Tampilkan postingan dengan label azab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label azab. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Mei 2016

Wahai Wanita Karir! Inilah Azab Bagi Wanita Yang Tak Mau Menyusui Anaknya!

trend saat ini para tidak sedikit kita jumpai para ibu - ibu yang sangat padat jadwal mengejar karir dunianya, sebutan keren perempuan karir.

perempuan karir ini mayoritas suaminya pula menggambarkan seseorang pekerja. akibat sangat padat jadwal dengan dunia, tidak sedikit para ibu - ibu tidak menyusui buah hatinya (anaknya). bermacam sebab terlontar serupa tidak lagi berpenampilan menarik dan juga lain - lain. malah saat ini sangat banyak para bunda membagikan produk susu yang belum tentu baik terhadap anaknya. sementara itu seseorang wanita begitu mulia di sisi allah, karna dapat melahirkan dan juga pula menyusui buah hatinya.

bila dilihat secara ilmiah, seorang anak yang menemukan asi eksklusif insya allah kecerdasannya berubah bila dibanding dengan kanak - kanak yang tidak menyusui. tidak hanya itu, asi amat berarti bagaikan peningkat energi imunitas anak secara alamiah. begitulah berartinya buat membagikan asi pada anak.

tidak hanya berartinya asi untuk anak, dengan menyusui secara efisien tingkatkan kesehatan bunda itu seorang diri. bukah memburuk serupa apa yang dipikirkan sebagian orang. sayangnya untuk mereka yang tidak ingin menyusui tidak hanya tidak menemukan sisi baiknya, hendak menemukan azab dari allah swt. serupa apa azabnya ?

dari abu ummah ra, rasulullah saw bersabda yang maksudnya, “kemudian malaikat itu mengajakku melanjutkan ekspedisi, seketika saya memandang sebagian perempuan yang payudaranya dicabik - cabik ular yang ganas. saya bertanya: ‘kenapa mereka? ’ malaikat itu menanggapi: ‘mereka merupakan para perempuan yang tidak ingin menyusui anak - anaknya (tanpa sebab syar’i) ’. ” (hr. ibnu hibban dalam shahihnya 7491, ibnu khuzaimah 1986, dan juga syaikh muqbil rahimahullah dalam al - jami’ush shahih melaporkan: “ini hadits shahih dari abu umamah al - bahili radhiyallahu ‘anhu. ” hadis ini pula dinilai shahih oleh imam al - albani).

dalam hadits yang lain rasulullah saw bersabda yang maksudnya, " bila ular di neraka menusuk satu gigitan, hendak menimbulkan panas demam sepanjang 4 puluh masa. demikian pula kalajengking di neraka, kala menggigit satu gigitan hendak menimbulkan panas demam sepanjang 4 puluh masa, ” (hr. al - baihaqi).

nah, gimana bila para ibu - ibu yang kesusahan asinya. bila bunda tidak membolehkan berikan asi serupa sakit, asi tidak keluar maupun keadaan anak tidak membolehkan, insya allah tidak dalam ancaman kedua hadits tersebut diatas. boleh membagikan susu lain tidak hanya asi ibunya. tetapi, bila cuma bermasalah pengeluaran asinya sulit, bunda wajib berupaya dengan dorongan kedokteran pula pastinya berdoa kepada allah biar dilancarkan asinya. mudah - mudahan berguna, jazakumullah.




[sumber: renunganislam. com]

Ayah Terbaik! Pesan Mengharukan Dari Seorang Ayah untuk Polisi di Balik STNK Anaknya

tiap bapak tentu mau senantiasa melindungi anaknya, mereka memiliki trik sendiri - sendri buat senantiasa biasa melindungi anak mereka supaya selamat dikala berkendara dan juga senantiasa dapat mematuhi peraturan kemudian lintas dijalanan.

saking cintanya kepada si anak supaya senantiasa dapat selamat berkendara dan juga senantiasa mematuhi peraturan kemudian lintas. bapak ini terencana menyelipkan suatu pesan kedalam suatu tulisan kecil yang diselipkan dibalik stnk sepeda motor si anaknya.

tulisan tersebut diperuntukan kepada polisi yang bertugas dijalanan, bukan buat anaknya ssendiri tetapi tulisan tersebut meengajarkan si anaknya buat taat pada hukup dan juga tidak melaksanakan praktek ‘suap’ dijalanan dikala melanggar kemudian lintas.

didalam tulisan keecilnya itu si bapak memohon supaya petugas lalulintas menilang anaknya apabila melaksanakan kesalahan dikala berkendara. terlebih lagi dia pula berkata apabila butuh motor yang dikendarainya juga wajib ditahan apabila melanggar ketentuan.

“kalau anak aku melanggar mohon membagikan tulisan tilang bercorak biru (denda bayar di bank). mohon dituliskan denda yang wajib di bayar setimpal kesalahannya – bahwa butuh motor di tahan, tahan aja. begitu yang menyuap dan juga yang disuap menemukan azab dari allah”

tulisan kecil dari seseorang bapak buat anaknya itu sekalian jadi tamparan untuk para oknum polisi yang sering melaksanakan aksi nakalnya dikala membagikan sanksi pada pengendara sepeda motor ‘nakal’.




[sumber: ngokos.com]

Jumat, 29 April 2016

Ternyata BEHEL Merupakan Azab Dari Allah SWT... Mari Simak Penyakit Yang Diderita Akibat Behel...TOLONG SEBAR LUASKAN YA...

Islam adalah Agama yang suci, agama yang melarang suatu hal yang akan datang mudharat pada diri sendri dan juga agama yang begitu tegas atas tingkah laku kejahatan. Dalam Islam Allah SWT begitu membeci jika ummatNYA tak mensyukuri apa yang sudah ia berikanlah, Allah membuat suatu hal hal penuh dengan arti, misalnya Allah membuat mulut dibarengi dengan gigi manfaat mulut untuk bicara serta makan, manfaat gigi untuk kunyah makanan yang sudah di berikanlah oleh Allah.

Namun mengapa di masa yang mutakhir/moderen ini beberapa remaja bahkan juga yang tua pun berlomba lomba menempatkan behel/kawat gigi dengan dalih untuk membereskan gigi, itu bermakna sama seperti tak mensyukuri nikmat yang sudah di bberikan olehNYA. kita manusia ciptaan Allah setiap waktu mesti mensyukuri apa yang sudah di berikan NYA lantaran semuanya memiliki faedah sendiri, setiap manusia memiliki keunggulan serta kekurangannya, untung saja kita masihlah gigi yang kurang rapi cobalah pikirkan sodara sodara kita yg tidak Allah berikanlah nikmat lihat/buta??
namun tak kkah dari mereka mengeluh???

terang tak mereka begitu mensyukuri apa yang sudah di berikanlah oleh Allah, dengan mata buta namun beberapa dari mereka ada yang hafizh Al Quran dalam kondisi yang buta. bayangkan wahai saudara saudaraku se iman. Ini bahaya menempatkan behel yang saya peroleh di uraiansehat. com.

1. KARANG GIGI

Karang gigi bisa nampak akibat penggunaan behel. Hal ini dikarenakan ruang di bawah serta di sekitar kurung logam dan kawat susah untuk dibikin bersih hingga sisa­sisa makanan yang masihlah tersisa mengakibatkan penimbunan plek. Pemakai kawat gigi logam memiliki resiko tinggi mengalami rusaknya gigi serta gusi. Karenanya pakai sikat gigi khusus bila anda menggunakan behel.

2. ALERGI

Behel logam mengandung logam seperti tembaga, nikel, dan kromium. Diprediksikan 30 % pasien ortodontik memiliki alergi pada logam yang bisa menyebabkan rasa sakit serta telinga terhalang. Bahkan juga ada kemungkinnan pasien yg tidak mempunyai kisah alergi bisa jadi alergi setelah menempatkan behel. Berita senangnya, efek negatif tembaga, nikel, serta kromium biasanya enteng dan gampang diatasi dengan merubah bahan logam yang dipakai dalam behel.

3. PENYAKIT MENULAR S3KSU4L (PMS)

Bahaya penyakit menular s3ksl pasti begitu mengerikan untuk seorang. Apa penyebabnya PMS dalam pemasangan kawat gigi? Nah, lantaran kawat logam yang terpasang pada gigi anda berbenturan jadi bakal muncul luka kecil pada bibir dan sisi pada dalam pipi. Waktu anda ikut serta aktivitas dengan mulut anda, jadi luka yang ada pada mulut anda bakal jadi pintu masuk penyakit seperti HIV serta Hepatitis.

4. MASALAH PENCERNAAN

Bahan kawat behel di kuatirkan mempunyai material beresiko untuk kesehatan. Bilamana material tersebut bereaksi dengan air liur jadi reaksi bermaterial tersebut bakal menyebabkan permasalahan masalah pencernaan.


(sumber : redaksimuslim.com)

Rabu, 27 April 2016

Baca Sampai Selesai! Inilah Azab Bagi Wanita Yang Tak Mau Menyusui Anaknya

Trend sekarang para tidak sedikit kita jumpai para Ibu-Ibu yang terlalu sibuk mengejar karir dunianya, istilah keren wanita karir. Wanita karir ini kebanyakan suaminya juga merupakan seorang pekerja. AKibat terlalu sibuk dengan dunia, tidak sedikit para Ibu-Ibu tidak menyusui buah hatinya (anaknya). Berbagai alasan terlontar seperti tidak lagi berpenampilan menarik dan lain-lain. Malah sekarang terlalu banyak para Ibu memberikan produk susu yang belum tentu baik terhadap anaknya. Padahal seorang perempuan begitu mulia di sisi Allah, karena bisa melahirkan dan juga menyusui buah hatinya.


Jika dilihat secara ilmiah, seseorang anak yang mendapat ASI eksklusif Insya Allah kecerdasannya berbeda jika dibandingkan dengan anak-anak yang tidak menyusui. Selain itu, ASI sangat penting sebagai penambah daya imunitas anak secara alami. Begitulah pentingnya untuk memberikan ASI pada anak.


Selain pentingnya ASI bagi anak, dengan menyusui secara efektif meningkatkan kesehatan Ibu itu sendiri. Bukah memburuk seperti apa yang dipikirkan sebagian orang. Sayangnya bagi mereka yang tidak
mau menyusui selain tidak mendapat sisi baiknya, akan mendapat azab dari Allah SWT. Seperti apa azabnya ?

Dari Abu Ummah ra, Rasulullah SAW bersabda yang artinya, “Kemudian Malaikat itu mengajakku melanjutkan perjalanan, tiba-tiba aku melihat beberapa wanita yang payudaranya dicabik-cabik ular yang ganas. Aku bertanya: ‘Kenapa mereka?’ Malaikat itu menjawab: ‘Mereka adalah para wanita yang tidak mau menyusui anak-anaknya (tanpa alasan syar’i)’.”(HR. Ibnu Hibban dalam shahihnya 7491, Ibnu Khuzaimah 1986, dan Syaikh Muqbil rahimahullah dalam Al-Jami’ush Shahih menyatakan: “Ini hadits shahih dari Abu Umamah Al-Bahili radhiyallahu ‘anhu.” Hadis ini juga dinilai shahih oleh Imam Al-Albani).

Dalam hadits lainnya Rasulullah SAW bersabda yang artinya, "Jika ular di neraka menyengat satu gigitan, akan menyebabkan panas demam selama empat puluh musim. Demikian juga kalajengking di neraka, ketika menggigit satu gigitan akan menyebabkan panas demam selama empat puluh musim,” (HR. Al-Baihaqi).


Nah, bagaimana jika para Ibu-Ibu yang kesulitan ASInya. Jika Ibu tidak memungkinkan memberi ASI seperti sakit, ASI tidak keluar ataupun kondisi anak tidak memungkinkan, Insya Allah tidak dalam ancaman kedua hadits tersebut diatas. Boleh memberikan susu lain selain ASI Ibunya. Namun, jika hanya bermasalah pengeluaran ASInya susah, Ibu harus berusaha dengan bantuan medis juga tentunya berdoa kepada Allah supaya dilancarkan ASInya.

Semoga bermanfaat, jazakumullah.
.


(Sumber: renunganislam.com)

Sabtu, 23 April 2016

Kisah Nyata - Tangan dan Kakinya Melekat di Lantai Masjidil Haram

Menjaga lisan ketika kita sedang berada di tanah suci juga membutuhkan perjuangan yang luar biasa. Karena sejatinya lidah memang tak bertulang, namun tajamnya bisa melebihi pedang.

Efek dari tajamnya lidah bisa sangat dahsyat. Kendati demikian, Lidah juga bisa menjadi sumber kebaikan, jika dimiliki orang yang beriman. Jika tidak maka kebalikannya, lidah akan menjadi sumber fitnah yang bisa mendatangkan malapetaka bagi siapa saja.

Begitu pun ketika sedang melaksanakan haji dan umrah. Banyak kejadian sakral dan kesucian proses ibadah yang sering terkotori oleh tajamnya lidah, kalimat caci maki, dan perdebatan kusir yang tak berguna. Padahal, haji dan umrah adalah ibadah yang mempunyai jutaan hikmah. Bahkan dari cara berbicara seseorang, kemabruran haji bisa diukur dengannya. Mereka yang masih tidak bisa menguasai lisannya akan selalu jauh dari rahmat Allah SWT.

Ada banyak kisah nyata saat melaksanakan ibadah di tanah suci yang bisa kita ambil hikmahnya. Seperti beberapa cerita pengalaman dibawah ini.

Salah satu jamaah haji dari kami, seorang ibu berusia sekitar 50 tahunan, tiba-tiba mengeluh lelah karena shalat di Masjidil Haram lebih lama daripada shalat di Masjid Nabawi,

"Suratnya sangat panjang-panjang yang dibaca kayak kereta api, jadi lama deh shalatnya, beda dengan Imam di Masjid Nabawi Madinah." Mungkin karena kecapekan, kata-kata tersebut secara tak sadar keluar dari mulutnya.

Namun, Allah SWT yang Maha Agung memiliki cara unik untuk menegur hamba-Nya agar selalu menjaga lisannya di tanah suci dan tidak gampang berkeluh kesah, Apa yang terjadi kemudian?

Ketika shalat dimulai sampai waktu sujud pertama dalam rekaat pertama ibu tersebut tetap saja sujud. Tangan dan kakinya terasa menempel di lantai masjidil haram dan tak mau digerakkan, Padahal sang imam dan jamaah lainnya sudah berada selesai, usai salam, jamaah lain yang sedang shalat disampingnya menyapa dan memegang tubuh ibu tersebut agar menyudahi shalatnya. Karena memang sudah selesai.

Berkali kali teman yang disampingnya mencoba untuk membangunkan ibu tersebut, sampai sekitar 10 menit, ibu tersebut baru sadar. ketika ditanya oleh teman yang ada di sampingnya, ternyata tangan dan kaki ibu tadi tidak bisa digerakkan sama sekali, bahkan telinganya juga tidak bisa mendengar suara dari imam, sehingga akhirnya sujudnya menjadi panjang. seakan akan seluruh anggota tubuhnya terkunci.

Subhanallah Allahu Akbar, banyak sekali pelajaran dan hikmah yang Allah berikan agar kita pandai menjaga akhlaq juga lisan kita saat ibadah haji maupun umrah di tanah suci.

Sahabatku, Lisan adalah salah satu karunia Allah yang diberikan pada manusia. Ia harus senantiasa disyukuri dengan sebenar-benarnya. Cara mensyukuri lisan ini adalah dengan menggunakannya untuk bicara yang baik atau diam. Bukan dengan mengumbar pembicaraan semau sendiri. Bukan pula dengan memuaskan nafsu dengan mengumbar mulut sesukanya.

Seorang ahli hikmah berkata, Ada 6 sifat untuk mengetahui jika seseorang itu bodoh: marah tanpa sebab, membuka rahasia, suka mengganggu orang lain, memberi bukan pada tempatnya, tidak bisa membedakan lawan atau kawan, dan berbicara tanpa ada manfaatnya.

 

(Sumber: Kabar Makkah)

Selasa, 19 April 2016

Tahukah Kamu Mengapa Orang Selingkuh Hidupnya Tidak Bisa Bahagia dan Dapat Balasan Menyakitkan?

Mengapa orang yang selingkuh (mengkhianati suami atau istrinya) hidupnya tidak bisa bahagia? Dan mengapa kadang-kadang ia seperti mendapatkan balasan yang menyakitkan misalnya pada kehormatan anak atau saudaranya?

Sesungguhnya, setiap muslim telah dibekali dengan hati yang fitrah. Hati yang suci, hati yang bening. Ketika ia berbuat dosa, ia akan resah. Ketika ia berbuat maksiat, ia akan merasa bersalah. Ia sadar dosa dan kemaksiatan adalah aib yang jika dibuka, ia akan malu.

وَالْإِثْمُ مَا حَاكَ فِي صَدْرِكَ وَكَرِهْتَ أَنْ يَطَّلِعَ عَلَيْهِ النَّاسُ

“Dan dosa adalah sesuatu yang mengganjal di dalam dada dan engkau tidak suka jika dilihat orang” (Muttafaq ‘alaih)

Dosa berupa selingkuh merupakan dosa besar. Baik yang berupa selingkuh cinta apalagi selingkuh zina. Sebab ia mengkhianati suami/istri dan melanggar larangan Allah untuk menjauhi zina. Maka (sebagian) balasannya pun akan disegerakan di dunia.

بابان معجلان عقوبتهما في الدنيا : البغي والعقوق

“Dua perkara yang disegerakan balasannya di dunia: perbuatan keji dan durhaka” (HR. Hakim; shahih)

Balasan di dunia ini bentuknya bermacam-macam. Yang paling umum adalah dicabutnya kekhusyu’an saat beribadah dan dicabutnya kedamaian jiwa. Jadilah hidupnya tidak bahagia.

Belum lagi balasan di akhirat yang berupa azab pedih; panasnya api neraka.

Sedangkan mengenai orang lain yang terkena azab akibat perbuatan dosa seseorang, dalam Islam tidak dikenal dosa warisan. Seorang anak yang diselingkuhi atau saudara yang kehormatannya dirusak, bukanlah balasan langsung akibat perbuatan selingkuh seseorang. Jika pun seorang anak akan mencontoh perilaku ayah/ibunya, itu adalah persoalan lain yang seharusnya menjadi perhatian setiap orang tua agar hanya melakukan dan mencontohkan yang baik-baik saja.



(Sumber: siraman.com)

Rabu, 13 April 2016

Muslimah Wajib Baca! Inilah Azab untuk Wanita yang Tidak Berhijab

Wahai saudariku, Kami mengingatkan sebuah pesan dari Nabi Kita, Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wassalam tentang Hijab.

Jangan menyesal kelak di hari kiamat, bila Anda tidak mau membaca dan mentaati nasehat ini.

1. Azab buat perempuan yang membuka rambut kepalanya selain suaminya‘‘Rambutnya akan digantung dengan api Neraka sehingga mendidih otaknya dan ini terjadi sampai berapa lama ia di dunia semasa hidupnya belum menutup rambut kepalanya...!!!’’

2.Azab buat perempuan yang suka berpakaian seksi dan menonjolkan dadanya‘‘Digantung dengan rantai api neraka dimana dada dan pusatnya diikat dengan api neraka serta betis dan pahanya diberikan panggangan seperti manusia memanggang kambing di dunia dan api neraka ini sangat memedihkan perempuan ini...!!!’

3. Azab buat perempuan yang suka menjadi penggoda dan berusaha menggairahkan pria lain dengan tubuhnya yang aduhai‘‘Perempuan ini mukanya akan menghitam dan memakan isi perutnya sendiri...!!!’’(H.R. Imam Bukhari dan Muslim)

Semoga Bermanfaat untuk Kita Dan Sahabat yang Lainnya..
Rasulallah SAW bersabda : "Barang siapa yang menyampaikan 1(satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

Semoga teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT. 



(sumber: siramanislam_com)

Senin, 11 April 2016

Masyaallah!! Inilah Akibat Yang Akan Diterima Suami Bila Pelit Menafkahi Istri . Tolong Bantu Sebarkan Ya..

dalam beragam peluang saya lakukan perbincangan dengan ibu-ibu, terkuaklah narasi yang tersembunyi dan tidak kerap diungkapkan mereka, karena cemas disangka mereka tidak ridho dengan pemberian suami. Lewat cara tersirat, bahkan terdapat banyak yang mengatakan apabila mereka tidak diberi ‘keadilan’ suaminya berkaitan dengan pemberian nafkah yang layak.

Nafkah suami yakni hal yang paling utama dalam satu pernikahan. Tidak tahu nafkah lahir yang berkaitan dengan pemberian sebagian uang atau barang untuk kebutuhan sehari-harinya istri itu keluarganya, maupun nafkah yang berkaitan dengan rasa aman, nyaman atau hubungan harusnya suami istri.








Dari beberapa diskusi, terkuaklah apabila sebagian istri ini mengeluhkan beberapa hal, satu diantaranya pemberian nafkah yang kurang layak buat mereka, walaupun sebenarnya suami demikian berkecukupan, ada pula karena sang istri juga bekerja, jadi suami berikan nafkahnya lewat cara ala kandungannya, karena merasa ‘istri harus untuk hasil’ untuk cukupi keperluan rumah tangganya yang pada akhirnya pembagian penuhi kepentingan rumah tangga jadi “tak adil”, istri kenyataannya menempati jumlah paling banyak penuhi keperluan rumah tangga. Sampai ada pula istri yang mengeluh meskipun tidak diberikan nafkah lahir karena terkait tidak harmonisnya rumah tangga mereka.

Sesungguhnya Islam lihat nafkah untuk istri ini seperti apa? Apabila sebagian suami mempelajari satu saja ayat Al Qur’an tentu ia akan tahu faedahnya sebagai kepala rumah tangga. “Wajib untuk tiap-tiap suami untuk berikan nafkah dan pakaian pada istri, dengan sepantasnya. ” (Q. S. Al-Baqarah : 233)
Mesti disini mempunyai kandungan pengertian sederhana namun tegas, apabila tak ada yang lebih layak menafkahi istri dan anak-anaknya, berikan pakaian, perumahan, mencukupinya makan dan beberapa kepentingan pokok yang lain, namun semuanya dalam tanggungan suaminya. Apabila suami dalam keadaaan kurang bisa menanggungnya, jadi apabila istri bekerja untuk membantu penuhi kepentingan keluarganya, jadi itu terhitung sebagai sedekah untuk keluarga, tidaklah sebagai ‘pemberi pokok’, kecuali apabila suami sakit keras atau tidak ketahuan di mana keberadaannya, atau dalam keadaan darurat yang lain, seperti karena satu hal harus mendekam di penjara.

Jika tak ada hal penyulit atau darurat seperti itu, suami yakni orang yang bisa bekerja dengan baik dan membuahkan uang yang demikian cukup, jadi ia mesti berikan nafkah lewat cara layak pada istri dan keluarga. Tengah suami yg tidak berikan nafkah pada istri dengan tidak layak walaupun sesungguhnya ia bisa memberinya, jadi suami telah kerjakan perbuatan zalim pada istrinya. Dan pastinya zalim itu yakni perbuatan dosa.

Lalu, bagaimana sebaiknya istri menyikapi hal sejenis ini, dan bagaimana sesungguhnya Islam lihat masalah mengenai nafkah ini?

1. Suami mesti berikan nafkah pada istri, baik lahir maupun batin. Melalaikan hal sejenis ini berarti perbuatan zalim, mengingkari ayat-ayat Allah.

2. Apabila suami bakhil, pelit pada istrinya dan tidak berikan nafkah itu lewat cara layak, walaupun sebenarnya ia bisa memberinya, dan suami hanya menumpuk harta dan kekayaannya untuk kebutuhannya sendiri dan melalaikan keperluan pokok istri dan keluarganya, jadi hal itu demikian jadi perhatian Rasulullah :
Dari ‘Aisyah bila Hindun binti ‘Utbah berkata : “Wahai Rasulullah, sesungguhnya Abu Sufyan (suamiku,


Pen) seorang lelaki yang bakhil. Dia tidak berikanlah (nafkah) kepadaku yang penuhi saya dan anakku, kecuali yang saya ambil darinya tengah dia tidak tahu”. Jadi beliau bersabda : “Ambillah yang mencukupimu dan anakmu dengan layak. ”HR Bukhari, no. 5364 ; Muslim, no. 1714
Hadits itu menyaratkan, sebenarnya ada segi dari istri untuk harta suami untuk nafkahnya juga kehidupan keluarga dan jumlahnya juga sewajarnya. Istri bahkan dapat mengambil harta suami tidak ada izin, sama seperti kebutuhannya.

3. Syaikh Shalih bin Ghanim as Sadlaan bahkan berikan komentar dengan cara khusus tentang masalah suami pelit pada istrinya, beliau berkata “Memang ada kewajiban nafkah untuk istri. Dan nafkah itu diukur apa yang bisa penuhi istri dan anak-anaknya dengan memberinya lewat cara ma’ruf yang berarti nafkah itu diberikan lewat cara layak, biasanya dan baik”. Setelah itu ia memberi apabila suami tidak berikan lewat cara layak jadi istri dapat mengambil harta suami tanpa ada sepengetahuan atau izinnya namun juga lewat cara ma’ruf.

4. Mengambil harta suami tidak ada sepengetahuan apabila suami pelit ini memang ada rambu-rambunya, jadi harus dengan ma’ruf yakni tak berlebih-lebihan hanya cukup untuk penuhi kebutuhannya.

5. Apabila Suami tidak bisa berikan harta karena dalam kesulitan atau kemiskinan, jadi istri dianjurkan untuk ridha sekalian bersabar dengan itu, dan sebaiknya istri menolong untuk mencari nafkah keluarga.

6. Istri yang bekerja dan memiliki pendapatan, apabila ia berikan pendapatannya untuk membantu kebutuhan keluarga, jadi itu hanya untuk sedekah saja, dan itu tetaplah jadi pendapatan dan harta istri, tidak ada kewajiban (sesungguhnya) dalam membantu keluarga dengan uang atau harta itu, hingga suami sesungguhnya sekalipun tidak dapat kuasai harta atau mengambil harta istrinya tidak ada izin istrinya.
Hal sejenis ini diperkuat dengan dalilnya : hadis dari Abu Said Al-Khudri, bila satu waktu, Zainab (istri Ibnu Mas’ud) bakal membayar zakat perhiasan yang dia mempunyai. Lalu beliau kemukakan pertanyaan pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Bolehkah istri berikan zakatnya pada suaminya dan anak yatim dalam asuhannya?
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ya, silakan. Dia peroleh dua pahala : pahala melindungi hubungan kekerabatan dan pahala bersedekah. ” (HR. Bukhari 1466)
Dalam hal ini tersirat apabila kondisi diatas mengisyaratkan apabila istri Ibnu Mas’ud demikian kaya raya, dan suaminya yakni orang miskin.

 Ini tunjukkan apabila Ibnu Mas’ud meskipun tidak kuasai harta istrinya, walaupun dia yakni seorang yang miskin. Dan Istrinya juga memiliki dedikasi baik, bisa dibuktikan untuk memberi sebagian hartanya sebagai zakat maal untuk suaminya itu. Jadi begitu jelas keharusan nafkah itu sebenarnya ada di pundak suami.

Teman dekat Ummi dari uraian diatas itu jelaslah apabila kepentingan nafkah itu memang kewajiban suami, melalaikan kewajiban itu yakni satu hal yang zalim. Apabila istri bekerja, itu memang lakukan pekerjaan untuk menolong penuhi keperluan rumah tangga atau untuk mengaplikasikan ilmunya dan membantu sesamanya.

Pendapatan istri yakni mutlak miliki istrinya. Apabila ia membagi pendapatan itu untuk keluarga, itu sebagai sedekah baik buat dia, suami dilarang mengotak-atik harta istri tidak ada ridhanya, bahkan sebaliknya istri tak perlu membutuhkan ridha suami saat suami melalaikan nafkah keluarga dan istri saat ia berpunya, atau bisa menafkahi dengan layak, dengan catatan harus dengan ma’ruf, mengambil sesuai sama keperluan.
Cepatlah bertobatlah suami-istri bila keduanya sudah berbuat tidak ma’ruf dalam kehidupan rumah tangga dalam permasalahan nafkah, karenanya kezaliman yang begitu dekat dengan neraka.


Sumber: http_ceritakuharibesok_blogspot_co_id

Bagi yang Pelit Bersiaplah Menghadapi 7 Kerugian Ini

“Tiga perkara yang membinasakan, (salah satunya adalah) rasa pelit yang ditaati.” (HR. Thabrani)

Sahabat Ummi, tidak sedikit yang salah paham, disangkanya sifat pelit itu menguntungkan, sehingga orang-orang enggan membagikan kenikmatan yang diperolehnya pada orang lain, malahan berupaya menahan uangnya hanya untuk diri sendiri saja. Padahal sifat pelit itu justru merugikan loh.

Pernah kehilangan suatu barang? Hmm... itu hanya salah satu dari 7 kerugian yang sudah pasti dialami oleh orang yang pelit, meskipun belum tentu setiap kehilangan itu menunjukkan diri kita pelit loh yaa, bisa jadi karena pelupa, tapi ada baiknya menjadi bahan untuk berintrospeksi.

Bagi Sahabat Ummi yang mempunyai kenalan, keluarga, sahabat, atau bahkan pasangan hidup yang pelit, silakan kabarkan 7 kerugian berikut ini pada mereka! Semoga terinspirasi untuk meninggalkan sifat bakhil alias kikir alias pelit yang dipelihara selama ini.

Salah seorang sahabat terpercaya Rasulullah shalallaahu 'alaihi wassalam, yakni Abu Bakar Radiyallaahu 'Anhu berkata:

“Orang yang bakhil atau kikir tidak bisa lepas dari salah satu tujuh perkara berikut:

1. Ketika ia mati, hartanya akan diwarisi oleh orang yang akan menghabiskan dan membelanjakannya untuk sesuatu yang tidak diperintahkan Allah;
Daripada menyimpan-nyimpan harta untuk warisan ke anak, lebih baik pastikan harta tersebut halal dengan mengeluarkan zakatnya terlebih dahulu, serta menggunakannya sebagian untuk berinfak di jalan Allah, misalnya dengan cara wakaf, atau bersedekah.

Percayalah, harta warisan yang disimpan saja tanpa dibelanjakan di jalan Allah justru akan habis oleh ahli waris untuk hal yang tak bermanfaat.

2. Allah akan membangkitkan penguasa zhalim yang akan merenggut seluruh hartanya setelah menyiksanya terlebih dahulu;
Na'udzubillah, sungguh mengerikan jika harta yang kita miliki justru kita tahan, sehingga membuat Allah mengutus penguasa zhalim untuk 'mengambil paksa' dari tangan kita. Lebih baik bagikan harta tersebut dan infakkan di jalanNya agar harta bernilai barokah.

3. Allah menggerakkan dirinya untuk menghabiskan harta bendanya;
Orang pelit ada juga yang pada akhirnya justru menghabiskan harta bendanya untuk hal sia-sia sekadar untuk memenuhi kemauan nafsu dan syahwatnya saja.

4. Muncul ide pada dirinya mendirikan bangunan di tempat yang rawan bencana, sehingga bangunan berikut semua harta yang disimpan di dalamnya lalu ludes;
Sahabat Ummi, orang yang pelit sungguh tidak akan beruntung! Bahkan jika memiliki bangunan mewah di sebuah tempat, Allah bisa menjadikan tempat tersebut rawan bencana sehingga hilanglah semua harta yang dimiliki.

Jangan menganggap memberi uang lima puluh ribu untuk pembangunan masjid itu berarti sudah dermawan! Jika tabungan di rekening mencapai milyaran, semestinya jumlah sedekah yang dikeluarkan bisa puluhan atau bahkan ratusan juta Rupiah!

5. Dia ditimpa musibah yang dapat menghabiskan hartanya, seperti tenggelam, terbakar, mengalami pencurian dan sebagainya; Entah itu musibah kebakaran, kebanjiran, perampokan, penipuan online, atau lainnya, bisa jadi merupakan teguran untuk orang-orang yang kikir dan menahan hartanya dari berinfak dan bersedekah. Cobalah introspeksi sudah sebanyak apa kita bersedekah! Sudah sampai 10% dari harta yang kita miliki? Jika belum, sangat mungkin kita memang termasuk dalam golongan pelit.

6. Dia tertimpa penyakit kronis sehingga hartanya habis untuk berobat;
Orang yang pelit akan Allah berikan penyakit padanya yang berpotensi menyedot habis seluruh hartanya. Sekali lagi, jangan merasa sedekah satu juta itu besar jika kita sebenarnya memiliki uang puluhan milyar, karena secara persentase berarti kita bersedekah bahkan tidak sampai 1% dari jumlah harta yang dimiliki.

7. Dia menyimpan hartanya di sebuah tempat, kemudian ia lupa tempat itu, sehingga hartanya hilang.
Sering kehilangan barang karena lupa menyimpan di mana? Hati-hati, daripada begitu, lebih baik sedekahkan barang yang sudah tidak kita pergunakan, misalnya untuk tetangga, untuk kerabat dekat yang memerlukan, agar Allah memperkenankan kita untuk mendapat barang yang baru. Harta kita pun bisa lebih barokah.

Semoga info singkat ini bermanfaat. 



Sumber: http_silahkanshare-ya.blogspot_co_id

Selasa, 29 Maret 2016

ASTAGHFIRULLAH!!! Ini Azab Untuk Perempuan Yang Tidak Mau Berjilbab

Wahai saudariku, Kami menegaskan suatu pesan dari Nabi Kita, Muhammad Shalallahu 'Alaihi. Wassalam tentang Hijab. Jangan menyesal nanti di hari kiamat, apabila kamu tidak ingin membaca dan juga mentaati nasehat ini.
Bismillaahir Rahmaanir Rahiim...


①. Azab buat wanita yang membuka rambut kepalanya tidak hanya suaminya adalah;
‘‘Rambutnya hendak digantung dengan api Neraka sampai - sampai mendidih otaknya dan juga ini terjalin hingga berapa lama dia di dunia semasa hidupnya belum menutup rambut kepalanya...!!!’’
②. Azab buat wanita yang suka berpakaian seksi dan juga menonjolkan dadanya adalah;
‘‘Digantung dengan rantai api neraka dimana dada dan juga pusatnya diikat dengan api neraka dan betis dan juga pahanya dikasih panggangan serupa manusia memanggang kambing di dunia dan juga api neraka ini amat memedihkan wanita ini...!!!’’
③. Azab buat wanita yang suka jadi penggoda dan juga berupaya menggairahkan laki - laki lain dengan badannya yang aduhai adalah;
‘‘Perempuan ini wajahnya hendak menghitam dan juga memakan isi perutnya sendiri...!!!’’
(H.R. Imam Bukhari dan juga Muslim).

Semoga kita senantiasa melindungi jilbab kita secara istiqomah, aamiin... :)

Sabtu, 02 Januari 2016

Ini Azab Bagi Ibu yang Tidak Mau Menyusui Anaknya

WANITA adalah sosok yang paling istimewa di dunia ini. Keberadaannya begitu spesial, sampai-sampai seluruh dunia sangat memperhatikannya. Selalu terkenang wanita, jika kita bandingkan dengan lelaki. Akan selalu ada hari yang memperingati kaum wanita.

Begitu pun dalam Islam, wanita memiliki tingkatan yang begitu mulia. Allah SWT memberikan anugerah kepadanya untuk melahirkan dan menyusui buah hatinya. Melalui air susu ibu, anak tumbuh kembang secara baik. Namun sayang, tak sedikit kita temukan seorang wanita yang enggan menyusui anaknya. Selain mendapatkan kesehatan yang buruk selagi ia hidup di dunia, wanita yang seperti ini juga akan mendapatkan azab dari Allah SWT di akhir zaman kelak.

Pada lanjutan hadis Abu Umamah Al-Bahili RA disebutkan bahwa, Rasulullah SAW bersabda, “… ‘Kemudian keduanya berangkat membawa, ternyata ada wanita-wanita yang puting susu mereka digigit ular. Aku bertanya, ‘Siapa mereka?’ Keduanya menjawab, ‘Mereka adalah wanita yang tidak ingin memberikan air susu mereka kepada anak-anak mereka’,” (HR. Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban).

Rasulullah SAW mengabarkan bahwa jika ular di neraka menyengat satu gigitan, akan menyebabkan panas demam selama empat puluh musim. Demikian juga kalajengking di neraka, ketika menggigit satu gigitan akan menyebabkan panas demam selama empat puluh musim,” (HR. Al-Baihaqi).
Jadi, Anda sebagai wanita yang diberi kelebihan oleh Allah SWT pergunakanlah amanah yang Allah titipkan itu dengan baik. Asi yang Anda miliki adalah hak anak Anda. Jika tidak Anda berikan, maka Anda sendiri yang akan merasakan derita. Bukan hanya di dunia, di akhirat pun azab yang pedih telah menanti. Naudzubillah.

Sumber: islampos
http://www_pelangimuslim_com/berita/ini-azab-bagi-ibu-yang-tidak-mau-menyusui-anaknya.html