Tampilkan postingan dengan label ramadhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ramadhan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Juni 2016

Doa Menyambut Bulan Ramadhan

bulan ramdhan sebentar lagi datang. bulan ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah. rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “telah tiba kepadamu bulan ramadhan. bulan nan penuh berkah. allah mengharuskan atas kalian berpuasa di bulan ini. pada bulan ini pintu - pintu surga di buka, pintu - pintu neraka ditutup dan juga syaithan - syaithan di belenggu. di bulan ini ada satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan. benda siapa tidak memperoleh kebaikan di bulan ini, tentu tidak terdapat kebaikan menurutnya. ” (hr: ahmad 8631).

sudah sepantasnya kalangan muslim mempersiapkan diri mengalami kedatangannya. karena, persiapan menyongsong kehadiran bulan ramadhan, jadi langkah dini yang amat memastikan sukses tidaknya seorang dalam mencapai bermacam keutamaan yang ada di dalamnya. salah satunya merupakan doa menyongsong ramadhan bagaikan berikut ini.

doa menyongsong ramadhan

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَارِكْ لَنَا فِى رَمَضَانَ

(alloohumma baarik lanaa fii rojab wa syaban, wabaarik lanaa fii romadhon)

maksudnya : “ya allah berkahilah kami di bulan rajab dan juga syaban, serta berkahilah kami dalam bulan ramadhan”

penjelasan:
doa ini diambil dari hadits riwayat ahmad (nomor. 2346 dan juga 2387). doa tersebut dibaca semenjak bulan rajab.


terimakasih sudah menyempatkan waktu buat sejenak membaca isi informasi ini, mudah - mudahan berguna.. . aamiin






 [sumber: matatasbih.blogspot.co.id]

Kamis, 02 Juni 2016

INILAH IBADAH-IBADAH SUNNAH BAGI WANITA MUSLIMAH YANG HAID DIBULAN RAMADAN, BANTU SHARE YA..

mumpung hari ini masih bersma bulan ramadhan yang penuh berkah. udah tentu banyak yang berlomba - lomba menimbun amal kebaikan nih. alhamdulillah. tetapi untuk wanita, tentu sebagian belum dapat puasa penuh sepanjang 30 hari, dan juga melangsungkan ibadah sunnah yang lain.

tetapi jangan takut girls, ini terdapat sebagian amalan yang dapat kalian jalani diwaktu haid. jadi ramadhanmu tahun ini lebih bermakna; saat - haid

perbanyak dzikir kepada allah

membaca dzikir absolut sebanyak bisa jadi, serupa perbanyak tasbih (subhanallah) , tahlil (la ilaha illallah) , tahmid (alhamdulillah) , dan juga zikir yang lain. ulama setuju perempuan haid ataupun orang junub boleh membaca dzikir. (fatawa syabakah islamiyah, nomor. 25881). berdzikir dan juga berdoa. baik yang terpaut waktu tertentu, semisal doa sehabis adzan, doa sesudah makan, doa mengenakan pakaian ataupun doa bakal masuk toilet, dan juga banyak lagi yang dapat dicoba. bahwa belum pada hafal, hafalan dahulu ayo.

mendatangi majelis - majelis ta’lim.

tiap bulan ramdhan tentu banyak sekali majelis ta’lim yang diadakan oleh anak muda masjid ataupun intansi agama lain. jadi aktif ya girls buat mendatangi majlis ta’lim, biar ilmu agamanya meningkat.

membaca buku - buku agama. amalan membaca novel agama

sekalipun di situ terdapat kutipan ayat al - quran, tetapi para ulama setuju itu tidak dihukumi sebagaimana al - quran, sampai - sampai boleh dijamah. jadi, gak papa mengisi waktu di masa haid dengan memperkaya ilmu lewat novel. itu boleh.

berteman dengan orang - orang shalihah yang mampu melindungi semangatnya

mencermati ceramah, teks al - quran ataupun semacamnya. terlebih lagi lebih baik bila mengulang hafalan al - qur’an. perihal ini hendak mempertemukan kalian dengan banyak orang yang shalihah, yang bersama - sama mengkaji teks al - qur’an dan juga mencermati ceramah.

bersholawat pada nabi

amalan ini amat gampang dicoba, baik dikala haid ataupun tidak haid. bersholawat kepada nabi muhammad saw menggambarkan suatu keharusan, biar nanti memperoleh syafaatnya di hari kiamat. amin

membaca al - ma’tsurat di waktu pagi dan juga sore) brdoa dan juga amalan baik

boleh memegang ponsel ataupun tablet yang terdapat konten al - qurannya. karna barang semacam ini tidak dihukumi al - quran. sampai - sampai, untuk perempuan haid yang mau senantiasa melindungi rutinitas membaca al - quran, sedangkan ia tidak mempunyai hafalan, dapat memakai dorongan perlengkapan, pc, ataupun tablet ataupun semacamnya.

bersedekah

membagikan sebagian rizki yang kita miliki buat teman tidak butuh menunggu waktu haid kan, serupa infak, ataupun amal sosial keagamaan yang lain. walaupun begitu, dikala haid, dapat melaksanakan aktivitas bersedekah ini, karna dalam kondisi haid ataupun tidak, bersedekah amat di anjurkan, karna amalannya tidak hendak putus.

mengantarkan kajian ataupun sesuatu ilmubelajar dan juga mengarahkan kebaikan

sekalipun wajib melansir ayat al - quran. karna dalam keadaan ini, ia lagi berdalil dan juga bukan membaca al - qur’an. intinya mengisi waktu luang dengan perihal yang berguna untuk akhiratnya. sekadar bonus, di hari - hari ramadhan kita menebar kemanfaatan.

menghidangkan dan juga sediakan takjil dan juga menolong orang lain

ini sih hikmah yang dapat didapet di bulan puasa. kamu dapat meringankan beban teman , dapet pahala plus - plus loh.

gimana teman musmus, ayo menjadikan bulan ramadhan di tahun ini lebih baik dan juga lebih bermakna dengan melaksanakan amalan - amalan dengan penuh ketulusan. insyallah berkah. amin.




[sumber: musmus.me]

Rabu, 25 Mei 2016

Ya Allah, Sampaikanlah Aku Pada Bulan Ramadhan

 saya mau membetulkan ramadhan tahun kemarin. saya mau serius membetulkan diri.

dan juga bulan ramadhan yang terdapat di depan mata merupakan momentum tersadu.

saya mau menaikkan tadarus quran - ku yang tahun kemudian centang perenang, dan juga ramadhan tahun ini saya mau menyempurnakannya supaya khatam.

saya mau menaikkan ibadah - ibadah yang tahun kemudian lebih banyak kuhiasi dengan tidur. rakaat tahajud yang cuma hitungan jari, sedekah yang berat buat dikeluarkan, sunnah - sunnah yang tidak sering kutunaikan, terlebih lagi kira - kira terlena menunaikan yang harus. sampai yang kudapat kerasanya cumalah lapar dan juga dahaga
aja.

saya mau ramadhan kali ini kumaknai dengan penuh makna, sepenuh jiwa, dan juga saya mau menyempurnakan seluruhnya.

tetapi ya allah, cuma izin - mu yang sanggup membuatku datang di ramadhan tahun ini. cuma ridho - mu lah yang dapat membenarkan diriku dapat menikmati manisnya 1 bulan milikmu yang penuh rahmat dan juga ampunan.

ya allah, kumohon, sampaikanlah saya pada bulan ramadhan. izinkanlah saya merasakan indahnya hari - hari itu di sisa usiaku.

aamiin yaa rabbalalamin

saudara - saudaraku –semoga allah merahmatimu - , tinggal sebagian hari lagi, bulan yang penuh dengan berkah hendak tiba menjumpai kita, bulan yang penuh hikmah hendak bertandang ke segala penjuru pelosok dunia kalangan muslimin, bulan yang tetap ditunggu - tunggu dan juga dielu - elukan kehadirannya oleh segenap kalangan muslimin. iya, bulan dimana pintu - pintu surga dibuka lebar - lebar, pintu - pintu neraka ditutup rapat - rapat dan juga setan - setan dibelenggu… hingga berbahagialah wahai saudara - saudaraku, berbahagialah kamu yang masih diperkenankan oleh si khaliq yang maha rahman lagi rahim bersua dengan bulan ini, dimana di dalamnya penuh dengan rahmat, maghfirah dan juga berkah…! ! !




(sumber: reportaseterkini.net)

Selasa, 17 Mei 2016

1 RAMADAN DI INDONESIA TAHUN INI INSYA-ALLAH BARENGAN

PP Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa Ramadhan 1437 Hijriah (H)  jatuh pada hari Senin pahing, 6 Juni 2016 Masehi (M). Sedangkan 1 Syawal 1434 H jatuh pada Rabu Pahing, 6 Juli 2016 M. Dan 1 Zulhijah 1437 H jatuh pada Sabtu Legi, 3 September 2016 M.

Ketetapan tersebut disampaikan langsung  oleh Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir di Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Senin (17/4).”Karena itu saya berharap masyarakat bisa meningkatkan nilai keIslaman memasuki ramadhan tahun ini,” katanya.

Menurut dia, Ramadhan menjadi momentum untuk terus meningkatkan diri dalam beribadah dan hubungan sosial dengan sesama masyarakat.  Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Oman Faturrahman mengatakan, penetapan awal puasa dan syawal tersebut didasarkan pada hasil hisab hakik wujudul hilal.

Dia menjelaskan, ijtimak jelang Ramadhan 1437 H terjadi pada Ahad Legi, 5 Juni 2016 Masehi pukul 10:01:51 WIB. Tinggi bulan pada saat terbenam Matahari di Yogyakarta dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat terbenam Matahari itu bulan berada di atas ufuk. “Karenanya 1 Ramadhan di tetapkan jatuh pada hari Senin, 6 Juni 2016,” katanya.

Ijtimak jelang Syawal 1437 H terjadi pada Senin, 4 Juli 2016 pukul 18:03:20 WIB. Tinggi bulan pada saat terbenam matahari di Yogyakarta dan seluruh wilayah Indonesia pada saat terbenam matahari itu bukan berada di bawah ufuk. 1 Syawal di tetapkan jatuh pada Rabu, 6 Juli 2016.

Sedangkan ijtimak jelang Zulhijah 1437 H terjadi ada Kamis, 1 September 2016 pukul 16:05:40 WIB. Tinggi bulan pada saat terbenam matahari di Yogyakarta dan seluruh wilayah Indonesia pada saat terbenam matahari itu bulan berada d bawah ufuk. 1 Zulhijah ditetapkan jatuh pada Sabtu, 3 September 2016. Sedangkan hai Arafah (9 Zulhijah) jatuh pada Ahad, 11 September 2016 dan Idul Adha (10 Zulhijah) jatuh pada Senin, 12 September 2016.

Ketua PP Muhammadiyah, Yunahar Ilyas mengatakan, kemungkinan awal puasa dan 1 syawal di Indonesia akan bersamaan. “InsyaAlloh dengan melihat hasil hisab ini kemungkinan tidak akan ada perbedaan awal puasa dan syawal di Indonesia,” katanya. (sp/rol)





(Sumber: sangpencerah.com)

Minggu, 15 Mei 2016

Inilah 8 Amalan Menyambut Ramadhan

TAK terasa kini kita berada pada bulan Sya’ban lagi. Itu artinya dalam hitungan minggu kita akan memasuki bulan yang penuh dengan keberkahan. Ya, bulan Ramadhan. Bulan yang umat Muslim tunggu-tunggu. Bulan di mana Allah memberikan banyak pahala dan keberkahan di dalamnya.

Tentunya untuk menyambut bulan Ramadhan yang hanya ada satu tahun sekali ini kita harus mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin. Namun, bagaimanakah seharusnya kita mempersiapkan diri menghadapi bulan Ramadhan?
Berikut ini ada beberapa amalan yang dapat kita persiapkan untuk menyambut Ramadhan.

1. Mempelajari fikih selama bulan ramadhan

Karena Allah perintahkan manusia untuk berbekal selama perjalanan hidupnya,

“Ambillah bekal, dan sebaik-baik bekal adalah taqwa” (QS. Al-Baqarah: 197)

Untuk bisa menggapai taqwa selama ramadhan, kita harus mengikuti aturan syariat yang berlaku selama bulan mulia itu. Dan satu-satunya jalan untuk bisa mengikuti aturan syariat itu adalah dengan mempelajari aturan terebut dan berusaha mengamalkannya.

Karena itulah, para ulama sejak masa silam, selalu memotivasi kaum muslimin untuk belajar dan belajar. Belajar aturan syariat kemudian berusaha mengamalkannya.

2. Memperbanyak istighfar dan taubat.

Setiap anak adam pasti pernah salah dalam kehidupannya. Iman yang selalu naik dan turun, perjalanan hidup yang banyak godaan pasti akan membuat anak adam pernah terpeleset sehingga terkotori oleh dosa, dan kotoran itu perlu dibersihkan. Maka istighfar dan taubat adalah pembersihnya.

Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun. (QS. Al-Anfaal: 33)

3. Melatih diri dengan shaum sunnah

Untuk menghadapi Ramadhan kita membutuhkan energy yang cukup baik. Salahsatu cara kita untuk mempersiapkan diri menyambut Ramadhan adalah dengan memperbanyak shaum sunnah di bulan Sya’ban.

Dari Aisyah ra, ia berkata: “Tidaklah saya melihat Rosulullah menyempurnakan satu bulan puasa kecuali ramdhan, dan tidaklah saya melihat Rosulullah yang paling banyak puasanya kecuali di bulan sya’ban. (HR. Bukhori)

4. Memperbaiki hubungan dengan saudara dan keluarga

Allah berfirman :

“Bertakwalah kepad Allah dan perbaiki hubungan diantara kalian”.

Memperbaiki kembali hubungan dalam keluarga menyambut ramadhan akan semakin menambah keharmonisan dalam keluarga ketika menjalankan ibadah puasa, karena hati yang bersih akan semakin suci. Maka menjelang ramadahn saatnya untuk saling meminta maaf dan memaafkan.

Itulah beberapa amalan yang bisa kita lakukan untuk menyambut bulan suci penuh ampunan.




[sumber: islampos.com]

Kamis, 28 April 2016

Ini Doanya Agar Di Sampaikan Kepada Bulan Ramadhan

Doa Disampaikan ke Ramadhan, Oleh: Badrul Tamam. Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.


Kaum muslimin harus berbahagia dengan kehadiran bulan Ramadhan, bulan puasa. Bulan penuh berkah yang amal shalih dilipatgandakan di dalamnya. Rahmah dan ampunan dicurahkan pada siang dan malamnya.

Kebahagiaan akan datangnya Syahrus Shiyam ditunjukkan melalui ucapan selamat dan pesan kebaikan dari generasi awal Islam. Karena bulan Ramadhan adalah karunia besar dari Allah bagi siapa yang mendapatkannya.

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda kepada para sahabatnya,

أَتَاكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌ مُبَارَكٌ فَرَضَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَتُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ وَتُغَلُّ فِيهِ مَرَدَةُ الشَّيَاطِينِ لِلَّهِ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ

“Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan penuh berkah. Bulan yang Allah jadikan puasa di dalamnya fardhu (kewajiban). Pada bulan itu, pintu-pintu langit dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dibelenggu pemimpin setan, dan di dalamnya Allah memiliki 1 malam yang lebih baik dari seribu bulan, siapa yang diharamkan dari kebaikannya maka sungguh dia telah-benar-benar diharamkan kebaikan.” (HR. Al-Nasai dan al-Baihaqi, Shahih al-Targhib, no. 985)

Al-Hafidz Ibnu Rajab Rahimahullah berkata: Hadits ini dasar dalam tahniah dari sebagian manusia kepada sebagian yang lain dengan datangnya bulan Ramadhan. Bagaimana seorang mukmin tidak bergembita dengan dibukakanya pintu-pintu surga?
Bagaimana seorang pendosa tidak bergembira dengan ditutupnya pintu-pintu neraka? Bagaimana orang berakal tidak bergembira dengan masa yang syetan dibelenggu di dalamnya?”

Kegembiraan akan hadirnya syahrul Qur’an dibuktikan dengan menyiapkan diri dan jiwa untuk menyambutnya. Di antaranya, membiasakan diri dengan amal shalih dan ketaatan di bulan Sya’ban seperti memperbanyak puasa, tilawah Qur’an, menjaga shalat berjamaah, mengerkalan shalat-sunnah sunnah dan nafilah, memperbanyak sedekah, dan memperbaiki akhlak kepada sesama.

Bukti lain kegembiraan akan datangnya bulan Ramadhan, seorang muslim banyak berdoa kepada Allah agar disampaikan kepada bulan penuh berkah ini dalam kondisi sehat wal ‘afiat supaya bisa mengisi Ramadhan dengan puasa, qiyam, zikir, tilawah, dan amal-amal shaleh lainnya dengan maksimal.

Sebagian ulama salaf berdoa kepada Allah agar disampaikan kepada Ramadhan. Lalu mereka berdoa agar Allah berkenan menerima amal ibadah mereka.

Ma’la bin al-Fadhl –ulama Tabi’ Tabi’in- Rahimahullah berkata:

كانوا يدعون الله تعالى ستة أشهر أن يبلغهم رمضان يدعونه ستة أشهر أن يتقبل منهم

“Mereka (para ulama salaf) berdoa kepada Allah enam bulan sebelumnya agar disampaikan kepada Ramadhan, lalu mereka berdoa selama enam bulan sesudahnya agar diterima ibadah dari mereka.” (Lathaif Al-Ma’arif: 264)

Dari Abu 'Amr Al-Auza’i berkata: Adalah Yahya bin Abi Katsir berdoa memohon kehadiran bulan Ramadhan:

اَللَّهُمَّ سَلِّمْنِي إِلَى رَمَضَانَ ، وَسَلِّمْ لِي رَمَضَانَ ، وَتُسَلِّمْهُ مِنِّي مُتَقَبَّلاً

“Ya Allah, sampaikan aku dengan selamat ke Ramadhan, sampaikan Ramadhan kepadaku, dan terimalah amalku di Ramadhan.” (Hilyatul Auliya’: I/420)

Penutup
Doa di atas tidak ma’tsur dari Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Dan berdoa disampaikan ke Ramadhan bukan termasuk bentuk doa (isinya) dilarang. Itu semua ijtihad para ulama terdahulu sebagai usaha dan permohonan kepada Allah agar diberi taufiq mendapati Ramadhan yang sebentar lagi tiba. Maka tidak mengapa kita berdoa dengan kalimat di atas untuk meraih isi kebaikan di dalamnya, atau dengan doa lain yang lebih dipahami maknanya. Wallahu A’lam.



(Sumber : voa-islam.com)