Tampilkan postingan dengan label bukan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bukan. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 April 2016

SUBHANALLAH !! Inilah Bukti Yesus Bukan Tuhan dan Al - Kitab Yang Menjawab, Sebarkan YA

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,
Sekedar berbagi, Teman, postingan ini bukan buat menyinggung non muslim tetapi cuma sekedar share utk kita umat Islam, utk menambah iman kita pada Allah Subhanahu Wata'ala.

Walau para Nasrani mempunyai anggapan Yesus al Masihlah yaitu Tuhan tapi kita mesti menghormatinya layaknya Firman Allah : "Lakum dinukum waliya diin " yng artinya : Untukmulah agamamu & untukkulah agamaku (Q.S Kafiirun)..jaga ukhuwah.... Salam Teman...!!!!

1. Silsilah Yesus Kristus

Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. Abraham memperanak Ishak, Ishak memperanak Yakub, Yakub memperanak Yehuda & saudara-saudaranya …. Yakub memperanak Yusuf suami Maria, yg melahirkan Yesus yg dinamakan Kritus …… (Matius 1 : 1 …… dst).

Sebenarnya silsilah Yesus (Nabi Isa as) cuma mampu dinisbatkan terhadap ibunya Maryam dikarenakan kelahiran dirinya tak lewat interaksi biologis. Yesus (Nabi Isa) lahir dari kalamullah sehingga lebih patut dinamakan Yesus (Isa) Badan Intelijen Negara Maryam, bukannya Isa (Yesus) Badan Intelijen Negara Yusuf. Lantaran dia dilahirkan oleh manusia, sehingga Yesus ialah 100% manusia & bukan Tuhan !

Yg namanya Tuhan (Allah), mustahil bersilsilah, Beliau tak berawal & tak mogok. Sehingga kesimpulannya yakni juga sebagai berikut :

    Tiap-tiap yg bersilsilah, tentu dirinya bukan Tuhan !
    Yesus bersilsilah, berarti Yesus bukan Tuhan !!

Dalam Qs. 57 Al Hadiid ayat 3 dijelaskan juga sebagai berikut : "Dialah Yg Awal & Yg Akhir & Yg Batin & Ia Maha Mengetahui segala sesuatu." (Qs. 57 Al Hadiid 3)

Ayat tersebut memaparkan, cuma Allah saja yg tak berawal & berakhir, sementara Yesus (Nabi Isa) berawal & berakhir. Berawal dari kelahirannya & berakhir dgn kematiannya.

1. Tiap-tiap yg berawal & berakhir, tentu bukan Tuhan !

2. Yesus berawal & berakhir, berarti Yesus bukan Tuhan !!

2. Kelahiran Yesus Kristus

"Ia bakal melahirkan anak cowok & engkau dapat menamakan Dirinya Yesus, sebab Dialah yg bakal menyelamatkan Umat-Nya dari dosa mereka." (Matius 1 : 21).

Ayat tersebut adalah nubuat Allah utk Maryam bahwa dirinya dapat melahirkan anak cowok yg bernama Yesus, yang merupakan penyelamat Umat adalah Bani Israel.

    Tiap-tiap yg dilahirkan, tentu bukan Tuhan.
    Yesus dilahirkan, berarti Yesus bukan Tuhan.
    Yesus jadi penyelamat umatnya (Bani Israel) berarti Yesus cuma seseorang utusan Tuhan, manusia biasa & bukan Tuhan.

Al Qur'an pula menginformasikan kelahiran Yesus yang merupakan berikut :
"(Jibril) bicara, "Aku hanyalah utusan Tuhan-mu buat memberikan kepadamu satu orang anak laki laki yg suci." (Qs 19 Maryam 19). 

2. Yesus Pemimpin Umat Israel

"Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-ali bukanlah yg paling kecil di antara mereka yg memerintah Yehuda, dikarenakan daripadamulah bakal bangkit seseorang pemimpin, yg dapat menggembalakan UmatKu Israel." (Matius 2 : 6).

Yesus dinubuatkan Tuhan utk jadi seseorang pemimpin yg bakal menggembalakan umatnya Israel.

    Tiap-tiap yg dinubuatkan Tuhan, tentu bukan Tuhan.
    Yesus dinubuatkan Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan.
    Tiap-tiap yg dijadikan penggembala bagi umat Israel, tentu bukan Tuhan.
    Yesus dijadikan penggembala bagi Israel, berarti Yesus bukan Tuhan.

3. Yesus dibaptis oleh Yohanes

"Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan terhadap Yohanes utk dibabtis olehnya." (Matius 3 : 13).

Apabila Yesus itu Tuhan, selayaknya Yesus yg membaptis Yohanes, bukan sebaliknya. Tiap-tiap orang baru memasuki wilayah satu buah agama, pintu mula-mula yg mesti ia lewati merupakan "pembabtisan", yg jikalau dalah Islam "Bersyahadat". Seandainya Yesus itu Tuhan, pasti tak butuh Tuhan mesti dibabtis.

    Tiap-tiap yg dibabtis, tentu bukan Tuhan.
    Yesus dibabtis, berarti Yesus bukan Tuhan.

4. Yesus dikasihi oleh Tuhan.

"Lalu terdengarlah nada dari sorga yg mengatakan : "Inilah Anak-Ku yg Kukasihi, Kepada-Nyalah Saya berkenan." (Matius 3 : 17).

Nada yg terdengar dari langit itu yakni nada Tuhanyang mengasihi & berkenan pada Anak-Nya merupakan Yesus. Apabila Yesus itu Tuhan, nada Tuhan yg mana lagi yg dia dengar? Bukankah Tuhan itu cuma satu?

    Tiap-tiap yg mendengar nada Tuhan, tentu bukan Tuhan.
    Yesus mendengar nada Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan.
    Tiap-tiap yg dikasihi Tuhan, tentu bukan Tuhan.
    Yesus dikasihi oleh Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan.

5. Yesus dipindah & dicoba oleh iblis

"Maka Yesus diboyong oleh Roh ke padang gurun buat dicobai Iblis." (Matius 4 : 1).

Apabila Yesus itu Tuhan, harusnya Tuhanlah yg mencobai Iblis, bukan sebaliknya. Teramat tak rasional jikat Tuhan mesti dicobai oleh Iblis. Yang Merupakan satu orang Nabi atau Rasul, pasti teramat wajar kalau Yesus dicobai Iblis lantaran dirinya cuma satu orang yg diutus oleh Tuhan.

    Tiap-tiap yg di cobalah oleh iblis, tentu bukan Tuhan.
    Yesus di mencoba oleh Iblis, berarti Yesus bukan Tuhan.

"Hai sekalian manusia, sudah dijadikan sebuah perumpamaan, sehingga dengarlah perumpamaan itu. Sesungguhnya yg anda seru tidak cuma Allah, mereka tak sekali-kali sanggup menciptakan lalat meskipun mereka cuma berhimpun buat itu. & bila lalat itu merampas seluruh dari mereka, niscaya mereka tak dapat merebutnya dair lalat itu. (Inilah) kelemahan yg menuntut (si penyembah) & yg dituntut (benda yg disembah)." (Qs 22 Al Hajj 73).
Wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh


(Sumber : sayacintaallah.info)

Jumat, 18 Maret 2016

Istri Adalah Tulang Rusuk Bukan Tulang Punggung, Seorang Pendamping Bukanlah Pembantu

 Dalam suatu perkawinan itu sepatutnya dari dini mempunyai komitmen yang baik. silih paham dan juga mengerti antara tugas, hak dan juga kewajiban suami dan istri. biar tidak terjalin masalah - masalah yang susah dalam suatu rumah tangga yang telah dijalani.

Ketika pagi menyapa dalam kondisi buta, istri yang kamu cintai sudah terbangun. dia mempersiapkan seluruh keperluan kamu saat sebelum beranjak kerja, setelah itu membangunkan kamu dengan sentuhan lembut sepenuh cintanya.

Menyiapkan air hangat buat mandi, makan supaya tenagamu penuh, dan juga baju yang telah dicuci bersih, disetrika rapih, dan juga disemproti minyak wangi. Iya, istri kamu melaksanakan itu semenjak hari kesatu pernikahan, sampai kini. Silakan hitung, berapa lama masanya? Berapa banyak yang wajib dia korbankan buat melaksanakan perihal itu?

Setelah kamu pergi, yang sebelumnya dilepas dengan doa yang tidak putus, senyum yang tetap merekah, muka yang sumringah, dan juga salam lembut penuh doa, pahamilah satu hal; tengah mengantri sekian catatan kerjaan yang wajib dikerjakan oleh istri yang kamu sayangi itu.

Rumah, wajib lekas dibersihkan. Mulai menyapu, mengepel lantai, jendela, merapikan kamar tidur, cuci piring, pakaian, dan juga masih banyak pekerjaan ‘remeh’ lain yang tidak bisa jadi dan juga hendak amat meletihkan bila didetail satu persatu.

Setelahnya, dia bergegas buat mempersiapkan makan kanak - kanak yang bakal beranjak ke sekolah. bila juga cuma satu anak; sadarilah kalau dia tidak hendak ingin komsumsi santapan yang sama tiap paginya. Belum lagi bila anak kita lebih dari satu; kesatu nasi goreng, kedua nasi uduk, ketiga lontong sayur, dan juga sebagainya.

Bukankah itu sangat meletihkan dan juga jauh lebih banyak dari tugas kamu di kantor mana juga kamu bekerja dengan jabatan setinggi apa pun?

Lalu, sehabis istri kamu salah satunya itu seharian menuntaskan pekerjaan rumahnya, di senja hari kamu kembali dengan bawa lelah, dia juga wajib mempersiapkan diri dengan penampilan tersadu buat menyongsong Anda.

Pasalnya, bila kamu kembali sedangkan keadaannya awut - awutan tidak jelas, ekspresi kamu langsung kecut, cemberut, dan juga tidak ‘berminat’ dengannya!

Maka, bila kamu mau belajar jadi suami yang baik, cobalah pahami posisi dan juga kesibukannya yang padat merayap itu. Cukup memahami, bila kamu tidak kuasa menggerakkan anggota tubuh buat menolong karena terasa sudah padat jadwal di luar dan juga cukup dengan kedudukan bagaikan pencari nafkah.

Dengan uraian yang baik, dikala kembali di senja hari dikala rumah berhamburan itu, minimun kamu tidak hendak berkata dengan nada Bos, “Kamu mengapa saja sih? ketahui gak bahwa saya tuh kelelahan? Seharian mencari nafkah buat kalian dan juga anak - anak. Ngertiin saya dong!?”

Sebab, istri kamu merupakan pasangan hidup, belahan jiwa, penasihat yang bijak; bukan pembantumu! 


Sumber:
http_www_muslimbijak_com/berita/istri-adalah-tulang-rusuk-bukan-tulang-punggung-seorang-pendamping-bukanlah-pembantu.html