Tampilkan postingan dengan label memuliakan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label memuliakan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Juni 2016

SUDAHKAH ANDA MEMULIAKAN IBU??? YUK KETAHUI DENGAN TES SEDERHANA INI

 kamu boleh aja terasa sudah memuliakan orang tua, paling utama bunda. tetapi, coba uji lewat sebagian persoalan berikut ini, benarkah kamu telah memuliakannya?

1. tempat tinggal aku berjauhan dengan bunda, hingga aku.. . .
a. teratur menelepon bunda, senantiasa menanyakan kabarnya dan juga berikan laporan tentang aku dan juga keluarga.
b. menelepon bunda ketika aku rindu, anak aku sakit, ataupun dikala aku memerlukan bantuannya.
c. menelepon bunda pada dikala idul fitri ataupun idul adha buat meminta maaf atas seluruh kesalahan aku.

2. dikala bunda sakit, aku.. .
a. tentu mengetahuinya dan berupaya menemani dan juga membikin bunda terasa aman.
b. tentu menjenguk bunda dan juga mengantarkan oleh - oleh kesukaannya.
c. menelepon bunda, memohon maaf karna tidak dapat menjenguknya dan juga berharap dia lekas pulih. aku percaya bunda tentu paham.

3. aku berubah komentar dengan bunda, hingga aku.. .
a. simaklah komentar bunda dahulu asal tidak berlawanan dengan akidah agama. aku percaya seluruh dapat dituntaskan dengan komunikasi yang baik.
b. mengerti jalur benak bunda, tetapi aku berhak atas hidup aku seorang diri.
c. teguh pada komentar aku karna era saat ini berubah dengan era bunda dahulu.

4. tiap aku bakal mengambil keputusan sangat berarti dalam hidup, aku.. .
a. senantiasa mengaitkan bunda. saran - saran dan juga doanya amat mempengaruhi pada hidup aku.
b. memohon saran - saran bunda karna dia pakar di bidang tersebut.
c. berikan ketahui bunda tentang keputusan yang telah aku buat.

5. bunda sudah tiada, aku.. .
a. senantiasa mendoakan dia masing - masing usai shalat dan juga berupaya jadi orang yang bertakwa.
b. senantiasa memandangi fotonya dan juga berharap dia terdapat di dekat aku. aku rindu senyumnya.
c. senantiasa berkunjung ke makamnya tiap jelang ramadhan.

hasil tes
jawaban a: kamu sudah berupaya semaksimal bisa jadi buat tetap memuliakan bunda. kerap kali kamu rela mengenyampingkan kemauan individu demi membahagiakan dan juga memuliakannya.

jawaban b: kamu mencintai dan juga menghormati bunda serupa kamu menyayangi diri seorang diri.

jawaban c: atensi dan juga perilaku kamu terhadap ibunda masih kurang, jauh dari perilaku memuliakannya. mumpung masih terdapat waktu, ayo tingkatkan atensi dan juga perlakukan ibunda dengan sikap - sikap yang memuliakannya.




 [sumber: matatasbih.blogspot.co.id]

Kamis, 02 Juni 2016

Muliakan Orang Tua, Maka Tuhan Akan Memuliakanmu

banyak orang mau sukses dalam menempuh hidup, tetapi banyak pula dari mereka yang tidak menyadari kalau salah satu trik yang amat gampang buat mencapai kesuksesan baik dunia ataupun akhirat merupakan dengan memuliakan orang tua.


budi harta winata,
pengusaha baja/owner pt. artha mas graha andalan.
kala ditanya rahasia suksesnya jadi pengusaha, jawabnya pendek:
“jadikan orang tuamu raja, hingga rezeki mu serupa raja”.

pengusaha yang saat ini tinggal di cikarang ini juga menceritakan kalau orang hebat dan juga sukses yang dia tahu seluruhnya memperlakukan orang tuanya serupa raja.

mereka menghormati, memuliakan, melayani dan juga memprioritaskan orang tuanya.
lelaki asal banyuwangi ini bertutur, “jangan perlakukan orang tua serupa pembantu ".

orang tua sudah melahirkan dan juga membesarkan kita, lha kok masih tega - teganya kita memohon harta ke mereka, pada perihal kita sudah berusia.

ataupun orang tua dimohon mengasuh anak kita sedangkan kita sibuk
bekerja.

apabila ini yang terjalin hingga rezeki


orang itu merupakan rezeki pembantu, karna dia memperlakukan orang tuanya serupa pembantu.

walaupun suami/istri bekerja, rezekinya senantiasa kurang terlebih lagi nombok tiap bulannya.

bagi suatu lembaga survey yang mengambil ilustrasi pada 700 keluarga di jepang, kanak - kanak yang sukses merupakan : mereka yang memperlakukan dan juga melayani orang tuanya serupa seseorang kaisar.

dan juga kanak - kanak yang sengsara hidupnya merupakan mereka yang padat jadwal dengan urusan pribadinya seorang diri dan juga kurang perduli pada orang tuanya.

tetapi pula jangan mendekati orang tua cuma buat memperoleh hartanya.

ayo terus berupaya keras supaya kita dapat memperlakukan orang tua serupa raja. buktikan dan juga jangan cuma terdapat di angan - angan.

beruntunglah untuk yang masih mempunyai orang tua, masih belum terlambat buat berbakti. saat sebelum mereka berulang keharibaan allah.

duit dapat dicari, ilmu dapat di gali, tetapi peluang buat mengasihi orang tua kita takkan terulang berulang.






[sumber: sahabatummat. blogspot. co. id]