Tampilkan postingan dengan label pohon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pohon. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Juli 2016

Masya Allah, Sahabat Nabi Ini Satu-Satunya Yang Masih Hidup Sampai Sekarang!

tumbuhan berusia ribuan tahun dan juga dijuluki " the only living sahabi " yang berarti " teman nabi yang masih hidup " ini hingga saat ini tegak berdiri di sebelah utara yordania. tumbuhan ini salah satunya tumbuhan yang hidup di tengah padang pasir tersebut.

dilansir dari bermacam sumber, dikenal 2 kali rasulullah bernaung di dasar tumbuhan yang diberkahi allah ini. kesatu dikala dia berusia 12 tahun, kala melaksanakan ekspedisi berbarengan pamannya abu thalib. dikala seperti itu seseorang pendeta bernama bahira memandang ciri kerasulan pada nabi muhammad saw.

dalam cerita tersebut, bahira memandang rombongan kafilah orang dagang dari mekah berbarengan seseorang bocah yang dikala berjalan senantiasa dinaungi awan. setelah itu bahira mengundang para orang dagang tersebut ke kediamannya buat dijamu.

seluruh anggota rombongan menjajaki kegiatan perjamuan tersebut, kecuali satu anak yang menunggu di dasar tumbuhan. bahira memandang keluar dan juga memohon salah seseorang dari rombongan tersebut buat bawa anak tersebut muncul ke perjamuannya.




setelah itu bahira berpesan kepada abu thalib buat melindungi dan juga lekas bawa anak itu berulang ke mekkah. karna, orang - orang yahudi hendak mencari anak tersebut buat menyakitinya.

kali kedua, dikala rasulullah bawa benda dagangan kepunyaan sayyidatina khadijah ke busra, kala rasulullah berteduh di dasar tumbuhan ini, dahan dan juga ranting - ranting tumbuhan ini bergerak menaungi dia dari panasnya terik matahari.

lihatlah, hingga saat ini salah satunya tumbuhan yang masih hidup, tegak, produktif dan juga lebat di tengah - tengah padang pasir bernama angkatan laut (AL) buqayawiyya ini. inilah suatu tumbuhan yang diberkahi.

banyak tumbuhan yang melihat sebagian kejadian dari ekspedisi hidup rasulullah yang mulia. salah satunya tumbuhan nabi ini, jadi salah satu fakta kenabian nabi muhammad saw. kayaknya tumbuhan nabi ini terencana dibiarkan hidup supaya jadi pengingat, kenangan dan juga fakta sejarah.





(source: cerminan.com)

Jumat, 10 Juni 2016

SUBHANALLAH! Tempat Berteduhnya Nabi Muhammad yang Masih Hidup Hingga Kini

rasulullah hidup ribuan tahun yang kemudian saat sebelum kita terdapat. tetapi banyak butik barang dan juga jejak aset dari nabi muhammad sampai dikala ini.

salah satu fakta rasulullah yang masih terdapat sampai dikala ini ialah suatu tumbuhan yang berkembang di yordania. tumbuhan ini jadi fakta terdapatnya keberadaan nabi muhammad saw. dan juga kayaknya allah swt membiarkan tumbuhan ini senantiasa hidup hingga saat ini supaya jadi ciri pengingat kenabian muhammad saw. dan juga kita bagaikan ummat rasulullah senantiasa mengenang jasa nabi allah muhammad saw.

dikutip dari bermacam sumber, dahulu kala rasulullah dikala lagi melaksanakan ekspedisi mengarah ke syam berbarengan maisarah (pembantu sayyidatuna khadijah ra) buat berdagang. rasulullah berteduh di dasar tumbuhan ini saat sebelum hingga ke situ. dan juga dikala rasulullah berteduh di dasar tumbuhan ini, dahan dan juga ranting - ranting tumbuhan ini bergerak menaungi dia dari panas terik matahari.

dikala pendeta memandang peristiwa ini, ia menghadiri maisarah dan juga menampilkan peristiwa rasulullah itu seraya mengatakan:

“hanya seseorang nabi aja yang berteduh di dasar tumbuhan itu. ”

dan juga subhanallah hingga hari ini tumbuhan tersebut senantiasa berkembang produktif di tengah padang pasir bernama buqa’awiyya di negeri yordania yang kering kerontang dan juga tidak terdapat tanaman lagi yang hidup serupa itu. inilah salah satu fakta kekuasaan allah swt.

hingga saat ini tumbuhan di yordania masih hidup dengan baik. karena itu tumbuhan ini dijuluki “the only living sahabi” ataupun “satu - satunya ‘sahabat’ nabi yang masih hidup”.





(sumber: pengertianwaqaf.blogspot.co.id)

Rabu, 27 April 2016

Subhanallah, Sampai Sekarang Masih Hidup, Pohon Ribuan Tahun Ini Tempat Berteduhnya Nabi Muhammad

Nabi Muhammad SAW hidup ribuan tahun yang lalu. Namun ada peninggalan jejak Nabi yang masih ada hingga kini. Sebuah pohon. Pohon zaman dulu tentu saja, masih tumbuh subur. Sebenarnya pohon itu seperti apa sih? Lalu bagaimana sejarahnya?


Tumbuhan yang terletak di bagian utara padang pasir Yordania ini disebut-sebut Sahabi atau pohon yang diberkati. Pasalnya, pohon tersebut berhasil bertahan hidup di tengah ganasnya gurun Yordania selama 1400 tahun. Pohon Nabi ini menjadi bukti kenabian Nabi Muhammad SAW. Dan sepertinya Pohon Nabi ini sengaja dibiarkan hidup oleh Allah agar menjadi pengingat, kenangan dan bukti sejarah masa lalu. Pohon ini adalah pohon yang penuh keberkahan, pohon ajaib, pohon keramat dan pohon yang aneh.

Pohon yang ‘sendiri’ ini diyakini sebagai saksi pertemuan biarawan Kristen bernama Bahira dengan Nabi Muhammad. Pohon ini hidup ‘sendirian’ dalam radius ratusan kilometer, tak ada pohon lain yang hidup, menemani sang Sahabi.

Dulu ketika Rasulullah melakukan perjalanan menuju Syam bersama Maisarah (pembantu Sayyidatuna Khadijah Ra) untuk berdagang, Rasulullah pernah berteduh di bawah pohon ini sebelum sampai ke sana. Pada saat Rasulullah berteduh di bawahnya, dahan dan ranting-ranting pohon ini bergerak menaungi beliau dari panasnya terik matahari.

Seorang rahib (pendeta) yang melihat kejadian ini, lantas mendatangi Maisarah dan menunjukkan kepadanya pohon tempat berteduh Rasulullah itu seraya berkata, “Hanya seorang Nabi saja yang berteduh di bawah pohon itu.”

Lihatlah sampai hari ini pohon tersebut tetap subur bahkan di tengah-tengah padang pasir yang kering kerontang dan tidak ada tumbuhan yang hidup seperti itu. Allah SWT menghidupkannya dengan kehendaknya. Inilah pohon yang memahami cinta buat Nabinya Muhammad SAW, sebuah pohon yang diberkahi. Sampai sekarang pohon ini masih hidup di Yordania. Sebab itu ia dijuluki “the only living Sahabi” atau “satu-satunya ‘sahabat’ Nabi yang masih hidup”.

Kisah Bahira menceritakan pertemuannya dengan bocah kecil yang menjadi Rasul Terakhir. Saat itu Nabi Muhammad baru berusia 9-12 tahun. Ia menyertai pamannya Abu Thalib dalam perjalanan untuk berdagang ke Suriah. Bahira pun bertemu dengan kelompok kafilah tersebut dan mengajak mereka untuk beristirahat. Bahira telah mendapat firasat kalau ia akan bertemu dengan Sang Nabi Terakhir. Diperhatikannya masing-masing orang yang datang. Namun tak satupun di antara mereka yang memiliki tanda-tanda mukjizat.

Ternyata masih ada satu anggota rombongan yang tidak ikut masuk ke tempat Bahira. Muhammad kecil diminta menunggu di bawah pohon untuk menjaga unta-unta. Ia takjub melihat cabang pohon tersebut merunduk untuk melindungi sang pemuda. Bahira pun meminta agar bocah kecil tersebut diajak berteduh dan bersantap. Konon, segumpal awan memayungi Muhammad ke manapun ia pergi.

Disitulah sang biarawan yakin kalau pemuda itu memang benar-benar nabi yang sudah diramalkan kedatangannya. Bahira lantas berpesan kepada Abu Talib untuk menjaga pemuda cilik itu, karena kelak ia akan membawa berkah bagi umat manusia. Tetapi tak sedikit pula orang yang ingin mencelakakannya.

Sejumlah ilmuwan dan cendekia pun diminta untuk memeriksa area tersebut. Berdasarkan pengamatan mereka, memang benar pohon tua tersebut yang disebutkan dalam catatan Bahira. Namun tentu saja, penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk memastikan otentisitasnya.

Pangeran Ghazi menyebutkan, “Rasulullah duduk di bawah pohon ini.” Kenyataannya jika pohon itu bersedia merundukkan cabang-cabangnya demi Muhammad merupakan bukti mengenai kesaksiannya terhadap kerasulan Muhammad. “Karena itulah kami menyebutnya sahabi dalam bahasa Arab.”

Saat ini, pohon tersebut dilestarikan oleh pemerintah. Sekelilingnya dilindungi pagar dan keberadaannya dipantau secara rutin. Akan tetapi, siapapun bisa menyentuh dan berlindung di bawah cabangnya yang senantiasa rimbun. Sekelilingnya dilindungi pagar dan keberadaannya dipantau secara rutin.



(sumber: siraman.com)

Senin, 28 Maret 2016

Subhanallah! Inilah Pohon Saksi Hidup Kebesaran Rasulullah Yang Berusia 1400 Tahun

 Nabi Muhammad hidup ribuan tahun yang lalu. terdapat beberapa barang dan juga jejak aset nabi yang masih terdapat sampai kini.
Satu antara lain merupakan suatu tumbuhan yang berkembang di Yordania.

Pohon Nabi ini sekali lagi jadi fakta kenabian Nabi Muhammad SAW.
Dan kayaknya tumbuhan Nabi ini benar terencana dibiarkan hidup oleh Allah swt supaya jadi ciri pengingat kenabian Muhammad SAW.

Dan supaya ummat manusia spesialnya kita ummat Islam senantiasa mengenang Nabi Allah Muhammad saw.
Dilansir bermacam sumber, dahulu kala Rasulullah melaksanakan ekspedisi mengarah Syam berbarengan Maisarah (pembantu Sayyidatuna Khadijah Ra) buat berdagang.
Rasulullah sempat berteduh di dasar tumbuhan ini saat sebelum hingga ke sana.

Pada dikala Rasulullah berteduh di bawahnya, dahan dan juga ranting - ranting tumbuhan ini bergerak menaungi dia dari panasnya terik matahari.
Seorang rahib (pendeta) yang memandang peristiwa ini, lalu menghadiri Maisarah dan juga menampilkan kepadanya tumbuhan tempat berteduh Rasulullah itu seraya berkata:
“Hanya seseorang Nabi aja yang berteduh di dasar tumbuhan itu.”

Lihatlah hingga hari ini tumbuhan tersebut senantiasa produktif terlebih lagi di tengah - tengah padang pasir yang kering kerontang dan juga tidak terdapat tanaman yang hidup serupa itu. Allah SWT menghidupkannya dengan kehendaknya.
Inilah tumbuhan yang mengerti cinta buat Nabinya Muhammad SAW, suatu tumbuhan yang diberkahi.

Sampai saat ini tumbuhan ini masih hidup di Yordania. karena itu dia dijuluki “the only living Sahabi” ataupun “satu - satunya ‘sahabat’ Nabi yang masih hidup”.
Pohon ini terletak di tengah padang pasir bernama Buqa’awiyya di negeri Yordania. Dari segi geografis, dia dekat dengan kota Bosra di Suriah. 


Sumber: catatancerdas.com