Tampilkan postingan dengan label surga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label surga. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Mei 2016

UNTUK PARA ISTRI!!! Ketahuilah Bahwa Tiket Menuju Syurga ada Didapurmu

rumah buat seseorang istri menggambarkan ladang pahala yang ada di tiap waktunya. seperti itu sarana yang disediakan allah swt dan bagi ustad arifin ilham amat rugi apabila tidak dimanfaatkan.

di hadapan ibu - ibu majelis taklim dari kota banjarmasin dan juga batola yang penuhi ruang induk masjid hasanudin madjedi di wilayah kayu tangi kota banjarmasin, ulama yang pula penjaga pondok pesantren zikir di bogor itu mengatakan tidak terdapat yang percuma dari apa - apa pekerjaan seroang istri di rumah tangga.

“bayangkan buat tiap denting sendok ataupun garpu yang tersentuh dikala seseorang istri memasak buat suami dan juga keluarganya, ganjaran merupakan pahala yang luar biasa, ” ucap ulama populer ini kala menaympaikan tablik akbar yang diselenggarakan pengurus perempuan islam kalsel ini.

itu baru bunyi dentingan yang dihasilkan akibat kegiatan memasak, belum lagi tiap keringat yang jatuh akibat panas kompor dan juga keletihan semaunya tidak terdapat yang percuma melainkan terdapat ganjaran berkah dan pahala.

“jadi jangan sia - siakan dan jangan dikeluhkan soal masak memasak buat suami dan keluarga, karna seluruh itu merupakan kebaikan yang luar biasa sampai allah membagikan imbalan pahala, ” ucapnya dalam rentetan tablik akbar keliling di beberapa tempat di kalsel yang berakhir hari minggu.





(sumber: intisari9.com)

Rabu, 25 Mei 2016

Masya Allah... Jika Istri Minta Duluan?? Dia Bisa Dapat Tiket masuk SURGA, Berikut Penjelasannya. BANTU SEBARKAN YA

 pengumuman buat para istri mohon baca ini klo ingin masuk surga.. . . ! ! dalam kehidupan warga kita yang berbudaya timur, merupakan suatu yang tabu untuk seseorang perempuan membicarakan dan juga memohon ikatan suami istri. gimana islam menanggapi kasus istri memohon ikatan duluan tersebut?

al - khara’ithy berkata, “ammarmah bin watsi - mah memberitahu kami, bapakku memberitahuku, ia mengatakan, ‘abdullah bin rabi’ah merupakan orang yang populer di golongan orang - orang quraisy bagaikan orang yang baik dan juga senantiasa melindungi kehormatan pribadinya. penisnya tidak dapat ereksi. sedangkan orang - orang quraisy tidak sempat terdapat yang berikan kesaksian tentang kebaikan ataupun keburukannya dalam permasalahan ini.

baca pula : wahai para istri.. ajaklah suamimu berhubungan satu minggu 3 kali, bila kau mau karir suamimu sukses


ia sempat menikahi seseorang perempuan. tetapi cuma sebagian waktu berselang, istrinya lari darinya dan juga berulang ke keluarganya lagi. begitu seterusnya. kemudian zainab binti umar bin salamah bertanya, ‘mengapa para perempuan itu lari dari anak pamannya? ’

“ada yang menanggapi, ‘karena wanita - wanita yang sempat jadi istrinya tidak sanggup buatnya sanggup melakukan tugas bagaikan suami. ’

‘tak terdapat yang menghalangiku buat buatnya bangkit, ’ kata zainab. ‘demi allah, aku merupakan perempuan berperawakan besar dan juga bergairah. ’

“maka kesimpulannya zainab menikah dengannya, ” kata ibnu qayyim al - jauziyyah, “selalu tabah meladeninya dan juga kesimpulannya mereka dikaruniai 6 anak. ”

antusias suami dapat surut karna istri yang berlagak dingin dan juga menahan tangannya dari cengkeraman yang mesra kepada suami. perilaku dingin adakalanya karna kerasa malu yang memahami, sedangkan dia sesungguhnya berkeinginan buat mendapatkan kehangatan cinta dari suaminya.

tetapi serupa minuman hangat yang didekatkan pada segelas es, gairah dan juga kemesraan suami dapat surut oleh dinginnya perilaku istri dalam menjawab usapan sayang dan juga kecupan cinta suaminya.

kebalikannya, seseorang suami yang susah terbangkitkan hasratnya mampu jadi pria yang penuh kehangatan karna istri yang ketahui gimana meningkatkan ketertarikan suami kepada pribadinya dikala melaksanakan ikatan seksual. kerasa malu tidak menghalanginya buat membagikan kebahagiaan pada suaminya, dan juga merasakan keelokan bersebelahan dengan suami. karna keelokan dalam berhubungan seksual menggambarkan kenikmatan yang dicintai dan juga diridhai allah.

baca pula : masya allah.. . amalkan doa ini saat sebelum tidur, insyaallah hutang sebesar gunung juga hendak lunas


insya - allah, seseorang istri yang ingin menggairahkan suaminya hendak mendapatkan ridha dan juga barakah - nya. mudah - mudahan allah membagikan kebahagiaan kepada kamu; kebahagiaan kala melaksanakan ikatan seksual berbarengan suami, kebahagiaan kala menempuh kehidupan rumah tangga tiap hari, kebahagiaan kala allah menitipkan benih suami di rahim kamu, kebahagiaan kala balita kamu mengisap asi yang jadi penggalan dari diri kamu seorang diri, dan juga paling utama kebahagiaan kala berjumpa dengan allah. allahumma amin.

benarlah nasihat sayyidina muhammad al - baqir kepada kalangan perempuan. dia berkata, “wanita yang tersadu di antara kalian yakni yang membuang perisai malu kala dia membuka pakaian buat suaminya, dan juga memasang perisai malu kala dia berpakaian lagi. ”

seseorang suami hendak terasa terus menjadi sayang kala istri sanggup membangkitkan semangatnya kala bersama menanggalkan baju. dan juga dia merasakan cinta terus menjadi mendalam diiringi kebahagiaan dan juga kemauan buat membagikan ketenteraman kala terdapat rona merah di muka istri sehabis dia menutupi badannya dengan baju berulang. inilah sebagian di antara rahasia - rahasia.

jadi bila kamu, seseorang istri, belum sempat mengajak suami? hmm, cobalah. temukan suatu yang beda di sana…

mudah - mudahan berguna.. . jangan kurang ingat bagikan informasi ini kesetiap pendamping.. . .



(sumber : bagikan. xyz )

Senin, 23 Mei 2016

Subhanaallah, 70.000 Orang Masuk Surga Tanpa Hisab

tiap orang tentu mau masuk ke dalam surganya allah swt. namun, masuk ke surga butuh perjuangan terlebih dulu sepanjang di dunia. dan juga cuma sedikit orang aja yang sanggup melangsungkan kehidupan di dunia setimpal dengan apa yang allah syariatkan. hingga, cuma terdapat 70. 000 orang yang masuk surga tanpa hisab. sementara itu, manusia di wajah bumi ini, dari era adam as sampai rasulullah saw sangat - sangat banyak. mau ketahui ulasan lengkapnya? ayo ikuti video ini. 





(sumber: matatasbih.blogspot.co.id)

Kamis, 19 Mei 2016

AllahuAkbar!! Menurut Rasulullah Inilah Wanita Yang Akan Menjadi Ratu Surga

Surga yaitu tempat yg tidak pernah terbesit dalam hati, terlintas dibenak, tampak oleh mata, serta terdengar telinga. Pendek kata, keindahannya tak terbayangkan. Di dalam surga, seorang ada dalam tingkatan-tingkatan sesuai sama amalnya. Di sana ada juga wanita-wanita yang disebutkan Rasulullah Saw. sebagai Muslimah terbaik penghuni surga. " Sebaik-baik wanita penduduk surga yaitu Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Muhammad, Maryam binti Imran, san Asiyah istri Fir'aun " (HR Ahmad).

Khadijah r. a. yaitu istri pertama Rasulullah Saw. Dia termasuk juga wanita dalam barisan Assabiqunal Awwalun, kelompok orang pertama yang masuk Islam. Khadijah yaitu pengusaha kaya dimasanya. Dia selalu menolong dakwah suaminya serta ikhlas berkorban untuk kelangsungan serta perubahan al-Islam.

" Fatimah Az-Zahra r. a. yaitu putri Rasulullah Saw. yang lahir dalam rahim Khadijah binti Khuwailid. Seperti ibunya, Fatimah yaitu Muslimah yang penyabar, penyayang serta berbakti pada ayahnya. Dalam beragam kesempatan, Fatimah sering membela ayahnya dari penganiayaan kalangan kafirin. Rasulullah Saw. pernah menyebut, " Fatimah adalah bidadari yang mirip manusia. "

Maryam adalah putri dari imran bin Yasim, seorang imam dimasjidil Aqsha. Lantaran lahir dalam kondisi yatim, pengasuhnya jatuh ditangan pamannya, Zakariyah. Di bawah asuhannya, Maryam tumbuh jadi gadis patuh serta saleh. Satu saat, Allah berikan amanah dalam rahim Maryam, dengan mengandung seorang anak tanpa ada didahului oleh sistem persetubuhan. Dialah Nabi isa a. s.

Asiyah binti Muzahim yaitu wanita salehah, sekalian istri Fir'aun, yang mempunyai kesabaran serta keberaniaan dalam menjaga keimanannya. Saat tahu sang istri ikuti ajaran Nabi Musa a. a., Fir'aun murka serta menyiksanya dengan kejam. Tetapi, dia tetaplah mempertahankan keimanannya dan memohon pada Allah supaya dibangunkan rumah disurga (QS Al-Tahrim 66 : 11).

Wanita-wanita paling baik seperti diterangkan di atas semestinya jadi teladan untuk kaum Muslimah supaya bisa mengarungi hidup dengan kemampuan iman, kesabaran, serta keikhlasan. Jangan pernah kenikmatan dunia melalaikan diri dari maksud hidup




(sumber:pusatberitaterpopuler99.com)

Minggu, 08 Mei 2016

INILAH GOLONGAN KELUARGA YANG AKAN KEMBALI BERKUMPUL DISURGA, APAKAH KELUARGAMU TERMASUK BACA SELENGKAP NYA...

Keluarga merupakan pondasi awal yang membangun generasi dalam Islam. Tidak dapat disangkal kalau keluarga memiliki fungsi yang begitu penting untuk melakukan hal tersebut . Sebab, berawal dari satu keluargalah seorang anak menjadi baik atau buruk.
Setiap keluarga seharusnya berlandaskan pada Al-Qur’an dan Hadist. Dengan demikian, maka barulah keluarga itu akan jadi keluarga yang selalu berada di dalam naungan Allah SWT. Diluar itu, mahligai rumah tangga yang selalu ada di jalan Allah akan membawa mereka menuju surga.

Ternyata, di surga kelak ada golongan keluarga yang akan berkumpul sama halnya seperti waktu mereka ada didunia. Golongan keluarga yang bagaimanakah yang akan berkumpul bersama didalam surga? Penasaran? Mari simak penjelasan selengkapnya disini.


Golongan keluarga yang bisa berkumpul di surga kelak adalah yang semua anggota keluarganya merupakan hamba Allah yang beriman. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT yang artinya :

“Dan orang-orang yang beriman dan anak cucu mereka yang mengikutinya dalam keimanan, kami akan kumpulkan (di Surga) bersama anak-cucu mereka” (QS At-Thuur : 21)

Pada suatu kesempatan, Nabi saw menasihati putri kesayangan beliau yang bernama Fathimah. “Wahai Fathimah binti Muhammad, beramallah untuk bekal (akhirat) -mu. Karena aku (Nabi saw) tidak akan dapat menolong engkau sedikitpun di akhirat kelak, ” tegas Rasulullah saw.

Itulah nasehat yang diberikan oleh Rasulullah SAW untuk anaknya Fatimah. Memang sebagai orang-tua bahkan seorang nabi meskipun tak dapat
memberikan garansi pada anak-anaknya untuk jadi penghuni surga, kecuali anak itu mau berupaya memperoleh surga tersebut .

Kejadian nyatanya dapat diliat dari kisah Nabi Nuh as. Beliay berpisah dengan anaknya karena si anak itu tidak mau mengikutinya beriman pada Allah SWT. Bahkan ketika air banjir datang, anaknya muncul tenggelam dipermainkan oleh air bah. Sebagai seorang ana, pasti nabi Nuh as tak tega untuk memandangnya. Lalu beliau juga berdoa pada Allah SWT :

“Ya Rabbi, itu anakku adalah keluargaku. Sungguh janji Engkau benar, dan cuma Engkau Hakim yang Maha Adil, ” pinta Nuh
as.

Allah swt menjawab : “Wahai Nuh, sebenarnya dia bukanlah tergolong keluargamu, karena dia tidak beramal sholeh. Jadi jangan sampai engkau memohon kepadaKu suatu hal yang engkau tidak tahu, ”.

Hal itu menunjukkan bahwa meskipun anak kandung dari Nabi Nuh as, akan tetapi bila ia tidak beriman, maka Allah SWT mengatakan bahwa anak itu tidaklah termasuk anggota keluarganya.

Sebagai orangtua memiliki tanggung jawab untuk mendidik dan mengarahkan anak-anak mereka. Hal ini mesti dilakukan bersama istri, supaya kelak keluarga tersebut bisa berkumpul di surga Allah SWT. Selain itu, janganlah lupa berdoa supaya mendapatkan kebahagian tersebut .

Sebab, pada dasarnya kebahagiaan hakiki itu merupakan ketika kita dapat berkumpul dengan keluarga dalam keadaan beriman dan bertakwa waktu didunia dan akan berhasil juga berumpul d surga Allah SWT.

Namun ingatlah akan Hadits Nabis saw : “Nanti di hari Kiamat, seseorang suami diseret ke tengah-tengah Padang Mahsyar. Bergelayutan isteri serta anak-anaknya di lengan kanan serta lengan kirinya”

Ketika dihisab, ternyata sang suami bisa masuk surga, lantaran amalnya cukup. Sementara sang isteri dan anak-anaknya dinyatakan masuk neraka, karena kurang amal waktu didunia.

Lalu sang isteri berkata : “Ya Allah, untuk keadilan Engkau. Saya dinikahi dan dipergauli, namun saya tak diajari Islam yang saya tidak tahu. Ambillah hak kami dari lelaki ini, ” tutur isterinya sambil menunjuk-nunjuk suaminya.

Lalu anak-anaknya juga memprotes : “Ya Allah, untuk keadilan Engkau. Saya dinafkahi dan di beri harta, namun saya tak diajari Islam yang saya tidak mengerti. Ambil hak kami dari bapak kami ini” tutur anak-anaknya. Pada akhirnya, semua keluarga itu dimasukkan ke dalam neraka. Nau’dzubillahi min dzalik.

Demikianlah penjelasan mengenai kelompok keluarga yang berkumpul di surga kelak. Untuk itu, jadikanlah keluarga sebagai ladang untuk memperoleh pahala dengan amal shaleh yang berlandaskan Al-Qur’an dan Hadist. Supaya kebahagiaan berkumpul didunia akan dirasakan juga saat di surga nanti.



(Sumber: informasi-sehatku.blogspot.co.id)

Minggu, 01 Mei 2016

Benarkah, Jika Seseorang Wanita Meninggal Sebelum Menikah, Ia Akan Masuk Surga

Ada sebuah kisah apakah iya meninggal nya seseorang wanita akan masuk syurga bila mereka belum menikah, alias perawan, apakah itu adalah kebenaran dan bagaimana penjelasannya, inilah penjelasannya :


https://namakuddn.files.wordpress.com/2012/12/ruqaya-8-tahun.jpg?w=640


Assalamualaikum wr wb
Ustadz, jika seorang gadis remaja yang sudah baligh,usia 17 tahun dan belum menikah meningal dunia,apakah ia masuk surga Allah? terima kasih …

Jawab:
Wa alaikumus salam wa rahmatullah

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Dalam hadis dari Ubadah bin Shamit radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallampernah menyebutkan daftar umatnya yang mati syahid. Salah satunya,
وَالْمَرْأَةُ تَمُوتُ بِجُمْعٍ شَهِيدٌ


“Wanita yang meninggal karena jum’in, dia mati syahid.” (HR. Ahmad 22686, Abu Daud 3113, dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

Mengenai makna “meninggal karena jum’in” ada 2 pendapat ulama, sebagaimana keterangan an-Nawawi.

Dalam kitabnya Syarh Shahih Muslim, an-Nawawi mengatakan,
وأما المرأة تموت بجمع: فهو بضم الجيم وفتحها

وكسرها والضم أشهر قيل: التي تموت حاملاً جامعة ولدها في بطنها، وقيل هي البكر، والصحيح الأول


Mengenai wanita yang meninggal
karena jum’in, bisa dibaca jum’in, jam’in, atau jim’in. tapi yang lebih umum dibaca jum’in, ada yang mengatakan maknanya adalah mereka yang meninggal ketika hamil, ada janin anaknya dalam kandungannya. Dan ada yang mengatakan, meninggal ketika masih gadis. Dan yang benar pendapat pertama. (Syarh Shahih Muslim, 13/63)

Dengan asumsi bahwa pendapat kedua yang disampaikan an-Nawawi bisa diterima, kita bisa menyimpulkan bahwa diantara wanita yang mati syahid akhirat adalah mereka yang meninggal ketika masih perawan.


Makna Syahid Akhirat

Apa yang disebutkan dalam hadis adalah mereka yang mendapat pahala syahid akhirat dan bukan syahid dunia. Karena mati syahid ada 2:

[1] Mati syahid dunia akhirat, itulah orang yang mati syahid ketika jihad fi sabilillah.

Jenazahnya tidak boleh dimandikan, karena mereka aka dibangkitkan dalam kondisi darahnya tetap segar keluar.

[2] Mati syahid akhirat, mereka adalah orang yang mendapatkan pahala syahid di akhirat, tapi tidak berlaku hukum syahid di dunia. Seperti mereka yang mati ketika melahirkan atau mati karena tenggelam.

Syarat Syahid Akhirat Agar Diterima

As-Subki menyebutkan bahwa di sana ada 2 syarat untuk bisa mendapat pahala syahid akhirat:

[1] Dia bersabar dan mengharap pahala dari Allah atas ujian yang menimpanya. Seperti mereka yang bersabar dengan sakit di perutnya, atau bersabar ketika terkena sakit akibat wabah tah’un.

[2] Tidak ada penghalang baginya, seperti korupsi, utang, atau mengambil harta orang lain

[3] Tidak mati dalam kondisi maksiat.

(Fatawa as-Subki, 2/354)

Demikian, Allahu a’lam

 


(sumber: mediainformasiislam.net)

Senin, 25 April 2016

Inilah Orang Pertama yang Masuk Surga di antara Umat Nabi Muhammad

Melalui hadits shahih, kita mengetahui secara pasti bahwa orang pertama yang masuk surga adalah Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Lalu siapa orang yang pertama masuk surga dari umat beliau?

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menegaskan bahwa dirinya adalah orang pertama yang masuk surga. Beliau bersabda:
أَنَا أَوَّلُ مَنْ يَقْرَعُ بَابَ الْجَنَّةِ

“Aku adalah manusia pertama yang akan mengetuk pintu surga” (HR. Muslim)
آتِى بَابَ الْجَنَّةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَأَسْتَفْتِحُ فَيَقُولُ الْخَازِنُ مَنْ أَنْتَ فَأَقُولُ مُحَمَّدٌ. فَيَقُولُ بِكَ أُمِرْتُ لاَ أَفْتَحُ لأَحَدٍ قَبْلَكَ

“Aku mendatangi pintu surga pada hari kiamat, lalu aku meminta dibukakan, maka penjaganya berkata, “Siapakah Anda?” Aku menjawab, “Muhammad.” Ia berkata, “Untukmu aku diperintah agar tidak membubakannya kepada siapapun sebelummu.” (HR. Muslim)

Jika Rasulullah adalah orang pertama yang masuk surga, maka umat beliau adalah umat pertama yang masuk surga dibandingkan umat-umat lainnya.
نَحْنُ الآخِرُونَ الأَوَّلُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ نَحْنُ أَوَّلُ النَّاسِ دُخُولاً الْجَنَّةَ

“Kita adalah umat terakhir yang pertama pada hari kiamat; kita adalah manusia pertama yang akan memasuki surga.” (HR. Ahmad)

Sedangkan orang pertama dari kalangan umat Nabi Muhammad yang akan masuk surga adalah Abu Bakar Ash Shiddiq radhiyallahu ‘anhu.
أَمَا إِنَّكَ يَا أَبَا بَكْرٍ أَوَّلُ مَنْ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مِنْ أُمَّتِى

“Engkau wahai Abu Bakar, adalah orang yang pertama masuk surga di antara umatku” (HR. Abu Dawud)

Masya Allah… sungguh pantas Abu Bakar menjadi orang pertama yang masuk surga di antara umat Nabi Muhammad. Beliaulah laki-laki dewasa yang pertama kali beriman kepada Rasulullah. Beliaulah yang senantiasa membenarkan Rasulullah sehingga digelari Ash Shiddiq. Beliaulah yang senantiasa menemani Rasulullah mulai dari dakwah di Makkah, hijrah hingga periode Madaniyah. Beliaulah yang menginfakkan banyak hartanya untuk dakwah. Saat hijrah beliau membawa seluruh hartanya guna menemani Rasulullah dan pada saat perang Tabuk beliau menginfakkan seluruh hartanya untuk jihad fi sabilillah. Beliaulah mertua Rasulullah dan orang yang paling dicintainya. Beliau pula orang yang menjadi imam saat Rasulullah sakit dan kemudian menjadi khalifah saat Rasulullah wafat. 



[Sumber: Muchlisin BK/Kisahikmah]

Rabu, 20 April 2016

Ini Jawaban Dr Zakir Naik Yang Membungkam Pernyataan Sekularis Ade Armando Tentang Surga

"Tuhan membuat umat manusia lahir dengan agama berbeda-beda. Jadi, tak logislah, bila surga itu ditujukan untuk satu umat beragama saja!" kata Ade Armando lewat akun Facebook pribadinya, Rabu (6/4/2016) malam.

Dosen Universitas Indonesia (UI) yang di kenal sebagai aktifis liberal itu juga mengunggah photo yang tunjukkan seseorang wanita bule bertato memungut bocah Afrika serta mengasuhnya sampai sehat disertai sebuah tulisan:

"Bule bertato pungut anak Afrika kelaparan, menyayanginya sampai dia tumbuh sehat. Apakah dia tetap akan masuk neraka karena dia tidak seiman dengan anda? TIDAK PERLU ENTE JAWAB, ENTE MANUSIA BUKAN TUHAN. #EnteManusia #StopJadiTuhan."

Pernyataan Ade ini juga pernah ditanyakan kepada DR Zakir Naik.

Ulama Islam asal India yang ahli dan hafal kitab-kitab suci berbagai agama ini pernah di tanya dengan pertanyaan sama. Kenapa orang kafir masuk neraka walau ia telah berbuat baik, seperti Mahatma Gandhi, Bunda Theresa, dll?



DR Zakir Naik

menjelaskan:

"Saudara, bila kita ikuti ujian, umpamanya saya ujian ke perguruan tinggi, ada enam ujian yang perlu
kuikuti: sains, matematika, bahasa Inggris, bahasa India, histori serta geografi, saya mesti lulus semua. Bila saya memperoleh nilai 100 dalam lima mata pelajaran namun dalam satu pelajaran, sains, saya memperoleh nilai 20, apakah saya bakal lulus? Tidak. Saya bakal tidak berhasil," kata Dr Zakir Naik.

"Jadi sama dengan itu, kriteria untuk pergi ke surga yang pertama kau mesti mempunyai iman, lalu amal saleh, mengajak orang lain pada kebenaran serta memberikan nasehat orang lain supaya bersabar."

"Kau mungkin saja orang yang baik, kau mungkin saja bersedekah dsb, namun bila kau tak miliki iman, bila kau tak beriman pada Tuhan yang Maha Esa, bila kau tak menyembah Sang Pencipta yang sejati, kau tidak berhasil dalam ujiannya."

"Jadi supaya engkau lulus, kau mesti lulus dalam ke empat kriteria yang difirmank Tuhan dalam Surat Al-Ashr: iman pada Tuhan yang Maha Esa, janganlah menyembah berhala, tak beriman pada tuhan yang salah. Yang ke-2, lakukan amal kebaikan. Yang ketiga, mengajak orang lain dalam jalan kebenaran (dakwah). Yang ke empat, memberikan nasehat orang lain supaya bersabar."

"Bila kau tak beriman pada Tuhan yang Maha Esa serta kau menyekutukanNya, maka kau tak lulus dalam ujian akhirat. Kau tidak berhasil."

[Video DR Zakir Naik]



(Sumber: silahkanshare-ya.blogspot.co.id)

Jumat, 15 April 2016

Subhanallah! Pintu Surga Terbuka Karena 5 Amalan Sepele Ini, Amalan Apa Sajakah Itu?

Tentu ingin masuk surga dan bertemu langsung dengan Allah, Kekasih yang selama ini dicintai dan dirindukan. Sudah pasti, yang bisa masuk ke dalam surga dan bertemu dengan Allah, adalah orang-orang pilihan yang selama hidupnya di dunia menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya secara sungguh-sungguh.

Tetapi, orang yang sudah mengerjakan segala perintah dan menjauhi larangan-Nya, jangan semerta-merta merasa memiliki amalan kebaikan yang banyak dan lantas layak untuk masuk surga. Pemberian tiket ke surga adalah hak prerogratif Allah. Dia yang Maha Menentukan, yang Maha Menimbang. Muslim dan muslimah yang baik harus selalu rendah hati dan takut kepada Allah, bahkan atas kesombongannya sendiri yang barangkali terbersit di dalam hatinya tanpa disadari. Bukankah amalan itu tergantung pada niatnya, kata Nabi?

Meskipun kita sering melakukan amalan kebaikan yang “besar”, tetapi niat kita keliru, apalagi hanya sekedar pencitraan, maka di sisi Allah, amalan kebaikan itu bisa tak ada artinya sama sekali. Di era “masyarakat tontotan” seperti sekarang ini, segala amalan kebaikan memang mudah tergelincir menjadi sekedar tontotan yang riya’.

Sebaliknya, justru ketika kita melakukan amalan kebaikan yang “ringan”, yang barangkali selama ini sering dianggap sepele, jika dilakukan dengan niat yang benar semata-mata karena Allah, bisa menjadi sangat mulia dan bernilai di sisi Allah. Meskipun tanpa ada cahaya kamera yang menyorotnya. Sungguh, amalan kebaikan yang sepele tersebut dijanjikan dapat membuka pintu surga-Nya. Mari ketuk pintu-pintu surga dengan beberapa amalan yang selama ini dianggap ringan dan sepele tersebut, berikut ini:

1. Memberi Minum Binatang
Jangankan memberi minum binatang. Kita saat ini rasanya sudah banyak yang tak peduli pada binatang. Padahal, memberi minum binatang ini menjadi salah satu amalan kebaikan yang dapat menghantarkan seseorang ke dalam surganya Allah.

Masih ingatkah dengan cerita Rasullullah saat menceritakan seorang laki-laki yang memberi minum seekor anjing hingga kemudian Allah mengampuni dosa-dosa laki-laki itu dan memasukkannya ke dalam surga? Iya, dalam hadist yang diriwayahkan Bukhori dan Muslim, diceritakan dari Abu Hurairah,

Rasullullah SAW bersabda “Ketika sedang melakukan perjalanan, seorang laki-laki merasa haus, lalu ia menuju ke sebuah sumur dan minum air. Setelah ia keluar, ternyata ada seekor anjing yang menjulurkan lidahnya dan memakan pasir karena kehausan. Lelaki itu bergumam ‘Anjing ini telah merasa kehausan seperti yang telah aku rasakan’. Ia pun kembali menuju sumur dan memenuhi sepatunya dengan air, lalu memberikan minum anjing tersebut. Maka Allah berterima kasih kepadanya dan mengampuni segala dosanya. Mereka (para sahabat) bertanya: Wahai Rasullullah, apakah kita akan mendapatkan pahala dengan memberi minum binatang? Beliau menjawab: ‘Pada setiap limpa yang basah, terdapat pahala’”.
 
2. Menyingkirkan Gangguan dari Jalan Jika kita sedang berjalan, entah itu naik kendaraan atau jalan kaki, dan kita menemukan rintangan di jalan berupa batu yang tergeletak di tengah jalan, bambu yang menghalang, atau mungkin kulit pisang yang dibuang sembarangan, lantas kemudian secara spontan kita menyingkirkan rintangan tersebut. Maka, itu akan dicatat sebagai amalan kebaikan di sisi Allah.
Rasulullah bersabda: “Barangsiapa menyingkirkan gangguan dari jalan kaum muslimin, maka akan dicatat untuknya satu kebaikan, maka ia akan masuk surga” (HR. Bukhari).
 
3. Menjenguk Orang Sakit Sesibuk-sibuk apapun kita, sempatkanlah untuk menjenguk saudara, teman, dan kolega kita yang sedang sakit. Selain merupakan “panggilan kemanusiaan”, amalan kebaikan ini dicatat sebagai pahala yang tinggi di sisi Allah. Allah menjanjikan mereka yang menjenguk orang-orang sakit, posisi yang mulia di Surga-Nya kelak.
Rasulullah bersabda: “Barang siapa menjenguk orang sakit atau mengunjungi saudaranya karena Allah, maka malaikat berseru: ‘Engkau adalah orang yang baik, langkahmu adalah langkah yang baik, dan engkau telah mendapatkan suatu posisi di surga’”(HR Tirmidzi dari Abu Hurairah, r.a.)
 
4. Senyum dan Ceria Menebar senyum dan salam pada semua orang merupakan sebuah kebajikan yang dijanjikan ganjaran pahala dan surga oleh Allah. Oleh sebab itu, muslim dan muslimah yang baik harus mengembangkan sikap yang ramah dan penuh ceria terhadap orang lain, sehingga Islam juga benar-benar dirasakan membawa rahmat bagi semua. “Kebaikan akhlak adalah keceriaan wajah dan menjauhi amarah,” kata Rasulullah.
 
5. Menutup Aib Orang Lain Dalam Islam, Allah sangat membenci ghibah. Orang yang bergunjing tentang keburukan saudaranya sendiri, dianggap sama dengan memakai bangkai saudaranya tersebut. Menahan diri untuk tidak bergunjing dan menutup aib orang lain sangat dianjurkan bagi seorang muslim dan muslimah. Amalan kebaikan ini dijanjikan ganjaran surga oleh Allah. Rasulullah bersabda: “Tidaklah seorang hamba menutup aib seorang hamba di dunia, melainkan Allah akan menutup aibnya pada hari kiamat” (H.R. Muslim).
 
Demikian beberapa amalan kebaikan yang barangkali selama ini dipandang ringan dan sepele, tetapi dapat mengetuk dan membuka pintu surga karena ridla dan iradah Allah. Tentu masih banyak amalan kebaikan yang lain, yang tak mungkin dibahas di sini satu persatu. Semoga Allah selalu membersihkan hati dan meluruskan niat kita. Amin.


Sumber: http_alikhlasmusholaku_blogspot_com

Rabu, 13 April 2016

Muslimah yang Pernah Menikah Lebih dari Sekali, Siapakah Suaminya di Surga

Kadang-kadang ada wanita muslimah yang berpisah dengan suaminya. Baik karena bercerai atau suaminya meninggal dunia. Lalu, muslimah tersebut menikah lagi. Ketika mereka semua masuk surga, siapakah yang akan menjadi suaminya?

Imam Al Qurthuni di dalam kitab At Tadzkirah meriwayatkan bahwa Hudzaifah Ibnul Yaman radhiyallahu anhu mengatakan kepada istrinya, “Jika engkau ingin menjadi istriku di surga, janganlah engkau menikah lagi setelah aku. Karena wanita adalah milik suaminya yang terakhir.”

Muawiyah bin Abi Sufyan radhiyallahu anhu pernah melamar Ummu Darda. Namun Ummu Darda menolak sembari mengatakan, “Aku pernah mendengar Abu Darda menceritakan sebuah hadits yang menyatakan ‘Sesungguhnya wanita akan menjadi istri dari suami terakhirnya kelak di surga.’”

“Begitu juga halnya dengan Ummahatul Mu’minin,” kata Abu Muhammad Jamal dalam buku Imra’atus Sami’in bi Aushafil Huril Iin, “kelak di surga akan menjadi istri-istri Rasulullah, meskipun sebelum dinikahi Rasulullah mereka pernah dinikahi orang lain.”


Namun, ada pula pendapat bahwa muslimah yang pernah menikah beberapa kali, kelak di surga ia akan menjadi istri dari suami yang paling baik akhlaknya.

Ummu Habibah pernah bertanya pada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, wanita yang pernah mempunyai dua suami di dunia, lalu keduanya meninggal, lantas ketiganya bertemu di surga, untuk siapa istri itu, untuk suami pertama atau kedua?” Rasulullah menjawab, “Untuk suami yang paling baik akhlaknya kepada istrinya. Karena akhlak akan membawa kebaikan dunia dan akhirat.” [Ibnu K/Tarbiyah.net]

Disarikan dari Imra’atus Sami’in bi Aushafil Huril Iin (Bertemu Bidadari di Surga) karya Abu Muhammad Jamal Ismail



Sumber: tarbiyah_net

Senin, 11 April 2016

Keluargaku, Bisakah Kita Berkumpul Kembali Disurga?

Setiap orang tentu menginginkan bisa berkumpul bersama orang-orang yang dicintainya di dalam Surga atau Jannah. Kita semua tentu mengharapkannya dan pada kesempatakan ini akan dibahas Tips agar kumpul bersama keluarga di Surga. Bisa kita bayangkan betapa bahagia kita berkumpul bersama kedua orang tua di dunia ini, dan kebahagiaan itu akan semakin lengkap apabila kita dapat berkumpul dengan mereka juga di Surga kelak. Itulah kebahagiaan dunia dan akhirat yang kita minta kepada Allah Subhanahuwata’ala setiap pagi dan petang, di setiap kali usai shalat.



“Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa naar.” (QS. Al-Baqarah: 201).

Keinginan itu bukanlah suatu perkara yang mustahil, Allah Subhanahuwata’ala telah berfirman dalam kitab-Nya, yang artinya:

“Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya.” (QS. Ath-Thuur: 21)

Dalam ayat ini Allah Subhanahuwata’ala mengabarkan tentang karunia, anugerah dan kasih sayang-Nya kepada semua makhluk-Nya, bahwa orang-orang mukmin akan dipertemukan dengan orang tua mereka yang mukmin di Jannah kelak. Agar orang tua mereka merasa bahagia dan senang dengan kehadiran anak-anaknya di sisi mereka. Mereka akan dikumpulkan dengan cara yang paling baik, dimana yang kurang amalnya diantara mereka akan ditutupi dan disempurnakan dengan yang sempurna amalnya. Allah Subhanahuwata’ala berfirman: “Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka.”

Demikianlah karunia Allah Subhanahuwata’ala
yang dilimpahkan kepada anak keturunan karena berkah dari amal shalih orang tua mereka dan karunia yang Allah berikan kepada para orang tua disebabkan berkah doa anak keturunan mereka. Rasulullah Salallahu ‘Alahi Wasallam bersabda, yang artinya :
”Sesungguhnya seorang lelaki terangkat derajatnya di Jannah, ia berkata: “Darimanakah ni kuperoleh?” Dikatakan kepadanya: “Dari istighfar anakmu untuk dirimu.”
taman bunga indah

Dan sabda Nabi  Salallahu ‘Alahi Wasallam, yang artinya :
“Apabila seorang anak Adam mati, terputuslah seluruh amalnya kecuali dari tiga perkara : Shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak shalih yang selalu mendoakannya.”

Dalam sebuah hadits Rasulullah Salallahu ‘Alahi Wasallam bersabda :
“Akan dikatakan kepada golongan anak-anak di hari kiamat kelak: “Masuklah kalian ke dalam Jannah!” Maka mereka mengatakan: “Ya Rabbi, kami tidak mau sehingga bapak ibu kami masuk Jannah bersama kami.” Merekapun datang, Allah ‘Aza wajalla berkata kepada mereka: “Mengapa Aku lihat kalian cemberut? Masuklah kalian ke dalam Jannah.” Mereka menjawab: “Ya Rabbi, kami tidak mau sehingga bapak ibu kami masuk Jannah bersama kami.” Maka Allah pun berkata: “Masuklah kalian bersama bapak ibu kalian ke dalam Jannah.”

Subhaanallah,begitulah kegigihan anak-anak yang mati sebelum baligh itu meminta kepada Allah ‘Aja wajalla agar kedua orang tua mereka yang mukmin masuk Jannah bersama mereka!
Apakah kita enggan dan berat meminta hal itu kepada Allah Subhanahuwata’ala selagi Allah masih memberi kita kesempatan untuk memanjatkan doa. Meminta kepada-Nya agar kita dikumpulkan bersama ibu bapak kita di dalam Jannah, memohon ampunan bagi keduanya agar derajat mereka terangkat di Jannah. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang berbakti kepada kedua orang tua kita sehingga dapat berkumpul bersama mereka di surga kelak.
wallohua’lam.




Sumber : berbaktikepadaorangtua_com

Sabtu, 09 April 2016

Ini Alasan Doa Ibu Dapat Menembus Langit Bahkan Mengguncang Arsy Allah SWT

Dalam Al Quran, kita banyak mendapati perintah Allah untuk berbuat baik kepada ibu dan bapa. Bukan dalam satu atau dua surat, melainkan ada beberapa dalam Surat Al Quran.



Hal itu tentulah menandakan bahwa Allah Maha Tahu jika kelak akan ada masa dimana anak banyak tidak berbakti pada orang tuanya. Dan kenyataannya, dari dulu hingga saat ini sudah banyak kisah dan kasus tentang anak durhaka kepada orang tuanya.



“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun . Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (Qs. Luqman : 14)



Ayat diatas menyebutkan keutamaan seorang ibu yang mengandung dalam kondisi lemah bertambah-tambah dan menyusui. Dengan demikian kita bisa mengetahui bagaimana posisi Ibu dalam islam. Beliau sangatlah mulia dan wajib dimuliakan, bahkan melebihi posisi seorang ayah.



Kita pun pasti ingat tentang kisah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam yang pernah ditanya oleh sahabatnya mengenai orang yang wajib kita hormati. Beliau menjawab “Ibumu” hingga tiga kali kemudian barulah menjawab “Ayahmu” setelahnya.



Begitu mulianya seorang Ibu sehingga harus kita hormati hingga tiga kali lebih besar dibandingkan dengan seorang ayah. Bagaimana tidak? Pengorbanan seorang ibu terhadap anaknya sangatlah besar.



Setelah bersusah payah mengandung selama sembilan bulan, kemudian menyusui hingga sang anak berumur dua tahun dan kemudian membesarkannya hingga dewasa dan mampu mengurus diri sendiri dan berumah tangga.



Bahkan mungkin setelah berkeluarga pun masih saja ada yang merepotkan ibunya. Kita pasti mengetahui ada istilah ‘syurga di telapak kaki ibu’. Tapi tahukah kamu bahwa bukan hanya syurga saja yang dibawanya namun juga sekolah kehidupan.



Dipungkiri atau tidak, peran seorang ibu dalam mengurus dan mendidik anaknya memang lebih besar dari peran seorang ayah.



Penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat, menunjukan bahwa anak yang dirawat oleh ibunya sejak kecil lebih cerdas dibandikan anak yang dirawat oleh ayahnya.



Penelitian ini berdasarkan riset yang dilakukan pada sejumlah anak atas kemampuan berpikir selama masa kanak-kanak atau menjelang remaja. Dan terbukti bahwa peran seorang ibu sangatlah penting dalam menumbuh kembangkan kecerdasan anak.



Bersyukurlah jika masih memiliki otang tua, khususnya ibu. Ia akan senantiasa mendoakan kita dalam setiap shalatnya, dalam setiap waktu sepertiga malam-malamnya.



Tahukah kamu bahwa seseorang yang sukses biasanya lebih dekat dengan ibunya. Karena kesuksesannya selalu didoakan oleh sang ibu. Siang, malam, pagi dan petang. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam pernah bersabda:



“Tiga macam golongan yang dianya mustajab dan tidak diragukan lagi kedahsyatannya. Yakni doa orang tua kepada anaknya, doa musafir (orang yang sedang berpergian), dan orang yang didzalimi.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Oleh karena itu sudah sepatutnya kita taat dan hormat pada ibu. Jangan pernah menyakiti hatinya, karena doa seorang ibu mampu menggetarkan arsy Allah dan membuahkan ijabah dari Allah Azza wa Jalla.

Seperti dilansir Islampost, Bukanlah tidak mungkin jika sangatlah banyak orang orang sukses di seluruh dunia ini lantaran mempunyai hubungan yang baik dengan kedua orang tuanya terlebih kepada ibu.



Kenapa? Karena ridha Allah ialah ridha orang tua, dan doa ibu itu sungguh tanpa hijab di hadapan Allah mudah menembus langit. Sehingga doa seorang ibu yang ia dipanjatkan untuk anaknya boleh jadi sangat mudah untuk Allah kabulkan.



Mungkin sebagian orang masih tidak sadar bahwa kemungkinan kesuksesan-kesuksesannya selama ini adalah buah dari doa seorang ibu kepada Allah tanpa ia ketahui.



Dan seorang ibu itu tanpa disuruh pasti akan selalu mendoakan anaknya ditiap nafasnya kala bermunajat kepada Allah. Tapi seorang anak belum tentu selalu berdoa untuk orang tuanya.



Barangkali juga kita suka mengeluh tentang sifat buruk orang tua, entah karena ibunya cerewet, suka ikut campur, suka nyuruh-nyuruh, tidak gaul dan lain sebagainya.



Jika seperti ini maka tragis. Kenapa tragis? Karena terlalu fokus dengan secuil kekurangan orang tua dan melupakan segudang kebaikan yang telah diberikan kepada kita selama ini.



Di luar sana mungkin ada orang-orang di pinggir jalanan, di bawah kolong jembatan dan di tempat lainnya mereka juga suka mengeluh, tapi yang mereka keluhkan ialah bukan karena sifat orang tua atau ibu mereka, tapi mereka mengeluh karena mereka tidak punya lagi orang tua.



Bersyukurlah jika masih mempunyai orang tua. Jika ingin tahu rasanya tidak punya ibu, coba tanyakan kepada mereka yang ibu nya telah tiada. Mungkin perasaan mereka sangat sedih dan kekurangan motivasi dalam hidup.



Coba bayangkan jika kita tidak punya ibu, ketika kita akan pergi ke luar rumah untuk sekolah atau bekerja, tidak ada lagi tangan yang bisa kita cium.



Jika tidak punya ibu mungkin tidak ada lagi makanan yang tersedia di meja makan saat kita pulang. Jika kita tidak punya ibu lagi ketika hari lebaran rumah terasa sepi dan lebaran terasa tanpa makna.



Jika kita tidak punya ibu barangkali kita hanya bisa membayangkan wajah tulusnya di pikiran kita dan melihat baju-bajunya di lemarinya.



Banyak di antara kita suka mengeluh tentang sifat negatif ibu kita, tapi kita tidak pernah berfikir mungkin hampir setiap malam ibu kita di keheningan sepertiga malam, bangun untuk shalat tahajud mendoakan kita sampai bercucuran air mata agar sukses dunia dan akhirat.



Mungkin di suatu malam beliau pernah mendatangi kita saat tidur dan mengucap dengan bisik “nak, maafkan ibu ya… ibu belum bisa menjadi ibu yang baik bagimu”



Kita mungkin juga lupa di saat kondisi ekonomi rumah tangga kurang baik, ibu rela tidak makan agar jatah makannya bisa dimakan anaknya.



Ketika kita masih kecil ibu kira rela tidur dan lantai dan tanpa selimut, agar kita bisa tidur nyaman di kasur dengan selimut yang hangat.



Setelah semua pengorbanan telah diberikan oleh ibu kita selama ini, lalu coba renungkan apa yang kita perbuat selama ini kepada ibu kita?



Kapan terakhir kita membuat dosa kepadanya? Kapan terakhir kita membentak-bentaknya? Pantaskah kita membentak ibu kita yang selama sembilan bulan mengandung dengan penuh penderitaan?

Oleh karena itu maka berusahalah untuk berbakti kepada orang tuamu khususnya kepada Ibumu. Karena masa depan kita ada di desah doa-doanya setiap malam.



Dan ingat perilaku kita dengan orang tua kita saat ini akan mencerminkan perilaku anak kita kepada diri kita nanti.

Dan doa ibu itu mampu menembus langit, sangat mustajab di hadapan Allah. maka muliakanlah ibumu. (Sumber: dailymoslem_com)

Tak Perlu Nunggu Mapan untuk Membahagiakan Orang Tua, Lakukan 10 Hal Ini dari Sekarang!

Pernah gak kamu berpikir begini:
"Pengen membahagiakan orang tua tapi gaji belum seberapa."
"Pengen ajak orang tua liburan tapi gak punya uang."

Banyak dari kita yang ingin membahagiakan orang tua tapi merasa pesimis karena belum jadi orang yang sukses.

Padahal membahagiakan orang tua tak melulu harus menunggu punya banyak uang lho. Kamu bisa membuat mereka senang dengan cara yang lain.

Meskipun sederhana, tindakan ini lebih berharga dari sekedar uang. Apa saja kira-kira?
1. Berikan kabar ke orangtuamu bahwa kamu sedang berada di kantor dan ceritakan bagaimana lingkungan kerjamu.

Kalau kamu tinggal jauh dari orangtua, berikan kabar padanya tentang kondisimu sekarang. Misalnya,
" Pa, besok aku mau survei lapangan di Kalimantan satu bulan. Di sana aku tinggal di penginapan, dan bla bla bla...."
2. Telepon dan katakan ke ibumu bahwa kamu sangat merindukan masakannya.

Pujilah masakan buatan orangtua. Misalnya,
"Di sini, nasi gorengnya gak ada yang bisa ngalahin nasi goreng buatan Mama."
"Sudah tiga bulan gak pulang, kangen bubur ayam buatan Mama."
3. Tanyakan kabar ayahmu, bagaimana pekerjaan di kantornya, serta bagaimana kesehatannya.

"Papa, sehat 'kan?"
"Tekanan darahnya berapa sekarang?"
"Papa jangan sering-sering lembur lagi."
4. Kamu bisa memberikan kejutan dengan pulang ke rumah orangtuamu sehingga bisa mengobati kerinduan mereka kepada kamu.

Saat ada tanggal merah, kamu bisa pulang tanpa memberi kabar terlebih dulu. Atau mungkin kamu bisa mengambill cuti untuk menjenguk orangtuamu.
5. Saat berkunjung ke rumah orangtua, bawakan makanan dan minuman kesukaan mereka.

Tak perlu mahal, yang terpenting adalah makanan favorit mereka karena mereka pasti akan sangat menyukainya.
6. Saat berkumpul, luangkan waktu selesai jam makan malam untuk mongobrol santai.

Karena pembicaraan santai saat selesai makan malam akan membawa pengaruh baik pada hubungan. Kamu juga bisa menceritakan kesulitan atau masalah yang kamu hadapi di kantormu agar kamu bisa mendapat nasihat ataupun semangat dari mereka.
7. Jangan sampai kamu melupakan hari penting mereka. Misalnya hari ulang tahun maupun hari ulang tahun pernikahan kedua orangtuamu.

Gak perlu mewah buat merayakannya, karena kebersamaan itu mengalahkan kemewahan dalam bentuk apapun.
8. Selalu ciptakan nuansa yang nyaman saat berkumpul. Lupakan sejenak urusan kantor maupun gadget kamu.

Percaya deh, waktu yang kamu habiskan bersama kedua orangtuamu tidak akan pernah sia-sia.
9. Bagikan cerita bahagia kamu kepada orangtua.

Misal saat kamu mendapatkan promosi jabatan, tentu orang tuamu akan sangat bahagia saat mendengar kabar baik dari anak tercintanya, bukan?
10. Terakhir dan yang paling utama, jangan lupa selalu minta doa dari mereka.

Doa dari orang tua adalah doa terbaik dan bikin kalian makin terikat.



Nah, setelah tahu ini, masih mau menunda untuk membuat bahagia orang yang paling dekat dengan kamu dari kecil?
Pastikan kamu melakukannya dari sekarang ya!



Sumber: http_www_cerminan_com

Kamis, 31 Maret 2016

Surga Mempunyai 8 Buah Pintu, Pintu Ke 8 Akan Membuat Anda Takjub

Ibnu Abbas ra. berkata: Surga mempunyai 8 buah pintu; yang pertama untuk para Nabi, para rasul, para syuhada dan para dermawan. Pintu kedua untuk orang yang menjalankan shalat dengan menyempurnakan syarat rukunnya.


Pintu ketiga untuk orang yang selalu memberikan kewajiban zakatnya. Pintu keempat untuk orang yang amar ma'ruf nahi munkar. Pintu kelima untuk orang yang tidak pernah mengumbar hawa nafsu dan syahwatnya. Pintu keenam untuk orang yang menjalankan ibadah haji dan umrah. Pintu ketujuh untuk orang yang berjihad membela agama Allah. Dan pintu kedelapan untuk orang yang takut kepada Allah serta ahli berbuat amal kebajikan.

Macam-macam surga ada 8 macam, yaitu: 1) Darul Jalal, yaitu surga yang terbuat dari mutiara yang putih. 2) Darus Salam, yaitu surga yang terbuat dari yaqut merah. 3) Jannatul Ma'wa, yaitu surga yang terbuat dari zabarjud yang hijau. 4) Jannatul Khulidi, yaitu surga yang terbuat dari marjan yang berwarna merah dan kuning. 5) Jannatun Na'im, yaitu surga yang terbuat dari perak putih. 6) Jannatul Firdaus, yaitu surga yang terbuat dari emas merah. 7) Jannatu 'Adn, yaitu surga yang terbuat dari intan putih. 8) Darul Qarar, yaitu surga yang terbuat dari emas merah.

Darul Qarar adalah surga yang paling indah dibandingkan dengan surga yang lain. Surga ini mempunyai dua pintu dan dua daun pintu, satu daun pintu terbuat dari emas, dan yang satunya terbuat dari perak. Jarak antara setiap pintu adalah sebagaimana jarak antara bumi dan langit. Adapun bangunan yang ada di dalamnya terbuat dari bata emas dan bata perak, tanahnya dari misik, debunya dari anbar, rumputnya dari za'faran, kerikilnya dari mutiara, istana-istananya yaqut dan pintunya dari jauhar. [reportaseterkini.net]

Astaghfirullah!! Enggan Membayar Hutang? Di Haramkan Surga Baginya, Ini Hadistnya.

 Membayar hutang merupakan suatu kewajiban yang harus kita penuhi jika telah berhutang kepada orang lain, kita mewajibkan membayarnya sesuai dengan jumlah yang kita hutangi. ketika kita sanggup memutuskan untuk berhutang seharusnya kita sudah memikirkan bagaimana caranya untuk mengembalikan hutang tersebut.
Menunda hutang juga suatu tindakan yang merupakan dosa besar, Ketika kita sudah mampu untuk membayarnya maka haram hukumnya jika kita menunda untuk Membayar hutang tersebut. Membayar hutang itu sangat penting,hingga orang yang belum membayar hutangpun belum diperbolehkan untuk membayar zakat, melainkan harus membayar hutang dahulu.

Baca juga :


Begitupula dengan pembagian harta warisan. Jika almarhum yang mewariskan hartanya kepada ahli waris mempunyai hutang maka wajib hukumnya melunasi semua hutang-hutang almarhum selama hidup didunia, lalu kemudian harta waris tersebut boleh dibagikan sesuai hukum waris. bagaimana jadinya jika keluarga kita tidak mengetahui pekara hutang kita setelah kita meninggal? suatu dosa yang tak terampuni sampai kapan pun. begitu juga seorang yang berjuang dijalan allah (fii sabilillah) atau Jihad,  harus melunasi hutangnya tersebut sebelum maju ke medan perang.
Sumber
Orang yang menunda-nunda pembayaran hutang berhak dighibah dan dimasukkan kedalam penjara. Karena menunda-nunda pembayaran hutang adalah termasuk kezaliman. Yang dimaksud dengan kezaliman tersebut karena orang tersebut telah mampu membayar hutang tetapi malah menyengaja untuk mengulur-ngulur pembayarannya.

Keutamaan Orang yang Terbebas dari Hutang
Dari Tsauban, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ فَارَقَ الرُّوحُ الْجَسَدَ وَهُوَ بَرِىءٌ مِنْ ثَلاَثٍ دَخَلَ الْجَنَّةَ مِنَ الْكِبْرِ وَالْغُلُولِ وَالدَّيْنِ

“Barangsiapa yang ruhnya terpisah dari jasadnya dan dia terbebas dari tiga hal: [1] sombong, [2] ghulul (khianat), dan [3] hutang, maka dia akan masuk surga.” (HR. Ibnu Majah no. 2412. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih)
Mati Dalam Keadaan Masih Membawa Hutang, Kebaikannya Sebagai Ganti
Dari Ibnu ‘Umar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ مَاتَ وَعَلَيْهِ دِينَارٌ أَوْ دِرْهَمٌ قُضِىَ مِنْ حَسَنَاتِهِ لَيْسَ ثَمَّ دِينَارٌ وَلاَ دِرْهَمٌ
“Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih memiliki hutang satu dinar atau satu dirham, maka hutang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya (di hari kiamat nanti) karena di sana (di akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham.” (HR. Ibnu Majah no. 2414. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih). Ibnu Majah juga membawakan hadits ini pada Bab “Peringatan keras mengenai hutang.”

bagaimana jika kebaikan kita tidak mencukupi untuk membayar hutang? kekal kah kita di neraka?  nauzubillahiminzalik

Orang yang Berniat Tidak Mau Melunasi Hutang Akan Dihukumi Sebagai Pencuri
Dari Shuhaib Al Khoir, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَيُّمَا رَجُلٍ يَدَيَّنُ دَيْنًا وَهُوَ مُجْمِعٌ أَنْ لاَ يُوَفِّيَهُ إِيَّاهُ لَقِىَ اللَّهَ سَارِقًا
“Siapa saja yang berhutang lalu berniat tidak mau melunasinya, maka dia akan bertemu Allah (pada hari kiamat) dalam status sebagai pencuri.”
(HR. Ibnu Majah no. 2410. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shohih)

Dosa Hutang Tidak Akan Terampuni Walaupun Mati Syahid
Dari ‘Abdillah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
يُغْفَرُ لِلشَّهِيدِ كُلُّ ذَنْبٍ إِلاَّ الدَّيْنَ
“Semua dosa orang yang mati syahid akan diampuni kecuali hutang.” (HR. Muslim no. 1886) 

Yang telah kita ketahui orang yang mati syahid semua dosanya terampuni , akan tetapi hanya sebab hutang yang belum terlunasi sampai-sampai ia harus tertunda masuk surga dan tertahan untuk mendapatkan ampunan dari Allah .Begitu dahsyatnya perkara hutang ini.

Oleh karena itu, seseorang hendaknya berpikir: “Mampukah aku melunasi hutang tersebut dan mendesakkah aku berhutang?” Karena ingatlah hutang pada manusia tidak bisa dilunasi hanya dengan istighfar. 


Sumber:
http_www_kitasatu_com/2015/12/kewajiban-membayar-hutang.html

Selasa, 29 Maret 2016

Inilah Tiga Penampilan Wanita Yang Tidak Akan Mencium Bau Surga

 terdapat 3 gaya, penampilan ataupun fashion yang membikin perempuan muslimah diancam tidak hendak mencium bau surga. sementara itu bau surga mampu dicium dari jarak sekian dan juga sekian. Di antara penampilan yang diancam serupa itu merupakan style perempuan yang berpakaian tetapi telanjang. Yang kita saksikan dikala ini, banyak perempuan berjilbab ataupun berkerudung masih berpenampilan ketat dan juga seksi.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia mengatakan kalau Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا

“Ada 2 kalangan dari penduduk neraka yang belum sempat saya lihat: (1) sesuatu kalangan yang mempunyai cambuk serupa ekor sapi buat memukul manusia dan juga (2) para perempuan yang berpakaian tetapi telanjang, berlenggak - lenggok, kepala mereka serupa punuk unta yang miring. perempuan serupa itu tidak hendak masuk surga dan juga tidak hendak mencium baunya, sementara itu baunya mampu tercium dari jarak sekian dan juga sekian.” (HR. Muslim no. 2128).

Tiga watak perempuan yang Tidak Mencium Bau Surga

Dalam hadits di atas disebutkan sebagian watak perempuan yang diancam tidak mencium bau surga di mana disebutkan,

وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ

Yaitu para perempuan yang: (1) berpakaian namun telanjang, (2) maa - ilaat wa mumiilaat, (3) kepala mereka serupa punuk unta yang miring.

Apa yang diartikan ketiga watak ini?

Berikut penjelasan dari Imam Nawawi dalam angkatan laut (AL) Minhaj Syarh Shahih Muslim.

(1) perempuan yang berpakaian namun telanjang.

Ada sebagian tafsiran yang di informasikan oleh Imam Nawawi:

1 - perempuan yang menemukan nikmat Allah, tetapi enggan bersyukur kepada - Nya.

2 - perempuan yang menutup sebagian badannya dan juga menyingkap sebagian lainnya.

3 - perempuan yang mengenakan baju yang tipis yang menampakkan corak badannya.

(2) perempuan yang maa - ilaat wa mumiilaat

Ada sebagian tafsiran menimpa perihal ini:

1 - Maa - ilaat yang diartikan merupakan tidak taat pada Allah dan juga tidak ingin melindungi yang mesti dijaga. Mumiilaat yang diartikan merupakan mengarahkan yang lain buat berbuat suatu yang tercela.

2 - Maa - ilaat merupakan berjalan sembari mengenakan wangi - wangian dan juga mumilaat ialah berjalan sembari menggoyangkan kedua pundaknya ataupun bahunya.

3 - Maa - ilaat yang diartikan merupakan perempuan yang biasa menyisir rambutnya sampai - sampai bergaya sembari berlenggak lenggok bagai perempuan nakal. Mumiilaat yang diartikan merupakan perempuan yang menyisir rambut perempuan lain biar bergaya serupa itu.

(3) perempuan yang kepalanya serupa punuk unta yang miring

Maksudnya merupakan perempuan yang terencana memperbesar kepalanya dengan mengumpulkan rambut di atas kepalanya seakan - akan mengenakan serban (sorban). (Lihat Syarh Shahih Muslim, terbitan Dar Ibnul Jauzi, 14: 98 - 99).

Mode perempuan dikala Ini …

Ada sebagian style yang dapat kita saksikan dari fashion perempuan muslimah dikala ini yang diancam tidak mencium bau surga bersumber pada hadits di atas:

1 - perempuan yang mengenakan baju tipis sampai - sampai nampak corak kulit.

2 - perempuan yang berpakaian namun telanjang karna sebagian badannya terbuka dan juga yang lain tertutup.

3 - perempuan yang biasa berhias diri dengan menyisir rambut dan juga memakerkan rambutnya kala berjalan dengan berlenggak lenggok.

4 - perempuan yang menyanggul rambutnya di atas kepalanya ataupun menaikkan rambut di atas kepalanya sampai - sampai nampak besar serupa menggunakan konde (sanggul).

5 - perempuan yang mengenakan wangi - wangian dan juga berjalan sembari menggoyangkan pundak ataupun bahunya.

Semoga Allah berikan petunjuk pada perempuan muslimah buat berpakaian yang setimpal petunjuk Islam. karna penampilan serupa ini yang lebih menyelamatkan mereka di dunia dan juga akhirat. 


Sumber:
https_rumaysho_com/3414-3-gaya-wanita-yang-tidak-mencium-bau-surga.html

Kamis, 24 Maret 2016

KETAHUILAH 36 BALASAN INILAH YANG HARUS DIPERTANGGUNG JAWABKAN BAGI YANG SUKA BERBUAT MAKSIAT BANTU SEBARKAN AGAR DAPAT DIJADIKAN UNTUK RENUNGAN MAHALNYA NERAKA, MURAHNYA SURGA

 Dalam hidup ini, kita tidak mampu lepas dari yang namanya salah dan juga pula khilaf. namun apabila sering berbuat maksiat, itu lain cerita. Maksiat menggambarkan perbuatan yang sifatnya disengaja, sebaliknya khilaf dan juga salah bisa jadi menggambarkan sesuatu yang tidak disengaja.

Berbuat takwa ataupun maksiat memiliki konsekuensi masing - masing buat para pelakunya. apabila berbuat kebaikan ataupun takwa mampu mendatangkan pahala dan juga pula kemudahan dalam hidup di dunia, setelah itu bagaimanakah akibat buat orang yang melakukan maksiat tidak hanya berbuah dosa?

Syeikh Abdul fatah Abu Ghuddah mengutip penjelasan Imam Ibnul Qayyim angkatan laut (AL) Jauziyah dalam angkatan laut (AL) Jawab angkatan laut (AL) Kafi berkaitan tentang akibat kurang baik yang hendak diterima oleh orang yang melakukan maksiat. tidak tanggung - tanggung dalam penjelasan itu disebutkan ada 36 akibat yang hendak dirasakan oleh mereka yang tetap berbuat maksiat, entah itu yang besar maupun yang kecil. Berikut merupakan rinciannya.

Inilah 36 Balasan buat Yang Suka Berbuat Maksiat:


1. Rejeki jadi seret

2. hendak merasa asing dengan Allah dan juga merasa asing dengan orang lain

3. segala urusannya hendak disempitkan

4. Hati dan juga pula wajahnya hendak terlihat gelap

5. tubuh dan juga pula hatinya hendak lemah dan mudah terombang ambing

6. sangat sulit buat mengerjakan kebaikan

7. Sia - sia sudah umurnya

8. Dosa yang diperbuat hendak turun temurun hingga ke anak cucu

9. hendak sulit buat bertaubat karna lemahnya hati buat dekat pada Allah

10. Merasakan maksiat jadi semacam kesenangan

11. bakal dihinakan di hadapan Allah

12. jadi orang yang beresiko buat manusia dan juga pula makhluk lainnya

13. hendak mendapatkan kehinaan

14. benak dan juga pula akalnya rusak

15. Hatinya tidak teraliri kebaikan sedikit juga karna dosa yang mengendap

16. menemukan laknat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam

17. Tidak mendapatkan doa dari Rasulullah dan juga pula Malaikat Allah

18. Siap - siap mendapatkan siksa kubur

19. jadi orang yang suka berbuat kehancuran di bumi

20. Tidak memiliki rasa perasaan malu dan juga pula cemas hendak Allah

21. masing - masing perbuatannya hendak dijauhkan dari segala perihal yang baik

22. Terhalang pribadinya dari mendapatkan pahala

23. Allah hendak melupakan pribadinya dan juga pula membinasakannya

24. sudah lenyap nikmat dalam diri berupa nikmat iman, ibadah dan juga pula hidup

25. hendak mendapatkan malapetaka jadi adzab dari Allah

26. Hatinya hendak tetap ketakutan tanpa sebab

27. Hatinya hendak mudah terombang ambing dimana dikala hatinya sudah hidup, hingga hendak dimatikan

28. sudah ketiadaan mata hati

29. hendak tetap dibimbing hidupnya oleh syetan dan juga pula nafsu diri yang tiap dikala mengajak pada keburukan dan juga pula kehidupan duniawi semata

30. Martabat dan juga pula harga pribadinya hendak dicabut

31. Julukan baik hendak berbeda jadi julukan yang buruk

32. Keberkahan hendak lenyap dalam perihal rezeki, umur, ilmu maupun amal

33. memiliki sifat berkhianat pada suatu yang dibutuhkannya

34. hendak didekati oleh setan dan juga pula dijauhi malaikat

35. Dalam hatinya hendak tersimpan kekejian, kemunafikan dan juga pula sifat buruk

36. Hatinya hendak tetap bimbang, ragu dan juga pula penyakit hati yang membikinnya terpuruk

Jadi masih inginkah buat berbuat maksiat secara terus menerus?

Ya Allah hilangkanlah keinginan diri ini buat berbuat maksiat dan juga pula berikanlah keahlian dan keinginan buat tetap taat dan juga beribadah cuma kepadaMu.. Amiin 


Sumber:
http_silahkanshare-ya_blogspot_co_id/2016/03/ketahuilah-36-balasan-inilah-yang-harus.html

Selasa, 15 Maret 2016

6 Macam Ibu Ini Tidak Memiliki Surga di Telapak Kakinya

 “Nak, surga di dasar telapak kaki Ibu”. Kalimat itu masih jadi senjata andalan untuk banyak ibu, paling utama bila mengalami anaknya membantah, tidak menuruti perintah ataupun kemauan si ibu, ataupun terlebih lagi berbuat aniaya terhadap ibu. Namun, beberapa sebab ini membikin kita bagaikan bunda butuh meraba diri, apakah surga pantas berposisi di dasar telapak kaki kita?

1. bunda yang tidak mengharapkan kedatangan anaknya

Ibu ini benci, sedih, gelisah, frustasi, marah, menyesal ataupun terlebih lagi mengutuk kehamilannya. bermacam sebab dijadikannya sebab buat menolak kehamilan. terlebih lagi terdapat yang melaksanakan seluruh berbagai trik buat menghentikan kehamilan. gimana bisa jadi si anak yang lahir nantinya mampu mengharap surga dari bunda yang tidak mengharap kehadirannya?

2. bunda yang tidak melindungi kehamilannya

Bisa jadi bunda ini menginginkan kehamilan, tetapi tidak ingin ketahui gimana melindungi kehamilannya. bunda ini tidak memakai 9 bulan peluang yang dikasih Allah padanya buat berbicara dengan balita yang dikandungnya. Tidak terdapat sentuhan tangan sang ibu, tidak terdapat suara teks angkatan laut (AL) Quran. Tidak terdapat usaha buat menghadirkan dan juga mendekatkan calon bayinya dengan Allah. Tidak terdapat perilaku sayang ataupun atensi buat melindungi kehamilan.

Dengan kata lain bunda ini mengabaikan kesehatan pribadinya dan juga bayinya, baik kesehatan raga ataupun spiritualnya. bisa jadi aja dengan kemampuannya, bunda ini telah mempersiapkan segala peralatan tersadu buat menyongsong si bayi, tetapi bunda ini tidak mempersiapkan kebutuhan dasar bayinya. ialah kesehatan jiwa yang didapat dari ibadah kepada Allah dan juga kesehatan raga yang didapat dari gizi, nutrisi, pola makan, berolahraga dan juga sebagainya. gimana anak dapat mengharap surga dari bunda yang tidak mengistimewakan kehadirannya?

3. bunda yang tidak berikan tauladan baik untuk anaknya

Sepanjang kehamilan sampai bayinya lahir dan juga berkembang besar, dari kanak - kanak sampai dewasa, ibunya banyak mengatakan kotor, bergunjing, berbohong, mencela, menghina, memaki, mengumpat, mengadu domba ataupun terlebih lagi memfitnah, mencuri.

Ibu ini lebih banyak berbuat hina dan juga tercela daripada beribadah kepada Allah. segala perbuatannya sejauh hidupnya yang mampu dilihat, didengar dan juga dialami anaknya (khususnya di masa perkembangan si anak) seperti telapak kaki yang membekas kokoh di diri si anak. gimana bisa jadi ada surga di sisa telapak kaki semacam ini?

4. bunda yang meninggalkan dan juga menelantarkan anaknya

Khususnya anak yang masih dalam masa pertumbuhan. 5 sampai 7 tahun kesatu kehidupan anak amat memerlukan ibunya buat mengarahkan padanya tentang gimana melayani dirinya, mengarahkan kehidupan yang benar padanya. pada waktu seperti itu pembuatan kepribadian dan juga kepribadiannya. pada waktu seperti itu pengetahuan (yang baik ataupun yang buruk) mampu melesat dengan amat kilat dan juga menempel kokoh di diri si anak sampai dewasa.

Ibu yang melewati masa itu tidak berbarengan anak hendak tidak kenali kokoh anaknya, begitu pula anaknya tidak sangat kenali ibunya. hingga dapat dibayangkan orang berusia tidak hanya ibunya yang dekat dan juga kerap berjumpa dengannya, pada orang seperti itu si anak bercermin. bila bunda menitipkan anaknya pada seseorang yang bertakwa pada Allah dan juga meyakini anaknya tinggal di area yang Islami, dan juga bunda berangkat dengan sebab yang syar’i, perihal ini bisa jadi masih mampu diterima. tetapi sebaiknya, whatever alasannya, bunda yang bijak dan juga beriman tidak hendak tega meninggalkan anaknya dalam waktu lama di masa perkembangan ini.

5. bunda yang cuma mementingkan kepentingan duniawi si anak

Ibu ini padat jadwal bekerja dan juga bisa jadi pula berdoa supaya anaknya tercukupi seluruh kebutuhan duniawinya, terlebih lagi bahwa dapat sampai si anak dewasa. bunda berjuang keras supaya anaknya memiliki tabungan banyak, memiliki rumah, memiliki tanah, menyandang baju dan juga perhiasan yang membanggakan si ibu, mempunyai pekerjaan dengan pemasukan besar, mempunyai jabatan tinggi, mempunyai pasangan hidup yang kaya.

Seringkali bunda serupa ini terlebih lagi telah mempersiapkan seluruh kebutuhan anaknya sampai berusia sampai - sampai anak tidak sanggup membongkar perkaranya seorang diri dikala dia dewasa. dia tidak ketahui gimana triknya survive dalam hidupnya karna sejauh hidupnya bunda telah sediakan seluruh sesuatunya.

Ibu ini bisa jadi pakar ibadah, tetapi dia tidak terasa butuh buat membentuk anaknya pakar ibadah pula, tidak mempersiapkan si anak buat kebahagiaan akhiratnya. Tidak sempat menegaskan anaknya buat sholat dan juga ibadah lainnya. bunda ini lazimnya sudah cukup puas dengan anaknya tidak berbuat kurang baik pada orang lain. gimana anak dapat mengharap surga dari bunda yang tidak sempat mengarahkan anaknya mencapai tiket surga?

6. bunda yang keras terhadap anaknya, baik kekerasan verbal ataupun fisik

Sepanjang hidup anak (terlebih di masa pertumbuhannya), bunda ini banyak mengatakan dan juga berlagak kesat pada anaknya. bunda ini terlebih lagi tidak segan membagikan kekerasan raga pada anaknya. seluruh permasalahan dituntaskan dengan kekerasan dan juga hukuman. Tidak terdapat atensi dan juga kasih sayang. Tidak terdapat perilaku lembut dan juga pengertian. gimana anak dapat kenali surga bila sejauh hidupnya disuguhi neraka.

Apakah terdapat dalam diri kita satu kemiripan dengan contoh bunda tersebut? Betapa menyesalnya kita bila hadist nabi “Surga di dasar telapak kaki ibu”, tidak berlaku untuk kita.

Ibu, begitu panggilan itu amat berarti besar untuk seseorang perempuan. tidak selayaknya kita menyepelekan panggilan bunda dari kanak - kanak kita. bunda amat memastikan kebahagiaan dunia akhirat anaknya. ayo membetulkan diri kita. supaya kita layak terpanggil ibu, supaya surga pantas ditempatkan di dasar telapak kaki kita.

Jumat, 01 Januari 2016

NAUZUBILLAH! Inilah Tipe Wanita Yang Tidak Akan Mencium Bau Surga, Apalagi Memasukinya

Surga merupakan tempat kediaman bagi orang-orang beriman dan beramal shaleh kepada Allah SWT selama mereka hidup di dunia. Di dalam surga ini terdapat banyak sekali kenikmatan bagi mereka yang selalu menjalankan perintah Allah. Setiap kaum muslimin pasti berharap untuk bisa masuk dan merasakan indahnya surga.

Namun, ternyata tidak semuanya bisa mencium wangi surga. Padahal wangi surga tersebut bisa tercium dari jarak 70 tahun perjalanan. Di antara mereka ada yang dimasukkan Allah ke dalam neraka karena dosa dan kemungkaran yang mereka lakukan di dunia.

Salah satunya adalah kaum wanita. Hanya mereka yang melakukan dosa dan kemungkaran sajalah yang akan mengalami hal tersebut. Ada beberapa tipe wanita yang tidak bisa mencium wangi surga. Siapa sajakah mereka? Berikut ini ulasannya.

1. Wanita yang Menyemir Rambutnya dengan Warna Hitam

Tipe wanita pertama yang tidak bisa mencium wangi surga adalah mereka yang menyemir rambutnya dengan warna hitam. Pada zaman sekarang menyemir rambut seolah menjadi hal yang biasa saja dan bahkan menjadi trend di kalangan tertentu. Padahal sebenarnya, di dalam Islam menyemir rambut dengan warna hitam itu di larang. Mereka akan mendapat ganjaran yakni tidak bisa mencium wangi surga.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Pada akhir zaman nanti akan ada orang-orang yang mengecat rambutnya dengan warna hitam seperti warna mayoritas dada merpati, mereka tidak akan mendapat bau surga.” (HR. Abu Daud; shahih)

2. Wanita yang Minta Cerai Tanpa Suatu Alasan

Meskipun perceraian itu dihalalkan dala Islam, sebagai solusi “terakhir” ketika rumah tangga yang tidak bisa lagi dipertahankan dan hanya membawa kesengsaraan bagi suami dan istri. Namun, sebenarnya Allah sangat membenci perceraian, terlebih lagi merea yang bercerai dengan alasan yang bertentangan dengan Islam. Akan tetapi, dalam kondisi normal ketika wanita minta cerai tanpa alasan maka diharamkan baginya masuk surga. Bahkan mereka tidak bisa mencium wangi surga Allah SWT.

Sesuatu yang halal tetapi dibenci oleh Allah adalah perceraian, apalagi orang yang bercerai dengan alasan yang bertentangan dengan Islam. Perceraian merupakan pilihan terakhir bila jalinan rumah tangga memang sudah tidak bisa dipertahankan dan hanya menyebabkan kesengsaraan kedua belah pihak. Oleh karena itu bagi seorang wanita yang minta diceraikan tanpa alasan maka diharamkan baginya masuk surga.

“Siapa pun wanita yang meminta talak pada suaminya tanpa alasan maka bau surga haram baginya.” (HR. Tirmidzi, Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad; shahih)

3. Wanita yang Mengaku Keturunan Orang Lain

Nasab atau garis keturunan menjadi hal yang sangat dijaga oleh agama Islam. Seorang wanita yang mengaku-ngaku sebagai anak dari orang lain yang bukan ayahnya akan dijauhkan dari surga dan mendapatkan ancaman tidak akan bisa mencium wangi surga tersebut. Selain itu, Islam juga melarang seseorang dinisbatkan (bin atau binti) kepada orangtua angkatnya.

“Barangsiapa mengaku keturunan dari orang lain yang bukan ayahnya sendiri tidak akan mendapatkan bau surga. Padahal bau surga telah tercium pada jarak tujuh puluh tahun, atau tujuh puluh tahun perjalanan.” (HR. Ahmad; shahih)

4. Wanita yang Sombong

Golongan wanita selanjutnya yang tidak bisa mencium bau surga adalah mereka yang sombong. Sombong merupakan salah satu sifat buruk yang tidak disukai oleh Allah SWT. Hal ini karena sifat sombong hanya Allah sajalah yang boleh memilikinya karena hanya Allah yang menguasai segala sesuatu di dunia dan akhirat. Oleh sebab itu, bagi siapapu yang memiliki kesombongan dalam hatinya tidak bisa mencium wangi surga apalagi memasukinya.
“Tidak masuk surga, seseorang yang di dalam hatinya ada kesombongan, meskipun seberat biji sawi” (HR. Muslim)

5. Wanita yang Menuntut Ilmu Akhirat untuk Tujuan Duniawi

Sebenarnya menuntut ilmu itu merupakan sebuah kewajiban bagi setiap insan di muka bumi. Namun, ketika mencari ilmu seharusnya diniatkan karena Allah SWT. Namun, ada kalanya seseorang menuntut ilmu agama hanya untuk kepentingan dunia saja. Mereka bahkan cenderung tidak mempercayai akhirat. Tipe manusia yang demikian ini tidak akan bisa mencium wangi surga seperti yang disebutkan dalam hadist berikut.

“Barangsiapa menuntut ilmu yang seharusnya untuk Allah, namun ia tidak menuntutnya kecuali untuk mencari dunia, maka pada hari kiamat ia tidak akan mendapatkan bau surga.” (HR. Ibnu Majah, Abu Daud dan Ahmad; shahih)

6. Wanita yang Berpakaian tapi Telanjang 

Tipe wanita terakhir yang tidak bisa mencium wangi surga adalah mereka yang berpakaian tapi telanjang. Para ulama menjelaskan, tipe wanita yang seperti ini adalah mereka yang memakai baju, namun berbahan tipis bahkan mendekati tembus pandang. Selain itu mereka juga mengenakan pakaian yang ketat sehingga setiap lekuk tubuhnya terlihat dengan jelas dan tentu saja menggoda kaum lelaki.

“Dua golongan penghuni neraka yang belum pernah aku lihat; kaum membawa cambuk seperti ekor sapi, dengannya ia memukuli orang dan wanita-wanita yang berpakaian (tapi) telanjang, mereka berlenggak-lenggok dan condong (dari ketaatan), rambut mereka seperti punuk unta yang miring, mereka tidak masuk surga dan tidak akan mencium baunya, padahal sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan sejauh ini dan ini.” (HR. Muslim)

Demikianlah ulasan mengenai enam tipe wanita yang tidak bisa mencium wangi surga. Semoga menambah pengetahuan kita dan dihindarkan dari golongan tersebut.  Semoga kita menjadi hamba Allah yang termasuk ke dalam umat-Nya yang masuk surga. Amin.
 
Sumber:http_www_infophoria_com/2015/11/inilah-6-tipe-wanita-yang-tidak-bisa.html

Selasa, 10 November 2015

Umat Islam Pasti Masuk Surga? Jaminan atau Bukan?

“Kabar gembira, umat islam dijamin pasti masuk surga!” Hal inilah yang seringkali disebut-sebut oleh para ustadz untuk meyakinkan bahwa Islam akan menyelamatkan pengikutnya nanti setelah kiamat dan setelah penimbangan amal berlangsung. Tapi apakah ini berarti semua umat Islam akan langsung segera masuk surga? Mari kita sama-sama bahas dalam kesempatan kali ini.

Benarkah Umat Islam Dijamin Pasti Masuk Surga?
Seluruh umat Islam pasti masuk surga, hal ini lah yang memang dijanjikan oleh Allah SWT bagi orang-orang yang mengakui bahwa Allah SWT adalah satu-satunya dzat yang memeritah terhadap seluruh alam semesta dan memiliki kuasa penuh akan seluruh makhluk hidup di dalamnya. Tapi apa ini berarti menjadi Islam saja cukup menjadi tiket emas untuk langsung masuk surga? Apakah orang Islam yang berbuat jahat akan langsung masuk surga tanpa menemui balasannya? Lalu apakah yang terjadi dengan orang-orang baik yang tidak menganut ajaran Islam sama sekali?
Jaminan masuk surga untuk orang Islam memang banyak ditemui dari sabda-sabda Rasulullah SAW, seperti misalnya sebuah hadist yang diriwayatkan melalui Abu Hurairah. Hadist tersebut berbunyi bahwa Rasulullah mengatakan, setiap ummat atau pengikutnya akan masuk surga kecuali mereka yang menolak hal tersebut. Yang dimaksud menolak disini bukanlah yang menolak secara lisan, tapi mereka yang menentang ajaran-ajaran kebaikan yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Dari hadist ini, memang bisa dipastikan bahwa orang-orang Islam pasti akan dimasukkan ke surga oleh Allah SWT, satu-satunya dzat pencipta seluruh semesta.
Benar memang ada kabar gembira umat Islam dijamin pasti masuk surga, tapi hal ini tidak semerta-merta membebaskan ummat Allah SWT yang menganut kepercayaannya bebas melakukan kejahatan di muka bumi ini. Sebelum masuk ke surga, seorang muslim akan “dicuci” di neraka dan durasinya tidak diketahui, tapi dipercaya akan berbeda-beda tergantung dosa yang dimiliki orang tersebut. Hadist lain bahkan menyebutkan bahwa umat Islam yang ada di neraka baru akan bisa masuk ke surga jika ahli surga dan ahli neraka telah ada di tempat mereka masing-masing, yaitu setelah proses hisab seluruh makhluk di alam semesta ini selesai. Ada lagi hadist lainnya yang menceritakan bahwa menurut nabi Muhammad SAW, orang-orang yang pada hatinya yang paling dalam memiliki sedikit saja kebaikan maka akan dikeluarkan dari neraka dan dimasukkan dalam surga. Allah SWT juga bersumpah bahwa Ia akan mengeluarkan orang-orang yang mengucapkan kalimat syahadat dari neraka dan memasukkannya ke surga. Sumpah Allah ini juga diperkuat oleh omongan nabi Muhammad SAW yang menyaksikannya langsung, bahwa Allah SWT berjanji demi Izzah-Nya dan Jala-Nya akan mengeluarkan orang yang menyebut kalimat syahadat.
Janji Allah untuk menempatkan umat Islam di surga memang benar adanya, tapi ternyata dibutuhkan lebih dari sekedar hanya menjadi umat-Nya. Untuk benar-benar mendapatkan tiket emas masuk surga tanpa tersentuh api neraka sama sekali, seseorang harus secara baik dan benar beriman langsung kepada Allah SWT. Orang tersebut juga harus beramal shaleh dan selalu bertakwa kepada Allah SWT tanpa peduli tempat mereka berada, dan percaya bahwa Allah adalah sebaik-baiknya pelindung seseorang. Yang terakhir adalah, orang tersebut harus selalu taat dan tunduk kepada Allah dan menjalankan syariat yang diajarkan oleh nabi Muhammad SAW. Hanya dengan begitu mereka bisa menerima kabar gembira, umat Islam dijamin pasti masuk surga.
 
sumber: kumpulanmisteri dot com