Tampilkan postingan dengan label bubur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bubur. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Juli 2016

MASYA ALLAH, Sekolah Sambil Jualan Bubur dan Bakwan

 namanya meter fikri mabruri. umurnya masih 18 tahun. ia menggambarkan salah satu siswa di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negara 2 salatiga, masing - masing harinya senantiasa bawa benda dagangan, berbentuk bubur dan juga bakwan yang di taruh di jok motornya, benda dagangan itu hendak dijual di tempatnya bersekolah di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negara 2 salatiga, kecamatan sidomukti, kota salatiga.

masya allah, sekolah sembari jualan bubur dan juga bakwan


fikri mengaku tidak malu menumbuhkan usaha berjualan di area sekolah buat kurangi beban orang tuanya, sekalian melatih perilaku mental terbiasa bekerja keras (kompas, 3 mei 2016).

banyak netizen yang salut dan juga kagum dengan pelajar yang satu ini. alasannya, di dikala kanak - kanak seusianya yang lain asik pacaran ataupun main permainan, ia malah bekerja keras bvanting tulang buat kurangi beban orang tuanya - dan sembari menuntut ilmu pula.

bermacam - macam pendapat positif mengiringi postingan photo yang pernah jadi viral tersebut.

" masya allah.. . mudah - mudahan senantiasa di lancarkan.. . alhamdulillah sekolahnya juga menunjang.. dan juga kerennya lagi " kerasa malu " nya di buang jauh - jauh demi masa depannya.. contoh yang betul - betul memegang.. . , " kata agus, salah seseorang netizen.

terdapat pula yang ikutan curhat: " jaman aku dahulu jualan jadi ejekan di sekolah, wajib malu - malu bgitu.. . tetapi alhamdulilah lambat - laun malu - maluin " tutur hani.

" kakak kelas adek aku itu bang.. salutt.. " tulis deni.




(sumber: kabarmakkah_com)

Selasa, 10 Mei 2016

SubhanaALLAH...NAMANYA FIKRI MABRURI, DIA SEKOLAH SAMBIL JUALAN BAKWAN & BUBUR KACANG HIJAU

Namanya M Fikri Mabruri. Usianya 18 tahun.

Dia sedang membawa barang dagangan, berupa bakwan kawi dan bubur kacang hijau, yang akan dijual di tempatnya bersekolah di SMK Negeri 2 Salatiga, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Jawa Tengah, Senin (2/5).

Sejumlah murid mulai mengembangkan usaha berjualan mereka di lingkungan sekolah untuk mengurangi beban orang tua, sekaligus melatih sikap mental terbiasa bekerja keras (Kompas, 3 Mei 2016).

Banyak yang mengaku kagum dan salut dengan pelajar yang satu ini. Pasalnya, di saat anak-anak seusianya yang lain asyik pacaran atau main game, dia justru bekerja keras untuk mengurangi beban orang tuanya - dan sambil menuntut ilmu pula.

Beragam komentar positif mengiringi postingan foto ini. "Masya Allah... Semoga selalu di lancarkan... Alhamdulillah sekolahnya pun mendukung..dan kerennya lagi "Rasa Malu"nya di buang jauh2 demi kesuksesannya.. Contoh yang benar2 menyentuh...," kata salah seorang netizen.

Ada juga yang ikutan curhat: "Jaman saya dulu jualan jadi ejekan di sekolah, harus malu2 bgitu... Tp alhamdulilah lama2 malu2in :) "

Yang satu ini juga cukup menarik: " Kakak kelas adek saya itu bang.. salutt.. :) "



(sumber: pintarin.com)