Tampilkan postingan dengan label pesugihan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pesugihan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Januari 2016

Ini Tanda-Tandanya Warung Atau Tempat Makan yang Menggunakan Jin Penglaris Pesugihan

Bagi Anda yang suka makan di luar rumah atau punya hobi wisata kuliner, waspada dan telitilah memilih tempat makan karena bisa jadi makanan yang anda makan mengandung zat penglaris. Walaupun tujuan si pemilik tempat makan tersebut agar konsumen menggandrungi makanan yang dijualnya, akan tetapi proses penglaris biasanya melibatkan jin peludah yang tentu saja sangat menjijikkan.

Jin Peludah adalah setan yang dipakai sebagai sarana penglaris makanan. Tidak hanya warung-warung pinggir jalan saja yang menggunakan jasa makhluk jahat ini.. sekarang sudah berkembang digunakan di mall-mall yang ada dikota - kota besar.

Disebut jin peludah karena sebelum di sajikan kepada konsumen, makanan ini di ludahi akan menjadi terasa nikmat dan konsumen akan ketagihan untuk datang ke warung makan tersebut. Selain jin peludah ada juga jin penjilat piring yang akan digunakan oleh konsumen. Proses tersebut ternyata mampu menambah rasa makanan yang di sajikan, Bahkan kadang-kadang jika di rasa kurang maka tindakan meludah itu dilakukan sampai dua kali atau tiga kali secara berturut-turut.

Efek dari tindakan jin ini di samping membuat enak masakan yang di sajikan juga membuat energi negatif akan masuk ke tubuh orang yang memakan masakan tersebut, di sisi lain kadang jika orang yang memakan masakan yang di ludahi itu kebetulan adalah orang baik-baik perilaku dan muatan spiritualnya, maka kadang setelah memakan makanan yang di ludahi, beberapa waktu kemudian dia akan merasa mual dan mungkin juga muntah-muntah.

Banyak orang yang telah mengalami hal tersebut. Salah satunya seperti yang dialami seorang Kyai yang diajak makan di sebuah restoran di Jakarta oleh temannya. Ketika ia duduk di kursi restoran, Pak Kyai mendadak sakit kepala dan buru-buru keluar tidak jadi makan, setelah ditanya, beliau memberikan selendang yang dia pakai kepada teman itu... tiba-tiba teman itu melihat beberapa sosok mahluk telanjang bulat yang mondar mandir meludahi setiap makanan yang dihidangkan kepada pengunjung.

Jin peludah hanya salah satu jenis penglaris, banyak cara lain yang dilakukan pemilik rumah makan agar warungnya laku.

Adapun ciri-ciri tempat/rumah makan, toko kue atau tempat kuliner lainnya yang menggunakan Media Sihir dalam usahanya yaitu :
  1. Kalau warung besar semacam restauran, pasti ada toilet atau ruang dekat dapur yang nggak boleh dimasuki siapapun. Biasanya di dalamnya ada orang tua renta yang sakit kakinya dicelup ke air untuk kuah masakan.
  2. Kalau warung pinggir jalan, perhatikan panci atau periuknya. Biasanya kalau pake penglaris hanya si tukang dagang yang boleh buka, jadi pembeli tidak boleh sembarang ambil kuah atau lihat-lihat isinya.
    Biasanya terdapat buntelan kain putih di tempat nasi, gagang centong sayur, atau di peralatan masak lainnya.
  3. Warung pinggir jalan yang menggunakan penglaris, tempat cuci piringnya terpisah jauh dan tidak terlihat kegiatan cuci piringnya.
    Kalau dibawa pulang, rasanya berubah drastis berbeda dengan rasa jika dimakan di tempat makan atau makanannya cepat menjadi basi sehingga tidak sempat termakan.
    Jika dinetralkan dengan doa rasanya jadi standar.

Itu hanya salah satu trik nakal dari pengusaha warung makan, agar laris. Kita tidak menghakimi semua warung-warung makan, karena tidak semuanya memakai trik jahat seperti ini. Bersekutu dengan bangsa Jin dengan tujuan dan cara apapun tidak dibenarkan dalam ajaran agama, bahkan hal tersebut merupakan perbuatan syirik yang mampu membenamkan pelakunya kelembah Jahannam.

Sebagai orang beriman jangan lupa berdoa, karena orang yang dekat dengan Tuhan akan dijauhkan dari segala yang jahat. Berdo'alah dimana saja dan kapan saja ketika akan dan sesudah makan. Jika perlu bacalah ayat kursi.
Sebarkan info ini agar saudara dan teman kita tahu. Semoga menjadi amalan sholih.

Sumber:http_www_cerminan_com/berita/ini-tanda-tandanya-warung-atau-tempat-makan-yang-menggunakan-jin-penglaris-pesugihan.html

Minggu, 11 Oktober 2015

Pesugihan Nyi Blorong dan Tumbal Anak Manusia

Modernisasi yang semakin luar biasa berkembang di zaman ini, rupanya tak sebanding dengan perubahan tingkat intelegensi seluruh penduduk bumi. Keyakinan mengenai hal ghaib masih saja banyak dimiliki. Salah satunya terkait dengan kepercayaan mendapatkan kekayaan lewat pemujaan atau lebih dikenal dengan istilah pesugihan. Dari banyaknya mitos seputar pesugihan yang dipercayai, pesugihan Nyi Blorong merupakan salah satu yang unik. Uniknya seperti apa? Simak uraiannya berikut ini!

Pesugihan Nyi Blorong

Seperti dijelaskan dalam artikel sebelumnya mengenai asal usul Nyi Blorong, dapat kita ambil kesimpulan bahwa sosok Nyi Blorong memang merupakan contoh perwujudan setan yang benar-benar nyata. Ia ditugasi oleh Ratu Pantai Selatan Nyi Roro Kidul untuk menyesatkan umat manusia yang tergiur akan kekayaan yang diperoleh dengan cara mudah, tanpa kerja, dan instan.

Pesugihan Nyi Blorong -begitu banyak orang menyebutnya-, merupakan salah satu bentuk penyesatan yang syetan sediakan. Melalui pesugihan ini, orang bisa mendadak kaya, memiliki milyaran rupiah, rumah, dan semua keinginan duniawinya dapat tercapai.

Untuk memperoleh pesugihan Nyi Blorong, seseorang harus sepenuh hati menghamba pada sang iblis betina ini. Salah satu bentuk penghambaan tersebut adalah dengan melakukan sebuah ritual bernama ritual “Cawis Sesaji”.
Ritual cawis sesaji adalah ritual yang dilakukan di dalam kamar oleh seorang yang memiliki pesugihan untuk mengundang kehadiran Nyi Blorong. Dalam ritual ini, Nyi Blorong yang hadir akan mewujudkan diri menjadi seorang gadis cantik jelita bergaun hijau dan berambut panjang. Ritual tersebut akan dilanjutkan dengan hubungan badan yang dilakukan antara si pemuja dengan Nyi Blorong.

Saat berhubungan badan, wajib hukumnya bagi si pemuja untuk memastikan tak ada satu orang pun anggota keluarganya dapat masuk atau mengintip ke dalam kamar. Karena jika hal itu sampai terjadi, si pemuja akan mati seketika.
Pernah suatu kejadian, seorang istri yang penasaran dengan suaminya yang sering meminta dirinya untuk tidak masuk ke kamar pada hari-hari tertentu mencoba mengintip ke dalam kamar melalui celah di flapon kamarnya. Prosesi yang dilalui suaminya saat mengundang kehadiran Nyi Blorong dan kedatangannya ia saksikan dengan seksama. Hingga pada prosesi hubungan badan, si istri tersebut menjerit karena melihat suaminya tengah bergelut dengan seekor ular raksasa berwarna hijau. Seketika menjerit, si suami tersebut langsung diterkam oleh si ular dan mati. Si ular hilang, dan suaminyapun tak bernyawa lagi.
Setelah berhubungan badan, Nyi Blorong akan pergi dengan terlebih dahulu meninggalkan beberapa sisik tubuhnya. Sisik-sisik ular tersebut akan berubah menjadi kepingan-kepingan koin emas asli sebagai hadiah bagi si pemuja.

Tumbal Pesugihan Nyi Blorong

Koin-koin emas yang diberikan pada si pemuja ternyata tidak diberikan secara cuma-cuma, dalam pesugihan Nyi Blorong, si pemuja wajib mengeluarkan wadal atau tumbal yang tak lain adalah anggota keluarganya sendiri, entah itu anak, istri, ayah, ibu, keponakan, dan lain sebagainya. Wadal tersebut dikeluarkan setiap tahun sekali.

Bagi Nyi Blorong, wadal atau tumbal yang diberikan si pemuja akan ia gunakan sebagai alat untuk menambah kesaktian dan kecantikannya. Wadal tersebut ia juga dapat dimanfaatkan sebagai budaknya di laut kidul sana.

Adapun dalam kematian si tumbal, biasanya akan terjadi karena penyebab yang tidak umum, seperti mendadak sakit, kecelakaan, atau karena sebab lain. Saat setelah dikuburkan jasad yang menjadi wadal itupun umumnya akan berubah menjadi batang pisang. Jasad aslinya ditukar dan dibawa secara ghaib ke kerajaan Nyi Blorong sebagai persembahan.

Suatu kondisi apabila si pemuja tak mampu menyediakan wadal, Nyi Blorong akan mengambil nyawa si pemuja tersebut sebagai gantinya. Ini merupakan kontrak mati yang memang telah disepakati kedua belah pihak. Setelah kematian si pemuja, harta yang ditinggalkan juga sedikit demi sedikit hilang, tanpa keberkahan.

Nah, itulah sekilas tentang pesugihan Nyi Blorong yang dapat saya sampaikan. Dari artikel ini, sepatutnya kita bisa menyadari bahwa jika kita ingin hidup berkecukupan, kerja keras merupakan modal yang paling utama. Mengandalkan pesugihan sama halnya dengan menukar masa depan kita di alam akhirat dengan neraka sepenuhnya. Semoga mencerahkan.