Tampilkan postingan dengan label dosa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dosa. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Mei 2016

Hati-Hati! Inilah 10 Dosa Penghalang Rezeki, yang Nomor 10 Pasti Pernah Anda Lakukan!

 dalam suatu majelis yang diselenggarakan dan juga ustaz yusuf mansur jadi penceramahnya, dia mengutarakan kalau terdapat 10 dosa besar yang dapat membatasi rezeki. dosa - dosa tersebut dapat dosa kepada allah dan juga dapat pula dosa kepada sesama manusia. apabila kamu terasa rezeki kamu seret, cobalah identifikasi diri kamu apakah kamu melaksanakan salah satu ataupun sebagian dosa besar yang hendak kami kutip satu persatu dari ustaz yusuf mansur.

apa aja dosa - dosa besar tersebut sampai mampu jadi penghambat turunnya rezeki dari allah? silakan indetifikasi diri kamu apakah kamu sempat melaksanakan dosa besar yang sempat dijabarkan oleh ustaz yusuf mansur berikut ini :

1. syirik (menyekutukan allah)
syirik merupakan dosa besar penghalang rezeki, syirik merupakan dosa yang tidak diampuni. apabila terdapat orang yang wafat dalam kondisi masih syirik hingga dia hendak berposisi dalam neraka selamanya.

2. meninggalkan sholat
sholat merupakan harus, meninggalkan sholat merupakan dosa besar. terdapat baiknya kamu senantiasa melindungi sholat kamu, sebisa bisa jadi ditunaikan. hendaknya kala panggilan allah (azan) berkumandang segeralah memenuhi panggilannya, jangan ditunda. tidak ingin pula kan rezekinya ditunda oleh allah.
3. durhaka kepada orang tua
surga ditelapak kaki bunda, durhaka kepada kedua orang tua sama aja menjauhkan diri dari surga. sekalian menjauhkan dari rezeki yang halal.

4. zina
bagaimanapun jangan sempat melaksanakan zina. hukuman orang yang berzina sangat berat dan juga pula tercantum dari dosa besar.

5. rizki haram
perolehlah rizki dengan trik yang halal, dengan usaha yang halal. rizki yang diperoleh secara haram dapat memutus rizki halal karna rizki haram merupakan tercantum dosa besar penghalang rezeki halal.

6. minum khamr
minuman keras ataupun khamr menggambarkan minuman yang memabukkan. ada banyak perihal yang mudharat pada khamr ini. jauhilah khamr karna allah.

7. memutus silaturahim
memutus silaturahim menggambarkan perihal yang membatasi rezeki, kebalikannya menyambung silaturahim merupakan perihal yang mendatangkan rezeki.

8. menuduh dan juga bersaksi palsu
hati hati dengan perkataan kamu, mulutmu harimaumu. sering - kali mulut sulit buat dikendalikan, tetapi cobalah mengatakan yang baik ataupun diam.

9. kikir dan juga pelit
kikir menggambarkan dosa penghalang rezeki, jauhilah kikir. kebalikannya dermawan, suka membantu menggambarkan perilaku yang mendatangkan rezeki.

10. ghibah
ghibah ataupun gosip, membicarakan keburukan orang menggambarkan dosa besar! awas, ghibah pula dapat dalam kegiatan tv.




[sumber: tolongsebarkan.com]

Senin, 23 Mei 2016

Sebarkan! Dosa Tidak Menutup Aurat Tidak Bisa Dihapus Dengan Pahala Apapun!

tidak mampu dipungkiri bahwa sebagian besar kalangan perempuan menyangka apabila tidak mengenakan hijab “hanyalah” dosa kecil yang tertutup dengan pahala yang banyak dari shalat, puasa, zakat dan haji yang mereka jalani. ini ialah trik berpikir yang salah mesti diluruskan.

sebarkan! dosa tidak tutup rambut/aurat tidak dapat dihapus dengan pahala apa juga!

kalangan perempuan yang tidak mengenakan hijab, tidak aja sudah berdosa besar pada allah, namun sudah hapus seluruh pahala amal ibadahnya bagaikan bunyi tulisan al - maidah ayat 5 baris terakhir yang maksudnya : “barang siapa yang mengingkari hukum - hukum syariat islam sehabis beriman, jadi hapuslah pahala amalnya terlebih lagi di akhirat ia tercantum orang - orang yang merugi. ”

sebagaimana kita mengenal, mengenakan hijab buat kalangan perempuan merupakan hukum syariat islam yang digariskan allah dalam tulisan an - nur ayat 59. jadi kalangan perempuan yang tidak memanfaatkannya, mereka sudah mengingkari hukum syariat islam dan buat mereka berlaku syarat allah yang tidak dapat ditawar lagi, ialah hapus pahala shalat, puasa, zakat dan haji mereka.

perilaku allah diatas ini sama dengan perilaku manusia dalam kehidupan tiap hari bagaikan terlambang dari peribahasa serupa : “rusak susu sebelanga, lantaran nila setitik”. semisalnya, satu gelas susu ialah lezat diminum. tetapi apabila dalam susu itu terdapat setetes kotoran manusia, kita tidak buang kotoran itu lalu meminum susu itu, tetapi kita buang seluruh susu itu.

demikianlah perilaku manusia apabila terdapat benda yang kotor mencampuri benda yang bersih. apabila manusia tidak mau meminum susu yang bercampur sedikit kotoran, demikian halnya allah tidak mau terima amal beribadah manusia apabila satu aja perintah - nya diingkari.

didalam tulisan angkatan laut (AL) a’raaf ayat 147, allah melaporkan lagi perilakunya pada perempuan yang tidak mau memakai hijab, yang berbunyi, “orang - orang yang mendustakan ayat - ayat kami, pula mendustakan akhirat, hapuslah seluruh pahala amal kebaikan. tidakkah mereka hendak tidak di beri balasan terkecuali dari apa yang sudah mereka jalani? ”

kalangan perempuan yang tidak mengenakan hijab didalam hidupnya, mereka sudah setimpal dengan bunyi ayat allah diatas ini, hapuslah pahala shalat, puasa, zakat, haji.



(sumber: islam-bertabligh.blogspot.co.id)

Selasa, 10 Mei 2016

NAUDZUBILLAH...!!! INILAH KE TUJUH DOSA YANG TIDAK DIAMPUNI ALLAH WALAUPUN DENGAN TAUBAT... MUSLIM WAJIB BACA !!! (SEBARKAN)

Disaat kita hidup bercukupan makan dan tidur dengan tenang, pernahkah kita berfikir tentang dosa kita? Dosa besar dan kecil. Kita meminta diampunkan dosa kepada Allah, tetapi kita tidak tahu bahwa ada juga dosa yang tidak akan diampun oleh Allah.
Inilah 7 dosa yang tidak diampun oleh Allah:


1. Makan harta anak yatim secara haram.
Ini adalah dosa yang sangat berat dan tidak diampunkan oleh Allah. Kecuali si pemakan harta anak yatim tersebut membayar kembali harta yang telah digunakan serta memohon maaf kepada anak yatim tersebut . Apabila anak yatim tersebut memaafkan perbuatannya, barulah boleh bertaubat kepada Allah SWT. Seandainya anak yatim tersebut tidak memaafkan perbuatan itu, maka dosanya tidak akan hilang.

2. Menuduh muslimah berzina.
Orang yang menuduh muslimah hendaklah memohon maaf kepada wanita tersebut, jika wanita itu memaafkan, maka terhapuslah dosa tersebut dan baru boleh si penuduh bertaubat kepada Allah SWT. seandinya wanita tersebut tidak mau memaafkannya maka dosanya tidak terhapus sampai kapan pun dan tidak bisa bertaubat kepada Allah SWT.

3. Lari dari peperangan Jihad yang memperjuangkan kalimah Allah SWT.
Mereka yang lari atau menghindari medan peperangan jihad adalah mereka yang pengecut dan tidak layak memasuki Syurga, cubalah baca dalam sejarah Islam hukuman mereka yang lari dari medan Jihad, Rasulullah SAW harus terpaksa menunggu arahan Allah SWT untuk memaafkan kesalahan tersebut.

4. Melakukan sihir.
Mereka pelaku sihir dan pengamal sihir adalah mereka yang Syirik kepada Allah SWT, memang tidak layak bertaubat kepada Allah SWT melainkan mengucap kembali kalimah Syahadah dan mesti menyerah kepada kerajaan Islam untuk melaksanakan hukuman yang sewajarnya.

5. Bersyirik kepada Allah SWT atau menyamakan mahkluk dan benda dengan kedudukan Allah SWT.
Dosa perbuatan syirik atau menyamakan Allah SWT dengan makhluk atau dengan niat, percakapan dan perbuatan yang disadari atau tidak disadari maka dosa ini tidak bisa bertaubat kecuali dengan mengucap kembali kedua Kalimah Syahadah dan dalam dalam syariat Islam mesti dilaksanakan hukuman hudud barulah Allah SWT rela menerima kembali amal ibadah seseorang hamba yang telah menduakan Allah SWT atau menyamakan Allah SWT atau menyekutukan Nya.

6. Membunuh Para Nabi yang diutuskan oleh Allah SWT.
Mereka yang membunuh Para Nabi hendaklah dihukum bunuh dan terserah kepada Allah SWT untuk meng-azab mereka. Rasulullah SAW pernah mengutuskan utusan untuk membunuh mereka yang menghina atau mengejek Allah SWT dan Rasulullah SAW semasa mendirikan Negara Islam Madinah.

7. Memutuskan tali silaturahmi.
Memutuskan hubungan silaturahmi adalah HARAM dan termasuk DOSA BESAR. Karena pelakunya terancam dengan hukuman yang Allah segerakan di dunia, disamping ia juga terancam masuk ke dalam api Neraka di akhirat kelak.
Dosa memutuskan tali silaturahmi tidak bisa dengan cara bertaubat. Pelaku hendaklah menyambungnya kembali dengan berbuat baik kepadanya, baik dengan perkataan maupun perbuatan. Dengan demikian Allah akan memaafkannya.

Kitab Tanbihul Ghafilin , Jilid 1 & 2. M/S : 532



(Sumber: informasiislamku.blogspot.co.id)

Selasa, 03 Mei 2016

Inilah 10 Dosa Besar yang Tak Diampuni Allah SWT (1)

DOSA dalam bahasa Arab disebut dengan itsm dan ‘ishyaan.  Dosa dengan pengertian ini memiliki makna berpaling dari perintah tuan, melakukan kesalahan dan kelalaian. Seorang pendosa itu tidak mengikuti akalnya tapi justru mengekor kepada syahwat dan amarahnya dan ketika itu mungkin saja ia terjerambab ke dalam suatu perbuatan dosa dan ketika itu juga ia telah berkhianat kepada dirinya sendiri.

Dosa merupakan perangkap setan dimana bagian dalamnya adalah api dan bagian luarnya itu disertai dengan rasa nikmat dan keinginan syahwat yang sifatnya spontanitas membuat orang  lalai terlena dan tenggelam bahwa balasan siksa Ilahi tengah menantinya.

Di antara dosa-dosa yang dilakukan oleh manusia, maka ada 10 dosa besar yang tidak diampuni oleh Allah SWT. Kesepuluh itu adalah:

1. Musyrik

Musyrik adalah orang yang melakukan dosa syirik (berasal dari kata syarikah : persekutuan) yaitu mempersekutukan atau membuat tandingan hukum atau ajaran lain selain dari ajaran/hukum Allah.
Kemusyrikan secara personal dilaksanakan dengan mengikuti ajaran2 selain ajaran Allah secara sadar dan sukarela (membenarkan ajaran syirik dalam qalbu, menjalankannya dalam tindakan dan berusaha menegakkan atau menjaga ajaran syirik tersebut).

2. Murtad

Seorang yang keluar dari agama islam dan berpindah kelain keyakinan baik disengaja maupun tidak, baik dengan suruhan orang lain maupun atas kemauan sendiri maka Allah SWT akan melaknat orang tersebut dan dosanya tidak akan terampuni dan diakherat kelak Allah akan memberikan tempat An-Naar-NYA. Naudzubillah min dzalik.

3. Pergi ke dukun

Hal ini kadang dimasyarakat masih banyak yang mengikutinya. Padahal mengakunya muslim tetapi masih percaya apa yang dikatakan ilmu perdukunan (peramalan kehidupan). Dosa apabila kita sampai melakukan hal di atas maka sholat kita tidak akan diterima sampai 40 hari.

4. Durhaka terhadap orang tua

Durhaka kepada orang tua / bapak ibu kita. termasuk dosa yang besar. apalagi jika orangtua kita sudah bilang “durhaka”, kemungkinan sudah bisa masuk neraka. Tetapi yang mengatur masuk/tidaknya hanyalah Allah. Rasullulah pernah bersabda, “Orang yang harus kita sayangi pertama adalah ibumu, yang kedua adalah ibumu, dan yang ketiga adalah ibumu, dan barulah yang keempat bapakmu. Jangan sekali-sekali membantah perintah orang tua. itu merupakan dosa yang besar.”


5. Berzina

Berzina adalah bercampurnya antara laki-laki dan perempuan tanpa adanya ikatan pernikahan.
Al Qur’an surat Al-Isro’ (17) : 32:  “Dan janganlah kamu mendekti zina, sesungguhnya zina adalah perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk”.
Al-qur’an surat An-Nur (24) : 30: “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: ” Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Alloh Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”


bersambung...



(sumber: siraman.com)

Minggu, 01 Mei 2016

Peliharalah 7 Kalimat Ini, Dosa Sejumlah Buih Lautan akan Diampuni

Setiap manusia di dunia ini pasti tidak luput dari perbuatan dosa.
Manusia yang mau bertaubat akan senantiasa di ampuni oleh Allah, karena Allah Maha Pengampun lagi maha penyayang. Maka dari itu peliharalah 7 kalimat ini, kalimat yang dapat menghapus segala dosa meskipun banyaknya sama seperti jumlah buih dilautan.


7 kalimat ini juga dapat mendekatkan diri seorang hamba kapada Allah jika diamalkan. Benarkah demikian? Apa saja ke-7 kalimat yang dapat menghapus dosa kita? Dosa akan diampuni jika memelihara 7 kalimat ini:

1. Bismillah
Bismillah artinya dengan menyebut Asma Allah, kalimat ini dianjurkan untuk dibaca setiap mengawali sebuah pekerjaan. Sebuah pekerjaan yang diawali dengan kalimat ini akan selalu dimudahkan oleh Allah dan seseorang akan semakin dekat dengan Allah.

2. Alhamdulillah
Alhamdulillah artinya segala puji bagi Allah, kalimat ini dianjurkan untuk selalu dibaca setelah melakukan sebuah pekerjaan. Semua pekerjaan yang telah selesai dan diakhiri dengan kalimat ini akan menambah keberkahan dan kalimat ini sebagai tanda terima kasih atau rasa syukur atas segala pertolongan Allah dalam meringankan pekerjaan yang telah dilakukannya, selain itu kalimat ini juga dapat mendekatkan seseorang kepada Allah.

3. Astaghfirullah
Kalimat istighfar atau astaghfirullah artinya aku mohon ampun kepada Allah. Setiap manusia dianjurkan untuk selalu mengamalkan kalimat ini untuk menghapus segala dosa-dosanya. Kalimat ini merupakan kalimat pertaubatan dan Allah akan mengampuni hambanya yang senantiasa bertaubat kepada-Nya. Dengan selalu mengamalkan istighfar ini maka dapat mendekatkan diri kepada Allah dan agar dosa diampuni.

4. InsyaAllah
InsyaAllah artinya jika Allah menghendaki, kalimat ini dianjurkan untuk selalu diucapkan ketika hendak melakukan suatu pekerjaan. Mengapa demikian? Sebagai manusia biasa kita tidak dapat memastikan hal yang akan terjadi kelak karena semua yang peristiwa yang akan terjadi merupakan rahasia Allah dan manusia hanya bisa menjalaninya saja. Jadi kita harus mengucapkan InsyaAllah jika hendak melakukan suatu pekerjaan karena belum tentu kita dapat melaksanakannya dan semua itu merupakan kehendak Allah. Kalimat ini juga dapat mendekatkan seorang manusia kepada Allah.

5. “Laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adziim”
“Laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adziim” artinya tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah yang luhur lagi Agung. Kalimat ini dianjurkan untuk diucapkan ketika menghadapi hal-hal atau masalah yang tidak dapat ditanggung atau masalah yang dapat memicu tingginya emosi. Dengan mengucapkan kalimat ini dengan tenang dan khusyu’ maka Allah akan memberikan pertolongan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi selain itu seseorang yang mengucapkan kalimat ini akan semakin dekat dengan Allah. Peliharalah tujuh kalimat ini, dosa sejumlah buih lautan akan diampuni.

6. “Innaa lillaahi wa inna ilahi raaji’uun”
“Innaa lillaahi wa inna ilahi raaji’uun” artinya sungguh kami adalah kepunyaan Allah dan kepada-Nya pula kami kembali. Kalimat ini dianjurkan untuk diucapkan ketika mengalami musibah seperti kematian kerabat, tertimpa gempa, banjir, dll. Dengan membaca kalimat ini maka Allah akan memberikan kesabaran dan keikhlasan untuk menerima musibah yang menimpanya karena sejatinya semua musibah yang diberikan Allah merupakan media untuk meningkatkan keimanan kita kepada-Nya.

7. Dua kalimah thayyibah
Dua kalimah thayyibah yang dianjurkan untuk dibaca adalah “Laa ilaaha illallahu muhammadur rasuulullah” yang artinya tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah Rasul Allah. Dua kalimat ini dapat menuntun manusia untuk menuju syurga dan kalimat ini merupakan kalimat pengukuhan bahwa Tuhan yang wajib disembah adalah Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah.

Itulah beberapa informasi seputar 7 kalimat yang dianjurkan untuk senantiasa dibaca pada waktu tertentu dan peliharalah 7 kalimat ini, dosa sejumlah buih lautan akan diampuni.



(sumber: silahkanshare-ya.blogspot.co.id)

Jumat, 29 April 2016

Renungan Untuk Kaum Wanita Zaman Sekarang, Maaf Kalau Tersinggung, Cuma mengingatkan

Di bawah ini adalah sebuah renungan yang sangat bagus khususnya untuk kaum wanita. Silahkan baca baik-baik, dan maaf kalau ini membuat anda merasa tersinggung.


Ma’af Kalau Tersinggung, cuma mengingatkan.
TAK TAU MALU
Itulah fenomena tanda tanda akhir zaman yang makin nyata sekarang ini
Tak ada rasa malu,
tak ada rasa berdosa.
Semuanya berjalan nampak biasa saja.

Mengaku Islam agamanya.
Mengaku Allah adalah tuhannya.
Mengaku Al-Qur’an pedoman hidupnya.
Mengaku Muhammad adalah nabinya.

Tapi sayang pengakuan imannya hanya berhenti di lisan semata.
Tak sampai pada dinding hatinya terlebih ruang hati terdalam.
Tak nampak dari perbuatannya yang ada justru prilaku seperti tak ber-Tuhan.
Miris melihat insan bernama wanita.

Berjalan berlenggok dengan aurat terbuka.
Cengar – cengir mempertontonkan tubuh mengundang syahwat durjana.
Mengadu tubuh seksi antara satu dan lainnya.
Semakin kecil pakaian semakin seksi katanya

semakin sempit semakin aduhai katanya
semakin ketat semakin sempurna katanya
Bangga sama tubuhnya
tapi dikufuri dengan mengumbarnya kemana-mana.
Dinasehati malah nyinyir “jangan sok suci”.

Pakaian tak masalah katanya yang penting
hati..
Katanya mau ke Syurga tapi merasa benar sendiri..
padahal, di syurga tak ada wanita seperti ini.
Boro-boro ke syurga, mencium wanginya saja tak bisa dinikmati.

Ada juga wanita dengan kerudung modis
Kerudung berjambul kayak punuk onta. Sadis!
Berkerudung Sesuai syariat katanya, bikin miris
Jilbab panjang dikatakan kuno gak necis.
Begini, Jilbab sesuai tuntunan jaman. Tragis!

Beribadah itu butuh ilmu
Gak asal pake dengan tafsir sendiri
Dikasih tau sama yang faham, belagu
Tetap pilih punuk onta katanya biar percaya diri
Begitulah fenomena jaman sekarang

Iman tergerus dengan barang dagangan
Yang penting keren ikut ke barat-baratan
Udah lupa ama perintah Tuhan.
Maksiat terbentang jadi biasa

Yang nentang malah dibilang Islam-Islaman
Dituduh Islam Aliran Begitulah,
Yang salah dibenarkan
Yang benar disalahkan
Namun tak sedikit yang tetap bertahan

Pada ajaran yang tertuang dalam Al-qur’an
Berpakaian iman, berjilbab panjang
Meski kadang datang cibiran
“ih, itu Islam apaan??”

“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat :
[1] Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan
[2] para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring.
Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 2128)

Astagfirullah….
Ya Allah, Ampunilah semua dosa-dosa kami, baik sengaja atau pun tidak, berkahilah kami, ramahtilah kami, berikanlah kami hidayah-Mu agar kami senantiasa dekat kepada-Mu hingga akhir hayat.



(Sumber : Sebarkanlah.com)

INILAH DOSA JIKA ISTRI ENGGAN KUNJUNGI MERTUA

Ketika seorang wanita telah sah untuk bersanding dengan seorang laki-laki, maka statusnya berubah menjadi seorang istri. Dan kewajiban sebagai seorang istri ialah mentaati suaminya. Termasuk untuk tinggal dan mengikuti segala aturannya, segali itu masih berada dalam tuntunan syariat Islam. Bukan hanya berlaku baik terhadap suami, sang istri pun harus berperilaku baik pula pada keluarga suami, termasuk kedua orang tuanya, yang menjadi mertua bagi istri.


Terkadang ada istri yang tidak begitu menyukai mertuanya sendiri. Hal ini terjadi akibat beberapa faktor yang berbeda. Namun yang pasti, hal inilah yang menjadi penghambat hubungan silaturahmi untuk berjalan baik. Lalu, bagaimana hukumnya istri yang tidak mau mengunjungi rumah mertuanya? Dan apa hak mertua atas istri?


Seorang istri wajib menaati suami dalam perkara-perkara yang tidak mengandung maksiat kepada Allah. Syariat telah memberikan dorongan yang kuat kepada istri untuk menaati suami, serta memperingatkannya dari tidak mentaatinya dalam perkara-perkara yang ia bisa taat kepadanya.

Dalam Al-Musnad dan Shahih Ibnu Hibban disebutkan bahwa Nabi SAW bersabda, “Jika seorang wanita telah mengerjakan shalat lima waktu, berpuasa satu bulan, menjaga kehormatannya dan mentaati suaminya, maka akan dikatakan kepadanya, ‘Masuklah kamu ke dalam surga dari pintu-pintu surga mana saja yang kamu kehendaki’.”

Dalam Al-Musnad, Shahih Ibnu Hibban dan Al-Mustadrak disebutkan bahwa Nabi bersabda, “Seandainya aku boleh memerintahkan seseorang untuk bersujud kepada orang lain (selain Allah), sungguh aku akan memerintahkan seorang istri untuk bersujud kepada suaminya.”
Dalam kitab Ash-Shahih diriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda, “Maukah kalian aku kabarkan tentang dosa yang paling besar? Yaitu, menyekutukan Allah dan
mendurhakai kedua orang tua.” Kemudian beliau duduk setelah sebelumnya bersandar dan bersabda, “Ketahuilah, juga perkataan sia-sia.” Beliau terus menerus mengulanginya hingga kami

bergumam, “Sekiranya

Di antara sempurnanya ketaatan istri kepada suami ialah hendaknya ia berbuat baik kepada kedua orang tua suami, berbakti kepada keduanya, tidak berlaku buruk pada keduanya, serta bersabar terhadap apa yang muncuk dari keduanya. Semua itu dilakukan demi meraih ridha suami agar dengan itu ia memperoleh pahala dari Allah.

Jika ibu Anda marah pada istri Anda lantaran suau sebab yang datang dari istri Anda, maka seyogyanya istri Anda meminta maaf darinya sebelum ia meninggal, agar ia meninggal dalam keadaan ridha terhadap istri Anda. Namun, jika ibu Anda telah meninggal sedangkan istri Anda belum mengerjakan hal itu maka istri Anda wajib banyak mendoakannya agar mendapat ampunan.

Demikian pula seorang anak wajib banyak mendoakan kedua orangtuanya ketika keduanya masih hidup maupun sesudah meninggal. Allah berfirman, “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah, ‘Wahai Rabbku, kasihilah mereka sebagaimana mereka berdua telah mendidikku waktu kecil’,” (QS. Al-Isra’: 24).

Adapun mengenai hal itu dianggap sebagai kedurhakaan seorang anak kepada ibunya atau tidak, maka jawabannya adalah jika istri menyakiti ibunya sementara ia tidak mencegahnya, melarangnya dan menghukum perbuatan istri tersebut maka hal itu termasuk bentuk kedurhakaan. Sehingga, ia harus banyak beristighfar dan memperbanyak amal shaleh.

Sesungguhnya Allah Mahamulia dan Mahamenerima taubat lagi Maha Penyayang, Jika Dia mengetahui dari hamba-Nya kejujuran taubatnya maka Dia akan menerima taubatnya.
Allah berfirman, “Katakanlah, ‘Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang’,” (QS. Az-Zumar: 53).

 


(sumber: MATATASBIH.com)