Tampilkan postingan dengan label injil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label injil. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 April 2016

MasyaAllah, Injil Berusia 1500 Tahun Sebut Yang Disalib Bukan Nabi Isa

Sebuah Injil tua ditemukan. Yang membuat gempar, Injil yang telah berusia 1500 tahun itu menyebutkan bahwa bukan Nabi Isa yang disalib. Injil tua itu menyatakan bahwa yang disalib adalah Yudas Iskariot.

Injil tersebut bernama Injil Barnabas. Dalam bab 112, Nabi Isa bercerita kepada Barnabas bahwa ia akan dibunuh. Namun, Allah akan menyelamatkan dan mengangkatnya. Sedangkan orang yang dibunuh sebenarnya adalah seorang pengkhianat yang wajahnya diubah seperti Nabi Isa.

Injil Barnabas juga menyebutkan bahwa utusan terakhir akan datang. Namanya adalah Ahmad.


Injil Barnabas ditemukan pada tahun 2000 di Turki. Saat ini, Injil itu ditempatkan di Museum. Pada 2012, Vatikan dikabarkan meminta pemerintah Turki mengijinkan melihat Injil tua itu. Namun, hingga saat ini Vatikan tidak mengakuinya sebagai injil yang sah.

Apa yang disebutkan Injil Barnabas bahwa yang disalib bukanlah Nabi Isa bersesuaian dengan Al Quran.

وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ اللَّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُوا فِيهِ لَفِي شَكٍّ مِنْهُ مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِلَّا اتِّبَاعَ الظَّنِّ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِينًا . بَلْ رَفَعَهُ اللَّهُ إِلَيْهِ وَكَانَ اللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمًا

“Dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. ” (QS. An Nisa’: 157-159)


 
[Sumber: Ibnu K/Tarbiyah.net]

Minggu, 13 Desember 2015

Subhanallah, Inilah Isi Injil Barnabas yang Memuat Berita Kedatangan Muhammad SAW !

Penemuan Injil kuno yang diyakini berusia 1500 tahun telah membuat heboh. Yang membuat gempar, Injil kuno tersebut ternyata memprediksi kedatangan Nabi Muhammad SAW sebagai penerus risalah Isa (Yesus) di bumi.
 
Sebagian orang memprediksi injil tersebut adalah Injil Barnabas. Menurut mailonline, injil yang tersimpan di Turki itu ditulis tangan dengan tinta emas menggunakan bahasa Aramik. Inilah bahasa yang dipercayai digunakan Yesus sehari-hari. Dan di dalam injil ini dijelaskan ajaran asli Yesus serta prediksi kedatangan penerus kenabian setelah Yesus. Alkitab kuno ini sekarang di simpan di Museum Etnografi di Ankara, Turki.
 
Dalam Injil Barnabas memang diungkapkan tentang akan datangnya Rasul bernama Muhammad SAW, setelah Nabi Isa. Berikut ini isi Injil Barnabas yang menyebut tentang Nabi Muhammad:
Bab 39 Barnabas: ”Terpujilah nama-Mu yang kudus, ya Allah Tuhan kita… Tiada Tuhan Selain Allah dan dan Muhammad adalah utusan-Nya”.
 
Masih pada bab 39 yang mengisahkan tentang Nabi Adam, nama Nabi Muhammad SAW juga disebut dalam dialog antara Nabi Adam dengan Tuhan. ”…Apa arti kata-kata, Muhammad utusan Allah, apakah ada manusia sebelum aku?”
 
Bab 41 Barnabas: “Atas perintah Allah, Mikael mengusir Adam dan Hawa dari surga, kemudian Adam keluar dan berbalik melihat tulisan pada pintu surga ‘Tiada Tuhan Selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah…”
 
Bab 44 Barnabas: Pada bab ini Yesus atau Nabi Isa menyebut nama Nabi Muhammad. ”Oh, Muhammad Tuhan bersamamu…”
 
Bab 97: Yesus menjawab, “Nama Mesias sangat mengagumkan, karena Allah sendiri yang memberinya nama, ketika menciptakan jiwanya dan menempatkannya di dalam kemuliaan surgawi. Allah berkata: ‘Tunggu Muhammad; karena kamu Aku akan menciptakan firdaus, dunia, dan banyak makhluk… Siapa pun yang memberkatimu akan diberkati, dan barangsiapa mengutukmuu akan dikutuk..”
 
Bab 112: Dalam bab ini Nabi Isa (Yesus) bercerita kepada Barnabas bahwa dirinya akan dibunuh. Namun, kata Nabi Isa, Allah aka membawanya naik dari bumi. Sedangkan orang yang dibunuh sebenarnya adalah seorang pengkhianat yang wajahnya diubah seperti Nabi Isa. Dan orang-orang akan percaya bahwa yang disalib itu adalah Nabi Isa. ”Tetapi Muhammad akan datang… Rasul Allah yang suci,” kata Nabi Isa. Nama Nabi Muhammad juga disebut pada Bab 136, 163, dan 220. Isi Injil Barnabas di atas dikutip dari barnabas.net.
 
Menurut Laman Al-Arabiya, meskipun spekulasi tentang kitab kuno yang diduga sebagai Injil Barnabas itu meramalkan kedatangan Islam, namun sejauh ini tidak ada bukti yang menegaskan hipotesis tersebut.
 
Walau Injil Barnabas “mengakui” kedatangan Islam dan Nabi Muhammad SAW, namun skeptisisme tetap muncul karena kontradiksinya dengan Alquran. “Sebab, sebagian besar studi tentang kitab ini menyatakan Injil Barnabas hanya kembali ke 500 tahun yang lalu. Sementara, Alquran telah ada sejak 1400 tahun silam,” demikian tulis Al-Arabiya, Senin (27/2).
 
Adanya kontradiksi inilah yang menjadi alasan utama mengapa para sarjana Arab mengabaikan terjemahan bahasa Arab Injil tersebut, yang diterbitkan 100 tahun lalu. Sebagaimana diulas secara rinci oleh penulis dan pemikir Mesir, Abbas Mahmoud Al-Akkad.
 
Dalam sebuah analisis yang ditulisnya pada 26 Oktober 1959 di surat kabar Al-Akhbar, Akkad mengatakan deskripsi neraka dalam Injil Barnabas didasarkan pada informasi yang relatif baru yang tidak tersedia pada saat di mana teks itu seharusnya ditulis. “Sejumlah deskripsi yang tertulis dalam Injil itu merupakan kutipan orang-orang Eropa dari sumber-sumber Arab,” ungkapnya.
 
Seorang pendeta Protestan Ihsan Ozbek mengatakan Injil itu berasal dari abad ke-5 atau ke-6. Sementara Barnabas, yang merupakan pemeluk pertama Kristen hidup pada abad pertama.
 
“Salinan Injil di Ankara mungkin telah ditulis ulang oleh salah seorang pengikut Barnabas,” kata dia. Sebab, lanjutnya, ada jeda 500 tahun antara Barnabas dan penulisan salinan Inkjil. “Umat Islam mungkin akan kecewa bahwa Injil ini tidak ada hubungannya dengan injil Barnabas,” ujarnya.
 
Sementara Profesor Omer Faruk menilai Injil kuno itu perlu ditelusuri lebih lanjut guna memastikan Injil itu dibuat oleh Barnabas atau pengikutnya.  

Sumber: http_duaduniatrans77_blogspot_co_id/2015/11/inilah-isi-injil-barnabas-yang-memuat.html

Sabtu, 19 September 2015

Injil Berusia 1.500 Tahun Nyatakan Bukan Nabi Isa yang Disalib


Perdebatan panjang mengenai Nabi Isa ‘alaihissalam, atau dalam pandangan Kristen dinamakan “Yesus Sang Juru Selamat”, tidak sempat lekang ditelan bergulirnya era. Perdebatan itu bahkan tampaknya dapat kembali menguat seiring informasi ditemukannya kitab Injil berumur lebih dari 1.500 th.

Menurut website higherperspective.com yg dikutip web Inilah.com, Ahad (24/8/2014), dalam kitab Injil version Barnabas yg ditemukan itu terdapat pendapat bahwa Nabi Isa ‘alaihissalam atau Yesus, taksempat disalib. Yg disalib merupakanteman Nabi Isa yg berkhianat, yaitu Yudas Iskariot, atau dalam ajaran Islam dinamakanjuga sebagai “orang yg diserupakan bersama Nabi Isa ‘alaihissalam”, layaknya tercantum dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 157.

Injil Barnabas dikenal sbg Injil di luar Injil-injil kanonik yg direstui & diresmikan Vatikan, merupakan Injil-injil Matius, Markus, Lukas & Yohanes. Injil-injil yg direstui Vatikan ini tidak serupadgn Injil Barnabas.

Searahbersamahistoriyg dicatat Islam, Injil lanjut usia itu menyebutkan bahwa Yesus serentak diangkat ke surga, sementara Yudas bersama iradah Allah disamarkan maka menyerupai Yesus & disalibkan dalam prosesi sama sepertiyg diyakini sewaktu ini.

Bila ditelusuri terhadapweb barnabas.net, di BAB 112 terhadap Injil Barnabas dinyatakan bahwa Nabi Isa (Yesus) bercerita pada Barnabas, iadapat dibunuh. Tetapi, kata Nabi Isa, Allah dapat membawanya naik dari bumi. Sedangkan orang yg dibunuh sebenarnya yakniseseorang pengkhianat yg wajahnya diubah seperti Nabi Isa. &beberapa orangdapatyakin bahwa yg disalib itu ialah Nabi Isa.

”Tetapi Muhammad dapat datang… Rasul Allah yg suci,” kata Nabi Isa. Nama Nabi Muhammad pundinamakankepada Bab 136, 163, & 220. Seandainya dikaitkan antara mengisi Injil Barnabas dgninformasi dari higherperspective.com ygmenyebut bahwa yg disalib yakni Yudas, sehingga berarti ini yg disalib ialahrekan Nabi Isa ‘alaihissalam ygsudah berkhianat.

Kepada 28 Pebruari 2012 dulusudah diberitakan bahwa sudah ditemukan di Turki satu buah Injil berumur 1.500 thnyg menceritakan kehadiran Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Menteri Budaya & Pariwisata Turki terhadapdikala itu, Ertugul Gunay, menyampaikansearahdgn keyakinan Islam, Injil ini memperlakukan Yesus yang merupakan manusia, bukan “Tuhan”. Fakta ini, sekaligus menolak konsepide tritunggal & penyaliban Yesus.

“Penemuan terbesar ya Injil tersebut, yg ditaksir berharga 28 juta dollar AS,” catat higherperspective.com

Web ini posting, para ahli menegaskan bahwa Injil tersebut ori. Injil itu ditulis dgn tinta emas dalam bahasa Aramaic—bahasa ygdimanfaatkan Yesus.

Sumber : dakwatuna

Sabtu, 12 September 2015

Nabi Isa Tak Pernah Disalib, Tertulis Di Injil Berusia 1500 Tahun Ini. Lalu Siapa Yang Disalib?

Perdebatan panjang mengenai Nabi Isa ‘alaihissalam, atau dalam pandangan Kristen dinamakan “Yesus Sang Juru Selamat”, tidak sempat lekang ditelan bergulirnya era. Perdebatan itu bahkan tampaknya dapat kembali menguat seiring info ditemukannya kitab Injil berumur lebih dari 1.500 th.
Dalam kitab Injil version Barnabas yg ditemukan itu terdapat opini bahwa Nabi Isa ‘alaihissalam atau Yesus, tak sempat disalib. Yg disalib ialah teman Nabi Isa yg berkhianat, yaitu Yudas Iskariot, atau dalam ajaran Islam dinamakan yang merupakan “orang yg diserupakan bersama Nabi Isa ‘alaihissalam”, layaknya tercantum dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 157.
 
Injil Barnabas dikenal sbg Injil diluar Injil-injil kanonik yg direstui & diresmikan Vatikan, adalah Injil-injil Matius, Markus, Lukas & Yohanes. Injil-injil yg direstui Vatikan ini tidak serupa dgn Injil Barnabas.

Searah bersama peristiwa yg dicatat Islam, Injil lanjut umur itu menyebut bahwa Yesus serta-merta diangkat ke surga, sementara Yudas dgn iradah Alloh disamarkan maka menyerupai Yesus & disalibkan dalam prosesi layaknya yg diyakini sejauh ini. 


Seandainya ditelusuri lebih dalam, Injil Barnabas dinyatakan bahwa Nabi Isa (Yesus) bercerita pada Barnabas, ia dapat dibunuh. Tetapi, kata Nabi Isa, Alloh bakal membawanya naik dari bumi. Sedangkan orang yg dibunuh sebenarnya merupakan satu orang pengkhianat yg wajahnya diubah seperti Nabi Isa. & beberapa orang bakal yakin bahwa yg disalib itu yakni Nabi Isa.

”Tetapi Muhammad bakal datang… Rasul Alloh yg suci,” kata Nabi Isa. Nama Nabi Muhammad serta dinamakan kepada Bab 136, 163, & 220. Kalau dikaitkan antara mengisi Injil Barnabas bersama info yg menyatakan bahwa yg disalib yaitu Yudas, sehingga berarti ini yg disalib yaitu rekan Nabi Isa ‘alaihissalam yg sudah berkhianat. 

Terhadap 28 Pebruari 2012 dulusudah diberitakan bahwa sudah ditemukan di Turki suatu Injil berumur 1.500 thyg menceritakan kehadiran Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Menteri Budaya & Pariwisata Turki kepadawaktu itu, Ertugul Gunay, mengemukakansearahdgn keyakinan Islam, Injil ini memperlakukan Yesus yang merupakan manusia, bukan “Tuhan”. Fakta ini, sekaligus menolak rencanaide tritunggal & penyaliban Yesus.

“Penemuan terbesar ya Injil tersebut, yg ditaksir berharga 28 juta dollar AS,”
Bahkan, para ahli menegaskan bahwa Injil tersebut original. Injil itu ditulis dgn tinta emas dalam bahasa Aramaic—bahasa ygdifungsikan Yesus.

Senin, 10 Agustus 2015

Injil Berusia 1.500 Tahun Nyatakan Bukan YESUS yang Disalib





Perdebatan panjang berkaitan Nabi Isa ‘alaihissalam, atau dalam pandangan Kristen dinamakan “Yesus Sang Juru Selamat”, tidak sempat lekang ditelan bergulirnya era. Perdebatan itu bahkan tampaknya bakal kembali menguat seiring info ditemukannya kitab Injil berumur lebih dari 1.500 thn.

Menurut website higherperspective.com yg dikutip web Inilah.com, Ahad (24/8/2014), dalam kitab Injil version Barnabas yg ditemukan itu terdapat opini bahwa Nabi Isa ‘alaihissalam atau Yesus, tak sempat disalib. Yg disalib yaitu teman Nabi Isa yg berkhianat, ialah Yudas Iskariot, atau dalam ajaran Islam dinamakan juga sebagai “orang yg diserupakan dgn Nabi Isa ‘alaihissalam”, sama seperti tercantum dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 157.

Injil Barnabas dikenal yang merupakan Injil di luar Injil-injil kanonik yg direstui & diresmikan Vatikan, ialah Injil-injil Matius, Markus, Lukas & Yohanes. Injil-injil yg direstui Vatikan ini tidak serupa bersama Injil Barnabas.

Searah dgn histori yg dicatat Islam, Injil lanjut usia itu menyebut bahwa Yesus serentak diangkat ke surga, sementara Yudas bersama iradah Allah disamarkan maka menyerupai Yesus & disalibkan dalam prosesi layaknya yg diyakini tatkala ini.

Apabila ditelusuri terhadap web barnabas.net, di BAB 112 kepada Injil Barnabas dinyatakan bahwa Nabi Isa (Yesus) bercerita terhadap Barnabas, dirinya bakal dibunuh. Tetapi, kata Nabi Isa, Allah dapat membawanya naik dari bumi. Sedangkan orang yg dibunuh sebenarnya ialah satu orang pengkhianat yg wajahnya diubah seperti Nabi Isa. & beberapa orang bakal yakin bahwa yg disalib itu merupakan Nabi Isa.

”Tetapi Muhammad dapat datang… Rasul Allah yg suci,” kata Nabi Isa. Nama Nabi Muhammad pun dinamakan terhadap Bab 136, 163, & 220. Apabila dikaitkan antara isikan Injil Barnabas bersama informasi dari higherperspective.com yg menyatakan bahwa yg disalib merupakan Yudas, sehingga berarti ini yg disalib yakni teman Nabi Isa ‘alaihissalam yg sudah berkhianat.

Kepada 28 Pebruari 2012 dulu sudah diberitakan bahwa sudah ditemukan di Turki suatu Injil berumur 1.500 thn yg menceritakan kehadiran Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Menteri Budaya & Pariwisata Turki terhadap diwaktu itu, Ertugul Gunay, menyampaikan searah bersama keyakinan Islam, Injil ini memperlakukan Yesus sbg manusia, bukan “Tuhan”. Fakta ini, sekaligus menolak konsep rencana tritunggal & penyaliban Yesus.

“Penemuan terbesar ya Injil tersebut, yg ditaksir berharga 28 juta dollar AS,” catat higherperspective.com

Web ini posting, para ahli menegaskan bahwa Injil tersebut ori. Injil itu ditulis bersama tinta emas dalam bahasa Aramaic—bahasa yg diperlukan Yesus.