Tampilkan postingan dengan label zina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label zina. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Mei 2016

5 Cara Unik Lelaki Shalih Menolak Ajakan Zina Wanita Jelita

rasulullah mensabdakan kalau godaan terbanyak untuk pria merupakan perempuan.

مَا تَرَكْتُ بَعْدِى فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ

“aku tidak meninggalkan satu godaan juga yang lebih membahayakan para lelaki tidak hanya fitnah wanita” (hr. bukhari dan juga muslim)

tidak sedikit pria yang terperosok dalam kehancuran karna tidak sanggup mengalami godaan perempuan. terlebih bila perempuan itu menawan, seksi, kaya kemudian mengajak zina di waktu dan juga tempat yang nyaman dari penglihatan manusia.

tetapi, tidak demikian dengan 5 lelaki shalih ini. mereka memiliki trik unik menolak ajakan zina dari perempuan jelita.

1. melumuri badan dengan tinja

gimana bila terdapat seseorang perempuan menawan yang menutup pintu, menjebak kamu berdua dengannya di suatu rumah kemudian mengajak kamu berzina? seperti itu yang sempat terjalin pada abu bakar angkatan laut (AL) misk.

pemuda shalih itu dijebak oleh seseorang perempuan di rumahnya. pintu ditutup dan juga dikunci. tidak terdapat peluang buat lari. perempuan menawan itu setelah itu merayu dan juga menggoda. abu bakar berupaya menjauh dan juga menolak. bermacam - macam sebab dia utarakan. beberapa nasehat dia sampaikan. berharap perempuan itu cemas dosa, cemas neraka, cemas kepada allah subhanahu wa ta’ala. tetapi, hasilnya nihil. si perempuan terus memforsir.

kesimpulannya abu bakar memohon ijin ke wc. dia memiliki ilham brilian buat menolak ajakan zinanya. di wc, abu bakar melumuri badannya dengan tinja. memandang abu bakar keluar dari wc dengan badan berlumuran kotoran, perempuan itu syok. syahwatnya tiba - tiba lenyap, berganti dengan jijik dan juga kerasa mual. lekas, dia mengusir abu bakar keluar.

abu bakar bersyukur. walaupun dia pernah disangka edan akibat badannya yang penuh kotoran, dia kesimpulannya selamat dari godaan zina. dan juga anehnya, keesokan harinya sehabis dia bangun tidur, badannya berbau harum. keharuman badannya tidak kunjung lenyap di hari - hari selanjutnya. karenanya dia populer dengan istilah angkatan laut (AL) misk. abu bakar angkatan laut (AL) misk.

2. berlari menjauh

siapakah yang tahan godaan perempuan menawan jelita, kaya dan juga terhormat. kala dia mengajak secara rahasia dan juga menutup pintu istana dan juga kamar di dalamnya?

cerita itu diabadikan dalam angkatan laut (AL) qur’an. di antara lain dalam tulisan yusuf, nama yang sama dengan nama pemuda shalih yang setelah itu dinaikan jadi nabi itu.

yusuf semula jadi anak angkat di istana itu. tetapi ketampanannya membikin zulaikha, si permaisuri tergoda. sesuatu hari, dia menutup segala pintu istana, kemudian masuk menemui yusuf dengan baju yang menantang. yusuf diajaknya penuhi syahwat yang telah lama ditahannya, tetapi yusuf diselamatkan allah. dia menolak ajakan zina itu kendati tidak terdapat manusia yang hendak mengetahuinya dan juga perempuan itu pula tidak hendak membocorkan rahasianya.

yusuf memilah trik menjauh. dia berlari menghindar dari perempuan yang sesungguhnya pula menarik hatinya. dikala yusuf lari seperti itu, zulaikha menarik pakaian yusuf sampai - sampai robek. robeknya pakaian tersebut jadi fakta yusuf tidak bersalah, tetapi dia senantiasa dijebloskan ke penjara.

3. menangis sejadi - jadinya

atha’ bin yasir. tabi’in itu berangkat menunaikan haji berbarengan saudaranya dan juga serombongan orang yang lain. setibanya di abwa’, rombongan yang lain meninggalkan atha’ seseorang diri di tenda. seketika, seseorang perempuan yang amat menawan mendatanginya. atha’ mengira, perempuan tersebut terdapat keperluan berarti dan juga perlu dorongan.

“adakah suatu yang dapat kubantu? ” tanya atha’ kepada perempuan tersebut.
“iya”
“apa itu? ”
“suamiku telah lama wafat dunia. saya sudah lama tidak merasakan nafkah batin sebagaimana yang dahulu kurasakan dikala bersamanya. maukah kau menemaniku bercinta? ” mendengar ajakan ini, bukan kepalang kagetnya atha’.
“keluarlah dari mari. jangan kau jerumuskan saya ke neraka! ” kata atha’ dengan nada keras.
justify; " >
tetapi, perempuan itu tidak ingin keluar. dia terus menggoda atha’ walaupun atha’ menolaknya.

seluruh trik dicoba atha’, perempuan itu tidak pula ingin berangkat. kesimpulannya atha’ juga menangis sejadi - jadinya. mendengar tangisan atha’ yang terus menjadi pilu dan juga air matanya yang bercucuran, perempuan menawan itupun setelah itu terasa iba. dan juga entah mengapa seketika lenyap hasratnya, dia juga ikut menangis kemudian berangkat meninggalkan atha’.


4. mengajukan 5 persoalan maut

ubaid bin umair bin qatadah angkatan laut (AL) laitsi angkatan laut (AL) junda’i angkatan laut (AL) makki, nama selengkapnya. dia seseorang tabi’in yang sempat digoda oleh salah satu perempuan tercantik di makkah.

satu hari, perempuan itu menghadiri ubaid. dia berpura - pura memohon nasehat ke pojok masjid dengan sebab kebutuhannya sangat berarti. sesampainya di situ, perempuan itu membuka cadarnya dan juga tampaklah muka cantiknya laksana bening rembulan. “apa yang kau jalani? ” kata ubaid memandang kejanggalan perempuan tersebut.

“sungguh, saya mencintaimu. saya cuma mau jawaban darimu, ” sergah perempuan itu, terus berupaya menggoda ubaid.

“sebentar, ” kata ubaid. saat ini nadanya mulai naik. “ada sebagian persoalan yang bila kau menjawabnya dengan jujur, hingga saya hendak menanggapi pertanyaanmu tadi. ”

“baik, saya hendak menjawabnya dengan jujur. ”

“pertama, seandainya malaikat maut tiba menjemputmu dikala ini, apakah engkau bahagia saya penuhi ajakanmu? ” perempuan itu tidak menyangka hendak memperoleh persoalan yang langsung mengingatkannya dengan kematian.

“tidak”

“kedua, seandainya dikala ini engkau berposisi di alam kubur dan juga lagi didudukkan oleh malaikat munkar dan juga nakir buat ditanyai, apakah engkau bahagia saya memenuhi ajakanmu? ”

“tidak”

“ketiga, seandainya dikala ini seluruh manusia menerima catatan amalnya dan juga engkau tidak ketahui apakah kau hendak mengambilnya dengan tangan kanan ataupun tangan kiri, apakah engkau bahagia bila saya penuhi ajakanmu? ”

“tidak”

“keempat, seandainya dikala ini segala manusia digiring ke timbangan amal dan juga engkau tidak ketahui apakah timbangan amal kebaikanmu lebih berat ataupun malah amal buruknya yang lebih berat, apakah engkau bahagia bila saya penuhi ajakanmu? ”

“tidak”

“kelima, seandainya dikala ini engkau berposisi di hadapan allah buat dimintai pertanggungjawaban atas seluruh nikmatnya yang telah dianugerahkan kepadamu, masihkah tersisa kerasa bahagia di hatimu bila saya penuhi ajakanmu? ”

“demi allah, tidak”

“kalau begitu wahai perempuan, takutlah kepada allah. betapa allah telah membagikan segalanya kepadamu. ” saat ini dia tidak kuasa menahan air mata. tadi dia tiba ke masjidil haram berpura - pura mencari nasehat, saat ini dia betul - betul memperoleh nasehat yang betul - betul menyentuhnya. semenjak dikala itu, perempuan tersebut bertaubat dan juga jadi pakar ibadah.

5. melompat jendela

pemuda shalih ini bernama isham as syar’abi. sewaktu jadi mahasiswa dan juga tinggal di arizona pada 2012 kemudian, pemuda asal yaman ini digoda oleh mahasiswi as buat berzina.

5 mahasiswa yang menggambarkan sahabat sefakultas merambah apartemen yang ditempati oleh isham yang berlokasi tidak jauh dari kampus mereka. sesampainya di apartemen isham, mereka melepas baju sehabis mengunci pintu apartemen buat membatasi supaya mahasiswa yaman tersebut tidak dapat melarikan diri.

beruntunglah isham memenangkan imannya. dia sukses keluar dari apartemen sehabis melompat lewat jendela kamarnya. sehabis itu, dia melapor ke pos keamanan dan juga kelima mahasiswi tersebut ditangkap.

bagi hasil penyidikan, mahasiswi - mahasiswi itu telah berulang kali mengajak isham melaksanakan perzinaan. tetapi isham menolaknya karna mengerti kalau islam melarang zina.



[sumber:  siarkan.co.id]

Senin, 25 April 2016

Siapa yang Berzina, Dia Akan Dibalas Seperti Itu di Rumahnya

Berbeda dengan larangan lainnya, dalam melarang zina Allah menggunakan kalimat “jauhilah zina.” Selain terbukti zina bisa mendatangkan penyakit menular dan menjijikkan, balasan zina ternyata bisa terjadi di rumah pelakunya.

Hal itu dibuktikan dalam sebuah catatan laporan kepolisian.




Dua orang lelaki bersepakat dalam maksiat. Setan menggoda dan mendorong keduanya.

Kesalahan keduanya adalah karena keduanya telah menikah.

Salah seorang dari mereka suatu hari berpetualang.

Seorang wanita menghubunginya… Hubungan haram terjadi antara keduanya.

Dia berjanji kepada wanita untuk menghabiskan malam bersamanya suatu saat nanti.

Demi keamanan, lelaki ini beralasan kepada isterinya bahwa dia mempunyai pekerjaan yang harus diselesaikan. Dia menyuruh isterinya agar pulang ke rumah orang tuanya. Istri pun menurut.

Lelaki serigala pengkhianat ini pergi menjemput pacarnya di tempat yang telah dijanjikan.

Si wanita ini berkata, “Kita duduk dulu di taman, kemudian sesudah itu pulang ke rumah.” Serigala ini mengangguk.

Sesampainya di rumah, wanita itu memintanya agar membeli makanan dan minuman terlebih dahulu.

Dia pun pergi ke salah satu rumah makan untuk membeli pesanan sang kekasih.

Di tengah jalan, mobil polisi menghentikan mobilnya.

Pak polisi berkata, “Anda telah melanggar rambu lalu lintas. Matikan mobilmu dan ikutlah bersama kami.”

Dia menuruti ucapan bapak polisi.

Sesampainya di kantor polisi, dia meminta izin untuk menghubungi karibnya. Di pojok ruangan dia mengontak teman karibnya.

“Aku mohon…di rumahku ada seorang wanita… makan malam ada di mobil… dan mobil ada di tempat ini… Ambillah makam malam di mobil, dan pergilah ke rumah. Lanjutkan rencana. Jika kamu telah memangsanya, pulangkan dia ke rumahnya. Aku takut isteriku pulang dan aibku bisa terbongkar.”

Karibnya menjawab, “Tenang saja, asalkan ada mangsa.”

Teman karib ini melesat ke rumah sahabat dekatnya.

Apa yang dia lihat?

Tamparan apa yang dia terima?

Pukulan apa yang dia terima?

Pemandangan yang menyesakkan

Dia menemukan isterinya di rumah sahabat karibnya. Ternyata selama ini isterinya berselingkuh dengan sahabat karibnya yang sekarang berada di kantor polisi.

Dia terpukul dan berteriak, “Kamu aku talak tiga…empat, bahkan seribu..!!!”

Apa gunanya semua itu bagimu?


Siapa yang menggali lubang, dia pasti terperosok ke dalamnya.


Jagalah dirimu, niscaya isterimu pun terjaga dari yang haram

Jauhilah perkara yang tidak pantas bagi seorang muslim

Sesungguhnya zina itu adalah hutang. Jika kamu berhutang,

Maka ketahuilah kamu pasti membayarnya dari keluargamu

Barangsiapa berzina di suatu kaum dengan dua ribu dirham, niscaya akan terjadi zina di keluarganya dengan gratis.

Barangsiapa berzina, niscaya dia akan dibalas sepertinya, di rumahnya.

Jika kamu – wahai orang ini – berakal, maka mengertilah

Wahai perusak kehormatan masyarakat, pengikut

Jalan kerusakan, engkau tidak tanpa kemuliaan

Jika engkau adalah orang merdeka dari keturunan orang yang mulia niscaya engkau tidak merusak kehormatan seorang muslim.


Kisah di atas bersumber dari tulisan Khalid Abu Shalih dalam buku Waspadalah Putriku, Serigala Mengintaimu! sebagaimana dimuat di Syahida.




[Sumber: Siyasa/Tarbiyah.net]

Sabtu, 23 April 2016

Pria Ini Meminta Ijin Kepada Ayah Kekasihnya Untuk Berzina, Reaksinya Tak Terduga

"Kami hendak melepaskan nafsu bagaimana pak? setiap harinya kami mengenal lebih dekat dan semakin dewasa. Dia meminta saya menengoknya, semakin cinta saling melepas rasa rindu. Susah pak, itu Nafsu yang diberikan kepada manusia. Sebab itu saya dengan rendah hati meminta izin pada bapak untuk berzina dengan anak bapak..."


Suatu hari sepasang muda-mudi akan pergi untuk berjalan-jalan. Setibanya pemuda di rumah orang tua sang gadis untuk menjemputnya.

Gadis: Masuk dulu ya, bertemu sama ayah
Pemuda : Boleh kah?
Gadis: Masuk saja, saya bersiap-siap dulu.

Masuklah sang pemuda melalui pintu utama. Pintu yang siap terbuka mengelu-elukan kedatangan si pemuda.

Pemuda : Assalamualaikum.
Ayah Gadis : waalaikumussalam!

Mendengar lantangnya suara Ayah si gadis, si pemuda kaku membatu. Lantas si gadis menyadarkan pemuda dari lamunan itu. Entah apa yang dipikirkannya.

Gadis : Mari, silahkan duduk
Pemuda : eh.,iyaa

Setelah mengucapkan salam dan berjabat tangan, duduklah si Pemuda di kursi yang hampir menghadap Ayah si gadis. Hanya koran yang menjadi ‘sitroh’ antara mereka.

Ayah Gadis : hendak jalan kemana hari ini?
Pemuda : ke Kota saja Pak, dia mau mencari barang katanya. entah barang apa saya tidak tahu.
Ayah Gadis : oh..
Pemuda : . . .

Hampir 5 menit suasana senyap tanpa suara. Dan ibu si gadis keluar dari ruang belakang membawa air dan kue kering. Si Pemuda pun tersenyum manis.

Ibu Gadis : Silahkan diminum dulu nak. Kamu sudah sarapan?
Pemuda : eh, Sudah Bu. Terima kasih.
Ibu Gadis : kamu ini malu-malu segala dengan kami.
Pemuda : saya hanya segan Bu. Hehe
Ayah Gadis : kapan kamu mau mengirim rombongan (lamaran)?
Ibu Gadis : eh, ayah ini?
Pemuda : hmm. Saya belum memiliki banyak uang Pak. Hehe
Ayah Gadis : kamu bawa anak kami kesana-kemari. Apa orang kata nanti?
Pemuda: (sebenarnya Malu dengan orang lain, serta malu dengan Allah). Setiap kami pergi kami selalu naik mobil Pak, tidak pernah berdekatan apalagi sampai bergandeng tangan. Oh iya, bisa saya tanya sedikit Pak?
Ayah Gadis : tentu saja, silahkan!
Pemuda : bapak dan ibu ingin saya menyediakan uang berapa untuk lamaran ini?
Ibu Gadis : kalau bisa Rp.20.000.000,-
Ayah Gadis : ehh, tapi kalau bisa lebih besar dari orang sebelah yang naksir juga sama gadis.
Pemuda : Maaf, Berapa itu Bu?
Ayah Gadis : Rp.40.000.000,- syukur-syukur bisa lebih
Pemuda : (Ya Allah, whhooa.. Rp.40.000.000,- darimana saya dapat uang sebanyak itu, aduh) Besar sekali Pak, apakah tidak bisa lebih sedikit, kita buat acara sederhana saja. Cukup mengudang keluarga, saudara dan tetangga dekat?
Ayah Gadis : itu nasib kamu nak, kamu yang akan menikahi anak kami. Lagipula dialah satu-satunya anak perempuan kami.

Si Pemuda pun hampir hilang akal ketika disebutkan ‘harga’ si gadis itu. Dan si Pemuda mencoba kembali berdiskusi dengan orang tua gadis pujaan hatinya.

Pemuda : Boleh saya bertanya lagi, apakah anak bapak pandai memasak?
Ayah Gadis : hmm,.boro-boro. Bangun tidur saja jam 10 lebih, bukan bangun pagi lagi itu. Habis bangun terus langsung makan siang.
Ibu Gadis : Apa sih ayahnya ini, anaknya mau dijadikan istri, dia malah cerita yang jelek-jelek.
Ayah Gadis : Ibunya pun sama suka terlambat bangun juga.
Ibu Gadis : ih ayah ini!
Pemuda: (bengong) Ehh.. iya cukup pak,
sekarang saya sudah tau. Kalau boleh bertanya lagi, bisa kah dia membaca Qur’an?
Ibu Gadis: bisa sedikit-sedikit kok
Pemuda : belajar dengan maknanya?
Ibu Gadis : mungkin.
Pemuda : hmm.
Ibu Gadis : kenapa?
Pemuda : Oh, tidak apa – apa bu. Pertanyaan terakhir, apakah dia rajin sholat?
Ayah Gadis : Apa maksud kamu tanya semua ini !? Dia kan dekat dengan kamu. Harusnya kamu juga tahu.
Pemuda : Setiap sedang diluar dan saya ajak sholat, dia selalu bilang sedang datang bulan. Sedikit – sedikit datang bulan. Saya jadi bingung, sebenarnya dia bisa sholat tidak.
Ayah dan Ibunya begitu kaget. Dan pada wajahnya begitu kemerahan menahan amarah.
Pemuda : Boleh saya sambung lagi. Dia tak bisa masak, tak bisa sholat, tak bisa mengaji, tak bisa menutup aurat dengan baik. Sebelum dia menjadi istri saya, dosa-dosanya juga akan menjadi dosa bapak dan ibu. Lagipula tak pantas rasanya dia dihargai Rp.40.000.000,-. Kecuali dia hafidz Qur’an 30 juz dalam kepala, pandai menjaga aurat, diri, dan batasan-batasan agamanya. Barulah dengan mahar Rp.100.000.000,-pun saya usahakan untuk membayar.

Tapi jika segala sesuatunya tidak harus dibayar mahal mengapa harus dipaksakan untuk dibayar mahal ? Seperti halnya mahar. Sebab sebaik-baik pernikahan adalah serendah-rendah mahar. Mata ayah si gadis direnung tajam oleh mata ibu si gadis. Keduanya diam tanpa suara.

Sekarang ketiganya menundukkan kepala. Memang sebagian adat menjadikan anak perempuan untuk dijadikan objek pemuas hati menunjukkan kekayaan dan bermegah-megah dengan apa yang ada, terutama pada pernikahan. Adat budaya mengalahkan masalah agama. Para orang tua membiarkan bahkan menginginkan anak perempuan dihias dan dibuat pertunjukkan di muka umum.

Sedangkan pada saat akad telah dilafadz oleh suami, segala dosa anak perempuan sudah mulai ditanggung oleh si suami.

Ayah Gadis : tapi kan, ayah hanya ingin anak ayah merasakan sedikit kemewahan. Hal seperti tu kan hanya terjadi sekali seumur hidup.
Pemuda : Bapak ingin anak bapak merasakan kemewahan?
Ibu Gadis : tentulah kami berdua pun turut gembira.
Pemuda : sungguh demikian ? boleh saya sambung lagi? bapak, ibu.. saya bukanlah siapa – siapa. Sekarang dosa anak Bapak, Bapak juga yang tanggung. Esok lusa setelah akad nikah terus dosa dia saya yang tanggung.

Belum lagi pasti bapak dan ibu ingin kami bersanding lama di pelaminan yang megah, anak Ibu dirias dengan riasan secantik-cantik­nya dengan make up dan baju paling mahal, di hadapan ratusan undangan agar kami terlihat mewah pula. Salain setiap mata yang memandang kami akan mendapat dosa. Apakah begitu penting hal tersebut jika dalam kehidupan sehari-hari kita malah berusaha untuk hidup sesederhana mungkin tanpa berlebih-lebihan.

Ibu si gadis segera mengambil langkah mudah dengan menarik diri dari pembicaraan itu. Si ibu tahu, si pemuda berbicara menggunakan fakta islam. Dan tidak mungkin ibu si gadis dapat melawan kata si pemuda itu.

Ayah Gadis : Kamu mau berbicara mengajari masalah agama di depan kami?
Pemuda : ehh. maaf pak. Bukan saya hendak berbicara / mengajari masalah agama. Tapi itulah hakikat. Terkadang kita terlalu memandang pada adat sampai lupa agama.
Ayah Gadis : sudah lah. Kamu sediakan Rp.40.000.000,- kemudian kita bicarakan lebih lanjut. Kalau tidak ada, kamu tak bisa kimpoi dengan anak ku!
Pemuda : Semakin lama lah hal itu. Mungkin di umur saya 30 atau lebih, saya baru bisa mengumpulkan uang tersebut dan bisa masuk meminang anak bapak.
Baiklah, .kalau memang bapak berharap tetap demikian, maka ’izinkan saya berzina dengan anak bapak’?
Ayah Gadis : hei! Kamu sudah berlebihan!, kamu jaga baik-baik omongan kamu itu.
Pemuda : dengar dulu penjelasan saya pak. Apa bapak tahu alas an orang berzina dan banyak orang memiliki anak di luar nikah? Sebab salah satunya hal seperti ini lah pak. Selalu saja orang tua perempuan menempatkan puluhan juta rupiah untuk mahar, harus menunggu si pria mempunyai pekerjaan dengan gaji begitu tinggi, sampai pihak pria terpaksa menunda keinginan untuk menikah. Tetapi cinta dan nafsu kalau tidak diwadahi dengan baik, setan yang jadi pihak ketiga untuk menyesatkan manusia.

Terlebih di zaman seperti ini yang cobaan dan kondisinya tidak seperti zaman bapak dan ibu dulu. Akhirnya mereka mengambil jalan pintas memuaskan nafsu serakah dengan berzina. Pertama memang hal yang ringan-ringan dulu pak, pegang-pegangan tangan, saling memeluk, dan sebagainya. Tapi semakin lama akan menjadi hal berat. Yang berat-berat itu bapak sendiri pun bisa membayangkan.

Ayah Gadis : lantas apa kaitan kamu dengan hendak berzina pula !?
Pemuda : Begini logikanya. Sepertinya yang terjadi dengan anak-anak lainnya. Bapak tidak memberi izin kami menikah sekarang, biar ada berpuluh juta uang dulu baru bisa menikah.

Kami hendak melepaskan nafsu bagaimana pak? setiap harinya kami mengenal lebih dekat dan semakin dewasa. Dia meminta saya menengoknya, semakin cinta saling melepas rasa rindu. Susah pak, itu Nafsu yang diberikan kepada manusia. Sebab itu saya dengan rendah hati meminta izin pada bapak untuk berzina dengan anak bapak. Terlepas apakah yang penting bapak tahu saya dan dia hendak berzina. Sebab rata-rata orang yang berzina itu orang tua tidak tau pak, tidak. Kelihatannya pemuda -pemudi zaman sekarang biasa-biasa saja padahal sebenarnya sudah pernah bahkan sering berzina. Ironisnya banyak orang menganggap hal itu tidak tabu lagi. Berzina bukan saja hal yang ehem-ehem saja. Ada zina-zina ringan, zina mata, zina lidah, zina telinga dll. Tapi sebab hal ringan itu lah yang akan menjadi berat.

Ayah Gadis : hmm. Kamu ini begitu pelik dan memperumit saja. Beruntung kamu bukan orang lain. Kalau orang lain, sudah dari tadi saya angkat parang. Begini nak, Tapi kalau tidak ada uang, bagaimana kamu akan memberi dia makan??
Pemuda : hehe. Bapak. lupakah Bapak dengan apa yang telah Allah pesankan pada kita.
“Dan menikahlah orang-orang bujang (pria dan perempuan) dari kalangan kamu, dan orang-orang yang sholeh dari hamba-hamba kamu, pria dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka. sesungguhnya karunia Allah Maha luas (rahmat dan karunianya), lagi Maha Mengetahui.” (An Nur 32).

Apakah kita tak yakin dengan apa yang Allah janjikan. Bapak dan Ibu juga pernah lah menjadi muda. Masalah datangnya harta, selagi kita terus berusaha itu adalah Rahmat-Nya yang sudah ditakdirkan pada tiap-tiap hamba-Nya. Lagipula pak, kalau makan dan minum itu Insya Allah, saya sanggup untuk memberikannya. Tempat tinggal bisa kita bicarakan lagi. Kalau hal ini bisa menghalangi kami dari melakukan dosa dan sia-sia. Apakah tidak lebih baik disegerakan. Bapak pun tak mau hal-hal tak tidak diinginkan terjadi.

Bapak si Gadis Diam tanpa kata, merenung kata – kata si pemuda, berusaha memikirkan cara untuk mematahkan kata-kata si Pemuda. Dan ayah si gadis mendapat akal.

Ayah Gadis : kamu tahu lah zaman sekarang ni. Kalau mengikuti cara kamu itu. Mungkin kamu tidak suka dengan acara persandingan yang mewah, Bapak bisa terima. Tapi kamu apa bisa menerima apa yang akan orang-orang katakan. Orang akan mengatakan anak aku ‘kecelakaan’ dan terpaksa menikah dengan kamu. Mau ditaruh dimana muka ini.
Pemuda : bagus juga pikiran bapak itu. Kalau ‘kecelakaan’ mana mau saya menikahi anak bapak. Karena akan selamanya menjadi haram, orang yang zina tidak akan pernah menjadi halal sekalipun dengan pernikahan. Kalau bapak memaksa ya sudah. Bisa ikut nikah masal kan bagus juga bisa berhemat tapi tetap ramai.
Ayah Gadis : serius lah nak!
Pemuda : begini pak, sekali lagi rasanya tidak perlu membayar puluhan juta dan mahar yang berlebihan sehingga memaksa diluar kemampuan. Tapi saya tak mengatakan tidak ada walimatul urus. Sedang walimatul urus itu tetap perlu dan disesuaikan dengan kemampuan. itu cara islam. Saya bukan hendak macam-macam dengan bapak. Syariat memang seperti itu. Maha baiknya Allah sebab masih menjaga kita selama ini, tapi hal sepele seperti ini pun kita masih memandang ringan dan kita tak percaya dengan apa yang telah Allah janjikan.
Saya benar-benar minta maaf kalau ada kata-kata saya yang membuat bapak tidak senag terhadap saya. Tidak juga bermaksud tidak takdzim dengan bapak dan ibu. Segalanya kita serahkan pada Allah, kita hanya bisa merencanakan saja.

Azan dzuhur berkumandang, jaraknya tidak sampai 10 rumah dengan rumah si gadis. Si pemuda memohon untuk ke surau dan mengajak bapak si untuk pergi bersama. Namun ajakan ditolak dengan lembut. Lantas sang pemuda memberi salam dan memohon untuk keluar.

Di pinggir jendela tua si gadis melihat si pemuda mengeluarkan kopiah dari sakunya dan segera di pakainya. Lalu masuk mobil dan hilang dari penglihatan si gadis tadi.

Sedang si gadis yang sedari tadi berdiri di balik tirai bersama ibunya meneteskan air mata mendengar curahan kata-kata si pemuda terhadap ayahnya. Kerudung lebar pemberian si pemuda sebagai hadiah padanya yang lalu digenggam erat. Ibu si gadis juga meneteskan air mata melihat pada perilaku anaknya. Segera ibu dan si gadis ke ruang tamu menghadap ayahnya.

Ibu Gadis : Apa yang anak itu katakan benar. Kita ini tak pernah memperhatikan syariat-syariat ringan agama selama ini. Terlalu melihat dunia, adat dan apa kata orang. Padahal mereka tak pernah juga peduli pada kita.
Ayah Gadis : hmm.. entahlah, ayah tak tahu. Begitu keras yang anak itu katakan tadi. Dia berpesan tadi, kamu suruh bersiap, lalu setelah dzuhur dia jemput kamu.
Gadis : sudah tidak ada semangat untuk pergi ayah. Kemudian si gadis menggapai telepon genggamnya dan mengetik pesan.
Si Pemuda yang selesai mengambil wudhu tersenyum saat membaca pesan yang baru saja diterima dari si gadis,
“Andai Allah telah memilih dirimu untukku, aku ridho dan akan terus bersama mu, apapun yang ada pada dirimu dan yang kamu miliki, aku juga akan terus pada agama yang ada padamu. Siang ini ga ada mood untuk keluar, maaf. Minggu depan ayah menyuruh kirim rombongan (lamaran) untuk ke rumah.“


Terkadang kisah seperti diatas masih saja sering terjadi. Wahai kalian pemuda dan pemudi yang dirahmati Allah, jika kalian merasa telah mampu dan yakin untuk menikah. maka segerakanlah. Sungguh- sungguh merugi orang yang menunda-nunda terhadap rahmatnya Allah. Silahkan SHARE dan berikan KOMENTAR ya.

 

Dipublikasikan oleh: Sebarkanlah.com

Jumat, 15 April 2016

Pasangan Suami Istri Dianggap Berzina Sepanjang Perkawinannya Jika...

Sesungguhnya, permasalahan ini berat. Perhatikan soalan 1 – 9.

Ada dua pendapat tentang menikahi wanita hamil diluar nikah, ada pendapat yang membolehkan, ada yang mengharamkannya. Adapun yang membolehkan tetap dengan aturan-aturan yang wajib dipahami.

Ini pendapat yang mengharamkan nikah saat wanita sedang hamil :

Perkahwinan seumpama ini, Hari ini memang tersangat biasa kerana keluarga biasanya memilih jalan untuk menutup malu. Bila dapat tahu anak “pregnant luar nikah”, cepat cepat dikahwinkan.

Berdasarkan kenyataan tersebut, nikah itu TIDAK SAH, maka pasangan itu kelak hidup dalam zina sampai bila-bila… Persoalan ini telah diajukan kepada seorang Imam, di mana banyak persoalan lain timbul dari persoalan pokok tersebut. Saya kongsikan bersama anda di sini kerana ianya amat penting:

Pasangan suami isteri dianggap berzina sepanjang perkahwinan mereka jika…

Soalan 1: Apakah langkah yang sewajarnya sekiranya seorang gadis belum berkahwin didapati hamil anak luar nikah?
Gadis itu tidak boleh berkahwin sehingga bayi itu dilahirkan.

Soalan 2 : Sekiranya lelaki yang bertanggungjawab itu bersedia mengahwini gadis itu, bolehkah mereka bernikah?
Tidak. Mereka tidak boleh bernikah sehingga bayi itu dilahirkan.

Soalan 3 : Adakah pernikahan itu sah sekiranya mereka berkawin?
Tidak. Pernikahan itu TIDAK SAH. Seorang lelaki tidak boleh mengahwini seorang wanita hamil, walaupun lelaki itu merupakan ayah kepada bayi yang dikandung itu.

Soalan 4 : Sekiranya mereka bernikah, apakah tindakan mereka untuk memperbetulkan keadaan?
Mereka mesti berpisah. Perempuan itu mestilah menunggu sehingga melahirkan, atau sehingga sah dia tidak mengandung, barulah mereka boleh bernikah sekali lagi,secara sah.

Soalan 5 : Bagaimana sekiranya keadaan itu tidak diperbetulkan?
Maka mereka akan hidup di dalam zina kerana pernikahan itu tidak sah.

Soalan 6 : Apakah hak seorang anak luar nikah?
Kebanyakan pendapat mengatakan bahawa anak itu TIADA HAK untuk menuntut apa-apa daripada ayahnya.

Soalan 7 : Sekiranya hukum mengatakan lelaki itu bukan ayah kepada anak tersebut, adakah itu bermakna dia bukan mahram kepada anak perempuannya sendiri?
Ya. Dia tidak boleh menjadi mahram.

Soalan 8 : Sekiranya seorang lelaki Muslim Dan seorang wanita Muslim (atau bukan Muslim) ingin bernikah setelah bersekedudukan, apakah tindakan yang sewajarnya?
Mereka mesti tinggal berasingan segera Dan menunggu sehingga perempuan itu haid satu kali sebelum mereka boleh bernikah.

Soalan 9 : Sekiranya saya kenal/tahu seseorang di dalam keadaan ini, apakah saya perlu memberitahu kepadanya, atau lebih baik menjaga tepi kain sendiri?

Anda wajib memberitahu, kerana itu sebahagian tanggungjawab anda sebagai saudaranya. Mereka harus diberi peluang untuk memperbetulkan keadaan mereka, kalau tidak semua keturunan yang lahir dari pernikahan tidak sah itu adalah anak-anak yang tidak sah taraf.

Kesimpulannya: Ibu bapa, saudaramara, org2 kampung, tok2 imam, tok2 kadi Dan saksi-saksi yang tahu akan keadaan tersebut tetapi mendiamkan, membiarkan atau membenarkan perkahwinan tersebut diteruskan maka mereka juga tidak terlepas daripada menanggung azab dan seksaan samada didunia atau pun diakhirat…

Tolong jangan abaikan text ini. Ini merupakan satu perkara yang serius. Jadi, fahami dan dalami betul-betul dan bincanglah dengan Imam/ustaz sekiranya perlu.

Mafhumnya: Katakanlah: ‘Sesungguhnya sembahyangku Dan ibadatku, hidupku Dan matiku, hanyalah untuk Allah Tuhan yang memelihara Dan mentadbirkan sekalian alam…



Sumber: siraman.com

Jumat, 18 Maret 2016

Bantu Sebarkan! Ribuan ABG Pacaran Langsung PUTUS Karena Membaca Artikel Ini

 Cinta kepada lain tipe menggambarkan perihal yang fitrah untuk manusia. karna karena cintalah, keberlangsungan hidup manusia dapat terjaga. Oleh karena itu, Allah Ta’ala menjadikan perempuan bagaikan perhiasan dunia dan juga kenikmatan untuk penunggu surga. Islam bagaikan agama yang sempurna pula telah mengendalikan gimana menyalurkan fitrah cinta tersebut dalam syariatnya yang rahmatan lil ‘alamin.

Namun, bagaimanakah bila cinta itu disalurkan lewat trik yang tidak syar`i? Fenomena seperti itu yang menyerang kira - kira sebagian besar anak muda dikala ini. Penyaluran cinta ala mereka biasa diucap dengan pacaran. Berikut merupakan sebagian tinjauan syari’at Islam menimpa pacaran.

Ajaran Islam Melarang Mendekati Zina

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian mendekati zina; sebetulnya zina itu merupakan sesuatu perbuatan yang keji. dan juga sesuatu jalur yang buruk.” (QS. angkatan laut (AL) Isro’ [17]: 32)

Dalam Tafsir Jalalain dikatakan kalau larangan dalam ayat ini lebih keras daripada perkataan ‘Janganlah melakukannya’. maksudnya kalau bila kita mendekati zina aja tidak boleh, terlebih hingga melaksanakan zina, jelas - jelas lebih terlarang. Asy Syaukani dalam Fathul Qodir mengatakan, ”Apabila perantara kepada suatu aja dilarang, tentu aja tujuannya pula haram dilihat dari iktikad pembicaraan.”

Dilihat dari perkataan Asy Syaukani ini, hingga kita mampu simpulkan kalau tiap jalur (perantara) mengarah zina merupakan sesuatu yang terlarang. Ini berarti memandang, berjabat tangan, berduaan dan juga wujud perbuatan lain yang dicoba dengan lawan tipe karna perihal itu bagaikan perantara kepada zina merupakan sesuatu perihal yang terlarang.

Islam Memerintahkan buat Menundukkan Pandangan

Allah memerintahkan kalangan muslimin buat menundukkan pemikiran kala memandang lawan jenis. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Katakanlah kepada laki–laki yang beriman: ”Hendaklah mereka menundukkan pemikirannya dan juga memelihara kemaluannya.” (QS. An Nuur [24]: 30 )

Dalam lanjutan ayat ini, Allah pula berfirman, “Katakanlah kepada wanita - wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menundukkan pandangannya, dan juga kemaluannya” (QS. An Nuur [24]: 31)

Ibnu Katsir kala menafsirkan ayat kesatu di atas mengatakan, ”Ayat ini menggambarkan perintah Allah Ta’ala kepada hamba - Nya yang beriman buat menundukkan pemikiran mereka dari perihal yang haram. Janganlah mereka memandang kecuali pada apa yang dihalalkan untuk mereka buat dilihat (yaitu pada istri dan juga mahromnya). Hendaklah mereka pula menundukkan pemikiran dari perihal yang haram. bila benar mereka seketika memandang suatu yang haram itu dengan tidak sengaja, hingga hendaklah mereka memalingkan pemikirannya dengan segera.”

Ketika menafsirkan ayat kedua di atas, Ibnu Katsir pula mengatakan, ”Firman Allah (yang artinya) ‘katakanlah kepada wanita - wanita yang beriman: hendaklah mereka menundukkan pemikiran mereka’ ialah hendaklah mereka menundukkannya dari apa yang Allah haramkan dengan memandang kepada teman tidak hanya suaminya. Oleh karna itu, kebanyakan ulama berkomentar kalau tidak boleh seseorang perempuan memandang pria lain (selain suami ataupun mahromnya, pen) baik dengan syahwat dan juga tanpa syahwat. … Sebagian ulama yang lain berkomentar tentang bolehnya memandang pria lain dengan tanpa syahwat.”

Lalu gimana bila kita tidak terencana memandang lawan jenis?

Dari Jarir bin Abdillah, dia mengatakan, “Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang pemikiran yang hanya selintas (tidak sengaja). setelah itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepadaku supaya saya lekas memalingkan pandanganku.” (HR. Muslim no. 5770)

Faedah dari menundukkan pandangan, sebagaimana difirmankan Allah dalam tulisan An Nur ayat 30 (yang artinya) “yang demikian itu merupakan lebih suci untuk mereka” ialah dengan menundukkan pemikiran hendak lebih mensterilkan hati dan juga lebih melindungi agama orang - orang yang beriman. Inilah yang dikatakan oleh Ibnu Katsir –semoga Allah merahmati beliau - kala menafsirkan ayat ini. –Semoga kita dimudahkan oleh Allah buat menundukkan pemikiran sampai - sampai hati dan juga agama kita senantiasa terpelihara kesuciannya.

Agama Islam Melarang Berduaan dengan Lawan Jenis

Dari Ibnu Abbas, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah seseorang pria berduaan dengan seseorang perempuan kecuali bila berbarengan mahromnya.” (HR. Bukhari, no. 5233). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah seseorang pria berduaan dengan seseorang perempuan yang tidak halal menurutnya karna sebetulnya syaithan merupakan orang ketiga di antara mereka berdua kecuali apabila berbarengan mahromnya.” (HR. Ahmad no. 15734. Syaikh Syu’aib angkatan laut (AL) Arnauth berkata hadits ini shohih ligoirihi)

Jabat Tangan dengan Lawan tipe tercantum yang Dilarang

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Setiap anak Adam telah ditakdirkan penggalan buat berzina dan juga ini sesuatu yang tentu terjadi, tidak dapat tidak. Zina kedua mata merupakan dengan melihat. Zina kedua kuping dengan mendengar. Zina lisan merupakan dengan berbicara. Zina tangan merupakan dengan meraba (menyentuh). Zina kaki merupakan dengan melangkah. Zina hati merupakan dengan menginginkan dan juga berangan - angan. kemudian kemaluanlah yang nanti hendak membetulkan ataupun mengingkari yang demikian.” (HR. Muslim no. 6925)

Jika kita memandang pada hadits di atas, memegang lawan tipe - yang bukan istri ataupun mahrom - diistilahkan dengan berzina. perihal ini berarti memegang lawan tipe merupakan perbuatan yang haram karna bersumber pada kaedah ushul “apabila suatu dinamakan dengan suatu lain yang haram, hingga menampilkan kalau perbuatan tersebut merupakan haram”.

Meninjau Fenomena Pacaran

Setelah pemaparan kami di atas, bila kita meninjau fenomena pacaran dikala ini tentu terdapat perbuatan - perbuatan yang dilarang di atas. Kita mampu memandang kalau wujud pacaran dapat mendekati zina. Semula dimulai dengan pemikiran mata terlebih dahulu. kemudian pemikiran itu mengendap di hati.

Kemudian mencuat hasrat buat jalur berdua. kemudian berani berdua - duan di tempat yang sepi. sehabis itu bersentuhan dengan pasangan. kemudian dilanjutkan dengan ciuman. Akhirnya, bagaikan pembuktian cinta dibuktikan dengan berzina. –Naudzu billahi min dzalik - .

Lalu pintu mana lagi amat lebar dan juga amat dekat dengan ruang perzinaan melebihi pintu pacaran?!

Mungkinkah terdapat pacaran Islami? Sungguh, pacaran yang dicoba dikala ini terlebih lagi yang dilabeli dengan ’pacaran Islami’ tidak bisa jadi dapat bebas dari larangan - larangan di atas. Renungkanlah perihal ini!

Mustahil terdapat Pacaran Islami

Salah seseorang dai terkemuka sempat ditanya, ”Ngomong - ngomong, dahulu ayah dengan ibu, artinya saat sebelum nikah, apa pernah berpacaran?” Dengan diplomatis, sang dai menjawab,”Pacaran serupa apa dulu? Kami dahulu pula berpacaran, tetapi berpacaran secara Islami. Lho, gimana caranya? Kami pula kerap berjalan - jalan ke tempat rekreasi, tetapi tidak sempat ngumpet berduaan. Kami pula gak sempat melaksanakan yang enggak - enggak, ciuman, pelukan, terlebih –wal ‘iyyadzubillah - berzina.

Nuansa berpikir serupa itu, tampaknya bukan cuma kepunyaan sang dai. Banyak golongan kalangan muslimin yang masih berpandangan, kalau pacaran itu sah - sah saja, asalkan senantiasa melindungi diri masing - masing. Ungkapan itu ibarat kalimat, “Mandi boleh, asal jangan basah.” Ungkapan yang hakikatnya tidak berwujud. karna berpacaran itu sendiri, dalam arti whatever yang dimengerti orang - orang saat ini ini, bukanlah dibenarkan dalam Islam. Kecuali bahwa sekadar melaksanakan nadzar (melihat calon istri saat sebelum dinikahi, dengan didampingi mahramnya), itu dikira bagaikan pacaran. ataupun setidaknya, diistilahkan demikian.

Namun itu begitu menggambarkan perancuan istilah. sebutan pacaran sudah kadong dimengerti bagaikan ikatan lebih seksual antara sejoli kekasih, yang diaplikasikan dengan jalur bareng, jalan - jalan, silih berkirim surat, ber SMS ria, dan juga bermacam perihal lain, yang jelas - jelas disisipi oleh banyak perihal haram, serupa pemikiran haram, bayangan haram, dan juga banyak perihal lain yang berlawanan dengan syariat. apabila setelah itu terdapat sebutan pacaran yang Islami, sama halnya dengan memaksakan terdapatnya istilah, meneggak minuman keras yang Islami. Mungkin, karna minuman keras itu di tenggak di dalam masjid. ataupun zina yang Islami, judi yang Islami, dan juga sejenisnya. Kalaupun terdapat kegiatan tertentu yang halal, setelah itu di labeli nama - nama perbuatan haram tersebut, jelas sangat dipaksakan, dan juga sama sekali tidak bermanfaat.

Pacaran tersadu merupakan sehabis Nikah

Islam yang sempurna telah mengendalikan ikatan dengan lawan jenis. ikatan ini telah diatur dalam syariat suci ialah pernikahan. perkawinan yang benar dalam Islam pula tidaklah yang dimulai dengan pacaran, tetapi dengan kenali kepribadian calon pendamping tanpa melanggar syariat. lewat perkawinan inilah hendak dialami percintaan yang hakiki dan juga berubah dengan pacaran yang cintanya cuma cinta bualan.

Dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kami tidak sempat mengenali pemecahan buat 2 orang yang silih menyayangi misalnya pernikahan.” (HR. Ibnu Majah no. 1920.)



Kalau belum sanggup menikah, tahanlah diri dengan berpuasa. Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang sanggup buat menikah, hingga menikahlah. karna itu lebih hendak menundukkan pemikiran dan juga lebih melindungi kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, hingga berpuasalah karna puasa itu seperti kebiri.” (HR. Bukhari dan juga Muslim)



Ibnul Qayyim berkata, ”Hubungan seksual tanpa perkawinan merupakan haram dan juga mengganggu cinta, malah cinta di antara keduanya hendak berakhir dengan perilaku silih membenci dan juga bermusuhan, karna apabila keduanya telah merasakan kelezatan dan juga cita kerasa cinta, tidak dapat tidak hendak mencuat kemauan lain yang belum diperolehnya.”



Cinta sejati hendak ditemui dalam perkawinan yang dilandasi oleh kerasa cinta pada - Nya. Mudah - mudahan Allah mempermudah kita seluruh buat melangsungkan perintah - Nya dan menghindari larangan - Nya. Allahumma inna nas’aluka ’ilman nafi’a wa rizqon thoyyiban wa ’amalan mutaqobbbalan. 


Sumber:
http_www_pelangimuslim_com/berita/ribuan-abg-pacaran-putus-karena-membaca-artikel-ini-bantu-sebarkan.html

Sabtu, 02 Januari 2016

Inilah 4 Jenis Zina Yang Harus Anda Hindari Dan Penting Juga Untuk Anda Ketahui

Zina secara bahasa adalah perbuatan persetubuhan antara perempuan dan laki-laki tanpa ikatan pernikahan. Dalam Islam, zina merupakan perbuatan yang termasuk dalam kategori dosa besar. Mendekati saja dilarang oleh Allah. Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk (QS Al-Isra' [17] : 32).

Dalam sejumlah hadast, pengertian zina tidak hanya dideskripsikan pada bungan seksual semata. Rangkaian aktifitas yang dapat merusak kehormatan dan kemuliaan seseorang, dikategorikan zina. Hal ini berdasarkan hadist yang diriwayatkan Abdullah bin Abbas r.a., "Sesungguhnya Allah telah menetapkan zina yang tidak mustahil dialami oleh manusia. Zina mata adalah melihat, Zina lisan adalah berbicara, zina hati adalah berangan-angan dan berkeinginan, kemudian kemaluan yang akan membenarkan atau menolaknya" (HR Bukhari).

Konon, seorang saleh bernama Ar-Rabi, bin Khutsaim selalu menundukkan pandangannya ketika berjalan. Suatu ketika lewat didepannya sekelompok wanita, lalu dia pun menundukkan kepalanya hingga para wanita tersebut menyangka bahwa dia buta. Begitulah keimanan orang-orang saleh dalam menjaga matanya untuk tidak berzina, walau sekadar melihat sesuatu yang diharamkan.

Zina kategori ini tidak mengandung konsekuensi hukum hudud, seperti dicambuk, diasingkan, atau dirajam (bagi yang sudah menikah) sebagaimana kategori zina dengan cara persetubuhan. Namun, zina ini juga akan melahirkan dosa dan murka Allah. Bahkan, zina besar (dengan persetubuhan) bermuara dari zina "kecil" yang tidak terkontrol. [Reportaseterkini]

Sumber  : 195 Pesan Cinta Rasulullah SAW , Oleh Abdillah F.hasan

Jumat, 06 November 2015

Inilah Amalan agar Dosa Zina Terampuni

Zina merupakan salah satu dosa besar yang dapat membawa seseorang kejalan yang sesat, tetapi ada beberapa amalan agar dosa zina terampuni dan bertaubat kepada Allah atas dosa yang telah dilakukan. Apa sajakah amalan yang dapat menghapus dosa zina?
Islam telah mengajarkan kepada setiap umatnya untuk selalu menjauhi hal-hal yang dapat menyebabkan dosa zina seperti pacaran, karena zina merupakan perbuatan yang terlarang dan memiliki dosa yang sangat besar. Seseorang yang telah berbuat zina akan rusak seluruh kehormatannya di mata orang lain dan juga di hadapan Allah.
Di era modern ini, zina merupakan perbuatan yang telah banyak dilakukan oleh mayoritas orang karena mereka telah terpengaruh dengan budaya barat yang banyak menyesatkan manusia. Bahkan hal-hal yang dapat memicu terjadinya zina telah lumrah dan umum di lakukan oleh setiap orang di dunia ini seperti pacaran. Tidak hanya orang non-muslim saja yang telah membudayakan perilaku ini, bahkan umat muslim pun kini telah banyak terjerumus dalam perbuatan dosa ini.
Apakah dosa zina diampuni? Allah Maha Pengampun maka setiap hambanya diberi kesempatan untuk senantiasa bertaubat. Jika setiap manusia benar-benar ingin memperbaiki diri dan bertaubat, maka Allah akan mengampuni setiap dosa-dosa hamba-Nya karena Allah Maha Pengampun.
Setiap manusia berkewajiban untuk selalu bertaubat kepada Allah, taubat yang dilakukan harus benar-benar dari dalam hati dan tidak akan melakukan perbuatan dosa yang sama di lain waktu. Ada tiga syarat utama yang harus dipenuhi oleh setiap muslim yang ingin menghapus dosa zina yang telah dilakukannya, yaitu:
1. Taubat
Cara taubat dari zina adalah berhenti dari perbuatan zina. Taubat merupakan satu hal yang wajib dilakukan oleh setiap umat muslim yang telah berbuat dosa. Taubat dapat dilakukan yaitu dengan bersungguh-sungguh dalam hati akan menjauhi hal-hal yang menjurus ke perbuatan zina dan akan menjauhi perbuatan zina. Orang yang bertaubat dengan sungguh-sungguh akan berhenti dari perbuatan maksiat yang telah dilakukannya dan tidak akan mengulangi perbuatan maksiat yang telah dilakukannya, bahkan dia akan menjauhi semua perbuatan dosa. Allah akan membukakan pintu maaf bagi orang-orang yang dengan sungguh-sungguh bertaubat kepada-Nya.
2. Menyesal
Tidak hanya berhenti dari perbuatan maksiat, seseorang yang benar-benar ingin menghapus dosanya harus memiliki penyesalan dalam hati karena telah melakukan perbuatan maksiat itu. Seseorang yang telah memiliki penyesalan dalam lubuk hati tidak akan melakukan perbuatan yang sama di lain waktu mendatang.
3. Tidak melakukan kemaksiatan lagi
Orang yang bersungguh-sungguh bertaubat tidak akan mengulangi perbuatan maksiat yang telah dilakukannya di masa lampau. Dia akan senantiasa membentengi diri dari perbuatan yang menjerumus kepada kemaksiatan sehingga tidak akan terjerumus dalam lubang yang sama.
Itulah tiga syarat utama agar dosa-dosa kita diampuni oleh Allah, tetapi jika dosa yang telah dilakukan seorang manusia berkaitan dengan hukum uhud maka orang yang telah berdosa itu wajib menerima hukumannya sesuai dengan syariat agama dan juga wajib untuk bertaubat agar dosanya diampuni. Salah satu contoh perbuatan dosa yang berkaitan dengan hukum uhud adalah zina.
Berzina adalah dosa besar, apakah dapat terampuni? Seseorang yang telah menikah tetapi melakukan zina, maka dia wajib menerima hukuman rajam yaitu dilempari batu hingga mati. Tetapi jika seseorang yang telah melakukan zina merupakan seseorang yang belum menikah maka dia wajib dihukum cambuk sebanyak 100 kali. Setelah menerima hukuman sesuai dengan syariat agama maka orang itu wajib bertaubat kepada Allah agar semua dosanya diampuni.
Itulah beberapa informasi seputar beberapa amalan agar dosa zina terampuni dan setiap umat muslim wajib mengetahuinya.

Senin, 02 November 2015

Astagfirullah, Misteri Foto Pezinah Gancet Di Karawang Akhirnya Terungkap!

Beberapa waktu yang lalu sekitar tahun 2014 di bulan november tersiar kabar yang menghebohkan bahwa ditemukan sebuah foto yang terlihat bahwa pasangan manusia sedang maaf "bercinta" ditemukan sudah tidak bernyawa. Mungkin bertebaran kabar tersebut dan beberapa blog malah menuliskan dengan judul "Foto Ng*s*x Tidak Bisa Lepas Yang Hebohkan Karawang". Silahkan search sendiri di google. 
Admin anehdidunia.com masih belum percaya bahwa apa memang benar adanya atau hanya perbuatan orang kurang kerjaan atau bagaimana. Namun akhirnya dari beberapa blog yang terpercaya, kami bisa membuat kesimpulan akan kebenaran foto tersebut. dan penjelasan ilmiah mengapa bisa terjadi.
Ini Foto yang dikatakan menghebohkan tersebut
 
"Katanya sih ni co ama ce yg ngelakuin kimpoi di blakang polres karawang di dalem areal kuburan kabarnya sih mereka karyawan salah satu PT di Karawang,,yg paling parah mereka semua udah punya suami dan istri,si cowok malah istriya baru ngelahiriin gak kuat nahan pengen kimpoi kali ,, mereka tertangkap basah sama warga setempat ketika si co berteriak minta tolong,,setelah di cek naudzubilahmindzalik mereka berdua kaya kembar siam gak bisa lepas jadi si kulitnya nempel, muka si cowok udah rusak karna di cakar sama cewek itu,,akhirnya mereka di suntik mati katanya."

Setelah saya coba cari lagi di pencarian google ternyata cerita ini sudah beredar dari blog ke blog dan dari forum ke forum, rupanya berita ini mulai menyebar di awal bulan oktober 2012. Tidak tau pasti siapa yang pertama menyebarkan berita dan photo ini. Jika membaca berita diatas mungkin pembaca akan segera percaya begitu saja cerita tersebut apalagi cerita tersebut di bubuhi gambar yang sangat meyakinkan.

Sebelum kita lanjut,lebih baik kita cari tahu dulu apa sih "Gancet" itu menurut dunia kedokteran? Emangnya dalam dunia kedokteran mengenal kata "Gancet"?

Menurut informasi yang saya baca, istilah gancet dalam ilmu kedokteran dikenal sebagai vaginismus.
Vaginismus ialah suatu disfungsi seksual pada wanita yang berupa kekejangan abnormal otot vagina sepertiga bagian luar dan sekitar vagina. Derajat kekejangan yang terjadi tidak sama pada setiap orang yang mengalami vaginismus.

Kekejangan abnormal yang terjadi pada vaginismus seakan-akan merupakan suatu reaksi penolakan terhadap hubungan seksual, bahkan terhadap setiap sentuhan pada kelamin. Reaksi penolakan tampak jelas dari luar karena wanita dengan vaginismus cenderung merapatkan kedua tungkainya bila terjadi sentuhan pada bagian kelamin. Diduga sekitar 2-3% wanita dewasa mengalami vaginismus.

Vaginismus dapat disebabkan oleh faktor fisik ataupun psikis. Beberapa faktor fisik ialah:
  • Gangguan selaput dara, termasuk sisanya yang tertarik kalau terjadi penetrasi penis.
  • Infeksi yang menimbulkan luka di sekitar lubang vagina atau labia.
  • Bekas robekan karena melahirkan yang tidak sembuh dengan baik
Tetapi penyebab psikis lebih sering berperan untuk terjadinya vaginismus.Beberapa sebab psikis adalah:
  • Latar belakang keluarga yang memandang seks sebagai sesuatu yang kotor, dosa atau memalukan. Jadi wanita itu dibesarkan dengan anggapan bahwa seks adalah sesuatu yang negatif.
  • Hubungan seksual yang selalu menimbulkan rasa nyeri karena sebab psikis. Disfungsi ereksi juga dapat menjadi penyebab.
  • Rasa takut yang berlebihan akan terjadinya kehamilan.
  • Rasa takut terkena penyakit kelamin.
Akibat kekejangan otot vagina sepertiga bagian luar, maka hubungan seksual tidak dapat berlangsung. Bahkan penis terasa seperti membentur sebuah penahan yang seolah-olah menutup bagian lubang vagina. Andaikata penetrasi penis dapat dilakukan, itu pun tidak sempurna dan menimbulkan rasa sakit yang hebat. Bila dipaksakan, tentu akan sangat menyiksa.

Ok,mungkin sekarang anda sudah sedikit memahami apa itu "gancet" menurut ilmu kedokteran, lalu bagaimana dengan cerita di atas,apakah benar photo dan berita itu kejadian nyata?

Sebelum kita menyimpulkan alangkah baiknya kita baca dulu yang ini.

Mayat gancet karena bersetubuh di atas kuburan di Karawang yang sempat menghebohkan beberapa hari lalu, dibantah oleh Kapolsek Klari Kompol Wahidin. Kasus ini dianggapnya hanya isu yang beredar dari mulut ke mulut, karena pihaknya tidak pernah menangani kasus tersebut. Menurut Wahidin, jika kejadian itu benar, pihaknya pasti akan mendapatkan laporan dari babin kamtibmas yang ditugaskan di desa. Seperti diberitakan kemarin, masyarakat Karawang heboh dengan kabar berita tersebut ditambah beredarnya gambar dua orang yang meninggal dunia yang gancet. 
Berdasarkan kabar, yang dilansir Radar Karawang, dua insan itu disebut-sebut bukan pasangan suami isteri yang sah, melainkan dua orang yang berselingkuh. Keduanya, dikabarkan sama-sama sudah berkeluarga. Dari gambar yang beredar dari ponsel ke ponsel, tampak dua jasad tengah berpelukan. Di foto itu terlihat, badan orang yang berada di atasnya telungkup dan bagian bokongnya ditutupi kain sarung. Sementara tangan wanita yang berada di bawahnya dalam posisi memeluk bahu pria itu. Kedua jasad tersebut berada dalam kantong jenazah berwarna kuning. Tampak juga dua orang berseragam mirip polisi, sepertinya tengah menunjukkan mayat dua orang yang disebut-sebut sedang berzinah ini. Sepertinya, kedua jasad itu berada di sebuah kamar mayat. 
Karena jika dilihat dari lantainya, biasanya digunakan di ruangan mayat. Wahyudi warga Karawang bercerita dari informasi yang diterimanya, dua pasangan beda jenis itu berzinah di sekitar makam keramat yang berada di belakang Cengsin, Klari. Namun saat sesi bercinta usai, badan keduanya tak bisa lepas. Kasi Trantib Kecamatan Klari Daud Haryanto mengatakan, ia hanya mendengar informasi yang beredar, namun tidak tahu kepastiannya. "Kabar yang beredar memang seperti itu, tapi saya tidak tahu karena kurang jelas informasinya," ujarnya.

Loh kok polisinya membantah telah menangani kasus gancet? Lalu yang diphoto itu polisi asli atau polisi gadungan? Terus jika berita itu hoax, darimana photo yang meyakinkan tersebut berasal?
Hmm rupanya berita itu ada hubungannya dengan sebuah film horor yang di bintangi mbak Jupe yang judulnya "KUTUKAN ARWAH SANTET" kalau masih belum percaya silahkan lihat video diatas ini, lalu perhatikan adakah adegan yang mirip dengan photo diatas!atau lihat juga gambar screenshot ini yang di ambil dari hp saya
Sekarang sudah terbukti bahwa foto dan berita tersebut adalah Hoax belaka.