Tampilkan postingan dengan label haid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label haid. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Juni 2016

INILAH IBADAH-IBADAH SUNNAH BAGI WANITA MUSLIMAH YANG HAID DIBULAN RAMADAN, BANTU SHARE YA..

mumpung hari ini masih bersma bulan ramadhan yang penuh berkah. udah tentu banyak yang berlomba - lomba menimbun amal kebaikan nih. alhamdulillah. tetapi untuk wanita, tentu sebagian belum dapat puasa penuh sepanjang 30 hari, dan juga melangsungkan ibadah sunnah yang lain.

tetapi jangan takut girls, ini terdapat sebagian amalan yang dapat kalian jalani diwaktu haid. jadi ramadhanmu tahun ini lebih bermakna; saat - haid

perbanyak dzikir kepada allah

membaca dzikir absolut sebanyak bisa jadi, serupa perbanyak tasbih (subhanallah) , tahlil (la ilaha illallah) , tahmid (alhamdulillah) , dan juga zikir yang lain. ulama setuju perempuan haid ataupun orang junub boleh membaca dzikir. (fatawa syabakah islamiyah, nomor. 25881). berdzikir dan juga berdoa. baik yang terpaut waktu tertentu, semisal doa sehabis adzan, doa sesudah makan, doa mengenakan pakaian ataupun doa bakal masuk toilet, dan juga banyak lagi yang dapat dicoba. bahwa belum pada hafal, hafalan dahulu ayo.

mendatangi majelis - majelis ta’lim.

tiap bulan ramdhan tentu banyak sekali majelis ta’lim yang diadakan oleh anak muda masjid ataupun intansi agama lain. jadi aktif ya girls buat mendatangi majlis ta’lim, biar ilmu agamanya meningkat.

membaca buku - buku agama. amalan membaca novel agama

sekalipun di situ terdapat kutipan ayat al - quran, tetapi para ulama setuju itu tidak dihukumi sebagaimana al - quran, sampai - sampai boleh dijamah. jadi, gak papa mengisi waktu di masa haid dengan memperkaya ilmu lewat novel. itu boleh.

berteman dengan orang - orang shalihah yang mampu melindungi semangatnya

mencermati ceramah, teks al - quran ataupun semacamnya. terlebih lagi lebih baik bila mengulang hafalan al - qur’an. perihal ini hendak mempertemukan kalian dengan banyak orang yang shalihah, yang bersama - sama mengkaji teks al - qur’an dan juga mencermati ceramah.

bersholawat pada nabi

amalan ini amat gampang dicoba, baik dikala haid ataupun tidak haid. bersholawat kepada nabi muhammad saw menggambarkan suatu keharusan, biar nanti memperoleh syafaatnya di hari kiamat. amin

membaca al - ma’tsurat di waktu pagi dan juga sore) brdoa dan juga amalan baik

boleh memegang ponsel ataupun tablet yang terdapat konten al - qurannya. karna barang semacam ini tidak dihukumi al - quran. sampai - sampai, untuk perempuan haid yang mau senantiasa melindungi rutinitas membaca al - quran, sedangkan ia tidak mempunyai hafalan, dapat memakai dorongan perlengkapan, pc, ataupun tablet ataupun semacamnya.

bersedekah

membagikan sebagian rizki yang kita miliki buat teman tidak butuh menunggu waktu haid kan, serupa infak, ataupun amal sosial keagamaan yang lain. walaupun begitu, dikala haid, dapat melaksanakan aktivitas bersedekah ini, karna dalam kondisi haid ataupun tidak, bersedekah amat di anjurkan, karna amalannya tidak hendak putus.

mengantarkan kajian ataupun sesuatu ilmubelajar dan juga mengarahkan kebaikan

sekalipun wajib melansir ayat al - quran. karna dalam keadaan ini, ia lagi berdalil dan juga bukan membaca al - qur’an. intinya mengisi waktu luang dengan perihal yang berguna untuk akhiratnya. sekadar bonus, di hari - hari ramadhan kita menebar kemanfaatan.

menghidangkan dan juga sediakan takjil dan juga menolong orang lain

ini sih hikmah yang dapat didapet di bulan puasa. kamu dapat meringankan beban teman , dapet pahala plus - plus loh.

gimana teman musmus, ayo menjadikan bulan ramadhan di tahun ini lebih baik dan juga lebih bermakna dengan melaksanakan amalan - amalan dengan penuh ketulusan. insyallah berkah. amin.




[sumber: musmus.me]

Senin, 09 Mei 2016

Ini Solusi Bagi Kamu Wanita Muslimah yang Sedang Haid Agar Tetap Bisa Membaca Al-Quran

Sahabat Muslimah, Bulan Ramadhan adalah kesempatan yang baik untuk membaca Al Quran. Namun setiap wanita pasti tidak penuh menjalankan puasa. Ada satu waktu ia mengalami haidh.

Ketika mengalami haidh tersebut, ia tentu terhalang untuk membaca Al Quran sehingga waktunya berkurang untuk mengkhatamkan Al Quran sebulan Ramadhan.

Berikut ada solusi yang baik untuk para wanita ketika menghadapi masalah ini.

1- Membaca mushaf saat haidh namun tidak menyentuh secara langsung
Membaca masih dibolehkan bagi wanita yang berhadats. Yang tidak dibolehkan adalah menyentuh langsung saat berhadats.
Dalil yang menunjukkan larangan untuk menyentuhnya adalah ayat,

لَا يَمَسُّهُ إِلَّا الْمُطَهَّرُونَ

“Tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan” (QS. Al Waqi’ah: 79)
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تَمُسُّ القُرْآن إِلاَّ وَأَنْتَ طَاهِرٌ

“Tidak boleh menyentuh Al Qur’an kecuali engkau dalam keadaan suci.” (HR. Al Hakim dalam Al Mustadroknya, beliau mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih). Dalam keadaan suci di sini bisa berarti suci dari hadats besar dan hadats kecil. Haidh dan nifas termasuk dalam hadats besar.

Jika dilarang menyentuh Al Quran dalam keadaan haidh, lalu bagaimana dengan membaca?
Solusinya dijelaskan oleh Syaikh Ibnu Baz rahimahullah di mana beliau berkata, “Diperbolehkan bagi wanita haid dan nifas untuk membaca Al Qur’an menurut pendapat ulama yang paling kuat.
Alasannya, karena tidak ada dalil yang melarang hal ini. Namun, seharusnya membaca Al Qur’an tersebut tidak sampai menyentuh mushaf Al Qur’an. Kalau memang mau menyentuh Al Qur’an, maka seharusnya dengan menggunakan pembatas seperti kain yang suci dan semacamnya (bisa juga dengan sarung tangan, pen). Demikian pula untuk menulis Al Qur’an di kertas ketika hajat (dibutuhkan), maka diperbolehkan dengan menggunakan pembatas seperti kain tadi.” (Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 10: 209-210)

Adapun hadits yang menyebutkan,

لا تقرأ الحائض ولا الجنب شيئاً من القرآن

“Tidak boleh membaca Al Qur’an sedikit pun juga bagi wanita haidh dan orang yang junub.” Imam Ahmad telah membicarakan hadits ini sebagaimana
anaknya menanyakannya pada beliau lalu dinukil oleh Al ‘Aqili dalam Adh Dhu’afa’ (90), “Hadits ini batil. Isma’il bin ‘Iyas mengingkarinya.” Abu Hatim juga telah menyatakan hal yang sama sebagaimana dinukil oleh anaknya dalam Al ‘Ilal (1/49). Begitu pula Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam Fatawanya (21/460), “Hadits ini adalah hadits dho’if sebagaimana kesepakatan para ulama pakar hadits.”

Ibnu Taimiyah mengatakan, “Hadits di atas tidak diketahui sanadnya sampai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hadits ini sama sekali tidak disampaikan oleh Ibnu ‘Umar, tidak pula Nafi’, tidak pula dari Musa bin ‘Uqbah, yang di mana sudah sangat ma’ruf banyak hadits dinukil dari mereka. Para wanita di masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga sudang seringkali mengalami haidh, seandainya terlarangnya membaca Al Qur’an bagi wanita haidh atau nifas sebagaimana larangan shalat dan puasa bagi mereka, maka tentu saja Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam akan menerangkan hal ini pada umatnya. Begitu pula para istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengetahuinya dari beliau. Tentu saja hal ini akan dinukil di tengah-tengah manusia (para sahabat). Ketika tidak ada satu pun yang menukil larangan ini dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka tentu saja membaca Al Qur’an bagi mereka tidak bisa dikatakan haram. Karena senyatanya, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak melarang hal ini. Jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri tidak melarangnya padahal begitu sering ada kasus haidh di masa itu, maka tentu saja hal ini tidaklah diharamkan.” (Majmu’ Al Fatawa, 26: 191)

2- Membaca Al Quran terjemahan
Kalau di atas disebut mushaf berarti seluruhnya berisi ayat Al Quran tanpa ada terjemahan. Namun kalau yang dibaca adalah Al Quran terjemahan, itu tidak termasuk mushaf.

Imam Nawawi rahimahullah dalam Al Majmu’ mengatakan, “Jika kitab tafsir tersebut lebih banyak kajian tafsirnya daripada ayat Al Qur’an sebagaimana umumnya kitab tafsir semacam itu, maka di sini ada beberapa pendapat ulama. Namun yang lebih tepat, kitab tafsir semacam itu tidak mengapa disentuh karena tidak disebut mushaf.”

Jika yang disentuh adalah Al Qur’an terjemahan dalam bahasa non Arab, maka itu tidak disebut mushaf yang disyaratkan dalam hadits mesti menyentuhnya dalam keadaan suci. Namun kitab atau buku seperti itu disebut tafsir sebagaimana ditegaskan oleh ulama Malikiyah. Oleh karena itu tidak mengapa menyentuh Al Qur’an terjemahan seperti itu karena hukumnya sama dengan menyentuh kitab tafsir. Akan tetapi, jika isi Al Qur’annya lebih banyak atau sama banyaknya dari kajian terjemahan, maka seharusnya tidak disentuh dalam keadaan berhadats.

Semoga bermanfaat. Hanya Allah yang memberi taufik.
[M.AbduhTuasikal/muslimah]



(Sumber : Voaislam.com)

Minggu, 24 April 2016

Para Wanita, Jangan Lakukan Hal Ini Ketika Sedang Haid...!!!

Sharing untuk para wanita (Bila pria, tolong di teruskan ke wanita di sekitar anda)

Para Wanita, Jangan Lakukan Hal Berikut Ketika Haid

  1. Jangan minum air es,air soda,dan kelapa saat haid.
  2. Jangan keramas karena pori kepala sedang terbuka pada saat haid karena bisa menyebabkan  sakit kepala (kena angin kepala), sangat berbahaya efek ini bisa di rasakan saat muda dan saat tua nanti.
    Jangan makan mentimun saat sedang haid karena getah yang ada pada mentimun bisa menyebabkan haid tersisa di dinding rahim.
  3. Selain itu saat sedang haid, tubuh tidak boleh terbentur, terjatuh dan terpukul oleh benda keras terutama bagian perut karena bisa menyebabkan muntah darah, rahim bisa terluka.

Riset membuktikan, minum es saat haid bisa menyebabkan darah haid tersisa di dinding rahim, setelah 5-10 tahun dapat menyebabkan "KISTA & KANKER RAHIM". Tolong info ini disebarkan ke banyak wanita baik ibu, istri, anak putri kita, maupun temana wanita, sebagai kepedulian kita terhadap sesama.

Sayangi wanitamu. Indahnya Berbagi...Jangan putus dikamu ya... 1 x kiriman saja mungkin kamu sudah menyelamatkan 1 orang wanita, semoga bermanfaat bagi para wanita.



(Sumber: cerminan.com)

Sabtu, 20 Februari 2016

Kenapa Sholat Baik Untuk Ibu Hamil & Berbahaya Bagi Wanita Haid Berikut Penjelasan Ilmiahnya! Bantu Sebarkan Ya..

 SHALAT merupakan satu diantara ibadah yang amat berarti dalam islam, beribadah yang nantinya di akhirat dihisab kesatu kalinya. Beribadah yang diucap dzikir terbanyak dan juga kebutuhan umat Islam pada Robbnya. rehat ternikmat dalam kehidupan.

Kewajiban yang berwujud kepentingan ini amat utama buat manusia. karna dengannya kita senantiasa mengingat - Nya dan juga berdoa kepada - Nya. Belum lagi, sekian waktu terakhir dikenal hikmah dan juga khasiat yang begitu banyak dari gerakan shalat buat kesehatan badan manusia. Nah, kesempatan ini kita hendak coba mangulas tentang guna shalat buat bunda berbadan dua dan juga kenapa perempuan haid tidak mampu ataupun diharamkan shalat dan juga shaum? Ini ia jawaban bagi medis.

Beberapa riset kedokteran modern tunjukkan apabila gerak badan dan juga olah raga serupa shalat banyak berikan khasiat buat bunda hamil. tetapi jadi gerak serupa ini mempunyai risiko buat perempuan haid. kenapa dapat demikian?

Saat perempuan jalani shalat, dalam gerakan sujud dan juga ruku’ dengan trik alamiah hendak tingkatkan peredaran darah ke rahi'm. karna kepentingan sebagian sel rahi'm. dan juga indung telur serupa sebagian sel limpa yang menyedot banyak darah.

Begitu pula dikala seseorang bunda hamil, rahi'm. memerlukan darah melimpah supaya bakal anak beroleh gizi dan juga buat bereskan polusi. Apabila seseorang bunda berbadan dua menggerakkan shalat, aktifitasnya ini hendak membantunya membawakan darah yang melimpah ke jani'n.

Sesaat perempuan yang haid, apabila menunaikan shalat, hendak menimbulkan banyak darah mengalir ke rahi'mnya. Menyebabkan, dia hendak ketiadaan darah bersih/baik karna keluar bertepatan darah haid.

Di dikala haid, diprediksikan perempuan ketiadaan darahnya sebanyak 34 mililiter. isi yang sama pada cairan yang lain. apabila perempuan haid menunaikan shalat, zat imunitas (kekebalan) di badannya hendak hancur. karena sel darah putih berperan bagaikan imun hendak lenyap terbawa berbarengan darah haid.

Mengalirnya darah pada lazimnya hendak tingkatkan kesempatan menularnya penyakit. namun Allah melindungi perempuan haid dari penularan penyakit dengan mengkonsentrasikan sel darah putih di rahi'm. sepanjang masa haid biar melindungi badan dan juga melawan bermacam penyakit.

Bila seorang perempuan shalat waktu haid, jadi dia hendak ketiadaan darah dalam jumlah banyak. Ini bermakna hendak ketiadaan sel darah putih. apabila ini berlangsung jadi seluruh organ tubuhnya serupa limpa dan juga otak hendak terserang penyakit.

Mungkin aja berikut hikmah besar dibalik larangan syariat biar perempuan haid tidak melaksanakan shalat hingga dia suci. Al - Quran dengan begitu teliti mengatakan,

“Mereka ajukan persoalan kepadamu menimpa haidh. Katakanlah: “Haidh itu merupakan sesuatu kotoran. ” Oleh karenanya, hendaknya kamu menjauhi diri dari perempuan di waktu haidh; dan juga jangan hingga kamu mendekati mereka, sebelumnya mereka suci. ” (Al - Baqarah: 222).

Selain itu, gerak raga waktu sujud dan juga ruku’ kian berikan aliran darah ke rahi'm. dan juga hendak lenyap percuma. Lebih dari itu, apabila perempuan haid shalat jadi hendak menyebabkan ketiadaan zat logam dari tubuh.

Najwa Ibrahim as - Sa’id ‘Ajlan, dokter spesialis kasus perempuan dan persalinan di Pusat medis Riyadh, mengantarkan bahwa perempuan yang terdapat dalam masa kehamilan dan juga persalinan, apabila dia jalani gerakan shalat dengan benar, jadi perihal semacam itu dapat membantu aliran darah dalam tubuhnya.

Shalat yang dikerjakan dengan trik sempurna dapat meminimalkan terbentuknya pemekaran pembuluh darah di wilayah betis, yang lazimnya berlangsung pada sebagian perempuan pascamelahirkan.

Begitu halnya larangan shaum kala haidh. sebagian kedokteran menganjurkan biar dikala dalam keadaan haid, perempuan banyak istirahat dan mengkonsumsi santapan yang bergizi. Ini sejalan dengan larangan buat shaum, lantaran bagi kedokteran biar darah dan juga logam serupa magnesium dan zat besi dalam badan yang bernilai tidak terbuang sia - sia.

Senin, 15 Februari 2016

WANITA WAJIB BACA, KLO TIDAK MAU MENYESAL SEUMUR HIDUP,!! TIDAK MAU TERKENA KANKER DAN KISTA ?? "HINDARILAH HAL BERIKUT SAAT HAID"..((TOLONG DI SHARE))

Berbagi buat para perempuan (Apabila laki - laki yg terima tolong di lanjutkan ke perempuan di dekat anda)
Janganlah minum air es, air soda, dan kelapa waktu haid.

Janganlah keramas lantaran pori kepala tengah terbuka kala haid karna mampu menyebabkan sakit kepala (terkena angin kepala), sangat berbahaya dampak ini mampu di rasakan dikala muda dan waktu tua kelak.
Janganlah makan mentimun waktu lagi haid lantaran getah yang terdapat pada mentimun mampu menyebabkan haid tersisa di bilik rahim.

Selain itu waktu lagi haid, tubuh tdk boleh terbentur, terjatuh dan terpukul oleh barang keras terlebih penggalan perut lantaran mampu menyebabkan muntah darah, rahim dapat terluka.

Penelitian menunjukkan, minum es waktu haid dapat mengakibatkan darah haid tersisa di dinding rahim, sesudah 5-10 th. bisa mengakibatkan KISTA & KANKER RAHIM. Tolong informasi ini disebarkan ke beberapa wanita baik ibu, istri, anak putri kita, ataupun rekana wanita, juga sebagai kepedulian kita pada sesama.

Sayangi wanitamu. Indahnya Sharing... Janganlah putus dikamu ya... 1 x kiriman saja mungkin saja anda telah menyelamatkan 1 orang wanita, mudah-mudahan berguna untuk beberapa wanita.


Sumber:
http_www_investigasi_xyz/2016/02/wanita-wajib-baca-klo-tidak-mau.html