Tampilkan postingan dengan label ketat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ketat. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 April 2016

Setelah Membaca Ini, Masihkah Kamu Mau Memakai Pakaian Ketat? Muslimah Baca Ini!!

Wanita yang suka mengenakan pakaian ketat selain melanggar syariat ternyata juga membahayakan bagi kesehatan. Hasil penelitian, banyak penyakit yang mengintai perempuan yang suka berpakaian ketat. Apa saja?


Berikut ini bahaya penyakit dimaksud, menurut ahli kesehatan:

1. Paresthesia
Dr Malvinder Parmar dari Timmins & District Hospital, Ontario, Kanada, baru-baru ini menyatakan bahwa celana ketat sepinggul berpeluang menimbulkan penyakit paresthesia.
Istilah paresthesia sendiri, menurut Kamus Kedokteran Dorland, berarti perasaan sakit atau abnormal seperti kesemutan, rasa panas seperti terbakar dan sejenisnya.
Dalam tulisannya di Canadian Medical Association Journal, Parmar mengakui, setahun terakhir ini kedatangan cukup banyak pasien yang bisa dikategorikan sebagai korban paresthesia.Dia sudah mengobati sedikitnya tiga wanita berusia 22-35 tahun yang mengeluhkan rasa panas dan gatal di sekitar paha.
Gangguan saraf ringan itu terjadi lantaran mereka suka sekali memakai celana ketat sebatas pinggul, setidaknya dalam enam bulan terakhir.Hasil penelitian Parmar menunjukkan, kelainan itu menjadi permanen selama celana ketat sepinggul melilit di tubuh. Itu sebabnya Parmar menyarankan menjauhi segala macam pakaian ketat selama terapi.
Menurut dr Andradi Suryamiharia Sp.S(K), spesialis saraf yang sehari-harinya bertugas di RSUPN Cipto Mangun Kusumo, Jakarta dan staf pengajar FK-UI itu, sebagai gangguan saraf, paresthesia gampang dikenali gejalanya berupa kesemutan yang lama-kelamaan berubah menjadi mati rasa.
Kesemutan terjadi lantaran terganggunya saraf tepi, yakni saraf yang berada di luar jaringan otak di sekujur tubuh. Umumnya karena tertekan, infeksi, maupun gangguan metabolisme.

2. Ancaman Jamur

Menurut dr Kusmarinah Bramono Sp.KK, spesialis kulit dan kelamin RSCM, pada dasarnya semua jenis pakaian ketat berpotensi menimbulkan tiga macam gangguan kulit baik itu sebatas pinggul maupun di atas pinggul.
Hal itu disebabkan masalah kelembaban yang memungkinkan jamur subur berkembang biak.Belakangan ini, pasien korban jamur yang berobat ke Klinik Kulit dan Kelamin RSCM meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Sepanjang tahun 2002, sekitar 35 persen pasien terbukti kena serangan jamur.
Usia mereka berkisar 15 45 tahun. Meski tak semuanya berhubungan dengan kebiasaan berbusana, tetapi kecenderungan meningkatnya jamur sebagai sumber penyakit kulit mesti diwaspadai.Idealnya, di negara tropis seperti Indonesia, pakaian ketat atau terlalu tebal memang harus dihindari.
Kulit menjadi kekurangan ruang untuk “bernapas”, sementara cairan yang keluar dari tubuh cukup banyak. Akibatnya, permukaan kulit menjadi lembab.Jika tak diimbangi busana yang tepat, jamur akan lebih mudah beranak pinak.
Jenis jamur yang banyak ditemui adalah jamur panu (bercak putih, cokelat, atau kemerahan), jamur kurap dengan bintik menonjol gatal, serta jamur kandida yang basah dan gatal.

3. Bekas Hitam

Sesuai namanya, gejala gatal dan beruntusan yang menjadi trade mark sang dermatitis hanya muncul bila terjadi gesekan antara kulit dengan benda dari luar tubuh.
Benda asing yang berpotensi gesek tinggi tidak hanya benda keras, semisal: perhiasan, jam tangan, atau ikat pinggang.Busana sehari-hari, jika terlalu ketat menempel di tubuh, atau terbuat dari bahan berkontur kasar juga dapat memicu luka.
“Celana ketat terutama berpengaruh pada kondisi kulit di sela-sela paha. Awalnya mungkin cuma radang ringan.Tetapi, kalau prosesnya berlangsung lama, bisa menimbulkan bercak hitam di pangkal paha,” kata Kusmarinah Bramono.
Jika si pemilik tubuh insaf dan menjauhkan diri dari busana ketat, warna hitam tadi mungkin saja berkurang atau hilang sama sekali.Namun, Kusmarinah mengingatkan, proses menghilangkan noda hitam itu tak bisa dilakukan secepat membalik telapak tangan.

4. Kanker Ganas Melanoma

Penelitian ilmiah kontemporer telah menemukan bahwasanya perempuan berpakaian ketat atau transparan, berpotensi mengalami berbagai penyakit kanker ganas melanoma di sekujur tubuh yang terbuka.
Kanker Melanoma adalah
kanker kulit yang sangat berbahaya, dan kanker ini biasanya di mulai dengan tanda hitam pada kulit, atau tahi lalat.Tahi lalat adalah kumpulan sel pigmen abnormal (melanosit ) yang muncul pada kulit.

5. Kemandulan

Pakaian ketat juga dapat menyebabkan kemandulan pada wanita.Pada cuaca dingin, pakaian ketat tidak berfungsi menjaga suhu tubuh dari serangan hawa dingin.Suhu yang terlalu dingin jelas dapat membahayakan kondisi rahim (Al-Istanbuli, 2006).

6. Mengganggu mobilitas usus

Menurut Dr Octaviano Bessa, seorang internis dari Stamford, Connecticut menuturkan penggunaan celana yang terlalu ketat dapat mengganggu motilitas dari usus.Hal inilah yang membuat seseorang merasa tidak nyaman atau sakit pada perut setelah dua atau tiga jam setelah makan.
Namun terkadang masyarakat tidak menyadari bahwa kondisi tersebut disebabkan oleh penggunaan celana yang ketat.

7. Memicu pembekuan pembuluh darah

Penggunaan pakaian ketat juga akan mengganggu gerakan tubuh yang dapat memicu timbulnya pembekuan darah di dalam pembuluh darah, membuat aliran darah terganggu.Hal itu menyebabkan varises dan gangguan yang di akibatkan jenis pakaian ketat dalam jangka waktu yang lama adalah membuat bentuk tubuh menjadi buruk dan merusak tulang punggung.

8. Mengganggu kesuburan dan gangguan jamur di sekitar organ

Hasil penelitian yang dilakukan di negara John Bull (Inggris), menyebutkan, endometriosis (suatu gangguan yang sering mengakibatkan gangguan kesuburan pada wanita) diduga karena disebabkan kebiasaan seseorang yang selalu memakai pakaian ketat selama bertahun-tahun.
Menggunakan pakaian ketat akan memicu sel-sel endometrium (selaput lendir rahim) untuk melarikan diri dari rongga rahim lalu berdiam di indung telur, sehingga kesehatan menjadi terganggu.

9. Merusak kualitas sperma dan menyebabkan kemandulan

Berdasarkan penelitian bahwa penggunaan pakaian ketat menyebabkan penurunan kualitas sperma yaitu jumlah sperma yang biasanya 60 juta per mililiter kini turun drastis hingga ke angka 20 juta per mililiter.
Setelah dilakukan penelitian mendalam ternyata masalahnya masih terjadi pada skrotum lapisan yang melindungi penis.Suhu yang tidak normal pada skrotum karena sering ditekan oleh celana jeans ketat bisa berakibat buruk pada kualitas sperma karena tumpukan keringat yang tidak bisa keluar di sekitar penis.
Tentu akan menimbulkan jamur yang akan meningkatkan suhu testis dalam produksi sperma.Umumnya suhu udara yang kondusif untuk organ vital normalnya sampai 36,5 derajat celcius, namun saat memakai celana ketat, suhu udarapun naik menjadi 37 derajat celcius. Kondisi yang panas ini sangat berbahaya buat sperma.
Sebuah penelitian membuktikannya dengan mengambil sampel pria yang suka mengenakan celana ketat. Jumlah sperma yang diproduksi biasanya 60 juta permilimiter, dengan menggunakan celana ketat jumlah sperma turun drastis sepertiganya, yakni 20 juta permililiter.
Mengapa hal ini bisa terjadi? Ternyata masalahnya terletak pada skrotum. Suhu yang tidak normal pada skrotum karena celana jeans ketat bisa berakibat buruk pada kualitas sperma loh sobat kenapa? karena tumpukan keringat yang tidak bisa keluar di sekitar organ vital.
Ini akan menimbulkan jamur yang akan meningkatkan suhu testis dalam produksi sperma, dan bila diteruskan akan menjadi gatal dan akan menjalar ke bagian buah zakar. Ujung-ujungnya pun akhirnya terletak pada kesuburan kalian, walaupun secara genetik kamu termasuk keturunan yang subur, tetapi dengan kebiasaan penggunaan celana jeans ketat bisa menurunkan kualitas kesuburan.

10. Menghambat oksigen tubuh

Mungkin terdengar ekstrem tapi hal ini sering dialami oleh beberapa wanita. Meski korset sudah tidak popular lagi, pakaian sejenis itu dapat mengurangi pemakainya mengembangkan paru-parunya dan hal ini akan mengakibatkan nafas terasa berat.
Selain itu, akan memperkecil oksigen yang masuk ke dalam tubuh. Kategori pakaian seperti ini termasuk pakaian dalam pernikahan, bustier, dan spandek

11. Menaikkan asam lambung

Terlalu ketat juga akan menyebabkan naiknya cairan asam lambung karena tekanan yang terlalu besar pada perut.Hal ini dapat meningkatkan tekanan di daerah abdominal yang akan menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan.
Benarlah firman Allah SWT:”Thaahaa. Kami tidak menurunkan Al Quran ini kepadamu agar kamu menjadi susah. Tetapi sebagai peringatan bagi orang yang takut (kepada Allah). Yaitu diturunkan dari Allah yang menciptakan bumi dan langit yang tinggi. (yaitu) Tuhan yang Maha Pemurah, yang bersemayam di atas ‘Arsy” (QS Thoha:1-5).


Sumber pelngimuslim_com

Sabtu, 20 Februari 2016

WAHAI PARA WANITA! Inilah 11 Macam Penyakit Yang Timbul Bila Memakai Pakaian Ketat!

 perempuan yang suka menggunakan baju ketat tidak hanya melanggar syariat nyatanya pula membahayakan untuk kesehatan. Hasil penelitian, banyak penyakit yang mengintai wanita yang suka berpakaian ketat. Apa saja?


Berikut ini bahaya penyakit dimaksud, bagi pakar kesehatan:

1. Paresthesia
Dr Malvinder Parmar dari Timmins District Hospital, Ontario, Kanada, baru - baru ini melaporkan kalau celana ketat sepinggul berpeluang memunculkan penyakit paresthesia.
Istilah paresthesia sendiri, bagi Kamus medis Dorland, berarti perasaan sakit ataupun abnormal serupa kesemutan, kerasa panas serupa dibakar dan juga sejenisnya.

Dalam tulisannya di Canadian Medical Association Journal, Parmar mengakui, setahun terakhir ini kehadiran cukup banyak penderita yang dapat dikategorikan bagaikan korban paresthesia.Dia sudah menyembuhkan sedikitnya 3 perempuan berumur 22 - 35 tahun yang mengeluhkan kerasa panas dan juga gatal di dekat paha.

Gangguan saraf ringan itu terjalin lantaran mereka suka sekali mengenakan celana ketat sebatas pinggul, paling tidak dalam 6 bulan terakhir.Hasil riset Parmar menunjukkan, kelainan itu jadi permanen sepanjang celana ketat sepinggul melilit di tubuh. Itu sebabnya Parmar menganjurkan menghindari seluruh berbagai baju ketat sepanjang terapi.

Menurut dokter Andradi Suryamiharia Sp.S(K), spesialis saraf yang tiap harinya bertugas di RSUPN Cipto Mangun Kusumo, Jakarta dan juga staf pengajar FK - UI itu, bagaikan kendala saraf, paresthesia mudah dikenali gejalanya berbentuk kesemutan yang lama - kelamaan berbeda jadi mati rasa.

Kesemutan terjalin lantaran terganggunya saraf tepi, ialah saraf yang berposisi di luar jaringan otak di sekujur tubuh. lazimnya karna tertekan, infeksi, ataupun kendala metabolisme.

2. Ancaman Jamur
Menurut dokter Kusmarinah Bramono Sp.KK, spesialis kulit dan juga kelamin RSCM, pada dasarnya seluruh tipe baju ketat berpotensi memunculkan 3 berbagai kendala kulit baik itu sebatas pinggul ataupun di atas pinggul.

Hal itu diakibatkan permasalahan kelembaban yang membolehkan jamur produktif tumbuh biak.Belakangan ini, penderita korban jamur yang berobat ke Klinik Kulit dan juga Kelamin RSCM bertambah dibanding tahun - tahun sebelumnya.

Sepanjang tahun 2002, dekat 35 % penderita teruji kena gempuran jamur.
Usia mereka berkisar 15 45 tahun. walaupun tidak seluruhnya berhubungan dengan kerutinan berbusana, namun kecenderungan meningkatnya jamur bagaikan sumber penyakit kulit mesti diwaspadai.Idealnya, di negeri tropis serupa Indonesia, baju ketat ataupun sangat tebal benar wajib dihindari.

Kulit jadi ketiadaan ruang buat “bernapas”, sedangkan cairan yang keluar dari badan cukup banyak. Akibatnya, permukaan kulit jadi lembab.Jika tidak diimbangi busana yang tepat, jamur hendak lebih gampang beranak pinak.
Jenis jamur yang banyak ditemui merupakan jamur panu (bercak putih, cokelat, ataupun kemerahan), jamur kurap dengan bercak menonjol gatal, dan jamur kandida yang basah dan juga gatal.

3. sisa Hitam
Sesuai namanya, indikasi gatal dan juga beruntusan yang jadi trade mark si dermatitis cuma timbul apabila terjalin gesekan antara kulit dengan barang dari luar tubuh.

Benda asing yang berpotensi gesek besar tidak cuma barang keras, semisal: perhiasan, jam tangan, ataupun ikat pinggang.Busana sehari - hari, bila sangat ketat melekat di tubuh, ataupun dibuat dari olahan berkontur kesat pula mampu merangsang luka.

“Celana ketat paling utama mempengaruhi pada keadaan kulit di sela - sela paha. awal mulanya bisa jadi hanya radang ringan.Tetapi, bahwa prosesnya berlangsung lama, dapat memunculkan bintik gelap di pangkal paha,” kata Kusmarinah Bramono.

Jika sang owner badan insaf dan juga menjauhkan diri dari busana ketat, corak gelap tadi bisa jadi aja menurun ataupun lenyap sama sekali.Namun, Kusmarinah mengingatkan, proses menyirnakan bercak gelap itu tidak dapat dicoba sedini membalik telapak tangan.

4. Kanker Ganas Melanoma
Penelitian ilmiah kontemporer telah menciptakan bahwasanya wanita berpakaian ketat ataupun transparan, berpotensi hadapi bermacam penyakit kanker ganas melanoma di sekujur badan yang terbuka.

Kanker Melanoma merupakan kanker kulit yang amat berbahaya, dan juga kanker ini lazimnya di mulai dengan ciri gelap pada kulit, ataupun tahi lalat.Tahi lalat merupakan kumpulan sel melamin abnormal (melanosit) yang timbul pada kulit.

5. Kemandulan
Pakaian ketat pula mampu menimbulkan kemandulan pada wanita.Pada cuaca dingin, baju ketat tidak berperan melindungi temperatur badan dari gempuran hawa dingin.Suhu yang sangat dingin jelas mampu membahayakan keadaan rahim (Al - Istanbuli, 2006).

6. mengusik mobilitas usus
Menurut dokter Octaviano Bessa, seseorang internis dari Stamford, Connecticut menuturkan pemakaian celana yang sangat ketat mampu mengusik motilitas dari usus.Hal inilah yang membikin seorang terasa tidak aman ataupun sakit pada perut sehabis 2 ataupun 3 jam sehabis makan.

Namun sering - kali warga tidak menyadari kalau keadaan tersebut diakibatkan oleh pemakaian celana yang ketat.

7. merangsang pembekuan pembuluh darah
Penggunaan baju ketat pula hendak mengusik gerakan badan yang mampu merangsang munculnya pembekuan darah di dalam pembuluh darah, membikin aliran darah terganggu.Hal itu menimbulkan varises dan juga kendala yang di akibatkan tipe baju ketat dalam jangka waktu yang lama merupakan membikin wujud badan jadi kurang baik dan juga mengganggu tulang punggung.

8. mengusik kesuburan dan juga kendala jamur di dekat organ
Hasil riset yang dicoba di negeri John Bull (Inggris), menyebutkan, endometriosis (suatu kendala yang kerap menyebabkan kendala kesuburan pada wanita) diprediksi karna diakibatkan kerutinan seorang yang senantiasa mengenakan baju ketat sepanjang bertahun - tahun.
Menggunakan baju ketat hendak merangsang sel - sel endometrium (selaput lendir rahim) buat melarikan diri dari rongga rahim kemudian berdiam di indung telur, sampai - sampai kesehatan jadi terganggu.

9. mengganggu mutu mani dan juga menimbulkan kemandulan
Berdasarkan riset kalau pemakaian baju ketat menimbulkan penyusutan mutu mani ialah jumlah mani yang lazimnya 60 juta per mililiter saat ini turun tajam sampai ke angka 20 juta per mililiter.

Setelah dicoba riset mendalam nyatanya perkaranya masih terjalin pada skrotum susunan yang melindungi penis.Suhu yang tidak wajar pada skrotum karna kerap ditekan oleh celana jeans ketat dapat berdampak kurang baik pada mutu mani karna tumpukan keringat yang tidak dapat keluar di dekat penis.

Tentu hendak memunculkan jamur yang hendak tingkatkan temperatur testis dalam penciptaan sperma.Umumnya temperatur hawa yang kondusif buat organ vital wajarnya hingga 36,5 derajat celcius, tetapi dikala mengenakan celana ketat, temperatur udarapun naik jadi 37 derajat celcius. keadaan yang panas ini amat beresiko buat sperma.

Sebuah riset meyakinkannya dengan mengambil ilustrasi laki - laki yang suka menggunakan celana ketat. Jumlah mani yang dibuat lazimnya 60 juta permilimiter, dengan memakai celana ketat jumlah mani turun tajam sepertiganya, ialah 20 juta permililiter.

Mengapa perihal ini dapat terjadi? nyatanya perkaranya terletak pada skrotum. temperatur yang tidak wajar pada skrotum karna celana jeans ketat dapat berdampak kurang baik pada mutu mani loh sobat kenapa? karna tumpukan keringat yang tidak dapat keluar di dekat organ vital.

Ini hendak memunculkan jamur yang hendak tingkatkan temperatur testis dalam penciptaan sperma, dan juga apabila diteruskan hendak jadi gatal dan juga hendak menjalar ke penggalan buah zakar. Ujung - ujungnya juga kesimpulannya terletak pada kesuburan kalian, meski secara genetik kalian tercantum generasi yang subur, namun dengan kerutinan pemakaian celana jeans ketat dapat merendahkan mutu kesuburan.

10. membatasi oksigen tubuh
Mungkin terdengar ekstrem tetapi perihal ini kerap dirasakan oleh sebagian wanita. walaupun korset sudah tidak popular lagi, baju sejenis itu mampu kurangi pemakainya menumbuhkan paru - parunya dan juga perihal ini hendak menyebabkan napas merasa berat.

Selain itu, hendak memperkecil oksigen yang masuk ke dalam tubuh. jenis baju serupa ini tercantum baju dalam pernikahan, bustier, dan juga spandek

11. Menaikkan asam lambung
Terlalu ketat pula hendak menimbulkan menaiknya cairan asam lambung karna tekanan yang sangat besar pada perut.Hal ini mampu tingkatkan tekanan di wilayah abdominal yang hendak menimbulkan asam lambung naik ke kerongkongan.

Benarlah firman Allah SWT:”Thaahaa. Kami tidak merendahkan angkatan laut (AL) Quran ini kepadamu supaya kalian jadi susah. namun bagaikan peringatan untuk orang yang cemas (kepada Allah). ialah diturunkan dari Allah yang menghasilkan bumi dan juga langit yang tinggi. (yaitu) Tuhan yang Maha Pemurah, yang bersemayam di atas ‘Arsy” (QS Thoha:1 - 5).