Tampilkan postingan dengan label innalillahi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label innalillahi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Mei 2016

Innalillahi, Mekkah Kembali Di Hantam Badai, Jendela Hilton Jatuh Menimpa Jamaah

Kota Mekah pada hari Selasa, tanggal 26 April 20l6 kembali diguyur badai dan hujan dengan instensitas yang sangat deras. Badai dan hujan tersebut terjadi terjadi dari pukul 15.35 - 18.25 waktu setempat.

Turunnya hujan membuat suhu udara kota Mekah yang pada siang hari sekitar pukul 13.00 mencapai angka 40 derajat Celcius mulai turun ke angka 35 derajat Celcius. Begitu juga suhu udara  terus turun sampai menjelang dini hari antara 30-37 derajat Celcius.

Salah satu Mandup atau guide jemaah umroh dari Travel An-Natama bernama Imam Turmudzii sempat merekam kejadian badai hujan yang sangat mencekam
tersebut. Dalam video berdurasi 1 menit 53 detik tersebut, terlihat bagaimana hujan yang turun dengan derasnya. Bahkan salah satu jendela Hotel Hilton
jatuh dan menimpa jemaah umrah, kemudian beberapa jemaah menolong jemaah yang tertimpa tersebut. Sampai berita ini di tulis belum ada konfirmasi asal jemaah yang tertimpa jendela tersebut.

Video tentang kejadian hujan tersebut, kemudian dibagikan oleh Akun Mabes BMI, seketika mendapatkan tanggapan dari 180 facebooker.

Selasa 26 April 2016 Badai besar kembali menghantam kota Makkah, Hujan es batu dan badai besar sempat membuat kota Makkah serasa mencekam walau hanya beberapa jam.


Terlihat dalam video diatas, Jendela hotel Hilton Tower yang jatuh mengenai jamaah, Beberapa orang di sekitarnya langsung berlari untuk memberikan pertolongan. 



[sumber: reportaseterkini.net]

Kamis, 28 April 2016

Innalillahi... Mantan Imam Besar Masjid Istiqlal KH Ali Mustafa Ya'qub Meninggal Dunia

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun...

Kabar duka dari imam besar Masjid Istiqlal (2005-2016), KH Ali Mustafa Ya’qub yang meninggal dunia pagi ini, Kamis (28/04/2016). Pengasuh Pesantren Darussunnah, Ciputat, Tangerang Selatan ini wafat pada pukul 06.00, di Rumah Sakit Hermina, Ciputat, Tangerang Selatan. Demikian dilansir ROL.

Kyai Ya'kub adalah pria kelahiran Batang, Jawa Tengah pada 1952. Ia adalah Mantan Ketua Umum Perhimpunan


Pelajar Indonesia (PPI) Riyadh yang aktif menulis. Menjabat Sekjen Pimpinan Pusat Ittihadul Muaballighin, Anggota Komisi Fatwa MUI Pusat, Ketua STIDA al-Hamidiyah Jakarta.

Sejak Ramadhan 1415 H/Februari 1995 ia diamanati untuk menjadi Pengasuh/Pelaksana Harian Pesantren al-Hamidiyah Depok, setelah pendirinya KH. Achmad Sjaichu wafat 4 Januari 1995. Terakhir ia didaulat oleh kawan-kawannya untuk menjadi Ketua Lembaga Pengkajian Hadis Indonesia (LEPHI).

KH Ali Mustafa Yaqub pensiun dari jabatan Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta pada Jum'at, 22 Januari 2016, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengukuhkan Prof Dr Nasaruddin Umar sebagai gantinya.

Selama ini, KH Ali Mustafa Yaqub dikenal sebagai tokoh Umat yang sangat lugas dan tegas dalam membela Islam dan Umat Islam. Beliau juga sangat tegas dan gigih menentang penyebaran ajaran sesat Syiah dan JIL di Indonesia.




(sumber: @portalpiyungan.com)

Jumat, 15 April 2016

Innalillahi, Putri Pendiri Pondok Pesantren GONTOR Meninggal Dunia Sambil Mendekap Al-Qur'an

Meninggalnya putri pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo, Siti Aminah Sahal, Kamis (14/4/2016) sekitar pukul 05.30 WIB membuat ribuan santri berduka. Kamis pagi, ribuan orang yang terdiri dari santri, keluarga, dan kolega mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga dari pengasuh Pondok Pesantren Putri Al-Mawaddah Ponorogo itu.

Kabar duka datang dari putri pendiri Pondok Gontor, Siti Aminah Sahal, yang meninggal dunia sambil mendekap Alquran.

Anak kedua almarhumah Siti Aminah Sahal, Kurnia Rahman Abadi, kepada Madiunpos.com menceritakan almarhumah memang memiliki riwayat penyakit jantung. Tetapi, penyakit jantung itu telah diobati sehingga almarhumah tidak mengalami gangguan jantung selama bertahun-tahun.

Didik, sapaan akrab Kurnia, mengatakan almarhumah sempat bersama keluarga untuk mengikuti acara keluarga di Solo, Rabu
(13/4/2016). Kemudian, almarhumah beserta keluarga pulang ke Pondok Modern Gontor sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, almarhumah istirahat dan menjalankan kegiatan seperti biasa.

Pada Kamis sekitar pukul 04.00 WIB, almarhumah juga masih menjalankan kegiatan seperti biasa dan membangunkan anaknya untuk menjalankan ibadah salat subuh. “Selain itu, almarhumah juga menanyakan kepada saya yang akan berangkat ke Yogyakarta untuk mengajar,” kata dia saat berbincang dengan Madiunpos.com di rumah duka, Kamis.

Seusai salat subuh, Didik berpamitan untuk berangkat ke Yogyakarta kepada almarhumah. Betapa kagetnya Didik, saat itu dia melihat almarhumah telah tersungkur di tempat salat dengan mendekap kitab suci Alquran. Saat itu, kondisi almarhumah telah pucat dan segara dilarikan ke rumah sakit.
Sesampainya di Rumah Sakit Darmayu, Ponorogo, almarhumah langsung dicek dokter dan dinyatakan sudah meninggal dunia. “Pada saat saya ketahui di tempat salat, almarhumah sudah tersungkur dari tempat salatnya dengan mendekap Al-Quran. Almarhumah kan ketika salat sudah menggunakan kursi, begitu juga saat membaca Al-Quran,” ujar dia.

Saat pemakaman, ribuan orang yang terdiri dari santri Pondok Modern Gontor, santri pondok putri Al-Mawaddah, dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Ponorogo, keluarga, dan kolega mengiring pemakaman almarhumah. Jenazah almarhumah dimakamkan di permakaman keluarga yang ada di Kompleks Pondok Modern Gontor.
Siti Aminah Sahal merupakan anak ketujuh dari delapan bersaudara pendiri Pondok Modern Gontor Ahmad Sahal. Dia merupakan adik dari Hasan Abdullah Sahal yang merupakan pengasuh Pondok Modern Gontor saat ini.

sumber : madiunpos