Tampilkan postingan dengan label menyambut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label menyambut. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 April 2016

Ini Doanya Agar Di Sampaikan Kepada Bulan Ramadhan

Doa Disampaikan ke Ramadhan, Oleh: Badrul Tamam. Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.


Kaum muslimin harus berbahagia dengan kehadiran bulan Ramadhan, bulan puasa. Bulan penuh berkah yang amal shalih dilipatgandakan di dalamnya. Rahmah dan ampunan dicurahkan pada siang dan malamnya.

Kebahagiaan akan datangnya Syahrus Shiyam ditunjukkan melalui ucapan selamat dan pesan kebaikan dari generasi awal Islam. Karena bulan Ramadhan adalah karunia besar dari Allah bagi siapa yang mendapatkannya.

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda kepada para sahabatnya,

أَتَاكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌ مُبَارَكٌ فَرَضَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَتُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ وَتُغَلُّ فِيهِ مَرَدَةُ الشَّيَاطِينِ لِلَّهِ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ

“Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan penuh berkah. Bulan yang Allah jadikan puasa di dalamnya fardhu (kewajiban). Pada bulan itu, pintu-pintu langit dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dibelenggu pemimpin setan, dan di dalamnya Allah memiliki 1 malam yang lebih baik dari seribu bulan, siapa yang diharamkan dari kebaikannya maka sungguh dia telah-benar-benar diharamkan kebaikan.” (HR. Al-Nasai dan al-Baihaqi, Shahih al-Targhib, no. 985)

Al-Hafidz Ibnu Rajab Rahimahullah berkata: Hadits ini dasar dalam tahniah dari sebagian manusia kepada sebagian yang lain dengan datangnya bulan Ramadhan. Bagaimana seorang mukmin tidak bergembita dengan dibukakanya pintu-pintu surga?
Bagaimana seorang pendosa tidak bergembira dengan ditutupnya pintu-pintu neraka? Bagaimana orang berakal tidak bergembira dengan masa yang syetan dibelenggu di dalamnya?”

Kegembiraan akan hadirnya syahrul Qur’an dibuktikan dengan menyiapkan diri dan jiwa untuk menyambutnya. Di antaranya, membiasakan diri dengan amal shalih dan ketaatan di bulan Sya’ban seperti memperbanyak puasa, tilawah Qur’an, menjaga shalat berjamaah, mengerkalan shalat-sunnah sunnah dan nafilah, memperbanyak sedekah, dan memperbaiki akhlak kepada sesama.

Bukti lain kegembiraan akan datangnya bulan Ramadhan, seorang muslim banyak berdoa kepada Allah agar disampaikan kepada bulan penuh berkah ini dalam kondisi sehat wal ‘afiat supaya bisa mengisi Ramadhan dengan puasa, qiyam, zikir, tilawah, dan amal-amal shaleh lainnya dengan maksimal.

Sebagian ulama salaf berdoa kepada Allah agar disampaikan kepada Ramadhan. Lalu mereka berdoa agar Allah berkenan menerima amal ibadah mereka.

Ma’la bin al-Fadhl –ulama Tabi’ Tabi’in- Rahimahullah berkata:

كانوا يدعون الله تعالى ستة أشهر أن يبلغهم رمضان يدعونه ستة أشهر أن يتقبل منهم

“Mereka (para ulama salaf) berdoa kepada Allah enam bulan sebelumnya agar disampaikan kepada Ramadhan, lalu mereka berdoa selama enam bulan sesudahnya agar diterima ibadah dari mereka.” (Lathaif Al-Ma’arif: 264)

Dari Abu 'Amr Al-Auza’i berkata: Adalah Yahya bin Abi Katsir berdoa memohon kehadiran bulan Ramadhan:

اَللَّهُمَّ سَلِّمْنِي إِلَى رَمَضَانَ ، وَسَلِّمْ لِي رَمَضَانَ ، وَتُسَلِّمْهُ مِنِّي مُتَقَبَّلاً

“Ya Allah, sampaikan aku dengan selamat ke Ramadhan, sampaikan Ramadhan kepadaku, dan terimalah amalku di Ramadhan.” (Hilyatul Auliya’: I/420)

Penutup
Doa di atas tidak ma’tsur dari Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Dan berdoa disampaikan ke Ramadhan bukan termasuk bentuk doa (isinya) dilarang. Itu semua ijtihad para ulama terdahulu sebagai usaha dan permohonan kepada Allah agar diberi taufiq mendapati Ramadhan yang sebentar lagi tiba. Maka tidak mengapa kita berdoa dengan kalimat di atas untuk meraih isi kebaikan di dalamnya, atau dengan doa lain yang lebih dipahami maknanya. Wallahu A’lam.



(Sumber : voa-islam.com)

Sabtu, 02 Januari 2016

Inilah 6 Cara Istri Menyambut Suami Saat Pulang Kerja, Cara Nomor 3 Sangat Di Sukai Para Suami

Saat suami pulang ke rumah. Setiap suami yang pulang dari kerja ingin dapat bersantai sesampainya dirumah Kehadiran istri dan anak-anak yang menyenangkan dirumah tentu dapat menjadi pelebur kelelahannya setelah bekerja seharian dengan berbagai aktivitas dan problematika didalamnya.

Wanita idaman pria yang sesungguhnya adalah wanita yang dapat menjadi pendampingnya yang menyejukkan hati di berbagai situasi atau kesempatan. Berkaitan dengan hal tersebut, coba kita lihat keseharian dalam rumah tangga yang tampak simpel, namun cukup berarti dimata pria.

Cara istri menyambut suami saat pulang kerja merupakan momen yang harus diperhatikan. Lalu, sikap seperti apa sih yang diharapkan suami saat melihat sang istri dirumah, saat ia baru saja pulang kerja? Berikut ini penjelasannya:

1. Menaruh simpati
Hal pertama yang harus dipahami seorang wanita ialah memahami dunia pria, yang harus bekerja untuk menafkahi keluarga. Jika wanita dapat memahami posisi pria yang telah bekerja keras sepanjang waktu tiap harinya, maka seorang wanita akan lebih dapat memberikan rasa syukur dan terima kasih atas tanggung jawab yang diemban suaminya. Dengan begitu, wanita akan dapat bersikap lebih baik untuk menunjukkan rasa terima kasih dan penghargaannya.

2. Senyum manis
Senyum manis adalah senjata paling ampuh untuk membuat hati pria berbunga-bunga. Usahakan untuk tidak menunjukkan raut muka yang tidak menyenangkan saat suami pulang kerja. Memang tidak mudah jika ternyata diantara keduanya sedang dalam masalah, apalagi jika permasalahan tersebut cukup berat.

3. Berpenampilan menarik
Wanita tak perlu tampil terlalu over dalam menyambut kedatangan suami pulang kerja. Gunakan pakaian, rias wajah, atau wewangian yang wajar-wajar saja. Jangan lupa, kebanyakan pria lebih menyukai istrinya tampil natural dirumah. Namun, jangan juga tampil terlalu selengekan, misalnya memakai daster, rambut acak-acakan, badan bau asap masakan, dan sebagainya. Menjelang saat kepulangan suami, persiapkan terlebih dahulu agar Anda tampil menyenangkan. Misalnya, mandi, bersolek secara wajar, menyisir rambut, menggunakan pakaian rumah yang bersih, dan sedikit semprotan wewangian atau handbody lotion.

4. Mempersiapkan kebutuhan suami
Saat suami pulang, Anda bisa menyediakan perlengkapan mandinya, atau menyuguhkan hidangan penyambut kedatangannya. Tidak semua pria memiliki kebiasaan yang sama. Ada yang pulang kerja ingin menikmati secangkir kopi atau teh terlebih dahulu, atau sepulang kerja langsung makan. Wanita biasanya lebih hafal dengan kebiasaan suaminya. Maka, siapkanlah kebutuhan-kebutuhan itu sebelum suami datang. Pastikan saat suami pulang, Anda dapat menyediakan kebutuhan-kebutuhan dalam waktu yang singkat atau tidak terlalu lama.

5. Biarkan suami beristirahat sejenak
Apapun permasalahan yang sedang Anda dan suami hadapi, usahakan jangan melontarkannya saat suami baru saja tiba dirumah. Beri ia waktu untuk beristirahat sejenak dari aktivitas kerja kesehariannya yang melelahkan. Jangan lontarkan pertanyaan-pertanyaan yang dapat memancing pertengkaran.

6. Buat suasana rumah nyaman dan menyenangkan
Jadikan diri Anda sebagai sosok yang menarik di mata suami, apalagi saat suami pulang kerja dan lelah. Bukan semata-mata kecantikan fisik yang dicari pria untuk dijadikan istri. Kecantikan dari dalam diri wanita ternyata dapat lebih membuat pria terkagum-kagum dan lebih sering dirindukan. [reportaseterkini]

Sumber:http_www_reportaseterkini_com/2015/12/inilah-6-cara-istri-menyambut-suami.html