Tampilkan postingan dengan label jasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jasa. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Mei 2016

Inilah 4 Jasa Bung Karno untuk Umat Islam Seluruh Dunia yang Patut Dikenang

bung karno tidak cuma diketahui di dalam negara, di masanya, dia jadi salah satu tokoh dunia yang disegani. banyak kedudukan dan juga kontribusinya buat dunia, tercantum di dalamnya merupakan kaa, gerakan non blok, dan juga lain - lain, yang tidak lain merupakan wujud keprihatinan dia memandang keadaan dunia waktu itu. tinta emas juga tertoreh buat gagasan - gagasan brilian putra si fajar.

bung karno pula salah satu pemimpin dunia dikala itu yang begitu concern terhadap kemaslahatan umat islam. berikut ini merupakan sebagian kedudukan dia di dunia islam yang pantas kita kenang dan juga banggakan.
menciptakan makam imam bukhari

imam bukhari menggambarkan wujud berarti untuk umat islam di dunia.

ya, dia merupakan salah satu perawi hadits amat termasyhur tidak hanya imam muslim, tirmidzi, abu daud, ibnu majah ataupun an nasa’i. dia berfungsi besar dalam mengisahkan jejak kehidupan nabi muhammad saw. tetapi, siapa sangka bila temuan makam imam bukhari tidak terlepas dari jasa soekarno.

penguasa paling tinggi uni soviet (saat ini rusia) ketika itu, nikita sergeyevich khrushchev mengundang soekarno ke moskow pada tahun 1961. putra si fajar ingin tiba, asalkan khrushchev mampu menciptakan makam imam bukhari. tanpa pikir panjang, khrushchev menyuruh pasukan elitenya buat menciptakan makam yang diartikan bung karno.

pencarian itu juga menemui jalur buntu sampai - sampai membikin khrushchev kalang kabut. sedangkan bung karno senantiasa teguh dalam pendiriannya, di mana bila makam yang ia iktikad kandas ditemui, hingga pribadinya ogah menginjakkan kaki ke moskow.

soviet ketika itu benar lagi memerlukan sokongan indonesia melawan amerika serikat (as). kesimpulannya, dengan seluruh energi dan juga upaya khrushchev memerintahkan pasukannya mengumpulkan data dari para sesepuh beragama islam di dekat samarkand. khrushchev juga girang bukan kepalang dikala makam imam bukhari sukses ditemui dalam kondisi amat tidak terpelihara.

pentolan negara beruang merah itu setelah itu memerintahkan pasukannya mensterilkan dan juga memugar makam imam bukhari sampai - sampai terlihat indah. sehabis seluruh persiapan itu beres, khrushchev kemudian menghubungi bung karno. bung karno kesimpulannya penuhi janjinya mendatangi moskow dan juga menyempatkan diri berkunjung ke samarkand pada 12 juni 1961.

menyelamatkan universitas al - azhar

bung karno sempat menyelamatkan universitas al - azhar dari ancaman penutupan oleh presiden mesir ketika itu, gamal abdel nasser. ancaman penutupan itu berawal kala nasser memandang gelagat golongan ulama al - azhar yang bergabung dengan kelompok ikhwanul muslimin dalam rangka ‘mengusik’ kekuasaannya.

nah, bung karno yang mendengar niatan presiden gamal lalu berkunjung ke mesir dalam rangka kunjungan kenegaraan pada tahun 1955 sekalian bawa misi mempertanyakan langsung hasrat nasser bersikukuh mau menutup universitas kebanggaan rakyat mesir itu.

sehabis keduanya berjumpa dan juga ikut serta diskusi, kesimpulannya presiden gamal langsung mengurungkan niatnya menutup al - azhar. sejarah mencatat, ikatan kedua negeri ini benar amat mesra. susah rasanya untuk gamal menolak permintaan soekarno dikala itu.

merimbunkan padang tandus arafah

kiprah spektakuler bung karno seolah tidak sempat habis dilekang waktu. dia pula dikira telah berjasa menghijaukan padang arafah yang amat tandus. penanaman tumbuhan di padang arafah, arab saudi berawal dari ilham bung karno supaya umat islam tidak kepanasan dikala menunaikan ibadah haji.

raja fahd yang begitu menghormati soekarno lalu mengabulkan permintaannya dan juga “menyulap” padang tandus nan gersang jadi pepohonan hijau.

atas jasa bung karno, raja fahd setelah itu mengabadikan nama “pohon soekarno” buat jejeran tumbuhan yang sampai saat ini nampak menghijaukan areal arafah tersebut. ada juga tipe tumbuhan yang ditanam yakni tipe mimba yang daunnya konon efektif menyembuhkan penyakit diare.

tidak hanya itu, bung karno pula berjasa atas pembuatan 3 jalan tempat sa’i. serupa dikenal, tempat sa’i antara bukit safa dan juga marwa saat ini dibagi jadi 3 jalan. di mana jalan kesatu merupakan dari bukit safa ke bukit marwa.

kedua, dari bukit marwa ke bukit safa. sebaliknya jalan ketiga berposisi di tengah - tengah antara jalan kesatu dan juga kedua yang spesial diperuntukkan untuk mereka yang sudah lanjut umur maupun cacat raga yang memakai sofa roda.


cerita soekarno dan juga masjid biru di rusia

keberadaan masjid biru yang terletak di kota saint petersburg pula tidak terlepas dari jasa soekarno. bung karno sempat berkunjung ke masjid tersebut pada tahun 1956 silam.

di masa uni soviet (saat ini rusia) , segala masjid dan juga gereja dikala itu bergeser guna jadi gudang. masjid itu menggambarkan salah satunya masjid yang tidak ditutup.

bung karno dikira berjasa dalam membuka berulang guna masjid biru yang semula diperuntukan gudang. bung karno memohon pada pemimpin uni soviet dikala itu, nikita khrushchev, guna mengembalikan guna masjid itu. sebelumnya, masjid itu difungsikan bagaikan gudang buat menaruh obat - obatan dan juga senjata.





[sumber: okezone. com ]

Selasa, 03 November 2015

Inspiratif, Jasa Seorang Ibu Untuk Kita Renungkan

Sepanjang kehidupan manusia, sosok ibu memang tidak akan pernah bisa tergantikan dalam kehidupan kita sebagai seorang yang penuh kasih sayang yang memberikan segalanya tanpa balas jasa. Artikel Inspiratif ini dipersembahkan Akhbar Islam untuk Mengenang dan Merenungkan Jasa Seorang Ibu untuk kita semua.

Bukan setumpuk Emas yang kau harapkan dalam kesuksesan ku, bukan gulungan uang yang kau minta dalam keberhasilan ku, bukan juga sebatang perunggu dalam kemenangan ku, tapi keinginan hati mu membahagiakan aku.

Apa yang paling dinanti seorang wanita yang baru saja menikah? Sudah pasti jawabannya adalah: k-e-h-a-m-i-l-a-n. Seberapa jauh pun jalan yang harus ditempuh, Seberat apa pun langkah yang mesti diayun, Seberapa lama pun waktu yang harus dijalani, Tak kenal menyerah demi mendapatkan satu kepastian dari seorang bidan: p-o-s-i-t-i-f.

Meski berat, tak ada yang membuatnya mampu bertahan hidup kecuali benih dalam kandungannya. Menangis, tertawa, sedih dan bahagia tak berbeda baginya, karena ia lebih mementingkan apa yang dirasa si kecil di perutnya. Seringkali ia bertanya : menangiskah ia? Tertawakah ia? Sedihkah atau bahagiakah ia di dalam sana? Bahkan ketika waktunya tiba, tak ada yang mampu menandingi cinta yang pernah diberikannya, ketika itu mati pun akan dipertaruhkannya asalkan generasi penerusnya itu bisa terlahir ke dunia. Rasa sakit pun sirna, ketika mendengar tangisan pertama si buah hati, tak peduli darah dan keringat yang terus bercucuran.

Detik itu, sebuah episode cinta baru saja berputar. Tak ada yang lebih membanggakan untuk diperbincangkan selain anak. Tak satu pun tema yang paling menarik untuk didiskusikan bersama rekan sekerja, teman sejawat, kerabat maupun keluarga, kecuali anak.

Si kecil baru saja berucap "Ma?" segera ia mengangkat telepon untuk mengabarkan ke semua yang ada di daftar telepon. Saat baru pertama berdiri, ia pun berteriak histeris, antara haru, bangga dan sedikit takut si kecil terjatuh dan luka.

Hari pertama sekolah adalah saat pertama kali matanya menyaksikan langkah awal kesuksesannya. Meskipun disaat yang sama, pikirannya terus menerawang dan bibirnya tak lepas berdoa, berharap sang suami tak terhenti rezekinya. Agar langkah kaki kecil itu pun tak terhenti di tengah jalan. "Demi anak", "Untuk anak", menjadi alasan utama ketika ia berada di pasar berbelanja keperluan si kecil.

Saat ia berada di pesta seorang kerabat atau keluarga dan membungkus beberapa potong makanan dalam tissue. Ia selalu mengingat anaknya dalam setiap suapan nasinya, setiap gigitan kuenya, setiap kali hendak berbelanja baju untuknya. Tak jarang, ia urung membeli baju untuk dirinya sendiri dan berganti mengambil baju untuk anak. Padahal, baru kemarin sore ia membeli baju si kecil.

Meski pun, terkadang ia harus berhutang. Lagi-lagi atas satu alasan, demi anak. Di saat pusing pikirannya mengatur keuangan yang serba terbatas, periksalah catatannya. Di kertas kecil itu tertulis: 1. Beli susu anak; 2. Uang sekolah anak. Nomor urut selanjutnya baru kebutuhan yang lain. Tapi jelas di situ, kebutuhan anak senantiasa menjadi prioritasnya. Bahkan, tak ada beras di rumah pun tak mengapa, asalkan susu si kecil tetap terbeli. Takkan dibiarkan si kecil menangis, apa pun akan dilakukan agar senyum dan tawa riangnya tetap terdengar.

Inspiratif, Jasa Seorang Ibu Untuk Kita Renungkan


Ia menjadi guru yang tak pernah digaji, menjadi pembantu yang tak pernah dibayar, menjadi pelayan yang sering terlupa dihargai, dan menjadi babby sitter yang paling setia. Sesekali ia menjelma menjadi puteri salju yang bernyanyi merdu menunggu suntingan sang pangeran. Keesokannya ia rela menjadi kuda yang meringkik, berlari mengejar dan menghalau musuh agar tak mengganggu. Atau ketika ia dengan lihainya menjadi seekor kelinci yang melompat-lompat mengelilingi kebun, mencari wortel untuk makan sehari-hari. Hanya tawa dan jerit lucu yang ingin didengarnya dari kisah-kisah yang tak pernah absen didongengkannya. Kantuk dan lelah tak lagi dihiraukan, walau harus menyamarkan suara menguapnya dengan auman harimau. Atau berpura-pura si nenek sihir terjatuh dan mati sekadar untuk bisa memejamkan mata barang sedetik. Namun, si kecil belum juga terpejam dan memintanya menceritakan dongeng ke sekian. Dalam kantuknya, ia pun terus mendongeng.

Tak ada yang dilakukannya di setiap pagi sebelum menyiapkan sarapan anak-anak yang akan berangkat ke sekolah. Tak satu pun yang paling ditunggu kepulangannya selain suami dan anak-anak tercinta. Serta merta kalimat, "sudah makan belum?" tak lupa terlontar.

saat baru saja memasuki rumah. Tak peduli meski si kecil yang dulu kerap ia timang dalam dekapannya itu, sekarang sudah menjadi orang dewasa yang bisa saja membeli makan siangnya sendiri di Sekolahnya.

Hari ketika si anak yang telah dewasa itu mampu mengambil keputusan terpenting dalam hidupnya, untuk menentukan jalan hidup bersama pasangannya, siapa yang paling menangis? Siapa yang lebih dulu menitikkan air mata? Lihatlah sudut matanya, telah menjadi samudera air mata dalam sekejap. Langkah beratnya ikhlas mengantar buah hatinya ke kursi pelaminan. Ia menangis melihat anaknya tersenyum bahagia dibalut gaun pengantin. Di saat itu, ia pun sadar, buah hati yang bertahun-tahun menjadi kubangan curahan cintanya itu tak lagi hanya miliknya. Ada satu hati lagi yang tertambat, yang dalam harapnya ia berlirih, "Masihkah kau anakku?"

Saat senja tiba. Ketika keriput di tangan dan wajah mulai berbicara tentang usianya. Ia pun sadar, bahwa sebentar lagi masanya kan berakhir. Hanya satu pinta yang sering terucap dari bibirnya, "Bila ibu meninggal, ibu ingin anak-anak ibu yang memandikan. Ibu ingin dimandikan sambil dipangku kalian". Tak hanya itu, imam shalat jenazah pun ia meminta dari salah satu anaknya. "Agar tak percuma ibu mendidik kalian menjadi anak yang shalih & shalihat sejak kecil," ujarnya.

Duh IBU, semoga saya bisa menjawab pintamu itu kelak. Bagaimana mungkin saya tak ingin memenuhi pinta itu? Sejak saya kecil ibu telah mengajarkan arti cinta sebenarnya. Ibulah madrasah cinta saya, Ibulah sekolah yang hanya punya satu mata pelajaran, yaitu "cinta". Sekolah yang hanya punya satu guru yaitu "pecinta". Sekolah yang semua murid-muridnya diberi satu nama: "anakku tercinta".

Artikel Inspiratif ini, spesial dipersembahkan untuk Mengenang Jasa dan Sayang Ibu untuk Kita Renungkan bersama.