Tampilkan postingan dengan label zakir naik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label zakir naik. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 April 2016

ALLAHUAKBAR... Bukan Membela Arab Saudi, Namun Jawaban Dr Zakir Naik ini Bikin Amerika Kecut

Baru-baru ini, Kongres Amerika Serikat (AS) berencana menyetujui undang-undang yang memungkinkan mengadili Arab Saudi atas tuduhan terlibat dalam serangan 11 September 2001 yang meluluhlantakkan gedung WTC.

Pengadilan AS menyimpulkan, 15 dari 19 pelaku pembajak pesawat yang meluluhlantakkan gedung WTC berasal dari Arab Saudi. Buktinya, paspor mereka.

Bahkan, tak lama sejak serangan 11 September itu, beredar rumor bahwa 19 pelaku pembajak pesawat semuanya berasal dari Arab Saudi. Buktinya juga sama, paspor yang ditemukan di puing-puing pesawat tersebut.

Karena pelakunya adalah warga Arab Saudi, segera serangan itu dikaitkan dengan Islam dan populerlah istilah terorisme yang merujuk pada Islam.


Dr Zakir Naik, yang saat itu telah berkeliling ke sejumlah negara, menentang terorisme dikaitkan dengan Islam. Apalagi dengan dalih yang dipaksakan seperti ditemukannya paspor pelaku pembajak pesawat terbang.

Maka ketika ceramah di India dan negara Barat dengan disiarkan Peace TV, Dr Zakir Naik menjawab tuduhan-tuduhan itu.

“Mereka menemukan paspor orang Arab di dalam pesawat yang membakar kursinya, tapi tidak membakar paspor orang Arab. Jadi lain kali mereka harus membuat seragam tentara Amerika dengan bahan materi pembuat paspor itu,” kata Dr Zakir Naik.

Lebih jauh, Dr Zakir Naik mengutip 75 ilmuwan Amerika yang menyatakan bahwa pelaku pembajakan pesawat yang meluluhlantakkan WTC beragama Kristen. Seperti dirilis dalam film dokumenter Loose Change, mereka tidak mempercayai bahwa orang Arab bisa melakukannya. Sedangkan perancang gedung WTC tidak percaya bahan bakar pesawat bisa merusak gedung itu melainkan karena ledakan bom.

Dr Zakir Naik mengutuk serangan atas gedung WTC dan berbagai jenis pengeboman, namun ia juga mengutuk terbunuhnya ribuan orang tak bersalah di Afghanistan, Irak dan Palestina.

Dr Zakir Naik juga menyampaikan ceramah penuh dengan tema “Apakah terorisme adalah monopoli umat Islam”. Gara-gara ceramah-ceramah itulah, Dr Zakir Naik dilarang masuk Amerika Serikat dan dilarang masuk Inggris.



[Sumber: Ibnu K/Tarbiyah.net]

Ini Alasan Barat Melarang Dr Zakir Naik

Sejumlah negara Barat melarang Dr Zakir Naik masuk ke wilayahnya. Di antaranya adalah Amerika Serikat (AS) dan Inggris.

Mengapa banyak negara Barat melarang Dr Zakir Naik? Dai populer asal India ini menuturkan alasannya.

“Aku telah memberikan ceramah penuh dengan tema ‘Apakah Terorisme adalah Monopoli Umat Islam?’ Ceramahku sangat efektif sampai-sampai orang Barat melarangku ke negara mereka sampai sekarang,” kata Dr Zakir Naik di depan ribuan audien.

Melalui ceramah itu, Dr Zakir Naik menyajikan data-data bahwa pelaku serangan 11 September belum tentu orang Islam. Banyak keanehan misalnya seluruh kursi dan properti pesawat terbakar namun paspor yang katanya milik orang Arab tidak terbakar. Perancang gedung WTC juga mengatakan tidak mungkin gedung itu hancur oleh bahan bakar pesawat. Sedangkan menurut 75 ilmuwan Amerika yang semuanya Kristen, mereka tidak percaya 19 orang Arab bisa membajak pesawat tersebut dan menabrakkannya ke gedung WTC. Hasil wawancara itu dimuat dalam film dokumenter Loose Change.

Namun, siapapun pelakunya, Dr Zakir Naik mengutuk serangan yang menewaskan 3.000 orang itu. Sebagaimana ia juga mengutuk serangan kereta bawah tanah London yang menewaskan lebih 50 orang dan mengutuk bom Bombay yang menewaskan 180 orang.

“Tapi aku masih belum selesai,” kata Dr Zakir Naik, “aku juga mengatakan bahwa aku mengutuk tewasnya ribuan orang tak bersalah yang terbunuh di Afghanistan, Palestina dan Irak.”

Itulah yang membuat Dr Zakir Naik dilarang masuk Amerika dan Inggris.




[Sumber: Ibnu K/Tarbiyah.net]

Jumat, 22 April 2016

Empat Orang Masuk Islam Saat Ceramah Zakir Naik Di Malaysia

Seorang wanita bernama Michelle mengucapkan syahadat pada saat itu. Ia mengatakan tidak ada yang memaksa dia, keinginannya itu datang berdasarkan kehendaknya.

Empat orang masuk Islam Sabtu (16/4/2016) malam saat Dr Zakir Naik menyampaikan ceramah berjudul “Apakah Quran firman Allah?” di Stadion Hoki Nasional Bukit Jalil, Malaysia.

Seorang wanita bernama Michelle mengucapkan syahadat pada saat itu. Sebelumnya ia ditanya Zakir, apakah percaya pada Allah dan Nabi Muhammad sebagai utusan Allah, apakah ada orang yang memaksa dia, dan apakah dia melakukannya dengan kehendak sendiri.

Michelle mengatakan tidak ada yang memaksa dia, keinginannya itu datang berdasarkan kehendaknya. Ia percaya kepada Allah dan Nabi Muhammad. Orang-orang yang hadir pun memberi sambutan padanya.

Sebelumnya telah masuk Islam seorang keturunan India Harinder Pal Singh dan seorang wanita yang tidak menyebutkan namanya.

Dilaporkan media online NST, seorang pria bernama Joel Anak Along juga mengucapkan syahadat. Dia orang keempat yang masuk Islam saat itu.

Sebelumnya warga Sarawak berusia 26 tahun itu meminta Zakir menjelaskan mengapa seseorang mengucapkan syahadat dan sejauh mana kesucian ucapan itu.

Zakir kemudian menjawab pertanyaannya. Joel menyatakan sebelumnya ia telah mendalami Islam di Hidayah Centre.

Ketika ditanya, apakah ia siap mengucapkan syahadat, Joel berkata, ”Ya.” Di depan masyarakat yang menghadiri ceramah Zakir, Joel pun mengucapkan syahadat.*



(Sumber: Hidayatullah.com)

Kamis, 21 April 2016

Subhanallah, Inilah Putra Dr. Zakir Naik yang Sudah Menjadi Hafidz Qur'an Sejak Umur 13 Tahun

Zakir Abdul Karim Naik : adalah seorang pembicara umum Muslim India, dan penulis hal-hal tentang Islam dan perbandingan agama. Secara profesi, ia adalah seorang dokter medis, memperoleh gelar Bachelor of Medicine and Surgery (MBBS) dari Maharashtra, tapi sejak 1991 ia telah menjadi seorang ulama yang terlibat dalam dakwah Islam dan perbandingan agama. Ia menyatakan bahwa tujuannya ialah membangkitkan kembali dasar-dasar penting Islam yang kebanyakan remaja Muslim tidak menyadarinya atau sedikit memahaminya dalam konteks modernitas.


Zakir Naik adalah pendiri dan presiden Islamic Research Foundation (IRF)[1], sebuah organisasi nirlaba yang memiliki dan menyiarkan jaringan saluran TV gratis Peace TV dari Mumbai, India.

Namanya Fariq Naik, Anaknya Dr. Zakir Naik. Umurnya 21 tahun. Dy telah menyelesaikan levelnya (CIE, UK), di Islamic International School & Junior College, Mumbai.
Sudah hafidzh Qur'an sejak berumur
13 tahun.

Sejak umur 8 tahun, dIA sudah terbiasa dengan
perjalanan dakwah ayahnya.
Fariq mulai memberikan ceramah singkat dlm bahasa Inggris dan Arab di depan ribuan orang di Chennai, Pune, Dubai, Italia, Trinidad dan kota2 lain di dunia.

Pada tahun 2003 di usia 9 tahun, dy menangani audiens yg jumlahnya lebih dari 50.000 orang di Srinagar dan audiens yg lebih besar di Hyderabad pada tahun 2006 pada usia 12 tahun.

Setelah presentasi singkat di TV Perdamaian (Peace TV, perusahaan televisi milik ayahnya), ia telah diundang untuk memberikan ceramah tentang Islam di berbagai belahan dunia termasuk Arab Saudi, UEA, Bahrain, Italia, Sri Lanka dan Maladewa.

Seperti kebanyakan pemuda pada umumnya, dy juga menyukai olahraga seperti sepak bola, karate, berenang dan judo. Dy memiliki sabuk hitam Taekwondo & Karate.

Dy adalah pembicara termuda pada usia 15 tahun, di antara lebih dari 30 pembicara Islam yg berasal dari 15 negara yg berbeda di salah satu konferensi dakwah Islam internasional yg terbesar di dunia, "Perdamaian-Solusi untuk Kemanusiaan" yg diselenggarakan pada bulan November 2009 di Mumbai, India.

Saat ini, Fariq sedang melakukan Studi Islam di Al-Imam Muhammad Ibn Saud Islamic University di Riyadh, Arab Saudi.
Generasi penerus memang harusnya seperti ini. Masya Allah 


[Sumber: reportaseterkini.net]