Tampilkan postingan dengan label balasan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label balasan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Mei 2016

Masya Allah….Inilah Balasan Seorang Istri yang Bekerja untuk Membantu Suaminya, Bantu Bagikan Ya

perempuan ini galau. namanya zainab as - saqafiyyah. wujud muslimah salehah yang jadi istri salah satu teman nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. tidak hanya salehah, dia pula menggambarkan sedikit di antara muslimah yang menekuni dunia bisnis dan juga niaga. dia jadi pengrajin, dan juga menjual hasil kerajinan tangannya.

dari hasil penjualan kerajinan tangannya itu pula, zainab as - saqafiyyah dapat membagikan makan kepada anak - anaknya dan juga membiayai kehidupan si suami. di situlah dini mula munculnya kegalauan dalam pribadinya. alasannya, karena membagikan hasil berdagangnya kepada anak dan juga suaminya itu, dia tidak sering bersedekah.

“sesungguhnya, engkau dan juga anak kita menghalangiku dari bersedekah di jalur allah, ” demikian tuturnya pada sesuatu kala kepada si suami. pintanya kepada imamnya yang menggambarkan salah satu teman nabi opsi, “tolong tanyakan kepada nabi, ‘jika yang kulakukan ini tercantum kebaikan, saya hendak melanjutkannya. dan juga, bila bukan tercantum kebaikan, saya hendak menyudahi mengerjakannya. ’”

dalam jenak, wujud suami yang kecil betisnya tetapi sangat agung timbangan amal kebaikannya membalas perkataan istrinya, “aku juga tidak suka bila engkau melaksanakannya bahwa benar tidak terdapat pahala bagimu. ”

hingga, suami saleh yang kita tahu dengan ‘abdullah bin mas’ud radhiyallahu ‘anhu ini juga menyambangi si nabi dan juga mengantarkan persoalan terpaut amalan yang dicoba istrinya itu. jawab si nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana disebutkan dalam hilyatul auliya’ dan juga dilansir oleh dokter. thal’at muhammad ‘afifi salim dalam diary kehidupan shahabiyah ini, “nafkahilah mereka (anak dan juga suami) , sebetulnya bagimu pahala yang engkau infaqkan buat mereka. ”

demikian seperti itu salah satu peristiwa agung yang terjalin dalam belantara hikmah teman nabi yang dimuliakan allah ta’ala. yakni keadaan yang tentu dialami pula oleh sebagian kalangan muslimin akhir era serupa kita ini.

hingga di antara hikmah rabbani yang dapat diambil dari cerita luar biasa ini merupakan tentang amal saleh yang tentu memperoleh balasan kebaikan. kalau pembiayaan yang dikasih oleh zainab as - saqafiyyah bagaikan seseorang istri kepada ‘abdullah bin mas’ud bagaikan seseorang suami dan juga anak - anaknya terkategori bagaikan amal saleh yang pahalanya selayak sedekah.

tentu, keadaan ‘abdullah bin mas’ud yang tidak memperoleh pemasukan yang cukup buat menafkahi anak dan juga istrinya tidaklah pembenaran untuk generasi kita buat bermalas - malasan. kalau dia telah mengupayakan yang tersadu, dan juga telah mewakafkan diri dan juga jiwanya kepada allah ta’ala dan juga rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.



(sumber: keluargacinta.com)

Senin, 25 April 2016

Siapa yang Berzina, Dia Akan Dibalas Seperti Itu di Rumahnya

Berbeda dengan larangan lainnya, dalam melarang zina Allah menggunakan kalimat “jauhilah zina.” Selain terbukti zina bisa mendatangkan penyakit menular dan menjijikkan, balasan zina ternyata bisa terjadi di rumah pelakunya.

Hal itu dibuktikan dalam sebuah catatan laporan kepolisian.




Dua orang lelaki bersepakat dalam maksiat. Setan menggoda dan mendorong keduanya.

Kesalahan keduanya adalah karena keduanya telah menikah.

Salah seorang dari mereka suatu hari berpetualang.

Seorang wanita menghubunginya… Hubungan haram terjadi antara keduanya.

Dia berjanji kepada wanita untuk menghabiskan malam bersamanya suatu saat nanti.

Demi keamanan, lelaki ini beralasan kepada isterinya bahwa dia mempunyai pekerjaan yang harus diselesaikan. Dia menyuruh isterinya agar pulang ke rumah orang tuanya. Istri pun menurut.

Lelaki serigala pengkhianat ini pergi menjemput pacarnya di tempat yang telah dijanjikan.

Si wanita ini berkata, “Kita duduk dulu di taman, kemudian sesudah itu pulang ke rumah.” Serigala ini mengangguk.

Sesampainya di rumah, wanita itu memintanya agar membeli makanan dan minuman terlebih dahulu.

Dia pun pergi ke salah satu rumah makan untuk membeli pesanan sang kekasih.

Di tengah jalan, mobil polisi menghentikan mobilnya.

Pak polisi berkata, “Anda telah melanggar rambu lalu lintas. Matikan mobilmu dan ikutlah bersama kami.”

Dia menuruti ucapan bapak polisi.

Sesampainya di kantor polisi, dia meminta izin untuk menghubungi karibnya. Di pojok ruangan dia mengontak teman karibnya.

“Aku mohon…di rumahku ada seorang wanita… makan malam ada di mobil… dan mobil ada di tempat ini… Ambillah makam malam di mobil, dan pergilah ke rumah. Lanjutkan rencana. Jika kamu telah memangsanya, pulangkan dia ke rumahnya. Aku takut isteriku pulang dan aibku bisa terbongkar.”

Karibnya menjawab, “Tenang saja, asalkan ada mangsa.”

Teman karib ini melesat ke rumah sahabat dekatnya.

Apa yang dia lihat?

Tamparan apa yang dia terima?

Pukulan apa yang dia terima?

Pemandangan yang menyesakkan

Dia menemukan isterinya di rumah sahabat karibnya. Ternyata selama ini isterinya berselingkuh dengan sahabat karibnya yang sekarang berada di kantor polisi.

Dia terpukul dan berteriak, “Kamu aku talak tiga…empat, bahkan seribu..!!!”

Apa gunanya semua itu bagimu?


Siapa yang menggali lubang, dia pasti terperosok ke dalamnya.


Jagalah dirimu, niscaya isterimu pun terjaga dari yang haram

Jauhilah perkara yang tidak pantas bagi seorang muslim

Sesungguhnya zina itu adalah hutang. Jika kamu berhutang,

Maka ketahuilah kamu pasti membayarnya dari keluargamu

Barangsiapa berzina di suatu kaum dengan dua ribu dirham, niscaya akan terjadi zina di keluarganya dengan gratis.

Barangsiapa berzina, niscaya dia akan dibalas sepertinya, di rumahnya.

Jika kamu – wahai orang ini – berakal, maka mengertilah

Wahai perusak kehormatan masyarakat, pengikut

Jalan kerusakan, engkau tidak tanpa kemuliaan

Jika engkau adalah orang merdeka dari keturunan orang yang mulia niscaya engkau tidak merusak kehormatan seorang muslim.


Kisah di atas bersumber dari tulisan Khalid Abu Shalih dalam buku Waspadalah Putriku, Serigala Mengintaimu! sebagaimana dimuat di Syahida.




[Sumber: Siyasa/Tarbiyah.net]

Kamis, 24 Maret 2016

KETAHUILAH 36 BALASAN INILAH YANG HARUS DIPERTANGGUNG JAWABKAN BAGI YANG SUKA BERBUAT MAKSIAT BANTU SEBARKAN AGAR DAPAT DIJADIKAN UNTUK RENUNGAN MAHALNYA NERAKA, MURAHNYA SURGA

 Dalam hidup ini, kita tidak mampu lepas dari yang namanya salah dan juga pula khilaf. namun apabila sering berbuat maksiat, itu lain cerita. Maksiat menggambarkan perbuatan yang sifatnya disengaja, sebaliknya khilaf dan juga salah bisa jadi menggambarkan sesuatu yang tidak disengaja.

Berbuat takwa ataupun maksiat memiliki konsekuensi masing - masing buat para pelakunya. apabila berbuat kebaikan ataupun takwa mampu mendatangkan pahala dan juga pula kemudahan dalam hidup di dunia, setelah itu bagaimanakah akibat buat orang yang melakukan maksiat tidak hanya berbuah dosa?

Syeikh Abdul fatah Abu Ghuddah mengutip penjelasan Imam Ibnul Qayyim angkatan laut (AL) Jauziyah dalam angkatan laut (AL) Jawab angkatan laut (AL) Kafi berkaitan tentang akibat kurang baik yang hendak diterima oleh orang yang melakukan maksiat. tidak tanggung - tanggung dalam penjelasan itu disebutkan ada 36 akibat yang hendak dirasakan oleh mereka yang tetap berbuat maksiat, entah itu yang besar maupun yang kecil. Berikut merupakan rinciannya.

Inilah 36 Balasan buat Yang Suka Berbuat Maksiat:


1. Rejeki jadi seret

2. hendak merasa asing dengan Allah dan juga merasa asing dengan orang lain

3. segala urusannya hendak disempitkan

4. Hati dan juga pula wajahnya hendak terlihat gelap

5. tubuh dan juga pula hatinya hendak lemah dan mudah terombang ambing

6. sangat sulit buat mengerjakan kebaikan

7. Sia - sia sudah umurnya

8. Dosa yang diperbuat hendak turun temurun hingga ke anak cucu

9. hendak sulit buat bertaubat karna lemahnya hati buat dekat pada Allah

10. Merasakan maksiat jadi semacam kesenangan

11. bakal dihinakan di hadapan Allah

12. jadi orang yang beresiko buat manusia dan juga pula makhluk lainnya

13. hendak mendapatkan kehinaan

14. benak dan juga pula akalnya rusak

15. Hatinya tidak teraliri kebaikan sedikit juga karna dosa yang mengendap

16. menemukan laknat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam

17. Tidak mendapatkan doa dari Rasulullah dan juga pula Malaikat Allah

18. Siap - siap mendapatkan siksa kubur

19. jadi orang yang suka berbuat kehancuran di bumi

20. Tidak memiliki rasa perasaan malu dan juga pula cemas hendak Allah

21. masing - masing perbuatannya hendak dijauhkan dari segala perihal yang baik

22. Terhalang pribadinya dari mendapatkan pahala

23. Allah hendak melupakan pribadinya dan juga pula membinasakannya

24. sudah lenyap nikmat dalam diri berupa nikmat iman, ibadah dan juga pula hidup

25. hendak mendapatkan malapetaka jadi adzab dari Allah

26. Hatinya hendak tetap ketakutan tanpa sebab

27. Hatinya hendak mudah terombang ambing dimana dikala hatinya sudah hidup, hingga hendak dimatikan

28. sudah ketiadaan mata hati

29. hendak tetap dibimbing hidupnya oleh syetan dan juga pula nafsu diri yang tiap dikala mengajak pada keburukan dan juga pula kehidupan duniawi semata

30. Martabat dan juga pula harga pribadinya hendak dicabut

31. Julukan baik hendak berbeda jadi julukan yang buruk

32. Keberkahan hendak lenyap dalam perihal rezeki, umur, ilmu maupun amal

33. memiliki sifat berkhianat pada suatu yang dibutuhkannya

34. hendak didekati oleh setan dan juga pula dijauhi malaikat

35. Dalam hatinya hendak tersimpan kekejian, kemunafikan dan juga pula sifat buruk

36. Hatinya hendak tetap bimbang, ragu dan juga pula penyakit hati yang membikinnya terpuruk

Jadi masih inginkah buat berbuat maksiat secara terus menerus?

Ya Allah hilangkanlah keinginan diri ini buat berbuat maksiat dan juga pula berikanlah keahlian dan keinginan buat tetap taat dan juga beribadah cuma kepadaMu.. Amiin 


Sumber:
http_silahkanshare-ya_blogspot_co_id/2016/03/ketahuilah-36-balasan-inilah-yang-harus.html

Sabtu, 20 Februari 2016

Begini Nasib White Dove Setelah Menghina Islam Dengan Komentarnya di Foto Menginjak Al-Qur'an!

 Balasan Allah hendak mengenai siapa aja yang menghina angkatan laut (AL) Quran dan juga tidak ingin bertaubat. bila tidak di dunia ini, balasan yang lebih pedih menanti di akhirat nanti.

Akun White Dove alias Dewi menggegerkan dunia maya, baru - baru ini. Dengan terang - terangan dia menghina angkatan laut (AL) Quran.

“Ya, benar wajib diinjak. karna saya sempat dengar ustad ceramah di masjid berkata Alquran merupakan pijakan hidup kita,” tulisnya di dasar photo sejoli kaki tiba mushaf.

Sontak, account White Dove lekas menuai kecaman netizen paling utama dari Kabupaten Karimun, tempat domisili Dewi. tidak cukup kecaman di Facebook, masyarakat Karimun lekas bawa permasalahan itu ke dunia nyata. White Dove alias Dewi dilaporkan ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Karimun. masyarakat mengancam, bila permasalahan tersebut tidak tuntas di MUI, mereka hendak mengatakan Dewi ke kepolisian.

Pada Senin (1/2/2016) pagi, Dewi terpanggil MUI buat disidang di Masjid Agung Karimun. Dewi dikawal ketat polisi buat mengestimasi perihal yang tidak di idamkan karna perempuan itu telah membikin marah warga setempat.

Dalam sidang, Dewi memohon maaf kepada umat Islam dan juga mengaku tidak terencana melaksanakan penghinaan tersebut.

“Saya memohon maaf,saya tidak siuman waktu menuliskan pendapat Facebook itu karna dikala menuliskan sudah larut malam dan juga mata aku mengantuk,” kata Dewi serupa dilansir BeritaKarimun.

Masyarakat Karimun yang marah kepada Dewi menuntut karyawan PT Saipem Indonesia Karimun Branch itu diusir dari Karimun. MUI juga sependapat dengan tuntutan masyarakat.

Dewi dipecat dari pekerjaannya (Beritakarimun.com)
Akhirnya, Dewi betul - betul meninggalkan Kabupaten Karimun pada Selasa (2/2/2016) siang. dia dipulangkan ke kampung tamannya di Sumatera Utara. Personel Satreskrim Polres Karimun mengawal Dewi sampai ke lapangan terbang Hang Nadim Batam.

Selain diusir dari Karimun, Dewi pula telah dipecat dari pekerjaannya oleh PT Saipem Indonesia Karimun 


Sumber:
http_www_tarbiyah_net/2016/02/begini-nasib-white-dove-alias-dewi.html