Tampilkan postingan dengan label teknik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teknik. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 April 2016

MASYAALLAH : Mau Balita Hafal Al Quran? Ikuti 3 Teknik Ini

Dai muda yang juga penemu metode Menghafal Alquran Semudah Tersenyum, Ustadz Bobby Herwibowo mengungkapkan tiga teknik mengajar tahfidz (menghafal) Alquran buat balita (bayi di bawah lima tahun).


Pertama, ungkap Ustaz Bobby, harus menyenangkan. ''Bacakan Alquran kepada mereka dengan cinta dan senyuman. Anak kecil, khususnya balita, tidak perlu diajar baca dan tulis huruf jika itu merepotkan,'' paparnya kepada Republika.co.id, Ahad (31/1) menjelaskan.

Menurut Ustaz Bobby, ajak anak-anak ikut melafalkan apa yang Anda baca dari ayat Alquran. ''Ulangi berkali-kali hinga bacaan jelas dah fasih. Bila anak sudah menguasai satu surat pendek, pindahlah ke surat berikutnya,'' jelasnya menyarankan.

Ustaz Bobby mengingatkan, abaikan target hafalan dan harus fokus pada keceriaan anak. ''Jangan lupa beri hadiah bila anak bisa menghafal setengah atau satu juz. Itu dilakukan agar anak termotivasi untuk terus menghafal dan mencintai Alquran,'' ujarnya.

Teknik kedua, ungkap Ustaz Bibby, perdengarkan. Menurut dia, setiap anak balita mampu menguasai banyak bahasa yang sering ia dengar.

Contoh,
meski asli anak Indonesia dari ayah dan ibu asli Indonesia namun ia terlahir di Amerika misalnya. Maka tanpa perlu belajar bahasa Inggris, insya Allah anak akan fasih berbahasa Inggris seperti orang Amerika kebanyakan.

''Mengapa demikian? Sebab ia biasa mendengar. Maka teknik agar balita bisa menghafal Alquran dengan baik adalah dengan cara memperdengarkan Alquran,'' tuturnya menjelaskan.


Ustaz Bobby Herwibowo mengungkapkan, jika Anda mampu membacakan Alquran dengan benar untuk balita Anda, maka bacakanlah sesering mungkin. Namun jika bacaan Alquran Anda masih kurang baik, jangan berkecil hati.

Perdengarkanlah untuknya dari para imam dan qari dengan bacaan yang fasih seperti Mahmud Hushary dan Shiddiq Minsyawi. Perdengarkan kepada balita Anda bacaan para imam itu.

''Ulang-ulang satu surat agar akrab di telinga mereka, dan minta buah hati Anda mengikutinya. Insya Allah mereka akan mudah mengikuti bacaan Al Quran yang diperdengarkan,'' kata Ustaz Bobby menjelaskan.

Teknik Ketiga, sambung Ustaz Bobby, adalah pembiasaan. ''Ulangi bacaan Alquran dalam waktu-waktu ceria anak. Seperti saat pagi usai subuh. Ketika beraktifitas dan bermain. Ba'da Ashar dan usai shalat dan mandi. Ba'da Maghrib sampai Isya. Dan menjelang tidur.''

Alumnus Universitas Al Azhar Kairo, Mesir ini, juga menyarakan agar dibiasakan Alquran tetap mengalun indah di rumah baik dari lisan Anda atau anak Anda atau dari MP3 player.

''Juga biasakan Alquran mengisi saat-saat indah keluarga seperti saat berolahraga, saat berkendara, saat bermain bersama dan banyak lagi'' paparnya menambahkan.

Sumber: dakwahmedia_net

Jumat, 08 Januari 2016

BUAT KAMU YANG TIDAK BISA BERENANG, AYO PELAJARI UITEMATE ,Teknik Mengapung yang Telah Menyelamatkan Banyak Nyawa...

Teknik mengapung dalam air meskipun namanya berasal dari nama Jepang tetapi adalah merupakan salah satu Tradisi & Budaya Tionghoa sendiri, sebenarnya sich ini sangat di sepelekan banyak orang padahal teknik mengapung dalam air ini sangat lah berguna bagi kita, makannya nie kita memberitahukan para masyarakat agar membaca bagaimana sich

TEKNIK MENGAPUNG DALAM AIR ITU??
 
Ayo dong bagi kamu yang tidak pandai dalam berenang, kamu harus mau berusaha “bagaimana kamu bisa menjadi pandai dalam berenang??”, yaa… paling tidak pandai ngapung lah dalam air. Tapi jangan khawatir kami mempunyai tips nya nich, ya nama tips nya disebut dengan “uitemate” yang berarti “mengambang dan menunggu” yang di cetuskan oleh Profesor Hidetoshi Saito dari Universitas Teknologi Nagaoka, Jepang. Teknik Uitemate membantu kita untuk menghemat energi dan lebih mudah bernafas. Inti dari teknik ini adalah tidak memaksakan diri untuk berenang, cukup mengambang seperti daun di atas air.

Latar Belakang
 
Ternyata banyak korban tenggelam saat jatuh ke dalam air dengan berpakaian lengkap dan juga sangat penting bagi kita mengetahui cara mengambang di permukaan dengan kondisi tersebut. Saat seseorang jatuh ke dalam air, reaksi spontan adalah berusaha untuk berenang walaupun ternyata ia tidak pandai berenang. Dengan spontan korban juga akan melambai-lambaikan tangannya sambil berteriak minta tolong, tangan yang mengarah ke atas sebenarnya malah akan membuat korban menjadi semakin mudah tenggelam.

cara melakukan teknik uitemate 

Cara melakukan teknik Uitemate. Ilustrasi : andriewongso.com

Cara Melakukan teknik Uitemate :
  1. Apungkan tubuh seperti tidur terlentang.
  2. Biarkan wajah menatap keatas untuk memastikan kita tetap bisa bernafas.
  3. Rentangkan tangan dan kaki.
  4. Jika kamu menggunakan sepatu, biarkan sepatu tersebut tetap terpasang karena bisa membantumu tetap mengapung.
  5. Jika kamu menemukan botol kosong, gunakan botol tersebut untuk didekapkan di atas dadamu.
  6. Tunggu sampai bala bantuan datang. Jangan bergerak yang akan semakin menghabiskan tenagamu, apalagi bagi yang tidak tahu berenang sama sekali.
Pada sekarang ini juga sudah banyak kasus seseorang terjebak didalam air yang dimana dia akan mencoba untuk menegakkan kepalanya diatas permukaan air, seluruh tubuh akan tenggelam jika orang tersebut mencoba untuk menarik perhatian penyelamat dengan melambaikan tangan. Skenario terburuknya, orang tersebut akan mati tenggelam dalam hitungan beberapa menit

Contoh Kasus Yang Menggunakan Teknik Uitemate :
 
Seorang anak SD dapat diselamatkan karena ia bertahan hidup dengan cara memeluk tas ransel-nya terjadi  di sungai Toga saat hujan badai terjadi pada tahun 2008. Para ahli mengatakan, seseorang dapat dengan mudah mengapung di permukaan air seperti layaknya Berang-berang, dengan hanya memegang sesuatu seperti botol plastik kosong.

Dan ada juga peristiwa lainnya yang menakjubkan saat Jepang dihantam Tsunami pada 11 Maret 2011, murid-murid SD di Prefektur Miyagi selamat dari tenggelam karena menggunakan teknik Uitemate. Saat gempa terjadi, mereka dievakuasi ke gedung olahraga, namun tak lama kemudian mereka terjebak air tsunami yang masuk kedalam gedung dan air makin lama makin meninggi.

Kemudian bencana tersebut berlalu, para rewalan dibuat takjub saat masuk ke dalam gedung tersebut, tak ada satu pun murid yang tewas tenggelam. Seorang guru mengatakan mereka selamat karena menggunakan teknik Uitemate untuk mengapung. Kebetulan teknik ini telah dipelajari pada saat pelajaran renang. Teknik ini memang telah diajarkan di seluruh Sekolah Dasar di Jepang. Profesor Hidetoshi Saito adalah orang yang mencetuskan ide ini dan ia mulai mempolulerkannya pada tahun 2000. Ia mendapatkan ilham ketika melihat daun yang mengapung di air.Saat ini teknik Uitemate gencar di kampanyekan ke seluruh Dunia, terutama wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia. (Rianty)

Sumber:http_binnekamedia_com/tentang-tionghoa/tradisi/uitemate-teknik-mengapung-dalam-air-ayo-kita-pelajari