Tampilkan postingan dengan label mujahid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mujahid. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Juni 2016

Masya Allah..!! Kisah Mujahid Palestina Dibantu Pasukan Ghaib Yang Membuat Israel Getir!

gaza, seperti itu nama hamparan tanah yang luasnya tidak lebih dari 360km persegi. berposisi di palestina selatan, “potongan” itu “terjepit” di antara tanah yang dipahami penjajah zionis israel, mesir, dan juga laut mediterania, dan dikepung dengan tembok di sejauh daratannya.


sudah lama israel “bernafsu” memahami daerah ini. tetapi, jangankan memahami, buat dapat masuk ke dalamnya aja israel tidak sanggup.


sudah banyak trik yang mereka jalani buat menundukkan kota kecil ini. blokade rapat yang membikin rakyat gaza kesusahan mendapatkan olahan santapan, obat - obatan, dan juga tenaga, telah dicoba semenjak 2006 sampai saat ini.


tetapi, penduduk gaza senantiasa bertahan, terlebih lagi perlawanan gaza atas penjajahan zionis israel terus menjadi menguat.


kesimpulannya israel melaksanakan gempuran “habis - habisan” ke daerah ini semenjak 27 desember 2008 sampai 18 januari 2009. mereka “mengguyurkan” ratusan ton bom dan juga mengerahkan seluruh kekokohan sampai pasukan cadangannya.


tetapi, sekali lagi, negeri yang terkategori mempunyai militer terkuat di dunia ini wajib mundur dari gaza.


di atas kertas, keahlian senjata ak 47, roket anti tank rpg, ranjau, dan sebagian tipe roket buatan lokal yang biasa digunakan para mujahidin palestina, tidak hendak sanggup mengalami pasukan israel yang didukung tank merkava yang diketahui terhebat di dunia.


terlebih mengalami pesawat tempur mutahir f - 16, heli tempur apache, dan ribuan ton “bom canggih” buatan amerika serikat.


hendak namun di situ terdapat “kekuatan lain” yang membikin para mujahidin sanggup membikin “kaum penjajah” itu hengkang dari gaza dengan wajah tertunduk, walaupun cuma dengan berbekal senjata - senjata “kuno”.


seperti itu wujud pertolongan allah subhanahu wa ta’ala yang diturunkan kepada para pejuangnya yang taat dan juga ikhlas.


cerita tentang timbulnya “pasukan lain” yang turut bertempur berbarengan para mujahidin, semerbak harum jasad para syuhada, dan sebagian kejadian “aneh” yang lain sepanjang pertempuran, telah tersebar di golongan warga gaza, ditulis para jurnalis, terlebih lagi ditayangkan para khatib palestina di khutbah - khutbah jumat mereka.


wartawan kami, thoriq, merangkum kisah - kisah “ajaib” tersebut dari bermacam sumber buat para pembaca yang budiman. selamat menjajaki.


pasukan “berseragam putih” di gaza

terdapat “pasukan lain” menolong para mujahidin palestina. pasukan israel seorang diri mengakui terdapatnya pasukan berseragam putih itu.


sesuatu hari di penghujung januari 2009, suatu rumah kepunyaan keluarga dardunah yang berposisi di antara jabal al - kasyif dan juga jabal ar - rais, tepatnya di jalur al - qaram, dikunjungi oleh sekelompok pasukan dari pihak zionis israel.


segala anggota keluarga diperintahkan duduk di suatu rubrik. salah satu anak pria diinterogasi menimpa identitas para pejuang al - qassam.


dikala diinterogasi, sebagaimana ditulis web filisthin al - aan, melansir cerita seseorang mujahidin al - qassam, pria itu menanggapi dengan jujur kalau para pejuang al - qassam menggunakan pakaian hitam - hitam.


hendak namun tentara itu malah marah dan juga memukulnya sampai pria malang itu pingsan.


sepanjang 3 hari berturut - turut, tiap ditanya, pria itu menanggapi kalau para pejuang al - qassam mengenakan seragam gelap. kesimpulannya, tentara itu naik pitam dan juga berkata dengan keras, “wahai pembohong.. . ! ! mereka itu berseragam putih.. . ! ! ”


cerita lain yang di informasikan penduduk palestina di web kepunyaan brigade izzuddin al - qassam, multaqa al - qasami, pula mengatakan terdapatnya “pasukan lain” yang tidak diketahui.


awal mulanya, suatu ambulans dihentikan oleh sekelompok pasukan israel. supirnya ditanya apakah ia berasal dari kelompok hamas ataupun fatah.. . ? ! supir malang itu menanggapi, “saya bukan kelompok mana - mana. aku hanya supir ambulans. ”


hendak namun tentara israel itu masih bertanya, “pasukan yang berpakaian putih - putih dibelakangmu tadi, masuk kelompok mana.. . ? ! ”


sang supir juga kebimbangan, karna dia tidak memandang seorangpun yang berposisi di belakangnya. “saya tidak ketahui, ” jawaban salah satunya yang dia miliki.


suara tidak bersumber

terdapat lagi cerita karamah mujahidin yang kali ini disebutkan oleh khatib masjid izzuddin al - qassam di daerah nashirat gaza yang telah disiarkan oleh televisi channel angkatan laut (AL) quds.


berita ini pula ditulis oleh dokter aburrahman al - jamal di web al - qassam dengan judul " ayaat ar - rahman fi jihad al - furqan " (ayat - ayat allah dalam jihad al - furqan).


si khatib menceritakan, seseorang pejuang telah menanam suatu ranjau yang telah disiapkan buat menyongsong pasukan zionis israel yang lewat jalur tersebut.


“saya telah menanam suatu ranjau. aku setelah itu memandang suatu helikopter merendahkan beberapa besar pasukan diiringi tank - tank yang beriringan mengarah jalur tempat aku menanam ranjau, ” kata pejuang tadi.


kesimpulannya, si pejuang memutuskan buat berulang ke markas karna mengira ranjau itu tidak hendak bekerja maksimal. maklum, jumlah musuh sangat banyak.


hendak namun, saat sebelum beranjak meninggalkan posisi, pejuang itu mendengar suara “utsbut, tsabatkallah” yang maknanya kurang lebih, “tetaplah di tempat hingga allah menguatkanmu. ” perkataan itu dia dengar berulang - ulang sebanyak 3 kali.


“saya mencari sekitar buat mengenali siapa yang berkata perihal itu kapada aku. hendak namun aku malah kaget, karna tidak terdapat seseorang juga yang berbarengan aku, ” ucap mujahidin itu, sebagaimana ditirukan si khatib.


kesimpulannya si mujahid memutuskan buat senantiasa berposisi di posisi. kala suatu tank melewati ranjau yang tertanam, sesualu yang “ajaib” terjalin.


ranjau itu malah meledak sangat dahsyat. tank yang berposisi di dekatnya langsung sirna. banyak serdadu israel wafat mendadak. sebagian dari mereka wajib diangkut oleh helikopter.


“sedangkan aku seorang diri dalam kondisi selamat, ” kata mujahid itu lagi, lewat lidah khatib.


cerita yang di informasikan oleh seseorang penulis mesir, hisyam hilali, dalam web alraesryoon. com, turut menunjang kisah - kisah sebelumnya.


abu mujahid, salah seseorang pejuang yang melaksanakan ribath (berjaga) berkata, “ketika aku mengamati gerakan tank - tank di perbatasan kota, dan juga tidak terdapat seseorang juga di dekat, hendak namun aku mendengar suara orang yang bertasbih dan juga ber - istighfar. aku berulang kali berupaya buat membenarkan asal suara itu, kesimpulannya aku membenarkan kalau suara itu tidak keluar kecuali dari bebatuan dan juga pasir. ”


cerita menimpa “pasukan tidak dikenal” pula tiba dari seseorang penduduk rumah susun daerah tal islam yang bakal mengungsi berbarengan keluarganya buat menyelamatkan diri dari gempuran dahsyat zionis israel.


di tangga rumah dia memandang sebagian pejuang menangis. “kenapa kamu menangis.. ? ” tanyanya.


“kami menangis bukan karna takut kondisi diri kami ataupun cemas dari musuh. kami menangis karna bukan kami yang bertempur. di situ terdapat kelompok lain yang bertempur memporak - porandakan musuh, dan juga kami tidak ketahui dari mana mereka tiba, ” jawabnya.


saksi mata serdadu israel

cerita tentang “serdadu berseragam putih” tidak cuma dibeberkan oleh mujahidin palestina ataupun masyarakat gaza. sebagian personel pasukan israel seorang diri melaporkan perihal seragam.


web al - qassam memberitakan kalau televisi channel 10 kepunyaan israel telah menyiarkan seseorang anggota pasukan yang turut dan dalam pertempuran gaza dan juga berulang dalam kondisi buta.


“ketika aku berposisi di gaza, seseorang tentara berpakaian putih menghadiri aku dan juga menaburkan pasir di mata aku, sampai dikala itu pula aku buta, ” kata anggota pasukan ini.





(sumber; islampos. com )

Jumat, 20 Mei 2016

ALLAHUAKBAR... Kisah Mujahid Palestina Dibantu Pasukan Ghaib Yang Membuat Israel Getir!

gaza, seperti itu nama hamparan tanah yang luasnya tidak lebih dari 360km persegi. berposisi di palestina selatan, “potongan” itu “terjepit” di antara tanah yang dipahami penjajah zionis israel, mesir, dan juga laut mediterania, dan dikepung dengan tembok di sejauh daratannya.

sudah lama israel “bernafsu” memahami daerah ini. tetapi, jangankan memahami, buat dapat masuk ke dalamnya aja israel tidak sanggup.

sudah banyak trik yang mereka jalani buat menundukkan kota kecil ini. blokade rapat yang membikin rakyat gaza kesusahan mendapatkan olahan santapan, obat - obatan, dan juga tenaga, telah dicoba semenjak 2006 sampai saat ini.

tetapi, penduduk gaza senantiasa bertahan, terlebih lagi perlawanan gaza atas penjajahan zionis israel terus menjadi menguat.
 
kesimpulannya israel melaksanakan gempuran “habis - habisan” ke daerah ini semenjak 27 desember 2008 sampai 18 januari 2009. mereka “mengguyurkan” ratusan ton bom dan juga mengerahkan seluruh kekokohan sampai pasukan cadangannya.

tetapi, sekali lagi, negeri yang terkategori mempunyai militer terkuat di dunia ini wajib mundur dari gaza. muslimnetizen. com

di atas kertas, keahlian senjata ak 47, roket anti tank rpg, ranjau, dan sebagian tipe roket buatan lokal yang biasa digunakan para mujahidin palestina, tidak hendak sanggup mengalami pasukan israel yang didukung tank merkava yang diketahui terhebat di dunia.

terlebih mengalami pesawat tempur mutahir f - 16, heli tempur apache, dan ribuan ton “bom canggih” buatan amerika serikat.
muslimnetizen. com
hendak namun di situ terdapat “kekuatan lain” yang membikin para mujahidin sanggup membikin “kaum penjajah” itu hengkang dari gaza dengan wajah tertunduk, walaupun cuma dengan berbekal senjata - senjata “kuno”.

seperti itu wujud pertolongan allah subhanahu wa ta’ala yang diturunkan kepada para pejuangnya yang taat dan juga ikhlas. muslimnetizen. com

cerita tentang timbulnya “pasukan lain” yang turut bertempur berbarengan para mujahidin, semerbak harum jasad para syuhada, dan sebagian kejadian “aneh” yang lain sepanjang pertempuran, telah tersebar di golongan warga gaza, ditulis para jurnalis, terlebih lagi ditayangkan para khatib palestina di khutbah - khutbah jumat mereka.

wartawan kami, thoriq, merangkum kisah - kisah “ajaib” tersebut dari bermacam sumber buat para pembaca yang budiman. selamat menjajaki.

pasukan “berseragam putih” di gaza
terdapat “pasukan lain” menolong para mujahidin palestina. pasukan israel seorang diri mengakui terdapatnya pasukan berseragam putih itu.

sesuatu hari di penghujung januari 2009, suatu rumah kepunyaan keluarga dardunah yang berposisi di antara jabal al - kasyif dan juga jabal ar - rais, tepatnya di jalur al - qaram, dikunjungi oleh sekelompok pasukan dari pihak zionis israel.

segala anggota keluarga diperintahkan duduk di suatu rubrik. salah satu anak pria diinterogasi menimpa identitas para pejuang al - qassam.

dikala diinterogasi, sebagaimana ditulis web filisthin al - aan (25/1/2009) , melansir cerita seseorang mujahidin al - qassam, pria itu menanggapi dengan jujur kalau para pejuang al - qassam menggunakan pakaian hitam - hitam.

hendak namun tentara itu malah marah dan juga memukulnya sampai pria malang itu pingsan.

sepanjang 3 hari berturut - turut, tiap ditanya, pria itu menanggapi kalau para pejuang al - qassam mengenakan seragam gelap. kesimpulannya, tentara itu naik pitam dan juga berkata dengan keras, “wahai pembohong.. . ! ! mereka itu berseragam putih.. . ! ! ”

cerita lain yang di informasikan penduduk palestina di web kepunyaan brigade izzuddin al - qassam, multaqa al - qasami, pula mengatakan terdapatnya “pasukan lain” yang tidak diketahui.

awal mulanya, suatu ambulans dihentikan oleh sekelompok pasukan israel. supirnya ditanya apakah ia berasal dari kelompok hamas ataupun fatah.. . ? ! supir malang itu menanggapi, “saya bukan kelompok mana - mana. aku hanya supir ambulans. ”

hendak namun tentara israel itu masih bertanya, “pasukan yang berpakaian putih - putih dibelakangmu tadi, masuk kelompok mana.. . ? ! ”

sang supir juga kebimbangan, karna dia tidak memandang seorangpun yang berposisi di belakangnya. “saya tidak ketahui, ” jawaban salah satunya yang dia miliki.

suara tidak bersumber
terdapat lagi cerita karamah mujahidin yang kali ini disebutkan oleh khatib masjid izzuddin al - qassam di daerah nashirat gaza yang telah disiarkan oleh televisi channel angkatan laut (AL) quds.

berita ini pula ditulis oleh dokter aburrahman al - jamal di web al - qassam dengan judul " ayaat ar - rahman fi jihad al - furqan " (ayat - ayat allah dalam jihad al - furqan).

si khatib menceritakan, seseorang pejuang telah menanam suatu ranjau yang telah disiapkan buat menyongsong pasukan zionis israel yang lewat jalur tersebut.

“saya telah menanam suatu ranjau. aku setelah itu memandang suatu helikopter merendahkan beberapa besar pasukan diiringi tank - tank yang beriringan mengarah jalur tempat aku menanam ranjau, ” kata pejuang tadi.

kesimpulannya, si pejuang memutuskan buat berulang ke markas karna mengira ranjau itu tidak hendak bekerja maksimal. maklum, jumlah musuh sangat banyak.

hendak namun, saat sebelum beranjak meninggalkan posisi, pejuang itu mendengar suara “utsbut, tsabatkallah” yang maknanya kurang lebih, “tetaplah di tempat hingga allah menguatkanmu. ” perkataan itu dia dengar berulang - ulang sebanyak 3 kali.

“saya mencari sekitar buat mengenali siapa yang berkata perihal itu kapada aku. hendak namun aku malah kaget, karna tidak terdapat seseorang juga yang berbarengan aku, ” ucap mujahidin itu, sebagaimana ditirukan si khatib.

kesimpulannya si mujahid memutuskan buat senantiasa berposisi di posisi. kala suatu tank melewati ranjau yang tertanam, sesualu yang “ajaib” terjalin.

ranjau itu malah meledak sangat dahsyat. tank yang berposisi di dekatnya langsung sirna. banyak serdadu israel wafat mendadak. sebagian dari mereka wajib diangkut oleh helikopter.

“sedangkan aku seorang diri dalam kondisi selamat, ” kata mujahid itu lagi, lewat lidah khatib.

cerita yang di informasikan oleh seseorang penulis mesir, hisyam hilali, dalam web alraesryoon. com, turut menunjang kisah - kisah sebelumnya.

abu mujahid, salah seseorang pejuang yang melaksanakan ribath (berjaga) berkata, “ketika aku mengamati gerakan tank - tank di perbatasan kota, dan juga tidak terdapat seseorang juga di dekat, hendak namun aku mendengar suara orang yang bertasbih dan juga ber - istighfar. aku berulang kali berupaya buat membenarkan asal suara itu, kesimpulannya aku membenarkan kalau suara itu tidak keluar kecuali dari bebatuan dan juga pasir. ”

cerita menimpa “pasukan tidak dikenal” pula tiba dari seseorang penduduk rumah susun daerah tal islam yang bakal mengungsi berbarengan keluarganya buat menyelamatkan diri dari gempuran dahsyat zionis israel.

di tangga rumah dia memandang sebagian pejuang menangis. “kenapa kamu menangis.. ? ” tanyanya.

“kami menangis bukan karna takut kondisi diri kami ataupun cemas dari musuh. kami menangis karna bukan kami yang bertempur. di situ terdapat kelompok lain yang bertempur memporak - porandakan musuh, dan juga kami tidak ketahui dari mana mereka tiba, ” jawabnya.

saksi mata serdadu israel
cerita tentang “serdadu berseragam putih” tidak cuma dibeberkan oleh mujahidin palestina ataupun masyarakat gaza. sebagian personel pasukan israel seorang diri melaporkan perihal seragam.

web al - qassam memberitakan kalau televisi channel 10 kepunyaan israel telah menyiarkan seseorang anggota pasukan yang turut dan dalam pertempuran gaza dan juga berulang dalam kondisi buta.

“ketika aku berposisi di gaza, seseorang tentara berpakaian putih menghadiri aku dan juga menaburkan pasir di mata aku, sampai dikala itu pula aku buta, ” kata anggota pasukan ini.



(sumber: islampos. com | muslimnetizen. com )

Kamis, 31 Maret 2016

Masya Allah..!! Kisah Mujahid GAZA Dibantu SUARA & Pasukan GHAIB Melawan ISRAEL

GAZA, itulah nama hamparan tanah yang luasnya tak lebih dari 360KM persegi. Ada di Palestina Selatan, “potongan” itu “terjepit” diantara tanah yang dikuasai penjajah Zionis Israel, Mesir, serta laut Mediterania, dan dikepung dengan tembok di selama daratannya.

Telah lama Israel “bernafsu” kuasai lokasi ini. Tetapi, jangankan kuasai, untuk dapat masuk ke dalamnya saja Israel tak dapat.

Telah banyak langkah yang mereka kerjakan untuk menundukkan kota kecil ini. Blokade rapat yang bikin rakyat Gaza kesusahan peroleh bahan makanan, obat-obatan, serta daya, sudah dikerjakan mulai sejak 2006 sampai saat ini.

Tetapi, masyarakat Gaza tetaplah bertahan, bahkan juga perlawanan Gaza atas penjajahan Zionis Israel makin menguat.

Pada akhirnya Israel lakukan serangan “habis-habisan” ke lokasi ini mulai sejak 27 Desember 2008 sampai 18 Januari 2009. Mereka “mengguyurkan” beberapa ratus ton bom serta mengerahkan semuanya kemampuan sampai pasukan cadangannya.

Tetapi, sekali lagi, Negara yang termasuk mempunyai militer terkuat didunia ini mesti mundur dari Gaza.

Diatas kertas, kekuatan senjata AK 47, roket anti tank RPG, ranjau, dan sebagian type roket buatan lokal yang umum digunakan beberapa Mujahidin Palestina, akan tidak dapat hadapi pasukan Israel yang di dukung tank Merkava yang di kenal paling hebat didunia.

Terlebih hadapi pesawat tempur mutakhir F-16, heli tempur Apache, dan beberapa ribu ton “bom canggih” buatan Amerika Serikat.

Walau demikian disana ada “kekuatan lain” yang bikin beberapa Mujahidin dapat bikin “kaum penjajah” itu hengkang dari Gaza dengan muka tertunduk, walaupun cuma dengan berbekal senjata-senjata “kuno”.

Tersebut bentuk pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang di turunkan pada beberapa pejuangnya yang patuh serta ikhlas.

Cerita mengenai timbulnya “pasukan lain” yang turut bertempur berbarengan beberapa Mujahidin, semerbak harum jasad beberapa syuhada, dan sebagian momen “aneh” yang lain sepanjang pertempuran, sudah mengedar di kelompok orang-orang Gaza, ditulis beberapa jurnalis, bahkan juga ditayangkan beberapa Khatib Palestina di khutbah-khutbah Jum'at mereka.

Wartawan kami, Thoriq, merangkum beberapa cerita “ajaib” itu dari beragam sumber untuk beberapa pembaca yang budiman. Selamat ikuti.

Pasukan “Berseragam Putih” di Gaza
Ada “pasukan lain” menolong beberapa Mujahidin Palestina. Pasukan Israel sendiri mengaku ada pasukan mengenakan seragam putih itu.

Satu hari di penghujung Januari 2009, satu tempat tinggal punya keluarga Dardunah yang ada diantara Jabal al-Kasyif serta Jabal ar-Rais, tepatnya di jalan al-Qaram, didatangi oleh sekumpulan pasukan dari pihak Zionis Israel.

Semua anggota keluarga diperintahkan duduk di satu ruang. Satu diantara anak lelaki diinterogasi tentang tanda-tanda beberapa pejuang al-Qassam.

Waktu diinterogasi, seperti ditulis website Filisthin al-Aan, mengutip narasi seseorang Mujahidin al-Qassam, lelaki itu menjawab dengan jujur kalau beberapa pejuang al-Qassam kenakan pakaian hitam-hitam.

Walau demikian tentara itu jadi geram serta memukulnya sampai lelaki malang itu pingsan.

Sepanjang 3 hari berturut-turut, tiap-tiap di tanya, lelaki itu menjawab kalau beberapa pejuang al-Qassam kenakan seragam hitam. Pada akhirnya, tentara itu naik pitam serta menyampaikan dengan keras, “Wahai pembohong...!! Mereka itu mengenakan seragam putih...!! ”

Narasi lain yang di sampaikan masyarakat Palestina di website punya Brigade Izzuddin al-Qassam, Multaqa al-Qasami, juga mengatakan ada “pasukan lain” yg tidak di kenal.

Awalannya, satu ambulans dihentikan oleh sekelompok
pasukan Israel. Supirnya di tanya apakah dia datang dari grup Hamas atau Fatah...?! Supir malang itu menjawab, “Saya bukanlah grup
mana-mana. Saya hanya supir ambulans. ”

Walau demikian tentara Israel itu masihlah ajukan pertanyaan, “Pasukan yang kenakan pakaian putih-putih dibelakangmu tadi, masuk grup mana...?! ”

Si supir juga kebingungan, lantaran ia tak lihat seseorangpun yang ada di belakangnya. “Saya tidak paham, ” jawaban hanya satu yang ia punyai.

Nada Tidak Bersumber
Ada lagi cerita karamah Mujahidin yang kesempatan ini dijelaskan oleh Khatib Masjid Izzuddin al-Qassam di lokasi Nashirat Gaza yang sudah disiarkan oleh TV channel Al Quds.

Berita ini dapat ditulis oleh Dr Aburrahman al-Jamal di website al-Qassam dengan judul " Ayaat Ar-Rahman fi Jihad Al-Furqan " (Ayat-ayat Allah dalam Jihad Al-Furqan).

Sang Khatib menceritakan, seseorang pejuang sudah menanam satu ranjau yang sudah disediakan untuk menyongsong pasukan Zionis Israel yang lewat jalan itu.

“Saya sudah menanam satu ranjau. Saya lalu lihat satu helikopter turunkan beberapa besar pasukan dibarengi tank-tank yang beriringan menuju jalan tempat saya menanam ranjau, ” kata pejuang tadi.

Pada akhirnya, sang pejuang mengambil keputusan untuk kembali pada markas lantaran menduga ranjau itu akan tidak bekerja maksimal. Maklum, jumlah musuh sangat banyak.

Walau demikian, sebelumnya beranjak meninggalkan tempat, pejuang itu mendengar nada “Utsbut, tsabatkallah” yang maknanya lebih kurang, “tetaplah ditempat jadi Allah memperkuatmu. ” Perkataan itu ia dengar berkali-kali sejumlah tiga kali.

“Saya mencari seputar untuk tahu siapa yang menyampaikan hal semacam itu kapada saya. Walau demikian saya jadi terperanjat, lantaran tak ada seseorang juga yang berbarengan saya, ” ucap Mujahidin itu, seperti ditirukan sang Khatib.

Pada akhirnya sang Mujahid mengambil keputusan untuk tetaplah ada di tempat. Saat satu tank melalui ranjau yang tertanam, sesualu yang “ajaib” berlangsung.

Ranjau itu malah meledak sangat dahsyat. Tank yang ada di dekatnya segera hancur. Banyak serdadu Israel wafat saat itu juga. Beberapa dari mereka mesti diangkut oleh helikopter.

“Sedangkan saya sendiri dalam kondisi selamat, ” kata Mujahid itu lagi, lewat lidah Khatib.

Narasi yang di sampaikan oleh seseorang penulis Mesir, Hisyam Hilali, dalam website alraesryoon. com, turut mensupport beberapa cerita terlebih dulu.

Abu Mujahid, salah seseorang pejuang yang lakukan ribath (berjaga) menyampaikan, “Ketika saya mencermati gerakan tank-tank di perbatasan kota, serta tak ada seseorang juga di sekitaran, walau demikian saya mendengar nada orang yang bertasbih serta ber-istighfar. Saya berulang-kali berusaha untuk meyakinkan asal nada itu, pada akhirnya saya meyakinkan kalau nada itu tak keluar terkecuali dari bebatuan serta pasir. ”

Narasi tentang “pasukan tak dikenal” juga datang dari seseorang masyarakat tempat tinggal susun lokasi Tal Islam yang akan mengungsi berbarengan keluarganya untuk menyelamatkan diri dari serangan dahsyat Zionis Israel.

Di tangga tempat tinggal ia lihat sebagian pejuang menangis. “Kenapa kalian menangis..? ” tanyanya.

“Kami menangis bukanlah lantaran cemas kondisi diri kami atau takut dari musuh. Kami menangis lantaran bukanlah kami yang bertempur. Disana ada grup lain yang bertempur memporak-porandakan musuh, serta kami tidak paham dari tempat mana mereka datang, ” jawabnya.

Saksi Serdadu Israel
Narasi mengenai “serdadu mengenakan seragam putih” tidak cuma disibak oleh Mujahidin Palestina atau warga Gaza. Sebagian personel pasukan Israel sendiri menyebutkan hal sama.

Website al-Qassam memberitakan kalau TV Channel 10 punya Israel sudah menyiarkan seseorang anggota pasukan yang turut dan dalam pertempuran Gaza serta kembali dalam kondisi buta.

“Ketika saya ada di Gaza, seseorang tentara kenakan pakaian putih mendatangi saya serta menaburkan pasir di mata saya, sampai waktu itu juga saya buta, ” kata anggota pasukan ini.

sumber : Islampos. com