Tampilkan postingan dengan label nyi roro kidul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nyi roro kidul. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 November 2015

Inilah Video Penampakan Nyi Roro Kidul Asli di Pantai Pangandaran. Heboh Di Koran Lokal !!!

Beberapa waktu lalu, saya mendapati teman di Facebook men-share sebuah artikel tentang “penampakan Nyi Roro Kidul”. Karena judulnya yang boombastis, sayapun penasaran dan tanpa pikir panjang langsung membukanya. Namun, setelah saya klik rupanya gambar penampakan yang dimaksud adalah hoak, begitupun dengan isi artikelnya yang sangat mengada-ada. Akibat kejadian itu, saya pun jadi penasaran pada sosok Nyi Roro Kidul. Saya bertanya-tanya, benarkah Nyi Roro Kidul pernah menampakan dirinya? Saya kemudian mencari-cari video atau artikel lain di Mbah Google untuk mencari jawaban, namun tetap hasilnya sama. Penampakan Nyi Roro Kidul saya anggap hanyalah mitos belaka.


Penampakan Nyi Roro Kidul Asli Seminggu berselang, saat saya menjelajahi forum Kaskus, tanpa sengaja saya menemukan sebuah artikel lawas yang membuktikan bahwa penampakan Nyi Roro Kidul memang benar-benar ada. Sebuah foto yang diunggah oleh seorang Kaskuser dengan ID Fauzieuy cukup mengejutkan bagi saya. Foto yang diambil di sekitar Pantai Pangandaran itu memang tampak seperti foto biasa, layaknya sebuah foto keluarga yang tengah berekreasi menikmati aroma pantai yang indah. Namun, jika ditelisik lagi lebih teliti, ternyata ada guratan-guratan halus yang tampak di bagian belakang pria yang paling kanan (baju biru).

Jika diperbesar, guratan halus itu nyatanya membentuk suatu pola bergambar seorang wanita berkebaya hijau dengan dandanan khas seorang ratu. Pola tersebut akan semakin jelas jika gambar dipertajam menggunakan bantuan aplikasi edit foto seperti Photoshop

Saya awalnya mengira bahwa ini juga merupakan suatu bentuk hoax. Di zaman dengan era teknologi yang maju pesat seperti sekarang ini, gambar serupa tentu bisa dengan sangat mudah bisa kita buat. Namun, setelah menelisik testimoni dari beberapa pakar telematika yang langsung berkomentar pada thread tersebut saya jadi sedikit percaya.

Meski sedikit percaya saya masih belum merasa puas. Saya kemudian mencoba membuktikan keaslian penampakan Nyi Roro Kidul dalam foto tersebut melalui kemampuan analisa yang saya miliki. Dan hasilnya mengejutkan. Foto tersebut memang benar-benar asli diambil langsung dari kamera tanpa olah digital sedikitpun. Ini hasil analisa saya:

Saya sendiri meyakini jika memang foto yang di-upload oleh Agan Fauzieuy ini memang asli. Namun, saya sendiri masih menyangsikan bahwa sosok halus yang ada dalam foto tersebut adalah Nyi Roro Kidul sesungguhnya. Pasalnya sosok tersebut tampak begitu biasa, tak terlalu cantik, tak seperti sosok Nyi Roro Kidul yang dipercaya memiliki aura dan wajah yang menawan. Saya juga beranggapan bahwa bisa saja sosok halus yang muncul dalam foto tersebut adalah seorang jin yang menyerupai dandanan ratu. Bukankah jin dan syetan penuh dengan tipu muslihat? Bagaimana dengan Anda? Apakah percaya jika sosok wanita bergaun hijau dalam foto tersebut adalah benar-benar penampakan Nyi Roro Kidul?

Sumber: http_kisahasalusul(dot)blogspot.com/2015/07/penampakan-nyi-roro-kidul-asli-ini_html

Jumat, 13 November 2015

Nyi Roro Kidul Diyakini Bisa Ditemui Di 5 Lokasi Ini, Di Mana Saja?

Ratu Pantai Selatan yakni Nyi Roro Kidul merupakan sosok dewi legendaris Indonesia yang begitu terkenal dengan berbagai mitos-mitosnya yang misterius. Kedudukan Nyai Loro Kidul sebagai Ratu-Lelembut tanah Jawa menjadi motif populer dalam cerita rakyat dan mitologi. keberadaan Nyi Roro Kidul telah mengakar dalam keyakinan sebagian masyarakat Jawa. Ia dipercaya kerap melakukan komunikasi dengan manusia. Tempat-tempat ini dipercaya menjadi lokasi favorit yang dipilih Nyi Roro Kidul untuk mengadakan pertemuan. Beberapa pihak mengakui bahwa lokasi ini menjadi pintu menuju Alam Ghaib sang Ratu. Dimana saja tempat-tempat tersebut?

1. Hotel Inna Samudera, Jawa Barat


 
Hotel ini terletak di Sukabumi, kawasan Pelabuhan Ratu Jawa Barat dan dibangun oleh Presiden Soekarno di tahun 1962. Dahulu namanya adalah Samudera Beach Hotel yang hanya menjadi tempat-tempat kaum kelas atas menghabiskan akhir pekannya. Hotel ini menjadi salah satu hotel yang istimewa, namun bukan karena menjadi hotel kaum bangsawan, namun karena ada kamar 308 yang dianggap misterius karena dipercaya menjadi tempat peristirahatan Nyai Roro Kidul.

Berbeda dengan kamar lainnya yang disewakan untuk menginap, kamar 308 ini dibiarkan kosong begitu saja. Namun meski tidak berpenghuni, pihak hotel selalu menjaga dengan baik untuk menyenangkan sang ratu pantai. Nuansa kamar pun diatur sedemikian rupa dengan dominasi warna hijau yang dipercaya sebagai warna favorit Roro Kidul.

Jika ada pengunjung yang ingin mampir, maka harus melakukan sejumlah persyaratan yang dtelah ditentukan seperti mengucapkan salam saat masuk dan keluar kamar, tidak boleh berisik atau membuat kegaduhan, tidak boleh menyampah, tidak boleh berada di kamar selama lebih dari sejam, dan khusus wanita yang sedang haid dilarang masuk.

Biasanya pengunjung yang datang ke kamar ini membawa hadiah untuk ratu. Kamar ini juga kerap dijadikan tempat semedi oleh para pengunjung. Bila ingin bersemedi di kamar misterius ini, Anda akan dikenakan tarif Rp125.000 untuk semedi selama satu jam. Pengunjung memang tidak boleh berlama-lama di kamar ini karena dikhawatirkan sang ratu merasa terganggu. Namun bila Anda memang sedang menginap di hotel ini, Anda sama sekali tak dikenakan tarif sepeserpun tapi tetap harus mematuhi syarat yang telah ditentukan.

2. Keraton Surakarta Hadiningrat

Keraton ini terletak di pusat Kota Solo dan didirikan oleh Susuhunan Pakubuwono II (Sunan PB II) pada tahun 1744. Keraton ini merupakan pengganti Istana/Keraton Kartasura yang porak-poranda akibat Geger Pecinan 1743.  Kompleks bangunan keraton ini masih berfungsi sebagai tempat tinggal sunan dan rumah tangga istananya yang masih menjalankan tradisi kerajaan hingga saat ini.      

Di kalangan masyarakat sekitar berkembang mitos bahwa Sangga Buwana dulunya merupakan tempat pertemuan Raja dengan penguasa laut selatan, Nyi Roro Kidul. Masyarakat juga meyakini bahwa semua bangunan yang berdiri di Solo tidak boleh melebihi Sangga Buwana yang memiliki ketinggian sekitar 35 meter.

Menurut cerita, Panggung Sangga Buwana yang ada di kraton ini menjadi tempat bercengkerama antara sultan Surakarta dengan Kanjeng Ratu. Sang Ratu akan menunjukkan wajah sebagai perempuan muda dan cantik pada saat bulan muda. Namun, lama-kelamaan wajahnya akan terlihat berangsur - angsur memburuk.

Bahkan, saat memasuki kompleks utama yang berada setelah Gladag, pengunjung harus merlepas alas kaki yang digunakan. Pengunjung dipaksa berjalan tanpa alas kaki di atas pasir yang memenuhi pelataran halaman kompleks utama. Pasir-pasir ini konon dibawa langsung dari Pantai Selatan.

Selain itu, kepercayaan terhadap Kanjeng Ratu Kidul juga diwujudkan lewat tari Bedaya Lambangsari dan Bedaya Semang yang diselenggarakan untuk menghormati serta memperingati Sang Ratu. Penghayatan mitos Kanjeng Ratu Kidul tersebut tidak hanya diyakini dan dilaksanakan oleh pihak keraton saja, tapi juga oleh masyarakat pada umumnya di wilayah kesultanan.

3. Keraton Yogyakarta

Di dalam lingkungan Keraton Yogyakarta, ada sebuah bangunan di Kompleks Taman Sari (Istana Bawah Air), yakni sekitar 1 KM sebelah barat Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, yang dinamakan dengan Sumur Gumuling. Tempat ini diyakini sebagai tempat bertemunya sultan dengan Ratu Pantai Selatan, Kanjeng Nyi Roro Kidul.

Salah satu bentuk penghayatan yang dilakukan oleh Keraton, baik Keraton Yogyakarta maupun Keraton Surakarta adalah pementasan tarian yang paling sakral di Keraton, yakni Bedoyo Ketawang, yang diselenggarakan setahun kali saat peringatan Hari Penobatan para raja. Dalam tarian itu, sembilan orang penari mengenakan pakaian tradisional pengantin Jawa, serta mengundang Nyi Roro Kidul dan menikahi susuhan. Konon, sang ratu akan muncul secara gaib dalam wujud penari kesepuluh yang terlihat berkilauan dibandingkan penari lainnya.

4. Vihara Kalyana Mitta

Vihara Kalyana Mitta ini berlokasi di Jalan Pekojan 1 No. 65, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Vihara ini memiliki keunikan tersendiri, ternyata kisah Nyai Roro Kidul juga sampai di Jakarta. Di Vihara Kalyana Mitta, Pekojan, Jakarta Barat, terdapat satu tempat pemuliaan untuk Nyai Roro Kidul.

Dilansir dari situs resmi Vihara Kalyana Mitta, ruangan yang ada di lantai bawah atau altar dewa-dewi vihara ini, disana dapat terlihat lukisan Kanjeng Ratu lengkap dengan dupa, keris, dan alat sesajen lainnya. Tidak cuma Kanjeng Ratu Selatan, selain itu juga bisa melihat tempat pemuliaan Eyang Surya Kencana, Raden Ratu Prawira Negara, dan yang menjadi tempat doa utama di vihara ini adalah Kwan Im Pho Sat.

5. Pantai Parangtritis

Pantai Parangtritis menyimpan banyak legenda tentang penguasa laut selatan, Nyai Roro Kidul. Sebagian orang percaya bahwa pengunjung dilarang mengenakan pakaian berwarna hijau saat berada di pantai ini. Karena mitosnya seseorang yang memakai baju hijau akan menjadi sasaran Nyai Roro Kidul untuk dijadikan pengikutnya.

Setiap malam satu suro pantai ini akan ramai dikunjungi wisatawan yang ingin menyaksikan upacara adat untuk merpersembahan sesajian. yang akan dilepas kelaut.

Percayakah Anda? ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa keberadaan Nyi Roro Kidul hanyalah simbol yang tidak nyata bentuk fisiknya. Salah satu analisis seperti itu dikemukakan oleh Y. Argo Twikromo. Dalam bukunya yang berjudul Ratu Kidul, Argo menyebutkan bahwa masyarakat adalah sebuah komunitas tradisi yang mementingkan keharmonisan, keselarasan, dan keseimbangan hidup. Karema hidup ini tidak terlepas dari lingkungan alam sekitar, maka memfungsikan dan memaknai lingkungan alam sangat penting dilakukan.

Minggu, 11 Oktober 2015

Pesugihan Nyi Blorong dan Tumbal Anak Manusia

Modernisasi yang semakin luar biasa berkembang di zaman ini, rupanya tak sebanding dengan perubahan tingkat intelegensi seluruh penduduk bumi. Keyakinan mengenai hal ghaib masih saja banyak dimiliki. Salah satunya terkait dengan kepercayaan mendapatkan kekayaan lewat pemujaan atau lebih dikenal dengan istilah pesugihan. Dari banyaknya mitos seputar pesugihan yang dipercayai, pesugihan Nyi Blorong merupakan salah satu yang unik. Uniknya seperti apa? Simak uraiannya berikut ini!

Pesugihan Nyi Blorong

Seperti dijelaskan dalam artikel sebelumnya mengenai asal usul Nyi Blorong, dapat kita ambil kesimpulan bahwa sosok Nyi Blorong memang merupakan contoh perwujudan setan yang benar-benar nyata. Ia ditugasi oleh Ratu Pantai Selatan Nyi Roro Kidul untuk menyesatkan umat manusia yang tergiur akan kekayaan yang diperoleh dengan cara mudah, tanpa kerja, dan instan.

Pesugihan Nyi Blorong -begitu banyak orang menyebutnya-, merupakan salah satu bentuk penyesatan yang syetan sediakan. Melalui pesugihan ini, orang bisa mendadak kaya, memiliki milyaran rupiah, rumah, dan semua keinginan duniawinya dapat tercapai.

Untuk memperoleh pesugihan Nyi Blorong, seseorang harus sepenuh hati menghamba pada sang iblis betina ini. Salah satu bentuk penghambaan tersebut adalah dengan melakukan sebuah ritual bernama ritual “Cawis Sesaji”.
Ritual cawis sesaji adalah ritual yang dilakukan di dalam kamar oleh seorang yang memiliki pesugihan untuk mengundang kehadiran Nyi Blorong. Dalam ritual ini, Nyi Blorong yang hadir akan mewujudkan diri menjadi seorang gadis cantik jelita bergaun hijau dan berambut panjang. Ritual tersebut akan dilanjutkan dengan hubungan badan yang dilakukan antara si pemuja dengan Nyi Blorong.

Saat berhubungan badan, wajib hukumnya bagi si pemuja untuk memastikan tak ada satu orang pun anggota keluarganya dapat masuk atau mengintip ke dalam kamar. Karena jika hal itu sampai terjadi, si pemuja akan mati seketika.
Pernah suatu kejadian, seorang istri yang penasaran dengan suaminya yang sering meminta dirinya untuk tidak masuk ke kamar pada hari-hari tertentu mencoba mengintip ke dalam kamar melalui celah di flapon kamarnya. Prosesi yang dilalui suaminya saat mengundang kehadiran Nyi Blorong dan kedatangannya ia saksikan dengan seksama. Hingga pada prosesi hubungan badan, si istri tersebut menjerit karena melihat suaminya tengah bergelut dengan seekor ular raksasa berwarna hijau. Seketika menjerit, si suami tersebut langsung diterkam oleh si ular dan mati. Si ular hilang, dan suaminyapun tak bernyawa lagi.
Setelah berhubungan badan, Nyi Blorong akan pergi dengan terlebih dahulu meninggalkan beberapa sisik tubuhnya. Sisik-sisik ular tersebut akan berubah menjadi kepingan-kepingan koin emas asli sebagai hadiah bagi si pemuja.

Tumbal Pesugihan Nyi Blorong

Koin-koin emas yang diberikan pada si pemuja ternyata tidak diberikan secara cuma-cuma, dalam pesugihan Nyi Blorong, si pemuja wajib mengeluarkan wadal atau tumbal yang tak lain adalah anggota keluarganya sendiri, entah itu anak, istri, ayah, ibu, keponakan, dan lain sebagainya. Wadal tersebut dikeluarkan setiap tahun sekali.

Bagi Nyi Blorong, wadal atau tumbal yang diberikan si pemuja akan ia gunakan sebagai alat untuk menambah kesaktian dan kecantikannya. Wadal tersebut ia juga dapat dimanfaatkan sebagai budaknya di laut kidul sana.

Adapun dalam kematian si tumbal, biasanya akan terjadi karena penyebab yang tidak umum, seperti mendadak sakit, kecelakaan, atau karena sebab lain. Saat setelah dikuburkan jasad yang menjadi wadal itupun umumnya akan berubah menjadi batang pisang. Jasad aslinya ditukar dan dibawa secara ghaib ke kerajaan Nyi Blorong sebagai persembahan.

Suatu kondisi apabila si pemuja tak mampu menyediakan wadal, Nyi Blorong akan mengambil nyawa si pemuja tersebut sebagai gantinya. Ini merupakan kontrak mati yang memang telah disepakati kedua belah pihak. Setelah kematian si pemuja, harta yang ditinggalkan juga sedikit demi sedikit hilang, tanpa keberkahan.

Nah, itulah sekilas tentang pesugihan Nyi Blorong yang dapat saya sampaikan. Dari artikel ini, sepatutnya kita bisa menyadari bahwa jika kita ingin hidup berkecukupan, kerja keras merupakan modal yang paling utama. Mengandalkan pesugihan sama halnya dengan menukar masa depan kita di alam akhirat dengan neraka sepenuhnya. Semoga mencerahkan.

Senin, 05 Oktober 2015

Asal Usul Nyi Blorong dan Legenda Pesugihannya

Selain Nyi Roro Kidul, Nyi Blorong juga merupakan salah satu sosok legenda dalam  mitologi bangsa Indonesia yang sudah cukup dikenal. Sosok berparas cantik dengan tubuh setengah ular ini, diketahui merupakan seorang panglima terkuat yang dimiliki kerajaan ghaib Pantai Selatan. Selain dikenal memiliki kesaktian yang sangat luar biasa, ia juga punya banyak bawahan jin yang tak kalah digdaya. Berikut ini, sekilas kita akan membahas seputar asal usul nyi blorong beserta legendanya. Silakan disimak!

Asal Usul Nyi Blorong

Banyak ahli spiritualis -disertai dengan legenda yang selama ini beredar- menyebut jika Nyi Blorong sejatinya merupakan putri pertama Nyimas Dewi Rangkita yang bernama Nyimas Dewi Anggatri. Nyimas Dewi Rangkita sendiri ialah cucu dari Raja Caringin Kurung ke 11, Prabu Jaya Cakra.
 
Nyimas Dewi Anggatri atau Nyi Blorong dulunya adalah seorang gadis nan cantik jelita. Namun, karena dibesarkan di lingkungan keraton yang serba berkecukupan, ia kemudian tumbuh menjadi wanita yang angkuh dan jahat. Karena kejahatannya itu, ia diusir dari keraton milik kakeknya. Ia kemudian mengasingkan diri di hutan selatan dan dimulailah kisah asal usul Nyi Blorong ini.  

Suatu saat dalam perjalanan di dalam hutan, ia tak sengaja melalui sebuah gerbang ghaib yang membawanya masuk ke dalam kerajaan jin milik ratu segara selatan, Nyi Roro Kidul. Mengetahui jika ada manusia yang masuk ke dalam kerajaannya, prajurit kerajaan kemudian menangkap Nyimas Dewi Anggatri dan membawanya ke hadapan sang ratu.

Mendengar cerita dan kisah hidupnya, Nyi Roro Kidul kemudian merasa iba. Kanjeng Ratu Kidul kemudian mengangkat Nyimas Dewi Anggatri menjadi anaknya dan menganugerahkan kesaktian siluman ular padanya. Nyi Roro Kidul pun merubah nama si gadis yang tadinya Nyimas Dewi Anggatri itu menjadi Nyi Blorong.

Pada mulanya, Nyi Blorong hanya dianggap sebagai gadis biasa, namun karena kepiawaiannya dalam memimpin, berperang, serta bekal kesaktian ularnya, Nyi Roro Kidul kemudian memberikan kepercayaan padanya untuk menjadi pemimpin batalion dalam satuan prajurit yang dimiliki kerajaan. Seiring dengan keberhasilannya dalam memimpin, Nyi Blorong secara bertahap kemudian dipercaya menjadi panglima tertinggi dalam pertahanan keraton kerajaan Pantai Selatan.

Mitos lain menyebut jika saat bulan purnama, kesaktian dan kecantikan Nyi Blorong bakalmencapai puncaknya. Ia bisa dengan mudah berubah wujud menjadi sosok wanita cantik berkebaya hijau. Namun, saat bulan mulai mengecil, ia dengan sendirinya akan berubah menjadi sosok ular raksasa yang mengerikan.
 

Legenda Pesugihan Nyi Blorong

Menurut kepercayaan masyarakat Jawa, Nyi Blorong merupakan bawahan Nyi Roro Kidul yang selain menjadi panglima tertinggi, juga memiliki tugas untuk menyesatkan manusia. Penyesatan yang mereka lakukan adalah dengan memberikan pesugihan atau kekayaan dengan jalan yang sesat. Bagi manusia yang terbawa nafsu, pesugihan nyi blorong ini tentu akan sangat menggiurkan.

Dalam pesugihannya itu, Nyi Blorong selalu datang ke rumah orang yang memujanya. Ia kemudian akan meminta si empunya rumah untuk berhubungan badan dengannya dalam kamar khusus. Dalam kamar tersebut, si empunya rumah akan melihat Nyi Blorong dalam wujud gadis cantik, namun jika ada yang mengintip, mereka akan melihat si empunya rumah tengah berhubungan badan dengan seekor ular raksasa.

Setelah melakukan ritual berhubungan badan, Nyi Blorong akan pergi dengan meninggalkan beberapa keping emas yang sebetulnya merupakan sisik ular miliknya.

Sebagai ganti dari kekayaan yang diperolehnya dengan mudah, si empunya rumah memiliki kewajiban untuk memberikan tumbal anggota keluarganya. Seseorang yang ditunjuk menjadi tumbal akan mati dengan penyebab yang ada-ada saja. Adapun tumbal tersebut bagi sebagian spiritualis akan diambil dan digunakan sebagai budak di kerajaan Pantai Selatan.

Nah, itulah sekilas tentang asal usul Nyi Blorong beserta legenda pesugihannya yang mendunia. Semoga dengan membaca artikel ini kita semua bisa sadar dan menjauhi jalan-jalan maksiat yang memang sedemikian rupa dibuat indah oleh para setan. Semoga bermanfaat. 

Kamis, 10 September 2015

5 Hal yang Harus Kamu Lakukan Jika Ketemu Pocong, Apa Saja ?


Pocong ialah hantu dari Indonesia yg amat menakutkan, umumnya nih pocong mukanya seram & sealalu gentayangan tengah malam hri bersama cirikhas loncat loncat (seperti di film film) pastinya anda seandainya lagi jalan tengah malam tengah malam gak ingin kan ketemu pocong, tapi kalau terlanjur ketemu pocong ada baiknya anda jalankan sekian banyak factor berikut ini. 

1. LEMPAR Gunakan BATU
Mengapa mesti dilempar gunakan batu? Langkah ini mesti anda melaksanakan tuh pocong benar benar pocong atau bukan, kan sanggup aja tuh pocong cuman bohongan yg hannya ingin nakut nakutin anda

2.Lepaskan tali pocongnya
Sesudah anda lempar gunakan batu nyata-nyatanya tuh pocong benaran original kalau anda gak takut cobalah deh anda tawarin jasa utk buka tali pocongnya, rata-rata kan pocong yg gentayangan tuh cari orang yg ingin bukain tali pocongnya siapa aja tuh pocong sengaja cari anda buat minta tolong bukain tali pocongnya kan si pocong akan terima kasih banget sama anda

3.Diam
Bila anda ketemu pocong mencoba deh anda diam & gak usah ngapa ngapain tar serta pocongnya bosan serta liat anda diam gak bergerak hasilnya lari deh tuh si pocong. 

4.Baca Doa
Nah seandainya anda pandai doa doa buat usir hantu ada baiknya anda baca biar tuh si pocong takut & serentak lari. 

5. Lari
Ini yaitu factor penting yg mesti anda melakukan apabila ketemu pocong & anda merasa takut banget & gak mampu jalankan hak factor yg di atas tadi. Menjadi lari sekuat kuatnya hingga anda gam ketemu lagi tuh sama si pocong. 

Ingat ya gak ada info di Televisi di mana manusia di bunuh hantu atau pocong : p

Rabu, 09 September 2015

Ini Alasan Kenapa Tali Pocong Harus Dilepas, Jika Tidak ini Yang akan Terjadi ?


Jenazah jadi hantu genyangan karena tali kain kafan atau pocong tak dilepas sering dijadikan bahan untuk menciptakan mitos di masyarakat, bahkan beberapa dijadikan inspirasi film horor yang melanggengkan mitos tak dilepaskannya tali pocong.
Lantas bagaimana kajian Islam secara syariah terkait melepas tali pocong setelah jenazah dikuburkan?
Pemahaman itu penting diketahui agar tak menimbulkan mitos atau Khurafat yaitu menghubungkan suatu peristiwa yang terjadi dengan suatu perkara yang menutup akal.
Dikutip dari Nu.online, muslim yang sudah meninggal perlu dilepas semua yang melekat ditubuhnya mulai dari pakaian luar-dalam, sepatu, dasi, alasan sederhana pertama dilepas untuk memudahkan saat jenazah dimandikan.

Kedua, melepas segala keduniaan dengan harapan dilonggarkan dari segala kesulitan. Tak hanya pakaian, perlu juga melepas apa saja yang menggantung, tersemat, atau melingkar seperti kalung, cincin, gelang, atau anting termasuk tali ikat kain kafan.
Dasar seperti apa? berikut beberapa referensi yang membahas soal melepas tali pocong dan tali kafan.
Romli dalam Nihayatul Muhtaj :
“Bila mayat sudah diletakkan di kubur, maka dilepaslah segenap ikatan dari tubuhnya berharap nasib baik yang membebaskannya dari kesulitan di alam Barzah, karenanya, makruh hukumnya bilamana ada sesuatu yang mengikat bagian tubuh jenazah baik jenazah anak-anak maupun jenazah dewasa,”
Terus buat apa melepas ikat tali kafan jenazah anak kecil. Dia kan belum punya dosa? Syekh Ali Syibromalisi dalam Hasyiyah atas Nihayah menyebutkan, mencopot segala ikatan dari tubuh memang tidak mesti bertujuan melonggarkannya dari siksaan dosanya.

Sedangkan Hasyiyah al-Qalyubi I/384 menyebutkan; “Saat diletakkan dalam kubur ikatannya dilepas; artinya tali-tali pengikatnya saja, bukan kain kafannya karena unsur tafaa-ul diharapkan dengan dilepasnya ikatan kafan ‘bencana’ yang ada pada mayat juga terlepas,”
Dikatakan pula’ Dimakruhkan membiarkan sesuatu yang masih terikat ada pada janazah dalam kuburnya. Menurut Pustaka Sunni-Salafiyah;
Satu diantara beberapa tata cara saat menguburkan jenazah yaitu melepas ikatan kafan mayit pada kepala mayit dan membuka kafan yang menutupi pipi mayit lalu menempelkannya ke tanah.

Minggu, 06 September 2015

Kisah Mengejutkan Penjaga Watu Ulo, Saksi Hidup Nyi Roro Kidul


Siapa yang tak tahu wisata Pantai Watu Ulo yang terletak di Kecamatan Ambulu Jember? Tempat ini memang sangatlah melegenda, khususnya mereka yang berada di Jawa Timur, khususnya sekitar Kota Jember. Keindahan tempat ini sudah buan rahasia lagi, mengingat memang banyaknya pengunjung yang datang menikmati keindahan watu ulo.

Yang menjadi daya tarik pada tempat ini adalah cerita asal-usul Watu Ulo yang memang sangat menjadi misteri sendiri. Banyak hal yang terkadang sulit dinalar. Akan tetapi saat tim merdeka.com datang ke sana dan bertemu dengan juru kunci Watu Ulo (7/9), semua menjadi semakin menarik. Tidak sedikit cerita-cerita mistik yang ada di sekitar Pantai Watu Ulo.

Penjaga atau juru kunci Watu Ulo ini bernama Anshori (38) yang memang mengaku sudah menjadi bagian dari pantai ini sejak kecil. Menurut penuturan Anshori, banyak hal ghoib yang terjadi di Watu Ulo ini. Salah satu yang mencengangkan adalah ketika dia bertemu dengan Ratu Pantai Selatan atau Nyi Roro Kidul.

Tak hanya itu, Anshori pun ternyata juga memiliki keistimewaan yang tidak semua orang punya. Dia mampu melihat dunia ghaib dan masuk ke alam 'mereka'. Lantas seperti apa kisah mengejutkan Anshori yang mengaku pernah bertemu dengan penguasa pantai Selatan? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
1.Bertemu Nyi Roro Kidul dengan puasa

Anshori bisa dikatakan memiliki indra keenam yang sangat tajam. Pria yang memang asli penduduk Ambulu tersebut mengungkapkan bahwa pernah berjumpa dengan Nyi Roro Kidul. Hal tersebut dijelaskan bahwa kala itu dia tengah melakukan tirakat dan puasa selama 41 hari.
Di hari ke-41, Anshori tiba-tiba dikagetkan dengan adanya penampakan sosok wanita cantik jelita. Seluruh pakaiannya berwarna hijau lengkap dengan senyumnya yang menawan. Entah apa yang dilakukan Anshori, mereka hanya berdiam diri saling memandang.
Saat tim merdeka.com bertanya lebih lanjut mengenai apa yang dilakukan Nyi Roro Kidul di hadapannya, Anshori hanya tersenyum dan tak ingin membeberkan lebih banyak.
2.Kesaksian batu bergoyang

Tak hanya mengaku sebagai saksi keberadaan Nyi Roro Kidul, Anshori mengungkapkan bahwa batu yang menjulur ke bibir pantai dengan sebutan Watu Ulo itu sebenarnya tidaklah berdiam diri.
Penuturan Anshori, jika seseorang memiliki indera yang tajam maka akan melihat bagaimana Watu Ulo itu bergerak, bahkan bergoyang-goyang layaknya ular yang tengah berjalan. Akan tetapi hal tersebut hanya terjadi di hari-hari tertentu.
3.Keberadaan harta melimpah

Anshori lagi-lagi memberikan penuturan yang memang sulit dipercaya. Namun dengan kekuatan supranatural serta ketulusan hatinya, Anshori mengungkapkan bahwa di dalam batu besar Watu Ulo terdapat banyak sekali perhiasan mewah, seperti intan, berlian, mutiara, dan lain sebagainya.
"Itu semua miliki Ratu Pantai Selatan yang memang sengaja ditaruh di bawah Batu," ujar Anshori pada tim  (7/9).
Namun tidak ada satu pun orang yang berani mengambil perhiasan atau harta tersebut karena memang tidak pernah diijinkan olehnya.
4.Keistimewaan Anshori

Saat tim  mengonfirmasi bagaimana dia mampu bercerita panjang lebar mengenai seluk beluk Watu Ulo dan Nyi Roro Kidul yang fenomenal, dia menjawab dengan enteng.
"Ini adalah modal dan keistimewaan saya di bandingkan kebanyakan orang," ujar Anshori seraya menunjukkan kerutan dahinya yang membentuk lafadz Allah.
Dia mengatakan bahwa hal itu adalah lambang bahwa dirinya memang makhluk Allah yang sangat bersyukur mendapat karunia kerutan seperti itu. Banyak yang tidak menyadari adanya kerutan bertuliskan Allah tersebut, namun jika diperhatikan, memang benar adanya.
Itu juga yang membuat Anshori selalu ingin dekat dengan Yang Maha Kuasa dan yakin bahwa Allah telah memberinya kelebihan yang tidak dimiliki sembarang orang. Salah satunya adalah melihat hal ghaib di sekitarnya.

5.Mati Suri
Saat kecil, Anshori mengaku pernah beberapa kali mengalami mati suri, alias bangkit dari kematian. Yang terakhir adalah saat dia melakukan tirakat atau sebuah ritual di sekitar pantai dan dia tiba-tiba tak sadarkan diri.
Seingatnya, dia telah diizinkan oleh Yang Maha Kuasa untuk melihat surga dan neraka terlebih dahulu. Usai itu, dia dikembalikan ke dunia dan bersatu lagi dengan tubuhnya.
6.Kerajaan ghaib Pantai Selatan
 
"Jika orang memiliki kemampuan supranatural, di sini adalah gerbang besar dan megah menuju kerajaan milik Nyi Roro Kidul," ujar Anshori seraya menunjuk ke arah warung usang tak berpenghuni di tepian pantai.
Sementara di sebelahnya adalah pasar yang terletak di sekitar Kerajaan Pantai Selatan dengan banyak orang berlalu lalang. Namun sekali lagi dia mengungkapkan bahwa tidak sembarang orang mampu melihat itu.
Terlepas dari itu semua, Anshori mengungkapkan bahwa semuanya terjadi karena kehendak Yang Maha Kuasa. "Tidak ada yang bisa mengalahkan kuasa Allah. Siapapun orangnya. Saat manusia berkehendak, sebaiknya selalu meminta perlindungan pada Allah, bukan yang lain. Karena Ridho Allah adalah yang paling berkuasa di atas bumi ini," ujar Anshori mengiringi perjalanan tim  mengakhiri penelusuran ke 'ruang misterius' Pantai Watu Ulo.