Tampilkan postingan dengan label kaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kaya. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Juni 2016

Tak Perlu Kaya Untuk Sebuah Kesetiaan, Tak Perlu Mewah Untuk Sebuah Kebahagian

tidak butuh kaya buat suatu kesetiaan tidak butuh elegan buat kebahagian, , silahkan di share/bagikan inspirasi ini, mudah - mudahan bermamfaat

tidak butuh kaya buat suatu kesetiaan
tidak butuh elegan buat kebahagian
tidak butuh jabatan dan juga pangkat buat mahligai cinta

yg di butuhkan pendamping merupakan komitmen
yg di butuhkan pendamping merupakan perhatian
yg di
butuhkan pendamping adalah
kejujuran

kandas dalam ber - tugas itu lebih baik daripada kandas dalam membina rumah tangga.. .
dari abu hurairah, ia mengatakan: rasulullah bersabda: orang mukmin yang amat sempurna imannya yakni yang amat baik akhlaknya, dan juga orang yang amat baik (ahlak) diantara kamu yakni yang amat baik terhadap istrinya





 [sumber: satucerita. com ]

Sabtu, 28 Mei 2016

Lebih Utama Mana, Orang Kaya Yang Bersyukur atau Orang Miskin Yang Bersabar?

duit merupakan segalanya.. tidak juga
tetapi dengan duit kita dapat aman..
dengan duit kita dapat beribadah lebih..
kita dapat ber haji..
kita dapat berbagi..
kita dapat penuhi seluruh ibadah yang terdapat.. . .
seluruhnya tanpa terkecuali..
seperti itu yang kadangkala keluar dari benak aku dikala aku mau kaya..
tetapi..
dikala kita dikayakan sedikit dari kemiskinan kita, serasa susah sekali kita berbagi. manusia hendak condong mempertahankan kerasa amannya ditingkatan tingkat dimana ia dikayakan, dan juga berupaya menaikkan tingkat kekayaannya buat menaikkan tingkat kenyamanannya.. terus begitu kembali, mulai dari tingkat kekayaan terendah.. naik 1 tingkat, pingin coba tingkat ke 2, dikasi tingkat 2 pengen naik ke 3 dan juga seterusnya..
seperti itu hakekat hidup manusia..
manusia mana yang hidup ingin mengidap?
rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَوْ أَنَّ لاِبْنِ آدَمَ مِثْلَ وَادٍ مَالاً لأَحَبَّ أَنَّ لَهُ إِلَيْهِ مِثْلَهُ ، وَلاَ يَمْلأُ عَيْنَ ابْنِ آدَمَ إِلاَّ التُّرَابُ ، وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَى مَنْ تَابَ
“seandainya manusia mempunyai lembah berisi harta, tentu dia masih menginginkan harta yang banyak misalnya itu pula. mata, perut dan juga mulut manusia barulah penuh bila diisi dengan tanah. allah tentu hendak menerima taubat untuk siapa aja yang mau bertaubat. ” (hr. bukhari)
sering - kali buat mencari kenyamanan itu (kekayaan) , kita menanggalkan keimanan kita, membikin sesuatu ketentuan baru yang membetulkan apa yang kita perbuat, sementara itu itu dalam islam dilarang..
" semisal hukum membungakan duit di bank "
" mengambil untung diperniagaan dengan trik yang salah, contoh: bahwa beli satu: 1000rp, tetapi beli 2 lebih hemat cukup 900rp aja.. .
sementara itu hukumnya membagikan 2 harga itu dilarang dalam berdagang, dls.
kita kurang ingat bahwa sesungguhnya kerasa aman itu tidaklah diukur dari kekayaan modul, melainkan kekayaan hati.
allah swt kerap sekali menegaskan kita dengan suatu yang dekat dengan kita ialah sakit. siapa didunia ini yang ngak sempat sakit?
dikala nikmat kesembuhan itu diambil..
hingga hilanglah nikmat harta..
allah swt kerap sekali menegaskan kita dengan suatu yang dekat dengan kita ialah cinta
dikala nikmat cinta itu diambil..
hingga hilanglah nikmat harta..
kita sudah dianugerahkan kekayaan yang tidak terbatas.. dialah syukur
kerasa aman itu terdapat di hati.. seberapa besar kerasa syukur kita, hingga sekaya seperti itu kita.
rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ
“kekayaan (yang hakiki) tidaklah dengan banyaknya harta. tetapi kekayaan (yang hakiki) merupakan hati yang senantiasa terasa cukup. ” (hr. bukhari nomor. 6446 dan juga muslim nomor. 1051)
dalam hadits disebutkan kalau sa’ad menyangka kalau dia mempunyai kelebihan dari teman yang lain karna melimpahnya dunia pada pribadinya, lalu rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
هَلْ تُنْصَرُوْنَ وَتُرْزَقُوْنَ إِلاَّ بِضُعَفَائِكُمْ
“kalian cumalah menemukan pertolongan dan juga rezeki dengan karena terdapatnya orang - orang lemah dari golongan kalian” (hr. bukhari nomor. 2896).
mempunyai kelebihan harta pada diri kita itu tidak lain cumalah duit buat dipecah.. kekayaan itu tidaklah kepunyaan kita melainkan kepunyaan mreka yang dikira miskin
kita yang kaya dan juga yang miskin itu sama
karena kaya itu karna titipan allah swt, dan juga karena miskin itu karna kekayaan yang tidak dipecah.. . hingga celakalah untuk sang kaya yang terasa kekayaan itu cumalah berkah dari allah untuknya..
miskin itu bukanlah haram dalam islam, melainkan perbuatan memohon memohon dan juga menyangka pribadinya lemah dimata dunia.. seperti itu yang menjadikannya haram
tetapi bukan berarti dalam islam kita dianjurkan buat miskin dan juga memohon memohon, karna sebaik baiknya tangan di atas lebih baik dari tangan di dasar.
banyak sekali orang berpura pura miskin kemudian memohon mintanya diperuntukan suatu ladang pekerjaan dan juga buatnya bermalas malasan.. didalam islam tidak dianjurkan kita buat memohon, melainkan silih memberi
“namanya miskin tidaklah orang yang tidak menolak satu ataupun 2 suap santapan. hendak namun miskin merupakan orang yang tidak memiliki kecukupan, lalu dia juga malu ataupun tidak memohon dengan trik mendesak” (hr. bukhari nomor. 1476).
rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
يَدْخُلُ فُقَرَاءُ الْمُؤْمِنِينَ الْجَنَّةَ قَبْلَ الأَغْنِيَاءِ بِنِصْفِ يَوْمٍ خَمْسِمِائَةِ عَامٍ
“orang beriman yang miskin hendak masuk surga saat sebelum orang - orang kaya ialah lebih dahulu separuh hari yang sama dengan 500 tahun. ” (hr. ibnu majah nomor. 4122 dan juga tirmidzi nomor. 2353. angkatan laut (AL) hafizh abu thohir berkata kalau sanad hadits ini hasan)
satu hari di akhirat sama dengan seribu tahun di dunia. sebagaimana yang allah ta’ala sebutkan,
وَإِنَّ يَوْمًا عِنْدَ رَبِّكَ كَأَلْفِ سَنَةٍ مِمَّا تَعُدُّونَ
“sesungguhnya satu hari di sisi tuhanmu merupakan serupa seribu tahun bagi perhitunganmu. ” (qs. angkatan laut (AL) hajj: 47). oleh karenanya, separuh hari di akhirat sama dengan 500 tahun di dunia.
ada juga firman allah ta’ala,
فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ
“dalam satu hari yang kadarnya limapuluh ribu tahun” (qs. angkatan laut (AL) ma’arij:
karna seperti itu kaya dan juga miskin itu sama.. malah kaya itu merupakan cobaan terberat, karna dengan kekayaan itu pertanggung jawabannya banyak. sebaliknya sang miskin ia cuma butuh mempertanggung jawabkan sedikit kekayaannya buat dapat lekas masuk ke surga
kemudian yang utama, orang kaya ataukah orang miskin?
orang kaya memiliki kemudahan buat gampang bersedekah.
orang miskin juga disebutkan dalam hadits hendak masuk surga 500 tahun lebih dulu dari orang kaya.
kaya ataupun miskin yang utama?
allah ta’ala berfirman,
إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ
“sesungguhnya orang yang amat mulia diantara kalian disisi allah yakni orang yang amat taqwa diantara kalian. ” (qs. angkatan laut (AL) hujurat: 13)
syaikhul islam ibnu taimiyah sempat ditanyakan menimpa keutamaan sesuatu perihal dari yang yang lain, di antara lain dia ditanyakan menimpa manakah yang lebih utama antara orang kaya yang pandai bersyukur ataupun orang miskin yang senantiasa bersabar. kemudian dia jawab dengan jawaban yang amat memuaskan, “yang amat afdhol (utama) di antara keduanya merupakan yang amat bertaqwa kepada allah ta’ala. bila orang kaya dan juga orang miskin tadi sama dalam taqwa, hingga berarti mereka sama derajatnya. ” (badai’ul fawaidh, 3: 683).
oleh karna itu, banyak berdo’alah pada allah supaya senantiasa diberi kecukupan. do’a yang senantiasa dipanjatkan oleh nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam merupakan do’a:
اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى
“allahumma inni as - alukal huda wat tuqo wal ‘afaf wal ghina” (ya allah, saya memohon pada - mu petunjuk, ketakwaan, dikasih watak ‘afaf dan juga ghina) (hr. muslim nomor. 2721)
an nawawi –rahimahullah - berkata, “”afaf dan juga ‘iffah bermakna menjauhkan dan juga menahan diri dari perihal yang tidak diperbolehkan. sebaliknya angkatan laut (AL) ghina merupakan hati yang senantiasa terasa cukup dan juga tidak perlu pada apa yang terdapat di sisi manusia. ” (angkatan laut (AL) minhaj syarh shahih muslim bin angkatan laut (AL) hajjaj, 17/41, dar ihya’ at turots angkatan laut (AL) ‘arobi).
berarti dalam do’a ini kita memohon pada allah [1] petunjuk (anugerah) , [2] ketakwaan, [3] watak menjauhkan diri dari yang haram, dan juga [4] kecukupan.
****************************
mudah - mudahan allah menjadikan kita bagaikan hamba yang senantiasa mempunyai watak ghina yang senantiasa terasa cukup dengan nikmat harta yang allah bagikan. amin




(sumber : iqroalquranhadis.blogspot.co.id)

Rabu, 25 Mei 2016

Karena Gemar Santuni Anak Yatim, Kini Dede Berpenghasilan Diatas 400 Juta Per Bulan

suatu cerita nyata yang dapat jadi inspirasi untuk kita seluruh, cerita ini sesungguhnya sudah lama sekali dan juga sempat dilansir di majalah hidayatullah, mudah - mudahan sehabis membaca cerita ini kita dapat mengambil hikmah dan juga pelajaran darinya.

jangan kurang ingat sehabis membaca disharingkan pada yang lain lewat facebook / twitter dll, supaya berguna dan juga dapat menginspirasi seluruh orang buat berbuat baik.

berawal dari pengangguran yang luntang lantung mecari pekerjaan, pemuda ini setelah itu jadi karyawan biasa di suatu industri, kemudian pindah - pindah kerja karna bangkrut, saat ini dia sukses melangsungkan usahanya seorang diri. lulus dari stm di ciamis, jawa barat, dede achmad mugiono berupaya mengadu nasib ke kota bandung. di kota kembang ini dia diterima di suatu pabrik garmen bagaikan teknisi listrik. pekerjaan ini dia lakoni sepanjang 12 tahun, mulai dari karyawan biasa sampai kepala penggalan.

karna pabriknya bangkrut, dede terpaksa berpindah - pindah kerja. di industri terakhir, dede pula memandang hendak hadapi perihal yang sama. sampai sesuatu hari bosnya mengatakan, �dede, kalian ini sesungguhnya orang pintar dan juga tidak pantas jadi karyawan. �

kala tempat kerjanya bangkrut, dede menemukan pesangon rp 1 juta dan juga ekstra dari bosnya rp 1 juta. �saya siuman bila duit segitu bila dibelanjakan hendak habis dalam hitungan hari, � kenang dede. dia setelah itu berfikir, duit rp 1 juta itu dia pakai buat membayar duit wajah motor bagaikan modal usaha.

dengan motor itu dia menawarkan jasa servis ke perusahaan - perusahaan garmen. karna kegigihan dan juga layanan yang memuaskan, dalam waktu tidak lama dia sudah memiliki 6 pelanggan pabrik garmen dengan keseluruhan jumlah mesin jahit dekat 200 biji. pemasukan dari jasa servis itu cukup cukup dan juga dapat buat menopang hidupnya di jakarta.

sesuatu hari rekan kerjanya menawari kerja sama membuka usaha konveksi. kerjasama ini sifatnya barter, sang rekan mau menggunakan ilmu dan juga pengalaman dede dalam bisnis garmen.

dede menyongsong suka cita tawaran itu dan juga menyimpan harapan besar dari usaha baru ini. dengan modal rp 50 juta, dia mulai membuka usaha konveksi dengan membeli mesin jahit dan juga olahan penciptaan. mesin jahit tersebut tidak seluruh diperuntukan perlengkapan penciptaan. bila terdapat yang perlu, mesin itu dijual berulang.

tidak lama, usaha dede menuai sukses. produknya sanggup menembus amerika. tetapi di dikala dia menikmati kesuksesan, setimpal konvensi dini, temannya hendak menarik modal tersebut. �saya sudah siap mandiri, gimana dengan pak dede? kapan hampir pak dede siap? � ungkap si rekan ketika itu.

tentu aja itu jadi pukulan berat untuk dede. terlebih dikala itu pesanannya mulai terdapat isyarat menyusut sehabis kejadian runtuhnya tower wtc di amerika tahun 2001. kejadian itu secara langsung berefek pada aktivitas perekonomian negara paman sam, tidak terkecuali produk garmen.

tetapi si rekan masih berbaik hati dengan berikan peluang dede sepanjang 3 bulan lagi. peluang tersebut dia manfaatkan buat mencari keuntungan sebanyak - banyak bagaikan modal kala si rekan betul - betul memutus kerjasama.

kerja keras dede membuahkan hasil. dia sukses mendapatkan keuntungan rp 7 juta. duit tersebut dia pakai membeli mesin jahit sebanyak 10 buah. dia juga dengan berani mengontrak rumah bagaikan tempat usaha sebesar rp 5 juta pertahun. �alhamdulillah, kontraknya tidak dibayar dimuka, � kenangnya.
bersamaan dengan waktu, usaha konveksi dan juga jual beli mesin jahit dede mulai tumbuh. karna terasa cukup modal, kesimpulannya tahun 2005 dia mendirikan cv tunas utama mesin bagaikan payung usaha. dengan bendera ini, dia mulai bermain pada skala yang lebih besar.

tahun 2007, terdapat suatu pabrik garmen hadapi pailit. pabrik tersebut banyak permasalahan dan juga si owner kabur saat sebelum menuntaskan urusan dengan karyawannya. tidak terdapat industri ataupun owner modal yang ingin mengambil alih.

�padahal sesungguhnya pabrik tersebut masih memiliki peninggalan ratusan mesin jahit senilai rp 200 juta, � jelas dede. pihak menejemen seorang diri mau menjual mesin jahit tersebut secara borongan. lagi - lagi tidak terdapat pihak yang berani ataupun tertarik buat membelinya.

dengan hasrat mau membantu, dede menawarkan diri buat membelinya. walaupun dia seorang diri tidak memiliki duit sebanyak itu. dia cuma memiliki duit rp 25 juta dan juga sisanya dibayar dengan trik mencicil.

di luar perkiraan tawaran dede disetujui oleh pihak menejemen. dan juga hebatnya, dalam tempo satu bulan pembayaran dapat lunas.

saat ini, usaha dede terus tumbuh. jumlah karyawannya 8 orang. omsetnya sudah menggapai ratusan juta rupiah masing - masing bulannya.

kala ditanya, dia enggan mengatakan secara tentu. tetapi yang jelas tiap bulannya dede sanggup mengangsur ratusan juta. �nggak ketahui ya berapa omsetnya, yang jelas masing - masing bulan aku membayar kewajiban kepada rekan bisnis rp 400 juta, � jelasnya.


sedekah kulkas

keberhasilan dede dalam berbisnis nyatanya dilandasi oleh semangatnya yang terasa tidak sempat rugi dalam berbisnis.

baginya, perkataan rugi berarti tidak percaya kalau rezeki datangnya dari allah ataupun ber - su�udzan (berburuk sangka) kepada allah. menurutnya, berbisnis ataupun berdagang wajib berprinsip senantiasa untung.

�untung tidak dimaksud secara modul (duit) semata, tetapi karna berdagang merupakan diniatkan bagaikan ibadah hingga keuntungan tersebut dapat berbentuk pahala, ikatan silaturahim ataupun kemudahan yang lain, � jelasnya.

tidak hanya itu, dede pula memiliki kepercayaan kalau dalam melangsungkan bisnis tidak boleh melupakan zakat dan juga sedekah. ini yang dia buktikan.

sesuatu dikala pada bulan ramadhan, dia membaca di koran terdapat panti asuhan anak memerlukan perlengkapan rumah tangga. dede langsung teringat pada kulkasnya. dia setelah itu mensedekahkan kulkas tersebut kepada panti asuhan itu.

sehabis peristiwa tersebut dede banyak menemukan kemudahan dalam bisnisnya. antara lain, dia menemukan order yang tidak terduga sebelumnya. sebagian relasinya yang memiliki hutang kepadanya, membayar dengan tunai. �padahal aku sudah kurang ingat utang mereka, � terangnya.

semenjak itu dia terus menjadi percaya kalau zakat, infak, dan juga sedekah tentu hendak ditukar oleh allah dengan yang lebih banyak lagi.

sehabis peristiwa itu, dia juga dengan bahagia hati meminjamkan rumahnya ke suatu panti asuhan buat sebagian tahun. �kita wajib percaya dengan janji allah, bukan sekadar di akhirat, di dunia kita sudah dapat merasakan. terlebih dengan menyantuni anak yatim, doa - doa mereka hendak jadi kekokohan untuk kita. jadi jangan ragu buat berbagi, � anjuran ayah 4 anak ini.

kedermawanan dede tidak sekadar jadi donatur suatu panti asuhan aja, tetapi sudah sebagian tahun ini pribadinya beserta istri pula tengah mengurus sebagian anak yatim dan juga dhuafa.

paling tidak terdapat 40 anak asuh yang mereka santuni. sebagian besar mereka masih tinggal berbarengan keluarganya. �supaya mereka tidak terpisah ataupun tercabut dari kasih sayang keluarganya, � jelas dede.

tidak hanya itu, dia juga senantiasa berupaya melakukan ibadah sebaik bisa jadi. dari hasil usahanya itu, dia berbarengan istrinya dapat menunaikan haji ke baitullah. �dengan banyak bersedekah, insya allah usaha kita hendak dilancarkan oleh allah, � pungkasnya.

salam terkasih. .
dari teman buat teman. . . . . . mudah - mudahan cerita nyata diatas dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci


(sumber : tolongsebarkan.id)

Selasa, 24 Mei 2016

Hidup Bukan Soal Kaya Ataupun Miskin. Tetapi, Tentang Sabar dan Bersyukur !!

banyak sekali informasi yang mengetengahkan tema bersyukur dan juga ajakan buat tetap tabah. judul diatas aku kutip dari seseorang guru yang amat aku kagumi. ustaz subhan bawazier, mudah - mudahan allah memanjangkan usia dia dalam ikhlas berbagi ilmu kepada kita yang jauh dari alim. menyoal hidup yan makin hari makin merasa berat. terdapat satu kunci yang dapat membikin hidup tras lebih ringan. membikin senyum lebih terkembang ikhlas.

ndilalah, permasalahan demi maslaah dalam hidup terus menari di dapan mata. seakan meledek kita yang tengah terngah - engah mengejar seluruh kebutuhan hidup. naif bila kita menafikan modul dalam hidup. naif pula apabila kita serta - merta buatnya bagaikan salah satunya tujuan hidup. karna senang merupakan tentang kerasa.

percayalah, manusia tidak hendak sempat memiliki segalanya.

islam merupakan agama yang membikin hambanya berserah diri secara utuh kepada yang maha. karna tidak satu sebab juga buat bargaining dengan perintah ataupun larangannya. itu merupakan kesempurnaan suatu agama. menerima seluruhnya. melangsungkan penuh kerelaan.

tentu aja kalian sempat memandang ataupun kenali orang yang terlihat memiliki segalanya. hdup bergelimang harta, karir brilian, keluarga senang, reputasi tanpa cela, pakar ibadah, berjiwa sosial, dan juga senantiasa mencintai. orang yang secara zahir membikin kita pantas iri dengannya. tetapi sekali lagi, percayalah, manusia memiliki keterbatasan buat memandang. kita cuma dapat menganalisa dari jauh. kemudian dengan pongah mengambil kesimpulan dan juga memercayai apa yang mau kita percayai.

titik terendah seseorang manusia bukan dikala dia tidak mempunyai whatever di kantongnya. tetapi ketiadaan iman di relung hatinya.

putus cinta, dikhianati, diabaikan, dan juga diperlakukan semena - mena acapkali membikin kita jatuh. tersungkur meratapi betapa hina dan juga rendahnya kita dalam hidup ini. setelah itu diam - diam menaruh dendam, menggubah kalimat - kalimat rutukan yang kita ketahui tidak dapat mengganti whatever yang telah, hendak, dan juga tengah terjalin.

terlebih, manusia amat membenci momen dikala dia tidak miskin secara modul. dikala saldo rekening tidak lagi mampu menghidupi, dikala seluruh berbagai kebutuhan merasa luar biasa mahal. dikala itu kita hendak terasa mengidap yang sesungguhnya. wajib diakui, modul merupakan teman karib manusia.

tetapi, di atas seluruh itu. perasaan ketiadaan dan juga ketidakberdayaan yang sesungguhnya bukan berasal dari ketiadaan modul. aku tidak berupaya buat mengatakan bijak di mari. tetapi benar, logikanya modul bertabiat konkrit dan juga gampang habis. sedangkan itu, kepemilikan iman di hati hendak tetap kekal. meneguhkan dan juga menyemangati hidup.

dikala ini, di luar situ. terdapat ribuan orang yang rela mati buat dapat hidup serupa kalian.

gimana trik memunculkan perasaan bersyukur? merupakan dengan menyudahi meringik. dengan menempatkan diri secara pas. karna secara alamiah, manusia tidak hendak sempat terasa lebih baik dari sesamanya. buat itu, dikala banyak nikmat hidup telah direngkuh. alih - alih menyibukkan diri dengan selusin rencana individu yang duniawi. coba sempatkan waktu buat berkata dalam hati. " terdapat berapa banyak orang yang hidupnya tidak lebih beruntung dari aku? "

tabah itu kata watak. bukan kata barang yanng terbatas kuantitas dan juga kualitasnya.

tabah itu terdapat batasnya. habis sudah kesabaran aku. kalian pikir, aku masih dapat tabah?

aku emmang belum mengecek apa arti tabah dalam kamus besar bahasa indonesia. tetapi, bila boleh mengutarakan maknanya, buat aku, tabah merupakan kata watak. dan juga tiap kata watak itu tidak terikat dimensi. maksudnya, tidak terdapat batas yang ajeg untk memastikan seberapa besar ataupun kecil ataupun banyak ataupun sedikit jumlah dan juga/ataupun mutunya.

kata watak itu relatif. memiliki parameter berubah buat tiap orang. kita benar dapat mengambil suara paling banyak ataupun kerutinan publik buat memaknai kata tabah. tetapi senantiasa aja, tabah senantiasa terpaut dengan keadaan dan juga suasana. isu yang dinaikan tidak sempat dapat digeneralisasi. oleh karenanya, bagaikan makhluk yang tetap bergerak. mengalami jutaan mungkin. kerasanya amat sombong bila secara individu kita menghalangi kerasa tabah buat diri seorang diri.




[sumber: renunganislam.com]

Senin, 23 Mei 2016

Tak Perlu Kaya Untuk Sebuah Kesetiaan, Tak Perlu Mewah Untuk Sebuah Kebahagian

tidak butuh kaya buat suatu kesetiaan tidak butuh elegan buat kebahagian, , silahkan di share/bagikan inspirasi ini, mudah - mudahan bermamfaat

tidak butuh kaya buat suatu kesetiaan
tidak butuh elegan buat kebahagian
tidak butuh jabatan dan juga pangkat buat mahligai cinta

yg di butuhkan pendamping merupakan komitmen
yg di butuhkan pendamping merupakan perhatian
yg di butuhkan pendamping merupakan kejujuran

kandas dalam ber – tugas itu lebih baik daripada kandas dalam membina rumah tangga…
dari abu hurairah, ia mengatakan: rasulullah bersabda: orang mukmin yang amat sempurna imannya yakni yang amat baik akhlaknya, dan juga orang yang amat baik (ahlak) diantara kamu yakni yang amat baik terhadap istrinya




(sumber: dunia - imformasi. com )

Sabtu, 21 Mei 2016

Terimalah Segala Sesuatu Dengan Rasa Cukup Kau Akan Kaya Selamanya

bersabarlah dikala diberi musibah
bersabarlah dikala kau sedih
bersabarlah dikala kau patah hati.
allah lagi mengujimu
bersabarlah menunggu jodohmu.
bersabarlah mencari rezeki.
bersabarlah menunggu doa terkabul.
bersabarlah menanti rida - nya.
allah menyayangimu.

terimalah seluruh suatu dengan kerasa cukup kau hendak kaya selamanya

bila kau senantiasa terasa kurang, kau hendak terasa miskin terus sepanjang hidup kamu.


orang kaya tidaklah orang yang bergelimang harta.
orang kaya merupakan orang yang senantiasa terasa cukup.
terimalah seluruh yang kau miliki dengan kerasa cukup.
allah tidak menggemari orang - orang yang kelewatan. bila kau terasa cukup dan juga senantiasa bersyukur, kau hendak terasa kaya sepanjang hidup kamu.



[sumber: reportaseterkini. net]

Minggu, 15 Mei 2016

Setelah Meninggalkan Riba, Pengusaha Muslim Ini Akhirnya Dapat Melunasi Hutang 40 Milyar, Kok Bisa???

Elang Gumilang, tidak berubah sejak 8 tahun lalu saya mengenalnya, tetap bersahaja.. Setiap yang keluar dari mulutnya selalu bermakna. 

Telah enam kali saya tidur sekamar dengannya, ketika dulu kami mengisi seminar bareng di berbagai kota. Ngobrol hingga larut malam, mendengar visinya tentang ekonomi Islam yang selalu membuat saya mendengkur duluan. Ilmunya melesat jauh di depan, visinya sudah 100 km ketika saya masih 1 km. 

Tiap pagi di kamar dia yang minta ijin sholat dhuha duluan, khusuk di atas sajadah kecilnya. Sejak remaja sudah menempa hidupnya jualan donat, jualan minyak, sampai ketika kuliah IPB, tak malu jualan lampu di kampusnya. Semua jadi ilmu yang menempa hidupnya. 

Elang Gumilang, yang namanya ketika di panggil sebagai pemenang pertama ajang bergengsi pebisnis 2007, dia langsung sujud syukur di atas panggung, disaksikan 2000 lebih pasang mata di JCC, di usianya yang baru 22 th. telah berbisnis property serta membangun ratusan rumah sederhana untuk masyarakat bawah di Bogor. 

Selalu menganggap dirinya orang kampung, saat dahulu harus tidur dipinggir sumur, bersebelahan dengan knalpot motor, akhirnya dia kerap tidur di masjid agar dapat tempat yang lebih lega, sekaligus dia dapat mewakafkan waktunya disela kuliah membersihkan masjid. 

Obrolan panjang kami berlanjut kemarin siang di kantornya yang megah di pinggiran kota Bogor.
“Sejak bisnis dulu saya mengandalkan hutang bank konvensional mas, bertahun-tahun tidak terasa hutang saya 40 Milyar. Sebulan saya mesti membayar 600 juta ke bank, serta hutang pokoknya cuma berkurang sebagian, selebihnya yaitu bunga…” Dia mulai menceritakan. Saya mulai menempatkan frekwensi telinga di radar tertinggi untuk menangkap semuanya ceritanya. 

“Kita yang selalu menggerakkan usaha ini, sulit payah, namun saat kita belum ada penjualan bank tidak ingin tau, kita tetaplah dipaksa mesti membayar. Tiap-tiap saya saksikan neraca keuangan, hutang saya tak menyusut banyak, beban bunganya malah semakin tambah. ” Lanjutnya. 

“Akhirnya saya mengambil keputusan mesti selekasnya meninggalkan riba ini, mencari langkah lain melakukan bisnis tanpa ada hutang bank.. ” 

“Proses detailnya bagaimana Lang? ” Bertanya saya. 

“Tidak semuanya segera lunas mas, saya juga bertahap satu-satu. Pertama : saya memindahkan hutang saya di Bank Syariah, dengan akad tiap-tiap bln. bunganya tak semakin besar dari pokoknya, serta nyatanya dapat, setiap bln. pokok hutang saya selalu menurun” 

“Mmmmm…” 

“Kedua : saya mulai konsentrasi menggenjot penjualan tempat tinggal saya mas, keinginan juga semakin banyak, tiap-tiap ada pemasukan segera buat ngelunasin hutang. ” 

“Mmm.. Yayaya, selalu? ” 

“Ketiga : Lantaran ijin telah komplit, tanah yang di akuisisi juga semakin tambah, ada tawaran akuisisi proyek dari Sedco Saudi Arabia sejumlah 270 Milyar mas, saya telah tidak ingin melibatkan bank. Lantas saya menerbitkan Sukuk (Obligasi Syariah) sejumlah 400 Milyar. Proyek Perumahan itu dapat sejumlah 2 x lipatnya jika jadi kelak. Serta

Allah betul-betul mudahkan mas, Garuda gabung beli sukuknya 80 Milyar, Pertamina 90 Milyar dan sebagainya, hingga keseluruhan modal 400 Milyar terkumpul, hutang saya di bank juga telah lunas semuanya. ” 

“Wow! Bagaimana system untuk akhirnya Lang? ” 

baseline ; " “Perjanjian sesuai sama DSN (Dewan Syariah Nasional) yakni Sukuk Ijarah (Sewa), 14% dalam tempo 2 th.. Jika dengan pajak, biaya2 sekitaran 20%. Jadi contoh bila Telkom beli Sukuk saya 80 Milyar, th. ke-2 bakal memperoleh 96 Milyar. ”

“Kalo contoh rugi serta tak terbayar lang? ”
“Nanti asset dilelang mas, tersebut adilnya sesuai sama syar’i, contoh semuanya asset laris 600 Milyar, semuanya konsumen sukuk bakal kebagian dari keseluruhan 400 Milyar + 20%nya = 480 Milyar, yang bekasnya 120 Milyar tersebut asset perusahaan saya. ”
“Mmmm.. Yayaya saya lebih pengetahuan lagi. ” Saya membolak-balik laporan penilaian asset usahanya yang telah di buat serta dilaporkan OJK. Tiga th. lantas masihlah diangka 11 digit, th. ini assetnya telah tembus 12 digit..
Saya tak kaget.. Saya tak iri.. Ini semuanya telah seperti yang Elang katakan jauh-jauh hari pada saya dahulu. 

“Mas baca deh Quran Ali Imran 26, 

Katakanlah : “Wahai Tuhan Yang memiliki kerajaan, Engkau berikanlah kerajaan pada orang yang Engkau kehendaki serta Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki serta Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah semua kebajikan. Sebenarnya Engkau Maha Kuasa atas semua suatu hal. ” 

“Semua ini punya Allah mas, kerajaan ini punya Allah, saya cuma mengelola saja, serta setiap saat Allah bakal ambillah bila Allah berkehendak. Saat saya mantap meninggalkan riba, Allah kasih jalan lain yang tambah baik, asset saya tak menyusut, malah semakin tambah.. ” Lanjut Elang. 

Usianya masihlah 30 th. saat ini, tetapi kemantapkan pola fikirnya sangatlah masak. Saat godaan kemewahan yang datang menempa, berapakah banyak entrepreneur yang tergelincir saat tak dapat menahan udara nafsunya. 

Kami jalan keluar, Elang mengajak saya ke tempat satu perumahannya. 

“Ini satu komplek termasuk juga tempat tinggal buat saya serta keluarga saya mas, itu di sana kelak tempat tinggal saya berdampingan dengan ayah ibu, masjid di dalam kompleks ini sejumlah 3 Milyar bakal selekasnya jadi mas, di sana telah siap sekolah untuk anak-anak yatim serta duafa, sisi belakang yaitu rumah mereka. Saat ini 23 orang tinggal dirumah saya, besok jika telah jadi dapat menyimpan 100 anak di sini semuanya. ” 

Sore mendekati saat saya belajar pada bekas penjual donat ini, berwajah semakin masak namun masih tetap bersahaja. Nyatanya Hingga saat ini puasa senin kamis masihlah teratur dijalaninya. Bila dia ingin, beli Ferrari atau Lamborghini seharga 5 Milyar kontan juga dia mampu mengerjakannya.
Dia pilih cukup naik Honda CRV kemana saja, cuma mobil umum.. yang bakal segera berbelok ke masjid paling dekat saat panggilan adzan terdengar di telinganya.. Subhanallah




(Sumber: trendingtopics.blogspot.com)

Kamis, 28 April 2016

Ingin Sukses? Memuliakanlah Orangtua, Luangkan Waktu 2 Menit Untuk Baca

Orangtua adalah salah satu jalan yang membuat seorang manusia bisa sukses. Menjadi langkah awal menuju sukses. Tapi banyak orang yang melupakan hal ini. Mengabaikan hal sepenting memuliakan kedua orang tuanya, mengapa demikian?


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1AMb4Uwx-n4iqxA6R_YQ-FgM6tDbcDtjcDudV9y0QRBVlKb-rSqnckBbm-3bbgrBzZ6cjqke0q34Oss_ypQryy3WhvRtjfIm2T0c7OJAqPvNNl7JvCJbP_AT1uxojZ7LCapQmuJaeKt2u/s1600/o-SUCCESS-AND-MOTIVATION-facebook.jpg

Kesombongan menyarang di dalam diri seseorang, sehingga selalu menganggap bahwa dirinya tidak membutuhkan orang tuanya untuk sukses. Semata-mata beranggapan bahwa kesuksessan seorang manusia hanya akan diraih dengan kerja kerasnya saja. Hal ini merupakan sebuah kesalahan terbesar. Masih belum sadarkan kita, siapa yang selama ini ada sampai kita dewasa, bahkan orang tua selalu memikirkan anaknya di sepanjang malam. Cita-cita terbesarnya adalah hanya ingin melihat anaknya sukses. Saya yakin seorang anak merasakan hal tersebut.

Terkadang kita melupakan jasanya dengan sangat mudah, kita rela pergi meninggalkannya dalam kesunyian tanpa kabar. Melupakannya di saat sudah sukses. Bahkan telpon darinya pun tak sempat lagi untuk kau angkat. Bayangkan, di kesunyian malamnya ia selalu menunggu kabar darimu. Tapi apa hasilnya? Berkali-kali kau tidak menghiraukan telponnya. Bahkan sangat berani kau mengatakan padanya, bahwa kau sedang sibuk.

Bahkan seorang Uwais Al-Qorni, yang menggendong Ibunya dari Yaman ke Mesir untuk melaksanakan haji. Sejauh itu ia menggendong sang Ibu, namun tak sedikitpun jasanya akan terbaas. Bagaimana dengank kita yang belum mempersembahkan yang terbaik untuknya saja sudah sombong kepadanya. Bahkan dengan tega kita malah memberikan beban dosa kepadanya. Dengan membuka aurat, berpacaran dan kemaksiatan lainnya.

Mungkin hingga hari ini masih ada orang yang belum memberikan persembahan terbaiknya untuk sang Ayah dan Ibu. Setidaknya jika tak mampu persembahkan hal terbaik yang kita miliki cukuplah jangan menambah beban dosa yang harus ditanggung olehnya. Lakukanlah hal terbaik sesuai tuntunan Islam. Jika kau adalah seorang
wanita tutuplah auratmu dengan aturan syar’i. Jauhi kemaksiatan apapu itu. Sesungguhnya ridha Allah terletak pada ridho Ibumu. Maka raih ridha Ibumu untuk meraih ridha Allah. Wabil waa lidaini ikhsana, berbuat baiklah kepada kedua orang tuamu.

Mungkin banyak orang yang masih mengabaikan kekuatan do’a seorang Ibu. Ketahuilah bahwa do’a Ibu itu sangat dahsyat. Do’anya makbul, jangan sampai kita menyakiti hatinya. Cintailah ia dengan sepenuh hati. Datangi Ibu dan Ayahmu. Lalu cium mereka dengan kasih sayang. Minta maaflah kepadanya dengan ketulusan dengan niat karena Allah swt.

Mintalah do’a dan restu dari kedua orang tuamu. Insya Allah ketika kedua orang tua kita ridha, maka ridha Allah akan membersamai kita.

Ada sebuah kisah seorang mahasiswi, dia ingin sekali mondok untuk menghafal Al-Qur’an. Dia sedang menjalani kuliah. Karena merasa tidak sanggup kuliah, ia meminta untuk berhenti kuliah dan lanjut di Pesantren saja. Tapi Ibunya tidak memberi izin, dan terus memberi motivasi kepada anaknya. Sehingga luluhlah hati anak ini dan memilih untuk terus lanjut kuliah. Karena dia juga percaya bahwa ridha Ibu adalah ridha Allah. Dia yakin bakal sukses dengan bekal ridha Ibunya. Dia pun melangkah pasti untuk meraih toga.

Padahal niat anaknya baik dan mulia. Ibunya tidak memberi izin. Bagaimanapun, seorang Ibu selalu mengharapkan anaknya itu punya gelar. Anaknya itu dikenal sebagai orang yang berpendidikan. Ia ingin anaknya diakui sebagai sarjana.

Hargai Ibu dan Ayah kita, cintailah mereka sepenuh hati. Karena mereka hanya memiliki satu mimpi “Melihat kamu sebagai anaknya sukses” Cuman itu. Percayalah dia hanya ingin yang terbaik untukmu. Tanpa kau minta dia untuk mendo’akanmu, pasti dia sudah terlebih dahulu mendo’akanmu tanpa pamrih.

“Ayah dan Ibu, ia adalah seorang yang memiliki cinta yang kekal dan abadi. Berlemah lembutlah kepadanya. Bertuturlah dengan sopan tanpa menyakitinya. Katakan kata-kata yang romantis untuknya. Memuliakannya adalah mengukir sebuah kesuksessan”

Ketika datang pada usia lanjut, maka sayangilah ia. Jagalah ia dengan kasih sayangmu. Rawatlah kedua orang tuamu dengan ketulusan. Jangan pernah sesekali membentaknya apa lagi menghardiknya. Ingatlah kembali bahwa, ketika kecil ia merawatmu dengan kasih sayang. Penu kelembutan. Meskipun ia lelah tak pernah sekalipun ia mengabaikan kebutuhanmu. Ia selalu sabar merawat dan menjagamu. Apakah kau lupa tentang itu? Jasa yang tak akan mampu untuk kaubalas.



(Sumber: islampos.com)

Rabu, 27 April 2016

Teller Kasir Ini Kena Getahnya dan Malu Setelah Tahu Nenek Keriput Ini Kaya Raya

Teller Kasir Ini Kena Getahnya dan Malu Setelah Tahu Nenek Keriput Ini Kaya Raya

Aku rasa pegawai juga tidak habis pikir bisa begini...

Di China ada seorang nenek pergi ke konter untuk menarik duit, dan dia bilang ke pegawainya,"mbak, bantu saya Tarik 500 Yuan, terima kasih."

Pegawai :"5000 Yuan ke bawah harus pergi ke mesin ATM."

Nenek bertanya :"kenapa?"

Pegawai tidak sabar berkata:"Ini peraturan, kalau tidak senang ya pergi saja, belakang banyak orang antri."
Dia langsung mengembalikan kartu ATM nenek tersebut.

Nenek ini tidak bisa berkata apa – apa, dia kembalikan lagi kartu ATMnya ke pegawai tersebut dan berkata,"mbak bantu saya ambil uang ya! Terima kasih."

Pegawainya lihat rekeningnya, dan mukanya juga langsung berubah, dan sikapnya terhadap nenek jadi lebih sopan dan berkata,"maaf bu, rekening anda ada 2 juta Yuan, bank di sini tidak memiliki banyak cash, jadi untuk pengambilan cash harus buat janji terlebih dahulu."

Nenek bertanya,"Jadi saya boleh ambil berapa?"
Pegawai :"di bawah 300,000 Yuan bu"

Nenek berkata:"Terima kasih, tolong bantu saya ambil 300,000 Yuan ya"

Pegawai pun mengambil 300,000 Yuan untuk nenek ini.

Nenek pun mengambil 500 Yuan keluar, dan berkata ke pegawai terseubt,"mbak tolong bantu saya simpan 299,500 Yuan ya, terima kasih."Dan pegawai ini langsung tidak bisa berkata apa – apa.
Kalau pegawainya dari awal membantu nenek tersebut mengambil uang 500 Yuan, mungkin saja dia tidak perlu serepot itu.



(sumber: cerminan.com)

Senin, 18 April 2016

Sekaya Apa Dirimu Sampai Rela Meninggalkan Sholat ? Wajib Baca!

Penjual gado-gado ini baru saja menampar saya dua kali. Saya sudah beberapa kali beli gado-gado di tempat bu Ijah – Siti Khodijah- di pojok jalan Asmawi, Beji, Depok ini. Untuk kedua kalinya saya dipaksa menunggu di gerobaknya yang ditinggalkan begitu saja.


“Lagi sholat dzuhur mas bu Ijah nya…” kata tukang rambutan di sebelahnya. Saya pun
menunggu.

Lima belas menit kemudian bu Ijah muncul, karena sudah kenal dengan wajah pelanggannya ini dia lalu bilang, “maaf ya nunggu lama… pedas banget kan?”

“Habis sholat, Bu?” tanya saya.

“Iya mas, kaya kagak, sholat kagak, rugi dong saya…” jawabannya bikin saya merasa ditampar.

“Nggak takut kehilangan pelanggan?” tanya saya lagi.

“Emang sih kata orang-orang setiap pas saya sholat ada deh enam sampe tujuh pelanggan yang datang… tapi ya kalau rezeki saya tuh orang pada balik lagi. Kalau kagak balik ya bukan rezeki saya…”

Plak! Ditampar lagi saya rasanya sama bu ijah. Yang kedua ini terasa lebih pedas tamparannya, lebih pedas dari rasa gado-gadonya. Jelas, keyakinannya soal rezeki jauh diatas keyakinan saya yang kadang masih ragu.

Terima kasih ya bu Ijah atas tamparannya. “Sekaya apa dirimu sampai rela meninggalkan sholat?"



(Sumber: Islampos)

Sabtu, 16 April 2016

Bapak Ini Tak Dilayani Karena Berpakaian Lusuh, Anda Akan Terdiam Jika Tahu Apa yang Dia Beli

Karena berpenampilan lusuh, seorang lelaki paruh baya tidak digubris oleh karyawan dan karyawati. Padahal ternyata apa yang dia beli lebih mahal dari konsumen yang memakai pakaian berjas. Peristiwa ini terjadi di sebuah counter seluller ternama di kota Semarang, Jawa Tengah.

Linawati, salah seorang karyawati counter tersebut menuturkan sebuah kisah unik tapi nyata yang terjadi di counter tempatnya bekerja. Perempuan asal Demak tersebut mengungkapkan, beberapa hari lalu ada seorang lelaki berpakaian lusuh yang ingin membeli sebuah smartphone di counternya.

Screenshot_3-1

“Tak ada satu pun teman teman penjaga counter saya yang mau menanggapi bapak tersebut. Akhirnya saya yang melayaninya” ungkap Linawati.

Kata bijak mengatakan jangan pernah menilai buku hanya dari sampulnya. Meski pepatah tersebut sudah dianggap kuno, namun juga masih bisa dibuktikan kebenarannya hingga sekarang.

Ya, kita tak bisa menghakimi orang lain hanya dengan melihat luarnya saja. Karena belum tentu orang yang berpakaian serba wah itu benar-benar orang ‘punya’ dan belum tentu juga orang yang berpakaian ala kadarnya itu orang tidak mampu. Sayangnya, kata bijak diatas tampaknya tidak benar-benar dihayati oleh para karyawan dan karyawati di counter tersebut.

Namun karena hanya pakaiannya lusuh dan compang camping seperti belum disetrika, serta memakai sandal jepit, tak ada satu pun karyawan maupun karyawati counter itu yang mau melayani bapak paruh baya tersebut. Seluruh pegawai counter tampak sibuk melayani pembeli lain, malah ada beberapa karyawati yang bercengkrama satu sama lain ketika bapak tersebut melihat-lihat, tanpa menanyakan bahkan sama sekali tidak menyapa calon pembeli yang dikira miskin tersebut.

Linawati yang melihat sikap acuh tak acuh dari karyawan itu pun akhirnya langsung turun tangan dengan mendekati bapak tersebut dan menanyakan apa yang bisa dibantu.

“Tak ada satu pun karyawan yang mau meladeni bapak tersebut. Akhirnya saya yang baru saja selesai istirahat yang melayaninya” ungkapnya, Senin (14/3).

Tak disangka-sangka, ternyata pria tersebut hendak memborong smartphone seharga Rp. 2 juta sebanyak 25 buah dan dia bayar dengan uang tunai. Melihat segepok uang yang dibawa bapak tersebut, teman-temannya sesama karyawan di counter heran dan langsung berlomba-lomba membantu pelayanan untuk calon pembeli yang telah diabaikannya tadi.

Ternyata pria itu adalah owner sebuah jasa travel umroh dan haji serta pemilik sebuah restoran ternama di kota tersebut. Dia berniat membelikan semua karyawan di kantornya dengan smartphone yang mau dibeli sebagai bonus target di perusahaan travelnya.

“Alhamdulillah setelah saya melayani beliau dengan ramah, saya langsung diberi uang tip Rp 1 juta dan ditransferkan pulsa Rp 200 ribu. Rejeki anak sholehah,” kata Lina dengan tersenyum.



Sumber: kisahmuslimah_com

Jumat, 15 April 2016

ALLAHU AKBAR.!! KELUARGA INI RELA MISKIN HARTA DARI PADA MISKIN IMAN....TOLONG BANTU BANTU BAGIKAN YA..

Seorang pedagang hewan qurban bercerita mengenai pengalamannya : Seorang ibu datang memperhatikan dagangan saya. Diliat dari penampilannya kelihatannya tidak akan mampu beli. Namun masih tetap saya cobalah hampiri serta tawarkan padanya, “Silahkan bu…”, lalu ibu itu menunjuk satu diantara kambing termurah sembari ajukan pertanyaan, ”kalau yang itu berapakah Pak? ”.

“Yang itu 700 ribu bu, ” jawab saya. “Harga pasnya berapa? ”, Bertanya kembali si Ibuu. “600 deh, harga segitu untung saya kecil, namun biarlah……. “Tapi, duit saya cuma 500 ribu, boleh pak? ”, pintanya. Waduh, saya bingung, karenanya harga modalnya, pada akhirnya saya berembug dengan rekan hingga pada akhirnya ditetapkan diberikan saja dengan harga itu pada ibu itu.

Sayapun mengantar hewan qurban itu hingga kerumahnya, demikian tiba dirumahnya, “Astaghfirullah……, Allahu Akbar…, merasa menggigil semua tubuh lantaran lihat kondisi tempat tinggal ibu itu.

Rupanya ibu itu hanya tinggal bertiga, dengan ibunya serta puteranya di rumah gubug berlantai tanah itu. Saya tak lihat tempat tidur kasur, kursi ruangan tamu, terlebih perlengkapan elegan atau beberapa barang elektronik,. Yang tampak cuma dipan kayu beralaskan tikar serta bantal lusuh.

Di atas dipan, tertidur seseorang nenek tua kurus. “Mak….. bangun mak, nih lihat saya bawa apa? ”, kata ibu itu pada nenek yg tengah rebahan hingga pada akhirnya terbangun. “Mak, saya telah belikan emak kambing buat qurban, nanti kita antar ke Masjid ya mak…. ”,


kata ibu itu dengan penuh keceriaan.

Si nenek
sangat


terkaget meski


terlihat bahagia, sembari mengelus-elus kambing, nenek itu berucap, “Alhamdulillah, pada akhirnya kesampaian juga kalau emak ingin berqurban”.

“Nih Pak, uangnya, maaf ya bila saya nawarnya kemurahan, lantaran saya cuma tukang cuci di kampung sini, saya berniat menghimpun duit untuk beli kambing yang akan diniatkan buat qurban atas nama ibu saya…. ”, kata ibu itu

Kaki ini bergetar, dada merasa sesak, sembari menahan tetes air mata, saya berdoa, “Ya Allah…, Ampuni dosa hamba, hamba malu bertemu dengan hamba-Mu yang tentunya lebih mulia ini, seorang yang miskin harta tetapi kekayaan Imannya demikian luar biasa”.

“Pak, ini biaya kendaraannya…”, panggil ibu itu, ”sudah bu, agar biaya kendaraanya saya yang bayar’, kata saya.

Saya cepat pergi sebelumnya ibu itu tahu bila mata ini telah basah lantaran tidak mampu mendapat teguran dari Allah yang telah mempertemukan dengan hambaNya yang dengan kesabaran, ketabahan serta penuh keimanan menginginkan memuliakan orang tuanya…….

Untuk mulia nyatanya tak perlu harta berlimpah, jabatan tinggi terlebih kekuasaan, kita dapat belajar keikhlasan dari ibu itu untuk meraih kemuliaan hidup. Berapa banyak di antara kita yang di beri kecukupan pendapatan, tetapi masihlah saja ada kengganan untuk berkurban, walau sebenarnya mungkin saja harga handphone, arloji, tas, maupun aksesori yg melekat di badan kita harga nya jauh lebih mahal dibanding seekor hewan qurban. Tetapi selalu kita sembunyi di balik kata tak mampu atau tak dianggarkan.



Sumber: http_www_pusattipskesehatan_com

Senin, 11 April 2016

Inilah Doa yang Di Ajarkan Rasulullah Agar Keluarga Selalu Berkecukupan Rezeki

 
Kadang manusia memiliki harta yang banyak, Namun masih saja terasa sedikit dan kurang, begitu juga sebaliknya, Kadang seseorang memiliki harta yang sedikit, namun mereka merasa berkecukupan.


Bagi orang yang merasa kurang, Terkadang ia mencoba mencukupi dirinya dengan cara yang tidak bena, maka jadilah ia mendapatkan rezeki yang tidak halal. Alangkan Meruginya. Untuk itu doa meminta rezeki yang halal dan meminta kecukupan akan nikmat Allah adalah sangat penting untuk selalu di panjatkan.

Doa Suami Istri Agar Keluarga Kecukupan Rezeki :

Allaahummak fina bihalaalika ‘an haraamika wa aghinaa bi fadhlika ‘amman siwaak.

Artinya : “Ya Allah, cukupilah kami dengan rezeki-Mu yang halal (hingga kami terhindar) dari yang hara. Perkayalah kami dengan karunia-Mu (hingga kami tidak minta) kepada selain-Mu.”(HR. Tirmidzi)


Suami istri dianjurkan membaca doa ini agar kekayaan melimpah dan berkah. Menurut riawayat Tirmidzi, Imam Ali bin Abu Thalib pernah tidak sanggup membayar hutangnya. Setelah beliau mengadukan hal itu kepada Rasulullah Saw. Imam Ali diperintahkan untuk membaca doa diatas sebanyak-banyaknya.[reportaseterkini.net]

Senin, 04 April 2016

Dua Ayat Ini Jika Dibaca Pada Malam Hari, Niscaya Segala Kebutuhan Akan Tercukupi

Dua ayat ini mungkin seringkali kita dengar atau bahkan sudah ada yang menghafalnya. Tapi tahukah kalian, bahwa dua ayat ini, apabila kita baca dan amalkan di malam hari, niscaya segala kebutuhan kita akan tercukupi.

Dua ayat itu adalah dari surah Al-Baqarah ayat 285-286, keutamaannya telah disebut melalui hadist berikut ini:

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

مَنْ قَرَأَ بِالآيَتَيْنِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ فِى لَيْلَةٍ كَفَتَاهُ

"Siapa yang membaca dua ayat terakhir dari surat Al Baqarah pada malam hari, niscaya ia tercukupi." (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam Nuzhatul Muttaqin syarh Riyadhush Shalihin, Syaikh DR Mustofa Said Al Khin, Syaikh DR Mustofa Al Bugho, Syaikh Muhyidin Mistu, Syaikh Ali Asy Syirbaji dan Syaikh Muhammad Amin Luthfi menerangkan bahwa salah satu makna tercukupi dalam hadits ini adalah tercukupi keperluan dunia dan akhiratnya serta terhindarkan dari semua keburukan.

Hadits ini pula yang dicantumkan oleh Ibnu Katsir saat menjelaskan keutamaan dua ayat terakhir surat Al Baqarah ini dalam tafsirnya.

Dua ayat terakhir dalam surat Al Baqarah tersebut tidak lain adalah firman-Nya:

ءَامَنَ ٱلرَّسُولُ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيۡهِ مِن رَّبِّهِۦ وَٱلۡمُؤۡمِنُونَ‌ۚ كُلٌّ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَمَلَـٰٓٮِٕكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ لَا نُفَرِّقُ بَيۡنَ أَحَدٍ۬ مِّن رُّسُلِهِۦ‌ۚ وَقَالُواْ سَمِعۡنَا وَأَطَعۡنَا‌ۖ غُفۡرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيۡكَ ٱلۡمَصِيرُ (٢٨٥) لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفۡسًا إِلَّا وُسۡعَهَا‌ۚ لَهَا مَا كَسَبَتۡ وَعَلَيۡہَا مَا ٱكۡتَسَبَتۡ‌ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذۡنَآ إِن نَّسِينَآ أَوۡ أَخۡطَأۡنَا‌ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحۡمِلۡ عَلَيۡنَآ إِصۡرً۬ا كَمَا حَمَلۡتَهُ ۥ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِنَا‌ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلۡنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦ‌ۖ وَٱعۡفُ عَنَّا وَٱغۡفِرۡ لَنَا وَٱرۡحَمۡنَآ‌ۚ أَنتَ مَوۡلَٮٰنَا فَٱنصُرۡنَا عَلَى ٱلۡقَوۡمِ ٱلۡڪَـٰفِرِينَ (٢٨٦


"Rasul telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya (Al Qur’an) dari Rabbnya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan seseorang pun di antara rasul-rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan kami taat.” (Mereka berdoa): “Ampunilah kami ya Rabb kami dan kepada Engkaulah tempat kembali." Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): “Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami salah. Ya Rabb kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Rabb kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir." (QS. Al Baqarah: 285-286)


Sumber: http_www_siraman_com

Rabu, 07 Oktober 2015

3 Tips Menciptakan Keluarga Muslim Kaya Raya

Sahabat Abi Ummi, potret keluarga muslim saat ini tentu jauh dari kata sejahtera. Kebanyakan dari keluarga muslim yang ada adalah mereka yang miskin, mereka yang bodoh, mereka yang jauh dari suasana keislaman. Status dalam KTP-nya tertulis Islam, tetapi salat 5 waktu saja jarang mereka lakukan. Benar, bukan?
Ini bisa kita lihat di jalan-jalan, siapa yang berprofesi menjadi pengamen? Mereka adalah muslim. Siapa yang berprofesi menjadi pengemis? Mereka adalah muslim. Siapa yang berprofesi sebagai buruh? Mereka adalah muslim. Semua adalah berasal dari keluarga muslim. Lalu, bagaimana cara mengubah paradigma semacam ini? Yuk, kita simak tips berikut!
Keluarga muslim kaya
Keluarga muslim kaya raya. (Sumber: bajubusanaterbaru.com)

1. Atur Mindset: Allah Dulu, Allah Lagi, Allah Terus

Setiap napas kehidupan kita selalu sertakanlah Allah. Ini karena Allah-lah pencipta kita, yang paling tahu tentang kita. Allah pernah berkata, “Jika hamba-Ku mendekati-Ku satu jengkal, Aku akan mendekatinya satu hasta. Jika dia mendekati-Ku satu hasta, Aku akan mendekatinya satu depa. Jika dia datang pada-Ku dengan berjalan, Aku akan mendatanginya dengan berlari (H.R. Bukhari – hadis qudsi).”
Sebagai keluarga muslim, prinsip seperti ini tentu harus kita bangun dari awal. Jika keluarga muslim kita ingin kaya raya, seperti yang dicontohkan sahabat nabi, Abdurrahman bin Auf, atur mindset kita, Allah dulu, Allah lagi, Allah terus. Insya Allah harta kita pun akan dicukupkan dan berkah.

2. Perbanyak Sedekah agar Rezeki Berlimpah

Banyak dari keluarga muslim yang enggan bersedekah secara cuma-cuma. Contoh kecilnya, saat ada pengemis di depan kita yang sedang meminta-minta, lalu kita melihat isi dompet, maka diambillah pecahan uang yang paling kecil. Pernahkah kita memilih menyumbangkan uang terbesar kita untuk pengemis? Sepertinya ini jarang terjadi, ya.
Jangan takut miskin wahai keluarga muslim karena Allah sendiri yang akan menjamin kita. “Barang siapa yang mau memberi pinjaman kepada Allah suatu pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan, Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan (QS. Al-Baqarah: 245).”
Belajarlah untuk sedekah secara cuma-cuma. Infakkanlah sebagian harta kita di jalan Allah, seperti membantu saudara yang kesulitan, menyantuni anak yatim, atau membantu menjadi donatur untuk acara-acara keislaman. Jika keluarga muslim semuanya menerapkan cara seperti ini, dijamin rezeki akan berkah dan berlimpah. Aamiin.

3. Berjual-beli dengan Jujur supaya Rezeki Deras Mengucur

Pedagang yang jujur pasti akan disukai oleh pelanggannya. Melihat fenomena saat ini yang sangat mengerikan, berbagai pemalsuan bahan-bahan makanan, hingga pemalsuan identitas kerap terjadi. Siapa pelakunya? Tentu mayoritas keluarga muslim. Alangkah memalukan, bukan? Seorang muslim kok tega-teganya ya menyakiti saudaranya sendiri.
Berjual-belilah dengan cara yang baik. Jika menjual makanan, berikanlah baham baku terbaik supaya pembeli pun mendapatkan manfaat dari makanan tersebut. Jika menjual barang, berikan barang terbaik yang tidak cacat supaya konsumen tidak merasa ditipu atas transaksi jual beli tersebut.
Contohlah Rasulullah yang berdagang secara jujur. Cermin dari keluarga muslim yang patut kita tiru dan kita aplikasikan dalam kegiatan berbisnis kita. Dari kejujuran, kita akan membuat rezeki kita deras mengucur. Ciptakanlah keluarga muslim yang jika berdagang terkenal jujur, terkenal ramah, terkenal baik kondisi barang dagangannya. Jangan menjadi keluarga muslim yang sering menipu, curang, apalagi sampai korupsi. Karena perbuatan tersebut tidak disukai Allah dan akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. Ingat wahai keluarga muslim, siksa Allah amat pedih. Jadi, jika kita ingin jadi keluarga muslim yang kaya raya, mati masuk surga, ikutilah aturan Allah secara kaffah, sesuai Alquran dan sunnah-Nya.