Tampilkan postingan dengan label berwudhu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berwudhu. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 April 2016

Inilah 10 Kesalahan Saat Berwudhu Yang Sering Terjadi Tanpa Kita Sadari

SEBAGAI seorang Muslim, tentu kita melaksanakan wudhu setiap hari. Kewajiban shalat lima waktu, menjadikan wudhu juga wajib ketika akan melakukan shalat. Nah, berikut ini adalah 10 kesalahan umum saat berwudhu, dimana mungkin diantara kita tidak menyadarinya.

1. Tidak membaca Bismillah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak sempurna wudhu’ sesorang yang tidak membaca basmallah.” (HR. Ahmad)

2. Tidak sempurna membasuh anggota wudhu

Tidak sempurna dalam membasuh anggota wudhu dan mengakibatkan ada sebagian anggota wudhu yang tidak terbasuh oleh air. Imam al-Bukhari rahimahullah meriwayatkan dalam kitab Shahihnya.

Dari Muhammad bin Ziyad, dia berkata:’Aku mendengar Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu -saat itu beliau melewati kami, dan orang-orang sedang berwudhu: ”Sempurnakanlah wudhu kalian, sesungguhnya Abul Qosim (Rasulullah) shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

”Celakalah tumit-tumit (yang tidak terbasuh air ketika berwudhu) dari api neraka.”

Dan dari Khalid bin Mi’dan dari sebagian istri-istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

”Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melihat seorang laki-laki yang shalat sedangkan di punggung kakinya terdapat bagian mengkilap karena tidak terbasuh oleh air wudhu seukuran uang dirham (uang logam), maka Nabi menyuruhnya untuk mengulang wudhunya.” (HR. Imam Ahmad dan Abu Dawud menambahkan: dan (mengulang) shalat”)

Al-Atsram berkata: “Aku bertanya kepada imam Ahmad: ’hadits ini sandanya jayyid (bagus)?’ Beliau menjawab: ’jayyid.’

Imam asy-Syaukani rahimahullah berkata tentang hadits ini: ”Hadits ini menunjukkan wajibnya mengulang wudhu dari awal, bagi orang yang yang meninggalkan membasuh anggota wudhunya sekalipun sekecil apa yang disebutkan dalam hadits.”

“Barangsiapa yang menyempurnakan wudhu sebagaimana yang Allah perintahkan, maka shalat-shalat wajib (yang lima) adalah penghapus dosa (yang terjadi) di antaranya”

3. Membasuh anggota wudhu lebih dari 3x

Ini adalah was-was dari setan, karena Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- tidak pernah menambah cucian dalam wudhu lebih dari tiga kali, sebagaimana yang tsabit dalam Shohih Al-Bukhary bahwa (Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- berwudhu tiga kali-tiga kali).

Maka yang wajib atas seorang muslim adalah membuang semua was-was dan keragu-raguan (yang muncul) setelah selesainya wudhu dan jangan dia menambah lebih dari tiga kali cucian untuk menolak was-was yang merupakan salah satu dari tipuan setan.

4. Boros dalam penggunaan air

Ini adalah terlarang berdasarkan firman Allah Ta’ala:

“Dan janganlah kalian berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan”. (QS. Al-An’am: 141 dan Al-A’raf: 31)

Rasulullah pun bersabda tentang hal ini:

“Janganlah kalian boros dalam (penggunaan) air”, maka beliau (Sa’ad) berkata, “Apakah dalam (masalah) air ada pemborosan?”, beliau bersabda, “Iya, walaupun kamu berada di sungai yang banyak airnya”. Riwayat Ahmad.

5. Menyebut nama Allah di dalam WC atau masuk ke dalamnya dengan membawa sesuatu yang di dalamnya terdapat dzikir kepada Allah
Ini adalah hal yang makruh maka sepantasnya bagi seorang muslim untuk menjauhinya. Dari Ibnu ‘Umar -radhiallahu ‘anhuma- beliau berkata:

“Ada seorang lelaki yang berlalu sementara Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam sedang kencing. Maka orang itu pun mengucapkan salam tapi Nabi tidak membalas salamnya”. (Riwayat Muslim). Hal ini karena menjawab salam adalah termasuk dzikir.

6. Beristinja (mencuci dubur) setelah buang angin (kentut)

TIDAK ada istinja ketika buang angin (kentut), istinja hanya pada buang air kecil dan buang air besar, maka tidak disyari’atkan bagi orang yang kentut untuk beristinja sebelum berwudhu sebagaimana yang dilakukan oleh sebagian orang, karena dalil-dalil syari’at tidak ada yang menjelaskan akan istinja` dari kentut, yang ada hanyalah penjelasan bahwa kentut adalah hadats yang mengharuskan wudhu, dan segala puji hanya milik Allah atas kemudahan dari-Nya.

Imam Ahmad rahimahullah berkata, “Tidak terdapat dalam Al-Kitab, tidak pula dalam sunnah Rasul-Nya adanya istinja dalam kentut, yang ada hanyalah wudhu”.

(Al-Minzhar fi Bayan Al-Akhtha` Asy-Syai’ah karya Asy-Syaikh Saleh bin Abdil Aziz Alu Asy-Syaikh)

7. Tertidur kemudian tidak mengulang wudhu

Sebagian orang tertidur di masjid, kemudian apabila iqamat dikumandangkan dibangunkan oleh orang di sebelahnya lalu langsung bangkit shalat tanpa berwudhu lagi. Orang yang seperti ini wajib baginya untuk berwudhu, karena dia lelap dalam tidurnya. Adapun kalau dia sekedar mengantuk dan tidur ringan sehingga masih mengetahui siapa yang ada di sekitarnya, maka tidak wajib baginya untuk berwudhu lagi.

8. Meninggalkan Istinsyaq dan Istintsar

Istinsyaq adalah menghirup air lewat hidung sampai ke pangkal hidung, dan Istintsar adalah mengeluarkannya (air yang dihirup tadi) dari hidung. Sebagian kaum muslimin ketika bewudhu hanya memasukan jarinya yang basah ke dalam hidung. Dalil tentang Istinsyaq dan istintsar adalah hadits yang terdapat dalam Shahih al-Bukhari:

Dari Humran, (beliau menyifati wudhu Utsman radhiyallahu ‘anhu). Kemudian ia memasukkan tangan kanannya di bejana, lalu ia berkumur, menghirup air ke hidung [dan mengeluarkannya, l/49].

Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ”Barangsiapa berwudhu, hendaklah ia menghirup air ke hidung (dan mengembuskannya kembali); dan barangsiapa yang melakukan istijmar (bersuci dari buang air besar dengan batu), hendaklah melakukannya dengan ganjil (tidak genap).”

9. Menganggap mengusap leher dianjurkan

Padahal sebenarnya tidak demikian, ia tidak dianjurkan dan tidak termasuk ibadah wudhu.

10. Doa pada saat membasuh anggota wudhu

Imam an-Nawawi berkata, “Doa-doa ini –yakni doa-doa pada saat membasuh anggota wudhu- tidak memiliki dasar.”

Dalam fatwa Lajnah Daimah no. 2588 dikatakan, “Tidak ada doa dari Nabi saw pada saat membasuh dan mengusap anggota wudhu dan doa yang disebutkan dalam hal ini adalah bikinan orang tidak berdasar, yang dikatahui secara syar’i adalah basmalah di awal wudhu, mengucap dua kalimat syahadat di akhir wudhu ditambah dengan: “Ya Allah jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bersuci.”

Semoga Allah memperkenankan segala upaya kita dalam menyempurnakan ibadah dan menerima segala amalan yang kita lakukan semata-mata hanya untuk mengharap keridhoanNya.


(Sumber: silahkanshare-ya.blogspot.co.id)

Selasa, 15 Maret 2016

Luar Biasa, ini Manfaat Berwudu Sebelum Tidur, Rugilah Jika Tak Melakukan.. Tolong Bantu Bagikan Ya..

 Berwudhu, disamping bernilai ibadah bermanfaat pula besar buat kesehatan dan memiliki rahasia tersembunyi.
Dengan trik tidak sadar, kita tetap menyepelekan perihal berwudu.
Karena sesungguhnya berwudhu tidak sekadar membasahkan wajah dari air saja.
Simak lebih lanjut cuplikan dibawah ini:
Peneliti dari Universitas Alexsandria, dokter Musthafa Syahatah, yang sekaligus berprofesi pula bagaikan Dekan Fakultas THT, berkata kalau jumlah bakteri pada orang yang berwudu lebih sedikit di banding orang yg tidak berwudu.
Dengan ber - istisnaq (hirup air dalam hidung) semisal kita dapat menjauh timbulnya penyakit dalam hidung.

Dengan mensterilkan ke - 2 tangan, kita dapat melindungi kebersihan tangan.
Kita mampu pula melindungi kebersihan kulit wajah apabila kita giat berwudhu. Diluar itu, kita mampu pula melindungi kebersihan daun kuping dan telapak kaki kita, berarti dengan sering berwudhu kita dapat melindungi kesehatan tubuh kita.
Lantas, bagaimanakah apabila berwudhu dikerjakan dikala saat sebelum tidur?
Nah, sebagian pakar kesehatan didunia senantiasa menyarankan supaya kita mensterilkan kaki mulut dan wajah dikala saat sebelum tidur.

Bahkan juga, sebagian pakar kecantikan memproduki perlengkapan kecantikan biar dapat melindungi kesehatan kulit muka.
Di samping itu tentu anjuran buat berwudhu pula mempunyai isi nilai beribadah yang tinggi.

Karena dikala seseorang dalam suasana suci.
Bila seseorang terdapat dalam suasana suci, bermakna ai dekat dengan Allah. Lantaran Allah hendak dekat dan cinta pada sebagian orang yang terdapat dalam suasana suci.
Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa tidur pada malam hari dalam suasana suci (berwudhu’) jadi Malaikat hendak terus ikuti, lalu dikala dia bangun tentu Malaikat itu hendak berucap ‘Ya Allah ampunilah hamba mu sang fulan, kerana dia tidur pada malam hari dalam suasana tetap suci’”. (HR Ibnu Hibban dari Ibnu Umar r a)
Hal semacam ini pula ditulis dalam kitab tanqih al - Qand al - Hatsis karangan Syekh Muhamad bin Umar An - Nawawi Al - Mantany.

Dari Umar bin Harits kalau Nabi bersabda: “Barangsiapa tidur dalam suasana berwudhu, jadi bila mati di waktu tidur jadi matinya dalam suasana syahid di segi Allah. artinya orang yang berwudu dikala saat sebelum tidur hendak beroleh posisi yang besar di segi Allah. "
Dengan demikian dapat diambil kesimpulan kalau berwudhu dikala saat sebelum tidur merupakan anjuran nabi yang butuh ditangani apabila seseorang ingin beroleh kemuliaan di segi Allah.

Manfaat Berwudhu dikala saat sebelum Tidur
Pertama, merilekskan otot - otot dikala saat sebelum beristirahat.
Mungkin aja tidak sangat banyak penjelasan.
Dapat dibuktikan dalam pengetahuan medis kalau percikan air yang karna umat muslim jalani wudhu itu merupakan satu trik ataupun langkah mengendorkan otot - otot yang kaku karna lelahnya dalam beraktifitas.

Sangatlah di ambil dampak positifnya kalau apabila seseorang itu sudah jalani wudhu, jadi benak kita hendak terasa santai. badan hendak tidak terasa lelah.
Ke - 2, menerangkan kulit muka.

Wudhu dapat membikin terang kulit wajah lantaran keahlian wudhu ini menghilangkan bercak yang menahun dalam kulit.
Kotoran - kotoran yang menempel pada kulit wajah kita hendak senantiasa lenyap dan tentu wajah kita jadi terang dan bersih.
Ketiga, didoakan malaikat.
Dalam sabda dia yang disinggung di penggalan atas, malaikat hendak senantiasa berikan do’a proteksi pada umat muslim yang senantiasa wudhu dikala saat sebelum tidur.

Padahal malaikat ialah makhluk yang senantiasa berdzikir pada Allah.
Pasti doanya hendak senantiasa dikabulkan pula oleh Allah.
Oleh karenanya, senantiasa berwudhu itu ialah perihal yang butuh kita kerjakan.