Tampilkan postingan dengan label istighfar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label istighfar. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Juli 2016

Masya Allah...Inilah Kedahsyatan Istighfar yang Banyak Belum Kita Ketahui...

 masya allah! inikah “kehebatan istighfar sebanyak 100 kali dalam satu hari yang kita tidak banyak ketahui hendak " ?

aku terdapat kenalan seorang ustadz yang sukses bagaikan penolong banyak konflik orang. mulai yg mau jodoh, surut rezeki, hingga mau memiliki anak. nyatanya anjuran ia amat simpel dalam orang - orang tersebut, ialah membaca istighfar minimun 100x satu hari.



kamu ketahui? istighfar sama jua memakai sedekah. pahala dan juga akibat yang mencuat dari amalan ini berhubungan erat dengan janji allah swt. allah swt telah menjanjikan dorongan free untuk siapa aja yg membaca istighfar. janji allah swt merupakan janji yang tentu ditepati.

janji allah dalam orang yang tetap membaca istighfar yang herbi rejeki, anak, dan kebahagiaan dunia.

allah swt berfirman :

”maka saya katakan kepada mereka: ”mohonlah ampun (istighfar) kepada tuhanmu, sebetulnya ia merupakan maha pengampun, tentu ia hendak mengirimkan hujan kepadamu dengan rimbun, dan juga memperbanyakkan harta dan juga anak - anakmu, dan juga mengadakan untukmu kebun - kebun dan juga mengadakan (pula didalamnya) untukmu sungai - sungai. ” (qs. nuh: 10 - 12).


kamu ketahui? istighfar mampu menjadikan allah bahagia, begitu rugi apabila kita tidak mengucapkannya secara teratur tiap hari. berikut ini sabda rasulullah saw menimpa perihal itu.

rasulullah saw bersabda :
“sungguh, allah swt lebih gembira dengan taubat hamba - nya daripada kegembiraan salah seseorang dari kamu yang menciptakan ontanya yang lenyap di padang pasir. ” (hr. bukhari dan juga muslim).
sabda nabi muhammad saw buat orang yang senantiasa membaca istighfar.

rasulullah saw bersabda :

”barangsiapa yang tetap beristighfar, hingga allah swt hendak membagikan kegembiraan dari tiap kesedihannya, dan juga kelapangan untuk tiap kesempitannya dan juga memberinya rizki dari arah yang tiada disangka - sangka, ” (hr. abu daud, ibnu majah dan juga ahmad).


memakai membaca sebagian penjelasan pada al - qur’an dan juga hadist ini, saya amat percaya dengan kebenaran cerita ustadz kenalan saya itu. kalau istighfar menggambarkan pemecahan 1001 masalah kehidupan untuk siapa aja.

tetapi ada satu perihal yang harus diingat, istighfar yg diucapkan tidaklah sekadar perkataan belaka. wajib didasari dari hati.





(sumber: redaksione_com)

Senin, 23 Mei 2016

Masya Allah...Inilah Kedahsyatan Istighfar yang Banyak Belum Kita Ketahui...

masya allah! inikah “kehebatan istighfar sebanyak 100 kali dalam satu hari yang kita tidak banyak ketahui hendak " ?

aku terdapat kenalan seorang ustadz yang sukses bagaikan penolong banyak konflik orang. mulai yg mau jodoh, surut rezeki, hingga mau memiliki anak. nyatanya anjuran ia amat simpel dalam orang - orang tersebut, ialah membaca istighfar minimun 100x satu hari.

kamu ketahui? istighfar sama jua memakai sedekah. pahala dan juga akibat yang mencuat dari amalan ini berhubungan erat dengan janji allah swt. allah swt telah menjanjikan dorongan free untuk siapa aja yg membaca istighfar. janji allah swt merupakan janji yang tentu ditepati.

janji allah dalam orang yang tetap membaca istighfar yang herbi rejeki, anak, dan kebahagiaan dunia.

allah swt berfirman :

”maka saya katakan kepada mereka: ”mohonlah ampun (istighfar) kepada tuhanmu, sebetulnya ia merupakan maha pengampun, tentu ia hendak mengirimkan hujan kepadamu dengan rimbun, dan juga memperbanyakkan harta dan juga anak - anakmu, dan juga mengadakan untukmu kebun - kebun dan juga mengadakan (pula didalamnya) untukmu sungai - sungai. ” (qs. nuh: 10 - 12).


kamu ketahui? istighfar mampu menjadikan allah bahagia, begitu rugi apabila kita tidak mengucapkannya secara teratur tiap hari. berikut ini sabda rasulullah saw menimpa perihal itu.

rasulullah saw bersabda :
“sungguh, allah swt lebih gembira dengan taubat hamba - nya daripada kegembiraan salah seseorang dari kamu yang menciptakan ontanya yang lenyap di padang pasir. ” (hr. bukhari dan juga muslim).

sabda nabi muhammad saw buat orang yang senantiasa membaca istighfar.

rasulullah saw bersabda :

”barangsiapa yang tetap beristighfar, hingga allah swt hendak membagikan kegembiraan dari tiap kesedihannya, dan juga kelapangan untuk tiap kesempitannya dan juga memberinya rizki dari arah yang tiada disangka - sangka, ” (hr. abu daud, ibnu majah dan juga ahmad).


memakai membaca sebagian penjelasan pada al - qur’an dan juga hadist ini, saya amat percaya dengan kebenaran cerita ustadz kenalan saya itu. kalau istighfar menggambarkan pemecahan 1001 masalah kehidupan untuk siapa aja.

tetapi ada satu perihal yang harus diingat, istighfar yg diucapkan tidaklah sekadar perkataan belaka. wajib didasari dari hati.



(sumber: blog-viralz.blogspot.com)

Sabtu, 21 Mei 2016

70 Ribu Malaikat Beristigfar dan Mendoakan Manusia Bila Melakukan Amalan Sederhana Ini!

malaikat menggambarkan salah satu makhluk allah swt yang tetap beribadah kepada - nya. kalangan yang diciptakan dari sinar ini dipercayai mempunyai kesucian dan juga bebas dari dosa.

nyatanya malaikat sering mendoakan dan juga beristigfar buat manusia. tetapi tidak sembarangan, mereka hendak memilah manusia yang melaksanakan amal kebaikan aja. tidak cuma satu, manusia terlebih lagi dapat memperoleh doa dari 70 ribu malaikat sekalian.

amalan buat mendatangkan nikmat ini terkategori ringan. tetapi keutamaannya tentu amat besar dibanding dengan doa dan juga istigfar yang dicoba manusia. lalu apa amalan simpel yang membikin 70 ribu malaikat beristigfar dan juga berdoa buat manusia?

nyatanya amalan tersebut merupakan menjenguk orang yang sakit. aksi ini terkesan simpel, manusia menyisikan sedikit waktunya buat melhat kerabat ataupun kerabatnya yang lagi sakit. tetapi, nyatanya perihal ini mempunyai keutamaan yang amat besar. sebanyak 70 ribu malaikat hendak mendoakan kebaikannya dan beristigfar dan juga memohon ampun buat manusia tersebut.

aksi menjenguk orang sakit ini menggambarkan salah satu wujud ksaih sayang terhadap sesaman manusia. perihal ini hendak berakibat baik terhadap psikologis orang yang mengidap sakit. sampai - sampai hendak meningkatkan perilaku optimis orang yang sakit dan juga hendak berakibat kepada kesembuhan mereka.

“tidaklah seseorang muslim yang menjenguk muslim yang lain di pagi hari kecuali terdapat 70 ribu malaikat yang mendoakannya sampai sore hari. dan juga bila menjenguknya di sore hari, terdapat 70 ribu malaikat yang mendoakannya sampai pagi, dan juga menurutnya satu kebun di surga. ” (hr. al - tirmidzi dan juga dishahihkan oleh al - albani dalam shahih al - tirmidzi).

siapa jenguk orang sakit di pagi hari, duduk disampingnya menghiburnya, mendoakan kesembuhan untuknya, hingga 70 ribu malaikat memintaan ampunan untuknya hingga datang waktu sore. amalan ringan tetapi mempunyai keutamaan yang amat besar. ini karna orang tadi menampilkan watak rahmat (kasih sayang) kepada sesamanya sampai - sampai allah pula limpahkan rahmat - nya kepadanya.

dari jabir bin abdillah, dia mengatakan: rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “siapa yang mejenguk orang sakit, dia terus dalam naungan rahmat sampai - sampai duduk. hingga apabila dia duduk, dia tenggelam ke dalamnya. ” (hr. ahmad. dishahihkan al - albani dalam al - silsilah al - shahihah, nomor. 2504)

watak mulia ini masuk dalam keumuman sabda nabi shallallahu ‘alaihi wasallam

“orang - orang yang penyayang tentu hendak disayangi pula oleh ar - rahman (allah). hingga sayangilah penduduk bumi tentu penunggu langit juga hendak mencintai kamu. ” (hr. ahmad)

doa dan juga istigfar dari malaikat ini menggambarkan kasih sayang mereka terhadap manusia. istighfar para malaikat lebih kokoh dikabulkan karna mereka mendoakan dari tempat yang tidak dilihat dan juga tidak dikenal manusia yang didoakannya. dan juga doa semaca ini, dalam hadits shahih, lebih kokoh dikabulkan. ini tidak lain, karna malaikat memandang dosa - dosa yang dicoba manusia dan juga mereka pula ketahui akibat kurang baik akibat dari dosa - dosa tersebut. sampai - sampai istighfar buat kalangan mukminin yang lebih dulu mereka jalani, setelah itu doa - doa kebaikan buat mereka.

perihal ini tentu berubah dengan manusia, yang tidak sering mendoakan sesamanya, terlebih lagi doa yang terlontar sering - kali malah perihal kurang baik yang diperuntukan kepada sesaman manusia. terlebih lagi, sering - kali, terdapat orang yang tega mendoakan keburukan kepada pribadinya, istrinya, anaknya, dan juga hartanya.




(sumber: infoyunik.com)

Jumat, 15 April 2016

Amalan DASYAT Bagi Yang Pingin REZEKI BANYAK dan LUNAS HUTANG Menurut Ustd Yusuf Mansur

AMALAN BAGI YANG PINGIN REZEKI BANYAK...

Jangan ditinggal…100 shalawat. 100 istighfar. 100 subhaanallaahi wabihamdih. 100 laa-ilaa-ha-illallaah.
Kalo mau rizki banyak, tambahin Yaa Fattaah, Yaa Rozzaaq, 111x. Jumlah yang ini, bisa diubah, lebih banyak atau lebih sedikit. Saya malah setiap habis shalat. Jumlahnya disedikitin, 33x atau 11x. Tapi tiap habis shalat. Rizki alhamdulillaah, Yah, itung2 setiap habis shalat, manggil2 Yang Maha Membuka & Maha Memberi Rizki. Dipanggil terus, masa ga datang. Kalo lagi butuh banget2, hajar 111x, saban2 habis shalat. Liat efeknya. Mudah2an makin cinta sama
" style="background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; font-stretch: inherit; line-height: 20.8px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"> Allah.

Amalan harian ini, ngamalinnya jangan ON OFF. Geber 100 hari gitu. Tar habis tuntas 100 hari ga putus, geber lagi
100hr ke-2, ke-3, dst. Pelan2 coba benahin shalat berjamaahnya. Di masjid. + qobliyah ba’diyahnya. +t ahiyyatul masjid, +syukur wudhu. Juga hajar 100 hari. Ambil kesempatan emas doa mustajab antara adzan dan iqomat. Ngiringin amalan harian. Pelajarin zikir/wirid yang diajarkan Nabi saban2 habis shalat fardhu. 33x ini 33x itu. Ini jangan ampe ditinggal.
Dijalanin juga. Tar hidup terasa enteng. Ringan. Ga kayak ngejar bayangan dalam nyari rizki. Adem idup.

Kalo 100 hari dirasa berat, coba 3 hari dulu. Jajal dengan kekuatan penuh. Jangan ada yang bolong & ketinggalan. Terus tingkatin 7 hari, 14 hari, 21 hari, 40 hari, terus sampe dah ke-100 hari. Habis itu langsam, jangan ditinggal. Syukur2 sekalian aja dah, tahajjudnya, minimal 2 rokaat aja mah. Waktu emas nih. +dhuha. Walo juga minimalis 2 rokaat. Al Qur’annya dibaca 1 halaman+artinya, +dihafal 1 ayat+artinya.

Sempurnain dengan sedekah, nuntut ilmu pake bismillaah, kerja pake bismillaah, usaha pake bismillaah, tutup pake alhamdulillaah. Apabila mata bisa sekalian dijaga, telinga, lisan, hati, pikiran, selama ngetrack di jalur 3, 7, 14, 21, 40, 100 hari, tambah cakep dah.

Mas Wahyu, salah seorang jamaah, ngabarin, ngetrack ginian doang, utangnya 3M lunas, dengan cara2 amazing, dalam waktu yang amazing. Dengan cara ini pula, ngembaliin hidup pada tracknya, sepasang suami istri yang udah 14 tahun menikah, belom punya anak, jadi punya anak.

Dosisnya bisa dikurangin, jadi 10, bukan 100. Asal rutin, istiqomah, dengan pikiran dan hati yang benar2 nyambung ke Allah. Jangan sambil BBM-an, twitteran, ngemil, kalo pas zikir. Masa bicara sama presiden, menteri, bisa fokus, lalu sama Allah sambil lalu?

Semua ini ga berat. Kitanya aja yang kelamaan hidup ga on the track. Nyimpang. Jadi untuk ngebiasain yang begini2, terasa berat. So, just mulai aja dulu. Tar kalo dah biasa, enteng. Kayak shalat malam, kalo sekali2, banyakan puyeng & ngantukan. Tapi kalo terus2an, akan biasa.

Sekarang kan kita biasa. Biasa tidak melakukan. Nah, ubah ini. Change it. Jadi biasa melakukan.

Jika menurut sodara tausiah ini ada manfaatnya, SilaHkan di-share untuk teman, sahabat, keluarga, atau bahkan orang yang tidak sodara kenal sekalipun.

Semoga kita selalu mendapatkan ilmu, hidayah dan perlindungan Allah Subhana wata’ala dimanapun kita berada... Aamiin ya Rabbal’alaamiin....
 
 
 
Sumber: tolongbagikan_com

70 Ribu Malaikat Beristigfar dan Mendoakan Manusia Bila Melakukan Amalan Sederhana Ini!

Malaikat merupakan salah satu makhluk Allah SWT yang senantiasa beribadah kepada-Nya. Golongan yang diciptakan dari cahaya ini dipercayai memiliki kesucian dan terhindar dari dosa.
 
Ternyata malaikat kerap mendoakan dan beristigfar untuk manusia. Namun tidak sembarangan, mereka akan memilih manusia yang melakukan amal kebaikan saja. Tidak hanya satu, manusia bahkan bisa mendapatkan doa dari 70 ribu malaikat sekaligus.
 
Amalan untuk mendatangkan nikmat ini tergolong ringan. Namun keutamaannya tentu sangat besar dibandingkan dengan doa dan istigfar yang dilakukan manusia. Lantas apa amalan sederhana yang membuat 70 ribu malaikat beristigfar dan berdoa untuk manusia?
 
Ternyata amalan tersebut adalah menjenguk orang yang sakit. Tindakan ini terkesan sederhana, manusia menyisikan sedikit waktunya untuk melhat saudara atau kerabatnya yang sedang sakit. Namun, ternyata hal ini memiliki keutamaan yang sangat besar. Sebanyak 70 ribu malaikat akan mendoakan kebaikannya serta beristigfar dan meminta ampun untuk manusia tersebut.
 
Tindakan menjenguk orang sakit ini merupakan salah satu bentuk kasih sayang terhadap sesama manusia. Hal ini akan berdampak baik terhadap psikologis orang yang menderita sakit. Sehingga akan menumbuhkan sikap optimis orang yang sakit dan akan berdampak kepada kesembuhan mereka.
 
“Tidaklah seorang muslim yang menjenguk muslim lainnya di pagi hari kecuali ada 70 ribu malaikat yang mendoakannya hingga sore hari. Dan jika menjenguknya di sore hari, ada 70 ribu malaikat yang mendoakannya hingga pagi, dan baginya satu kebun di surga.” (HR. Al-Tirmidzi dan dishahihkan oleh al-Albani dalam Shahih al-Tirmidzi).
 
Siapa jenguk orang sakit di pagi hari, duduk disampingnya menghiburnya, mendoakan kesembuhan untuknya, maka 70 ribu malaikat memintakan ampunan untuknya sampai tiba waktu sore. Amalan ringan tapi memiliki keutamaan yang sangat besar. Ini karena orang tadi menunjukkan sifat rahmat (kasih sayang) kepada sesamanya sehingga Allah juga limpahkan rahmat-Nya kepadanya.
 
Dari Jabir bin Abdillah, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda : “Siapa yang mejenguk orang sakit, ia terus dalam naungan rahmat sehingga duduk. Maka apabila ia duduk, ia tenggelam ke dalamnya.” (HR. Ahmad. Dishahihkan Al-Albani dalam al-Silsilah al-Shahihah, no. 2504)
 
Sifat mulia ini masuk dalam keumuman sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam
“Orang-orang yang penyayang niscaya akan disayangi pula oleh ar-Rahman (Allah). Maka sayangilah penduduk bumi niscaya penghuni langit pun akan menyayangi kalian.” (HR. Ahmad)
 
Doa dan istigfar dari malaikat ini merupakan kasih sayang mereka terhadap manusia. Istighfar para malaikat lebih kuat dikabulkan karena mereka mendoakan dari tempat yang tidak dilihat dan tidak diketahui manusia yang didoakannya. Dan doa semaca ini, dalam hadits shahih, lebih kuat dikabulkan. Ini tidak lain, karena malaikat melihat dosa-dosa yang dilakukan manusia dan mereka juga tahu dampak buruk akibat dari dosa-dosa tersebut. Sehingga istighfar untuk kaum mukminin yang lebih dahulu mereka lakukan, kemudian doa-doa kebaikan untuk mereka.
 
Hal ini tentu berbeda dengan manusia, yang jarang mendoakan sesamanya, bahkan doa yang terlontar terkadang justru hal-hal buruk yang ditujukan kepada sesama manusia. Bahkan, terkadang, ada orang yang tega mendoakan keburukan kepada dirinya, istrinya, anaknya, dan hartanya.



(Sumber: siraman.com)

Rabu, 06 April 2016

Beristighfarlah

Semoga Allah menjaga kita dari banyak berdosa sehingga tak sempat beristighfar. Semoga kita dijadikan-Nya sibuk beristighfar dan tak sempat berbuat dosa.

Orang yang beristighfar itu membuat Allah bahagia melebihi bahagianya orang yang untanya kembali padanya setelah sebelumnya hilang di gurun. (HR Al Bukhari-Muslim). Yang beristighfar itu dicintai Allah (Qs. 2: 222). Orang yang bertaubat adalah kekasih kesayangan-Nya (HR Ibn Majah). Yang beristighfar itu diampuni khilafnya, dihapus kesalahannya, & disembuhkan dari dosanya seperti terobatinya penyakit. (Qatadah, RA). Yang beristighfar itu diampuni dosanya bagai selamatnya terpidana yang dimaafkan korbannya, dihapuskan bukti-buktinya, serta dipulihkan namanya.

Yang beristighfar selamat dari neraka seperti selamatnya puncak gunung dari gelapnya jurang dan selamatnya timur dari sentuhan barat. (HR An Nasa’i). Yang beristighfar mendapatkan balasan surga, di bawahnya mengalir sungai-sungai, dia kekal di dalamnya, sebaik-baik pahala amal. (QS 3: 135-136)

Yang beristighfar itu mengecewakan syaithan yang bersumpah dengan kemuliaan Allah untuk sesatkan manusia selama ruh di jasadnya. (HR Ahmad). Yang beristighfar membuat syaithan putus asa sebab segala jerih payahnya di dunia justru membuat si hamba termuliakan di surga. (Ali, RA). Istighfar meredam ‘adzab yang nyaris saja menimpa (Qs. 8: 33). Allah takkan mengilhamkan istighfar pada mereka yang hendak diadzab. (Ali, RA).

Sesiapa beristighfar menjadi gembira dalam setiap duka, merasa lapang dalam himpitan beban hidup, & datang rizqi dari arah yang tak terduga (HR Ahmad & Abu Dawud). Rizqi seseorang bisa tertahan oleh dosa-dosanya (HR Ahmad), pembukanya adalah istighfar, maka langit & bumi curahkan rizqi. (QS 71: 10-12)

Istighfar itu membersihkan hati, setelah dikeruhkan dosa yang bagai noktah hitam. (HR At Tirmidzi). Ketika hati kita bersih, suci pula pikiran dan perilaku kita. Seseorang DIANGKAT DERAJAT-nya di surga, lalu dia bertanya kepada Allah: “Mengapa derajatku terangkat?” Dijawab oleh Allah: “Karena #istighfar anakmu untukmu.” (HR Ahmad)

Istighfar adalah sunnah Nabi SAW yang beliau tekankan. Bahkan beliau terbiasa beristighfar setiap harinya sebanyak 70 dan 100 kali. (HR Al Bukhari). Mari kita ikuti sunnah beliau karena mengikuti sunnah itu mulia.

Yang beristighfar adalah sebaik-baik anak Adam yang semuanya melakukan kesalahan dan semulia-mulia hamba-Nya. (HR At Tirmidzi, Ibn Majah, Al Hakim). Istighfar adalah sifat dari hamba Allah yang sejati yang melekat dengan sifat sabar, benar, berketaatan, & dermawan. (QS 3: 15-17). Istighfar itu menyelamatkan dari sifat zhalim, sebab yang tak mau bertaubat pada hakikatnya telah menzalimi diri dan orang lain. (QS 7: 23, 49: 11). Istighfar itu mempermudah karunia KETURUNAN dan harta luar biasa berupa kebun produktif dan sungai pribadi yang mengalir. (QS 71: 10-12)

Istighfar itu mencegah paceklik kekeringan, mengundang hujan yang menyuburkan bumi, dan menguatkan negara serta bangsa. (QS 11: 52). Istighfar menghadirkan keberuntungan (QS 24: 31). ‘Aisyah berkata: beruntunglah yang catatan amalnya terisi banyak istighfar (HR Al Bukhari).

Istighfar itu menjadikan keburukan dan kejahatan dalam diri diganti Allah dengan tersemayamnya kebajikan (QS 25: 70). Istighfar itu menjaga iman si pendosa “..Selama dia bertaubat dan yakin tiada yang dapat mengampuni kecuali Allah, maka dia adalah seorang mukmin” (HR Ahmad). Istighfar mempertahankan keberadaan iman. Hasan Al Bashri berkata “Orang yang berdosa kemudian bertaubat, kemudian berdosa lagi, dan bertaubat lagi, begitu seterusnya, masih termasuk ciri-ciri seorang mukmin.”

sumber: lampuislam.blogspot.com

Rabu, 11 November 2015

Doa Istighfar Penghapus Dosa

"Astaghfirullaah Laa Ilaaha Illaa HuwalHayyal Qayyuma wa Atuubu Ilaihi"
“Aku mohon ampun dan bertaubat kepada Allah yang tiada tuhan (berhak disembah) kecuali hanya Dia, Dzat Maha hidup kekal dan berdiri sendiri”
Sumber Doa
Dari Zaid bin Haritsah, "Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
"Siapa yang membaca Asataghfirullaah Laa Ilaaha Illaa HuwalHayyal Qayyuma wa Atuubu Ilaihi maka akan diampuni dosanya walaupun ia pernah lari dari medan perang.” (HR. Abu Dawud, Al-Tirmidzi, al-Thabrani, Al-Hakim dan Ibnu Abi Syaibah. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani Rahimahullah di Shahih Abi Dawud dan Shahih al-Tirmidzi)
Terdapat tambahan dalam sebagian riwayat –seperti dalam Sunan Al-Tirmidzi & al-Hakim-, “Astaghfirullah Al-‘Adzim”.
Tempat Khusus Membacanya?
Telah datang beberapa riwayat yang menerangkan tempat khusus untuk membaca doa istighfar ini, seperti sesudah shalat, bangun tidur, dan di pagi hari Jum’at. Namun tak satupun dari keterangan-keterangan tersebut yang shahih sehingga tidak bisa diamalkan dengan kekhususannya tersebut.
Ada hadits yang berstatus maqbul –sebagian ulama menghasankannya dan sebagian lain menshahihkannya- menyebutkan istighfar tersebut tanpa mengaitkannya dengan waktu-waktu tertentu. Bisa dibaca pada waktu yang bebas tanpa mengkhususkannya dengan waktu dan tempat.
Al-Hakim mengeluarkannya dalam Mustadraknya dari hadits Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu 'Anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda: 
“Siapa yang membaca Asataghfirullaah Alladzii Laa Ilaaha Illaa HuwalHayyal Qayyuma wa Atuubu Ilaihi maka diampuni dosa-dosanya walaupun ia pernah lari dari medan perang.” (HR. Al-Hakim, beliau berkata: “ini adalah hadits shahih sesuai syarat Muslim namun Al-Bukhari dan Muslim tidak mengeluarkannya.” Hadits ini juga dikeluarkan oleh Al-Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir, no. 8541. Abu Nu’aim meriwayatkan yang serupa dalam Akhbar Ashbahan dari hadits Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu)
Keutamaannya
Doa ini mengandung istighfar (permohonan ampunan) yang sangat agung dan memakai wasilah (sarana) yang sangat mulia dengan menyebut nama-nama Allah yang Maha Indah –Allah, Al-Adzim, Al-Hayyu, dan Al-Qayyum-, ikrar akan uluhiyah Allah dan tekad bertaubat saat itu juga.
Astaghfirullah memiliki makna meminta ampunan kepada Allah, memohon agar Allah menutupi dosa-dosanya, dan tidak menghukumnya atas dosa-dosa tersebut.
Disebut kalimat tauhid setelah kalimat “Aku meminta ampun kepada Allah” memberikan makna bahwa hamba tersebut mengakui kewajibannya untuk ibadah kepada Allah semata yang itu menjadi hak Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Ini menuntut agar orang yang beristighfar untuk membuktikan ubudiyahnya kepada Allah dengan mengerjakan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya.
Al-Hayyul Qayyum: dua nama Allah yang agung ini disebut sesudahnya memiliki kaitan dengan permintaan ampunan karena semua nama Allah dan sifat-Nya yang Maha tinggi yang Dzatiyah dan Fi’liyah kembali kepada keduanya. Sifat Dzatiyah merujuk kepada nama Al-Hayyu (Maha hidup kekal). Sedangkan sifat fi’liyah kembali kepada nama Al-Qayyum (Tegak berdiri sendiri dan mengurusi semua makhluk-Nya)
Ditutup doa tersebut dengan Waatubu Ilaihi (Aku bertaubat kepada-Nya) mengandung keinginan kuat dari hamba untuk bertaubat (kembali) kepada Allah Tabaraka wa Ta’ala. Karenanya jika hamba mengucapkan kalimat ini hendaknya ia jujur dalam melafadzkannya pada dzahir & batinnya. Jika ia dusta, dikhawatirkan ia tertimpa kemurkaan Allah. (Lihat al-Fuuthaat al-Rabbaniyah: 3/701)
Allah siapkan balasan terbaik untuknya, yakni ampunan untuknya sehingga dihapuskan dosa-dosanya, ditutupi aib-aibnya, dilapangkan rizkinya, dijaga fisiknya, dipelihara hartanya, mendapat kucuran barakah, semakin meningkat kualitas agamanya, menjapatkan jaminan keamanan di dunia dan akhirat, dan mendapat keridhaan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
Dosa yang akan diampuni dengan doa istighfar ini bukan hanya dosa-dosa kecil, tapi juga dosa besar. Bahkan dosa yang terkategori min akbaril dzunub (dosa paling besar), yaitu lari dari medan perang, “. . . walaupun ia pernah lari dari medan perang.”
Lari dari medan perang adalah lari meninggalkan medan jihad fi sabilillah saat berkecamuk peperangan melawan orang kafir. Ini menunjukkan bahwa melalui doa istighfar yang agung ini Allah akan mengampuni dosa-dosa terbesar yang tidak memiliki konsekuensi hukuman jiwa dan harta seperti lari dari medan perang dan dosa-dosa semisalnya. Jika hamba mengucapkan doa di atas dengan ikhlash, jujur, memahami makna-maknanya; niscaya ia akan mendapatkan kabar gembira maghfirah yang agung ini.
Setiap diri kita dipenuhi dosa dan kesalahan; bisa berupa tidak menunaikan kesyukuran, tidak menunaikan perintahnya, tidak meninggalkan larangan-Nya, menyia-nyiakan kesempatan yang dibeirkan-Nya, lalai dari mengingat-Nya, dan sebagainya.
Dosa-dosa tersebut akan membuat sesak dada, menghilangkan keberkahan hidup, mempersempit rizki, membuat berat menjalankan ketaatan, menjadi sebab datangnya berbagai kesulitan, dan di akhirat menjadi sebab kegelapan dan kesengsaraan. Karenanya setiap kita membutuhkan ampunan Allah setiap saat. Doa istighfar ini menjadi salah satu alternatif dan saranan meraih ampunan-Nya. Wallahu A’lam. (sumber:voa-islam.com/)