Tampilkan postingan dengan label rezeki. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rezeki. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Juli 2016

Doa Minta Rezeki yang Halal dan Baik Lengkap Arab, Latin dan Artinya

 serupa halnya jodoh dan juga kematian, rizki ataupun rezeki menggambarkan rahasia tuhan, dimana tidak terdapat satu orang juga yang ketahui hendak rahasia tersebut.

tetapi bagaikan manusia, kita harus berupaya buat memperoleh jodoh dan juga rezeki dan berdoa supaya dimudahkan jodoh dan juga rezekinya. namun kematian kita tidak butuh mencarinya, karna bahwa kita mencari kematian sama halnya dengan bunuh diri yang pastinya amat dilarang oleh agama.

(pelajari pula supaya dilapangkan rezeki)

ada juga buat teks doa menemukan rezeki / rizqi hendak kami share pada taman ini secara lengkap dalam bahasa arab, tulisan latin dan juga maksudnya, dan lafadz doa memohon rezeki yang halal dan juga baik. dan juga berikut merupakan lafadz doanya :


doa mohon kelancaran rezeki yang halal dan juga baik
ilustrasi : berdoa mohon diberi kelancaran rezeki yang halal dan juga baik


doa supaya diberi rizqi / rezeki

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ رَزَقَنِىْ هذَا مِنْ خَيْرِ حَوْلٍ مِنِّى وَلاَقُوَّةٍ، اَللهُمَّ بَارِكْ فِيْهِ



al - hamdu lillaahil ladzii rozaqonii haadza min ghairi haulin minnii wa laa quwwatin, alloohumma baarik fiihi

maksudnya :

seluruh puji untuk allah, yang telah berikan rizqi kepadaku dengan tidak terdapat energi dan juga kekokohan bagiku, ya allah mudah - mudahan engkau berkahi pada rizkiku.




doa memohon diberi rizqi yang halal dan juga baik

اَللهُمَّ اِنِّىْ اَسْأَلُكَ اَنْ تَرْزُقَنِىْ رِزْقًا حَلاَلاً وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلاَمَشَقَّةٍ وَلاَضَيْرٍ وَلاَنَصَبٍ اِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيْرٌ



alloohumma innii as - aluka an tarzuqonii rizqon halaalan waasian thoyyiban min ghairi taabin wala masyaqqatin walaa dloirin walaa nashabin innaka a - laa kulli syai - in qodiir

maksudnya :

ya allah, saya memohon pada engkau hendak pemberian rizki yang halal, luas, baik tidak tanpa repot dan juga pula tanpa kemelaratan dan juga tanpa keberatan sebetulnya engkau kuasa atas seluruh suatu.



seperti itu teks doa meminta rizqi / rezeki yang halal dan juga baik. mudah - mudahan dengan mengamalkan doa enteng rezeki diatas rezeki kita jadi bisa dengan mudah, dapat kilat kaya, hutang - hutang kita kilat terlunasi. amien. dan juga jangan kurang ingat, kalau 2, 5 persen dari rezeki yang allah bagikan kepada hambanya, merupakan hak buat mereka kanak - kanak yatim dan juga tidak sanggup.









(sumber: silahkanshare-ya.blogspot_co_id)

Minggu, 03 Juli 2016

Mari Baca dan Bagikan 6 Amalan Ini Memudahkan Rezeki Menghampiri Kita

tiap dari kita berharap supaya allah mempermudah membuka pintu rezeki untuk kita. tetapi amat disayangkan bila kita cuma berharap tanpa melaksanakan usaha whatever. acapkali kita menginginkan kemudahan dalam rezeki, tetapi shalat aja masih bolong - bolong. hingga dari itu, butuh terdapatnya amalan - amalan yang hendak lebih mendekatkan kita pada allah dan juga allah mempermudah urusan rezeki kita. berikut ini ada 6 amalan yang insyaallah mempermudah membuka pintu rezeki kamu.

1. istighfar

allah ta’ala berfirman,
“maka saya katakan kepada mereka: ‘mohonlah ampun kepada tuhanmu, sebetulnya ia merupakan maha pengampun, tentu ia hendak mengirimkan hujan kepadamu dengan rimbun, dan juga membanyakkan harta dan juga anak - anakmu, dan juga mengadakan untukmu kebun - kebun dan juga mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai - sungai. ” (qs. nuh: 10 - 12)

2. menjalakan silaturahim

dari abu hurairah radhiyallahu ‘anhu, rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“siapa yang suka dilapangkan rizkinya dan juga dipanjangkan usianya hendaklah ia menyambung silaturahim. ” (hr. bukhari nomor. 5985 dan juga muslim nomor. 2557).

3. perbanyak sedekah

allah ta’ala berfirman,
“katakanlah: “sesungguhnya tuhanku melapangkan rezki untuk siapa yang dikehendaki - nya di antara hamba - hamba - nya dan juga menyempitkan untuk (siapa yang dikehendaki - nya). ” dan juga benda apa aja yang kalian nafkahkan, hingga allah hendak mengubahnya dan juga dia - lah pemberi rezki yang sebaik - baiknya. ” (qs. saba’: 39)

dari abu hurairah radhiyallahu ‘anhu, nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“sedekah bukanlah kurangi harta. ” (hr. muslim, nomor. 2588)

4. bertakwa pada allah

allah ta’ala berfirman,
“barangsiapa bertakwa kepada allah tentu ia hendak mengadakan menurutnya jalur keluar, dan juga memberinya rezki dari arah yang tiada disangka - sangkanya. dan juga barangsiapa yang bertawakkal kepada allah niscaya allah hendak mencukupkan (keperluan) nya. ” (qs. ath - thalaq: 2 - 3)

5. melaksanakan haji dan juga umrah

dari abdullah bin mas’ud radhiyallahu ‘anhu, rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“ikutkanlah umrah kepada haji, karna keduanya menyirnakan kemiskinan dan juga dosa - dosa sebagaimana pembakaran menyirnakan karat pada besi, emas, dan juga perak. ” (hr. an - nasai nomor. 2631, tirmidzi nomor. 810, ahmad 1: 387. al - hafizh abu thahir berkata kalau sanad hadits ini hasan)

6. perbanyak doa memohon rezeki

doa yang dianjurkan oleh nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dari hadits ummu salamah radhiyallahu ‘anha, dia melaporkan:

tiap nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan shalat shubuh, sehabis salam, dia membaca do’a berikut,
allahumma innii as - aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa.
maksudnya:

“ya allah, begitu saya meminta kepada - mu ilmu yang berguna (untuk diriku dan juga teman ) , rizki yang halal dan juga amal yang diterima (di sisi - mu dan juga memperoleh ganjaran yang baik). ” (hr. ibnu majah, nomor. 925 dan juga ahmad 6: 305, 322. al - hafizh abu thahir berkata kalau hadits ini shahih)
pula do’a yang lain dari hadits ‘ali, nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sempat mengarahkan doa berikut,
allahumak - finii bi halaalika ‘an haroomik, wa agh - niniy bi fadhlika ‘amman siwaak.
maksudnya:

“ya allah cukupkanlah saya dengan yang halal dan juga jauhkanlah saya dari yang haram, dan juga cukupkanlah saya dengan karunia - mu dari tergantung pada selain - mu. ” (hr. tirmidzi nomor. 3563. al - hafizh abu thahir berkata kalau sanad hadits ini hasan) sehabis melaksanakan amalan - amalan yang dapat mendekatkan kita pada allah tersebut, sudah sepatutnya kita menghindarkan diri dari seluruh suatu yang haram.
dari ibnu mas’ud radhiyallahu ‘anhu, nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“sesungguhnya ruh qudus (jibril) , telah membisikkan ke dalam batinku kalau tiap jiwa tidak hendak mati hingga sempurna ajalnya dan juga ia habiskan seluruh jatah rezekinya. karna itu, bertakwalah kepada allah dan juga perbaguslah trik dalam mengais rezeki. jangan hingga tertundanya rezeki mendesak kamu buat mencarinya dengan trik bermaksiat kepada allah. karna rezeki di sisi allah tidak hendak diperoleh kecuali dengan taat kepada - nya. ” (hr. musnad ibnu abi syaibah 8: 129 dan juga thabrani dalam al - mu’jam al - kabir 8: 166, hadits shahih. amati silsilah al - ahadits as - shahihah nomor. 2866). []


(source: infomoeslim.com)

Jumat, 27 Mei 2016

Laki-Laki itu Rezekinya Tidak Banyak, Rezeki yang Ada Adalah Rezeki Anak dan Istri...Bantu Share Ya.

laki­-laki itu rejekinya tidak banyak, rejeki yang terdapat ialah rejeki anak dan istri.. .

melalui fp ryan thamrin
ingin fakta? ? banding aja waktu kamu masihlah seorang diri belum berkeluarga. bila pula banyak hendak habis ­habis di jalur aja. tidak sama waktu telah terdapat berkeluarga. lantaran harga diri lelaki
ialah bekerja..

laki­laki ialah yang mampu merubah dunia walaupun sebatas depa, sembunyikan deritanya buat menafkahi keluarganya, tidaklah yang cengeng berpangkutangan..
insya allah bernilai
beribadah dan bagaikan penghapus dosa. .

" tidaklah orang yang amat baik diantara kamu orang yang giat melakukan ibadah mencari pahala akhirat dengan meninggalkan kegiatan bekerja buat kebutuhan kehidupan dunia, dan tidaklah pula orang yang amat baik diantara kamu orang yang giat bekerja dengan meninggalkan banyak aktivitas beribadah.

orang yang amat baik di pada kamu ialah yang melaksanakan keduanya : giat bekerja
dan giat pula melakukan ibadah. karena kekayaan dapat peruntukan fasilitas menggapai kebahagiaan akhirat. karna itu, jangan hingga kamu jadi manusia pemalas. " (hr. ibnu asakir dari anas).

“barangsiapa di sore hari merasa kecapaian, lantaran seharian bekerja mencapai kecukupan keluarga, jadi pada sore hari itu pula ia mendapatkan curahan ampunan dosa. ” (hr. thabrani dari ibnu abbas). .






[sumber: beritapopuler99. com ]

Hati-Hati! Inilah 10 Dosa Penghalang Rezeki, yang Nomor 10 Pasti Pernah Anda Lakukan!

 dalam suatu majelis yang diselenggarakan dan juga ustaz yusuf mansur jadi penceramahnya, dia mengutarakan kalau terdapat 10 dosa besar yang dapat membatasi rezeki. dosa - dosa tersebut dapat dosa kepada allah dan juga dapat pula dosa kepada sesama manusia. apabila kamu terasa rezeki kamu seret, cobalah identifikasi diri kamu apakah kamu melaksanakan salah satu ataupun sebagian dosa besar yang hendak kami kutip satu persatu dari ustaz yusuf mansur.

apa aja dosa - dosa besar tersebut sampai mampu jadi penghambat turunnya rezeki dari allah? silakan indetifikasi diri kamu apakah kamu sempat melaksanakan dosa besar yang sempat dijabarkan oleh ustaz yusuf mansur berikut ini :

1. syirik (menyekutukan allah)
syirik merupakan dosa besar penghalang rezeki, syirik merupakan dosa yang tidak diampuni. apabila terdapat orang yang wafat dalam kondisi masih syirik hingga dia hendak berposisi dalam neraka selamanya.

2. meninggalkan sholat
sholat merupakan harus, meninggalkan sholat merupakan dosa besar. terdapat baiknya kamu senantiasa melindungi sholat kamu, sebisa bisa jadi ditunaikan. hendaknya kala panggilan allah (azan) berkumandang segeralah memenuhi panggilannya, jangan ditunda. tidak ingin pula kan rezekinya ditunda oleh allah.
3. durhaka kepada orang tua
surga ditelapak kaki bunda, durhaka kepada kedua orang tua sama aja menjauhkan diri dari surga. sekalian menjauhkan dari rezeki yang halal.

4. zina
bagaimanapun jangan sempat melaksanakan zina. hukuman orang yang berzina sangat berat dan juga pula tercantum dari dosa besar.

5. rizki haram
perolehlah rizki dengan trik yang halal, dengan usaha yang halal. rizki yang diperoleh secara haram dapat memutus rizki halal karna rizki haram merupakan tercantum dosa besar penghalang rezeki halal.

6. minum khamr
minuman keras ataupun khamr menggambarkan minuman yang memabukkan. ada banyak perihal yang mudharat pada khamr ini. jauhilah khamr karna allah.

7. memutus silaturahim
memutus silaturahim menggambarkan perihal yang membatasi rezeki, kebalikannya menyambung silaturahim merupakan perihal yang mendatangkan rezeki.

8. menuduh dan juga bersaksi palsu
hati hati dengan perkataan kamu, mulutmu harimaumu. sering - kali mulut sulit buat dikendalikan, tetapi cobalah mengatakan yang baik ataupun diam.

9. kikir dan juga pelit
kikir menggambarkan dosa penghalang rezeki, jauhilah kikir. kebalikannya dermawan, suka membantu menggambarkan perilaku yang mendatangkan rezeki.

10. ghibah
ghibah ataupun gosip, membicarakan keburukan orang menggambarkan dosa besar! awas, ghibah pula dapat dalam kegiatan tv.




[sumber: tolongsebarkan.com]

Kamis, 26 Mei 2016

DOA PEMBUKA REZEKI... YUKK AAMIINKAN DOA INI MENDAPATKAN REZEKI DARI SEGALA PENJURU,BANTU SHARE YA ...!!!

 allahumma shalli ala
sayyidina muhammadin adada
anwa ir - rizqi wal futuhat. ya basithal ladzi yabsuthur - rizqa
limay yasya u bighairi hisab , ubsuth alayya rizqan katsiram min kulli jihatim min khaza ini ini rizqika bighairi minnatim ma makhluqim bifadhilika wakaramika wa ala alihi washahbihi wasallam.
" ya allah limpahkan rahmat atas junjungan kami nabi
muhammad sebanyak aneka rupa rezeki. wahai zat yang meluaskan rezeki kepada orang yang dihendaki tanpa hisab.
luaskan dan


banyaklah
rezeki - mu tanpa pemberian dari makhluk , berkat kemurahanmu pula, dan juga limpahkanlah pula rahmat dan juga salam atas keluarga dan juga para teman dia. "
aamiin allahumma aamiin..

silahkan di share/bagikan " supaya kamu jadi penggalan yang ikut berdoa. semoga
doa - doa yang kita panjatkan hendak terus menjadi tingkatkan iman dan juga memantapkan langkah ekspedisi hidup kita.
aamiin.




(sumber: bagikan-ya.com)

Selasa, 24 Mei 2016

Baca Dua Ayat Ini Tiap Malam, Insya Allah Rezeki Lancar

 terdapat 2 ayat di dalam angkatan laut (AL) qur’an yang bila dibaca tiap malam hingga orang yang membacanya hendak dikasih kecukupan. 2 ayat aja? iya, cuma 2 ayat.

rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَنْ قَرَأَ بِالآيَتَيْنِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ فِى لَيْلَةٍ كَفَتَاهُ

“siapa yang membaca 2 ayat terakhir dari tulisan angkatan laut (AL) baqarah pada malam hari, tentu dia tercukupi. ” (hr. bukhari dan juga muslim)

dalam nuzhatul muttaqin syarh riyadhush shalihin, syaikh dokter mustofa said angkatan laut (AL) khin, syaikh dokter mustofa angkatan laut (AL) bugho, syaikh muhyidin mistu, syaikh ali asy syirbaji dan juga syaikh muhammad amin luthfi mencerahkan kalau salah satu arti tercukupi dalam hadits ini merupakan tercukupi keperluan dunia dan juga akhiratnya dan terhindarkan dari seluruh keburukan.

hadits ini pula yang dicantumkan oleh ibnu katsir dikala menarangkan keutamaan 2 ayat terakhir tulisan angkatan laut (AL) baqarah ini dalam tafsirnya.

2 ayat terakhir dalam tulisan angkatan laut (AL) baqarah tersebut tidak lain merupakan firman - nya:
آَمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آَمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ
لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

“rasul telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya (angkatan laut (AL) qur’an) dari rabbnya, demikian pula orang - orang yang beriman. seluruhnya beriman kepada allah, malaikat - malaikat - nya, kitab - kitab - nya dan juga rasul - rasul - nya. (mereka berkata) : “kami tidak membeda - bedakan seorang juga di antara rasul - rasul - nya”, dan juga mereka berkata: “kami dengar dan juga kami taat. ” (mereka berdoa) : “ampunilah kami ya rabb kami dan juga kepada engkaulah tempat berulang. ”

allah tidak membebani seorang melainkan setimpal dengan kesanggupannya. dia menemukan pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan juga dia menemukan siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (mereka berdoa) : “ya rabb kami, janganlah engkau hukum kami bila kami kurang ingat ataupun kami salah. ya rabb kami, janganlah engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana engkau bebankan kepada orang - orang saat sebelum kami. ya rabb kami, janganlah engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak mampu kami memikulnya. maafkanlah kami; ampunilah kami; dan juga rahmatilah kami. engkaulah penolong kami, hingga tolonglah kami terhadap kalangan yang kafir. ” (qs. angkatan laut (AL) baqarah: 285 - 286)

wallahu a’lam bish shawab.



[sumber: webmuslimah. com]

Rabu, 18 Mei 2016

Perjuangan Seorang Ayah Mencari Rezeki. Masihkah Kamu Menuntut Semua Kemauan untuk Dipenuhi

Pak, beliin motor matic model paling baru ya...
Pak, aku dibeliin iPhone terbaru dooong...

Tanpa memikirkan bahwa bapaknya bekerja menggadaikan nyawanya tapi terkadang anak dan istrinya masih juga memarahinya, membentaknya, menuntut segala kemauannya dipenuhi, membencinya dll.

Salah satu sifat dari seorang ayah adalah mereka tanpa mengeluh walau nyawa taruhannya demi memenuhi keinginan anak dan istrinya. Kadang dengan berat hati sang ayah berkata "iya nak nanti bapak belikan, insya Allah"

Apa perasaan Anda setelah melihat foto ini???Masihkah kita mau memarahi bapak/suami kita?? Atau kita merasa kasihan kepadanya?? dan tidak menuntut keinginan yang berlebihan lagi??

Semoga Allah senantiasa menjaga para ayah dan memberi kesehatan dan keselamatan.
Aamiin Allahumma Aamiin.




(sumber: blog.duniawanita.id)

Selasa, 17 Mei 2016

Subhanallah Inilah Empat Cara Agar Rezeki Mendadak Datang. Yuk Dipraktekkan!

Rezeki memang tidak hanya berupa materi dan uang saja. Tapi juga bisa dalam bentuk lain yang mampu mendatangkan kebahagiaan. Namun umumnya manusia bekerja setiap hari untuk mendapatkan uang.
Jumlah rezeki masing-masing orang berbeda setiap bulannya. Para pekerja biasanya sudah memiliki takaran berapa jumlah materi yang akan didapatkan setiap bulan. Pendapatan ini lah yang kemudian digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Namun tahukah anda bahwa ternyata ada rezeki yang datangnya dadakan dan tidak disangka-sangka? Caranya adalah dengan melakukan amalan-amalan yang mudah dilakukan berikut ini. Apa saja? Berikut empat cara menjemput rezeki agar datang mendadak.

1. Perbanyak Syukur

Bersyukur merupakan cara untuk mendapatkan lebih. Matematika Allah SWT sangat berbeda dengan matematika yang digunakan manusia. Lihat saja, bagaimana Allah sangat mudah memberikan lebih kepada mereka yang bersyukur. Ada saja jalan rezeki bagi mereka yang tidak mengeluh, meski dalam kondisi yang terbatas dan kekurangan.

Bukankah hal ini juga sudah dijanjikan dalam Allah SWT dalam Alquran, bahwa siapa yang bersyukur maka Allah akan menambahkan nikmat-Nya. Namun mereka yang mendustakan, maka akan mendapat azab yang pedih.

“(Ingatlah) ketika Rabbmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kalian bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kalian mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat”. QS. Ibrahim: 7.

2. Bersedekah

Bersedekah adalah memberikan sebagian yang kita miliki kepada orang lain. Allah SWT menjanjikan ganti yang pasti kepada mereka yang bersedekah untuk orang lain. Baik sedekah materi maupun sedekah dalam bentuk lain. Allah menjelaskan hal
ini dalam Alquran Surat Al-Baqarah ayat 261 yang artinya:

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir berisi seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui.” (Al-Baqarah:261).

Jadi, meski bersedekah pada awalnya dapat mengurangi harta yang kita miliki, namun selanjutnya, Allah SWT akan mengganti dengan berlipat ganda. Akan tetapi, dalam bersedekah sebaiknya kita berharap ganti untuk akhirat dibanding mengharap balasan di dunia. Terlebih jika saat bersedekah kita hanya berharap balasan harta, dan bukan ridha dari Allah SWT.

3. Banyak Beristigfar

Istigfar juga menjadi salah satu amalan penjemput rezeki. Terkadang dosa-dosa yang kita lakukan akan menutup pintu rezeki dalam diri. Sehingga meski sudah berusaha semaksimal mungkin, namun tetap saja rezeki yang diinginkan tidak kunjung didapatkan.
Istigfar merupakan dzikir yang maknanya memohon ampun atas dosa-dosa yang pernah kita perbuat. Imam Al-Hasan Al-Bashri juga menganjurkan agar manusia beristighfar jika mengalami  kegersangan, kefakiran, sedikitnya keturunan dan kekeringan kebun-kebun. Jadi perbanyaklah istigfar jika rezeki tidak kunjung hadir.
“Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepadaNya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus-menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan, dan Dia akan memberi kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari Kiamat”. (Hud : 3)

4. Membaca Surat Al Waqiah

Surah Al Waqiah juga dikenal sebagai surat pendatang kekayaan. Surat ke-56 ini berisi kandungan iman dan tauhid, bukti kekuasaan Allah SWT serta  adanya hari kebangkitan.
“Ajarkanlah Surat Al Waqiah kepada isteri-isterimu. Kerana sesungguhnya ia adalah surah Kekayaan.” (Hadis riwayat Ibnu Ady)

Semoga dengan amalan-amalan ini, Allah SWT akan mendatangkan rezeki secara mendadak kepada hamba-hambaNya.



(Sumber: infoyunik.com)

Senin, 16 Mei 2016

Laki-Laki itu Rezekinya Tidak Banyak, Rezeki yang Ada Adalah Rezeki Anak dan Istri...Bantu Share Ya.

Ingin bukti?? Banding saja waktu anda masihlah sendiri belum berkeluarga. Jika pun banyak bakal habis-habis di jalan saja. tidak sama waktu sudah ada berkeluarga. Karena harga diri lelaki adalah bekerja..

Lelaki adalah yang dapat mengubah dunia meski sebatas depa, menyembunyikan deritanya untuk menafkahi keluarganya, bukan yang cengeng berpangkutangan.. Insya Allah bernilai ibadah serta sebagai penghapus dosa..

”Bukanlah orang yang paling baik diantara
kalian orang yang rajin melaksanakan ibadah mencari pahala akhirat dengan meninggalkan kesibukan bekerja untuk kebutuhan kehidupan dunia, dan bukan juga orang yang paling baik diantara kalian orang yang rajin bekerja dengan meninggalkan kesibukan beribadah. Orang yang paling baik diantara kalian adalah yang melakukan keduanya : rajin bekerja serta rajin juga beribadah. Sebab kekayaan bisa jadikan fasilitas mencapai kebahagiaan akhirat. Karena itu, jangan sampai kalian jadi manusia pemalas. ” (HR. Ibnu Asakir dari Anas).

“Barangsiapa di sore hari merasa kecapaian, lantaran sepanjang hari bekerja meraih kecukupan keluarga, jadi pada sore hari itu juga dia memperoleh curahan ampunan dosa. ” (HR. Thabrani dari Ibnu Abbas)..




(sumber: kabartrenmasakini.com)

Kamis, 12 Mei 2016

Inilah 10 Ciri-Ciri Istri yang Mendatangkan Rezeki bagi Sang Suami

Banyak suami yang mungkin tidak tahu bahwa rezekinya dengan izin Allah SWT mengalir lancar atas peran istri tercintanya.

Memang tidak bisa dilihat secara kasat mata, namun bisa dijelaskan secara spiritual bahwa 10 sifat istri ini ‘membantu’ mendatangkan rezeki bagi suaminya, sebagaimana dilansir Islamedia.id.

1. Istri yang pandai bersyukur

Istri yang bersyukur atas segala karunia Allah pada hakikatnya dia sedang mengundang tambahan nikmat untuk suaminya. Termasuk rezeki. Punya suami, bersyukur. Menjadi ibu, bersyukur. Anak-anak bisa mengaji, bersyukur. Suami memberikan nafkah, bersyukur. Suami memberikan hadiah, bersyukur. Suami mencintai setulus hati, bersyukur. Suami memberikan kenikmatan sebagai suami istri, bersyukur.
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
“Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan: jika kalian bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu dan jika kamu mengingkari (nikmatKu) maka sesungguhnya adzabku sangat pedih” (QS. Ibrahim: 7)

2. Istri yang tawakkal kepada Allah

Di saat seseorang bertawakkal kepada Allah, Allah akan mencukupi rezekinya.

وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

“Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. Ath Thalaq: 3)

Jika seorang istri bertawakkal kepada Allah, sementara dia tidak bekerja, dari mana dia dicukupkan rezekinya. Allah akan mencukupkannya dari jalan lain, tidak selalu harus langsung diberikan kepada wanita tersebut.
Bisa jadi Allah akan memberikan rezeki yang banyak kepada suaminya, lalu suami tersebut memberikan nafkah yang cukup kepada dirinya.

3. Istri yang baik agamanya

Rasulullah menjelaskan bahwa wanita dinikahi karena empat perkara. Karena hartanya, kecantikannya, nasabnya dan agamanya.

فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ

“Pilihlah karena agamanya, niscaya kamu beruntung” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Beruntung itu beruntung di dunia dan di akhirat. Beruntung di dunia, salah satu aspeknya adalah dimudahkan mendapatkan rezeki yang halal.
Coba kita perhatikan, Insyaa Allah tidak ada satu pun keluarga yang semua anggotanya taat kepada Allah kemudian mereka mati kelaparan atau nasibnya mengenaskan.
Lalu bagaimana dengan seorang suami yang banyak bermaksiat kepada Allah tetapi rezekinya lancar? Bisa jadi Allah hendak memberikan rezeki kepada istri dan anak-anaknya melalui dirinya. Jadi berkat taqwa istrinya dan bayi atau anak kecilnya yang belum berdosa, Allah kemudian mempermudah rezekinya. Suami semacam itu sebenarnya berhutang pada istrinya.

4. Istri yang banyak beristighfar

Di antara keutamaan istighfar adalah mendatangkan rezeki. Hal itu bisa dilihat dalam Surat Nuh ayat 10 hingga 12. Bahwa dengan memperbanyak istighfar, Allah akan mengirimkan hujan dan memperbanyak harta.

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا
يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا
وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا

“Maka aku katakan kepada mereka, ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu’, sesunguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, memperbanyak harta dan anak-anakmu, mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) sungai-sungai untukmu” (QS. Nuh : 10-12)

5. Istri yang gemar silaturahim

Istri yang gemar menyambung silaturahim, baik kepada orang tuanya, mertuanya, sanak familinya, dan saudari-saudari seaqidah, pada hakikatnya ia sedang membantu suaminya memperlancar rezeki. Sebab keutamaan silaturahim adalah dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya.

مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِى رِزْقِهِ ، وَأَنْ يُنْسَأَ لَهُ فِى أَثَرِهِ ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

“Siapa yang suka dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturrahmi.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

6. Istri yang suka bersedekah

Istri yang suka bersedekah, dia juga pada hakikatnya sedang melipatgandakan rezeki suaminya. Sebab salah satu keutamaan sedekah sebagaimana disebutkan dalam surat Al Baqarah, akan dilipatgandakan Allah hingga 700 kali lipat. Bahkan hingga kelipatan lain sesuai kehendak Allah.
Jika istri diberi nafkah oleh suaminya, lalu sebagiannya ia gunakan untuk sedekah, mungkin tidak langsung dibalas melaluinya. Namun bisa jadi dibalas melalui suaminya. Jadilah pekerjaan suaminya lancar, rezekinya berlimpah.

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِئَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Perumpamaan orang-orang yang menaf­kahkan hartanya di jalan Allah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir ada seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 261)

7. Istri yang bertaqwa
Orang yang bertaqwa akan mendapatkan jaminan rezeki dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bahkan ia akan mendapatkan rezeki dari arah yang tak disangka-sangka. Sebagaimana firman Allah dalam surat Ath Talaq ayat 2 dan 3.

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا
وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

“Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya dan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka-sangka” (QS. At Thalaq: 2-3)

8. Istri yang selalu mendoakan suaminya

Jika seseorang ingin mendapatkan sesuatu, ia perlu mengetahui siapakah yang memilikinya. Ia tidak bisa mendapatkan sesuatu tersebut melainkan dari pemiliknya.
Begitulah rezeki. Rezeki sebenarnya adalah pemberian dari Allah Azza wa Jalla. Dialah yang Maha Pemberi rezeki. Maka jangan hanya mengandalkan usaha manusiawi namun perbanyaklah berdoa memohon kepadaNya. Doakan suami agar senantiasa mendapatkan limpahan rezeki dari Allah, dan yakinlah jika istri berdoa kepada Allah untuk suaminya pasti Allah akan mengabulkannya.

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

“DanTuhanmu berfirman: Berdoalah kepadaKu niscaya Aku kabulkan” (QS. Ghafir: 60)

9. Istri yang gemar shalat dhuha

Shalat dhuha merupakan shalat sunnah yang luar biasa keutamaannya. Shalat dhuha dua raka’at setara dengan 360 sedekah untuk menggantikan hutang sedekah tiap persendian. Shalat dhuha empat rakaat, Allah akan menjami rezekinya sepanjang hari.

فِى الإِنْسَانِ ثَلاَثُمِائَةٍ وَسِتُّونَ مَفْصِلاً فَعَلَيْهِ أَنْ يَتَصَدَّقَ عَنْ كُلِّ مَفْصِلٍ مِنْهُ بِصَدَقَةٍ. قَالُوا وَمَنْ يُطِيقُ ذَلِكَ يَا نَبِىَّ اللَّهِ قَالَ النُّخَاعَةُ فِى الْمَسْجِدِ تَدْفِنُهَا وَالشَّىْءُ تُنَحِّيهِ عَنِ الطَّرِيقِ فَإِنْ لَمْ تَجِدْ فَرَكْعَتَا الضُّحَى تُجْزِئُكَ

“Di dalam tubuh manusia terdapat 360 sendi, yang seluruhnya harus dikeluarkan sedekahnya.” Mereka (para sahabat) bertanya, “Siapakah yang mampu melakukan itu wahai Nabiyullah?” Beliau menjawab, “Engkau membersihkan dahak yang ada di dalam masjid adalah sedekah, engkau menyingkirkan sesuatu yang mengganggu dari jalan adalah sedekah. Maka jika engkau tidak menemukannya (sedekah sebanyak itu), maka dua raka’at Dhuha sudah mencukupimu.” (HR. Abu Dawud)

يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يَا ابْنَ آدَمَ لاَ تُعْجِزْنِى مِنْ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ فِى أَوَّلِ نَهَارِكَ أَكْفِكَ آخِرَهُ

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.” (HR. Ahmad)

10. Istri yang taat dan melayani suaminya

Salah satu kewajiban istri kepada suami adalah mentaatinya. Sepanjang perintah suami tidak dalam rangka mendurhakai Allah dan RasulNya, istri wajib mentaatinya.
Apa hubungannya dengan rezeki? Ketika seorang istri taat kepada suaminya, maka hati suaminya pun tenang dan damai. Ketika hatinya damai, ia bisa berpikir lebih jernih dan kreatifitasnya muncul. Semangat kerjanya pun menggebu. Ibadah juga lebih tenang, insya Allah.



(sumber: vvanita.org)

Senin, 02 Mei 2016

MasyaAllah!! Inilah 7 Ciri Istri Pengundang Rezeki Bagi Suaminya, Semoga Para Istri Membaca Ini

Ternyata, TIDAK DENGAN Hanya Bekerja Saja Pasangan suami Istri Bisa mendatangkan rezeki. Namun DENGAN Memperbaiki akhlak Serta memperbanyak berbuat baik, Maka DENGAN Mudah rezeki akan Sering Datang Kepada SEBUAH Keluarga.

Jika biasanya suami bertanggungjawab Mencari nafkah, Maka Istri pun memiliki tanggungjawab berbaring Yang TIDAK Kalah Penting. Perilaku Seorang Istri Ternyata akan berdampak Terhadap sedikit ATAU banyaknya rezeki Yang didapatkan suami. Mencari Google Artikel mengenali Ciri Istri berikut, Pasangan Keluarga Bisa Memperbaiki rezeki Yang mungkin Saja tersendat selama inisial.

1. Wanita Yang taat PADA Allah Dan rasulNya.

Ada empat dalam faktor Yang Menjadi Pertimbangan SEBELUM menikahi seorang wanita, Yaitu KARENA (1) kecantikannya, (2) keturunannya, (3) hartanya Dan (4) agamanya. Kita diperintahkan untuk review memilih wanita KARENA faktor agamanya, Beruntung Sekali jika Bisa get keempatnya. Wanita Yang taat PADA Allah Dan Rasulnya akan membawa rumah tangga Menuju Surga, Menuju ketentraman. Rumah tangga Yang tentram, Nyaman, bahagia Adalah rezeki Yang Sangat Berharga. Rumah tangga Yang dinahkodai suami Yang saleh didampingi Istri yang salehah akan menjadikan rumah tangga ITU berberkah, menghasilkan Anak-anak Yang saleh / salehah, ridha get Dan rahmat Allah.

2. Wanita Yang taat PADA suaminya.

Jika aku boleh menyuruh Seseorang untuk review sujud Kepada orangutan berbaring niscaya aku akan menyuruh Seorang Isteri untuk review sujud Kepada suaminya (HR Tirmidzi Dan Ibnu Majah). Sepanjang Perintah suami TIDAK bertentangan DENGAN agama, Maka Isteri wajib mentaatinya. Ketaatan Seorang Isteri PADA suaminya akan MEMBUAT hati suami Tenang Dan Damai Dan Bisa menjalankan kewajibannya Mencari rezeki Yang untuk review halal Keluarga. Akan halnya wanita Yang berkarier di-luar rumah Bisa Tetap Bekerja Sepanjang suaminya mengizinkan Dan kewajibannya untuk review Menjaga Diri DENGAN Baik di Tempat kerja.

"Laki-laki Adalah Pemimpin differences wanita KARENA Allah Telah melebihkan sebagian mereka Dari (laki-laki) differences sebagian yang lain (wanita) Dan DENGAN sebab Sesuatu Yang Telah mereka (laki-laki) nafkahkan Dari harta-hartanya. Maka wanita-wanita Yang saleh Adalah Yang taat Lagi memelihara Diri di Belakang suaminya sebagaimana Allah Telah memelihara Dirinya ". (QS An Nisa: 34).

3. Wanita Yang Melayani suaminya DENGAN Baik.

Tugas Utama Isteri Adalah menjalankan telkom rumah tangga DENGAN sebaik-baiknya, Melayani suami DENGAN Baik Serta mendidik anak-anaknya. Isteri yang Baik berusaha Melayani suaminya DENGAN Baik seperti menyiapkan makanannya, keperluannya menyiapkan, memenuhi Kebutuhan biologisnya, Menjaga Perasaan suaminya Jangan Sampai suaminya Terluka KARENA sikapnya. Wanita Yang demikian akan Menjadi kesayangan suaminya Dan Bisa Menjadi mitra yang Baik hearts mewujudkan rumah tangga sakinah Yang Dan menarik HAL-HAL postif hearts rumah tangganya, termasuk rezeki Bagi suaminya.

4. Wanita Yang Berhias hanya untuk suaminya.

"Sesungguhnya halaman WordPress ITU Adalah Perhiasan Dan sebaik-Baik Perhiasan Dunia Adalah wnita salehah" (HR Muslim). Adalah Sifat wanita Yang Suka bersolek Dan Berhias, wanita TAPI Yang saleh Hanya Berhias Dan menampakkan Perhiasan untuk review suaminya.

Wanita Yang jika dipandang suaminya Selalu Menyenangkan Dan industri tahu bagaimana Menyenangkan suaminya. Wanita Yang bahkan Malaikat pun mendoakannya akan memudahkan rezeki Datang padanya.

5. Jika ditinggal Menjaga Kehormatan Dan harta suami

Saat suami Keluar Mencari nafkah, Isteri Yang ditinggalkan di rumah Harus Menjaga kehormatannya, Menjaga Dirinya Dari Tamu Yang TIDAK Pantas, membatasi Keluar rumah Jika tidak Terlalu Penting. Harta suami Yang dititipkan padanya dipergunakan PADA HAL-HAL Yang bermanfaat DENGAN seizin suaminya. Wanita seperti ini Label memudahkan rezeki MASUK KE hearts rumahnya SEBAGAI upah Dari ketaatannya Kepada Allah Dan Kesetiaan PADA suaminya.

6. Wanita Yang Senantiasa meminta ridha suami atasnya

Wanita Suami industri tahu bagaimana Menyenangkan hati suaminya. Menjaga SIKAP Dan Perilaku agar TIDAK menyinggung Dan melukai Perasaan suaminya. Dia Selalu berusaha agar suaminya TIDAK marah padanya. Dia TIDAK akan Pergi Tidur hearts keadaan marah ATAU Meninggalkan suaminya hearts keadaan marah Sampai memperoleh maafnya. Mengajak suaminya bercanda untuk review menceriakan perkawinannya. Berusaha mendidik anak-anaknya DENGAN Baik. Menjaga rahasia Perkawinan Dari orangutan lain. "Maukah Kalian kuberitahu Isteri-Isteri Yang Menjadi Penghuni Surga Yaitu Isteri Yang Penuh kasih sayang, Banyak Anak, Selalu Kembali Kepada suaminya, Dimana jika suaminya marah dia mendatangi suaminya Dan meletakkan tangannya PADA serbi suaminya seraya Berkata" Aku tak DAPAT Tidur SEBELUM Engkau ridha " (HRAn Nasai). Isteri seperti Suami Isteri Adalah Yang dimudahkan rezekinya melalui serbi suaminya KARENA Amalan Dan Kesetiaan PADA suaminya,

7. Wanita Yang MENERIMA pemberian suami DENGAN ikhlas

Wanita Yang TIDAK PERNAH mengeluh berapapun rezeki Yang Dibawa Pulang suaminya. Selalu ikhlas MENERIMA Dan menghargai apapun Yang diberikan suami kepadanya. Banyak disyukuri sedikit pun ikhlas diterima DENGAN. Wanita seperti Suami Adalah wanita Yang mensyukuri rezekinya. Allah menjanjikan bahwa jika Sudah kitd Bersyukur Dia akan Menambah rezeki kitd. Wanita Yang Bersyukur Dan ikhlas rezekinya Senantiasa bertambah Baik kuantitas maupun keberkahannya Yang akan diberi Allah Langsung padanya ataupun memlalui suaminya.



(sumber: cerminan.com)

Lakukanlah 4 Amalan ini, InsyaAllah Rezeki Akan Datang Secara Tiba-tiba

Rezeki memang tidak hanya berupa materi dan uang saja. Tapi juga bisa dalam bentuk lain yang mampu mendatangkan kebahagiaan. Namun umumnya manusia bekerja setiap hari untuk mendapatkan uang.

Jumlah rezeki masing-masing orang berbeda setiap bulannya. Para pekerja biasanya sudah memiliki takaran berapa jumlah materi yang akan didapatkan setiap bulan. Pendapatan ini lah yang kemudian digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Namun tahukah anda bahwa ternyata ada rezeki yang datangnya dadakan dan tidak disangka-sangka? Caranya adalah dengan melakukan amalan-amalan yang mudah dilakukan berikut ini. Apa saja? Berikut empat cara menjemput rezeki agar datang mendadak.

1. Bersedekah
Bersedekah adalah memberikan sebagian yang kita miliki kepada orang lain. Allah SWT menjanjikan ganti yang pasti kepada mereka yang bersedekah untuk orang lain. Baik sedekah materi maupun sedekah dalam bentuk lain. Allah menjelaskan hal ini dalam Alquran Surat Al-Baqarah ayat 261 yang artinya:

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir berisi seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui.” (Al-Baqarah:261).

Jadi, meski bersedekah pada awalnya dapat mengurangi harta yang kita miliki, namun selanjutnya, Allah SWT akan mengganti dengan berlipat ganda. Akan tetapi, dalam bersedekah sebaiknya kita berharap ganti untuk akhirat dibanding mengharap balasan di dunia. Terlebih jika saat bersedekah kita hanya berharap balasan harta, dan bukan ridha dari
Allah SWT.

2. Perbanyak Syukur
Bersyukur merupakan cara untuk mendapatkan lebih. Matematika Allah SWT sangat berbeda dengan matematika yang digunakan manusia. Lihat saja, bagaimana Allah sangat mudah memberikan lebih kepada mereka yang bersyukur. Ada saja jalan rezeki bagi mereka yang tidak mengeluh, meski dalam kondisi yang terbatas dan kekurangan.

Bukankah hal ini juga sudah dijanjikan dalam Allah SWT dalam Alquran, bahwa siapa yang bersyukur maka Allah akan menambahkan nikmat-Nya. Namun mereka yang mendustakan, maka akan mendapat azab yang pedih.

“(Ingatlah) ketika Rabbmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kalian bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kalian mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat”. QS. Ibrahim: 7.

3. Membaca Surat Al Waqiah
Surah Al Waqiah juga dikenal sebagai surat pendatang kekayaan. Surat ke-56 ini berisi kandungan iman dan tauhid, bukti kekuasaan Allah SWT serta  adanya hari kebangkitan.
“Ajarkanlah Surat Al Waqiah kepada isteri-isterimu. Kerana sesungguhnya ia adalah surah Kekayaan.” (Hadis riwayat Ibnu Ady)

4. Banyak Beristigfar
Istigfar juga menjadi salah satu amalan penjemput rezeki. Terkadang dosa-dosa yang kita lakukan akan menutup pintu rezeki dalam diri. Sehingga meski sudah berusaha semaksimal mungkin, namun tetap saja rezeki yang diinginkan tidak kunjung didapatkan.
Istigfar merupakan dzikir yang maknanya memohon ampun atas dosa-dosa yang pernah kita perbuat. Imam Al-Hasan Al-Bashri juga menganjurkan agar manusia beristighfar jika mengalami  kegersangan, kefakiran, sedikitnya keturunan dan kekeringan kebun-kebun. Jadi perbanyaklah istigfar jika rezeki tidak kunjung hadir.
“Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepadaNya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus-menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan, dan Dia akan memberi kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari Kiamat”. (Hud : 3)

Semoga dengan amalan-amalan ini, Allah SWT akan mendatangkan rezeki secara mendadak kepada hamba-hambaNya.



(sumber: infoyunik.com)

SUBHANALLAH...!!! Berdoa Depan Ka'bah Minta 6 Anak, Dikasih Kembar 5

Sebagian wanita ada yang ingin punya banyak anak. Namun ada juga yang tidak ingin sama sekali. Alasannya, melahirkan anak itu sengsara dan menyakitkan.

Tapi seperti yang dibilang orang-orang, melahirkan memang sakit, tapi begitu anak lahir dan menatap wajah anak yang baru dilahirkan, rasa sakit hilang dan digantikan rasa syukur dan senang yang tak terkira.

Memiliki anak memang indah karena itu adalah tanggung jawab dan amanah dari Allah SWT.

Apa yang ingin diangkat di sini adalah kisah seorang ibu muda asal Cirebon bernama Lely Solihati, 32 tahun.

Lely melahirkan lima anak kembar yang semuanya berjenis kelamin laki-laki. Anak-anak Lely lahir dengan selamat melalui operasi bedah pada 10 Januari lalu.

Bayi-bayi tersebut kini sudah berusia empat bulan dan semuanya sehat walafiat. Uniknya, suami Lely, Habibie Ahmad Akbar, telah memberi nama pada lima bayi ini dengan huruf vokal sebagai huruf depan namanya.

Jadi jika disingkat, kelima bayi Lely namanya menjadi A, I, U, E, dan O. Ini akan memudahkan pasangan Lely dan Habibie mengingat nama anak-anaknya.

Huruf A diberikan kepada anak bernama Abbid Muhammad Akbar, huruf I untuk Izzul Syaefuddin Al Akbar, huruf U disematkan sebagai awalan nama Uqkail Fahul Akbar.

Sementara huruf E diberikan untuk nama Ezra Khayru Akbar dan huruf O menjadi awalan nama dari Oxy Abhitya Akbar.

Kelima bayi lucu ini lahir dini hari mulai jam 12.28, 12.29, 12.31, 12.32 dan 12.33 pada tanggal 10 Januari 2016.

Kisah kelahiran 5 orang bayi ini telah mendapat perhatian banyak media cetak di Indonesia. Dikisahkan bahwa Lely, yang sudah memiliki seorang anak, pergi ke Mekah menunaikan umrah.

Selama di depan Kabah, Lely berdoa supaya dia dikaruniai 6 orang anak dan tidak lama setelah pulang dari Mekah, dia mengandung untuk kedua kalinya.

Namun kehamilan Lely kali ini membawa rezeki yang tiada tara berupa bayi kembar 5 yang lucu-lucu. Selamat yah!



(Sumber: siakapkeli.my)

Jadikan Orang Tuamu Raja, Maka Rezekimu Juga Seperti Raja

 Budi Harta Winata,
Pengusaha baja/Pemilik PT. Artha Mas Graha Andalan.
Ketika ditanya rahasia suksesnya menjadi Pengusaha, jawabnya singkat:
“Jadikan orang tuamu Raja, maka rezeki mu seperti Raja”.


Pengusaha yang kini tinggal di Cikarang ini pun bercerita bahwa orang hebat dan sukses yang ia kenal semuanya memperlakukan orang tuanya seperti Raja.

Mereka menghormati, memuliakan, melayani dan memprioritaskan orang tuanya.
Lelaki asal Banyuwangi ini bertutur, “Jangan perlakukan Orang tua seperti Pembantu".
Orang tua sudah melahirkan dan membesarkan kita, lha kok masih tega-teganya kita minta harta ke mereka, pada hal kita sudah dewasa.

Atau orang tua diminta merawat anak kita sementara kita sibuk bekerja.
Bila ini yang terjadi maka rezeki orang itu adalah rezeki pembantu, karena ia memperlakukan orang tuanya seperti pembantu.

Walau suami/istri bekerja, rezekinya tetap kurang bahkan nombok setiap bulannya.
Menurut sebuah lembaga survey yang mengambil sampel pada 700 keluarga di Jepang, anak-anak yang sukses adalah : mereka yang memperlakukan dan melayani orang tuanya seperti seorang Kaisar.
Dan anak-anak yang sengsara hidupnya adalah mereka yang sibuk dengan urusan dirinya sendiri dan kurang perduli pada orang tuanya.

Tapi juga JANGAN mendekati orang tua hanya untuk mendapatkan hartanya.
Mari terus berusaha keras agar kita bisa memperlakukan orang tua seperti raja. Buktikan dan jangan hanya ada di angan-angan.

Beruntunglah bagi yang masih memiliki orang tua, masih BELUM TERLAMBAT untuk berbakti. Sebelum mereka kembali keharibaan Allah.

UANG bisa dicari, ilmu bisa di gali, tapi kesempatan untuk mengasihi orang tua kita takkan terulang kembali.
Share ke anak-cucu kita supaya mereka juga SUKSES di dunia dan akherat... Tq.



(sumber: kabarhikmah.com)

Minggu, 01 Mei 2016

Percayalah Bahwa Allah Telah Berjanji Menambah Rezeki Bagi Orang Yang Menikah

Satu tujuan yang menjadi mimpi setiap orang adalah bersanding di pelaminan dengan pasangan idaman. Apalagi jika jumlah umur sudah semakin banyak, rasanya ada harap-harap cemas terus menggelayut dikepala setiap malam. Namun tak bisa dipungkiri, bahwa selalu ada beberapa masalah krusial yang seringkali menerpa sebagian orang untuk menyegerakan berlayar dalam bahtera rumah tangga. salah satunya adalah masalah dompet. Ya! Keuangan.

Masalah keuangan adalah salah satu faktor yang membuat banyak orang merasa takut membina rumah tangga dengan pasangan yang telah mereka agung-agungkan. Membiayai diri sendiri saja sudah jungkir balik apalagi membiayai anak dan istri? Jangan panik dulu tapi. Perkara rezeki sudah diatur oleh Allah. Tinggal bagaimana cara kita menjemputnya.

Allah Azza wa Jalla berfirman:
“Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan mengayakan mereka dengan karunia-Nya. Allah Maha luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui.” Q.S An-Nur:32)

Ayat tersebut telah jelas menyatakan bahwa dengan menikah maka Allah akan membantu memberikan rezeki untuk anak dan istri. Percayalah bahwa perkara rezeki adalah hal yang sangat mudah bagi Allah. Menghidupkan orang mati saja Allah bisa, apalagi hanya memunculkan rezeki dari arah yang tak pernah sekalipun kita duga.

Jadi jangan pernah takut tak bisa mencukupi anak dan istri kelak. Istri dan anak mempunyai rezeki masing-masing, dan jika dikumpulkan maka akan menyatu dengan rezeki suami. Kita hanya perlu berdoa, percaya dan lakukan ikhtiar semampu kita bisa. Ingat, bahwa Allah tak akan pernah merubah nasib suatu kaum, sebelum kaum tersebut berusaha untuk mengubahnya.



(sumber: dailymoslem.com)

Jumat, 29 April 2016

7 Zikir Pembuka Pintu Rezeki

1. Memperbanyak Membaca "La hawla Wala Quwwata Illa billah"

Barangsiapa yang lambat datang Rezekinya hendaklah banyak mengucapkan – La hawla Wala Quwwata Illa billah (HR. At- Tabrani)

2. Membaca "La Ilaha Illallahul Malikul Haqqul Mubin"

Barangsiapa setiap hari membaca La ilaha illallahul malikul haqqul mubin maka bacaan itu akan menjadi Keamanan dari Kefakiran dan menjadi Penenteram dari rasa Takut dalam Kubur (HR. Abu Nu’aim dan Ad Dailami).

3. Membaca "Subhanallah wabihamdihi Subhanallahil adziim"

Dari setiap Kalimat itu seorang MALAIKAT yang BERTASBIH kepada ALLAH Ta’ala sampai hari Kiamat yang Pahala Tasbihnya itu diberikan Untukmu. (HR. Al-Mustagfiri dalam Ad-Da’awat)

4. Membaca Surat Al-IKHLAS

Barangsiapa membaca Surat Al-Ikhlas ketika masuk rumah maka berkah bacaan Menghilangkan Kefakiran dari penghuni rumah dan tetangganya (HR. At-Tabrani)

5. Membaca Surat Al-WAQI’AH

Barangsiapa membaca surat Al-Waqi'ah setiap malam, maka TIDAK akan ditimpa kesempitan hidup” (HR. Al-Baihaqi dalam Syu’ab Al-Iman)

6. Memperbanyak SHALAWAT

Dari Umar bin Khaththab dari Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Barangsiapa Bershalawat kepadaku satu kali shalawat maka Allah akan membalas sepuluh kali shalawat dan mengangkatnya sepuluh derajat. (Dikeluarkan Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad, Ibnu Abu Syaibah, al-Bazzar, Ibnu Syahiin dan al-Ismaili dengan sanad ma’lul)

7. Melazimkan ISTIGHFAR

"Barangsiapa melazimkan beristighfar niscaya Allah akan mengeluarkan dia dari segala kesusahan dan memberikan rezeki dari arah yang tidak diduga-duga." (HR. Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majjah)

Ya ALLAH berikanlah kami rezeki yang luas, yang halal lagi baik tanpa memberatkan kami. Jika rezeki kami ada di langit maka turunkanlah. Jika ada di bumi maka keluarkanlah. Jika jauh maka dekatkanlah. Jika dekat maka mudahkanlah. Jika sedikit maka banyakkanlah. Jika banyak maka berkatilah agar kami dapat menolong anak-anak yatim, fakir miskin, mereka yang dalam kesusahan dan kedhaifan. Ya ALLAH, kabulkanlah doa kami, Aamiiin Ya ALLAH Ya Robbal ‘Alamin.

Semoga ALLAH mengabulkan doa kita. Semoga bermanfaat. In shaa ALLAH.


(sumber: pintarin.com)

Kamis, 28 April 2016

Sudah Rutin Shalat Dhuha Tapi Masih Seret Rezkinya , Silahkan Baca Beberapa Alasannya Disini

Anda mungkin sudah tahu bahwa salah satu amalan pembuka pintu rezeki adalah dengan merutinkan shalat dhuha. Shalat dhuha adalah shalat rezeki.

Bagi anda yang belum mempraktekkannya barangkali masih belum yakin kekuatan energi dari shalat dhuha. Namun bagi mereka yang sudah rutin mengamalkannya bisa berkata bahwa shalat dhuha memang memperlancar rezeki, menolak kemiskinan dan memudahkan urusan.

Bukan bermaksud riya atau ujub diri tapi saya berani menuliskannya di sini karena saya pun mengamalkannya sebagai salah satu ibadah rutin setiap hari kecuali jika saya dapat dispensasi karena kedatangan "tamu bulanan" atau sakit. Sebagai manusia biasa yang imannya naik turun kadang saya juga lupa melaksanakannya karena kesibukan dunia melenakan saya, tapi sedapat mungkin saya berusaha untuk mengerjakannya.

Meskipun tidak kaya, dalam artian harta berlimpah tapi alhmadulillah kami selalu cukup dan tak pernah merasa kekurangan. Urusan pun senantiasa dimudahkan dan rezeki datang dari mana saja bahkan dari arah yang tak disangka-sangka. Rahasia di balik shalat dhuha memang luar biasa.
Tapi banyak juga orang yang merutinkan dhuha tapi rezekinya tetap saja macet, apa ada yang salah?

Menarik rezeki tak cukup hanya dengan sekedar dhuha.

# 1. MULAI DENGAN NIAT YANG BENAR.
Rezeki adalah sebuah misteri besar yang siapapun tak dapat mengetahuinya. Yang patut digaris bawahi bahwa rezeki adalah hak prerogatif Allah, diberikan pada siapapun yang dikehendakiNya. Banyak amalan untuk memperlancar rezeki (baca : 55 cara membuka pintu rezeki). Tapi amalan itu harus dimulai dengan niat yang benar. Jangan melakukan amalan karena niatnya ingin rezeki. Berniatlah melakukannya karena Allah, rezeki yang datang selanjutnya adalah bonus. (baca : bolehkah niat beramal karena ingin dapat rezeki?)
Kesalahan pertama adalah niat yang sudah melenceng. Berniatlah selalu karena Allah dan untuk mendapatkan keridhaanNya.

# 2. LANJUT DENGAN PRASANGKA BAIK.
Setelah meluruskan niat, lanjutkan dengan berprasangka baik padaNya. Dengan berprasangka baik maka kita memiliki harapan bahwa Allah akan mempermudah urusan dan memperlancar rezeki kita hari ini. Bukankah Allah sesuai persangkaan hambaNya?
Setelah shalat subuh jangan tidur lagi / bermalas-malasan. Namun dengan semangat tinggi dan harapan baik untuk mengupayakan ikhtiar. Manakala matahari bergerak naik sepenggalan, segera ambil air wudhu dan sempatkan untuk shalat dhuha.
Mulailah ikhtiar / pekerjaan hari itu dengan prasangka (harapan) baik pada Allah bahwa rezeki akan dibukakanNya. Langkah menuju kesuksesan diawali dengan keadaan lahiriah dan batiniah yang bersih. Dengan demikian pikiran menjadi jernih dan dibukakan jalan / solusi memperoleh rezeki hari itu.

#3. SERTAI DENGAN TAUBAT
Terkait dengan dhuha Rasulullah SAW mengingatkan,
Shalat dhuha itu mendatangkan rezeki dan menolak kemiskinan dan tidak ada yang memelihara shalat kecuali hanya orang-orang yang bertaubat. (H.R. Tirmidzi)

Jadi shalat dhuha harus dilaksanakan secara istiqamah dan digandengkan dengan taubat. Mengapa taubat? Ibarat seseorang yang ingin melihat bayangan yang jelas pada cermin, maka dia harus membersihkan cermin itu dari segala macam kotoran dan debu. Begitu pula jika ingin merasakan pencerahan hati dan ide-ide cemerlang dalam meraih rezeki, perlulah membersihkan debu yang menempel pada hati. Caranya dengan bertaubat.

Karena itu untuk menjemput rezeki Allah lakukan taubat dan beristighfar (baca : keutamaan istighfar kaitannya dengan rezeki). Jika kita merasa melakukan banyak kesalahan (yang sudah pasti, karena kita manusia yang bisa khilaf) segeralah mohon ampun pada Allah. Kemudian kembali pada Allah, lakukan perintahNya dan jauhi yang dilarangNya. Lakukan dengan ikhlas hati tanpa merasa terpaksa. Istighfar harus dilakukan dengan sungguh-sungguh, menghadirkan kesadaran yang tinggi dari lubuk hati yang terdalam. Merasa menyesali semua sikap buruk kepada Sang Pemilik Rezeki.

Karena itu istighfar belum dianggap memenuhi syarat jika hanya dilakukan secara lisan saja. Meskipun kita membaca istighfar sampai ribuan kali setiap harinya tidak ada artinya bagi Allah jika tidak disertai sikap dan tindakan.

Mula-mula taubat harus (1) dimulai dengan niat di dalam hati. Untuk menetapkan kesungguhan dan kemantapan hati, (2) perlu dilahirkan secara lisan. Kemudian (3) berjanji tidak mengulangi perbuatan buruk itu, menyesal sepenuhnya kemudian (4) memperbaiki perilaku. Lakukan setiap selesai shalat dhuha.

Orang yang enggan bersitighar (bertaubat) akan mengalami kesulitan dalam menjalani hidup termasuk menjemput rezeki Allah SWT. Walau pada kenyataannya kita melihat banyak pendosa yang rezekinya justru makin lancar, itu hanya cara memandang kita yang keliru (baca : ahli maksiat tapi kok rezekinya makin lancar?). Sesungguhnya rezeki yang tampaknya melimpah itu menyimpan kemudharatan-kemudharatan. Masuklah dalam kehidupan mereka tentu kita akan tahu meskipun kelihatan hartanya melimpah tapi jiwanya menderita. Tak sedikit orang kaya tapi terkena penyakit yang mematikan (tak kunjung sembuh), atau memiliki banyak masalah yang membuatnya tak nyenyak tidur.
Mereka inilah yang sejatinya menjauh dari Allah. Taubatlah obatnya, peluang untuk merebut rahmat Allah.

Jika Allah menerima taubat kita tentu Dia akan memberi rahmatNya (kasih sayangNya). Jika Allah mengasihi maka bukan hal yang sulit bagiNya mengabulkan keinginan kita.
Maka aku katakan kepada mereka, "Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai (Q.S.Nuh : 10-12).

KESIMPULAN
Apakah anda sudah memahami mengapa rezeki anda masih macet padahal merasa sudah mengamalkan amalan pembuka rezeki termasuk diantaranya shalat dhuha?
Tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki diri. Mulailah hari ini dengan meluruskan niat saat melakukan ibadah, murni karena Allah taala, kemudian jangan lupa berprasangka baik padaNya dan beristighfar atau bertaubatlah setiap hari.
Mudah-mudahan upaya kita diperhitungkan Allah, bukan hanya di dunia tapi juga di akhirat nanti. Amin..
Wallahu alam.



(sumber: silahkanshare-ya.blogspot.co.id)

Rabu, 27 April 2016

Inilah 4 Cara Allah Dalam Memberi Rezeki Kepada Mahluknya

Berikut ini adalah beberapa cara Allah dalam memberikan rezeki kepada semua mahluknya menurut al Qur’an:

1. Tingkat rezeki pertama yang dijamin oleh Allah

“Tidak suatu binatangpun (termasuk manusia) yg bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin oleh Allah rezekinya.”(QS. Hud: 6).

Artinya Allah akan memberikan kesehatan, makan, minum untuk seluruh makhluk hidup di dunia ini. Hal tersebut adalah rezeki dasar yang terendah.

2. Tingkat rezeki kedua yang didapat sesuai dengan apa yang diusahakan.

“Tidaklah manusia mendapat apa-apa kecuali apa yang telah dikerjakannya” (QS. An-Najm: 39).

Allah akan memberikan rezeki sesuai dengan apa yang dikerjakannya. Jika seseorang bekerja selama dua jam, dapatlah hasil yang dua jam. Jika kerja lebih lama, lebih rajin, lebih berilmu, lebih sungguh-sungguh, seseorang akan mendapat lebih banyak. Tidak pandang dia itu seorang muslim atau
kafir.

3. Tingkat rezeki ketiga adalah rezeki lebih bagi orang-orang yang pandai bersyukur.

“… Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7)

Inilah rezeki bagi orang yang disayang oleh Allah. Orang-orang yang pandai bersyukur akan dapat merasakan kasih sayang Allah dan mendapat rezeki yang lebih banyak.

Itulah Janji Allah! Orang yang pandai bersyukurlah yg dapat hidup bahagia, sejahtera dan tentram. Usahanya akan sangat sukses, karena Allah tambahkan selalu

4. Tingkat rezeki keempat adalah rezeki istimewa dari arah yang tidak disangka-sangka bagi orang-orang yang bertakwa dan bertawakal pada Allah SWT.

“…. Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yg tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS.Ath-Thalaq:2-3)

Peringkat rezeki yang keempat ini adalah rezeki yang istimewa, tidak semua orang bisa meraihnya. Rezeki ini akan Allah berikan dari arah yang tidak disangka-sangka. Mungkin pada saat seseorang berada dalam kondisi sangat sangat membutuhkan.



(sumber: fimadani via cintaislami)

Inilah 10 Ciri-Ciri Istri yang Mendatangkan Rezeki bagi Sang Suami

Banyak suami yang mungkin tidak tahu bahwa rezekinya dengan izin Allah SWT mengalir lancar atas peran istri tercintanya.
Memang tidak bisa dilihat secara kasat mata, namun bisa dijelaskan secara spiritual bahwa 10 sifat istri ini ‘membantu’ mendatangkan rezeki bagi suaminya, sebagaimana dilansir Islamedia.id.

1. Istri yang pandai bersyukur

Istri yang bersyukur atas segala karunia Allah pada hakikatnya dia sedang mengundang tambahan nikmat untuk suaminya. Termasuk rezeki. Punya suami, bersyukur. Menjadi ibu, bersyukur. Anak-anak bisa mengaji, bersyukur. Suami memberikan nafkah, bersyukur. Suami memberikan hadiah, bersyukur. Suami mencintai setulus hati, bersyukur. Suami memberikan kenikmatan sebagai suami istri, bersyukur.

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

“Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan: jika kalian bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu dan jika kamu mengingkari (nikmatKu) maka sesungguhnya adzabku sangat pedih” (QS. Ibrahim: 7)

2. Istri yang tawakkal kepada Allah

Di saat seseorang bertawakkal kepada Allah, Allah akan mencukupi rezekinya.

وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

“Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. Ath Thalaq: 3)

Jika seorang istri bertawakkal kepada Allah, sementara dia tidak bekerja, dari mana dia dicukupkan rezekinya. Allah akan mencukupkannya dari jalan lain, tidak selalu harus langsung diberikan kepada wanita tersebut.
Bisa jadi Allah akan memberikan rezeki yang banyak kepada suaminya, lalu suami tersebut memberikan nafkah yang cukup kepada dirinya.

3. Istri yang baik agamanya

Rasulullah menjelaskan bahwa wanita dinikahi karena empat perkara. Karena hartanya, kecantikannya, nasabnya dan agamanya.

فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ

“Pilihlah karena agamanya, niscaya kamu beruntung” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Beruntung itu beruntung di dunia dan di akhirat. Beruntung di dunia, salah satu aspeknya adalah dimudahkan mendapatkan rezeki yang halal.
Coba kita perhatikan, Insyaa Allah tidak ada satu pun keluarga yang semua anggotanya taat kepada Allah kemudian mereka mati kelaparan atau nasibnya mengenaskan.
Lalu bagaimana dengan seorang suami yang banyak bermaksiat kepada Allah tetapi rezekinya lancar? Bisa jadi Allah hendak memberikan rezeki kepada istri dan anak-anaknya melalui dirinya. Jadi berkat taqwa istrinya dan bayi atau anak kecilnya yang belum berdosa, Allah kemudian mempermudah rezekinya. Suami semacam itu sebenarnya berhutang pada istrinya.

4. Istri yang banyak beristighfar

Di antara keutamaan istighfar adalah mendatangkan rezeki. Hal itu bisa dilihat dalam Surat Nuh ayat 10 hingga 12. Bahwa dengan memperbanyak istighfar, Allah akan mengirimkan hujan dan memperbanyak harta.

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا
يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا
وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا

“Maka aku katakan kepada mereka, ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu’, sesunguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, memperbanyak harta dan anak-anakmu, mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) sungai-sungai untukmu” (QS. Nuh : 10-12)

5. Istri yang gemar silaturahim

Istri yang gemar menyambung silaturahim, baik kepada orang tuanya, mertuanya, sanak familinya, dan saudari-saudari seaqidah, pada hakikatnya ia sedang membantu suaminya memperlancar rezeki. Sebab keutamaan silaturahim adalah dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya.

مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِى رِزْقِهِ ، وَأَنْ يُنْسَأَ لَهُ فِى أَثَرِهِ ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

“Siapa yang suka dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturrahmi.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

6. Istri yang suka bersedekah

Istri yang suka bersedekah, dia juga pada hakikatnya sedang melipatgandakan rezeki suaminya. Sebab salah satu keutamaan sedekah sebagaimana disebutkan dalam surat Al Baqarah, akan dilipatgandakan Allah hingga 700 kali lipat. Bahkan hingga kelipatan lain sesuai kehendak Allah.
Jika istri diberi nafkah oleh suaminya, lalu sebagiannya ia gunakan untuk sedekah, mungkin tidak langsung dibalas melaluinya. Namun bisa jadi dibalas melalui suaminya. Jadilah pekerjaan suaminya lancar, rezekinya berlimpah.

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِئَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Perumpamaan orang-orang yang menaf­kahkan hartanya di jalan Allah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir ada seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 261)

7. Istri yang bertaqwa
Orang yang bertaqwa akan mendapatkan jaminan rezeki dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bahkan ia akan mendapatkan rezeki dari arah yang tak disangka-sangka. Sebagaimana firman Allah dalam surat Ath Talaq ayat 2 dan 3.

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا
وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

“Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya dan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka-sangka” (QS. At Thalaq: 2-3)

8. Istri yang selalu mendoakan suaminya

Jika seseorang ingin mendapatkan sesuatu, ia perlu mengetahui siapakah yang memilikinya. Ia tidak bisa mendapatkan sesuatu tersebut melainkan dari pemiliknya.
Begitulah rezeki. Rezeki sebenarnya adalah pemberian dari Allah Azza wa Jalla. Dialah yang Maha Pemberi rezeki. Maka jangan hanya mengandalkan usaha manusiawi namun perbanyaklah berdoa memohon kepadaNya. Doakan suami agar senantiasa mendapatkan limpahan rezeki dari Allah, dan yakinlah jika istri berdoa kepada Allah untuk suaminya pasti Allah akan mengabulkannya.

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

“DanTuhanmu berfirman: Berdoalah kepadaKu niscaya Aku kabulkan” (QS. Ghafir: 60)

9. Istri yang gemar shalat dhuha

Shalat dhuha merupakan shalat sunnah yang luar biasa keutamaannya. Shalat dhuha dua raka’at setara dengan 360 sedekah untuk menggantikan hutang sedekah tiap persendian. Shalat dhuha empat rakaat, Allah akan menjami rezekinya sepanjang hari.

فِى الإِنْسَانِ ثَلاَثُمِائَةٍ وَسِتُّونَ مَفْصِلاً فَعَلَيْهِ أَنْ يَتَصَدَّقَ عَنْ كُلِّ مَفْصِلٍ مِنْهُ بِصَدَقَةٍ. قَالُوا وَمَنْ يُطِيقُ ذَلِكَ يَا نَبِىَّ اللَّهِ قَالَ النُّخَاعَةُ فِى الْمَسْجِدِ تَدْفِنُهَا وَالشَّىْءُ تُنَحِّيهِ عَنِ الطَّرِيقِ فَإِنْ لَمْ تَجِدْ فَرَكْعَتَا الضُّحَى تُجْزِئُكَ

“Di dalam tubuh manusia terdapat 360 sendi, yang seluruhnya harus dikeluarkan sedekahnya.” Mereka (para sahabat) bertanya, “Siapakah yang mampu melakukan itu wahai Nabiyullah?” Beliau menjawab, “Engkau membersihkan dahak yang ada di dalam masjid adalah sedekah, engkau menyingkirkan sesuatu yang mengganggu dari jalan adalah sedekah. Maka jika engkau tidak menemukannya (sedekah sebanyak itu), maka dua raka’at Dhuha sudah mencukupimu.” (HR. Abu Dawud)

يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يَا ابْنَ آدَمَ لاَ تُعْجِزْنِى مِنْ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ فِى أَوَّلِ نَهَارِكَ أَكْفِكَ آخِرَهُ

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.” (HR. Ahmad)

10. Istri yang taat dan melayani suaminya

Salah satu kewajiban istri kepada suami adalah mentaatinya. Sepanjang perintah suami tidak dalam rangka mendurhakai Allah dan RasulNya, istri wajib mentaatinya.

Apa hubungannya dengan rezeki? Ketika seorang istri taat kepada suaminya, maka hati suaminya pun tenang dan damai. Ketika hatinya damai, ia bisa berpikir lebih jernih dan kreatifitasnya muncul. Semangat kerjanya pun menggebu. Ibadah juga lebih tenang, insya Allah.



(sumber: vvanita.org)

Minggu, 24 April 2016

Perlakukan Orang Tuamu Seperti Raja, Maka Rezekimu Akan Seperti Raja ... TOLONG DI SHARE GUYS...!!!

Kedua Orangtua sangat mungkin menjadi orang paling berjasa dalam hidup kita, sang anak. Oleh karena itu, wajar bila di antara rezekimu, ada rezeki Orangtua-mu.

Sedikit percikan dari artikel di bawah ini mungkin bisa membuat kita ingat untuk berterima kasih kepada Orangtua, lebih penting lagi jika mereka masih berada di dunia. Setidaknya kita masih memiliki kesempatan untuk membahagiakan mereka.

Ada sebuah kisah tentang Ummu Hamid yang pulang dengan hati cemas. Ternyata hari itu merupakan hari jatuh tempo pembayaran cicilan tempat tinggalnya. Ummu Hamid tahu bahwa pendapatan ia dan suaminya sangat terbatas, mungkin tidak menyanggupi tagihan rumah mereka.

Nominalnya sendiri adalah dua ratus ribu rupiah, tetapi untuk dia nominal ini tergolong sangat besar. Ia tak bisa mengambil biaya dari anggaran lain karena hal yang lain ini lebih penting dan mendesak.

Ummu Hamid menunggu Suami sembari menelepon sang Ibu. Ia memang sudah sering menelepon Ibu-nya sejak kuliah. Saat menelepon, ternyata ia juga baru tahu bahwa dana bulanan untuk kedua Orangtua-nya juga belum ditunaikan.

Memang selama ini dia ikut membayar pengeluaran air, listrik, dan keperluan lain Orangtua-nya. Akan tetapi Ummu Hamid merasa bahwa banyak pengeluaran tak terduga akhir-akhir ini.

Tak lama kemudian Ummu Hamid sempat berpikir bahwa biar Saudara-nya saja yang menanggung, toh dia sudah berjasa selama ini.
Untungnya ia dengan cepat sadar bahwa pikiran itu salah, dia langsung mengucap Istighfar dengan cepat. Setelah menelepon Ibunya, tanpa pikir panjang lagi ia mentransfer sejumlah uang kepada sang Ibu.

Disinilah istilah jadikan Orangtua-mu Raja maka Rezekimu seperti Raja terlihat. Saat kesulitan seperti ini pun, Ummu Hamid masih berpikir untuk memberi sejumlah nominal uang lebih bagi sang Ibu.

Usai mentransfer, Ummu Hamid mengecek saldo rekeningnya dan ia cukup sedih karena nilai saldo untuk membayar tagihan rumah semakin sedikit. Ia berpikir cukup lama untuk tahu bagaimana dia mampu membayar cicilan rumah tersebut.

Di satu sisi, ia tak menyesal telah memenuhi kebutuhan sang Ibu. Di sisi lain, tak mungkin ia tak membayar cicilan karena ia pasti akan kena denda yang nominalnya cukup besar.

Bahkan di saat ini pun Ummu Hamid hanya bisa bermimpi memiliki rumah pribadi bersama keluarganya. Dengan rasa gelisah ini pun dia segera melakukan wudhu'.

Ia memang merasa bahwa pelarian paling tepat adalah Sholat dua raka'at kepada Yang Maha Penyayang, Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Seusai salam, Suami-nya pun tiba di rumah. Keinginannya langsung menggebu-gebu untuk melaporkan hal tersebut kepada Suami, tetapi sesuai ekspektasi ternyata Ummu Hamid berhasil menahan keinginan tersebut.

Ia tahu bahwa Suami-nya pasti lelah setelah seharian bekerja, ia tak ingin menambah beban Suami-nya itu.

Tak disangka, Suami-nya mendapat rezeki dari kantor tempat ia bekerja. Ternyata ada seseorang yang pernah melakukan pinjaman kepada Suami-nya namun baru saja melunasi hutang tersebut hari ini.

Sekali lagi, jadikan Orangtua-mu Raja maka Rezeki Anda akan seperti Raja. Ummu Hamid yang mendengar kabar gembira ini sontak berteriak Allahu Akbar. Bahkan ia juga lupa dengan pinjaman yang dilakukan oleh orang tersebut.

Yang lebih mengejutkan lagi, saat dia membuka amplop, ternyata nominalnya persis, 200 kali lipat dari yang telah ia transfer kepada sang Ibu.

Singkat cerita, akhirnya ia bisa melunasi cicilan rumahnya dan memiliki rumah impiannya. Jadi, jangan pernah remehkan ridha Orangtua. Rahasia kunci sukses rezeki manusia adalah manusia yang bisa memuliakan Orangtua-nya seperti Raja.

Semoga bisa menjadi percikan yang menghangatkan hati kita semua. Jazakumullah Khairan Katsiran Wa Jazakumullah Ahsanal Jaza



(Sumber : kabarMuslim.org)