Tampilkan postingan dengan label muda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label muda. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Mei 2016

7 Alasan Kenapa di Usia 20-25 Tahun Saat Tepat Untuk Menikah

menikah merupakan perihal sakral yang dicoba pendamping kala silih menyayangi. banyak rumor yang berkata kalau umur muda menggambarkan umur tersadu buat menikah, baik dilihat dari sisi psikologis ataupun kesehatan.

tetapi, tidak terdapat patokan tentu kapan umur sempurna seorang buat menikah. bila dirasa sudah mempunyai keahlian dan juga kematangan, tidak terdapat salahnya buat menyegerakan menikah.

bahwa dikala ini umur kalian 20 - 25 tahun dan juga terasa masih sangat muda buat menikah, hendaknya memikirkan sebab mengapa kalian wajib lekas menikah.

1. lebih terpelihara dari dosa

fitnah dunia dikala ini sudah menggapai sesi mengkhawatirkan, spesialnya fitnah terhadap lawan tipe. buat itu dengan menikah di umur muda insya - allah dapat melindungi kita dari fitnah khalwat dengan lawan tipe yang bukan mahram.

2. gampang menyesuaikan diri dengan pasangan

pengantin muda mempunyai perilaku toleransi yang besar terhadap pendampingnya dan juga lebih gampang menyesuaikan diri dengan area baru.

3. belajar kedewasaan

kala dini menikah tentu kita tidak langsung jadi individu yang matang dan juga berusia. dengan menikah di umur muda kita dapat mengasah kedewasaan kita, karna kita sudah mempunyai tanggung jawab baik bagaikan suami maupun istri. kita dapat belajar jadi berusia berbarengan pendamping kita, bukankah perihal tersebut amat mengasyikkan?
nikah muda

www. aliexpress. com

4. emosi lebih terkontrol

menikah di umur muda teruji lebih kilat mendewasakan pendamping tersebut, sampai - sampai emosinya dapat lebih terkendali. perihal tersebut dipengaruhi oleh ketenangan yang muncul sejalan dengan terdapatnya pasangan hidup.

5. dapat mengejar mimpi berbarengan pasangan

bila kalian mempunyai mimpi, kalian dapat menemukan sokongan penuh dari pasanganmu, sampai - sampai kalian hendak lebih antusias mencapai mimpi tersebut.

7. aspek reproduksi

kesempatan mendapatkan generasi lebih besar, karna rentang umur 20 - 25 menggambarkan umur dimana masa produktif perempuan lagi dalam sesi optimal.

nah, untuk kalian yang sudah siap berumah tangga, persiapkan dengan baik supaya dimudahkan prosesnya, dan juga jangan kurang ingat banyak berdoa supaya diberi yang tersadu.




(sumber: satujam.com)

Rabu, 25 Mei 2016

Tips Awet Muda Ala Rasulullah SAW, Yuk Diamalkan...!!!

kita hidup di dunia ini bukanlah sendirian, karna sebagian orang di dekat kita mencermati dan juga mengkritik penampilan kita. oleh karna itu, tanpa diakui juga, lazimnya kita tetap berdiri berlama - lama didepan kaca hanya buat amati apakah diri kita telah cukup prima ataupun belum.

tidak cuma perempuan, laki - laki pula tentu melaksanakan perihal yang sama buat permasalahan penampilan. bicara penampilan senantiasa identik dengan awet muda, tentu mayoritas orang tentu menginginkannya. tetapi, gimana triknya buat jadi awet muda yang setimpal dengan pemikiran islam? berikut penjelasannya,
obat awet muda bagi pemikiran islam dalam soal tampilan sering - kali kita tidak sempat sangsi buat merogoh kocek dalam - dalam buat menjauhi penuaan dini, mulai dari pembedahan plastik, setrika muka, facial ultrasonik dan juga yang lain. tetapi sesungguhnya apabila kita mengenakan obat buat menjauhi penuaan dini biar awet muda, sebetulnya diijinkan dalam kacamata islam karenanya permasalahan ini pada aslinya mubah serupa firman allah azza wa jalla, “dialah yang sudah membikin untukmu apa yang terdapat dibumi ini. ” (qs. angkatan laut (AL) baqarah : 29).

tetapi, mengerti kah kalian sesungguhnya tidak hanya obat - obatan dan juga pembedahan tadi terdapat trik alamiah buat senantiasa awet muda? trik ini pula kerap dicoba rasulullah saw..

air wudhu bagi riset, kulit merupakan organ terbanyak dari tubuh kita yang fiungsinya membungkus dan juga melindungi tubuh dari bakteri, toksin, dan radiasi. dengan kita berwudhu berarti di dalam kulit kita hendak berlangsung sistem pembaharuan dan pembersihan kulit, selaput lendir dan bereskan lubang - lubang tubuh yang terpaut dengan suasana luar serupa pori - pori kulit, rongga mulut, hidung, dan kuping. oleh karna itu air wudhu merupakan trik gampang buat membikin orang jadi lebih awet muda.

senyum

tidak hanya air wudhu senyum juga jadi salah satu trik buat meremajakan kulit, karna bagi ilmu kesehatan dikala seseorang senyum ia hanya mengenakan 17 otot wajah. lagi dikala seseorang cemberut jadi ia mengenakan 43 otot wajah. di mana otot yang banyak itu mampu tertarik sampai dapat menimbulkan kerutan di wajah. tidak hanya itu, dengan tersenyum otot wajah kita mampu terus terpelihara kekencangannya.
tersenyum mampu pula berikan risiko ketenangan pada hati, peruntukan kita antusias, dan tetap berhusnudzan. diluar itu, dikala kita tersenyum pada teman , tanpa terdapat terasa kita tengah berbagi kebahagiaan dengan orang itu.

shalat tahajud

shalat tahajjud pula dapat membikin kalian awet muda lho, setimpal dengan hadist rasulullah saw,
“siapa aja yang banyak menunaikan shalat malam, jadi berwajah mampu nampak tampan/menawan di siang hari. ” (hr. ibnu majah)
mengatakan imam ibnul qayyim, ”sesungguhnya shalat malam itu mampu membagikan cahaya yang nampak di muka dan juga membaguskannya. terdapat sebagian perempuan yang perbanyak penerapan shalat malam. kala ditanyakan kepada mereka menimpa perihal tersebut, mereka menanggapi, shalat malam itu mampu membaguskan muka dan juga kami bahagia bila muka kami jadi lebih bagus”. demikian yang dituliskan oleh mahmud mahdi al - istambuli. butuh pula diingat kalau kiat ini bukan hanya dominasi kalangan hawa aja, kalangan adam juga butuh pula menerapkannya.


puasa

puasa merupakan salah satu obat awet muda. perihal semacam ini mampu dibuktikan dari studi alan chot seorang ahli dari amerika. ia menuliskan dalam bukunya why fast? yang sudah menghimpun hasil evaluasi dan studi ilmuan dari bermacam negeri.
novel tersebut tentang hikmah puasa, di mana salah satu himahnya ialah dapat memperlambat sistem penuaan. perihal itu diperkuat oleh albenia meter. furkon direktur lembaga santapan sehat di amerika serikat. dia mengatakan kalau puasa ialah trik amat baik buat memperindah dan membikin menawan perempuan dengan trik alamiah. puasa membuahkan pesona diri dan ketenangan dan juga menormalkan sebagian guna kewanitaan dan membikin berulang keelokan tubuh.

menahan amarah

orang yang kerap marah - marah ataupun mengumbar kerasa emosi tidak terdapat hasrat buat mengelolanya. mukanya hendak lebih kilat mengalamai sistem pengeriputan. kenapa? karna kemarahan merupakan type emosi yang membikin otot - otot di muka mengencang, emosi yg tidak diminimalkan ini menimbulkan keriput.
bukan cuma itu aja, perasaan geram menimbulkan menebarnya hormon kortisol yang menimbulkan penciptaan kolagen pada kulit menurun. di mana sebetulnya kolagen merupakan olahan amat utama buat membikin kulit awet muda, kencang dan kenyal. oleh karenanya rasulullah salalahualaihiwasalam menganjurkan ummatnya buat menahan amarah dia pula bersabda,

” barangsiapa yang menahan kemarahannya walaupun sesungguhnya ia mampu melampiaskannya, allah azza wa jalla hendak memanggilnya (membanggakannya) pada hari kiamat dihadapan segala manusia kemudian allah perkenankan memilah bidadari bermata teliti yang disenanginya. ” (hr. abu dawud (nomor. 4777). hasan).
seperti itu panduan awet muda bagi pemikiran islam, nyatanya perihal yang kecil tanpa kita sadari dapat membikin kita jad awet muda. tidak butuh merogoh kocek yang dalam buat awet muda.
mudah - mudahan informasi ini membikin kita terus menjadi paham dan juga menghormati badan kita seorang diri, dan juga bersyukur atas apa yang telah allah anugerahkan buat kita.
share dan juga like informasi ini ke sahabat facebookmu ya..





(sumber: sebarkanlah.org)

Jumat, 15 April 2016

Menikah Itu Soal Berjuang Berdua. Tak Cukup Jika Hanya Romantisme Semata

 Menikah memang menjadi impian banyak orang. Sebelum menikah, kemapanan memang menjadi hal yang diperhitungkan. Wajar bila ada pemikiran demikian. Karena ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan, dari mulai resepsi, rumah, kendaraan, penghasilan bulanan, sampai asuransi pendidikan untuk anak-anakmu kelak. Tidak ada yang salah dengan itu.


Tapi kemapanan tak berarti kamu dan pasangan bisa langsung hidup bergelimpangan harta setelah menikah. Layak untuk kamu tahu kalau membangun biduk rumah tangga juga soal perjuangan bersama. Karena di situlah, kamu dan pasanganmu kelak belajar untuk saling menguatkan. Lalui susah-senangnya bersama dan nikmati manis-getirnya berdua.

1. Dimulai dari nyicil KPR berdua. Kelak cerita berhemat demi nyicil rumah ini jadi nostalgia manis dan bisa kamu ceritakan ke anak-cucumu kelak.

Punya rumah sendiri tentu impian banyak pasangan muda. Tak terkecuali kamu. Kamu yang bergerak ke arah pelaminan. Bahkan kamu yang jomblo juga pasti berkhayal kalau menikah nanti pasti ingin punya rumah sendiri. Jika masalahnya kamu dan calon pasangan mentok di dana untuk membeli rumah, maka jalan keluarnya adalah dengan bekerja sama bahu-membahu menyicil KPR. Untuk urusan yang satu tentu membutuhkan banyak pengorbanan. Kamu dan pasangan yang saat pacaran rajin hang out tiap malam mingguan, setelah menikah tentu harus pikir-pikir dulu. Tapi berduaan di rumah cicilan dengan bertemankan nasi goreng bikinan pasangan, bukankah hal yang romantis?

2. Keinginan untuk punya mobil tertunda karena harus nyicil rumah. Toh masih ada motor yang setia menemani kalian melangkah.

Demi punya rumah impian, sementara budget ngepas, maka keinginan untuk punya mobil juga harus tertunda. Alhasil kamu dan pasangan kemana-mana naik motor. Naik motor walau kadang kehujanan, tapi itu juga moment yang bisa kamu kenang. Di tengah pasangan lain yang masih dapat suntikan dana dari orangtua, kamu dan pasangan justru memilih untuk menikmati perjuangan berdua.


3. Atau romantisan di angkutan umum berdua. Pulang kerja janjian ketemuan di halte. Nggak apa-apa, dinikmati aja..

Tak jarang kamu dan pasangan memilih untuk naik angkutan umum saja. Halte menjadi tempatmu dan pasangan bertemu di penghujung hari. Rutinitas kerja yang penat perlahan hilang, seiring serunya kamu dan pasangan bertukar kisah. Orang bilang itu miris, tapi bagimu itu kebahagiaan. Karena kamu bersyukur bisa melewati ini dengan orang yang tepat.

4. Bahkan istilah yang dangdut banget, sepiring berdua jadi moment indah yang pasti bakal terus terkenang.

Istilah sepiring berdua yang dulu sering kamu dengar, kini benar kamu dan pasangan rasakan. Alih-alih merasa malu omongan orang, kamu dan pasangan cuek saja. Toh anggap saja dunia milik kalian berdua. Moment miris tapi romantis ini juga akan selalu terkenang.

5. Tak selamanya permasalahan financial jadi bencana. Momen ini justru jadi kesempatan kamu dan dia untuk saling menguatkan.

Mengarungi biduk rumah tangga tidak semudah naik sepeda bebek di taman hiburan. Terkadang banyak cobaan yang harus kamu dan pasangan lalui. Kesulitan finansial yang sedikit berat misalnya. Saat itulah justru ajang bagimu dan pasangan untuk saling menguatkan. Saling berbagi tangis dan pelukan. Dan percaya akan adanya pelangi sehabis hujan.

6. Ini bukan cerita utopia, karena pada kenyataannya banyak pasangan hebat yang terlebih dahulu mencecap getirnya berumah tangga. Pasangan ini buktinya.

Kamu pasti tahu dong kisah cinta Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung, dengan sang istri, Atalia Praratya. Kang Emil menikah di usia yang terbilang muda untuk usia cowok, yakni 25 tahun dan sang istri 23 tahun. Menikah di saat kondisi ekonomi yang belum begitu mapan menjadi tantangan tersendiri. Dipecat dan kerja serabutan demi menafkahi keluarga di negeri orang sudah pernah Kang Emil alami. Bahkan sang istri harus melahirkan anak pertama mereka di sebuah rumah sakit gratis, khusus untuk warga yang kurang mampu.

Kang Emil dan istrinya kini bisa membuktikan bahwa melalui manis-getirnya berumah tangga itu bisa jadi ajang untuk saling menguatkan kok.

Menikah di saat kamu dan calon pasangan sudah mapan, tentu impian semua orang. Tapi, ketika takdir mengharuskanmu dan dia untuk berjuang bersama, lantas apa yang kamu takutkan? Kalau ternyata dia memang orang yang tepat, dengannya perihnya hidup bisa diubah menjadi anugerah… 


[Sumber: hipwee.com]

Ini Alasan Kenapa Mama-mama Muda Janda lebih Menarik Dari ABG, Masa Sih?

Mahmud sekarang lagi tenar. Ini bukan Mahmud pakai tambahan MD yang sekarang sudah redup dan menghilang pasca pilpres. Apalagi, Mahmud tetangga sebelah yang jualan nasi goreng di alun-alun. Mahmud yang saya maksud adalah Mamah Muda nan Imud. Lagi ‘in’ banget istilah itu sekarang ini. Mumpung sedang tenar, saya mencoba menulisnya untuk Indonesiana.


Namun, sebelum saya kasih menulis lebih lanjut. Saya minta para pembaca yang budiman menjawab pertanyaan saya terlebih dahulu.

1. Lebih menarik mana, Sofia Latjuba yang 40 tahun-an dan sudah menikah dua kali dibandingkan Nikita Willy yang 20-tahunan dan belum berumah tangga?
 2. Lebih sekseh mana, Dian Sastro, Mahmud beranak satu atau Cinta yang masih single dan duduk di bangku SMA 12 tahun lalu?.


3. Buat yang suka dangdut, kamu lebih suka Iis Dahlia atau Salsa, anaknya?

Ok, sudah dijawab? Samakah jawaban Anda dengan hasil survey kecil-kecilan yang saya lakukan? Jawaban Ada bisa disampaikan pada kolom komentar dan saya akan memaparkan hasilnya dibawah ini.

Survey saya membuktikan kalau pada ‘Mahmud’ lebih disukai responden. Oh ya, sebagai informasi, responden saya laki-laki semua, usia 20-40 tahun. Metodenya saya tanya mereka via WA dan BBM. Hasilnya, 7 dari 10 responden mengaku lebih suka Sofia Latjuba dibandingkan Nikita Willy. Salah satu alasan yang mengemuka adalah Nikita Willy tampak lebih dewasa dari usia sebenarnya. “Nikita cantik sih, tapi masih muda kok udah kaya tante-tante yah, Sofia lebih mateng, lebih tante yang sebenarnya yang bikin hmhh….,” kata salah seorang responden.
 
Lalu, ini lebih mengejutkan, 9 dari 10 responden ternyata lebih suka Dian Sastro yang sekarang, ‘Mahmud’ beranak dua, dibandingkan Cinta yang gadis SMA. Dian, katanya, tampak jauh lebih matang dan menantang sekarang ini. “Cinta dulu cuma bisa diem pas dicipok Rangga di Bandara. Coba Dian sekarang yang dicipok, pasti dibalas dengan lumatan ganas,” ujar seorang responden memaparkan alasanya memilih Dian dibandingkan Cinta.
 
Kemudian, 6 dari 10 responden ternyata lebih suka Iis Dahlia dibanding anaknya, Salsa. Unggul tipis tetapi tetap menang Iis. Selain belum kelihatan bakat nyanyinya, Salsa juga masih dinilai terlalu unyu-unyu untuk menyaingi bundanya. “Iis Dahlia tua-tua keladi. Makin tenar, makin gaul, makin seksi,” ujar seorang responden yang juga penggemar dangdut dan fans Iis. Pendapatnya tak objektif memang, tapi, ya sudahlah.
 
Ok. Survey saya memang lemah. Respondennya saja teman-teman saya dan hanya 10 orang. Namun, fakta itu cukup mengejutkan, setidaknya bagi saya. Hal itu, menggelitik jiwa peneliti saya untuk menelisik lebih lanjut. Kenapa ya, wanita bersuami atau pernah bersuami, bisa lebih menarik dibandingkan dengan perawan atau bahkan gadis-gadis Abege. Ayu Ting-Ting yang sudah tak ting-ting lagi setelah dicampakan Enji bisa pacaran sama cowok ganteng asal India pujaan para wanita pecinta mahabarata, Shaheer Sheikh. Rafi Ahmad (dulu) termehek-mehek dengan Yuni Shara yang seumuran ibunya. Andika Pratama yang ganteng, gaul dan pujaan Abege, malah lebih memilih Ussy, janda beranak satu. “Coy, ‘Mahmud’ mempunyai daya tarik tersendiri yang tidak dimiliki para Abege,” begitu kata salah satu responden saya.
 
Lalu, apa sih daya tarik para ‘Mahmud’? Berikut analisis amatir saya :

1. Mahmud Merasa Lebih Utuh dan Percaya Diri
Banyak yang menilai, wanita yang sudah melahirkan tidak bisa merawat badan karena sibuk urus anak dan masak, badanya melar dan performa seksualnya pun akan jauh berkurang. Ternyata perkiraan itu banyak meleset. Sebagian besar wanita yang menjadi ‘Mahmud’ justru lebih percaya diri dan performanya malah tambah nggegirisi.
Apa rahasianya? Teman saya, 32 tahun, ‘Mahmud’ juga beranak dua, bilang begini : “Setelah menikah dan punya anak, wanita itu merasa lebih ‘utuh’ dan percaya diri,” katanya. Mereka merasa sudah menjadi ‘wanita’ sesungguhnya, wanita siraman yang sudah lengkap dengan punya anak dan suami. Hal itu membuat kepercayaan diri meningkat. Tingkat kepedean yang tinggi itu mendongkrak pesona, juga performa. Kalau dulu masih pacaran malu-malu. Setelah sah, mereka mengebu-gebu. Kalau dulu pacaran ngumpet-ngumpet, sekarang tak mengenal takut. Dulu monoton, sekarang jago bermanuver. Dulu itu-tu saja sekarang banyak variasinya.

2. Berpengalaman
Wanita bersuami atau pernah bersuami sudah dipastikan lebih berpengalaman. Nah, para pria, terutama brondong menggangap itu daya tarik tersendiri. Pengalaman menempa mereka sehingga lebih bisa memancarkan daya tarik atau sex appeal yang dimilikinya. Entah dengan perawatan, dandan, latihan, cara membawa diri atau tingkah lakunya para wanita (pernah) bersuami menjadi lebih kece badai dibandingkan dulu saat masih lajang.
“Gemiyen Si Juminten pas SMA ujarku lah biasa baen. Siki mbarang wis randa malah dari moblong-moblong temen, (Dulu Si Juminten, waktu SMA kelihatanya biasa saja, sekarang ketika sudah menjadi janda kok kelihatan cantik bener)” kata-kata yang seringkali saya dengar dalam obrolan warung kopi di Purbalingga kiranya cukup menggambarkan hal itu.
Status ‘janda’ yang dimiliki wanita muda dan pernah cerminan bersuami malah kadang menjadi daya tarik tersendiri. Ming semarang mas, tuku gelang opo anting-anting. Jo sumelang yo ben randa dijamin kempling. (Ke Semarang Mas, beli gelang apa anting-anting. Jangan khawatir meski randa dijamin kempling). Kempling, Mas, kempling… hihi
Sebuah penelitian yang saya baca menyebutkan, pengalaman seksual sebelumnya dan status janda malah bisa membuat hormon seksual meningkat yang akan menyebabkan daya tarik meningkat, mereka tampak menjadi lebih hebat, otomatis pria pun mudah terpikat dan terjerat.

3. Mapan
Alasan yang berlaku untuk pria beristri lebih menarik juga berlaku untuk wanita bersuami, yaitu, mapan. Janda atau wanita bersuami banyak yang sudah mapan sehingga lebih leluasa mematut-matut diri. Perawatan tubuh, pergi ke salon, kosmetik, baju-baju menarik, bermacam perhiasaan bisa dibeli dengan kartu kredit platinum dari sang suami atau dari pembagian harta gono-gini. Berbagai macam kosmetik, permak salon dan fashion yang mendukung bisa mendongkrak penampilan 100-1.000 persen.
Daya tarik wanita bertubuh singset hasil rutin aerobic dan paket perawatan mahal tentu tak kalah menggiurkan dibanding ranumnya gadis-gadis SMA bukan?. Apalagi wanita muda yang sudah berpengalaman. Ah, Abege tahu apa soal ranjang!?

4. Berani
Para mamah-mamah muda dijamin lebih berani dibandingkan perawan. Pengelaman menempa mereka menjadi lebih percaya diri dan berani. Saya punya teman kuliah, dulunya, Ia malu-malu (kucing). Kalau lagi ngobrol, ada yang bicara jorok dikit, padahal yang diomongin cuma soal cium dikening doang, dia sudah bilang itu hal yang saru. Eh, giliran sudah punya anak dua, obrolanya tak jauh-jauh dari selangkangan dan ranjang. Kemarin, ngomongin soal kabut asap pun dibawa-bawa ke urusan ranjang. Dia, yang tinggal di Sumatera dan turut terpapar asap, mengeluh ‘landasan’nya jarang didarati ‘pesawat’ karena terhalang asap.
Kombinasi kematangan mamah muda, masih sexy, berpengalaman, berani dan suka ngobrol yang agak saru-saru, Siapa yang tak tergiur coba?. Abege apalagi cabe-cabean, lewattt lah…..
Ok. Itu sekelumit alasan mengapa Mamah-mamah muda memiliki daya tarik tersendiri, yang seringkali bisa membuat mereka mejadi lebih menarik dibandingkan gadis-gadis abege. Kalau Anda, lebih suka yang mana?


( Sumber: indonesiana.tempo.co) 

Jumat, 08 April 2016

Wanita Ini Tak Pernah Disentuh Lelaki, Saat Disuruh Salim Suaminya Sesuatu Yang Lucu Terjadi

MASYA ALLAH..!! Sungguh beruntung lelaki yang menjadi suaminya..

Betapa tidak, di jaman sekarang ini, wanita ini berhasil menjaga "kehormatan" dirinya sesuai dengan yang diperintahkan Allah SWT terhadap seluruh wanita, khususnya para muslimah.

Dan sesungguhnya muslimah yang shalihah adalah sebaik-baik perhiasan dunia, seperti hadist Nabi :


الدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِ الدُّنْيَا الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ
“Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang shalihah.”
(HR. Muslim)

    

Menjadi wanita muslimah yang beriman kepada Allah tentu tidak mudah,karena banyak sekali godaan-godan dalam mencapainya. Apalagi di jaman sekarang ini. Namun, ternyata kita masih dapat menemukan wanita shalihah di negara ini, masya Allah...

Seperti kisah berikut ini. Sebuah kisah yang kami ambil dari akun facebook, semoga kisah ini dapat memberikan motivasi ke muslimah-muslimah lainnya...


Wkwk sweet bnget..
Sangking si mempelai wanita gak pernah di sentuh lelaki sama sekali, di suruh salim sama suaminya aja dia gak berani, smpe2 dia di paksa sama tante nya.. Hihi si suami lgsung tepok jidat smbl ktawa dan org2 disitu pun ikut tertawa
:D

MasyaAllah bnget ya :")
Itulah istri idaman. Yg senantiasa menjaga diri nya hanya utk mahram nya saja, wkwk wlaupun sama mahram nya saja dia gk brani di sentuh. Seorang muslimah yg luar biasa. Semoga ia termasuk bidadari2 syurga Aamiin yarob

Masya Allah.. dari kisah di atas terlihat bahwa wanita tersebut sangat menjaga "kehormatan" dirinya. Bahkan karena terbiasa menjaga dirinya dari yang bukan mahramnya, dirinya terbawa sikap yang sama terhadap lelaki yang sudah jelas menjadi suaminya alias mahramnya.

Lalu, lelaki muslim mana yang tidak menginginkan wanita muslimah shalihah seperti kisah dia atas?


Perhiasan Seorang Wanita Adalah Rasa Malunya

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

وَمَا كَانَ الحَيَاءُ فِي شَيْءٍ إِلَّا زَانَهُ

“Dan tidaklah rasa malu berada pada sesuatu, kecuali rasa malu akan menghiasinya” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan oleh Al-Albani)

Bagi Anda wanita-wanita yang merasa jauh seperti itu, maka mulailah dari sekarang, TANAMKAN RASA MALU.

Malu jika memandang yang bukan mahram,
Malu jika mengidolakan laki-laki konsumsi publik yang kelak membuat Anda kurang tertarik kepada suami Anda, karena barometer idola Anda laki-laki yang tampannya di atas rata-rata, kosmetiknya (kayak cewek aja) berlabelkan harga jutaan, vitaminnya bukan vitamin pasaran, sedangkan Anda punya suami yang biasa saja dari segi penampilan, cukup dari segi penghasilan.
Malu jika berinteraksi dengan bukan mahram,
Malu jika keluar rumah,
Malu jika hijabmu menjadi pusat perhatian (karena warna-warninya yang nyentrik), atau membentuk lekuk karena ketatnya ukuran yang digunakan,
Malu jika berhenti melakukan semua itu terus-menerus…
Malu kepada Allah karena dengan Islam wanita yang di zaman jahiliyah dihinakan, lalu dimuliakan kembali, eh lantas Anda malah memilih tampil seperti wanita jahiliyah di zaman dulu…

Ya ya… berhenti ya, malu lah…



Sumber: http_www_siraman_com

Jumat, 18 Maret 2016

Ini Alasan Kenapa Mama-mama Muda Janda lebih Menarik Dari ABG, Masa Sih?

 Mahmud saat ini lagi tenar. Ini bukan Mahmud gunakan ekstra MD yang saat ini sudah redup dan juga menghilang pasca pilpres. Apalagi, Mahmud orang sebelah sebelah yang jualan nasi goreng di alun - alun. Mahmud yang aku iktikad merupakan Mamah Muda nan Imud. Lagi ‘in’ banget sebutan itu saat ini ini. Mumpung lagi tenar, aku berupaya menulisnya buat Indonesiana.


Namun, saat sebelum aku kasih menuliskan lebih lanjut. aku memohon para pembaca yang budiman menanggapi persoalan aku terlebih dahulu.

1. Lebih menarik mana, Sofia Latjuba yang 40 tahun - an dan juga sudah menikah 2 kali dibanding Nikita Willy yang 20 - tahunan dan juga belum berumah tangga?
2. Lebih sekseh mana, Dian Sastro, Mahmud beranak satu ataupun Cinta yang masih single dan juga duduk di bangku SMA 12 tahun lalu?.


3. Buat yang suka dangdut, kalian lebih suka Iis Dahlia ataupun Salsa, anaknya?

Ok, sudah dijawab? Samakah jawaban kamu dengan hasil survey kecil - kecilan yang aku lakukan? Jawaban terdapat dapat di informasikan pada kolom pendapat dan juga aku hendak menguraikan hasilnya dibawah ini.


Survey aku meyakinkan bahwa pada ‘Mahmud’ lebih disukai responden. Oh ya, bagaikan informasi, responden aku pria semua, umur 20 - 40 tahun. Metodenya aku tanya mereka via WA dan juga BBM. Hasilnya, 7 dari 10 responden mengaku lebih suka Sofia Latjuba dibanding Nikita Willy. Salah satu sebab yang mengemuka merupakan Nikita Willy nampak lebih berusia dari umur sebenarnya. “Nikita menawan sih, tetapi masih muda kok udah kaya tante - tante yah, Sofia lebih mateng, lebih tante yang sesungguhnya yang buat hmhh….,” kata salah seseorang responden.
Lalu, ini lebih mengejutkan, 9 dari 10 responden nyatanya lebih suka Dian Sastro yang sekarang, ‘Mahmud’ beranak dua, dibanding Cinta yang wanita SMA. Dian, katanya, nampak jauh lebih matang dan juga menantang saat ini ini. “Cinta dahulu hanya dapat diem cocok dicipok Rangga di Bandara. Coba Dian saat ini yang dicipok, tentu dibalas dengan lumatan ganas,” ucap seseorang responden menguraikan alasanya memilah Dian dibanding Cinta.
Kemudian, 6 dari 10 responden nyatanya lebih suka Iis Dahlia dibandingkan anaknya, Salsa. Unggul tipis namun senantiasa menang Iis. tidak hanya belum nampak bakat nyanyinya, Salsa pula masih dinilai sangat unyu - unyu buat menyaingi bundanya. “Iis Dahlia tua - tua keladi. kian tenar, kian gaul, kian seksi,” ucap seseorang responden yang pula penggemar dangdut dan juga fans Iis. Pendapatnya tidak objektif memang, tapi, ya sudahlah.
Ok. Survey aku benar lemah. Respondennya aja sahabat aku dan juga cuma 10 orang. Namun, dalil itu cukup mengejutkan, paling tidak untuk saya. perihal itu, menggelitik jiwa periset aku buat menelisik lebih lanjut. mengapa ya, perempuan bersuami ataupun sempat bersuami, dapat lebih menarik dibanding dengan perawan ataupun terlebih lagi gadis - gadis Abege. Ayu Ting - Ting yang sudah tidak ting - ting lagi sehabis dicampakan Enji dapat pacaran sama laki - laki ganteng asal India pujaan para perempuan pecinta mahabarata, Shaheer Sheikh. Rafi Ahmad (dulu) termehek - mehek dengan Yuni Shara yang seumuran ibunya. Andika Pratama yang ganteng, gaul dan juga pujaan Abege, malah lebih memilah Ussy, janda beranak satu. “Coy, ‘Mahmud’ memiliki energi tarik tertentu yang tidak dipunyai para Abege,” begitu kata salah satu responden saya.
Lalu, apa sih energi tarik para ‘Mahmud’? Berikut analisis pemula aku :

1. Mahmud terasa Lebih Utuh dan juga yakin Diri
Banyak yang menilai, perempuan yang sudah melahirkan tidak dapat mengasuh tubuh karna padat jadwal urus anak dan juga masak, badanya melar dan juga performa seksualnya juga hendak jauh berkurang. nyatanya ditaksir itu banyak meleset. Sebagian besar perempuan yang jadi ‘Mahmud’ malah lebih yakin diri dan juga performanya malah tambah nggegirisi.
Apa rahasianya? sahabat saya, 32 tahun, ‘Mahmud’ pula beranak dua, bilang begini: “Setelah menikah dan juga memiliki anak, perempuan itu terasa lebih ‘utuh’ dan juga yakin diri,” katanya. Mereka terasa sudah jadi ‘wanita’ sesungguhnya, perempuan siraman yang sudah lengkap dengan memiliki anak dan juga suami. perihal itu membikin keyakinan diri meningkat. tingkatan kepedean yang besar itu mendongkrak pesona, pula performa. bahwa dahulu masih pacaran malu - malu. sehabis sah, mereka mengebu - gebu. bahwa dahulu pacaran ngumpet - ngumpet, saat ini tidak kenali takut. dahulu monoton, saat ini jago bermanuver. dahulu itu - tu aja saat ini banyak variasinya.

2. Berpengalaman
Wanita bersuami ataupun sempat bersuami sudah diyakinkan lebih berpengalaman. Nah, para pria, paling utama brondong menggangap itu energi tarik tersendiri. Pengalaman menempa mereka sampai - sampai lebih dapat memancarkan energi tarik ataupun sex appeal yang dimilikinya. Entah dengan perawatan, dandan, latihan, trik bawa diri ataupun tingkah lakunya para perempuan (pernah) bersuami jadi lebih kece badai dibanding dahulu dikala masih lajang.
“Gemiyen sang Juminten cocok SMA ujarku lah biasa baen. Siki mbarang wis randa malah dari moblong - moblong temen, (Dulu sang Juminten, waktu SMA kelihatanya biasa saja, saat ini kala sudah jadi janda kok nampak menawan bener)” perkata yang acapkali aku dengar dalam percakapan warung kopi di Purbalingga rasanya cukup menggambarkan perihal itu.
Status ‘janda’ yang dipunyai perempuan muda dan juga sempat gambaran bersuami malah kadangkala jadi energi tarik tersendiri. Ming semarang mas, tuku gelang opo anting - anting. Jo sumelang yo ben randa dipastikan kempling. (Ke Semarang Mas, beli gelang apa anting - anting. Jangan takut walaupun randa dipastikan kempling). Kempling, Mas, kempling… hihi
Sebuah riset yang aku baca menyebutkan, pengalaman intim sebelumnya dan juga status janda malah dapat membikin hormon intim bertambah yang hendak menimbulkan energi tarik meningkat, mereka nampak jadi lebih hebat, spontan laki - laki juga gampang terpikat dan juga terjerat.

3. Mapan
Alasan yang berlaku buat laki - laki beristri lebih menarik pula berlaku buat perempuan bersuami, yaitu, mapan. Janda ataupun perempuan bersuami banyak yang sudah mapan sampai - sampai lebih bebas mematut - matut diri. Perawatan tubuh, berangkat ke salon, kosmetik, baju - baju menarik, berbagai perhiasaan dapat dibeli dengan kartu kredit platinum dari si suami ataupun dari pembagian harta gono - gini. bermacam berbagai kosmetik, permak salon dan juga mode yang menunjang dapat mendongkrak penampilan 100 - 1.000 persen.
Daya tarik perempuan bertubuh singset hasil teratur aerobic dan juga paket perawatan mahal tentu tidak kalah menggiurkan dibandingkan ranumnya gadis - gadis SMA bukan?. terlebih perempuan muda yang sudah berpengalaman. Ah, Abege ketahui apa soal ranjang!?

4. Berani
Para mamah - mamah muda dipastikan lebih berani dibanding perawan. Pengelaman menempa mereka jadi lebih yakin diri dan juga berani. aku memiliki sahabat kuliah, dulunya, dia malu - malu (kucing). bahwa lagi ngobrol, terdapat yang bicara jorok dikit, sementara itu yang diomongin hanya soal cium dikening doang, ia sudah bilang itu perihal yang saru. Eh, giliran sudah memiliki anak dua, obrolanya tidak jauh - jauh dari selangkangan dan juga ranjang. Kemarin, ngomongin soal kabut asap juga dibawa - bawa ke urusan ranjang. Dia, yang tinggal di Sumatera dan juga ikut terpapar asap, meringik ‘landasan’nya tidak sering didarati ‘pesawat’ karna terhalang asap.
Kombinasi kematangan mamah muda, masih sexy, berpengalaman, berani dan juga suka ngobrol yang agak saru - saru, Siapa yang tidak tergiur coba?. Abege terlebih cabe - cabean, lewattt lah…..
Ok. Itu sekelumit sebab kenapa Mamah - mamah muda mempunyai energi tarik tersendiri, yang acapkali dapat membikin mereka mejadi lebih menarik dibanding gadis - gadis abege. bahwa Anda, lebih suka yang mana?

Selasa, 23 Februari 2016

Menikah Itu Soal Berjuang Berdua. Tak Cukup Jika Hanya Romantisme Semata

Menikah memang menjadi impian banyak orang. Sebelum menikah, kemapanan memang menjadi hal yang diperhitungkan. Wajar bila ada pemikiran demikian. Karena ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan, dari mulai resepsi, rumah, kendaraan, penghasilanbulanan, sampai asuransi pendidikan untuk anak-anakmu kelak. Tidak ada yang salah dengan itu.
Tapi kemapanan tak berarti kamu dan pasangan bisa langsung hidup bergelimpangan harta setelah menikah. Layak untuk kamu tahu kalau membangun biduk rumah tangga juga soal perjuangan bersama. Karena di situlah, kamu dan pasanganmu kelak belajar untuk saling menguatkan. Lalui susah-senangnya bersama dan nikmati manis-getirnya berdua.

1. Dimulai dari nyicil KPR berdua. Kelak cerita berhemat demi nyicil rumah ini jadi nostalgia manis dan bisa kamu ceritakan ke anak-cucumu kelak.

simpan cerita manis untuk anak cucu via howheasked.com
Punya rumah sendiri tentu impian banyak pasangan muda. Tak terkecuali kamu. Kamu yang bergerak ke arah pelaminan. Bahkan kamu yang jomblo juga pasti berkhayal kalau menikah nanti pasti ingin punya rumah sendiri. Jika masalahnya kamu dan calon pasangan mentok didana untuk membeli rumah, maka jalan keluarnya adalah dengan bekerja sama bahu-membahu menyicil KPR. Untuk urusan yang satu tentu membutuhkan banyak pengorbanan. Kamu dan pasangan yang saat pacaran rajin hang out tiap malam mingguan, setelah menikah tentu harus pikir-pikir dulu. Tapi berduaan di rumah cicilan dengan bertemankan nasi goreng bikinan pasangan, bukankah hal yang romantis?

2. Keinginan untuk punya mobiltertunda karena harus nyicil rumah.Toh masih ada motor yang setia menemani kalian melangkah.

naik motor berdua itu romantis
naik motor berdua itu romantis via www.hipwee.com
Demi punya rumah impian, sementara budget ngepas, maka keinginan untuk punya mobiljuga harus tertunda. Alhasil kamu dan pasangan kemana-mana naik motor. Naik motor walau kadang kehujanan, tapi itu juga moment yang bisa kamu kenang. Di tengah pasangan lain yang masih dapat suntikan dana dari orangtua, kamu dan pasangan justru memilih untuk menikmati perjuangan berdua.

3. Atau romantisan di angkutan umum berdua. Pulang kerja janjian ketemuan di halte. Nggak apa-apa, dinikmati aja..

Tak jarang malah harus naik angkutan umum, kamu bisa bercengkrama berdua.
Tak jarang malah harus naik angkutan umum, kamu bisa bercengkrama berdua. via triciagosingtian.com
Tak jarang kamu dan pasangan memilih untuk naik angkutan umum saja. Halte menjadi tempatmu dan pasanganbertemu di penghujung hari. Rutinitas kerja yang penat perlahan hilang, seiring serunya kamu dan pasangan bertukar kisah. Orang bilang itu miris, tapi bagimu itu kebahagiaan. Karena kamu bersyukur bisamelewati ini dengan orang yang tepat.

4. Bahkan istilah yang dangdut banget,sepiring berdua jadi moment indah yang pasti bakal terus terkenang.

Noh, mereka aja makan sepiring berdua...
Noh, mereka aja makan sepiring berdua… via www.jawapos.com
Istilah sepiring berdua yang dulu sering kamu dengar, kini benar kamu dan pasangan rasakan. Alih-alih merasa malu omongan orang, kamu dan pasangan cuek saja. Toh anggap saja dunia milik kalian berdua. Moment miris tapi romantis ini juga akan selalu terkenang.

5.Tak selamanya permasalahan financial jadi bencana. Momen ini justru jadi kesempatan kamu dan dia untuk saling menguatkan.

Berbagi peluk untuk saling menguatkan.
Berbagi peluk untuk saling menguatkan. via favim.com
Mengarungi biduk rumah tangga tidak semudah naik sepeda bebek di taman hiburan. Terkadang banyak cobaan yang harus kamu dan pasangan lalui. Kesulitan finansial yang sedikit berat misalnya. Saat itulah justru ajang bagimu dan pasangan untuk saling menguatkan. Saling berbagi tangis dan pelukan. Dan percaya akan adanya pelangi sehabis hujan.

6. Ini bukan cerita utopia, karena pada kenyataannya banyak pasangan hebat yang terlebih dahulu mencecap getirnya berumah tangga. Pasangan ini buktinya.

Pasangan ini memulai berumah tangga dari nol.
Pasangan ini memulai berumah tangga dari nol. via www.harnas.co
Kamu pasti tahu dong kisah cinta Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung, dengan sang istri,Atalia Praratya. Kang Emil menikah di usia yang terbilang muda untuk usia cowok, yakni 25 tahun dan sang istri 23 tahun. Menikah di saat kondisi ekonomi yang belum begitu mapan menjadi tantangan tersendiri. Dipecat dan kerja serabutan demi menafkahi keluarga di negeri orang sudah pernah Kang Emil alami. Bahkan sang istri harus melahirkan anak pertama mereka di sebuah rumah sakit gratis, khusus untuk warga yang kurang mampu.
Kang Emil dan istrinya kini bisa membuktikan bahwa melalui manis-getirnya berumah tangga itu bisa jadi ajang untuk saling menguatkan kok.

Menikah di saat kamu dan calon pasangan sudah mapan, tentu impian semua orang. Tapi, ketika takdir mengharuskanmu dan dia untuk berjuang bersama, lantas apa yang kamu takutkan? Kalau ternyata dia memang orang yang tepat, dengannya perihnya hidup bisa diubah menjadi anugerah…





Sumber:
http_www_hipwee_com/hubungan/menikah-tak-cukup-hanya-dengan-romantisme-semata-tapi-juga-soal-berjuang-berdua/