Tampilkan postingan dengan label susah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label susah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Mei 2016

MOHONLAH KEPADA ALLAH SWT !!! BACALAH SURAH INI SAAT KESUSAHAN, NISCAYA ALLAH SWT MENGUTUS MALAIKAT UNTUK MEMBANTU, TOLONG BANTU SEBARKAN YA

Subhanallah besar harapan kita sebagai makhluk yang kecil untuk melakukan permintaan dan permohonan agar di ijabah, Semoga kita bisa mengambil pelajaran dan manfaat dari artikel ini, amin. Inilah kisah nya :

Tersebutlah seorang laki-laki yang menempuh perjalanan dari Damaskus menuju Zabadani. Di tengah jalan, ada laki-laki lain yang berniat menyewa keledainya. Meski tak dikenal, ia mengizinkan laki-laki asing untuk menyewa keledainya. Keduanya berjalan menuju satu arah

“Ayo lewat arah sini,” ajak laki-laki penyewa keledai.
“Tidak, aku belum pernah lewat jalan itu. Mari tempuh jalan yang lain.” jawab si laki-laki. Mengelak.
“Tenang saja,” rayu laki-laki penyewa keledai, “aku yang akan menjadi penujuk jalan.”
Keduanya pun berunding hingga laki-laki pertama mengikuti saran laki-laki yang menyewa keledainya.

Tak lama setelah itu, keduanya sampai di sebuah tempat yang sukar dilalui. Medannya terjal dan curam. Laki-laki pemilik keledai melihat ada beberapa mayat tergeletak di sana.
Tak dinyana, laki-laki yang menyewa keledainya turun sembari menodongkan sebilah pedang. “Turunlah segera! Aku akan membunuhmu!”

Laki-laki pemilik keledai pun berlari sekuat kemampuannya. Ia berusaha menghindar, tapi sia-sia karena sukarnya medan yang harus dilalui.
“Ambil saja keledai kepunyaanku.Bebaskan aku.” ujar laki-laki pemilik keledai. Nyawanya terancam.

“Pasti. Aku tidak akan menyia-nyiakan keledaimu. Tapi, aku juga ingin membunuhmu.” Gertak si laki-laki. Bengis.

Tak henti-hentinya, laki-laki pemilik keledai ini menyampaikan nasihat. Ia juga membacakan ancaman-ancaman Allah Ta’ala dalam al-Qur’an dan hadits Nabi tentang dosa membunuh dan melakukan kejahatan secara umum.

Sayangnya, laki-laki itu tak menggubris. Nafsu membunuhnya sudah bulat. Tak bisa dicegah. Mustahil diurungkan.
“Jika demikian,” ujar laki-laki pemilik keledai, “izinkanlah saya mendirikan shalat. dua rakaat saja.”

“Baiklah,” bentak laki-laki jahat, “tapi jangan lama-lama!”
Qadarullah, semua hafalan laki-laki pemilik keledai hilang. Saat sibuk mengingat-ingat, laki-laki tak bernurani itu membentak dan menyuruhnya bergegas.
Akhirnya, teringatlah satu ayat oleh laki-laki pemilik keledai ini. Ia membaca firman Allah Ta’ala dalam surat an-Naml [27] ayat 62,

“Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah selain Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati(Nya).”


“Seketika itu juga,” tutur si laki-laki, “dari mulut lembah muncul seorang pengendara kuda membawa tombak. Dia melemparkan tombak tepat di dada laki-laki jahat itu hingga langsung tersungkur tanpa bernyawa.”

“Siapakah engkau?” tanya laki-laki pemilik keledai penuh heran sekaligus haru terima kasih.
“Akulah hamba-Nya Dia yang memperkenankan doa orang yang dalam kesulitan apabila dia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan.”
Kisah menakjubkan ini juga dituturkan oleh Imam Ibnu Katsir dalam Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim.
Wallahu a’lam.




(sumber: mediainformasiislam.net)

Rabu, 27 April 2016

Para Pria Lajang Cobalah Berpikir, Perempuan Mana Sih Yang Mau Diajak Susah

Saya tergelitik dengan obrolan sesama lelaki di sebuah forum FB.

Lelaki pertama bertanya ke lelaki kedua, kenapa sampai sekarang betah melajang, sementara umur sudah 35 thn.

Lelaki kedua menjawab santai, “Belum ketemu yang cocok. Jaman sekarang perempuan banyak maunya. Gak ada yang mau diajak susah. Gue maunya sih nyari istri, gak mau pacar2an, tapi ya itu dia, gue mau istri yang bisa mengurus rumah tangga, beres2 rumah, masak, dsb. Susah bro nyari perempuan yang begitu sekarang2 ini.”

Dan jawaban dari lelaki pertama membuat saya nyesss…

Lelaki pertama membalas, “Bro. Sekedar masukan aja buat kita para lelaki nih, gue dulu juga maunya begitu. Dapet bini yang bisa ngurusin gue dan anak2. Pengennya dapat istri yang mau diajak susah. Tapi makin ke sini gue mikir lagi bro.

Perempuan mana sih yang mau diajak susah? Elo aja deh bro, kalau elo ada di posisi perempuan, ada yang mau ngelamar elo nih, tapi syaratnya elo mau diajak susah. Gue yakin elo gak bakal terima lamarannya kan? Mendingan sama laki2 lain yang bisa menjamin masa depannya. Gak susah2an.

Kita laki2 juga kadang egois banget. Istri harus bisa masak, nyuci, nyetrika, beres2 rumah, dsb. Karena kita anggap itu tugas istri. Sekarang kalo dibalikin nih, kita bisa gak benerin genteng bocor, atau bikin pagar di halaman, atau apalah itu pekerjaan cowok lainnya. Elo bisa bro? Kalo gue ngaku aja sih, gue gak bisa.. Hahaha.. Padahal itu seharusnya tugas suami kan?

Berhubung kita gak bisa, trus kita sisihkan uang lebih untuk bayar orang lain yang bisa kerjakan semuanya. Gak adil banget kita ya bro.. Istri kita suruh kerjain apa2 yang kita pikir itu tugasnya, sementara kita bayar orang utk kerjain tugas2 kita..

Harusnya jangan bebankan tugas itu ke istri. Kita harus kerja keras supaya bisa bayar asisten rumah tangga yang bisa kerjain itu semua.

Istri adalah ratu. Dia yang mengandung anak kita. Yang ikhlas selama 9 bulan kemana2 bawa anak kita yang masih di dalam perut.
Yang rela bentuk badannya jadi tidak seindah dulu karena proses hamil dan melahirkan. Rela menyusui, rela mencurahkan kasih sayang untuk anak2 kita.

Dan tau gak bro? Ini hal yang paling parah. Istri juga rela ikut kerja cari nafkah lhoo kalau kita gak mampu memenuhi semua kebutuhan rumah tangga. Dia kerja buat bantuin kewajiban kita bro. Supaya masa depan anak kita terjamin.

Jadi gimana bro?
Masih mau cari perempuan yang mau diajak susah?
Mendingan elo susah sendiri aja bro.. Jangan bawa2 anak orang. Kesiaan..”

Saya: *meleleh*




(Sumber : cintaislami.com)