
tidak tahu letih demi menafkahi keluarga mu

ayah
maafkan saya yang cuma dapat memohon uang
tanpa memikirkan betapa susahnya mecari uang
tanpa memikirkan keringat yang keluar dari hasil kerja mu

doa titipan ayah

oleh zulfikar efendi

saya rindu kasih sayang mu, ayah
merasakan hangatnya peluk mu
menanti canda tawa mu
muncul mu hilangkan pilu ku

bapak, ku akui saya salah
bukan saya engkar ayah
tetapi, cuma sangat cedera buat ku ingat semua
mengenang yang sempat kita lalui bersama

ayah
bisa jadi bunda sudah cerita
melalui do’a
tentang saya yang tidak kerap kunjungi rumah kita lagi

ayah
saya mohon maaf
benar tidak hendak mampu ku balasi berulang jasa - jasa mu
walaupun kejelasan bersemayam disini, bapak.

bapak, maafkan anak mu
sangat banyak saya menyusahkan mu
lelap tidur mu kerap terganggu
karna saya, karna tangis dikala ku terbangun kecil dahulu.

tuhan
saya mohon
tempatkan bapak ku disisi - mu

bapak, saya telah saya kirimkan do’a yang bapak ajarkan dahulu buat ku
bapak, tenanglah disana
saya hendak menyusul mu.

**************

saya cinta ayah

telah rapuh tulang - tulangmu
yang dulu kau gunakan
buat membagikan kami sesuap nasi
buat menunaikan kewajibanmu bagaikan kepala keluarga

saat ini.. . kau berdaya lagi melaksanakan semuanya
saat ini.. . kau cuma sanggup membagikan kami nasehat
saat ini.. . kau cuma sanggup mengucapkan doa yang lurus buat kami
buat.. . anak yang telah kau besarkan dengan kerja kerasmu

bapak.. . .
air mata ini tidak sanggup membalas semuanya
seluruh yang kau jalani buat hidup kami
seluruh yang kau bagikan kepada kami

bapak.. .
kasih sayangmu takkan sanggup tergantikan orang lain
atensi yang kau bagikan kepada kami takkan sempat kami lupakan
meski sering - kali kami tidak mengindahkan seluruh yang kau berikan
sering - kali kami tidak sempat menghargai seluruh yang kau berikan

bapak.. . .
saat ini kamilah yang wajib melaksanakan semuanya
kamilah yang wajib membalas semuanya
kamilah yang wajib mencermati mu

bapak.. . .
izinkanlah kami jadi anak yang berbakti kepadamu
anak yang tidak melupakan kasih sayang mu
izinkanlah kami tuk membahagiakanmu

bapak.. .
walaupun kami sadar
itu seluruh tidak dapat membayar seluruh yang telah kau berikan
dan juga kami siuman, nyawapun tidak sanggup membalas semuanya

terimakasih ayah
saat ini kami jadi orang yang sanggup berdiri
saat ini kami sanggup jadi orang yang mandiri
saat ini kami sanggup menapaki hidup dengan doa dan juga kasih sayangmu
saya mencintaimu bapak.

ayah
di tiap tetes keringatmu
di derai letih nafasmu
di memenuhi kasih sayang yang luar biasa.

**************

dari hati buat pahlawan hidupku

oleh ibnu abhi

walaupun suaramu
tidak semerdu nyanyian lembut seseorang ibu
kau membingkaiku dengan nada nada ketulusan
yang membawakan hatiku. . .
mengarah lembah besar. .
bernama kedamaian
walaupun sentuhanmu tidak selembut belaian suci seseorang ibu
tetapi dengan dekapanmu. . .
ku terhangatkan dengan kasihmu
ku terlenakan
dengan cintamu

tangisku berderai
ketika ku ingat perkataan indahmu menimangku
ketika ku sentuh badan letihmu menjagaku

serupa karang melindungi debu pasir
kau jaga saya. . .
kau lindungiku
dari kotoran raga dan juga jiwa yang kan basahiku. .
kau rela di terpa deburan buih
yang berlalu
demi aku
demi anakmu. . .

seolah tidak sempat lelah
kau hapuskan tetes air mataku
seolah tidak sempat bosan
kau redamkan saya dari tangisan

ku urai hati ini
untukmu
buat segalanya yang tlah kau labuhkan pada dermaga hidupku
cuma sebentuk puisi
dari ketulusan hati
untukmu bapakku
terima kasih. . . .

**************

ayahku hidupku

oleh ephaayah

kau lah penguat hatiku
menjadikanku anita yang tegarwanita sabar
dan juga pantang menyerahayah
hening dikala kau pergi
kau begitu hebat
tidak terdapat yang dapat menyerupai mu
maupun mengambil alih posisimuayah
saya begitu menyayangimu
keringatmu jadi inspirasiku
sedihmu merupakan deritakuayah
dimanapun engkau berada
doaku senantiasa bersamamu
tangisku jadi sumpahku
kalau whatever yang terjalin ku slalu ingatmu

**************


dad


puisi - puisi diatas di buat istimewa buat bapak, bunda memanglah wujud amat utama yang butuh kita hargai dan sayangi, tetapi tidaklah berarti kita melupakan jasa - jasa bapak kita, dan tidak kurang ingat mudah - mudahan kumpulan puisi memegang hati buat bapak tercinta bermanfaat buat mempererat jalinan kamu dengan bapak kamu dan juga mampu menolong kamu dalam mencari puisi buat bapak..







 [sumber: http: //muslimah - id. com  ]

Jumat, 27 Mei 2016

Ayah, Kau Pria Pertama Yang Telah Membuatku Jatuh Cinta

raut wajah yang terus menjadi menua malah nampak terus menjadi tampan menurutku. badan yang terus menjadi lemah dan juga rambut yang makin memutih malah membuatku terus menjadi mencintaimu. bapak kau habiskan 1/3 dari usiamu buat mengasuh saya dan juga keluargamu. meninggalkan masa muda yang nampak indah dengan kesenangan dunia dan juga memilah jadi pemimpin dari suatu keluarga.

bapak, kau laki - laki kesatu yang telah membuatku jatuh cinta. kau laki - laki yang tidak hendak sempat membuatku patah hati dan juga terjatuh dalam sakitnya ditinggalkan tanpa suatu sebab. bapak, dapatkah saya menciptakan pasangan hidup sepertimu. yang danpat melindungi dan juga menyayangi keluarganya melebihi apa juga di dunia ini.

satu perihal yang tentu, tidak hendak sempat terdapat seorang juga di dunia ini yang menyamaimu. tidak hendak penah terdapat yang dapat mengambil alih posisimu di hatiku, tidak hendak sempat terdapat. kau satu dan juga tidak hendak sempat terganti dengan laki - laki hebat mana juga, dengan sekalipun dengan laki - laki yang telah membuatku jatuh hati buat yang kedua kalinya.

ajarkan saya tentang makna suatu perjuangan dalam hidup, ajarkan saya tentang suatu keikhlasan buat keluarga tanpa mengharapkan imbalan apa juga. ajarkan saya trik menyayangi seorang dengan penuh ketulusan, penuh canda dan tawa. dan juga ajarkan saya trik menyembunyikan kaluh kesah dan permasalahan supaya senyum - senyum itu senantiasa merekah. ajarkan saya. ( baca pula : dengan seorang diri bisa jadi jalanmu hendak lebih kilat, tetapi bila bersamaku bisa jadi hendak lebih jauh )

bila sesuatu hari nanti saya berangkat dari sisimu, berbarengan seseorang laki - laki lain yang dengan berani menghadapamu. yakinlah namamu senantiasa terdapat di hatiku, dan juga darah yang terdapat di dalam badan ini merupakan milikmu. jangan sempat bapak menyembunyikan kerasa rindu, karna sehebat apa juga bapak menyembunyikannya. saya senantiasa dapat merasakannya, dan juga terdapat waktunya saya kembali ke rumah yang dahulu sempat mengukir cerita antara saya dan juga bapak berbarengan dengan keluarga yang saya miliki.



(sumber: jomloo.com)

Selasa, 24 Mei 2016

Kisah Tukang Becak yang Mengayuh dengan Bayi Perempuannya Menyentuh Hati Netizen.

hati siapa yang tidak tersentuh memandang seseorang laki - laki menarik becak di siang hari yang panas sembari menggendong balita? perihal ini betul - betul terjalin di india. laki - laki ini mengurus bayinya karna si istri wafat sehabis melahirkan dan juga tidak terdapat yang bersedia mengasuh si balita.

nama laki - laki ini merupakan bablu jatav, 38 tahun. ia dikaruniai seseorang balita wanita yang diberi nama damini sehabis menikah sepanjang 15 tahun dengan istrinya, shanti. pak bablu berkata kalau ia amat bahagia diberkati seseorang gadis, namun ia menaruh kesedihan mendalam karna si istri wafat sesaat sehabis melahirkan.

“shanti wafat tidak lama sehabis melahirkan di rumah sakit pada bertepatan pada 20 september, ” ucap pak bablu. “sejak dikala itu, belum terdapat seseorang juga yang ingin mengasuh gadis aku, sampai - sampai aku yang merawatnya, terlebih lagi pada dikala aku menarik becak, ” lanjutnya.

pekerjaan pak bablu tiap hari merupakan penarik becak di kota bharatpur. ia tidak mempunyai kerabat yang dapat mengasuh bayinya, sampai - sampai jalur salah satunya merupakan mengasuh si gadis sembari bekerja. pak bablu menggendong bayinya dengan kain yang dililitkan di leher. perihal ini terpaksa ia jalani, terlebih lagi di tengah hari yang amat panas.

keadaan ini benar memprihatinkan, paling utama untuk damini yang masih amat kecil. panasnya matahari dan juga keadaan jalanan buatnya wajib dilarikan di rumah sakit jaipur sebagian waktu yang kemudian. si balita hadapi septikemia, anemia dan juga ketiadaan cairan' href='kehilangan cairan tubuh'>kehilangan cairan tubuh cairan'>tubuh ketiadaan cairan kronis. untungnya, keadaan si balita membaik sehabis dirawat.

berita ini dengan kilat menyebar di india, sampai - sampai banyak tawaran dorongan yang diterima oleh pak bablu. besar mungkin kalau pemerintah india setempat lagi memproses trik buat menolong mengasuh si balita. mudah - mudahan dorongan lekas tiba, sampai - sampai balita wanita ini menemukan perawatan yang lebih baik.

teman, jangan remehkan cinta seseorang bapak. sudahkah kamu berterima kasih pada dia?



[sumber:  cerminan.com]

Rabu, 18 Mei 2016

Perjuangan Seorang Ayah Mencari Rezeki. Masihkah Kamu Menuntut Semua Kemauan untuk Dipenuhi

Pak, beliin motor matic model paling baru ya...
Pak, aku dibeliin iPhone terbaru dooong...

Tanpa memikirkan bahwa bapaknya bekerja menggadaikan nyawanya tapi terkadang anak dan istrinya masih juga memarahinya, membentaknya, menuntut segala kemauannya dipenuhi, membencinya dll.

Salah satu sifat dari seorang ayah adalah mereka tanpa mengeluh walau nyawa taruhannya demi memenuhi keinginan anak dan istrinya. Kadang dengan berat hati sang ayah berkata "iya nak nanti bapak belikan, insya Allah"

Apa perasaan Anda setelah melihat foto ini???Masihkah kita mau memarahi bapak/suami kita?? Atau kita merasa kasihan kepadanya?? dan tidak menuntut keinginan yang berlebihan lagi??

Semoga Allah senantiasa menjaga para ayah dan memberi kesehatan dan keselamatan.
Aamiin Allahumma Aamiin.




(sumber: blog.duniawanita.id)

Rabu, 13 April 2016

Papa, Tolong Kembalikan Tangan Ita, Ita Janji Tak Akan Nakal Lagi

Untuk beberapa orangtua yang anaknya rada nakal, janganlah dipukul yah. Tolong baca cerita nyata yang menyentuh hati ini, cerita mengenai Ita yang memohon papanya untuk kembalikan tangannya.

Sebagai orangtua kita layak menghalangi perbuatan pasangan untuk memukul sang buah hati. Terutama pada anak-anak yang masih kecil dan tidak tahu apa-apa. Mengajar dengan cara memukul tidaklah langkah terbaik.


Berikut narasi riil itu :
Sepasang suami isteri seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak untuk diasuh pembantu tempat tinggal waktu mereka bekerja. Anak tunggal pasangan ini, gadis kecil berusia tiga 1/2 th.. Sendirian di rumah, dia sering dilewatkan pembantunya yang ribet bekerja.
Dia bermain diluar rumah. Dia bermain ayunan, berayun-ayun di atas ayunan yang dibeli papanya, maupun menuai bunga matahari, bunga kertas dsb di halaman rumahnya.

Satu hari dia lihat sebatang paku karat. Dia juga mencoret semen tempat mobil ayahnya diparkirkan tetapi lantaran lantainya terbuat dari marmer, coretan tidak tampak. Dicobanya pada mobil baru ayahnya. Ya… karena mobil itu bewarna gelap, coretannya terlihat jelas. Apa lagi kanak-kanak ini juga bikin coretan sama seperti kreativitasnya.

Hari itu bapak dan ibunya mengendarai motor ke tempat kerja karena jalan macet. Sesudah sang anak mencoret penuh segi yang samping kanan dia beralih ke samping kiri mobil. Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya, gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya ikuti imaginasinya. Momen itu jalan tanpa ada diakui si pembantu tempat tinggal.

Pulang petang itu, terkejutlah ayah ibunya lihat mobil yang baru setahun dibeli dengan angsuran. Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini dapat senantiasa menjerit, “Kerjaan siapa ini? ” Pembantu rumah yang tersentak dengan jeritan itu lari keluar. Dia juga beristighfar. Mukanya merah padam ketakutan lebih-lebih saksikan muka bengis tuannya.

Sekali lagi diserahkan pertanyaan keras kepadanya, dia senantiasa menyampaikan ‘Tak tahu…! ” “Kamu dirumah sepanjang seharian, apa saja yg kau lakukan? ” hardik si isteri lagi.

Si anak yang mendengar suara ayahnya, mendadak lari keluar dari kamarnya. Dengan penuh manja dia berkata “Ita yg buat itu papa…. cantik kan! ” katanya sambil memeluk papanya inginkan bermanja seperti umum. Si bapak yang hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon bunga raya di depannya, selalu dipukulkannya berulang-kali ke telapak tangan anaknya.

Si anak yang tidak paham apa-apa terlolong-lolong kesakitan sekalian ketakutan. Senang memukul telapak tangan, si ayah memukul juga belakang tangan anaknya. Si ibu hanya mendiamkan saja, seolah merestui dan merasa suka dengan hukuman yang dipakai. Pembantu tempat tinggal terbengong, tidak jelas harus berbuat apa? Si ayah cukup keras memukul-mukul tangan kanan dan lalu tangan kiri anaknya.

Setelah si bapak masuk ke tempat tinggal dituruti si ibu, pembantu tempat tinggal menggendong anak kecil itu, membawanya ke kamar. Diliatnya telapak tangan dan belakang tangan si anak kecil luka-luka dan berdarah.


Pembantu rumah memandikan anak kecil itu. Sambil menyiram air sambil dia


ikut menangis. Anak kecil itu juga terjerit-jerit menahan kepedihan saat luka-lukanya itu terserang air. Si pembantu rumah lantas menidurkan anak kecil itu. Si bapak punya niat membiarkan anak itu tidur bersama-sama pembantu tempat tinggal.

Keesokkan harinya, ke-2 iris tangan si anak bengkak. Pembantu rumah mengadu. “Oleskan obat saja! ” jawab tuannya, bapak si anak. Pulang dari kerja, dia tidak memperhatikan anak kecil itu yang menggunakan saat di kamar pembantu. Si bapak konon menginginkan mengajar anaknya. Tiga hari berlalu, si bapak tidak pernah menjenguk anaknya sebentar si ibu juga demikian namun sehari-hari kemukakan pertanyaan pada pembantu rumah. “Ita demam…” jawap pembantunya ringkas. ”Kasih minum obat penurun panas, ” jawab si ibu.

Terlebih dulu si ibu masuk kamar tidur dia menjenguk kamar pembantunya. Saat dilihat anaknya Ita dalam pelukan pembantu tempat tinggal, dia tutup lagi pintu kamar pembantunya. Masuk hari ke empat, pembantu rumah menginformasikan tuannya kalau suhu badan Ita begitu panas. “Sore nantinya kita bawa ke klinik” kata majikannya itu.

Sampai waktunya si anak yang sudah lemah dibawa ke klinik. Dokter mengarahkan ia dirujuk ke hospital karena keadaannya serius. Setelah 1 minggu di rawat inap doktor memanggil bapak dan ibu anak itu.
“Tidak ada pilihan.. ” tuturnya yang mengusulkan agar ke-2 tangan anak itu diamputasi karena gangren yang terjadi telah sangat kronis.

“Tangannya sudah bernanah, untuk menyelamatkan nyawanya ke-2 tangannya perlu dipotong dari siku ke bawah” kata doktor.

Si bapak dan ibu seperti diserang halilintar mendengar kalimat itu. Terasa dunia berhenti berputar, tetapi apa yang dapat disebutkan. Si ibu meraung merangkul si anak.

Dengan berat hati dan lelehan air mata isterinya, si bapak terketar-ketar di tandatangani surat perjanjian pembedahan.

Keluar dari bilik pembedahan, selepas obat bius yang disuntikkan habis, si anak menangis kesakitan. Dia juga heran saksikan ke-2 tangannya berbalut kasa putih. Ditatapnya muka bapak dan ibunya. Lalu ke muka pembantu rumah. Dia mengerutkan dahi saksikan mereka semua menangis. Dalam siksaan menahan sakit, si anak bertemura dalam linangan air mata.

“Papa.. Mama… Ita tidak akan mengerjakannya lagi. Ita tidak mau dipukul bapak. Ita tidak mau jahat. Ita sayang bapak.. sayang ibu. ” katanya berulang-kali membikinkan si ibu tidak berhasil menahan rasa sedihnya.

“Ita juga sayang Kak Narti.. ” katanya lihat muka pembantu tempat tinggal, sekalian membikinkan gadis itu meraung histeris.

“Papa.. kembalikan tangan Ita. Untuk apa diambil.. Ita janji akan tidak mengulanginya lagi! Bagaimana langkahnya Ita menginginkan makan kelak? Bagaimana Ita menginginkan bermain kelak? Ita janji tdk bakal mencoret-coret mobil lagi, ” katanya berulang-kali.

Terasanya copot jantung si ibu mendengar kalimat anaknya. Meraung-raung dia sekuat hati namun takdir yang sudah terjadi, tidak ada manusia dapat menahannya.
Pelajaran bernilai buat beberapa orang-tua, anak nakal itu umum, apabila anak kecil terluka, berilah perhatian sendiri dan janganlah tergantung pada pembantu yang pendidikannya lebih terbatas.
Penyesalan SELALU datang terlambat, jauhilah.

Sumber: http :// www. pusatberitaterupdate. com

Jumat, 08 April 2016

Terima Kasih Sayang, Maafkanlah Ayah

Sesungguhnya tanggung jawab pasangan yang telah mendirikan rumah tangga amatlah besar. Si lelaki akan memikul tanggung jawab sebagai suami untuk menghidupi keluarga, kerja siang malam tanpa mengenal lelah. Manakala sang isteri akan meringankan beban suami dengan menjaga anak, melayani suami dan ada juga yang bekerja untuk membantu kebutuhan keluarga.

Tapi, dalam kesibukan sehari-hari seringkali kita merasa pasangan kita belum menyadari sepenuhnya peranan masing-masing. Sehingga pertengkaran-pertengkaran kecil sering terjadi. Seperti kisah ini, seorang suami merasa ragu dengan isterinya manakala tidak mendapatkan pelayanan seperti biasa saat ia pulang kerja.

Saat hari menjelang siang, istri saya mengirimkan pesan, menanyakan saya sudah makan siang atau belum. Dan jawaban saya biasanya sama, "Ayah tidak makan, tadi sarapan kekenyangan". Dari jawaban itu saya sebenarnya berharap dia akan masak di rumah, karena saya tidak makan siang pasti akan kelaparan saat pulang.

Malampun tiba, dan saya pulang ke rumah. Sepanjang perjalanan tadi saya sudah berharap makanan istri dapat mengobati perasaan lelah setelah bekerja di kantor seharian. Namun apa yang saya temukan di meja makan tidaklah sesuai harapan, nasi masih tidak terhidang. Laukpun masih di dalam periuk. Tidak ada minuman hangat yang bisa menyegarkan badan.

Dulu ia tidak pernah seperti ini. Tapi sekarang, hmm.., entahlah. Tak ingin bertengkar, sayapun menyendok nasi sendiri, mengambil lauk dan sayuran yang sudah ia siapkan dari dapur dan membuat teh panas.

Saat selesai makan, saya menemuinya sedang tiduran di sofa. Lalu saya menegurnya,

"Bunda, Ayah mau bertanya.."
"Ya Ayah, ada apa?"
"Seingat Ayah tadi Bunda bertanya apakah Bunda sudah makan atau belum tengah hari tadi. Tapi saat Ayah sampai di rumah, bunda tidak menyiapkan hidangan di meja makan untuk Ayah. Ayah sudah lelah saat pulang kerja, sepatutnya tolonglah sendokkan nasi, siapkan lauknya dan buatkan minum hangat untuk ayah.."

Dia hanya tunduk. Wajahnya tampak sedih. Dan beberapa saat kemudian dengan mata yang berkaca-kaca ia meminta maaf, ia merasa bersalah karena tak melakukan kewajiban seorang istri yang baik. Besok ia berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

Malam itu, ia tidur lebih awal. Kepalanya terasa berat katanya. Sementara saya masih belum mengantuk. Iseng-iseng saya bermain-main di ponsel istri saya. Tiba-tiba saya penasaran apa saja yang istri lakukan dengan ponselnya, apakah ia terlalu sibuk chatting sehingga melupakan kewajibannya? Saya lalu memeriksa aplikasi chat miliknya, tampak hanya ada satu percakapan aktif, yaitu dengan saya. Ya Allah, saya sudah salah menduganya. Hati sayapun tergerak untuk melihat kembali percakapan saya dan istri saya.

Satu persatu saya baca kembali pesan-pesan yang ia kirimkan. Mungkin Allah akan menyadarkan bahwa saya salah dalam 'menghukum' istri, Allah memperlihatkan kembali pesan istri saya sebelum siang itu. Isinya seperti ini:

"Ayah.. Anak-anak bandel nih, keduanya tidak mau mandi, bunda harus mengejar mereka kesana-sini. Kalau sempat ntar bunda masak buat ayah ya.."

"Ayah.. Lengan kanan bunda kok sakit sekali ya. Diangkat saja tidak bisa. Dari semalam seperti ini. Salah tidur mungkin.."

"Ayah.. Kepala bunda berdenyut. Mungkin karena kurang tidur"

"Ayah.. Kakak menangis karena digigit adik kakak, lalu kakak menarik rambut adik hingga ikut menangis. Haduh.. pusing deh.."

"Ayah.. selepas mencuci dan menjemur baju nanti bunda akan memasak untuk ayah.."

"Ayah.. kalau ayah suka, sore ini tolong belikan susu kental ya. Bunda mau buatin puding buat ayah.."

"Ayah.. InsyaAllah Bunda masakkan kari untuk Ayah pulang nanti. Sekarang sedang nemenin anak-anak mewarna.."

Allahurabbi... Kenapa saya menjadi buta seperti ini. Bukankah sebelum itu ia sudah menceritakan kepadaku betapa ia sibuk mengurus rumah dan anak-anak. Tapi sesibuk-sibuknyapun, ia masih bisa memperhatikanku di kantor bahkan memasak makanan kesukaanku.

"Ya Allah, maafkanlah saya dan rahmatilah dia.."

Dalam hangatnya air mata yang menetes di pipi, aku mencium dahinya dan mengirimkan sebuah pesan:

"Terima kasih sayang, maafkanlah Ayah"



Sumber: http_www_cintaislami_com

Senin, 28 Maret 2016

Inspiratif : Ketulusan Hati Seorang Anak Saat Merawat Ayahnya Yang Tak Mampu Berjalan

 buat terus dapat mencintai seorang dengan kesabaran menggambarkan suatu yg sulit dilakukan. Kasih dan juga Sayang menggambarkan kerasa yg timbul bersumber pada hati yg tulus buat menyayangi, mengasihi, dan menyimpan kebahagian sepenuhnya.


Perasaan sayang hendak terjadi, apabila kita kenali dekat dengan seseorang. Contohnya dalam keluarga kasih sayang amat dibutuhkan, baik kasih sayang orang tua pada anak maupun sebaliknya.

Kata kasih sayang hendak tidak bermakna apabila tidak diimbangi dengan perbuatan. serupa trik wanita berbaju kuning yang satu ini, yg lagi menggendong ayahnya.

Roda benar berputar, bila dahulu oleh bapak kerap menggendongnya waktu kecil saat ini saatnya ia yang menggendong si bapak yang tidak sanggup berjalan lantaran umur.

Sungguh inspiratif triknya menyayangi oleh bapak paling utama buat kanak - kanak yg lebih memilah meninggalkan orang tua mereka di umur tua dan juga membiarkan teman mengasuh orang tua mereka.

Pada serangkaian photo beserta yang dibagikan ke media sosial Facebook, wanita ini nampak luas dada melaksanakan kegiatan tersebut, beserta tersenyum lebar kala lagi menggendong dan juga terselesaikan memandikan oleh ayah.

Sumber: Cerminan_Com

Netizen Salut Dengan Ketulusan Marshanda Akui Pengemis Yang Tertangkap Adalah Ayahnya

 bapak Marshanda jadi pengemis, seperti itu laporan yang mengagetkan publik akhir akhir ini. Banyak yang penasaran apakah pengemis itu benar benar bapaknya Marshanda karna amat mirip dengan photo ayahnya. kerasa penasaran kesimpulannya terjawab, Marshanda mengakui bahwa pengemis yang tertangkap itu merupakan ayahnya. Kok seperti sinetron saja ya.


Artis Marshanda, mengakui bahwa pengemis bernama Irwan Yusuf yang terjaring razia oleh Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, merupakan ayahnya. Irwan terjaring razia dikala berposisi di wilayah Kemang, Jakarta Selatan, Jumat, 24 Maret 2016.

Marshanda berikan uraian sehabis menghadiri Panti Sosial Bina Insan Cipayung, Jakarta Timur, tempat Irwan Yusuf dikala ini berada.

Marshanda tiba dekat jam 09.00 WIB, ia nampak menggunakan pakian serba - serbi gelap dikala turun dari mobil Toyota Alphard gelap B 1008 SP.

"Saya tiba buat konfirmasi kebenarannya. tadi malam pula sudah tiba dan juga benar itu bapak saya," kata Marshanda, Senin, 28 Maret 2016.

Saat turun dari mobil mewahnya, Marshanda nampak ditemani pacarnya, Egi Jhon. Keduanya setelah itu langsung mengarah lantai 2 Panti Sosial Bina Insan Cipayung buat mendengar uraian dari kepala panti.


Pria Mengaku bapak Marshanda Ditangkap karna Mengemis

Banyak netizen yang menyanjung Marshanda yang tidak malu mengakui bahwa sang pengemis itu merupakan ayahnya.


Akun T - ya Keizo berikan pujian, tetapi salut lah..... tiba terus ngakuin meski ga ngurus dokter kecil. Kalo org lain Jngankn artis populer katanya, org biasa saja bisa jadi pura2 ga kenal

Elya Deswita, Jaman skrg jarang2 artis yang ingin ngakuin org tua yang miskin terlebih jdi gembel d jalanan mashanda bagus ttplah berbakti sama org tua mu marshanda!!!

Ochin Destiana. Good marshanda, orang kaya ia wajib Di contoh. Se susah2 nya orang Tua senantiasa saja terdapat darah yg mengalir. Belom tentu yg lain dapat kaya marshanda. bisa jadi bapak nya gak hubungin marshanda karna gak ingin nyusahin Anak nya n gak ingin buat Anak nya takut juga. Makanya ia lebih baik ngemis Di jalur Dari pada nyusahin Anak nya sementara itu Anak nya celebrity.

Yulia S. Perwirajaya, Hidup utk menikmati dan juga mensyukuri masa saat ini dan menyambut masa depan, menoleh ke belakang.. boleh supaya belajar utk lebih baik lagi.. syukurlah terdapat anak spt ini.. smoga peluang berbakti pd orangtua saat ini ini, terlepas dokter whatever yg telah dikerjakannya pd masa kemudian jadi lahan pahala baginya.. aamiin.

Yon Munaf, kalian hebat Marshanda, sulit selebriti ingin mengakui bapak nya.. yg sdg susah...

Elya Deswita, Bersyukur marshanda msh ingat ayahx srmoga saja marshanda dapat menolong ayahx kasian ga tega liatx.

Anrry Zrz, Saluuuut.sama.artis tidak sering terdapat orang seperti gini...mantaap marshanda...rawatlah ayahmu dengan baik..!!?

Anthonius Moehartono S, Salut.......kadang2 sorga dapat di telapak kaki bapak juga......hhhhhh berita miring kalian dulu2nya terhapus ..dengan sikapmu yg skg ini.....God Blesss you....nilailah ortumu serupa berlian..dan aTuhan Allahmu hendak menghitung kalian serupa berlian jga

Keiko Triasa. Baguslah ingin ngaku.....tapi tercantum tega sama orang tua.....sampai kehidupannya ga tahu.....habluminannas dan juga Habluminallahnya kurang....silaturahimnya ga ada..

Pattar Morado, Salut buat marshanda, tetaplah jadi anak yg baik dan juga percayalah Tuhan hendak membuka jalur hidup yg lebih baik yg berarti senantiasa berdoa dan juga berupaya ya neng GBU.

Sumber: © SuaraNetizen.com

Selasa, 22 Maret 2016

Wahai Menantuku, Kini Kupasrahkan Putriku Yang Telah Kujaga Hampir Separuh Hidupku Kepadamu

 Wahai para suami, maupun para calon suami, istrimua merupakan pendampingmu. Coba renungkan tulisan dari seseorang bapak ini. bapak yang rela melepas gadis kesayangannya buat diperuntukan pasangan hidupmu, SELAMANYA...

Karena kelak, bila kau mempunyai gadis kecil, nanti kau hendak bisa jadi merasakan perihal yang sama...

***

Saat kesatu kali gadis kecil kami terlahir di dunia, ia jadi simbol kebahagiaan untuk kami, orang tuanya. senang yang tiada tara kami rasakan karenanya. Kami menjaganya siang dan juga malam, hingga kami melupakan kondisi diri sendiri. Kami sadar, benar seharusnyalah serupa itu kewajiban orang tua.
Kami besarkan ia dengan segenap jiwa dan juga raga. Kami didik dengan semaksimal ilmu yang kami punya. dan juga kami jaga ia dengan penuh kehati - hatian.

Dan waktupun berlalu…

Dia saat ini telah jadi sesosok wanita yang cantik. Betapa bangga kami memilikinya. Kami berpikir, betapa kilat waktu berlalu, dan juga terbersit dalam hati kami buat senantiasa menahannnya disini. Bukan bermaksud meletakkan ego kami atas hidupnya, tetapi bagaikan orang tua, siapa yang mampu berpisah dari anaknya. gadis kesayangannnya.

Tapi,…

Hari ini, kesimpulannya tiba juga. dikala dimana kami wajib melihatnya terbalut dalam baju cantik, ialah gaun pengantinnya. wanita kecil kami telah berkembang dewasa. dan juga seusai ijab kabul ini, kau lah saat ini yang jadi penjaganya. mengambil alih kami. ayo ikatkan tanganmu kepadanya.

Waktu kesimpulannya memforsir kami berpisah dengannya. meski kau merupakan orang yang asing dan juga baru sebentar dikenalnya, sebaliknya kami merupakan orang tuanya yang telah mempertaruhkan seluruh yang kami memiliki untuknya. Namun, tidak terdapat sama sekali kemarahan kami atas dirimu, menantuku. tetapi ijinkan kami sedikit meluapkan kesedihan atas seseorang gadis kami yang wajib jauh meninggalkan kami, karna wajib mengikutimu. Kamipun tidak hendak keluhan kepadamu, karna mulai hari ini, ia wajib mengutamakan kau diatas kami.

Tolong, jangan beratkan hatinya, karna sesungguhnya juga hatinya telah berat buat meninggalkan kami dan juga cuma mengabdi kepadamu. serupa perihal nya anak yang mau berbakti kepada orang tua, juga demikian dengannya. Kami tidak keberatan apabila wajib sendiri, tanpa terdapat wanita kecil kami dahulu yang senantiasa menemani dan juga membantu kami pada waktu tua.
Kami menikahkanmu dengan anak wanita kami dan juga membagikan kepadamu dengan cuma - cuma, kami cuma meminta buat ia senantiasa kau jaga dan juga kau bahagiakan.

Jangan sakiti hatinya, karna perihal itu berarti pula hendak menyakiti kami. ia kami besarkan dengan segenap jiwa raga, buat jadi penopang harapan kami pada waktu depan, buat mengangkut kehormatan dan juga derajat kami. tetapi saat ini kami wajib menitipkannya kepadamu. Kami bukanlah keberatan, karna berarti terjagalah kehormatan gadis kami.

Jika kau tidak berkenan atas kekurangannya, ingatkanlah ia dengan trik yang baik, mohon jangan sakiti dia, sekali lagi, jangan sakiti dia.

Suatu dikala ia menangis karna terasa kasihan dengan kami yang mulai menua, tetapi wajib seorang diri berdua disini, tanpa terdapat kehadirannya lagi. mengerti kah engkau wahai menantuku, kalau kau juga mempunyai orang tua, juga dengan istrimu ini. dikala kau perintahkan ia buat menemani orang tuamu disana, sempatkah kau berpikir betapa luasnya hati istrimu? ia mempertaruhkan egonya seorang diri buat senantiasa berposisi disamping orang tuamu, melindungi dan juga mengasuh mereka, lagi kami ketahui betapa berkecil hati ia karna dengan itu berarti orang tuanya sendiri, wajib sendiri. Sama sekali tiada keluh kesah darinya tentang seluruh itu, karna seluruh merupakan buat menepati kewajibannya kepada Allah.

Dia mementingkan dirimu dan juga cuma dapat mengirim doa kepada kami dari jauh. Jujur, berkecil hati hati kami dikala jauh darinya. tetapi apalah energi kami, benar sudah masa sepatutnya serupa itu, kau lebih berhak atasnya dari pada kami, orang tuanya sendiri.
Maka hargailah ia yang telah dengan rela mengabdi kepadamu. hingga hiburlah ia yang telah membikin keputusan yang sedemikian sulit. hingga sayangilah ia atas seluruh pengorbanannya yang cuma demi dirimu. Begitulah cantiknya gadis kami, mudah - mudahan kau mengenali betapa berharganya istrimu itu, bila kau menyadari. 


Sumber:
http_www_cahayamuslim_com/berita/wahai-menantuku-kupasrahkan-putriku-yang-telah-kujaga-hampir-separuh-hidupku-kepadamu.html

Senin, 21 Maret 2016

Subhanallah, Wanita Ini Menunjukkan Ketulusan Cinta Seorang Anak Kepada Ayahnya

 buat terus dapat mengasihi seorang dengan kesabaran merupakan suatu yang sulit dilakukan.

Kasih sayang merupakan kerasa yang mencuat dari hati yang tulus buat mencintai, mengasihi, dan membagikan kebahagian sepenuhnya.

Perasaan sayang hendak terjadi, bila kita kenali dekat dengan seseorang. serupa dalam keluarga kasih sayang amat dibutuhkan, baik kasih sayang orang tua kepada anak maupun sebaliknya.

Kata kasih sayang hendak tidak bermakna bila tidak diimbangi dengan perbuatan. serupa trik perempuan berbaju kuning yang satu ini, yang lagi menggendong ayahnya.

Roda benar berputar, bila dahulu si bapak kerap menggendongnya waktu kecil saat ini saatnya dia yang menggendong si bapak yang tidak sanggup berjalan karna umur.

Sungguh inspiratif triknya mengasihi si bapak paling utama buat kanak - kanak yang lebih memilah meninggalkan orang tua mereka di umur tua dan juga membiarkan teman mengasuh orang tua mereka.

Dalam serangkaian photo berbarengan yang dibagikan ke media sosial Facebook, perempuan ini nampak tulus melaksanakan aktivitas tersebut, dengan tersenyum lebar dikala lagi menggendong dan juga tuntas memandikan si ayah.

Jumat, 19 Februari 2016

Seorang Ayah Tulis Pesan Mengharukan Pada Polisi di Balik STNK Anaknya

Kasih sayang orang tua benar tiada batasnya, tercantum orang tua yang menuliskan pesan di balik STNK sepeda motor anaknya ini.



Gambar ini tersebar di Facebook, dan juga banyak yang terasa terharu dan juga termotivasi buat mencotoh perihal serupa ini karna dikira baik.



Seorang bapak yang mau melindungi anaknya dikala mengendarai sepeda motor menuliskan suatu pesan buat para Polisi bila terdapat yang menilangnya.

Pesan yang dituliskan sang bapak di balik STNK anaknya bertuliskan:

“Kalau anak aku melanggar mohon dikasih tulisan tilang corak biru (denda bayar di bank). Mohon tuliskan denda yang wajib di bayar setimpal kesalahannya.

bahwa butuh motor di tahan, tahan saja. begitu yang menyuap dan juga yang disuap menemukan azab dari Allah SWT.”

Pesan ini ditulis si bapak dalam secarik kertas yang setelah itu diselipkan di balik STNK sepeda motor anaknya.



Pesan ini diperuntukan buat Polisi yang lagi bertugas di jalanan, bukan buat anaknya. Namun, dari pesan ini sang bapak berharap supaya anaknya senantiasa taat para peraturan dan juga hukum, dan juga jangan hingga ikut serta suap dikala terserang tilang.

Anak yang Sering Dipeluk Ayah akan Jadi Pribadi Tangguh Saat Dewasa..

 Pelukan yang dikasih orangtua kepada anak bukan semata - mata wujud ungkapan kerasa sayang saja. Lebih dari itu, dekapan yang dicoba dengan serius nyatanya dapat turut membentuk kepribadian anak semenjak dini.

Jika lazimnya bunda yang lebih kerap memeluk anak, saat ini kedudukan bapak juga jangan hingga diabaikan. Transfer kasih sayang antara bapak dan juga bunda nyatanya membagikan tenaga yang berubah pada anak.

Psikolog Melly Puspita Sari, Psi, M, NPLm, menjelaskan, seseorang bapak yang kerap memeluk anaknya, tanpa disadari berarti dia telah mentransfer keahlian kemandirian. Figur seseorang bapak yang bertanggungjawab dan juga tangguh menggambarkan ciri yang dapat 'menular'. pula pada anak.

"Karena pria mentransfer aspek - aspek yang sifatnya berani terhadap figur otoritas di luar. Yang dekat dengan bapaknya, lazimnya lebih tough di luar," jelas Melly kepada Wolipop.

Sementara dekapan ibu, mengarahkan anak buat jadi individu yang lebih lembut. Tidak senantiasa berarti menjadikan anak condong bertutur kata halus, bersuara pelan ataupun berperilaku lembut terhadap tiap orang. tetapi lebih kepada membentuknya jadi seorang yang lebih hirau kepada orang lain.

"Ibu yang suka memeluk anaknya dapat transfer figur empati," tukas psikolog lulusan Universitas Muhammadiyah Malang tersebut.

Seberapa kerap anak wajib dipeluk kedua dan juga bapaknya'>ibu dan juga bapaknyabapaknya'>ibu dan juga bapaknya buat mewujudkan pembuatan kepribadian positif secara maksimal? Melly mengatakan, tidak terdapat batasannya.

Namun bagi riset yang disebutkan oleh Kathleen Keating dalam bukunya 'The. Hug Therapy',. dekapan pada anak ataupun orang berusia idealnya dikasih 4 - 12 kali dalam sehari. walaupun begitu, Melly tidak menganjurkan para orangtua buat menghitung berapa kali dekapan yang wajib dia bagikan tiap harinya.

Yang terutama merupakan kualitas, bukan kuantitas. bagikan dekapan yang tulus dikala kamu dan juga anak lagi bersantai, mengobrol sehabis bapak ataupun ibunya kembali kerja ataupun menjelang tidur. dekapan erat dan juga hangat, sembari membelai rambut ataupun mengelus punggung pula dapat dicoba supaya hasilnya lebih efektif.  Pelukan yang dikasih orangtua kepada anak bukan semata - mata wujud ungkapan kerasa sayang saja. Lebih dari itu, dekapan yang dicoba dengan serius nyatanya dapat turut membentuk kepribadian anak semenjak dini.

Jika lazimnya bunda yang lebih kerap memeluk anak, saat ini kedudukan bapak juga jangan hingga diabaikan. Transfer kasih sayang antara bapak dan juga bunda nyatanya membagikan tenaga yang berubah pada anak.

Psikolog Melly Puspita Sari, Psi, M, NPLm, menjelaskan, seseorang bapak yang kerap memeluk anaknya, tanpa disadari berarti dia telah mentransfer keahlian kemandirian. Figur seseorang bapak yang bertanggungjawab dan juga tangguh menggambarkan ciri yang dapat 'menular'. pula pada anak.

"Karena pria mentransfer aspek - aspek yang sifatnya berani terhadap figur otoritas di luar. Yang dekat dengan bapaknya, lazimnya lebih tough di luar," jelas Melly kepada Wolipop.

Sementara dekapan ibu, mengarahkan anak buat jadi individu yang lebih lembut. Tidak senantiasa berarti menjadikan anak condong bertutur kata halus, bersuara pelan ataupun berperilaku lembut terhadap tiap orang. tetapi lebih kepada membentuknya jadi seorang yang lebih hirau kepada orang lain.

"Ibu yang suka memeluk anaknya dapat transfer figur empati," tukas psikolog lulusan Universitas Muhammadiyah Malang tersebut.

Seberapa kerap anak wajib dipeluk kedua dan juga bapaknya'>ibu dan juga bapaknyabapaknya'>ibu dan juga bapaknya buat mewujudkan pembuatan kepribadian positif secara maksimal? Melly mengatakan, tidak terdapat batasannya.

Namun bagi riset yang disebutkan oleh Kathleen Keating dalam bukunya 'The. Hug Therapy',. dekapan pada anak ataupun orang berusia idealnya dikasih 4 - 12 kali dalam sehari. walaupun begitu, Melly tidak menganjurkan para orangtua buat menghitung berapa kali dekapan yang wajib dia bagikan tiap harinya.

Yang terutama merupakan kualitas, bukan kuantitas. bagikan dekapan yang tulus dikala kamu dan juga anak lagi bersantai, mengobrol sehabis bapak ataupun ibunya kembali kerja ataupun menjelang tidur. dekapan erat dan juga hangat, sembari membelai rambut ataupun mengelus punggung pula dapat dicoba supaya hasilnya lebih efektif. 

Sumber:
http_wolipop_detik_com/read/2014/06/02/074440/2596707/857/anak-yang-sering-dipeluk-ayah-akan-jadi-pribadi-tangguh-saat-dewasa

Jumat, 08 Januari 2016

INILAH RAHASIA BESAR SANG AYAH YANG TIDAK DIKETAHUI ANAK SEDUNIA! AYO BANTU SEBARKAN!

Dalam Agama, Ulama telah banyak menjelaskan tentang keutamaan antara seorang Ayah meupun ibu, dimana peran ibu tiga kali lebih mulia dari Ayah, sebagaimana Sabda Rasulullah :
Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, belia berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548)
Bahkan hal ini diperkuat oleh Ayat Al Qur’an :
“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdo’a: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri ni’mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai. berilah kebaikan kepadaku
dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.” (Qs. Al-Ahqaaf : 15)
Namun, banyak yang tidak mengetahui kelebihan seorang Ayah yang sering di rahasiakan sang Ayah kepada anaknya, untuk lebih jelasnya simak kisah berikut yang kami kutip dari log.palingseru.com :
Mungkin ibu lebih kerap menelpon untuk menanyakan keadaanku setiap hari, tapi apakah aku tahu, bahwa sebenarnya ayahlah yang mengingatkan ibu untuk meneleponku? Semasa kecil, ibukulah yang lebih sering menggendongku. Tapi apakah aku tau bahwa ketika ayah pulang bekerja dengan wajah yang letih ayahlah yang selalu menanyakan apa yang aku lakukan seharian, walau beliau tak bertanya langsung kepadaku karena saking letihnya mencari nafkah dan melihatku terlelap dalam tidur nyenyakku.
Saat aku sakit demam, ayah membentakku “Sudah diberitahu, Jangan minum es!” Lantas aku merengut menjauhi ayahku dan menangis didepan ibu.
Tapi apakah aku tahu bahwa ayahlah yang risau dengan keadaanku, sampai beliau hanya bisa menggigit bibir menahan kesakitanku.
Ketika aku remaja, aku meminta izin untuk keluar malam. Ayah dengan tegas berkata “Tidak boleh! ”Sadarkah aku, bahwa ayahku hanya ingin menjaga aku, beliau lebih tahu dunia luar, dibandingkan aku bahkan ibuku?
Karena bagi ayah, aku adalah sesuatu yang sangat berharga. Saat aku sudah dipercayai olehnya, ayah pun melonggarkan peraturannya.
Maka kadang aku melanggar kepercayaannya. Ayahlah yang setia menunggu aku diruang tamu dengan rasa sangat risau, bahkan sampai menyuruh ibu untuk mengontak beberapa temannya untuk menanyakan keadaanku, ”dimana, dan sedang apa aku diluar sana.”
Setelah aku dewasa, walau ibu yang mengantar aku ke sekolah untuk belajar, tapi tahukah aku, bahwa ayahlah yang berkata: Ibu, temanilah anakmu, aku pergi mencari nafkah dulu buat kita bersama.
Disaat aku merengek memerlukan ini – itu, untuk keperluan kuliahku, ayah hanya mengerutkan dahi, tanpa menolak, beliau memenuhinya, dan cuma berpikir, kemana aku harus mencari uang tambahan, padahal gajiku pas-pasan dan sudah tidak ada lagi tempat untuk meminjam.
Saat aku berjaya. Ayah adalah orang pertama yang berdiri dan bertepuk tangan untukku. Ayahlah yang mengabari sanak saudara, ”anakku sekarang sukses.” Walau kadang aku cuma bisa membelikan baju koko itu pun cuma setahun sekali. Ayah akan tersenyum dengan bangga.
Dalam sujudnya ayah juga tidak kalah dengan doanya ibu, cuma bedanya ayah simpan doa itu dalam hatinya. Sampai ketika nanti aku menemukan jodohku, ayahku akan sangat berhati – hati mengizinkannya.
Dan akhirnya, saat ayah melihatku duduk diatas pelaminan bersama pasanganku, ayahpun tersenyum bahagia. Lantas pernahkah aku memergoki, bahwa ayah sempat pergi ke belakang dan menangis? Ayah menangis karena ayah sangat bahagia. Dan beliau pun berdoa, “Ya Alloh, tugasku telah selesai dengan baik. Bahagiakanlah putra putri kecilku yang manis bersama pasangannya.
”Pesan ibu ke anak untuk seorang Ayah”
Anakku..
Memang ayah tidak mengandungmu, tapi darahnya mengalir di darahmu, namanya melekat dinamamu … Memang ayah tak melahirkanmu, Memang ayah tak menyusuimu, tapi dari keringatnyalah setiap tetesan yang menjadi air susumu …
Nak..
Ayah memang tak menjagaimu setiap saat, tapi tahukah kau dalam do’anya selalu ada namamu disebutnya … Tangisan ayah mungkin tak pernah kau dengar karena dia ingin terlihat kuat agar kau tak ragu untuk berlindung di lengannya dan dadanya ketika kau merasa tak aman…
Pelukan ayahmu mungkin tak sehangat dan seerat bunda, karena kecintaanya dia takut tak sanggup melepaskanmu… Dia ingin kau mandiri, agar ketika kami tiada kau sanggup menghadapi semua sendiri..
Bunda hanya ingin kau tahu nak.. bahwa… Cinta ayah kepadamu sama besarnya dengan cinta bunda.. Anakku… Jadi didirinya juga terdapat surga bagimu… Maka hormati dan sayangi ayahmu.
Terima Kasih Ayah
Bagikan tulisan sederhana kepada semua temanmu, agar kita semua tahu rahasia besar seorang ayah.


Sumber : 
TOPIKTREND.ASIA