Tampilkan postingan dengan label nenek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nenek. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Juli 2016

ASTAGFIRULLAHALADZIM, Nenek Ini Dibuang Anak Cucunya Di Tempat Sampah

 kejam, begitu amat kejam bila ini benar betul - betul terjalin. seseorang nenek yang sudah tua renta terpaksa tinggal di dasar tumbuhan, dekat dengan tempat pembuangan sampah dan juga tanpa alas. dalihnya begitu tidak manusiawi, dia mengaku dibuang oleh anak cucunya.

astagfirullah, nenek ini dibuang anak cucunya di tempat sampah


paling tidak seperti itu data yang didapat dari account andi himawatycaya. dia mengupload sebagian photo yang amat memprihatinkan di account facebook miliknya pada ahad (3/7/2016) kemarin. potret - potret tersebut memperlihatkan seseorang nenek lagi berbaring sendirian di pinggiran hutan jati di desa pengarasan, kecamatan bantarkawung, brebes.

dari hasil obrolan, andi merumuskan kalau nenek yang diprediksi berasal dari tasikmalaya ini dalam kondisi sehat ataupun tidak mempunyai kelainan jiwa.

" aku pernah ngobrol dengan nenek tersebut, dia berkata ia dibuang oleh anaknya dan juga sudah lama tinggal dibawah tumbuhan tersebut.. . . " demikian potongan penjelasan yang dilampirkan dalam status tersebut.

pengunggah pula menarangkan kalau masyarakat dekat sudah kerap membagikan dorongan berbentuk santapan dan juga minuman, pemerintahan wilayah setempat pula pernah membawanya ke panti jompo dan sempat dibuatkan pondok ataupun saung hendak namun nenek ini lebih memilah tinggal di dasar tumbuhan.

" nenek ini pula bukan peminta - minta, " tambahnya.

sontak aja, data ini langsung menyebar secara viral dan juga memancing simpati netizen.

semenjak kesatu kali diunggah, data ini sudah dibagikan ulang lebih dari 8700 kali dan juga memancing lebih dari 100 pendapat.

sedangkan netizen yang lain, mengutuk apa yang dicoba oleh anak cucu nenek ini yang diprediksi terencana membuangnya.

" astagfirullah.. . mudah - mudahan kita tidak tercantum kalangan orang - orang yang menyia - nyiakan orang tua kita.. . aamin, " tulis account mamanya fahmi.

" ya allah, pengen nangis amati sang nenek.. . mudah - mudahan allah swt lekas berikan anugerah anak dan juga keluarganya.. dan juga nenek senntiasa sehat senantiasa.. aminn, " demikian pendapat yang lain yang ditulis oleh nina indriani.

ada juga mengingat data yang amat terbatas, data ini juga belum terverifikasi secara lengkap.





(sumber: kabarmakkah_com)

Senin, 04 Juli 2016

SUBHANALLAH.. Atas Kepeduliannya Yang Tanpa Pamrih, Nenek Penjaga Pintu Perlintasan Ini Bisa Umroh Gratis

untuk seseorang muslim, kebaikan sekecil whatever hendak memperoleh balasannya tidak cuma di akhirat, tetapi di dunia juga sudah nampak. perihal ini pula yang dirasakan oleh seseorang nenek yang secara sukarela melindungi pintu perlintasan kereta api lebih dari setengah hidupnya.

nenek bernama katum (80 tahun) ini terencana menjaganya disebabkan perlintasan yang berposisi di kampung kemang, kecamatan cipocok, kota serbu banten tersebut tidak mempunyai palang pintu maupun penjaga.

nenek katum cuma tinggal seorang diri di rumahnya yang berdindingkan kayu triplek dan juga berlantaikan tanah. walaupun hidup simpel, dia tidak sempat sekalipun memohon imbalan atas pengabdiannya melindungi palang pintu kereta api.

“tidak sempat aku memohon duit dari orang, ” ucap nenek yang tinggal di kecamatan ciomas kabupaten serbu tersebut.

tidak terdapat perabotan di rumahnya tidak hanya tempat tidur yang dibuat dari kayu. dapat dibilang kehidupan nenek katum sangat jauh dari sejahtera dan juga tidak berpikir buat perihal lain tidak hanya makan tiap harinya. tetapi allah nyatanya berkehendak lain dimana pada hari minggu, 7 desember 2014, dia dapat berangkat mengarah tanah suci.

pemberangkatan umroh tersebut dikasih oleh dinas sosial provinsi banten atas dedikasi si nenek. sebelumnya, nenek katum berjumpa dulu dengan rano karno selaku pelaksana tugas gubernur banten kala menerima bingkisan umroh di pendopo gubernur.

tidak hanya membagikan umroh free sepanjang 10 hari, nenek katum pula memperoleh suatu tempat tidur yang lebih layak. dia juga berucap syukur dan juga menegaskan yang lain buat senantiasa berbuat baik.

“kalau kita berbuat baik, tentu terdapat aja rezekinya, ” ucapnya penuh syukur.

nenek katum pula memohon doa dari warga supaya dia dapat melakukan umroh dengan bisa dengan mudah dan juga senantiasa dalam kondisi sehat sampai kembali nanti.


mudah - mudahan allah memudahkannya dalam melakukan umroh dan juga memperoleh keberkahan dalam hidupnya. aamiin






(sumber: kabarmakkah.com)

Selasa, 03 Mei 2016

Mimpi Apa Nenek Ini, Mencuri Minyak Kayu Putih Akhirnya Didenda 15 Juta

Ketulusannya merawat cucu dari lahir hingga usia 3 tahun harus berujung memilukan. Hasnah (69), tertangkap tangan mencuri di mini market Alfamart Jalan Kartini, Bantaeng, Sulawesi Selatan, Kamis (15/10/2015) siang. Himpitan ekonomi memaksa nenek malang ini nekat lakukan aksi kriminalitas. Sebotol minyak kayu putih yang diambilnya kemungkinan menggiringnya ke hotel prodeo.

Ironisnya, pihak Alfamart meminta Nenek Hasnah membayar denda Rp. 15 juta. Aturan kantor jadi alasan pihak mini market ini meminta uang sebanyak itu. Malang tak dapat ditolak. Kini nenek Hasnah hanya bisa pasrah.

Karyawan Alfamart, Ilham menceritakan, awalnya ia tak curiga dengan gerak-gerik Hasnah yang hendak melancarkan aksi kriminal di toko tempat ia bekerja. Setelah berada di dalam toko sekitar 15 menit nenek itu kemudian keluar. Ilham menaruh curiga lantaran nenek itu tidak membawa satu pun barang belanjaan ke meja kasir, melainkan langsung keluar.

“Setelah kami buka CCTV kami temukan nenek itu menyembunyikan satu buah minyak kayu putih di saku pakaiannya,” katanya.
Ilham pun mengaku kesal dengan ulah si nenek karena mencuri barang di toko tempatnya bekerja. Ilham mengatakan gajinya yang harus dipotong jika terjadi aksi seperti ini.

“Makanya kami minta nenek membayar uang Rp. 15 juta berapa kali lipat dari barang yang dia curi. Itu aturan toko kami,” bebernya.
Saat aksi ini terjadi, salah seorang pengunjung yang simpati ingin membantu Hasnah. Niatnya, sang pembeli ini ingin membayarkan seharga barang yang diambil sang nenek. Namun, kepalang jengkel, pihak Alfamart enggan kompromi. Denda Rp. 15 juta pun tetap dibebankan bagi Hasnah.

Sang penjaga toko mengatakan harus mengesampingkan unsur kasihan lantaran aksi nenek merugikan perusahaan tempatnya bekerja.



(sumber: cerminan.com)

Sabtu, 30 April 2016

Kisah Nenek Pemulung yang Menyelamatkan Puluhan Bayi Terlantar

Tidak perlu menunggu kaya untuk menolong sesama. Terbukti seorang pemulung tua tidak segan menolong puluhan bayi yang sengaja ditinggalkan oleh orang tuanya di jalanan. Karena berbuat baik adalah hal yang seharusnya tidak ditunda.

Lou Xiaoying, demikian nama nenek asal China berusia 88 tahun itu. Sehari-hari dia mengumpulkan dan mendaur ulang sampah. Dari pekerjaannya itu, tentu Lou tidak punya banyak uang. Namun tanpa pamrih, dia mengambil bayi-bayi yang dibuang orang tuanya di jalan-jalan di Jinhua, bagian timur Provinsi Zhejiang, China. Menurut surat kabar Yanzhao Metro Daily, Lou sudah menyelamatkan lebih dari 30 bayi telantar.

Aktivitas itu dilakoninya sejak empat dekade terakhir. Bersama dengan suaminya yang meninggal 17 tahun lalu, Lou mengangkat empat anak yatim piatu. Sedangkan anak-anak lainnya diasuh oleh keluarga Lou dan teman-temannya. Anaknya yang paling kecil bernama Zhang Qilin. Bocah yang saat ini berusia 7 tahun itu ditemukan Lou di tempat sampah saat perempuan tua itu berusia 82 tahun. "Meskipun saya sudah tua tapi saya tidak bisa mengabaikan bayi dan membiarkannya hingga mati di tempat sampah.

Dia tampak begitu manis dan begitu kasihan. Saya harus membawanya pulang bersama saya," katanya seperti dikutip dari dailymail. Lou kemudian membawa bayi mungil itu ke rumahnya, sebuah rumah sederhana di pedesaan. Di rumah itulah bayi dirawat dengan penuh cerminan kasih sayang dan diperhatikan kesehatannya. Sehingga tujuh tahun kemudian, bayi itu tumbuh menjadi anak laki-laki yang yang bahagia dan sehat.

"Anak-anak saya lebih tua semua membantu mengurus Zhang Qilin, karena dia sangat istimewa bagi kami semua. Saya beri dia nama dia dari bahasa China yang berarti langka dan berharga," tutur Lou. Melihat bocah itu tumbuh dan menjadi kuat memberinya kebahagiaan. Lou sadar dirinya memiliki cinta yang nyata untuk merawat anak-anak.

Baginya, jika dirinya punya kekuatan untuk mengumpulkan sampah, maka dia juga punya kekuatan untuk mendaur ulang sampah yang sama pentingnya dengan hidup manusia. Manurut Lou, anak-anak membutuhkan cerminan cinta dan perhatian. Mereka semua adalah manusia yang berharga. Karena itu Lou sama sekali tidak mengerti mengapa ada orang yang tega meninggalkan bayi lemah di jalanan. Salah satu putri angkat Lou, Zhang Juju (33), mengatakan meskipun ibunya hidup dalam kemiskinan namun selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi anak-anak diselamatkannya. Zhang mengatakan, kendati ibunya semakin renta namun dalam sehari keluar rumah 3 hingga 4 kali untuk memulung, bahkan saat mulai sakit-sakitan sekalipun. "(Meskipun sudah tua), tapi itu tidak membuatnya berhenti," ucap Zhang kepada situs berita China, 19lou.com.

Informasi dari kantor berita Cina, Xinhua, Lou masih memikirkan anak-anak kesayangannya meski tubuh tuanya tak lagi mau kompromi. Sakit gagal ginjal yang dialaminya membuat Lou hampir kehilangan kemampuan untuk berbicara dan bergerak. "Saya tidak punya banyak waktu lagi (tapi) saya yang paling ingin saya lihat adalah... (Qiling yang berusia 7 tahun) pergi ke sekolah. Dengan cara itu, bahkan setelah aku pergi, tidak akan ada penyesalan tersisa dalam hidup saya," ujar perempuan yang memiliki satu putri biologis ini kepada Xinhua dari tempat tidur rumah sakit, seperti dikutip dari huffingtonpost.

Meskipun Lou tidak mampu menyekolahkan ketiga anaknya, namun dia berhasil menyekolahkan Zhang dan seorang anak perempuan lainnya hingga SMP. Kisah cerminan Lou yang menyentuh ini menjadi berita utama di beberapa surat kabar China. Kabar baiknya, ada komunitas yang melakukan sejumlah langkah untuk mendukung misi Lou. Bahkan ada upaya penggalangan dana online untuk meringankan biaya RS Lou. Tak hanya itu, sebuah sekolah dasar di kota kelahiran Lou menawarkan biaya sekolah ringan untuk Qiling.

"Ini adalah keinginan terakhir dari (Lou) jadi kita membantu dia mewujudkannya," kata Kepala Sekolah SD Kota Jinhua, Zhang Fangxiao, kepada 19lou.com. Seorang pendukung Lou menyebut apa yang dilakukan perempuan tua itu telah mempermalukan pemerintah, sekolah, dan orang-orang yang tidak melakukan apapun kala melihat banyak bayi-bayi telantar. Padahal Lou hanyalah nenek tua yang tidak punya uang apalagi kekuasaan. Namun dia telah menyelamatkan anak-anak dari kematian dan hal-hal buruk lainnya.


(sumber: cerminan.com)

Rabu, 27 April 2016

Teller Kasir Ini Kena Getahnya dan Malu Setelah Tahu Nenek Keriput Ini Kaya Raya

Teller Kasir Ini Kena Getahnya dan Malu Setelah Tahu Nenek Keriput Ini Kaya Raya

Aku rasa pegawai juga tidak habis pikir bisa begini...

Di China ada seorang nenek pergi ke konter untuk menarik duit, dan dia bilang ke pegawainya,"mbak, bantu saya Tarik 500 Yuan, terima kasih."

Pegawai :"5000 Yuan ke bawah harus pergi ke mesin ATM."

Nenek bertanya :"kenapa?"

Pegawai tidak sabar berkata:"Ini peraturan, kalau tidak senang ya pergi saja, belakang banyak orang antri."
Dia langsung mengembalikan kartu ATM nenek tersebut.

Nenek ini tidak bisa berkata apa – apa, dia kembalikan lagi kartu ATMnya ke pegawai tersebut dan berkata,"mbak bantu saya ambil uang ya! Terima kasih."

Pegawainya lihat rekeningnya, dan mukanya juga langsung berubah, dan sikapnya terhadap nenek jadi lebih sopan dan berkata,"maaf bu, rekening anda ada 2 juta Yuan, bank di sini tidak memiliki banyak cash, jadi untuk pengambilan cash harus buat janji terlebih dahulu."

Nenek bertanya,"Jadi saya boleh ambil berapa?"
Pegawai :"di bawah 300,000 Yuan bu"

Nenek berkata:"Terima kasih, tolong bantu saya ambil 300,000 Yuan ya"

Pegawai pun mengambil 300,000 Yuan untuk nenek ini.

Nenek pun mengambil 500 Yuan keluar, dan berkata ke pegawai terseubt,"mbak tolong bantu saya simpan 299,500 Yuan ya, terima kasih."Dan pegawai ini langsung tidak bisa berkata apa – apa.
Kalau pegawainya dari awal membantu nenek tersebut mengambil uang 500 Yuan, mungkin saja dia tidak perlu serepot itu.



(sumber: cerminan.com)

Rabu, 13 April 2016

SUNGGUH IRONIS ! SEORANG NENEK PEMAKAN NASI SISA ORANG LAIN INI TIDAK DAPAT BANTUAN DARI PEMERINTAH

Status kategori miskin yang disandang mbok Paini, ternyata tak mendapat pengakuan dari pemerintah. Baik dari pemerintah daerah maupun pusat. Praktis, hal itu menambah panjang derita yang harus ditanggung mbok Paini.

Bagaimana tidak, namanya, tak masuk sebagai salah satu penerima program Penerima Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) yang selalu digembor-gemborkan pemerintah pusat. Praktis, selama ini ia tak pernah menerima bantuan langsung berupa uang tunai yang dikucurkan Kementerian Sosial tiap tiga bulan sekali itu. Kendati, jumlah bantuan hanya Rp600 ribu, namun itu sangat berarti bagi mbok Paini.

Tak hanya itu, nenek renta yang tinggal di gubuk reyot numpang di atas tanah tetangga di Dusun Paras, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh ini, juga tak masuk dalam daftar Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Ironis memang, nasib malang mbok Paini tak pernah diketaui pemerintah daerah.

Kabid Pengembangan Pendayagunaan Potensi Sosial (P3S) dan Usaha Kesehatan Sosial (UKS) Sugeng Edy Suswinarto, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Jombang membenarkan tidak masuknya data mbok Paini sebagai penerima program pengentasan kemiskinan dari pemerintah.

"Setelah kami lakukan pengecekan, datanya memang tidak masuk sebagai penerima PMKS maupun PSKS," ujarnya.
Edy bekerlit, tidak masuknya nama mbok Paini sebagai penerima PSKS maupun dalam data base PMKS ini karena tidak adanya laporan dari pihak desa ke Dinsosnakertrans. Sehingga, mbok Paini tidak dapat diakui sebagai penerima bantuan warga miskin.


"Selama ini kami tidak pernah menerima laporan itu. Karena untuk pendataan memang tahun kemarin dilakukan pihak desa. Sedangkan tahun ini, pendataan dilakukan langsung oleh Kemensos," kelitnya.

Edy pun menyatakan, akan segera melakukan pengecekan terkait dengan tidak masuknya identitas mbok Paini dalam database warga kategori tidak mampu. Pihaknya akan segera menghubungi pemerintah desa setempat dan meminta data diri mbok Paini.

"Kami akan komunikasi dengan pemerintah desa. Nanti jika data sudah masuk, segera kami kirimkan ke Kemensos, sehingga bisa diturunkan SK. Insya Allah, bulan Juli nanti SK-nya sudah turun, sehingga ia bisa menerima bantuan," tandasnya.

Semoga bermanfaat, jangan lupa bagikan info inI....semoga dengan tersebarnya info/pesan ini, nenek tersebut cepet mendapat bantuan dari pemerintah maupun insan yang berjiwa sosial...



Sumber: http_silahkanshare-ya_blogspot_co_id

Minggu, 27 Maret 2016

TOLONG DISHARE YA SUNGGUH MEMILUKAN!! NENEK USIA 80 TAHUN INI BERJUALAN TAHU BACEM DEMI MENGHIDUPI ANAKNYA YANG TUNA NETRA !!!!

cocok di pintu keluar candi Prambanan, Yogyakarta, mbah Sutini, penjual ketahui bacem, terduduk dengan wajah penuh kerasa sedih. Hilir mudik sebagian ribu turis nampak tidak sering sekali yang menengok dagangannya. Apalah daya, modal mbah Sutini hanya baskom tua dan juga tahu - tahunya, tidak terdapat penutup dan juga paket yang menarik.

Di usia yang sudah 80 th. lebih, mbah Sutini wajib senantiasa berupaya keras mencari nafkah. Putra yang tinggal bersamanya mempunyai kekurangan, sampai buat mbah Sutini bagaikan tulang punggung keluarga. dia tinggal seiring anaknya yang tuna netra di dekat candi Prambanan juga, tepatnya di Tlogo Kidul RT 16, balik sebagian toko dekat pos kamling.

Beliau berjualan ketahui bacem tiap harinya. cuma Rp 10. 000 aja buat 3 potong besar ketahui bacem.

Apabila kamu tinggal di sekitaran Yogyakarta, ataupun kebetulan tengah melancong ke candi Prambanan, luangkan buat beli dagangan mbah Sutini ya. cuma dengan beli aja telah sangat menolong mbah Sutini. Sharing tidak sempat rugi. 

Sumber:
http_koran-99_blogspot_co_id/2016/01/tolong-dishare-yasungguh-memilukan.html