Tampilkan postingan dengan label bocah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bocah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Mei 2016

ALLAHUAKBAR, Aksi Bocah Palestina Lawan Polisi Israel

photo bocah lelaki asal palestina menarik atensi pengguna internet. bocah berumur 5 tahun tersebut nampak membagikan perlawanan kepada tentara israel dikala terjalin aksi unjuk kerasa di tepi barat, palestina.

dilansir dream dari halaman daily mail, minggu 19 april 2015, bocah dengan baju loreng itu ikut dalam aksi demonstrasi memeringati hari tahanan palestina. peringatan itu diadakan karna semenjak melaksanakan pendudukan tahun 1967, israel telah menahan dekat 800 ribu masyarakat palestina, 6. 000 di antara lain dikala ini masih dalam tahanan.

dan juga bocah pemberani itu mengalami dekat 5 polisi israel bersenjata lengkap. dalam photo itu, bocah berikat kepala bendera palestina itu nampak maju sendirian dengan menggenggam batu di tangan kanan. sehabis batu itu dilemparkan, bocah itu lari ke barisannya.

sepanjang ini, masyarakat palestina benar lebih banyak memakai batu buat dilemparkan kepada aparat israel yang sering memberondong mereka dengan gas air mata ataupun peluru karet. dan juga dalam aksi demonstrasi ini, satu masyarakat palestina yang terluka.

photo ini bukan salah satunya yang menampilkan perlawanan yang dicoba oleh kanak - kanak palestina. sebagian waktu pula telah tersebar bocah wanita yang melawan tentara israel. terdapat pula photo yang menampilkan bocah lelaki palestina yang terpaksa salat di jalur karna tentara israel melaksanakan blokade masjidil aqsa di yerusalem.




[sumber: dream.co.id]

Senin, 16 Mei 2016

Jika Kalian Cinta Islam, Tolong Bagikan Artikel Ini Sebanyak Banyaknya!!! Allahu Akbar!! Bocah Palestina Ini Sholat Di Depan Tentara Israel

Allahu Akbar!! Bocah Palestina Ini Sholat Di Depan Tentara Israel

Pasukan polisi “Israel” telah membatasi akses ke Al–Aqsa pada hari Jum’at, (21/3/2014), namun itu tidak menghentikan bocah Palestina ini untuk tetap menunaikan ibadah shalat.

Foto yang di ambil oleh Ahmad
Gharabli itu banyak dishare di sosial media. Dalam foto itu tampak seorang bocah lelaki memakai pakaian kaos warna biru serta celana jeans lengkap dengan sajadah berwarna merah, terlihat khusyu’ mengerjakan shalat, sedang dibelakangnya berbaris tentara “Israel” yang berseragam lengkap.





(sumber: bintanginformasi.com)

Rabu, 13 April 2016

BIKIN TERHARU,SEORANG BOCAH MEMANDIKAN AYAHNYA YANG TUA RENTA

Merawat orang tua, terutama yang sudah sakit-sakitan atau sangat rewel, tentu bukan tugas yang ringan. Oleh karena itu, semua anak-anaknya harus dilibatkan untuk ikut merawat dan mendampingi. Idealnya setiap anak bergantian merawat, tapi kadang-kadang kondisi yang ada tidak memungkinkan.

Misalnya, ada anak yang tinggal di luar kota/luar negeri, atau ada yang memiliki anak berkebutuhan khusus sehingga tidak bisa ikut merawat. Berbicara soal merawat orangtua yang sudah tua renta bahkan sudah sakit-sakitan.

Sebuah rekaman video yang memperlihatkan seorang anak muda memandikan pria tua renta yang diduga orangtuanya berhasil membuat jutaan netizen terharu. Dalam video yang diunggah akun Facebook Gege Parampangan berdurasi 55 detik tersebut sangat jelas memperlihatkan kasih sayang seorang anak pada orangtuanya yang sakit-sakitan.

Orangtuanya terlihat tidak bisa berbuat apalagi, tubuhnya yang kurus kering sepertinya sudah tak mampu lagi membuatnya melakukan aktivitas sendiri.

Anak muda dalam rekaman video itu pun tampak tidak malu ataupun merasa jijik. Dengan penuh rasa kasih sayang, ia menyirami tubuh orangtuanya denga air dan membersihkan seluruh bagian tubuh orangtuanya. Melihat video tersebut banyak netizen mengaku terharu dan teringat dengan orangtua mereka.

Banyak juga yang memuji perbuatan anak muda tersebut dan menjadikannnya salah satu contoh bagi anak muda saat ini dan juga turut mendoakannya.

"Itu yg nama anak yg berbakti sama orang tua..jarang ank laki2 jaman skrg yg berbuat begitu sama orang tua, apalagi memandi kan nya ...kasih orang tua bagai kan keramat jgn smpe orang tua terluka hati nya oleh ucapan kita jaga lah lidah kita dan jaga lah hati orang tua kita."tulisn akun milik Ameyra Greecia.

surga menantimu nak... kamu akan bahagia dunia akhirat... siapapun yg menguras orang tua kita dgn tulus allah menyediakan surga yg lebih nikmat dan kedudukan yg tinggi di dunia maupun to akhirat," tulis akun lainnya bernama Kutunggu Di Pintu Sorga.

Orangtuanya terlihat tidak bisa berbuat apalagi, tubuhnya yang kurus kering sepertinya sudah tak mampu lagi membuatnya melakukan aktivitas sendiri. Anak muda dalam rekaman video itu pun tampak tidak malu ataupun merasa jijik.

Dengan penuh rasa kasih sayang, ia menyirami tubuh orangtuanya denga air dan membersihkan seluruh bagian tubuh orangtuanya.

Melihat video tersebut banyak netizen mengaku terharu dan teringat dengan orangtua mereka.

Banyak juga yang memuji perbuatan anak muda tersebut dan menjadikannnya salah satu contoh bagi anak muda saat ini dan juga turut mendoakannya.

"Itu yg nama anak yg berbakti sama orang tua..jarang ank laki2 jaman skrg yg berbuat begitu sama orang tua, apalagi memandi kan nya ...kasih orang tua bagai kan keramat jgn smpe orang tua terluka hati nya oleh ucapan kita jaga lah lidah kita dan jaga lah hati orang tua kita."tulisn akun milik Ameyra Greecia.

surga menantimu nak... kamu akan bahagia dunia akhirat... siapapun yg menguras orang tua kita dgn tulus allah menyediakan surga yg lebih nikmat dan kedudukan yg tinggi di dunia maupun to akhirat," tulis akun lainnya.

Sumber: http_www_catatancerdas_com

Minggu, 10 April 2016

Di Paksa Sujud Oleh Tentara Israel, Bocah Palestina Menjawab : Aku Tidak Akan Bersujud Kecuali Kepada Allah!

Sebuah bukti keimanan yang menakjubkan ditunjukkan oleh bocah Palestina. Meskipun usianya baru 12 tahun, ia tidak gentar oleh ancaman tentara. Ia tahu persis, bahwa seorang muslim tidak boleh bersujud kecuali kepada Allah.

Ahmad Shiyam, nama bocah Palestina ini. Ia ditangkap oleh tentara Israel bersama dengan teman-temannya sesama bocah. Usia mereka rata-rata 12 hingga 15 tahun.

Tentara Israel memeriksa bocah-bocah itu dengan cara yang kejam, melebihi kekejaman penjajah manapun. Meskipun usia mereka masih sangat beliau, bocah-bocah Palestina itu ditutup matanya kemudian diinterogasi.

Untuk jawaban yang tidak sesuai harapan tentara Israel, mereka akan mendapatkan sanksi mulai dari ancaman verbal hingga
pukulan.

Dalam pemeriksaan itu, Ahmad Shiyam dipaksa untuk bersujud. Namun, ia menolak dengan tegas.

“Aku tidak akan bersujud kecuali kepada Allah,” jawabnya.

Karena menolak bersujud, sebuah pukulan mendarat di tengkuknya. Namun ia tetap pada pendirian.

“Aku tidak akan bersujud kecuali kepada Allah!”

Pukulan kembali dirasakan Ahmad Shiyam seiring jawabannya yang tegas. Beberapa kali pukulan tentara Israel dilayangkan, namun ia tetap pada pendiriannya.

Kasus yang terjadi pada tahun 2010 itu telah masuk dalam laporan Lembaga Hak Asasi Manusia (HAM) di Yerusalem. Namun jawaban penuh keimanan dari Ahmad Shiyam tetap mengabadi hingga kini, sebagai teladan keimanan dan simbol perlawanan Islam.

Sumber : Tarbiyah.net

Senin, 09 November 2015

DOA DUNIA UNTUK 'BOCAH ULAR' INDONESIA (Live Trans 7)

Kulit di sekujur tubuh Ari akan mengering dan mengeras seperti sisik ular. Kemudian, setelah 41 jam atau dua hari, kulit di sekujur tubuh Ari, mulai ujung kaki hingga kepala itu akan mengelupas. Banyak media asing menulis dan mengagumi bocah ini bisa bertahan.

Kisah hidup Ari Wibowo, bocah penderita penyakit Erythroderma, disorot oleh media asing. Berita soal bocah asal Kabupaten Tangerang itu diangkat oleh media Inggris, Daily Mail. Dengan cepat kabar itu dikutip oleh berbagai media internet dari berbagai negara.

Laman Daily Mail, Rabu 24 September 2014, menyebut Ari Wibowo sebagai 'Bocah Ular'. Itu tak lepas dari kondisi kulit akibat penyakit Erythroderma yang dia derita. Penyakit langka yang juga disebut 'sindrom manusia merah' itu menyebatkan kulit di seluruh tubuhnya seperti bersisik dan kemudian mengelupas.

Kulit di sekujur tubuh Ari akan mengering dan mengeras seperti sisik ular. Kemudian, setelah 41 jam atau dua hari, kulit di sekujur tubuh Ari, mulai ujung kaki hingga kepala  itu akan mengelupas. Penyakit ini dia alami semenjak dilahirkan 16 tahun silam.

Untuk mencegah kulitnya mengering, Ari harus mengolesinya dengan pelembab setiap tiga jam sekali. Selain itu, dia harus berendam dalam air hangat -siang dan malam- setiap jam. Jika tidak diolesi pelembab atau berendam dalam air hangat, kulitnya akan mengeras. Akibatnya dia akan sulit untuk bergerak.

Menurut keluarga, saat dilahirkan dokter mengaku tidak memiliki peralatan untuk merawat Ari. Sehingga keluarga diminta untuk membawa pulang Ari tanpa perawatan.

Di tengah penyakit yang mendera itu, Ari mencoba tetap hidup normal layaknya orang lain. Dia tetap pergi mengaji seperti anak-anak lainnya. Namun, sebagaimana dilaporkan Daily Mail, tak ada sekolah yang mau menerimanya. Sebab para guru dan murid lainnya takut tertular penyakit yang diidap Ari.

Sejumlah orang yang membaca kisah hidup Ari di Daily Mail menilai bocah itu sangat mengagumkan. Sebab, Ari mampu bertahan hidup di bawah belitan kemiskinan dan penyakit seperti itu. "Saya harap ada website yang bisa menyumbangkan uang untuk pengobatannya," tulis seorang pembaca asal Melbourne, Australia.

Ya, sejumlah orang mendoakan semoga bocah ini dipedulikan, mendapat bantuan untuk mengobati penyakitnya. Terutama dari mereka yang berkecukupan. "Tuhan Tolong anak ini," tulis pembaca asal London.

"Dia harus menjadi inspirasi bagi semua untuk menjalani hidup kita dengan bahagia dan tidak memusingkan hal-hal kecil. Saya harap dia bisa diperiksa dengan baik oleh dokter Barat, bukan `dokter` desa," demikian tulis pembaca Kanada.

Sumber: Dream co id