Tampilkan postingan dengan label solusi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label solusi. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Mei 2016

Jika Muslim Terlanjur / Tidak Sengaja Makan Babi, Bagaimana Islam Memberi Solusinya?

Dilansir dari laman Lembaga Pengkajian Pangan, Obat dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), ada beberapa istilah dalam prodk yang mengandung atau menggunakan unsur babi.
HOG : Istilah untuk babi dewasa, berat melebihi 50 kg.
BOAR : Babi liar/celeng/babi hutan
LARD : Lemak babi yang digunakan untuk membuat minyak goreng dan sabun.
BACON : Daging hewan yang disalai, termasuk/terutama babi.
HAM : Daging pada bagian paha babi.
SOW :Istilah untuk babi betina dewasa (jarang digunakan).
SOW MILK : Susu babi
PORCINE : Istilah yang digunakan untuk sesuatu yang berkaitan atau berasal dari babi. Porcine sering digunakan di dalam pengobatan/medis untuk menyatakan sumber yang berasal dari babi.
Di tengah-tengah masyarakat juga dikenal istilah-istilah lain yang mengacu pada babi, misalnya charsiu, cu nyuk, mu, chasu, yakibuta, nibuta, B2, dan lain-lain.


Terlanjur / tidak sengaja makan daging babi, Bagaimana cara menyamak nya ?

Berikut ini Solusi jika tidak sengaja anda memakan daging babi.

Deskipsi Masalah:

Pak Martin memiliki banyak harta dan pak Martin sangat berkeinginan untuk mengajak keluarganya keluar negeri, tak lama kemudian keinginannya terkabul dan akhirnya pak Martin dan keluarganya berangkat keluar negeri, setiba di bandara pak somat merasa lapar, lalu pak Martin dan keluarga mendatangi sebuah restoran, karena terlalu lapar pak Martin langsung masuk dalam restoran, rupanya rentoran yang pak Martin masuk menyediakan danging babi, Tanpa bertanya lagi beliau menghabiskan makanan yang di hidangkan. Akhirnya saat sudah keluar dari restoran beliau baru tau bahwa makanan yang dipesan tadi memang terbuat dari daging babi, jadi apa yang harus dilakukan pak Martin yang sudah terlanjur makan babi ????

Jawaban :

Bila seseorang memakan najis mughalladhah, seperti babi, maka mulutnya wajib disamak (menyucikan tujuh kali dengan air salah satunya dicampur dengan tanah), Tidak wajib menyamak tempat keluar kotoran (Dubur / Anus kita tidak wajib disamak) bila daging babi yang keluar sudah berubah , tapi bila daging babi yang keluar masih utuh, maka wajib menyamak lubang dubur /Anus tempat keluar kotoran tersebut.

Referinsi :
Asnal Mathalib syarah Raudhah attalib jld 1, hal 21. Cetakan D.K.I.


ولو ارتضع من كلبة فالقياس أيضا كذلك لأن حكم التغليظ لا ينسحب على المخرجين بدليل أنه لو أكل لحم كلب لم يجب غسله عند الاستنجاء سبعا وإن وجب غسل الفم سبعا ت.

"Dan jikalau meminum susu anjing, maka kiasnya juga seperti itu (tidak wajib samak ketika istinjak), karena tidak dihukumkan lagi kepada najis mughalladhah bila sudah masuk usus. Sama halnya bila seseorang memakan najis babi, niscaya tidak wajib menyamak ketika istinjak ( buang air besar ), sekalipun wajib menyamak mulutnya."


Tuhfatul muhtaj jld 1, hal 311. Cetakan Maktabah Tijariyah Kubra Mesir.


لو أكل مغلظا ثم خرج منه لم يجب تسبيع المخرج، وقد يقال ذاك إذا وصل لمحل الإحالة وهو المعدة فليتأمل سم وقوله وقد يقال إلخ هذا قياس ما مر في القيء (قوله فعلى الثاني إلخ) قد يقال بل وعلى الأول لا بد من الاستثناء؛ لأنا وإن قلنا بالتنجيس لا نقول بوجوب تطهير الملاقي للمغلظ بل الملاقي للملاقي.

"Bila seseorang memakan najis mughalladhah, kemudian najis tersebut keluar, maka tidak wajib menyucikan tempat keluar tujuh kali, begitu juga bila sudah sampai dalam perut."

Wallahu A'alam Bisshawab.



Dari berbagai Sumber.
Tribunews
lbm.mudimesra.com

Selasa, 26 April 2016

Inilah 5 Ayat Al-Qur'an yang Bisa Membantu Anda Mengatasi Masalah

Berpedomanlan pada Alquran untuk selesaikan masalahmu. Setiap orang pasti pernah mengalami masalah sebagai ujian untuk naik kelas. Namun, tidak jarang banyak yang berputus asa dengan kondisi tersebut. Untuk menyelesaikan masalah, manusia terbiasa bercerita kepada orang lain dan berharap masalahnya bisa teratasi.


Namun, tidak jarang tindakan ini justru menyulitkan diri sendiri dan justru menambah beban. Jika sudah begini, orang bermasalah rentan melakukan tindakan yang mengarah kepada hal yang negatif dan membahayakan diri.

Sebenarnya, ada obat dari segala permasalahan hidup baik terkait jasmani atau rohani. Ia adalah Alquran, kitab pedoman yang berisi firman Allah yang menjadi solusi dalam menghadapi permasalahan tersebut.

Adalah Alquran, kitab pedoman yang berisi firman Allah yang menjadi solusi dalam menghadapi permasalahan tersebut. Jika suatu saat anda terbentur dengan masalah yang kian pelik, maka dalam hadist, Nabi Muhammad SAW menyarankan untuk membaca lima ayat Alquran berikut ini. Ayat apa saja? Berikut ringkasannya.

1. QS. Ar-Ra’d: 11

Ayat pertama yang bisa diamalkan untuk menghadapi masalah adalah QS. Ar-Ra’d: 11. Di dalam ayat ini Allah mengisyaratkan bahwa manusia itu bisa berubah apabila ia mau mengubah dirinya.

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri,” (QS. Ar-Ra’d:11).

Banyak orang yang selalu mengeluh dengan keadaan mereka di dunia. Entah karena miskin harta, sulitnya mendapat pekerjaan dan lainnya. Namun sesungguhnya seperti apapun kondisi yang tengah dialami saat ini, nasib manusia masih bisa berubah apabila ia terus berusaha untuk mengubahnya.

Ketika manusia berikhtiar untuk berubah menjadi lebih baik, maka Allah SWT akan mengubah nasib orang tersebut. Hal inilah yang sering kali diabaikan oleh mereka yang mempunyai masalah. Mereka berharap Allah mengubah nasibnya, sementara ia sendiri tidak berubah dan memperbaiki diri. Ayat ini adalah motivasi untuk membuat manusia berubah ke arah yang lebih baik.

2. QS Al-Baqarah: 216

Banyak orang yang tidak mensyukuri nikmat Allah. Mereka merasa bahwa Allah tidak memberikan hal sesuai dengan keinginannya. Mereka merasa bahwa seharusnya mereka mendapatkan sesuatu yang lebih dibanding yang didapatkan saat ini. Padahal segala pemberian Allah itu
adalah yang terbaik, seperti firman Allah dalam Surat Al-Baqarah:216

“Dan boleh jadi kamu membenci sesuatu tetapi ia baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu tetapi ia buruk bagimu, dan Allah mengetahui dan kamu tidak mengetahui,“ (QS. Al-Baqarah: 216).

Rasa kesal sering kali ditampakkan oleh orang yang mendapatkan sesuatu yang tidak disukainya. Padahal sebenarnya bisa jadi apa yang tidak ia sukai itu malah baik bagi dirinya dan sebaliknya apa yang ia sukai itu justru buruk baginya.

Untuk itu, janganlah merasa kecewa jika mendapatkan sesuatu yang tidak sesuai keinginan. Kita tidak pernah mengetahui apa yang akan terjadi. Oleh sebab itu, syukuri apapun yang pemberian dari Allah SWT saat ini, karena hal tersebut pasti merupakan yang terbaik.

3. QS. Al-Baqarah: 286

Ketika diberikan cobaan oleh Allah SWT, banyak orang yang merasa putus asa dan tidak bersemangat menjalani hidup. Padahal sebenarnya, Allah SWT telah menurunkan ayat bahwa Allah tidak akan memberikan beban di luar batas kemampuan orang tersebut.

“Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya,” (QS. Al-Baqarah: 286).

Jika anda mengatakan tidak sanggup untuk menjalani semuanya, berarti anda telah mendahului Allah. Untuk itu, janganlah berfikir negatif dengan mengatakan bahwa anda tidak bisa menghadapi semua masalah. Yakinkan diri apabila anda sanggup untuk menjalaninya dengan penuh kesabaran dan tawakal kepada Allah.

4. QS. Al-Insyirah: 5-6

Kebanyakan orang yang ketika menghadapi masalah mereka putus asa dan ingin berhenti atau menyerah. Selain itu, di antara mereka ada juga yang menyerah dengan keadaan. Padahal di dalam QS>. Al-Insyirah ayat 5-6 Allah telah mengaskan bahwa disetiap kesulitan pasti ada kemudahan.

“Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan,” (QS. Al-Insyirah: 5-6).

5. QS. At-Thalaq: 2-3

“Barang siapa bertakwa kepada Allah maka Dia akan menjadikan jalan keluar baginya, dan memberinya rezeki dari jalan yang tidak ia sangka, dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah maka cukuplah Allah baginya, Sesungguhnya Allah melaksanakan kehendak-Nya, Dia telah menjadikan untuk setiap sesuatu kadarnya,” (QS. Ath-Thalaq: 2-3).

Dua ayat di atas menjelaskan bahwa apabila seseorang sedang menghadapi masalah hal yang harus dilakukannya adalah dengan bertakwa dan bertawakal kepada Allah SWT. Dua akhlak ini sangat luar biasa apabila diterapkan dalamm kehidupan sehari-hari.

Demikianlah penjelasan mengenai lima ayat dalam Al-Qur’an yang bisa diamalkan untuk menghadapi masalah. Untuk itu, janganlah pernah bosan berdoa kepada Allah untuk mengatasi masalah-masalah tersebut. Berusaha untuk mengubah diri agar menjadi lebih baik dan teruslah berfikir positif bahwa masalah-masalah tersebut justru akan menguatkan kita di kemudian hari.



(sumber: 8intisari via cintaislami)

Kamis, 07 April 2016

Inilah 5 Ayat Al-Qur'an yang Bisa Membantu Anda Mengatasi Masalah

 Berpedomanlan pada Alquran untuk selesaikan masalahmu. Setiap orang pasti pernah mengalami masalah sebagai ujian untuk naik kelas. Namun, tidak jarang banyak yang berputus asa dengan kondisi tersebut. Untuk menyelesaikan masalah, manusia terbiasa bercerita kepada orang lain dan berharap masalahnya bisa teratasi.

https://lh3.googleusercontent.com/-wO3Ei_Ub1zk/Vf2Ka4QabfI/AAAAAAAAAHk/yCtL5dRTXwI/w1252-h1049/gasawdmbar%2Bal-quran%2B1.png


Namun, tidak jarang tindakan ini justru menyulitkan diri sendiri dan justru menambah beban. Jika sudah begini, orang bermasalah rentan melakukan tindakan yang mengarah kepada hal yang negatif dan membahayakan diri.

Sebenarnya, ada obat dari segala permasalahan hidup baik terkait jasmani atau rohani. Ia adalah Alquran, kitab pedoman yang berisi firman Allah yang menjadi solusi dalam menghadapi permasalahan tersebut.

Adalah Alquran, kitab pedoman yang berisi firman Allah yang menjadi solusi dalam menghadapi permasalahan tersebut. Jika suatu saat anda terbentur dengan masalah yang kian pelik, maka dalam hadist, Nabi Muhammad SAW menyarankan untuk membaca lima ayat Alquran berikut ini. Ayat apa saja? Berikut ringkasannya.

1. QS. Ar-Ra’d: 11

Ayat pertama yang bisa diamalkan untuk menghadapi masalah adalah QS. Ar-Ra’d: 11. Di dalam ayat ini Allah mengisyaratkan bahwa manusia itu bisa berubah apabila ia mau mengubah dirinya.

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri,” (QS. Ar-Ra’d:11).

Banyak orang yang selalu mengeluh dengan keadaan mereka di dunia. Entah karena miskin harta, sulitnya mendapat pekerjaan dan lainnya. Namun sesungguhnya seperti apapun kondisi yang tengah dialami saat ini, nasib manusia masih bisa berubah apabila ia terus berusaha untuk mengubahnya.

Ketika manusia berikhtiar untuk berubah menjadi lebih baik, maka Allah SWT akan mengubah nasib orang tersebut. Hal inilah yang sering kali diabaikan oleh mereka yang mempunyai masalah. Mereka berharap Allah mengubah nasibnya, sementara ia sendiri tidak berubah dan memperbaiki diri. Ayat ini adalah motivasi untuk membuat manusia berubah ke arah yang lebih baik.

2. QS Al-Baqarah: 216

Banyak orang yang tidak mensyukuri nikmat Allah. Mereka merasa bahwa Allah tidak memberikan hal sesuai dengan keinginannya. Mereka merasa bahwa seharusnya mereka mendapatkan sesuatu yang lebih dibanding yang didapatkan saat ini. Padahal segala pemberian Allah itu
adalah yang terbaik, seperti firman Allah dalam Surat Al-Baqarah:216

“Dan boleh jadi kamu membenci sesuatu tetapi ia baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu tetapi ia buruk bagimu, dan Allah mengetahui dan kamu tidak mengetahui,“ (QS. Al-Baqarah: 216).

Rasa kesal sering kali ditampakkan oleh orang yang mendapatkan sesuatu yang tidak disukainya. Padahal sebenarnya bisa jadi apa yang tidak ia sukai itu malah baik bagi dirinya dan sebaliknya apa yang ia sukai itu justru buruk baginya.

Untuk itu, janganlah merasa kecewa jika mendapatkan sesuatu yang tidak sesuai keinginan. Kita tidak pernah mengetahui apa yang akan terjadi. Oleh sebab itu, syukuri apapun yang pemberian dari Allah SWT saat ini, karena hal tersebut pasti merupakan yang terbaik.

3. QS. Al-Baqarah: 286

Ketika diberikan cobaan oleh Allah SWT, banyak orang yang merasa putus asa dan tidak bersemangat menjalani hidup. Padahal sebenarnya, Allah SWT telah menurunkan ayat bahwa Allah tidak akan memberikan beban di luar batas kemampuan orang tersebut.

“Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya,” (QS. Al-Baqarah: 286).

Jika anda mengatakan tidak sanggup untuk menjalani semuanya, berarti anda telah mendahului Allah. Untuk itu, janganlah berfikir negatif dengan mengatakan bahwa anda tidak bisa menghadapi semua masalah. Yakinkan diri apabila anda sanggup untuk menjalaninya dengan penuh kesabaran dan tawakal kepada Allah.

4. QS. Al-Insyirah: 5-6

Kebanyakan orang yang ketika menghadapi masalah mereka putus asa dan ingin berhenti atau menyerah. Selain itu, di antara mereka ada juga yang menyerah dengan keadaan. Padahal di dalam QS>. Al-Insyirah ayat 5-6 Allah telah mengaskan bahwa disetiap kesulitan pasti ada kemudahan.

“Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan,” (QS. Al-Insyirah: 5-6).

5. QS. At-Thalaq: 2-3

“Barang siapa bertakwa kepada Allah maka Dia akan menjadikan jalan keluar baginya, dan memberinya rezeki dari jalan yang tidak ia sangka, dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah maka cukuplah Allah baginya, Sesungguhnya Allah melaksanakan kehendak-Nya, Dia telah menjadikan untuk setiap sesuatu kadarnya,” (QS. Ath-Thalaq: 2-3).

Dua ayat di atas menjelaskan bahwa apabila seseorang sedang menghadapi masalah hal yang harus dilakukannya adalah dengan bertakwa dan bertawakal kepada Allah SWT. Dua akhlak ini sangat luar biasa apabila diterapkan dalamm kehidupan sehari-hari.

Demikianlah penjelasan mengenai limat ayat dalam Al-Qur’an yang bisa diamalkan untuk menghadapi masalah. Untuk itu, janganlah pernah bosan berdoa kepada Allah untuk mengatasi masalah-masalah tersebut. Berusaha untuk mengubah diri agar menjadi lebih baik dan teruslah berfikir positif bahwa masalah-masalah tersebut justru akan menguatkan kita di kemudian hari. (sumber: 8intisari via cintaislami)

Rabu, 13 Januari 2016

9 Penyebab Keringat Di Tangan Dan Cara Mengatasinya

Keluarnya keringat di tangan, Yang mana di bagian telapak tangan yang sering muncul keringat secara berlebih kerap dikenal dengan sebutan “ palmar hyperhidrosis”. Hal itu juga terjadi di sekitar area pergelangan tangan, memang sering kali menjadikan banyak orang kurang nyaman dalam menghadapi kondisi yang semacam ini. Apalagi ketika mereka sedang berjabat tangan dengan seseorang yang dianggap penting, dan tiba-tiba saja keringat tersebut muncul, hingga pada akhirnya bisa menjadikan mereka malu, tidak percaya diri dan resah dengan adanya keringat yang berlebih tersebut.

Sebenarnya hal demikian terjadi bisa disebabkan oleh beberapa hal yang perlu untuk diketahui. Sehingga dari situ bisa ditemukan sebuah solusi yang efektif untuk mengatasinya. Bahkan tidak sedikit orang yang masih beranggapan bahwa tangan yang berkeringat secara berlebih menjadi indikasi akan penyakit serius. Padahal tidak semuanya seperti itu. Akan tetapi banyak hal yang menyebabkan tangan ini menjadi sering berkeringat. Oleh karena itu, agar anda bisa lebih gamblang dalam mengetahui akan terjadinya keringat di bagian tangan, setidaknya terlebih dahulu anda bisa mengetahui beberapa hal yang menyebabkan keringat di tangan itu sering muncul secara berlebih. Dan inilah 9 penyebab munculnya keringat secara berlebih di bagian tangan yang perlu anda ketahui.

1. Kecemasan
Terjadinya kecemasan pada diri seseorang menjadi salah satu penyebab tangan bisa berkeringat secara spontan. Apalagi di saat hati sedang gundah gelisah, maka hal demikian juga kerap menjadikan keringat yang keluar di bagian telapak tangan, maupun bagian tangan lainnya mudah berkeringat. Sedangkan air keringat tersebut muncul bisa saja terjadi pada saat sedang menulis, berjabat tangan, maupun melakukan rutinitas lainnya. Untuk mengatasi timbulnya keringat yang dikarenakan oleh rasa cemas atau gelisah ini, anda bisa menekan ( memijat ) bagian dasar dari jari telunjuk dan ibu jari secara perlahan selama beberapa menit. Sehingga hal demikian juga merupakan suatu terapi yang dapat menghilangkan rasa cemas dan gelisah yang anda alami.

2. Sikap Kesal
Bagaimana sikap kesal yang ada bisa menyebabkan keringat di tangan muncul…?. Nah, sikap kesal, marah, jengkel merupakan suatu hal yang dapat memicu kondisi saraf otonom tidak seimbang. Sehingga dari situ akan menyebabkan munculnya keringat yang berlebih. Oleh karena itu terjadinya gangguan sistem saraf otonom yang kurang seimbang, bisa menjadikan seseorang mudah berkeringat, terutama di bagian telapak tangan. Untuk mengatasinya , anda setidaknya bisa membuat diri merasa lebih tenang, sabar, agar tidak sampai menjadikan diri mudah jengkel, kesal, dan lainnya. Sehingga dari situ akan bisa menyeimbangkan saraf otonom, dan mencegah akan keluarnya keringat yang berlebih, terutama di bagian tangan.

3. Ketidakseimbangan hormon
Sebagaimana keseimbangan hormon yang abnormal atau tidak seimbang layaknya dipicu dengan rasa sering pusing di kepala, bisa juga menjadikan tangan mudah berkeringat. Di mana kandungan hormon tiroid yang terlalu berlebih yang disebabkan oleh kelenjar tiroid yang terlalu aktif, akan bisa menjadikan tangan mudah mengeluarkan keringat secara berlebih. Hal demikian karena kondisi kelenjar keringat yang kurang bisa terkondisikan dengan baik, Hal tersebut memang dampak dari kelebihan hormon tiroid dalam tubuh. Bahkan akibat dari tiroid yang terlalu aktif, bisa menjadi pemicu akan terjadinya penyakit serius layaknya gagal jantung. Oleh karena itu, bilamana anda berkeringat yang disebabkan oleh kekurangan atau kelebihan hormon tiroid ini, maka setidaknya anda bisa segera memeriksakannya secara medis.

4. Mengonsumsi makanan pedas
Perlu anda ketahui, bahwa biasanya terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas atau di kala makan makanan pedas, maka secara otomatis akan merangsang aktivitas saraf simpatik untuk cenderung lebih kuat dan aktif. Dengan begitu, hal demikian akan bisa merangsang kelenjar keringat untuk mengeluarkan keringat secara spontan. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan pedas yang terlalu berlebih juga bisa menyebabkan munculnya keringat, terutama di bagian tangan. Oleh karena itu, ketika anda menjalani diet yang ketat, terutama ketika mengonsumsi makanan pedas, setidaknya anda bisa mengukur sesuai kadar sewajarnya, agar tidak menimbulkan keringat di tangan.

5. Kurang berolahraga
Kurangnya rangsangan akan kinerja kelenjar keringat dalam tubuh, juga bisa memicu timbulnya keringat di tangan secara berlebih dan tiba-tiba. Di mana fungsi kelenjar keringat yang menurun, maka akan bisa menjadikan kontrol pada keringat tidak akan berfungsi, sehingga tiba-tiba saja keringat di tangan muncul secara tak terduga. Oleh karena itu, pentingnya berolah raga secara teratur juga perlu diperhatikan, agar kelenjar keringat dalam tubuh bisa bekerja dengan baik. Dan bilamana sering keluar keringat di tangan secara berlebih, juga bisa disebabkan oleh kurangnya anda berolahraga. Dengan begitu, hendaknya anda bisa melakukan olahraga secara cukup dan teratur demi menjaga kesehatan organ tubuh anda.

6. Karena adanya Penyakit
Bilamana tubuh tidak bisa mengendalikan masalah keringat berlebih, bisa juga dikarenakan oleh timbulnya penyakit yang ada. Layaknya ketidakseimbangan saraf otonom, dan diabetes bisa menjadikan tubuh mengeluarkan banyak keringat, terutama di bagian telapak tangan. Untuk mengatasinya, hendaknya anda bisa menggunakan bantuan medis, atau terapi, serta sistem pengobatan herbal / alami yang ada pada masa kini. Dengan begitu, terjadinya keringat di tangan yang berlebih karena sebab penyakit ini, bisa segera tertanggulangi secara tepat dan efektif.

7. Ketegangan atau kaget
Perasaan yang terlalu bersemangat hingga menimbulkan ketegangan, kaget, adanya bau yang beraroma berbeda dan aneh, emosi yang meluap, dan lainnya bisa juga memicu tubuh atau tangan berkeringat secara berlebih. Untuk mengatasinya, yakni segera kondisikan diri untuk menjadi lebih rileks atau santai, dan tenang dalam menghadapi sesuatu yang ada di depan mata. Sehingga tidak akan sampai memicu munculnya keringat berlebih pada tubuh, terutama di bagian tangan anda. Dengan begitu, sangat penting sekali menyelingi waktu anda untuk duduk bersantai sambil minum teh, kopi, dan lainnya dalam rangka mengontrol ketegangan yang ada.

8. Tingkat stres
Berbagai permasalahan yang ada, kerap kali menimbulkan tingkat stres yang berkepanjangan dan cenderung meningkat. Hal demikian juga bisa memicu akan timbulnya keringat di bagian tangan. Layaknya tingkat stres yang terlalu tinggi, sehingga membuat diri menjadi mudah marah, dan memicu munculnya keringat yang berlebih. Dan untuk mengatasi timbulnya keringat berlebih yang dikarenakan oleh tingkat stres terlalu tinggi, maka hendaknya anda bisa memiliki tekad kuat dalam menangani tingkat stres yang ada. Selain itu, membuat diri untuk lebih tenang dalam menghadapi suatu permasalahan memang sangat diperlukan. Sementara dengan perasaan hati dan pikiran yang tenang, maka masalah akan bisa diselesaikan dengan menggunakan solusi yang bijak dan tepat.

9. Kegemukan ( obesitas )
Kegemukan juga bisa menjadi penyebab munculnya keringat di tangan secara berlebih. Di mana tubuh yang gemuk memang cenderung sulit dalam melakukan pembuangan panas dari dalam tubuh. Oleh karena itulah kegemukan ini bisa menyebabkan sering kali mengeluarkan keringat di tangan secara berlebih. Untuk mengatasi hal demikian, maka seseorang bisa melakukan latihan atau olahraga ringan secukupnya, serta mengonsumsi makanan secara teratur dan benar. Sehingga akan bisa menanggulangi keluarnya keringat yang berlebih, terutama di bagian tangan. Dengan begitu, munculnya keringat yang keluar secara mendadak bisa diatasi meskipun hal ini membutuhkan waktu yang bertahap. Namun bila anda mau melakukan olahraga rutin dan makan teratur, maka tangan yang sering mengeluarkan keringat secara berlebih sudah bisa berkurang dan tidak seperti biasanya lagi.


Sumber:http_bantushare_com/9-penyebab-keringat-di-tangan-dan-cara-mengatasinya/

Kamis, 01 Oktober 2015

Saat Anda Hadapi Masalah, Ingat 5 Ayat Ini

Setiap orang pasti akan menghadapi masalah dalam hidupnya. Ketika masalah satu sudah selesai maka akan datang masalah berikutnya. Namun, janganlah merasa bosan dengan itu semua. Hal-hal seperti itu pasti akan dialami oleh semua orang. Justru hal-hal seperti itu yang nantinya akan menguatkan kita di kemudian hari. Sekarang Anda tidak perlu khawatir ketika menghadapi masalah dalam hidup ini. Berikut ada 5 ayat dari Al-Qur’an yang Insya Allah akan memotivasi kita ketika menghadapi masalah, yaitu:

1. Anda bisa berubah, jika Anda mau mengubah diri Anda

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri,” (QS. Ar-Ra’d:11).

Apa pun kondisi Anda saat ini, jika Anda mau berubah, maka Anda harus mengubah diri sendiri. Maka Allah akan mengubah Anda. Inilah yang sering dilupakan, banyak yang berharap orang lain atau yang di luar berubah, tetapi melupakan diri sendiri yang diubah.
Ayat ini memotivasi kita untuk mengubah diri kita, maka yang lain akan berubah atas bantuan Allah. Jangan hanya menuntut yang di luar diri berubah.

Anda jauh lebih mudah mengubah diri sendiri, daripada mengubah orang lain. Ayat ini adalah motivasi untuk berubah.

2. Kebaikan di balik yang tidak kita sukai

“Dan boleh jadi kamu membenci sesuatu tetapi ia baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu tetapi ia buruk bagimu, dan Allah mengetahui dan kamu tidak mengetahui,“ (QS. Al-Baqarah: 216).

Sering kali, saat seseorang mendapati sesuatu yang tidak dia sukai, maka dia marah, kecewa, sedih, ngomel, dan akhirnya putus asa. Padahal, bisa jadi apa yang tidak dia sukai itu malah baik baginya.

Jangan kecewa saat Anda tidak diterima di sebuah perusahaan untuk menjadi karyawannya. Bisa jadi itu yang terbaik bagi Anda. Bisa jadi Anda akan mendapatkan pekerjaan lebih baik. Bisa jadi, justru akan mendapatkan hal buruk jika diterima di perusahaan itu.

Kita tidak pernah mengetahui apa yang akan terjadi. Untuk itu, syukuri apa pun yang terjadi saat ini termasuk penolakan dan kekecewaan lainnya.



3. Anda pasti sanggup

“Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya,” (QS. Al-Baqarah: 286).

Jika Anda mengatakan, “saya tidak akan sanggup”, sebenarnya Anda sudah mendahului Allah. Anda sok tahu, bahwa Anda tidak akan mampu. Kata siapa? Itu hanya pemikiran negatif Anda. Bisa karena malas, manja, atau cengeng.

Padahal jelas, dalam ayat di atas bahwa kita tidak akan dibebani beban apa pun kecuali sesuai dengan kesanggupan kita. Jika Anda berpikir tidak sanggup, itu hanya anggapan Anda saja.

Anda pasti sanggup jika Anda menyanggupinya. Jangan kalah oleh pikiran negatif Anda yang dengan mudah mengatakan tidak sanggup.

4. Kemudahan bersama kesulitan

“Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan,” (QS. Al-Insyirah: 5-6).

Kebanyakan orang, saat menghadapi kesulitan, dia berhenti alias menyerah. Ada juga yang mengeluh, berharap orang lain mau membantunya mengatasi kesulitan dia. Padahal, bersama kesulitan itu adalah kemudahan.

Jika Anda menghindari kesulitan, Anda tidak akan mendapatkan kemudahan. Jika Anda berharap orang lain yang mengatasi kesulitan, maka kemudahan akan menjadi milik orang lain. Anda tidak akan mendapatkan kemudahan dari kematangan, keterampilan, dan pengalaman yang didapatkan.

5. Takwa dan tawakal

“Barang siapa bertakwa kepada Allah maka Dia akan menjadikan jalan keluar baginya, dan memberinya rezeki dari jalan yang tidak ia sangka, dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah maka cukuplah Allah baginya, Sesungguhnya Allah melaksanakan kehendak-Nya, Dia telah menjadikan untuk setiap sesuatu kadarnya,” (QS. Ath-Thalaq: 2-3).

Dua akhlak ini luar biasa. Tidak ada yang bisa mengalahkannya. Sedang menghadapi masalah atau tantangan besar? Butuh jalan keluar? Maka bertakwalah, Allah akan memberikan jalan keluar juga rezeki yang tidak ia sangka.

Jika kekuatan tawakal, Anda akan dicukupkan, termasuk dicukupkan segalanya untuk menghadapi rintangan, halangan, tantangan, dan juga masalah. []

Sumber: www.motivasi-islami.com