Tampilkan postingan dengan label isa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label isa. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Mei 2016

MERINDING!! Inilah Tanda-Tanda Sebelum Datangnya Nabi ISA di Akhir Zaman

 kita ketahui kalau di akhir era nanti, isa as hendak turun ke wajah bumi ini. kedatangannya bawa keberkahan untuk kita, bagaikan seseorang muslim. karena, dia mampu jadi pedoman untuk kita buat tetap memusatkan kita pada arah kebenaran. kemudian, apakah kamu ketahui serupa apa isyarat saat sebelum kedatangannya?


turunnya isa buat kedua kali di dunia ini dimulai dengan huru hara besar di dunia ialah al - malhamah, penaklukan konstantinopel oleh kalangan muslimin, timbulnya dajjal, dan juga peperangan antara kalangan muslimin dengan yahudi. kala peperangan menggapai puncaknya dan juga kalangan muslimin kira - kira dikalahkan oleh yahudi, hingga turunlah pertolongan allah. ialah, allah dengan kodrat - nya menurunkan
utusan - nya yang mulia isa almasih putra dari perawan suci maryam di
syam.

ciri yang tentu merupakan apabila shalat shubuh berjamaah di dalam masjid makmur, penuh serupa shalat jumat. fenomena ini menampilkan kalau keimanan kalangan muslimin berposisi pada tingkatan kira - kira serupa era teman, di mana segala pria baligh melaksanakan shalat di masjid dengan pas waktu dan juga berjamaah. pada dikala serupa inilah pertolongan allah diturunkan, ialah allah merendahkan hamba - nya isa almasih.

perihal tersebut ditunjukkan dalam hadis dari abu hurairah ra yang ada dalam shahih muslim, kalau dia mengatakan, “ketika mereka bersiap - siap mengalami peperangan dan juga meluruskan shaf shalat, turunlah isa putra maryam kemudian mengimami mereka. ”

dalam hadis yang lain dari abu hurairah ra dengan lafadz, “kemudian turun isa putra maryam dari langit, mengetuai umat manusia. hingga, kala ia mengangkut kepalanya dari rukunya, ia mengatakan, ‘allah mendengar orang - orang yang memujinya, allah memusnahkan dajjal, dan juga memenangkan kalangan muslimin. ”

rujukan: armageddon peperangan akhir era bagi al - quran, hadis, taurat, dan juga injil/karya: ir. wisnu sasongko, meter. t/penerbit: gema insani




(sumber: islampos.com)

Minggu, 08 Mei 2016

SUBHANALLAH.... Dialog Hebat ISA AS DENGAN ALLAH SWT Hingga Rasulullah SAW Menangis

Bismillah. Dalam Al Qur'an terdapat banyak dialog (hiwar). Salah satunya sangat menakjubkan. Nabi SAW pernah menangis ketika sampai di bagian dialog ini.

Ia adalah dialog ANTARA ISA AS DENGAN ALLAH SWT di akhir-akhir Surat Al Maa'idah. Tepatnya ayat 116-119.

Di sini tidak akan diberi banyak penjelasan, hanya dikutip apa adanya dalam bentuk percakapan. Silakan dihayati.

ALLAH SWT: "Ya 'Isa ibna Maryam, a-anta qulta lin naasi ittakhidzuni wa ummi ilahaini min dunillah?" (wahai Isa putra Maryam, apakah engkau telah berkata kepada manusia "jadikan diriku dan ibuku sebagai dua sesembahan selain Allah"?).

ISA AS: "Subhanaka, maa yakunu liy an aqula maa laisa liy bi haqqin" (Maha Suci Engkau, tidaklah pantas bagiku mengatakan sesuatu yang aku tidak punya hak padanya).

ISA AS: "In kuntu qultuhu faqod 'alimtah. Ta'lamu maa fi nafsiy wa laa a'lamu maa fi nafsik. Innaka antal 'allamul ghuyub" (andai aku mengatakannya, Engkau pasti sudah tahu. Engkau tahu apa yang ada dalam diriku, sedang aku tidak tahu apa yang ada pada Diri-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Tahu atas perkara-perkara yang ghaib).

ISA AS: "Maa qultu lahum illa maa amartani bihi, ani'budullaha robbi wa robbikum" (tidaklah yang kukatakan pada mereka, kecuali apa yang telah Engkau perintahkan kepadaku, sembahlah Allah Rabbku dan Rabb kalian).

ISA AS: "Wa kuntu 'alaihim syahidan maa dumtu fihim. Fa lamma tawaffaitani, kunta antar roqiiba 'alaihim. Wa anta 'ala kulli syai'in syahiid" (dan aku menjadi saksi atas mereka selama aku ada di tengah mereka; bila kemudian Engkau mewafatkanku, Engkaulah pengawas mereka, Engkau Maha Menyaksikan segala sesuatu).

ISA AS: "In tu'adzhum fa innahum 'ibaduk wa in taghfirlahum fa innaka antal 'azizul hakim" (jika Engkau menyiksa mereka -karena dosa-dosanya- mereka itu hanya hamba-hamba-Mu belaka; namun jika Engkau mengampuni mereka, maka Dirimu pada hakikatnya adalah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana).


ALLAH SWT: "Hadza yaumun yanfa'u as shadiqiina shidquhum, lahum jannatun tajri min tahtihal anhaar, kholidina fiha abada" (Ini adalah hari di mana bermanfaatlah kejujuran bagi orang-orang yang jujur. Atas mereka taman-taman surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal abadi di dalamnya).

Di bagian akhir ini, Allah SWT menegaskan, bila perkataan Isa itu jujur, maka dia beroleh surga yang mengalir sungai-sungai. Dan Isa memang jujur. Itu terlihat bahwa Allah SWT setelah berkata tentang "manfaat kejujuran", Dia hanya menyebut balasan SURGA, tanpa disertai ancaman NERAKA.

Sahabat-sahabat Budiman. Coba Anda hafalkan dialog tersebut. Sering-seringlah dibaca dalam SHALAT dengan penghayatan. Cobalah...

Terakhir, di sana ada kata-kata "wa kuntu 'alaihim syahidan maa dumtu fihim" (dan aku menjadi saksi atas mereka selagi aku ada di tengah mereka). Bagian ini menjadi dalil, bahwa orang-orang shalih di masa lalu tak boleh disalahkan karena perbuatan munkar orang-orang yang mengikutinya, selagi mereka tidak mencontohkan kemunkaran itu.

Demikian, semoga bermanfaat. Amin. Wallahu a'lam bisshawaab.

-Ustadz Sam Waskito-




(sumber: pedomanmuslim.com)

Jumat, 22 April 2016

MasyaAllah, Injil Berusia 1500 Tahun Sebut Yang Disalib Bukan Nabi Isa

Sebuah Injil tua ditemukan. Yang membuat gempar, Injil yang telah berusia 1500 tahun itu menyebutkan bahwa bukan Nabi Isa yang disalib. Injil tua itu menyatakan bahwa yang disalib adalah Yudas Iskariot.

Injil tersebut bernama Injil Barnabas. Dalam bab 112, Nabi Isa bercerita kepada Barnabas bahwa ia akan dibunuh. Namun, Allah akan menyelamatkan dan mengangkatnya. Sedangkan orang yang dibunuh sebenarnya adalah seorang pengkhianat yang wajahnya diubah seperti Nabi Isa.

Injil Barnabas juga menyebutkan bahwa utusan terakhir akan datang. Namanya adalah Ahmad.


Injil Barnabas ditemukan pada tahun 2000 di Turki. Saat ini, Injil itu ditempatkan di Museum. Pada 2012, Vatikan dikabarkan meminta pemerintah Turki mengijinkan melihat Injil tua itu. Namun, hingga saat ini Vatikan tidak mengakuinya sebagai injil yang sah.

Apa yang disebutkan Injil Barnabas bahwa yang disalib bukanlah Nabi Isa bersesuaian dengan Al Quran.

وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ اللَّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُوا فِيهِ لَفِي شَكٍّ مِنْهُ مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِلَّا اتِّبَاعَ الظَّنِّ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِينًا . بَلْ رَفَعَهُ اللَّهُ إِلَيْهِ وَكَانَ اللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمًا

“Dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. ” (QS. An Nisa’: 157-159)


 
[Sumber: Ibnu K/Tarbiyah.net]