Tampilkan postingan dengan label dhuha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dhuha. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Mei 2016

TAHUKAH ANDA!! TERNYATA MANFAAT SHOLAT DHUHA SANGAT LUAR BIASA, YUK KITA BIASAKAN SHOLAT DHUHA SEMOGA YANG MENJALANKANNYA MENDAPAT RIZKI YANG MELIMPAH AMIN! (SHARE YA)

Kapan saat dhuha yang paling utama? Simak selengkapnya.Shalat Dhuha mempunyai banyak keutamaan, diantaranya memperoleh ampunan dari Allah, mendatangkan rizki dan menolak
kefakiran seperti dua hadits berikut ini :

“Barangsiapa yang selalu mengerjakan shalat Dhuha pasti akan diampuni dosa­dosanya meskipun sebanyak buih di lautan. ” (HR.Turmudzi) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Shalat Dhuha itu bisa mendatangkan rezeki serta menolak kefakiran.  Serta tidak ada yang akan memelihara shalat Dhuha tetapi orang­orang yang bertaubat.

 ” (HR. Turmuzi serta Ibnu Majah, hadis hasan)
Saat shalat dhuha cukup panjang, terbentang sejak matahari naik sampai condong ke barat. Berarti, di Indonesia, saat shalat dhuha terbentang sepanjang beberapa jam sejak 15 menit setelah
matahari terbit sampai 15 menit sebelum masuk saat dhuhur.

Tetapi diantara saat itu, ada saat yang paling utama (afdhal) untuk mengerjakan sholat dhuha. Kapankah itu?

Saat yang paling utama (afdhal) untuk mengerjakan shalat Dhuha yaitu saat matahari telah mulai panas (dekat dengan saat selesainya Dhuha).

 Hal ini seperti kisah dari Al Qosim As Syaibani sebenarnya Zaid bin Arqam radhiyallahu ‘anhu lihat beberapa orang lakukan shalat Dhuha, lalu Zaid mengatakan : “Andaikan mereka tahu kalau shalat
sesudah saat ini lebih utama. Sesungguhnya Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ”Shalat beberapa Awwabin yaitu saat anak onta mulai kepanasan. ” (HR.


Muslim 748). Awwabin berarti orang yang sukai kembali pada ketentuan Allah.

Beberapa ulama juga mengatakan : “Shalat pada saat ini dikaitkan dengan Awwabin karena umumnya pada waktu itu jiwa manusia cenderung untuk istirahat. Akan tetapi orang ini memakai waktu itu untuk melakukan ketaatan serta menyibukkan diri dengan melakukan shalat. Meninggalkan keinginan hati menuju ridlo Penciptanya. ” (Faidhul Qadir, 4/216).

Imam An­Nawawi menyampaikan : ulama madzhab kami (syafi’iyah) menyampaikan : “Waktu saat matahari mulai panas yaitu waktu yang paling utama untuk melakukan shalat dhuha,
walau dibolehkan shalat mulai sejak terbit matahari sampai mendekati tergelincirnya matahari. (Syarh Shahih Muslim, 6/30) Dalam Fikih Manhaji Imam Syafi’i dijelaskan kalau saat terbaik itu
ditandai dengan padang pasir terasa panas serta anak untaberanjak.

Syaikh Musthafa Al Bugha serta empat ulama yang lain dalam Nuzhatul Muttaqin menerangkan : “Waktu shalat dhuha dimulai mulai sejak matahari beranjak tinggi hingga matahari mendekati
posisi tengah. Namun, yang paling utama yaitu waktu matahari meninggi serta telah merasa panas. ”
Jam berapakah yang disebut? Berdasarkan penjelasan itu, saat terbaik shalat Dhuha yaitu sekitar jam 9 WIB untuk DKI Jakarta,jam 8. 30 WIB untuk Surabaya. Sedang daerah lainnya menyesuaikan.

Dengan berbagai keutamaan shalat dhuha, mari kita selalu istiqomah menjalankannya. Serta dengan mengetahu saat dhuha yang paling utama (afdhal), bila kita memiliki pilihan waktu untuk
menjalankannya, mari laksanakan di waktu tersebut .




(simber: 9beritaharian.com)

Minggu, 08 Mei 2016

Surat Apa yang Harus Dibaca Saat Sholat Dhuha?

Sholat dhuha memiliki banyak keutamaan. Siapa yang sholat dhuha dua rakaat sebanding dengan 360 sedekah. Siapa yang sholat dhuha empat rakaat, ia akan dicukupi rezeki hingga sore hari.

Lalu ada pertanyaan, surat apa yang harus dibaca pada rakaat pertama dan rakaat kedua sholat dhuha?

Menurut para ulama, tidak ada hadits shahih yang menjelaskan surat apa yang dibaca saat sholat dhuha. Berbeda dengan sholat Jum’at yang ada petunjuk surat apa yang disunnahkan dibaca pada rakaat pertama dan kedua. Atau bahkan sholat Subuh yang juga ada keterangan riwayatnya. Untuk sholat dhuha, tidak ada ketentuannya.

Bagaimana dengan pendapat yang menganjurkan rakaat pertama sholat dhuha membaca surat Asy Syams dan rakaat kedua membaca surat Adh Dhuha? Agaknya pendapat itu berpijak pada riwayat berikut ini:

صلوا ركعتى الضحى بسورتيهما والشمس وضحاها والضحى

“Shalatlah dua rakaat dhuha dengan membaca dua surat dhuha, yaitu surat Was syamsi wadhuhaa haa dan surat Adh dhuha.” (HR. Ad Dailami dari Uqbah bin Amr, dicantumkan dalam Jami’ul Ahadits)

Menurut para ulama, hadits tersebut derajatnya dhaif. Bahkan menurut Syaikh Nashiruddin Al Albani dalam Shahih wa Dha’if Jami’us Shaghir, hadits tersebut maudhu’. Merupakan hadits palsu.

Jadi, tidak masalah bagi kita untuk membaca surat atau ayat manapun dari Al Qur’an dalam shalat dhuha, baik pada rakaat pertama maupun rakaat kedua. Wallahu a’lam bish shawab.




(sumber: siraman.com)

Kamis, 28 April 2016

Sudah Rutin Shalat Dhuha Tapi Masih Seret Rezkinya , Silahkan Baca Beberapa Alasannya Disini

Anda mungkin sudah tahu bahwa salah satu amalan pembuka pintu rezeki adalah dengan merutinkan shalat dhuha. Shalat dhuha adalah shalat rezeki.

Bagi anda yang belum mempraktekkannya barangkali masih belum yakin kekuatan energi dari shalat dhuha. Namun bagi mereka yang sudah rutin mengamalkannya bisa berkata bahwa shalat dhuha memang memperlancar rezeki, menolak kemiskinan dan memudahkan urusan.

Bukan bermaksud riya atau ujub diri tapi saya berani menuliskannya di sini karena saya pun mengamalkannya sebagai salah satu ibadah rutin setiap hari kecuali jika saya dapat dispensasi karena kedatangan "tamu bulanan" atau sakit. Sebagai manusia biasa yang imannya naik turun kadang saya juga lupa melaksanakannya karena kesibukan dunia melenakan saya, tapi sedapat mungkin saya berusaha untuk mengerjakannya.

Meskipun tidak kaya, dalam artian harta berlimpah tapi alhmadulillah kami selalu cukup dan tak pernah merasa kekurangan. Urusan pun senantiasa dimudahkan dan rezeki datang dari mana saja bahkan dari arah yang tak disangka-sangka. Rahasia di balik shalat dhuha memang luar biasa.
Tapi banyak juga orang yang merutinkan dhuha tapi rezekinya tetap saja macet, apa ada yang salah?

Menarik rezeki tak cukup hanya dengan sekedar dhuha.

# 1. MULAI DENGAN NIAT YANG BENAR.
Rezeki adalah sebuah misteri besar yang siapapun tak dapat mengetahuinya. Yang patut digaris bawahi bahwa rezeki adalah hak prerogatif Allah, diberikan pada siapapun yang dikehendakiNya. Banyak amalan untuk memperlancar rezeki (baca : 55 cara membuka pintu rezeki). Tapi amalan itu harus dimulai dengan niat yang benar. Jangan melakukan amalan karena niatnya ingin rezeki. Berniatlah melakukannya karena Allah, rezeki yang datang selanjutnya adalah bonus. (baca : bolehkah niat beramal karena ingin dapat rezeki?)
Kesalahan pertama adalah niat yang sudah melenceng. Berniatlah selalu karena Allah dan untuk mendapatkan keridhaanNya.

# 2. LANJUT DENGAN PRASANGKA BAIK.
Setelah meluruskan niat, lanjutkan dengan berprasangka baik padaNya. Dengan berprasangka baik maka kita memiliki harapan bahwa Allah akan mempermudah urusan dan memperlancar rezeki kita hari ini. Bukankah Allah sesuai persangkaan hambaNya?
Setelah shalat subuh jangan tidur lagi / bermalas-malasan. Namun dengan semangat tinggi dan harapan baik untuk mengupayakan ikhtiar. Manakala matahari bergerak naik sepenggalan, segera ambil air wudhu dan sempatkan untuk shalat dhuha.
Mulailah ikhtiar / pekerjaan hari itu dengan prasangka (harapan) baik pada Allah bahwa rezeki akan dibukakanNya. Langkah menuju kesuksesan diawali dengan keadaan lahiriah dan batiniah yang bersih. Dengan demikian pikiran menjadi jernih dan dibukakan jalan / solusi memperoleh rezeki hari itu.

#3. SERTAI DENGAN TAUBAT
Terkait dengan dhuha Rasulullah SAW mengingatkan,
Shalat dhuha itu mendatangkan rezeki dan menolak kemiskinan dan tidak ada yang memelihara shalat kecuali hanya orang-orang yang bertaubat. (H.R. Tirmidzi)

Jadi shalat dhuha harus dilaksanakan secara istiqamah dan digandengkan dengan taubat. Mengapa taubat? Ibarat seseorang yang ingin melihat bayangan yang jelas pada cermin, maka dia harus membersihkan cermin itu dari segala macam kotoran dan debu. Begitu pula jika ingin merasakan pencerahan hati dan ide-ide cemerlang dalam meraih rezeki, perlulah membersihkan debu yang menempel pada hati. Caranya dengan bertaubat.

Karena itu untuk menjemput rezeki Allah lakukan taubat dan beristighfar (baca : keutamaan istighfar kaitannya dengan rezeki). Jika kita merasa melakukan banyak kesalahan (yang sudah pasti, karena kita manusia yang bisa khilaf) segeralah mohon ampun pada Allah. Kemudian kembali pada Allah, lakukan perintahNya dan jauhi yang dilarangNya. Lakukan dengan ikhlas hati tanpa merasa terpaksa. Istighfar harus dilakukan dengan sungguh-sungguh, menghadirkan kesadaran yang tinggi dari lubuk hati yang terdalam. Merasa menyesali semua sikap buruk kepada Sang Pemilik Rezeki.

Karena itu istighfar belum dianggap memenuhi syarat jika hanya dilakukan secara lisan saja. Meskipun kita membaca istighfar sampai ribuan kali setiap harinya tidak ada artinya bagi Allah jika tidak disertai sikap dan tindakan.

Mula-mula taubat harus (1) dimulai dengan niat di dalam hati. Untuk menetapkan kesungguhan dan kemantapan hati, (2) perlu dilahirkan secara lisan. Kemudian (3) berjanji tidak mengulangi perbuatan buruk itu, menyesal sepenuhnya kemudian (4) memperbaiki perilaku. Lakukan setiap selesai shalat dhuha.

Orang yang enggan bersitighar (bertaubat) akan mengalami kesulitan dalam menjalani hidup termasuk menjemput rezeki Allah SWT. Walau pada kenyataannya kita melihat banyak pendosa yang rezekinya justru makin lancar, itu hanya cara memandang kita yang keliru (baca : ahli maksiat tapi kok rezekinya makin lancar?). Sesungguhnya rezeki yang tampaknya melimpah itu menyimpan kemudharatan-kemudharatan. Masuklah dalam kehidupan mereka tentu kita akan tahu meskipun kelihatan hartanya melimpah tapi jiwanya menderita. Tak sedikit orang kaya tapi terkena penyakit yang mematikan (tak kunjung sembuh), atau memiliki banyak masalah yang membuatnya tak nyenyak tidur.
Mereka inilah yang sejatinya menjauh dari Allah. Taubatlah obatnya, peluang untuk merebut rahmat Allah.

Jika Allah menerima taubat kita tentu Dia akan memberi rahmatNya (kasih sayangNya). Jika Allah mengasihi maka bukan hal yang sulit bagiNya mengabulkan keinginan kita.
Maka aku katakan kepada mereka, "Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai (Q.S.Nuh : 10-12).

KESIMPULAN
Apakah anda sudah memahami mengapa rezeki anda masih macet padahal merasa sudah mengamalkan amalan pembuka rezeki termasuk diantaranya shalat dhuha?
Tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki diri. Mulailah hari ini dengan meluruskan niat saat melakukan ibadah, murni karena Allah taala, kemudian jangan lupa berprasangka baik padaNya dan beristighfar atau bertaubatlah setiap hari.
Mudah-mudahan upaya kita diperhitungkan Allah, bukan hanya di dunia tapi juga di akhirat nanti. Amin..
Wallahu alam.



(sumber: silahkanshare-ya.blogspot.co.id)

Rabu, 06 April 2016

Rutinkan Shalat Dhuha, Pemuda Ini Panen Rezeki Menakjubkan, Mari berbagi !!!

Shalat dhuha ialah amal special. Tidak Sedikit keajaiban sekitar rezeki menghampiri mereka yg teratur menjalankan shalat Dhuha. Salah satunya pemuda ini, sebut saja namanya Abdullah.

Rutinkan Shalat Dhuha, Pemuda Ini Panen Rezeki Menakjubkan,


Awalnya, Abdullah tak terlampaui perhatian bersama shalat dhuha. Lebih-lebih, pekerjaannya di satu buah perusahaan swasta di Surabaya amat padat di ketika dhuha.

Dikala dirinya berpindah kerja yg lebih longgar waktunya, dengan cara kebetulan dirinya pula mengetahui keutamaan sholat dhuha. Bahwa shalat dhuha diwasiatkan Rasulullah buat selalu dikerjakan, shalat dhuha dua rakaat senilai 360 sedekah, shalat dhuha empat rakaat mengambil kecukupan sepanjang hri, bahkan shalat dhuha berpahala umrah.

Jadilah Abdullah mengawali shalat Dhuha. & keajaiban demi keajaiban serta mengalir sejak hari-hari mula-mula.

Selang lebih kurang tiga jam sesudah Abdullah menunaikan shalat Dhuha, seseorang sohib kerja mentraktirknya. “Alhamdulillah, makan siang cuma-cuma,” kata Abdullah mensyukuri nikmat di hri mula-mula beliau berkomitmen merutinkan shalat dhuha. Barangkali bagi orang lain mendapat traktiran makan siang bukanlah rezeki, tapi bagi Abdullah, dirinya sejak mulai menghubungkannya bersama shalat dhuha. Lebih-lebih di hri ke-2 ada rezeki lain yg datang.

“Ini utk apa, Bos?” Abdullah terperanjat mendapati amplop dari atasannya.
“Semacam bonus lah,” jawab atasannya sembari tersenyum.
Jikalau ditraktir ialah factor amat biasa bagi tidak sedikit orang, meraih rezeki nomplok berupa bonus yg tidak diperkirakan diawal mulanya memang lah keajaiban bagi Abdullah. Ini membuatnya teramat bersemangat merutinkan shalat dhuha.

Di hri ke-3, Abdullah menanti-nanti kira-kira akan rezeki apa beliau hri ini. Sejak pagi diperhatikannya segala factor yg berjalan. “Nggak ada rezeki nomplok nih hri ini,” simpulnya sesudah jam kerja nyaris usai.

“Astaghfirullah,” Abdullah terhenyak. Kenapa beliau menjadi amat materialis perhitungkan rezeki sesudah shalat dhuha. Padahal dirinya telah tahu gagasan ikhlas; beribadah semata dikarenakan Allah, bukan dikarenakan mau memperoleh dunia. Bila beliau menjadi tidak semangat shalat dhuha dikarenakan tidak ada rezeki nomplok, itu ialah indikator ke-tidak ikhlas-an. Kalau ikhlas, seharusnya amal ibadahnya tidak terpengaruh bersama hal-hal duniawi yg beliau temukan atau tak.

Abdullah bertekad buat tak menghitung-hitung balasan duniawi yg dirinya temukan dari shalat dhuha, walaupun dirinya tetap mempunyai keyakinan bahwa salah satu faedah shalat dhuha merupakan memperlancar rezeki. Dirinya mengupayakan lebih ikhlas, meski dirinya masihlah meyakini bahwa meminta terhadap Allah tak mesti dipertentangkan bersama keikhlasan.

“Bruakkk!” Abdullah terperanjat setengah mati. Suatu motor menabrak motornya dari belakang. Beliau pernah oleng, tapi tak berjalan apa-apa. Justru motor yg menabraknya itu yg jatuh. Seketika dulu lintas di belakangnya jadi tertahan. Dia hendak mogok, namun jumlahnya orang yg sigap mempermudah penabraknya itu mempersilahkan buat menambahkan perjalanan. “Terus saja, Mas. Konsisten saja. Mas nggak salah. Supaya kami urus.”

Rupanya itu keajaiban di hri ke-3. Nilai materi & keselamatannya lebih agung di bandingkan bonus yg diterimanya di hri ke-2.

Abdullah tertegun. Betapa Maha Pemurahnya Allah Subhanahu wa Ta’ala. Baru saja dia merutinkan shalat dhuha, keajaiban demi keajaiban sudah dirasakannya. & itu konsisten berlanjut di hri, bln & thn berikutnya. Mudah-mudahan Abdullah ingin menuturkannya kembali terhadap Bersama dakwah buat dibagikan pada pembaca.


Sumber: http_silahkanshare-ya_blogspot_co_id

Sabtu, 26 Maret 2016

Subhanallah!! inilah 6 Rahasia dan Keutamaan Shalat Dhuha, Bantu Share Ya..

 RAHASIA dan juga keutamaan shalat Dhuha menggambarkan salah satu di antara shalat - shalat sunah yang amat diajarkan oleh Rasulullah SAW. Banyak sekali uraian hadits yang telah mengatakan bermacam keutamaan dan juga keistimewaan shalat Dhuha untuk siapa aja yang melaksanakannya.

Berikut ini merupakan sebagian hadits Rasulullah Muhammad saw yang menggambarkan tentang keutamaan shalat Dhuha, di antaranya:

1. Sedekah untuk segala Persendian badan Manusia
Dari Abu Dzar al - Ghifari ra, dia mengatakan kalau Nabi Muhammad saw bersabda: “Di tiap seorang diri seseorang dari kalian ada sedekah, tiap tasbih (ucapan subhanallah) merupakan sedekah, tiap tahmid (ucapan alhamdulillah) merupakan sedekah, tiap tahlil (ucapan lailahaillallah) merupakan sedekah, tiap takbir merupakan sedekah, menyuruh kepada kebaikan merupakan sedekah, menghindari dari kemungkaran merupakan sedekah. dan juga 2 rakaat Dhuha diberi pahala,” (HR Muslim).

2. Ghanimah (Keuntungan) Yang Besar
Dari Abdullah bin `Amr bin `Ash radhiyallahu `anhuma, dia berkata:

Rasulullah saw mengirim suatu pasukan perang.

Nabi saw berkata: “Perolehlah keuntungan (ghanimah) dan juga cepatlah kembali!”.

Mereka kesimpulannya silih berdialog tentang dekatnya tujuan (tempat) perang dan juga banyaknya ghanimah (keuntungan) yang hendak diperoleh dan juga kilat berulang (karena dekat jaraknya).

Lalu Rasulullah saw berkata; “Maukah kamu saya tunjukkan kepada tujuan amat dekat dari mereka (musuh yang hendak diperangi), amat banyak ghanimah (keuntungan) nya dan juga kilat kembalinya?”

Mereka menjawab; “Ya!”

Rasul SAW mengatakan lagi: “Barangsiapa yang berwudhu’, setelah itu masuk ke dalam masjid buat melaksanakan shalat Dhuha, ia lah yang amat dekat tujuanannya (tempat perangnya), lebih banyak ghanimahnya dan juga lebih kilat kembalinya,” (Shahih al - Targhib: 666)

3. suatu Rumah Di Surga
Bagi yang giat mengerjakan shalat Dhuha, hingga dia hendak dibangunkan suatu rumah di dalam surga. perihal ini dipaparkan dalam suatu hadits Nabi Muahammad saw: “Barangsiapa yang shalat Dhuha sebanyak 4 rakaat dan juga 4 rakaat sebelumnya, hingga dia hendak dibangunkan suatu rumah di surga,” (Shahih al - Jami`: 634)

4. mendapatkan Ganjaran Di Sore Hari
Dari Abu Darda’ ra, dia mengatakan kalau Rasulullah SAW berkata: Allah ta`ala berkata: “Wahai anak Adam, shalatlah untuk - Ku 4 rakaat dari dini hari, hingga saya hendak memadai kebutuhanmu (ganjaran) pada sore harinya” (Shahih al - Jami: 4339).

5. Pahala Umrah
Dari Abu Umamah ra kalau Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang keluar dari rumahnya dalam kondisi bersuci buat melakukan shalat wajib, hingga pahalanya serupa seseorang yang melakukan haji. benda siapa yang keluar buat melakukan shalat Dhuha, hingga pahalanya serupa orang yang melakukan `umrah…” (Shahih al - Targhib: 673).

6. Ampunan Dosa
“Siapa juga yang melakukan shalat dhuha dengan langgeng, hendak diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan,” (HR Tirmidzi).

Untuk itu, yuk! Yang belum melakukan sholat duha. Mulai saat ini kita bersama belajar melangsungkan sunah - sunah Rasulullah SAW. [santi/islampos/do’a dalam al - qur’an dan juga pejelasannya]

Sumber: 
http_bantushare_com/6-rahasia-dan-keutamaan-shalat-dhuha/

Sabtu, 31 Oktober 2015

Mau Sukses dan Wajah Berseri-seri? Tunaikan Salat ini

Manfaat salat duha memang sangat banyak baik untuk jasmani maupun rohani, sehingga akan sangat baik jika dilakukan setiap hari. Pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai manfaat dari salat duha. Salat duha sendiri merupakan salat yang dilakukan pada saat matahari baru terbit sekitar pukul 08.00 sampai dengan waktu duhur.

Manfaat salat duha sendiri memang sangat banyak dan tentu saja sangat bermanfaat untuk seseorang, selain untuk membukakan pintu rezeki agar lebih baik, salat duha sendiri juga memiliki manfaat lain untuk kesehatan dan juga kecantikan.
Adapun beberapa manfaat saat duha untuk kesehatan dan kecantikan adalah sebagai berikut:

Manfaat salat duha untuk kesehatan

Yang pertama adalah manfaat untuk kesehatan, salat duha sendiri memang tidak hanya bermanfaat untuk rohani saja melainkan juga untuk kesehatan. Mengapa bisa demikian? Hal tersebut karena di dalam salat duha terdapat beberapa gerakan yang harus dilakukan. Salat duha juga bisa dimanfaatkan sebagai salah satu kegiatan dalam berolahraga.

1. Olahraga tanpa disadari

Penjelasannya sendiri adalah salat duha dilakukan pada saat masih pagi hari yaitu sekitar pukul 08.00 sampai dengan menjelang duhur, dan jam-jam tersebut merupakan waktu yang sangat baik untuk berolahraga. Menunaikan salat duha sama saja dengan berolahraga karena nantinya bisa dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan tulang serta otot karena setiap persendian bergerak, mulai dari tangan, siku sampai dengan lutut dan kaki.Manfaat gerakan salat memang dapat memberikan efek olahraga tanpa disadari.

2. Melancarkan peredaran darah

Selain itu juga salat duha membantu untuk melancarkan peredaran darah yang ada di dalam tubuh manusia karena semua pergerakan dalam salat duha sangat lengkap.
Mulai dari mengangkat kedua tangan, membungkuk saat gerakan rukuk, kemudian juga gerakan sujud yang mana kepala berada lebih rendah dibandingkan badan dan darah tersebut juga mengalir ke kepala kemudian pada saat duduk aliran darah dinormalkan kembali.

3. Menormalkan produksi hormon

Selain itu juga sangat bermanfaat untuk menormalkan produksi hormon yang ada di dalam tubuh. Jadi salat duha memang sangat bermanfaat dan efektif untuk menjaga kesehatan tubuh, baik untuk bagian tubuh, organ tubuh sampai dengan beberapa cairan dan juga hormone dalam tubuh.
Manfaat salat duha untuk rohani

4. Membuat jiwa lebih tenang

Selain bermanfaat untuk menjaga kesehatan karena beberapa gerakan yang sangat mempengaruhi kondisi tubuh, salat duha juga sangat bermanfaat untuk menjaga rohani, yang mana nantinya jiwa akan menjadi lebih tenang, terlebih lagi jika rezeki memang sudah dibukakan dan dipermudah di dalam mendapatkan rezeki.

5. Menghilangkan stres
Selain itu salat duha maupun salat yang lainnya akan membantu umat muslim untuk bisa mendapatkan ketenangan batin sehingga terhindar dari stres.
Stres sendiri merupakan salah satu hal yang sangat mengganggu dan bisa menimbulkan resiko terkena berbagai macam penyakit. Mulai dari mengambil air wudhu sebenarnya sudah bisa membuat batin dan pikiran menjadi tenang namun jika ditambah dengan salat duha tentu saja akan jauh lebih tenang.
Jadi menurut sebagian besar orang, melakukan sholat dhuha sendiri memang akan mendapatkan ketenangan dan juga rezekinya lancar sehingga beberapa umat muslim melakukan/menjalankan salat duha setiap hari.

Manfaat salat duha untuk kecantikan

Kecantikan merupakan salah satu hal yang sangat diimpikan oleh semua wanita, oleh karena itu selain dengan melakukan perawatan, umat muslim bisa juga merawat kecantikan dengan melakukan salat baik salat wajib/salat 5 waktu maupun sunah, salah satunya salat duha.

6. Kebersihan muka
Selain beberapa manfaat di atas, salat duha juga sangat bermanfaat untuk kecantikan yang mana pada saat berwudhu wajah akan dibasuh dengan air bersih sehingga kulit juga akan selalu terjaga kebersihannya. Kemudian juga pada saat berwudhu dan saat membasuh wajah dengan tepat tentu saja kulit akan kencang sehingga tidak mudah kendur dan memberikan manfaat agar awet muda.

7. Wajah berseri
Selain itu juga dengan menjalankan salat duha serta salat 5 waktu tentu saja kecantikan akan terpancar secara alami dengan sendirinya sehingga setelah berwudu serta menjalankan salat biasanya wajah seseorang akan terlihat lebih berseri. Dan hal tersebut juga sudah banyak yang membuktikannya.

Manfaat salat duha untuk kesuksesan
Selain berusaha, berdoa juga merupakan salah satu cara untuk mendapatkan kesuksesan bagi setiap orang, untuk umat muslim sendiri cara berdoa adalah dengan menjalankan ibadah salat, termasuk salat duha.

8. Membuka pintu rezeki
Pada dasarnya salat duha memang sangat bermanfaat untuk membukakan pintu rezeki, tak hanya itu tetapi juga akan membantu dalam mendapatkan kesuksesan. Namun kesuksesan juga tidak bisa didapatkan hanya dengan berdoa tanpa ada usaha, oleh karena itu agar lebih seimbang dan juga menjadi berkah, semuanya harus dilakukan yaitu dengan berusaha dan ditunjang dengan berdoa, salah satunya dengan menjalankan salat duha tersebut.
Jadi itulah beberapa yang perlu diketahui oleh semua umat muslim mengenai manfaat salat duha.(manfaat.co.id)