Tampilkan postingan dengan label dosa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dosa. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Mei 2016

Hati-Hati! Inilah 10 Dosa Penghalang Rezeki, yang Nomor 10 Pasti Pernah Anda Lakukan!

 dalam suatu majelis yang diselenggarakan dan juga ustaz yusuf mansur jadi penceramahnya, dia mengutarakan kalau terdapat 10 dosa besar yang dapat membatasi rezeki. dosa - dosa tersebut dapat dosa kepada allah dan juga dapat pula dosa kepada sesama manusia. apabila kamu terasa rezeki kamu seret, cobalah identifikasi diri kamu apakah kamu melaksanakan salah satu ataupun sebagian dosa besar yang hendak kami kutip satu persatu dari ustaz yusuf mansur.

apa aja dosa - dosa besar tersebut sampai mampu jadi penghambat turunnya rezeki dari allah? silakan indetifikasi diri kamu apakah kamu sempat melaksanakan dosa besar yang sempat dijabarkan oleh ustaz yusuf mansur berikut ini :

1. syirik (menyekutukan allah)
syirik merupakan dosa besar penghalang rezeki, syirik merupakan dosa yang tidak diampuni. apabila terdapat orang yang wafat dalam kondisi masih syirik hingga dia hendak berposisi dalam neraka selamanya.

2. meninggalkan sholat
sholat merupakan harus, meninggalkan sholat merupakan dosa besar. terdapat baiknya kamu senantiasa melindungi sholat kamu, sebisa bisa jadi ditunaikan. hendaknya kala panggilan allah (azan) berkumandang segeralah memenuhi panggilannya, jangan ditunda. tidak ingin pula kan rezekinya ditunda oleh allah.
3. durhaka kepada orang tua
surga ditelapak kaki bunda, durhaka kepada kedua orang tua sama aja menjauhkan diri dari surga. sekalian menjauhkan dari rezeki yang halal.

4. zina
bagaimanapun jangan sempat melaksanakan zina. hukuman orang yang berzina sangat berat dan juga pula tercantum dari dosa besar.

5. rizki haram
perolehlah rizki dengan trik yang halal, dengan usaha yang halal. rizki yang diperoleh secara haram dapat memutus rizki halal karna rizki haram merupakan tercantum dosa besar penghalang rezeki halal.

6. minum khamr
minuman keras ataupun khamr menggambarkan minuman yang memabukkan. ada banyak perihal yang mudharat pada khamr ini. jauhilah khamr karna allah.

7. memutus silaturahim
memutus silaturahim menggambarkan perihal yang membatasi rezeki, kebalikannya menyambung silaturahim merupakan perihal yang mendatangkan rezeki.

8. menuduh dan juga bersaksi palsu
hati hati dengan perkataan kamu, mulutmu harimaumu. sering - kali mulut sulit buat dikendalikan, tetapi cobalah mengatakan yang baik ataupun diam.

9. kikir dan juga pelit
kikir menggambarkan dosa penghalang rezeki, jauhilah kikir. kebalikannya dermawan, suka membantu menggambarkan perilaku yang mendatangkan rezeki.

10. ghibah
ghibah ataupun gosip, membicarakan keburukan orang menggambarkan dosa besar! awas, ghibah pula dapat dalam kegiatan tv.




[sumber: tolongsebarkan.com]

Senin, 23 Mei 2016

Sebarkan! Dosa Tidak Menutup Aurat Tidak Bisa Dihapus Dengan Pahala Apapun!

tidak mampu dipungkiri bahwa sebagian besar kalangan perempuan menyangka apabila tidak mengenakan hijab “hanyalah” dosa kecil yang tertutup dengan pahala yang banyak dari shalat, puasa, zakat dan haji yang mereka jalani. ini ialah trik berpikir yang salah mesti diluruskan.

sebarkan! dosa tidak tutup rambut/aurat tidak dapat dihapus dengan pahala apa juga!

kalangan perempuan yang tidak mengenakan hijab, tidak aja sudah berdosa besar pada allah, namun sudah hapus seluruh pahala amal ibadahnya bagaikan bunyi tulisan al - maidah ayat 5 baris terakhir yang maksudnya : “barang siapa yang mengingkari hukum - hukum syariat islam sehabis beriman, jadi hapuslah pahala amalnya terlebih lagi di akhirat ia tercantum orang - orang yang merugi. ”

sebagaimana kita mengenal, mengenakan hijab buat kalangan perempuan merupakan hukum syariat islam yang digariskan allah dalam tulisan an - nur ayat 59. jadi kalangan perempuan yang tidak memanfaatkannya, mereka sudah mengingkari hukum syariat islam dan buat mereka berlaku syarat allah yang tidak dapat ditawar lagi, ialah hapus pahala shalat, puasa, zakat dan haji mereka.

perilaku allah diatas ini sama dengan perilaku manusia dalam kehidupan tiap hari bagaikan terlambang dari peribahasa serupa : “rusak susu sebelanga, lantaran nila setitik”. semisalnya, satu gelas susu ialah lezat diminum. tetapi apabila dalam susu itu terdapat setetes kotoran manusia, kita tidak buang kotoran itu lalu meminum susu itu, tetapi kita buang seluruh susu itu.

demikianlah perilaku manusia apabila terdapat benda yang kotor mencampuri benda yang bersih. apabila manusia tidak mau meminum susu yang bercampur sedikit kotoran, demikian halnya allah tidak mau terima amal beribadah manusia apabila satu aja perintah - nya diingkari.

didalam tulisan angkatan laut (AL) a’raaf ayat 147, allah melaporkan lagi perilakunya pada perempuan yang tidak mau memakai hijab, yang berbunyi, “orang - orang yang mendustakan ayat - ayat kami, pula mendustakan akhirat, hapuslah seluruh pahala amal kebaikan. tidakkah mereka hendak tidak di beri balasan terkecuali dari apa yang sudah mereka jalani? ”

kalangan perempuan yang tidak mengenakan hijab didalam hidupnya, mereka sudah setimpal dengan bunyi ayat allah diatas ini, hapuslah pahala shalat, puasa, zakat, haji.



(sumber: islam-bertabligh.blogspot.co.id)

Selasa, 10 Mei 2016

NAUDZUBILLAH...!!! INILAH KE TUJUH DOSA YANG TIDAK DIAMPUNI ALLAH WALAUPUN DENGAN TAUBAT... MUSLIM WAJIB BACA !!! (SEBARKAN)

Disaat kita hidup bercukupan makan dan tidur dengan tenang, pernahkah kita berfikir tentang dosa kita? Dosa besar dan kecil. Kita meminta diampunkan dosa kepada Allah, tetapi kita tidak tahu bahwa ada juga dosa yang tidak akan diampun oleh Allah.
Inilah 7 dosa yang tidak diampun oleh Allah:


1. Makan harta anak yatim secara haram.
Ini adalah dosa yang sangat berat dan tidak diampunkan oleh Allah. Kecuali si pemakan harta anak yatim tersebut membayar kembali harta yang telah digunakan serta memohon maaf kepada anak yatim tersebut . Apabila anak yatim tersebut memaafkan perbuatannya, barulah boleh bertaubat kepada Allah SWT. Seandainya anak yatim tersebut tidak memaafkan perbuatan itu, maka dosanya tidak akan hilang.

2. Menuduh muslimah berzina.
Orang yang menuduh muslimah hendaklah memohon maaf kepada wanita tersebut, jika wanita itu memaafkan, maka terhapuslah dosa tersebut dan baru boleh si penuduh bertaubat kepada Allah SWT. seandinya wanita tersebut tidak mau memaafkannya maka dosanya tidak terhapus sampai kapan pun dan tidak bisa bertaubat kepada Allah SWT.

3. Lari dari peperangan Jihad yang memperjuangkan kalimah Allah SWT.
Mereka yang lari atau menghindari medan peperangan jihad adalah mereka yang pengecut dan tidak layak memasuki Syurga, cubalah baca dalam sejarah Islam hukuman mereka yang lari dari medan Jihad, Rasulullah SAW harus terpaksa menunggu arahan Allah SWT untuk memaafkan kesalahan tersebut.

4. Melakukan sihir.
Mereka pelaku sihir dan pengamal sihir adalah mereka yang Syirik kepada Allah SWT, memang tidak layak bertaubat kepada Allah SWT melainkan mengucap kembali kalimah Syahadah dan mesti menyerah kepada kerajaan Islam untuk melaksanakan hukuman yang sewajarnya.

5. Bersyirik kepada Allah SWT atau menyamakan mahkluk dan benda dengan kedudukan Allah SWT.
Dosa perbuatan syirik atau menyamakan Allah SWT dengan makhluk atau dengan niat, percakapan dan perbuatan yang disadari atau tidak disadari maka dosa ini tidak bisa bertaubat kecuali dengan mengucap kembali kedua Kalimah Syahadah dan dalam dalam syariat Islam mesti dilaksanakan hukuman hudud barulah Allah SWT rela menerima kembali amal ibadah seseorang hamba yang telah menduakan Allah SWT atau menyamakan Allah SWT atau menyekutukan Nya.

6. Membunuh Para Nabi yang diutuskan oleh Allah SWT.
Mereka yang membunuh Para Nabi hendaklah dihukum bunuh dan terserah kepada Allah SWT untuk meng-azab mereka. Rasulullah SAW pernah mengutuskan utusan untuk membunuh mereka yang menghina atau mengejek Allah SWT dan Rasulullah SAW semasa mendirikan Negara Islam Madinah.

7. Memutuskan tali silaturahmi.
Memutuskan hubungan silaturahmi adalah HARAM dan termasuk DOSA BESAR. Karena pelakunya terancam dengan hukuman yang Allah segerakan di dunia, disamping ia juga terancam masuk ke dalam api Neraka di akhirat kelak.
Dosa memutuskan tali silaturahmi tidak bisa dengan cara bertaubat. Pelaku hendaklah menyambungnya kembali dengan berbuat baik kepadanya, baik dengan perkataan maupun perbuatan. Dengan demikian Allah akan memaafkannya.

Kitab Tanbihul Ghafilin , Jilid 1 & 2. M/S : 532



(Sumber: informasiislamku.blogspot.co.id)

Selasa, 03 Mei 2016

Inilah 10 Dosa Besar yang Tak Diampuni Allah SWT (1)

DOSA dalam bahasa Arab disebut dengan itsm dan ‘ishyaan.  Dosa dengan pengertian ini memiliki makna berpaling dari perintah tuan, melakukan kesalahan dan kelalaian. Seorang pendosa itu tidak mengikuti akalnya tapi justru mengekor kepada syahwat dan amarahnya dan ketika itu mungkin saja ia terjerambab ke dalam suatu perbuatan dosa dan ketika itu juga ia telah berkhianat kepada dirinya sendiri.

Dosa merupakan perangkap setan dimana bagian dalamnya adalah api dan bagian luarnya itu disertai dengan rasa nikmat dan keinginan syahwat yang sifatnya spontanitas membuat orang  lalai terlena dan tenggelam bahwa balasan siksa Ilahi tengah menantinya.

Di antara dosa-dosa yang dilakukan oleh manusia, maka ada 10 dosa besar yang tidak diampuni oleh Allah SWT. Kesepuluh itu adalah:

1. Musyrik

Musyrik adalah orang yang melakukan dosa syirik (berasal dari kata syarikah : persekutuan) yaitu mempersekutukan atau membuat tandingan hukum atau ajaran lain selain dari ajaran/hukum Allah.
Kemusyrikan secara personal dilaksanakan dengan mengikuti ajaran2 selain ajaran Allah secara sadar dan sukarela (membenarkan ajaran syirik dalam qalbu, menjalankannya dalam tindakan dan berusaha menegakkan atau menjaga ajaran syirik tersebut).

2. Murtad

Seorang yang keluar dari agama islam dan berpindah kelain keyakinan baik disengaja maupun tidak, baik dengan suruhan orang lain maupun atas kemauan sendiri maka Allah SWT akan melaknat orang tersebut dan dosanya tidak akan terampuni dan diakherat kelak Allah akan memberikan tempat An-Naar-NYA. Naudzubillah min dzalik.

3. Pergi ke dukun

Hal ini kadang dimasyarakat masih banyak yang mengikutinya. Padahal mengakunya muslim tetapi masih percaya apa yang dikatakan ilmu perdukunan (peramalan kehidupan). Dosa apabila kita sampai melakukan hal di atas maka sholat kita tidak akan diterima sampai 40 hari.

4. Durhaka terhadap orang tua

Durhaka kepada orang tua / bapak ibu kita. termasuk dosa yang besar. apalagi jika orangtua kita sudah bilang “durhaka”, kemungkinan sudah bisa masuk neraka. Tetapi yang mengatur masuk/tidaknya hanyalah Allah. Rasullulah pernah bersabda, “Orang yang harus kita sayangi pertama adalah ibumu, yang kedua adalah ibumu, dan yang ketiga adalah ibumu, dan barulah yang keempat bapakmu. Jangan sekali-sekali membantah perintah orang tua. itu merupakan dosa yang besar.”


5. Berzina

Berzina adalah bercampurnya antara laki-laki dan perempuan tanpa adanya ikatan pernikahan.
Al Qur’an surat Al-Isro’ (17) : 32:  “Dan janganlah kamu mendekti zina, sesungguhnya zina adalah perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk”.
Al-qur’an surat An-Nur (24) : 30: “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: ” Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Alloh Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”


bersambung...



(sumber: siraman.com)

Minggu, 01 Mei 2016

Peliharalah 7 Kalimat Ini, Dosa Sejumlah Buih Lautan akan Diampuni

Setiap manusia di dunia ini pasti tidak luput dari perbuatan dosa.
Manusia yang mau bertaubat akan senantiasa di ampuni oleh Allah, karena Allah Maha Pengampun lagi maha penyayang. Maka dari itu peliharalah 7 kalimat ini, kalimat yang dapat menghapus segala dosa meskipun banyaknya sama seperti jumlah buih dilautan.


7 kalimat ini juga dapat mendekatkan diri seorang hamba kapada Allah jika diamalkan. Benarkah demikian? Apa saja ke-7 kalimat yang dapat menghapus dosa kita? Dosa akan diampuni jika memelihara 7 kalimat ini:

1. Bismillah
Bismillah artinya dengan menyebut Asma Allah, kalimat ini dianjurkan untuk dibaca setiap mengawali sebuah pekerjaan. Sebuah pekerjaan yang diawali dengan kalimat ini akan selalu dimudahkan oleh Allah dan seseorang akan semakin dekat dengan Allah.

2. Alhamdulillah
Alhamdulillah artinya segala puji bagi Allah, kalimat ini dianjurkan untuk selalu dibaca setelah melakukan sebuah pekerjaan. Semua pekerjaan yang telah selesai dan diakhiri dengan kalimat ini akan menambah keberkahan dan kalimat ini sebagai tanda terima kasih atau rasa syukur atas segala pertolongan Allah dalam meringankan pekerjaan yang telah dilakukannya, selain itu kalimat ini juga dapat mendekatkan seseorang kepada Allah.

3. Astaghfirullah
Kalimat istighfar atau astaghfirullah artinya aku mohon ampun kepada Allah. Setiap manusia dianjurkan untuk selalu mengamalkan kalimat ini untuk menghapus segala dosa-dosanya. Kalimat ini merupakan kalimat pertaubatan dan Allah akan mengampuni hambanya yang senantiasa bertaubat kepada-Nya. Dengan selalu mengamalkan istighfar ini maka dapat mendekatkan diri kepada Allah dan agar dosa diampuni.

4. InsyaAllah
InsyaAllah artinya jika Allah menghendaki, kalimat ini dianjurkan untuk selalu diucapkan ketika hendak melakukan suatu pekerjaan. Mengapa demikian? Sebagai manusia biasa kita tidak dapat memastikan hal yang akan terjadi kelak karena semua yang peristiwa yang akan terjadi merupakan rahasia Allah dan manusia hanya bisa menjalaninya saja. Jadi kita harus mengucapkan InsyaAllah jika hendak melakukan suatu pekerjaan karena belum tentu kita dapat melaksanakannya dan semua itu merupakan kehendak Allah. Kalimat ini juga dapat mendekatkan seorang manusia kepada Allah.

5. “Laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adziim”
“Laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adziim” artinya tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah yang luhur lagi Agung. Kalimat ini dianjurkan untuk diucapkan ketika menghadapi hal-hal atau masalah yang tidak dapat ditanggung atau masalah yang dapat memicu tingginya emosi. Dengan mengucapkan kalimat ini dengan tenang dan khusyu’ maka Allah akan memberikan pertolongan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi selain itu seseorang yang mengucapkan kalimat ini akan semakin dekat dengan Allah. Peliharalah tujuh kalimat ini, dosa sejumlah buih lautan akan diampuni.

6. “Innaa lillaahi wa inna ilahi raaji’uun”
“Innaa lillaahi wa inna ilahi raaji’uun” artinya sungguh kami adalah kepunyaan Allah dan kepada-Nya pula kami kembali. Kalimat ini dianjurkan untuk diucapkan ketika mengalami musibah seperti kematian kerabat, tertimpa gempa, banjir, dll. Dengan membaca kalimat ini maka Allah akan memberikan kesabaran dan keikhlasan untuk menerima musibah yang menimpanya karena sejatinya semua musibah yang diberikan Allah merupakan media untuk meningkatkan keimanan kita kepada-Nya.

7. Dua kalimah thayyibah
Dua kalimah thayyibah yang dianjurkan untuk dibaca adalah “Laa ilaaha illallahu muhammadur rasuulullah” yang artinya tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah Rasul Allah. Dua kalimat ini dapat menuntun manusia untuk menuju syurga dan kalimat ini merupakan kalimat pengukuhan bahwa Tuhan yang wajib disembah adalah Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah.

Itulah beberapa informasi seputar 7 kalimat yang dianjurkan untuk senantiasa dibaca pada waktu tertentu dan peliharalah 7 kalimat ini, dosa sejumlah buih lautan akan diampuni.



(sumber: silahkanshare-ya.blogspot.co.id)

Jumat, 29 April 2016

Renungan Untuk Kaum Wanita Zaman Sekarang, Maaf Kalau Tersinggung, Cuma mengingatkan

Di bawah ini adalah sebuah renungan yang sangat bagus khususnya untuk kaum wanita. Silahkan baca baik-baik, dan maaf kalau ini membuat anda merasa tersinggung.


Ma’af Kalau Tersinggung, cuma mengingatkan.
TAK TAU MALU
Itulah fenomena tanda tanda akhir zaman yang makin nyata sekarang ini
Tak ada rasa malu,
tak ada rasa berdosa.
Semuanya berjalan nampak biasa saja.

Mengaku Islam agamanya.
Mengaku Allah adalah tuhannya.
Mengaku Al-Qur’an pedoman hidupnya.
Mengaku Muhammad adalah nabinya.

Tapi sayang pengakuan imannya hanya berhenti di lisan semata.
Tak sampai pada dinding hatinya terlebih ruang hati terdalam.
Tak nampak dari perbuatannya yang ada justru prilaku seperti tak ber-Tuhan.
Miris melihat insan bernama wanita.

Berjalan berlenggok dengan aurat terbuka.
Cengar – cengir mempertontonkan tubuh mengundang syahwat durjana.
Mengadu tubuh seksi antara satu dan lainnya.
Semakin kecil pakaian semakin seksi katanya

semakin sempit semakin aduhai katanya
semakin ketat semakin sempurna katanya
Bangga sama tubuhnya
tapi dikufuri dengan mengumbarnya kemana-mana.
Dinasehati malah nyinyir “jangan sok suci”.

Pakaian tak masalah katanya yang penting
hati..
Katanya mau ke Syurga tapi merasa benar sendiri..
padahal, di syurga tak ada wanita seperti ini.
Boro-boro ke syurga, mencium wanginya saja tak bisa dinikmati.

Ada juga wanita dengan kerudung modis
Kerudung berjambul kayak punuk onta. Sadis!
Berkerudung Sesuai syariat katanya, bikin miris
Jilbab panjang dikatakan kuno gak necis.
Begini, Jilbab sesuai tuntunan jaman. Tragis!

Beribadah itu butuh ilmu
Gak asal pake dengan tafsir sendiri
Dikasih tau sama yang faham, belagu
Tetap pilih punuk onta katanya biar percaya diri
Begitulah fenomena jaman sekarang

Iman tergerus dengan barang dagangan
Yang penting keren ikut ke barat-baratan
Udah lupa ama perintah Tuhan.
Maksiat terbentang jadi biasa

Yang nentang malah dibilang Islam-Islaman
Dituduh Islam Aliran Begitulah,
Yang salah dibenarkan
Yang benar disalahkan
Namun tak sedikit yang tetap bertahan

Pada ajaran yang tertuang dalam Al-qur’an
Berpakaian iman, berjilbab panjang
Meski kadang datang cibiran
“ih, itu Islam apaan??”

“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat :
[1] Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan
[2] para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring.
Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 2128)

Astagfirullah….
Ya Allah, Ampunilah semua dosa-dosa kami, baik sengaja atau pun tidak, berkahilah kami, ramahtilah kami, berikanlah kami hidayah-Mu agar kami senantiasa dekat kepada-Mu hingga akhir hayat.



(Sumber : Sebarkanlah.com)

INILAH DOSA JIKA ISTRI ENGGAN KUNJUNGI MERTUA

Ketika seorang wanita telah sah untuk bersanding dengan seorang laki-laki, maka statusnya berubah menjadi seorang istri. Dan kewajiban sebagai seorang istri ialah mentaati suaminya. Termasuk untuk tinggal dan mengikuti segala aturannya, segali itu masih berada dalam tuntunan syariat Islam. Bukan hanya berlaku baik terhadap suami, sang istri pun harus berperilaku baik pula pada keluarga suami, termasuk kedua orang tuanya, yang menjadi mertua bagi istri.


Terkadang ada istri yang tidak begitu menyukai mertuanya sendiri. Hal ini terjadi akibat beberapa faktor yang berbeda. Namun yang pasti, hal inilah yang menjadi penghambat hubungan silaturahmi untuk berjalan baik. Lalu, bagaimana hukumnya istri yang tidak mau mengunjungi rumah mertuanya? Dan apa hak mertua atas istri?


Seorang istri wajib menaati suami dalam perkara-perkara yang tidak mengandung maksiat kepada Allah. Syariat telah memberikan dorongan yang kuat kepada istri untuk menaati suami, serta memperingatkannya dari tidak mentaatinya dalam perkara-perkara yang ia bisa taat kepadanya.

Dalam Al-Musnad dan Shahih Ibnu Hibban disebutkan bahwa Nabi SAW bersabda, “Jika seorang wanita telah mengerjakan shalat lima waktu, berpuasa satu bulan, menjaga kehormatannya dan mentaati suaminya, maka akan dikatakan kepadanya, ‘Masuklah kamu ke dalam surga dari pintu-pintu surga mana saja yang kamu kehendaki’.”

Dalam Al-Musnad, Shahih Ibnu Hibban dan Al-Mustadrak disebutkan bahwa Nabi bersabda, “Seandainya aku boleh memerintahkan seseorang untuk bersujud kepada orang lain (selain Allah), sungguh aku akan memerintahkan seorang istri untuk bersujud kepada suaminya.”
Dalam kitab Ash-Shahih diriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda, “Maukah kalian aku kabarkan tentang dosa yang paling besar? Yaitu, menyekutukan Allah dan
mendurhakai kedua orang tua.” Kemudian beliau duduk setelah sebelumnya bersandar dan bersabda, “Ketahuilah, juga perkataan sia-sia.” Beliau terus menerus mengulanginya hingga kami

bergumam, “Sekiranya

Di antara sempurnanya ketaatan istri kepada suami ialah hendaknya ia berbuat baik kepada kedua orang tua suami, berbakti kepada keduanya, tidak berlaku buruk pada keduanya, serta bersabar terhadap apa yang muncuk dari keduanya. Semua itu dilakukan demi meraih ridha suami agar dengan itu ia memperoleh pahala dari Allah.

Jika ibu Anda marah pada istri Anda lantaran suau sebab yang datang dari istri Anda, maka seyogyanya istri Anda meminta maaf darinya sebelum ia meninggal, agar ia meninggal dalam keadaan ridha terhadap istri Anda. Namun, jika ibu Anda telah meninggal sedangkan istri Anda belum mengerjakan hal itu maka istri Anda wajib banyak mendoakannya agar mendapat ampunan.

Demikian pula seorang anak wajib banyak mendoakan kedua orangtuanya ketika keduanya masih hidup maupun sesudah meninggal. Allah berfirman, “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah, ‘Wahai Rabbku, kasihilah mereka sebagaimana mereka berdua telah mendidikku waktu kecil’,” (QS. Al-Isra’: 24).

Adapun mengenai hal itu dianggap sebagai kedurhakaan seorang anak kepada ibunya atau tidak, maka jawabannya adalah jika istri menyakiti ibunya sementara ia tidak mencegahnya, melarangnya dan menghukum perbuatan istri tersebut maka hal itu termasuk bentuk kedurhakaan. Sehingga, ia harus banyak beristighfar dan memperbanyak amal shaleh.

Sesungguhnya Allah Mahamulia dan Mahamenerima taubat lagi Maha Penyayang, Jika Dia mengetahui dari hamba-Nya kejujuran taubatnya maka Dia akan menerima taubatnya.
Allah berfirman, “Katakanlah, ‘Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang’,” (QS. Az-Zumar: 53).

 


(sumber: MATATASBIH.com)

Astaghfirullah.. Inilah Dosa 24 Jam Wanita di Facebook! Bacalah...

 Prolog: Artikel ini dibuat tidak untuk memojokan berbagai pihak, terutama Wanita. akan tetapi sejauh ini penulis belum menemukan larangan bagi seorang laki-laki memajang fotonya di FB selama tidak memperlihatkan Aurat.Sehingga pembahasannya difokuskan pada permasalahan Wanita, penulis mengajak kepada laki-laki maupun Wanita untuk mengkaji permasalah ini lebih mendalam lagi, agar supaya KEBERKAHAN HIDUP senantiasa menyertai kita. Dan yang TERPENTING mudah-mudahan kita bisa mengambil IBRAH (Pelajaran).
............................................................Pernah ada seorang laki-laki Curhat ke Penulis, Beliau GELISAH dengan kondisi "Wanita-Wanita" yang suka menampakan foto-fotonya di FB. terlihat begitu kecewa melihat realita yang terjadi di kalangan kaum hawa saat ini Dengan nada lirih, mungkin dari lubuk hatinya yang terdalam, beliau menyampaikan "saya tidak TERTARIK dengan Wanita-wanita yang memajang fotonya di FB, harusnya mereka bisa lebih menjaga, bukan calon pasangan IDEAL karena BELUM BISA menjaga IZAHNYA (Kehormatannya) dan membiarkan kecantikanya dinikmati oleh orang-orang yang TIDAK BERHAK".............................................................

Seorang Wanita yang menampakkan foto dirinya di internet mungkin telah melanggar larangan untuk tidak tabarruj dan sufur. Tabarruj artinya seorang wanita menampakkan sebagian anggota tubuhnya atau perhiasannya di hadapan laki-laki asing. Sedangkan Sufur adalah seorang wanita menampak-nampakkan wajah di hadapan lelaki lain. Oleh karena itu Tabarruj lebih umum cakupannya daripada sufur, karena mencakup wajah dan anggota tubuh lainnya.

Tabarruj diharamkan dalam syariat berdasarkan ayat al-Qur’an dan juga hadits, antara lain: “Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu.” (QS. Al-Ahzab: 33)
Seorang Wanita yang menampakkan foto dirinya di internet mungkin telah melanggar larangan untuk tidak tabarruj dan sufur. Tabarruj artinya seorang wanita menampakkan sebagian anggota tubuhnya atau perhiasannya di hadapan laki-laki asing. Sedangkan Sufur adalah seorang wanita menampak-nampakkan wajah di hadapan lelaki lain. Oleh karena itu Tabarruj lebih umum cakupannya daripada sufur, karena mencakup wajah dan anggota tubuh lainnya.

Tabarruj diharamkan dalam syariat berdasarkan ayat al-Qur’an dan juga hadits, antara lain: “Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu.” (QS. Al-Ahzab: 33)
sans-serif; font-size: small;">
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ada dua kelompok penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: kaum yang membawa cemeti seperti ekor sapi yang memukuli orang-orang dengannya dan para wanita yang berbaju tapi mereka telanjang, berlenggak lenggok kepala mereka bagaikan punuk unta yang bergoyang. Wanita-wanita itu tidak masuk surga dan tidak mendapatkan baunya padahal bau surga bisa tercium sejauh sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 3971 & 5098)
Apabilaseorang Wanita menampakkan gambar dirimu di internet lalu dimanakah esensi hijab sebagai al Haya’ (RASA MALU). Sebagai seorang muslimah sejati, tentulah saudariku akan berpikir ribuan kali untuk melakukan hal yang demikian. Padahal Rasullullah Shallallahu’alaih wa sallam bersabda yang artinya: “Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlaq dan akhlaq Islam adalah malu” sabda beliau yang lain; “Malu adalah bagian dari Iman dan Iman tempatnya di Surga”.

Allah Azza wa Jalla juga menjadikan kewajiban berhijab sebagai tanda ‘Iffah (menahan diri dari maksiat) dalam firman-Nya, "Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu'min: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Al Ahzab: 59) Itu karena mereka menutupi tubuh mereka untuk menghindari dan menahan diri dari perbuatan jelek (dosa), karena itu “mereka tidak diganggu”. Maka orang-orang fasik tidak akan mengganggu mereka. Dan pada firman Allah “karena itu mereka tidak diganggu” sebagai isyarat bahwa mengetahui keindahan tubuh wanita adalah suatu bentuk gangguan baerupa fitnah dan kejahatan bagi mereka. Wallahua’lam

Maka pertanya terakhir, Sudah siapkah anda MENEKAN DELETE BUTTON di FB anda (saudariku)? karena sampai kita meninggal bisa semua foto seksi dan narsis yang kita upload di media sosial akan dinikmati oleh lelaki yang penuh maksiat. Itu artinya dosa kita akan terus mengalir. siapkah kita menanggungnya ?

Ridhokah laki-laki yang sudah dipersiapkan Allah untuk menjadi pasangan hidupmu?karena mereka lah yang berhak terhadap kecantikan yang kamu miliki. mari renungkan dan segera ambil keputusan.
Semoga Allah menjaga kita dari perbuatan yang merugikan diri kita dan membuat kita hina di mata Allah SWT....
Aamiin.....




(sumber: riefalfatih.blogspot.com)

Jumat, 08 April 2016

Astaghfirullah! Dosa Menyakiti Orang Tua Ternyata Langsung Dibalas Di Dunia

Orangtua merupakan sosok penuh kasih sayang yang senantiasa menjaga dan merawat buah hatinya. Mereka bahkan rela untuk bersusah payah agar bisa membesarkan anak-anaknya. Ketahuilah bahwa anak yang durhaka kepada orang tua, akan dibalas langsung di dunia.

Tidak hanya itu di antara mereka ada yang rela melakukan apapun agar si anak mendapatkan yang terbaik. Namun, fenomena yang terjadi saat ini adalah banyak yang kemudian tidak bersyukur atas yang telah dilakukan orangtuanya.

Bahkan banyak di antara mereka yang menjadi anak durhaka kepada kedua orangtuanya dan menganggap sepele hal tersebut. Padahal sebenarnya hukuman durhaka kepada orangtua tersebut akan disegerakan di dunia. Berikut penjelasan selengkapnya.

Menurut Imam Ad Dzhabi, durhaka kepada orangtua termasuk dalam dosa besar. Hal tersebut juga telah disepakati oleh para ulama. (Lihat, Faidh Al Qadir, 5/40). Mungkin banyak anak yang tidak menyadari hal tersebut dan tetap durhaka kepada orangtuanya. Padahal Rasulullah SAW bersabda yang artinya:

”Setiap dosa-dosa, Allah Ta’ala mengakhirkan (balasannya), sebagaimana yang Dia kehendaki dari dosa-dosa itu hingga hari kiamat. Kecuali durhaka kepada kedua oranguanya, sesungguhnya Allah menyegerakan (balasan) nya bagi pelakunya saat hidup di dunia sebelum wafat.” (Riwayat At Thabarani dan Al Hakim, dishahihkan oleh Al Hakim dan As Suyuthi)

Al Munawi menyatakan bahwa Allah Ta’ala akan mengakhirkan balasan setiap dosa-dosa di hari kiamat. Maka di hari itu para pelakunya memperolah balasannya jika Allah menghendaki. Kecuali hukuman bagi siapa yang berbuat durhaka kepada kedua orangtua, yakni kedua orangtua kandung Muslim, maka Allah menyegerakannya hukuman selagi orang tersebut masih hidup di dunia.

Oleh karena itu, apabila sudah melakukan suatu hal yang mendekatan perbuatan durhaka kepada orangtua maka jangan terlena jika hukuman Allah belum juga tiba. Sebab balasan atas perbuatan tersebut pasti akan terjsdi walaupun dalam jangka waktu yang lama.

Sebagaimana Ibnu Sirin ketika ditimpa kesedihan ia menyatakan, ”Aku tahu bahwa kesedihan ini karena dosa yang telah aku lakukan 40 tahun yang lalu.” Demikian pula dikisahkan bahwa ketika beberapa ahli ibadah menyaksikan suatu perkara (perbuatan dosa), maka ada yang mengatakan,

”Lihatlah balasannya setelah 40 tahun.”

Maka benar, balasan itu terjadi setelah 40 tahun. Demikianlah informasi mengenai ternyata hukuman durhaka kepada orangtua akan disegerakan di dunia. Maka dari itu, jangan pernah sepele terhadap satu perbuatan pun, sebab Allah adalah Dzat yang Maha Adil. Perlakukan orangtua sebaik mungkin, sebab ridho Allah terletak pada ridho orangtua kita.


Sumber: http_www_cerminan_com

Senin, 04 April 2016

Astaghfirullah!! Inilah 26 Dosa Istri Kepada Suami, Nomor 9 Paling Sering Di Lakukan

Inilah 26 Dosa Istri Kepada Suami. Bila masing-masing suami istri menunaikan kewajibannya secara sempurna sesuai dengan kesanggupannya, maka kebahagiaan dan kegembiraan akan terwujud, problematika akan hilang atau paling tidak berkurang. Kondisi ini sangat berpengaruh pada kebaikan keluarga dan kekuatan umat.



Mohon Bagikan Ya !

Mengintip Dosa Istri , 26 Dosa Istri Kepada Suami:
1. berlebihan dan menuntut kesempurnaan
2. kurang memperhatikan orang tua suami
3. kurang mempercantikkan diri di hadapan suami
4. banyak berkeluh kesah dan kurang bersyukur
5. mengungkit ungkit kebaikan kepada suami
6. menyebarkan masalah rumahtangga kepada orang lain
7. kurang memperhatikan posisi dan status sosial suami
8. kurang membantu suami dalam kebajikan dan ketakwaan
9. membebani suami dengan banyak tuntutan
10. membuat suami risau dengan banyak menjalin hubungan
11. bersikap nusyuz terhadap suami
12. menolak ajakan suami berhubungan.
13. lalai dalam melayani suami
14. memasukkan orang yang tidak diizinkan suami Ke dalam rumahnya
15. keluar dari rumah tanpa izin suami
16. menaati suami dalam kemaksiatan kepada Allah swt
17. cemburu berlebihan terhadap suami
18. buruknya perilaku isteri bila suami berpoligami
19. lalai dalam mendidik anak-anak
20. kurang perhatian terhadap keadaan dan perasaan suami
21. menyebarluaskan rahsia tempat tidur
22. isteri mendeskripsikan seorang perempuan kepada suami
23. menggugat kepimpinan suami
24. isteri yang ikhtilah dan tabarruj di hadapan kaum laki-laki
25. kurang setia terhadap suami
26.Kurangnya ketakwaan kepada Allah setelah berpisah dari suami

      [reportaseterkini.net]

Senin, 28 Maret 2016

Inilah Dosa 24 Jam Seorang Wanita Di Sosial Media...Baca Dan Sebarkanlah Artikel ini Jika Bermanfaat Bagi Anda !!!

 seorang perempuan yang memperlihatkan photo pribadinya di internet bisa jadi aja sudah tidak mematuhi larangan tidak buat tabarruj dan sufur. Tabarruj berarti seorang perempuan memperlihatkan sebagian anggota badannya ataupun perhiasannya dihadapan lelaki asing.

Sedangkan Sufur ialah seorang perempuan menampak - nampakkan wajah dihadapan lelaki lain. Oleh karna itu Tabarruj lebih universal cakupannya dari pada sufur, lantaran mencakup wajah dan anggota badan yang lain.

Tabarruj diharamkan dalam syariat bersumber pada ayat al - Qur’an dan hadits, antara lain: “Dan hendaknya kamu tetaplah di rumahmu dan jangan hingga kamu berhias dan bertingkah laku serupa sebagian orang Jahiliyah yang dahulu. ” (QS. Al - Ahzab: 33)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu mengatakan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ada 2 kelompok warga neraka yang belum sempat aku amati: kalangan yang bawa cemeti serupa ekor sapi yang memukuli sebagian orang dengannya dan juga sebagian perempuan yang berbaju tetapi mereka t3l4nj4ng, berlenggak lenggok kepala mereka serupa punuk unta yang bergoyang. Wanita - wanita itu tidak masuk surga dan tidak memperoleh baunya walaupun sesungguhnya bau surga mampu tercium sepanjang sekian dan juga sekian. ” (HR. Muslim no. 3971 dan juga 5098)

Jika seorang perempuan memperlihatkan photo pribadinya di internet lalu dimanakah esensi jilbab bagaikan angkatan laut (AL) Haya’ (RASA MALU). bagaikan seorang muslimah sejati, pastinya saudariku hendak memikirkan ribuan kali buat jalani perihal yang demikian. walaupun sesungguhnya Rasullullah Shallallahu’alaih wa sallam bersabda yang maksudnya: “Sesungguhnya masing - masing agama itu memiliki akhlaq dan akhlaq Islam ialah malu” sabda dia yang lain; “Malu ialah sisi dari Iman dan Iman tempatnya di Surga”.

Allah Azza wa Jalla pula peruntukan kewajiban berhijab bagaikan ciri ‘Iffah (menahan diri dari m4ksi4t) dalam firman - Nya, “Hai Nabi, katakanlah pada isteri - isterimu, kanak - kanak perempuanmu dan juga isteri - isteri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh badan mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih gampang buat di kenal, karenanya mereka tidak di ganggu. dan Allah ialah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ” (Al Ahzab: 59)

Itu lantaran mereka menutupi badan mereka buat menjauhi dan menahan diri dari perbuatan kurang baik (dosa), karenanya “mereka tidak diganggu”. Jadi sebagian orang fasik tidak hendak mengusik mereka.

Dan pada firman Allah “karena itu mereka tidak diganggu” bagaikan isyarat
bahwa mengenali keelokan badan perempuan ialah satu wujud permasalahan baerupa fitnah dan kejahatan buat mereka. Wallahua’lam.

Di antara dampak negatif perempuan memajang photo muka di internet :

– mampu membikin laki - laki yg bernazar maupun tidak bernazar memandangnya jadi tergoda, mengotori hatinya, buat terbayang siang malam, terlebih lagi pula mampu menimbulkan bebrapa hasrat kurang baik ataupun terlebih lagi pula hingga melaksanakan kejahatan. walaupun seorang perempuan tutup seluruh badan terkecuali wajah dan telapak tangannya, kemudian dia menampilkan pribadinya di social media jadi ini pula tidak mampu menjamin selamatnya orang yang memandang dari fitnah, karena wajah perempuan memiliki energi tarik yang begitu kokoh pada lelaki, hingga, walaupun seluruh badannya tertutup dengan baik hendak namun apabila mukanya di buka dan dipampang di depan wisatawan akun, jadi itu mampu menimbulkan fitnah di hati orang yang memandangnya. disebabkan orang yang memandang photo itu mampu terfitnah jadi tidak dibolehkan memampang photo wajah itu di taman web yang mampu dibuka oleh sebagian laki - laki yang tidaklah mahromnya.

– Menggoda pria, membikin laki - laki tidak menundukkan pandangan, walaupun sesungguhnya dalam angkatan laut (AL) Quran diperintahkan menundukkan pandangan. apabila didunia nyata, laki - laki tidak hendak berani lambat - laun memandang wanita, terlebih yang belum dikenalnya. laki - laki hendak malu apabila nampak lagi memandang perempuan itu terus - menerus. namun photo di internet, sebagian lelaki mampu memandangnya lambat - laun tanpa merasa malu, karena tidak terdapat orang yang tahu. dan perihal itu mampu memperkenalkan bermacam - macam dampak negatif baik buat laki - laki maupun wanita. Telah semestinya sebagian perempuan menolong sebagian laki - laki dgn langkah menjauh terbentuknya perihal itu, ialah dgn tidak memajang fotonya.

– Begitu sebagian perempuan yg jadi korban laki - laki jahat bermula dari Facebook, di ajak ketemuan, ditipu, diculik, dip3rk0s4, dibunuh, dan juga lain - lain, diawali oleh laki - laki tertarik amati photo si perempuan di FB, serupa sering dikabarkan mass media.

– Photo kamu mampu dicopy dan diedit oleh orang2 jahat, diperuntukan photo p0rn0, ataupun digunakan buat hal2 lain yg merugikan, (umpamanya orang buat satu akun dgn memakai foto2 anda)

Ridhokah lelaki yang telah disiapkan Allah buat jadi pendamping hidupmu? karna mereka lah yang mempunyai hak pada kecantikan yang kamu punyai. Jawabnya: itu hak anda, kami hanya menyampaikan.

Tetapi seluruh berulang ke diri kita masing - masing, apabila memanglah susah rasa - rasanya tidak mengenakan sosial media, jadikanlah sosial media itu jadi perihal yang bermanfaat dan tidak menimbulkan fitnah buat kita sendiri.

Silakan berbagi informasi ini pada rekanmu yang lain bila kalian kerasa ini bermanfaat. 


Sumber:
http_www_beritaterpercayaku_com/2016/03/inilah-dosa-24-jam-seorang-wanita-di.html

Minggu, 27 Maret 2016

Wajib Baca : Ini Dia Ancaman Dan Dosa Bagi Orang Yang Suka Menunda Membayar Hutang

 Hutang menggambarkan salah satu alternatif buat penuhi kebutuhan dikala hadapi ketiadaan finansial. Tidak cuma kepada sanak dan juga saudara, berhutang lazimnya pula dicoba kepada rentenir, pihak bank, dan juga industri simpan pinjam lainnya.



Saat keadaan terdesak ini, pertolongan teman dalam wujud hutang ini benar amat membantu. tetapi tidak tidak sering orang yang berhutang menunda - nunda pembayarannya sampai melalui jatuh tempo, sementara itu mereka berkecukupan buat membayarnya.

Bahkan terkadang, orang yang meminjamkannya lah yang wajib berupaya keras menagih hak mereka. Ini menggambarkan suatu wujud aksi kezaliman dan juga merugikan orang lain. Ancamannya juga tidak main - main dan juga membikin kamu berpikir ulang buat menunda bayar hutang. serupa apa? Berikut ulasannya.

Untuk mampu dikenal berbarengan kalau hutang hendak senantiasa menempel pada diri seorang walaupun orang tersebut sudah wafat dunia. Inilah sesungguhnya amat berbahaya, kala seorang menunda - nunda pembayaran hutangnya, mereka pula wajib mengingat kalau kematian dapat tiba kapan saja. bila nyawa sudah terlepas dari raga, sedangkan diri masih berhutang hingga hendak amat sulit buat membayarnya.

“Barangsiapa yang mati dalam kondisi masih mempunyai hutang satu dinar ataupun satu dirham, hingga hutang tersebut hendak dilunasi dengan kebaikannya (di hari kiamat nanti) karna di situ (di akhirat)


tidak terdapat lagi dinar dan juga dirham.” (HR. Ibnu Majah no. 2414. Syaikh angkatan laut (AL) Albani berkata kalau hadits ini shahih).
Hadist di atas diperuntukan kala hari kiamat nanti, sedangkan dikala masih di alam Barzah menunggu hari kiamat hendak lain lagi ceritanya. Dalam suatu hadist dipaparkan kalau orang yang masih berhutang dalam keadaan sudah meninggal, hingga jiwanya hendak terkatung - katung hingga terdapat keluarga yang melunasinya.

“Jiwa seseorang mukmin masih tergantung dengan hutangnya sampai ia melunasinya.” (HR. Tirmidzi no. 1078 dan juga Ibnu Majah no. 2413. Syaikh angkatan laut (AL) Albani berkata kalau hadits ini shahih).

Bergantung dalam hadist di atas bagi angkatan laut (AL) ‘Iroqiy merupakan tidak dapat dikatakan selamat ataupun sengsara hingga dilihat utangnya tersebut lunas ataupun kah tidak. perihal ini jadi dorongan untuk pakar waris buat lekas melunasinya.

Ancaman ini merupakan untuk orang yang mempunyai harta tetapi tidak melunasinya, hendak namun untuk mereka yang tidak mempunyai harga, tetapi berniat melunasi, hingga Allah SWT hendak membagikan pertolongan buat memutihkan hutangnya tadi. perihal ini dipaparkan dalam sebagian hadits.

“Allah hendak berbarengan (memberi pertolongan pada) orang yang berhutang (yang mau melunasi hutangnya) hingga ia melunasi hutang tersebut sepanjang hutang tersebut tidaklah suatu yang dilarang oleh Allah.” (HR. Ibnu Majah no. 2400. Syaikh angkatan laut (AL) Albani berkata kalau hadits ini shahih).

Dalam riwayat lain pula dipaparkan kalau orang - orang yang berhutang tetapi bernazar tidak melunasinya hendak digolongkan dalam jenis kalangan pencuri di akhirat kelak. Mereka hendak memperoleh hukuman seperti hukuman yang hendak didapatkan para pencuri.

“Siapa aja yang berhutang kemudian bernazar tidak ingin melunasinya, hingga ia hendak berjumpa Allah (pada hari kiamat) dalam status bagaikan pencuri.” (HR. Ibnu Majah no. 2410. Syaikh angkatan laut (AL) Albani berkata kalau hadits ini hasan shahih). angkatan laut (AL) Munawi mengatakan, “Orang serupa ini hendak dihimpun berbarengan kalangan pencuri dan juga hendak diberi balasan sebagaimana mereka.” (Faidul Qodir, 3/181)

Semoga kita tetap menjai Hamba yang cemas buat menunda - nunda membayar hutang dan juga jadi orang yang senantiasa bernazar buat lekas melunasi hutang - hutang yang sempat dipinjam. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya yang amat di antara kamu merupakan yang amat baik dalam membayar hutang.” (HR. Bukhari no. 2393)



Sumber: Infoyunik_com

Minggu, 20 Maret 2016

Sakit Yang Menghapuskan Dosa-Dosa

 seseorang akhwat sempat bertanya dalam keluhnya padaku,

“Mengapa Allah begitu tega, ty? mengapa wajib saya yang ditimpakan sakit ini?”

“Sabar ukh.. Allah tentu memiliki hikmah tersadu di balik seluruh skenario yang terjalin di dunia ini.”

“Tapi saya sudah letih tiap hari wajib berjuang meredam nyeri, saya nggakmau serupa ini terus ty. Apa Allah ndak sayang sama saya ya ty?”

Kemudian bulir dari sudut matanya mengalir deras, dia masih terus terasa kesusahan mengalami kerasa sakitnya seseorang diri. Jiwanya merasa begitu kosong, sementara itu bila dia ingin menyadari, terdapat Allah yang tidak hendak sempat pergi.

Seringkali kita menciptakan teman ataupun orang - orang di dekat kita mengatakan demikian. kenapa wajib saya yang ditimpakan sakit? kenapa kerasanya wajib sedemikian perih? Apakah Allah benar tidak sayang pada kita?

Astaghgirullahaladzim.. husnudzonlah sahabat, Allah lebih mengenali apa yang tidak kita ketahui. Allah yang membagikan kita sakit, dia pula yang hendak berikan kesembuhan. hingga tidak pantas untuk hati kita buat meringik kalau Allah tidak sayang kita, Allah tidak adil, sebetulnya Allah begitu cinta pada masing - masing hambanya, terlebih lagi pada hamba - hamba yang telah jauh melupakan, Allah juga senantiasa berupaya mendekat.

Banyak dari kita yang tidak mengetahui, kalau sakit menggambarkan salah satu nikmat dari Allah. kenapa aku sebutkan nikmat? karna di dalamnya ada banyak hikmah dan juga keuntungan untuk sang sakit. bisa jadi dikala kita tengah terasa sakit, Allah tengah rindu pada kita yang sangat padat jadwal hendak urusan dunia, hingga Allah bagikan sakit supaya kita dapat berulang beristighfar mengingatNya.

Atau bisa jadi Allah mau menguji seberapa besar tingkatan kesabaran kita buat dinaikkan derajat kemuliannya, ataupun dapat pula Allah mau menolong menggugurkan dosa - dosa kita bila kita ikhlas menempuh sakit yang diberikan. Wallahualam, tetapi hendaknya tetap menanamkan prasangka baik hendak lebih mendamaikan hati.

Rasulullah SAW bersabda: “Apabila seseorang hamba yang beriman mengidap sakit, hingga Allah memerintahkan kepada para malaikat supaya menuliskan perbuatan yang tersadu yang dikerjakan hamba mukmin itu pada dikala sehat dan juga pada dikala waktu senangnya.” (Riwayat Abu Imamah angkatan laut (AL) Bahili)

Dalam hadist lain, Rasullullah SAW bersabda,
“Apabila seseorang hamba mukmin sakit, hingga Allah mengutus 4 malaikat buat tiba padanya.”

Allah memerintahkan :
Malaikat kesatu buat mengambil kekokohannya sampai - sampai jadi lemah.

Malaikat kedua buat mengambil kerasa lezatnya santapan dari mulutnya.

Malaikat ketiga buat mengambil sinar cerah di mukanya sampai - sampai berubahlah muka sang sakit jadi pucat pasi.

Malaikat keempat buat mengambil seluruh dosanya, hingga berubahlah sang sakit jadi suci dari dosa.

Ketika Allah hendak membagikan kesembuhan buat seseorang mukmin itu, Allah memerintahkan berulang malaikat pertama, kedua, dan juga ketiga buat mengembalikan kekuatannya, kerasa lezat santapan di mulutnya, dan juga kecerahan pada wajahnya.

Namun buat malaikat keempat, Allah tidak memerintahkan buat mengembalikan dosa - dosanya kepada hamba mukmin. hingga bersujudlah para malaikat itu kepada Allah seraya mengatakan: “Ya Allah kenapa dosa - dosa ini tidak Engkau kembalikan?”

Allah menjawab: “Tidak baik untuk kemuliaan - Ku bila saya mengembalikan dosa - dosanya sehabis saya menyulitkan kondisi pribadinya kala sakit. Pergilah dan juga buanglah dosa - dosa tersebut ke dalam laut.”

Dengan ini, hingga nanti sang sakit itu berangkat ke alam akhirat dan juga keluar dari dunia dalam kondisi suci dari dosa sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Sakit panas dalam satu hari semalam, mampu menyirnakan dosa sepanjang setahun.”

MasyaaAllah, begitu besar kuasa Allah untuk hamba - hambanya yang ingin bersabar mengalami sakit.

Jadi sahabat, berhentilah meringik kala sakit mulai sekarang.

Perbanyak membaca istighfar, jalani dengan tabah dan juga ikhlas, setelah itu banyak berdoa mudah - mudahan sakit yang ditimpakan pada kita hendak jadi penggugur dosa - dosa yang lampau. Siapa yang tidak mau berulang putih dan juga suci? seluruhnya tentu mau dapat menghapuskan dosa - dosa kan.

Begitu besarnya kasih sayang Allah pada kita, sampai dalam sesuatu kesusahan juga Allah masih menyelipkan kenikmatan yang begitu besarnya. Kita yang tiap hari masih aja belum sempurna ibadahnya, tetapi Allah senantiasa berikan kemudahan buat dapat menemukan kenikmatan.

MasyaaAllah, mudah - mudahan kita hendak senantiasa jadi hamba - hamba yang diridhoi olehNya, aamiin. 



Sumber:
http_indahnyahidupislami_blogspot_co_id/2016/02/sakit-yang-menghapuskan-dosa-dosa.html

Jumat, 26 Februari 2016

Bacalah Wahai Para Lelaki !! Anda Akan Merasa Berdosa Pada Ibumu Jika Membaca 6 Pesan Ini

 cuma dapat menanggung hingga 45 titik kerasa sakit. tetapi kala melahirkan, seseorang bunda merasakan sampai 57 titik kerasa sakit. perihal ini setara dengan 20 tulang retak dengan trik seiring pada satu saat.

Dapatkah kamu bayangkan sekarang, kerasa sakit dan juga cinta ibu? Nah dikala ini giliran kita buat balas budi tidak sulit kok hanya perlu 1 detik buat like, 1 detik buat SHARE dan juga 20 detik buat baca dan merenungkan 6 Pesan bunda Pada Anak Lelakinya ini...

1. bunda berkata, hargai istrimu serupa engkau menghormati ibumu, karna istrimu pula seseorang bunda dari anak - anakmu.

2. bunda berkata, apabila geram dapat tidak bagikan duit, dapat tidak bicara dengan istrimu, tetapi janganlah berkelahi dengannya (membentaknya, memukulnya).

3. bunda berkata, diam sajalah apabila istrimu tengah geram. Ingatlah dikala khalifah Umar bin Khattab dimarahi istrinya. Umar hanya diam aja tanpa terdapat menyanggah. kamu mampu pikirkan seorang Umar yang kokoh dan perkasa, terlebih lagi pula setan pula cemas bersua dengannya. Umar diam lantaran ia ketahui benar begitu beratnya jadi seorang bunda buat anak - anaknya. Hari besok anak - anaknya sangat bergantung pada istrinya. apabila istrimu geram jadi diam dan dengarkan sajalah

4. bunda berkata, jantung rumah ialah seorang istri. apabila hati istri mu tidak senang jadi seisi rumah hendak nampak serupa neraka (tak terdapat canda tawa, manja, perhatian). Jadi sayangi istrimu biar ia senang dan engkau hendak merasa serupa di surga.
Ibu berkata, besar ataupun kecil gajimu, seorang istri terus ingin di perhatikan. Dengan demikian jadi istrimu hendak tetap menyambutmu kembali dengan kasih sayang.

5. bunda berkata, 2 orang yg tinggal 1 atap (menikah) tidak butuh gengsi, bertingkah, siapa menang siapa kalah. Lantaran keduanya tidaklah buat berlaga namun rekan hidup selama - lamanya.
Ibu berkata, di luar sebagian perempuan idaman melebihi istrimu. namun mereka mencintaimu atas basic apa yang kamu memiliki dikala ini, tidaklah apa yang terdapat dirimu. Waktu kamu temukan dikala susah, jadi perempuan itu hendak meninggalkanmu dan memiliki laki - laki idaman lain dibelakangmu.

6. bunda berkata, banyak istri yang baik. tetapi di luar situ banyak laki - laki yang ingin mempunyai istri yang baik dan mereka tidak memperolehnya. Mereka hendak tawarkan proteksi pada istrimu. Jadi janganlah dibiarkan istrimu meninggalkan rumah lantaran kerasa sedih, karna dia hendak sulit sekali.


Sumber:
http_periwanita_blogspot_com/2016/01/bacalah-wahai-para-lelaki-anda-akan.html

Selasa, 23 Februari 2016

DOSA 24 JAM SEORANG WANITA di FaceBooK

 informasi ini terbuat tidak buat memojokan bermacam pihak, paling utama Wanita. hendak namun sepanjang ini penulis belum menciptakan larangan untuk seseorang pria memajang fotonya di FB sepanjang tidak memperlihatkan Aurat.Sehingga pembahasannya difokuskan pada kasus Wanita, penulis mengajak kepada pria ataupun perempuan buat mengkaji permasalah ini lebih mendalam lagi, supaya biar KEBERKAHAN HIDUP tetap menyertai kita. dan juga yang terutama mudah - mudahan kita dapat mengambil IBRAH (Pelajaran).
............................................................Pernah terdapat seseorang pria Curhat ke Penulis, dia risau dengan keadaan "Wanita - Wanita" yang suka menampakan foto - fotonya di FB. nampak begitu kecewa memandang realita yang terjalin di golongan kalangan hawa dikala ini Dengan nada lirih, bisa jadi dari lubuk hatinya yang terdalam, dia mengantarkan "saya tidak TERTARIK dengan Wanita - wanita yang memajang fotonya di FB, harusnya mereka dapat lebih menjaga, bukan calon pendamping sempurna karna BELUM dapat melindungi IZAHNYA (Kehormatannya) dan juga membiarkan kecantikanya dinikmati oleh orang - orang yang TIDAK BERHAK".............................................................

Seorang perempuan yang menampakkan photo pribadinya di internet bisa jadi telah melanggar larangan buat tidak tabarruj dan juga sufur. Tabarruj maksudnya seseorang perempuan menampakkan sebagian anggota badannya ataupun perhiasannya di hadapan pria asing. sebaliknya Sufur merupakan seseorang perempuan menampak - nampakkan muka di hadapan lelaki lain. Oleh karna itu Tabarruj lebih universal cakupannya daripada sufur, karna mencakup muka dan juga anggota badan lainnya.

Tabarruj diharamkan dalam syariat bersumber pada ayat al - Qur’an dan juga pula hadits, antara lain: “Dan hendaklah kalian senantiasa di rumahmu dan juga janganlah kalian berhias dan juga bertingkah laku serupa orang - orang Jahiliyah yang dahulu.” (QS. Al - Ahzab: 33)
Seorang perempuan yang menampakkan photo pribadinya di internet bisa jadi telah melanggar larangan buat tidak tabarruj dan juga sufur. Tabarruj maksudnya seseorang perempuan menampakkan sebagian anggota badannya ataupun perhiasannya di hadapan pria asing. sebaliknya Sufur merupakan seseorang perempuan menampak - nampakkan muka di hadapan lelaki lain. Oleh karna itu Tabarruj lebih universal cakupannya daripada sufur, karna mencakup muka dan juga anggota badan lainnya.

Tabarruj diharamkan dalam syariat bersumber pada ayat al - Qur’an dan juga pula hadits, antara lain: “Dan hendaklah kalian senantiasa di rumahmu dan juga janganlah kalian berhias dan juga bertingkah laku serupa orang - orang Jahiliyah yang dahulu.” (QS. Al - Ahzab: 33)
sans - serif; font - size: small;">
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ada 2 kelompok penduduk neraka yang belum sempat saya lihat: kalangan yang bawa cemeti serupa ekor sapi yang memukuli orang - orang dengannya dan juga para perempuan yang berbaju tetapi mereka telanjang, berlenggak lenggok kepala mereka seperti punuk unta yang bergoyang. Wanita - wanita itu tidak masuk surga dan juga tidak memperoleh baunya sementara itu bau surga dapat tercium sepanjang sekian dan juga sekian.” (HR. Muslim no. 3971 dan juga 5098)
Apabilaseorang perempuan menampakkan gambar dirimu di internet kemudian dimanakah esensi jilbab bagaikan angkatan laut (AL) Haya’ (RASA MALU). bagaikan seseorang muslimah sejati, tentulah saudariku hendak berpikir ribuan kali buat melaksanakan perihal yang demikian. sementara itu Rasullullah Shallallahu’alaih wa sallam bersabda yang artinya: “Sesungguhnya tiap agama itu mempunyai akhlaq dan juga akhlaq Islam merupakan malu” sabda dia yang lain; “Malu merupakan penggalan dari Iman dan juga Iman tempatnya di Surga”.

Allah Azza wa Jalla pula menjadikan kewajiban berhijab bagaikan ciri ‘Iffah (menahan diri dari maksiat) dalam firman - Nya, "Hai Nabi, katakanlah kepada isteri - isterimu, kanak - kanak perempuanmu dan juga isteri - isteri orang mu'min:. "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke segala badan mereka". Yang demikian itu biar mereka lebih gampang buat dikenal, karna itu mereka tidak di ganggu. dan juga Allah merupakan Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Al Ahzab: 59) Itu karna mereka menutupi badan mereka buat menjauhi dan juga menahan diri dari perbuatan kurang baik (dosa), karna itu “mereka tidak diganggu”. hingga orang - orang fasik tidak hendak mengusik mereka. dan juga pada firman Allah “karena itu mereka tidak diganggu” bagaikan isyarat kalau mengenali keelokan badan perempuan merupakan sesuatu wujud kendala baerupa fitnah dan juga kejahatan untuk mereka. Wallahua’lam

Maka pertanya terakhir, Sudah siapkah kamu MENEKAN DELETE BUTTON di FB kamu (saudariku)? karna hingga kita wafat dapat seluruh photo seksi dan juga bergaya - gaya yang kita upload di media sosial hendak dinikmati oleh lelaki yang penuh maksiat. Itu maksudnya dosa kita hendak terus mengalir. siapkah kita menanggungnya ?

Ridhokah pria yang sudah dipersiapkan Allah buat jadi pendamping hidupmu?karena mereka lah yang berhak terhadap kecantikan yang kalian miliki. ayo renungkan dan juga lekas ambil keputusan.
Semoga Allah melindungi kita dari perbuatan yang merugikan diri kita dan juga membikin kita hina di mata Allah SWT....
Aamiin.....

Sumber:
https_ayo-bagikan_blogspot_com/2015/12/dosa-24-jam-seorang-wanita-di-facebook.html

Sabtu, 20 Februari 2016

Khusus Wanita! Tahukah Kamu Dosa Tidak Menutup Aurat, Tidak Bisa Dihapus Dengan Pahala Apapun!

Berusia ini, fenomena mode ataupun style dan juga penampilan luar jadi begitu amat berarti untuk tiap orang, utamanya kalangan wanita. bermacam model style berpakaian dan juga berpenampilan dicoba dan juga dicoba demi menjajaki tren yang terdapat dan juga menemukan pengakuan sosial diantara teman - temannya. ataupun terlebih lagi dicoba demi nampak menarik dan juga mempesona untuk lawan jenisnya.

Oleh karna itu, tidak dapat dipungkiri kalau style berpakaian tersebut condong menuju ke menebar rambut/aurat kepada seluruh orang yang melihatnya. gimana tidak? karena lazimnya baju yang dikenakan, pakaian maupun celana yang terbuka segala ataupun sebagian dan juga memperlihatkan lekuk badan si wanita.

Bagi seseorang muslimah, menggunakan baju yang terbilang menebar rambut/aurat serupa diatas menggambarkan aksi yang dilarang keras. terdapat ketentuan yang jelas untuk kalangan muslim dalam tata trik berpakaian. seseorang muslimah secara tegas diperintahkan buat menggunakan jilbab ataupun hijab (Dalam bahasan Indonesia) buat menutup auratnya.
Google image ilustration
Namun, fenomena yang terjalin dikala ini cukup menyedihkan. Masih banyak diantara kalangan muslimah yang tidak berkenan menggunakan jilbab dengan bermacam alasan. terdapat yang secara blak - blakan mengatakan, "hijab itu norak, ndak gaul, cupu. Tidak sesuai buat pergaulan masa kini"
Ada pula yang mengutarakan alasan, "saya belum siap. lebih baik menghijabkan hati dulu, baru jilbab dikepala." dan juga banyak lagi sebab yang lainnya.

Tapi, mengerti kah kamu kalau seseorang muslimah tidak menggunakan jilbab dalam ajaran islam merupakan dosa besar?
Kenapa? ikuti ulasannya berikut ini...

Google image ilustration
Jangan begitu menyepelehkan dan juga menyangka sepele dosa karna tidak berhijab. terlebih berpikir kalau dosa karenanya tersebut dapat dihapus ataupun ditutupi dengan pahala yang besar, serupa pahala melakukan sholat, puasa, zakat, maupun pahala haji. karna bila kalian memahaminya, dosa karna tidak menggunakan jilbab sangat besar. terlebih lagi sebagaimana bunyi tulisan Al - maidah ayat 5 dikatakan pada baris terakhir bahwa,

"Barang siapa yang mengingkari hukum - hukum syariat islam sesuadah dia beriman, hingga terhapuslah pahala amal perbuatannya terlebih lagi dia tercantum orang - orang yang merugi dihari kiamat"(Al - Maidah, ayat 5)

Berkenaan dengan apakah berhijab tercantum salah satu hukum syariat Islam untuk seseorang muslimah, hingga mampu kita tahu dan juga pahami berbarengan kalau setimpal dengan isin dari tulisan An - Nur Ayat 59, Allah SWT telah menggariskan kalau mengenakan jilbab merupakan salah satu hukum syariat islam yang telah diresmikan untuk kalangan muslimah.

Oleh karna itu, siapapun yang tidak melaksanakannya (tidak menutup rambut/aurat dan juga tidak berhijab) hingga sudah tentu dia hendak masuk salah satu orang yang merugi setimpal bunyi tulisan Al - Maidah ayat 5 tersebut. karna sudah jelas kalau hendak dihapus pahala sholat, puasa, zakat, maupun pahala hajinya.

Dalam tulisan angkatan laut (AL) A’raaf ayat 147, Allah jugamenegaskan lagi perilakunya terhadap perempuan yang tidak ingin mengenakan jilbab,
“Orang - orang yang mendustakan ayat - ayat Kami, pula mendustakan akhirat, hapuslah segala pahala amal kebaikan. Bukankah mereka tidak hendak diberi balasan tidak hanya dari apa yang telah mereka kerjakan?”

Sungguh, menggunakan jilbab bukan suatu yang amat sepele. Bergegaslah wahai saudaraku, kalangan muslimah, buat menyadari perihal ini dan juga lekas menutup rambut/aurat dan juga menggunakan jilbab dengan baik dan juga benar. Bukan buat keuntungan dan juga kebaikan orang lain, melainkan buat kebaikan dan juga kebahagaian kalian sendiri.

Jangan hingga cuma karna tidak menggunakan hijab, jadi percuma seluruh pahala amal perbuatan yang telah kita lakukan. Sempurnakanlah amal ibadah itu dengan menggunakan hijabmu. (tolong disebarkanlah)

Jumat, 19 Februari 2016

Astaghfirullah.. Inilah Dosa 24 Jam Wanita di Facebook! Bacalah...

 Prolog: Artikel ini dibuat tidak untuk memojokan berbagai pihak, terutama Wanita. akan tetapi sejauh ini penulis belum menemukan larangan bagi seorang laki-laki memajang fotonya di FB selama tidak memperlihatkan Aurat.
Sehingga pembahasannya difokuskan pada permasalahan Wanita, penulis mengajak kepada laki-laki maupun Wanita untuk mengkaji permasalah ini lebih mendalam lagi, agar supaya KEBERKAHAN HIDUP senantiasa menyertai kita. Dan yang TERPENTING mudah-mudahan kita bisa mengambil IBRAH (Pelajaran).

............................................................
Pernah ada seorang laki-laki Curhat ke Penulis, Beliau GELISAH dengan kondisi "Wanita-Wanita" yang suka menampakan foto-fotonya di FB. terlihat begitu kecewa melihat realita yang terjadi di kalangan kaum hawa saat ini Dengan nada lirih, mungkin dari lubuk hatinya yang terdalam, beliau menyampaikan "saya tidak TERTARIK dengan Wanita-wanita yang memajang fotonya di FB, harusnya mereka bisa lebih menjaga, bukan calon pasangan IDEAL karena BELUM BISA menjaga IZAHNYA (Kehormatannya) dan membiarkan kecantikanya dinikmati oleh orang-orang yang TIDAK BERHAK"
.............................................................

Seorang Wanita yang menampakkan foto dirinya di internet mungkin telah melanggar larangan untuk tidak tabarruj dan sufur. Tabarruj artinya seorang wanita menampakkan sebagian anggota tubuhnya atau perhiasannya di hadapan laki-laki asing. Sedangkan Sufur adalah seorang wanita menampak-nampakkan wajah di hadapan lelaki lain. Oleh karena itu Tabarruj lebih umum cakupannya daripada sufur, karena mencakup wajah dan anggota tubuh lainnya.

Tabarruj diharamkan dalam syariat berdasarkan ayat al-Qur’an dan juga hadits, antara lain: “Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu.” (QS. Al-Ahzab: 33)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ada dua kelompok penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: kaum yang membawa cemeti seperti ekor sapi yang memukuli orang-orang dengannya dan para wanita yang berbaju tapi mereka telanjang, berlenggak lenggok kepala mereka bagaikan punuk unta yang bergoyang. Wanita-wanita itu tidak masuk surga dan tidak mendapatkan baunya padahal bau surga bisa tercium sejauh sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 3971 & 5098)

Apabilaseorang Wanita menampakkan gambar dirimu di internet lalu dimanakah esensi hijab sebagai al Haya’ (RASA MALU). Sebagai seorang muslimah sejati, tentulah saudariku akan berpikir ribuan kali untuk melakukan hal yang demikian. Padahal Rasullullah Shallallahu’alaih wa sallam bersabda yang artinya: “Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlaq dan akhlaq Islam adalah malu” sabda beliau yang lain; “Malu adalah bagian dari Iman dan Iman tempatnya di Surga”.

Allah Azza wa Jalla juga menjadikan kewajiban berhijab sebagai tanda ‘Iffah (menahan diri dari maksiat) dalam firman-Nya, "Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu'min: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Al Ahzab: 59)

Itu karena mereka menutupi tubuh mereka untuk menghindari dan menahan diri dari perbuatan jelek (dosa), karena itu “mereka tidak diganggu”. Maka orang-orang fasik tidak akan mengganggu mereka. Dan pada firman Allah “karena itu mereka tidak diganggu” sebagai isyarat bahwa mengetahui keindahan tubuh wanita adalah suatu bentuk gangguan baerupa fitnah dan kejahatan bagi mereka. Wallahua’lam

Maka pertanya terakhir, Sudah siapkah anda MENEKAN DELETE BUTTON di FB anda (saudariku)?
Ridhokah laki-laki yang sudah dipersiapkan Allah untuk menjadi pasangan hidupmu?
karena mereka lah yang berhak terhadap kecantikan yang kamu miliki.


Jawabnya: itu hak anda, kami hanya menyampaikan,
walahu a'lam


Sumber:
http_riefalfatih_blogspot_co_id/2012/02/dosa-24-jam-seorang-wanita-di-facebook.html

Rabu, 11 November 2015

Doa Istighfar Penghapus Dosa

"Astaghfirullaah Laa Ilaaha Illaa HuwalHayyal Qayyuma wa Atuubu Ilaihi"
“Aku mohon ampun dan bertaubat kepada Allah yang tiada tuhan (berhak disembah) kecuali hanya Dia, Dzat Maha hidup kekal dan berdiri sendiri”
Sumber Doa
Dari Zaid bin Haritsah, "Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
"Siapa yang membaca Asataghfirullaah Laa Ilaaha Illaa HuwalHayyal Qayyuma wa Atuubu Ilaihi maka akan diampuni dosanya walaupun ia pernah lari dari medan perang.” (HR. Abu Dawud, Al-Tirmidzi, al-Thabrani, Al-Hakim dan Ibnu Abi Syaibah. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani Rahimahullah di Shahih Abi Dawud dan Shahih al-Tirmidzi)
Terdapat tambahan dalam sebagian riwayat –seperti dalam Sunan Al-Tirmidzi & al-Hakim-, “Astaghfirullah Al-‘Adzim”.
Tempat Khusus Membacanya?
Telah datang beberapa riwayat yang menerangkan tempat khusus untuk membaca doa istighfar ini, seperti sesudah shalat, bangun tidur, dan di pagi hari Jum’at. Namun tak satupun dari keterangan-keterangan tersebut yang shahih sehingga tidak bisa diamalkan dengan kekhususannya tersebut.
Ada hadits yang berstatus maqbul –sebagian ulama menghasankannya dan sebagian lain menshahihkannya- menyebutkan istighfar tersebut tanpa mengaitkannya dengan waktu-waktu tertentu. Bisa dibaca pada waktu yang bebas tanpa mengkhususkannya dengan waktu dan tempat.
Al-Hakim mengeluarkannya dalam Mustadraknya dari hadits Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu 'Anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda: 
“Siapa yang membaca Asataghfirullaah Alladzii Laa Ilaaha Illaa HuwalHayyal Qayyuma wa Atuubu Ilaihi maka diampuni dosa-dosanya walaupun ia pernah lari dari medan perang.” (HR. Al-Hakim, beliau berkata: “ini adalah hadits shahih sesuai syarat Muslim namun Al-Bukhari dan Muslim tidak mengeluarkannya.” Hadits ini juga dikeluarkan oleh Al-Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir, no. 8541. Abu Nu’aim meriwayatkan yang serupa dalam Akhbar Ashbahan dari hadits Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu)
Keutamaannya
Doa ini mengandung istighfar (permohonan ampunan) yang sangat agung dan memakai wasilah (sarana) yang sangat mulia dengan menyebut nama-nama Allah yang Maha Indah –Allah, Al-Adzim, Al-Hayyu, dan Al-Qayyum-, ikrar akan uluhiyah Allah dan tekad bertaubat saat itu juga.
Astaghfirullah memiliki makna meminta ampunan kepada Allah, memohon agar Allah menutupi dosa-dosanya, dan tidak menghukumnya atas dosa-dosa tersebut.
Disebut kalimat tauhid setelah kalimat “Aku meminta ampun kepada Allah” memberikan makna bahwa hamba tersebut mengakui kewajibannya untuk ibadah kepada Allah semata yang itu menjadi hak Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Ini menuntut agar orang yang beristighfar untuk membuktikan ubudiyahnya kepada Allah dengan mengerjakan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya.
Al-Hayyul Qayyum: dua nama Allah yang agung ini disebut sesudahnya memiliki kaitan dengan permintaan ampunan karena semua nama Allah dan sifat-Nya yang Maha tinggi yang Dzatiyah dan Fi’liyah kembali kepada keduanya. Sifat Dzatiyah merujuk kepada nama Al-Hayyu (Maha hidup kekal). Sedangkan sifat fi’liyah kembali kepada nama Al-Qayyum (Tegak berdiri sendiri dan mengurusi semua makhluk-Nya)
Ditutup doa tersebut dengan Waatubu Ilaihi (Aku bertaubat kepada-Nya) mengandung keinginan kuat dari hamba untuk bertaubat (kembali) kepada Allah Tabaraka wa Ta’ala. Karenanya jika hamba mengucapkan kalimat ini hendaknya ia jujur dalam melafadzkannya pada dzahir & batinnya. Jika ia dusta, dikhawatirkan ia tertimpa kemurkaan Allah. (Lihat al-Fuuthaat al-Rabbaniyah: 3/701)
Allah siapkan balasan terbaik untuknya, yakni ampunan untuknya sehingga dihapuskan dosa-dosanya, ditutupi aib-aibnya, dilapangkan rizkinya, dijaga fisiknya, dipelihara hartanya, mendapat kucuran barakah, semakin meningkat kualitas agamanya, menjapatkan jaminan keamanan di dunia dan akhirat, dan mendapat keridhaan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
Dosa yang akan diampuni dengan doa istighfar ini bukan hanya dosa-dosa kecil, tapi juga dosa besar. Bahkan dosa yang terkategori min akbaril dzunub (dosa paling besar), yaitu lari dari medan perang, “. . . walaupun ia pernah lari dari medan perang.”
Lari dari medan perang adalah lari meninggalkan medan jihad fi sabilillah saat berkecamuk peperangan melawan orang kafir. Ini menunjukkan bahwa melalui doa istighfar yang agung ini Allah akan mengampuni dosa-dosa terbesar yang tidak memiliki konsekuensi hukuman jiwa dan harta seperti lari dari medan perang dan dosa-dosa semisalnya. Jika hamba mengucapkan doa di atas dengan ikhlash, jujur, memahami makna-maknanya; niscaya ia akan mendapatkan kabar gembira maghfirah yang agung ini.
Setiap diri kita dipenuhi dosa dan kesalahan; bisa berupa tidak menunaikan kesyukuran, tidak menunaikan perintahnya, tidak meninggalkan larangan-Nya, menyia-nyiakan kesempatan yang dibeirkan-Nya, lalai dari mengingat-Nya, dan sebagainya.
Dosa-dosa tersebut akan membuat sesak dada, menghilangkan keberkahan hidup, mempersempit rizki, membuat berat menjalankan ketaatan, menjadi sebab datangnya berbagai kesulitan, dan di akhirat menjadi sebab kegelapan dan kesengsaraan. Karenanya setiap kita membutuhkan ampunan Allah setiap saat. Doa istighfar ini menjadi salah satu alternatif dan saranan meraih ampunan-Nya. Wallahu A’lam. (sumber:voa-islam.com/)

Minggu, 08 November 2015

Baca Doa Ini Ketika Berpakaian, Dosa Masa Lalu akan Diampuni

Disebutkan dalam hadits tersebut, kaum muslimin yang membaca doa ini ketika mengenakan pakaian, baginya berhak atas ampunan dosa.
Dalam ajaran Islam, cara berpakaian menjadi perhatian khusus. Ada beberapa ayat di dalam Al-quran yang membahas tentang kriteria pakaian yang harus dikenakan oleh kaum muslimin.

Bahkan sebuah hadits Rasulullah SAW secara khusus menyebutkan sebuah doa yang sebaiknya dibaca seorang muslim ketika ingin berpakaian. Disebutkan dalam hadits tersebut, kaum muslimin yang membaca doa ini ketika mengenakan pakaian, baginya berhak atas ampunan dosa.

Disebutkan dalam kitab Al-Adzkar, Imam An-Nawawi mengutip satu hadits yang diriwayatkan oleh Ibnus Sunni. Dari Mu'adz bin Anas, Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa yang mengenakan pakaian baru lalu membaca, alhamdulillahilladzi kasaanii haadzaa wa razaqaniihi min ghoiri haulin minnii wa laa quwwatin, maka Allah Ta'ala mengampuni dosanya yang telah lalu".

Doa tersebut bermakna, "segala puji bagi Allah Ta’ala yang telah memberi pakaian ini kepadaku dan memberi rezeki kepadaku tanpa daya dan upaya dariku".

Alangkah mulianya Islam. Bahkan berpakaian bisa menjadi sebab diampuninya dosa seseorang yang telah lalu.

Inilah salah satu bukti nyata kasih sayang Allah SWT terhadap hamba-Nya yang beriman dan bertakwa.
 
Islam adalah satu-satunya agama yang ada di sisi Allah Ta’ala. Sebuah ajaran paripurna yang diturunkan dari Allah Ta’ala kepada Nabi dan Utusan-utusan-Nya untuk seluruh umat manusia. Di dalam Islam, semua persoalan diatur dengan sangat baik. Tidak ada satu pun yang diremehkan. Pun terkait dengan berpakaian.

Di dalam Islam, pakaian menempati posisi yang mulia. Ada beberapa ayat di dalam al-Qur’an yang membahas tentang kriteria pakaian yang harus dikenakan oleh kaum Muslimin. Saking mulianya, disebutkan dalam sebuah hadits Rasulullah, kaum Muslimin yang mengenakan pakaian dan membaca doa ini, baginya berhak atas ampunan dosa.

Disebutkan dalam kitab al-Adzkar, Imam an-Nawawi mengutip satu hadits yang diriwayatkan oleh Ibnus Sunni. Dari Mu’adz bin Anas, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Barang siapa yang mengenakan pakaian baru lalu membaca,
الحمدلله الذي كسانى هذاورزقنيه من غيرحول منى ولاقوة
(Alhamdulillahilladzi kasaanii haadzaa wa razaqaniihi min ghoiri haulin minnii wa laa quwwatin-segala puji bagi Allah Ta’ala yang telah memberi pakaian ini kepadaku dan memberi rezeki kepadaku tanpa daya dan upaya dariku), (maka) Allah Ta’ala mengampuni dosanya yang telah lalu.”

Alangkah mulianya Islam. Bahkan berpakaian bisa menjadi sebab diampuni dosa yang telah lalu. Inilah di antara bentuk keuntungan  menjadi orang Islam,  dan bukti nyata Kasih Sayang Allah Ta’ala kepada semua hamba-hamba-Nya yang beriman dan berserah diri hanya kepada-Nya.

Tentunya, riwayat ini bermakna kelanjutan; berpakaian dengan syar’i sesuai aturan-Nya (menutup aurat), menggunakan pakaian dalam rangka ibadah kepada-Nya dan Rasul-Nya, serta tidak menggunakan pakaian untuk bermaksiat kepada keduanya.

Pakaian yang dikenakan hendaknya bisa semakin menebalkan kualitas tauhid. Ia menjadi salah satu bentuk rezeki dari Allah Ta’ala yang wajib disyukuri dan tidak ada sedikit pun campur tangan kita di dalamnya. Artinya, jika pun kita melakukan ikhtiar guna mendapatkan pakaian tersebut, tetaplah hasil akhirnya ada pada Allah Ta’ala Yang Mahakuasa. Jika Dia Berkehendak, pakaian itu amat mudah untuk dihilangkan dalam sekejap mata atau lebih cepat dari itu.

Akhirnya, jadikan pakaian sebagai sarana syukur atas nikmat-nikmat-Nya. Karenanya, doa mulia tersebut diawali dengan ucapan tahmid yang menjadi salah satu kalimat dzikir yang paling dicintai Allah Ta’ala.

Baju baru, alhamdulillah… [Pirman/Bersamadakwah]
 

Jumat, 06 November 2015

Inilah Amalan agar Dosa Zina Terampuni

Zina merupakan salah satu dosa besar yang dapat membawa seseorang kejalan yang sesat, tetapi ada beberapa amalan agar dosa zina terampuni dan bertaubat kepada Allah atas dosa yang telah dilakukan. Apa sajakah amalan yang dapat menghapus dosa zina?
Islam telah mengajarkan kepada setiap umatnya untuk selalu menjauhi hal-hal yang dapat menyebabkan dosa zina seperti pacaran, karena zina merupakan perbuatan yang terlarang dan memiliki dosa yang sangat besar. Seseorang yang telah berbuat zina akan rusak seluruh kehormatannya di mata orang lain dan juga di hadapan Allah.
Di era modern ini, zina merupakan perbuatan yang telah banyak dilakukan oleh mayoritas orang karena mereka telah terpengaruh dengan budaya barat yang banyak menyesatkan manusia. Bahkan hal-hal yang dapat memicu terjadinya zina telah lumrah dan umum di lakukan oleh setiap orang di dunia ini seperti pacaran. Tidak hanya orang non-muslim saja yang telah membudayakan perilaku ini, bahkan umat muslim pun kini telah banyak terjerumus dalam perbuatan dosa ini.
Apakah dosa zina diampuni? Allah Maha Pengampun maka setiap hambanya diberi kesempatan untuk senantiasa bertaubat. Jika setiap manusia benar-benar ingin memperbaiki diri dan bertaubat, maka Allah akan mengampuni setiap dosa-dosa hamba-Nya karena Allah Maha Pengampun.
Setiap manusia berkewajiban untuk selalu bertaubat kepada Allah, taubat yang dilakukan harus benar-benar dari dalam hati dan tidak akan melakukan perbuatan dosa yang sama di lain waktu. Ada tiga syarat utama yang harus dipenuhi oleh setiap muslim yang ingin menghapus dosa zina yang telah dilakukannya, yaitu:
1. Taubat
Cara taubat dari zina adalah berhenti dari perbuatan zina. Taubat merupakan satu hal yang wajib dilakukan oleh setiap umat muslim yang telah berbuat dosa. Taubat dapat dilakukan yaitu dengan bersungguh-sungguh dalam hati akan menjauhi hal-hal yang menjurus ke perbuatan zina dan akan menjauhi perbuatan zina. Orang yang bertaubat dengan sungguh-sungguh akan berhenti dari perbuatan maksiat yang telah dilakukannya dan tidak akan mengulangi perbuatan maksiat yang telah dilakukannya, bahkan dia akan menjauhi semua perbuatan dosa. Allah akan membukakan pintu maaf bagi orang-orang yang dengan sungguh-sungguh bertaubat kepada-Nya.
2. Menyesal
Tidak hanya berhenti dari perbuatan maksiat, seseorang yang benar-benar ingin menghapus dosanya harus memiliki penyesalan dalam hati karena telah melakukan perbuatan maksiat itu. Seseorang yang telah memiliki penyesalan dalam lubuk hati tidak akan melakukan perbuatan yang sama di lain waktu mendatang.
3. Tidak melakukan kemaksiatan lagi
Orang yang bersungguh-sungguh bertaubat tidak akan mengulangi perbuatan maksiat yang telah dilakukannya di masa lampau. Dia akan senantiasa membentengi diri dari perbuatan yang menjerumus kepada kemaksiatan sehingga tidak akan terjerumus dalam lubang yang sama.
Itulah tiga syarat utama agar dosa-dosa kita diampuni oleh Allah, tetapi jika dosa yang telah dilakukan seorang manusia berkaitan dengan hukum uhud maka orang yang telah berdosa itu wajib menerima hukumannya sesuai dengan syariat agama dan juga wajib untuk bertaubat agar dosanya diampuni. Salah satu contoh perbuatan dosa yang berkaitan dengan hukum uhud adalah zina.
Berzina adalah dosa besar, apakah dapat terampuni? Seseorang yang telah menikah tetapi melakukan zina, maka dia wajib menerima hukuman rajam yaitu dilempari batu hingga mati. Tetapi jika seseorang yang telah melakukan zina merupakan seseorang yang belum menikah maka dia wajib dihukum cambuk sebanyak 100 kali. Setelah menerima hukuman sesuai dengan syariat agama maka orang itu wajib bertaubat kepada Allah agar semua dosanya diampuni.
Itulah beberapa informasi seputar beberapa amalan agar dosa zina terampuni dan setiap umat muslim wajib mengetahuinya.